Resahkan Warga, 3 Ekor Ayam dan 1 Arena Judi di Amankan Polisi

Bimantika.net _Anggota Personil Polsek HU’U dan Tim Puma Sat Reskrim Polres Dompu yang di pimpin langsung oleh Kapolsek HU’U IPDA Agus Tamin, SH menggerebek arena perjudian sabung ayam di pekarangan kosong Desa Cempi Jaya, Kecamatan HU’U, Kabupaten Dompu, Sabtu sore (14/5/2022), sekitar pukul 15.00 WITA.

Para penjudi dan penonton berlarian saat petugas mendatangi lokasi arena perjudian sabung ayam tersebut.

Kapolsek HU’U IPDA Agus Tamin, SH menuturkan penggerebekan aktivitas perjudian sabung ayam itu berawal dari keresahan masyarakat.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat jika di lokasi tersebut ada aktivitas perjudian sabung ayam dan kemudian kami lanjuti,”tutur IPDA Agus Tamin.

Pada saat petugas mendatangi lokasi arena perjudian sabung ayam itu para penjudi dan penonton semburat polisi diri. Diduga dengan kedatangan petugas melakukan penggerebekan di arena perjudian sabung ayam itu bocor.

Alhasil, petugas hanya mendapatkan bukti bukti sarana dan prasarana perjudian sabung berupa Tiga ekor ayam aduan yang langsung di Sembelih di TKP dan Satu Kalangan yang langsung di bakar di TKP.

“Kami menghimbau kepada masyarakat bila mengetahui perjudian dalam bentuk apapun agar melapor ke pihak kepolisian dan jangan takut,”ucap IPDA Agus Tamin, SH saat di Konfirmasi oleh Kasi Humas. (***)

Patroli Sambang Desa, Bhabinkamtibmas Simpasai Imbau Warga Jauhi Narkoba dan Patuhi Prokes Covid-19

Bimantika.net _Bhabinkamtibmas Desa Simpasai Bripka Hasyuti melakukan Patroli Sambang Desa dan menghimbau Masyarakat untuk tetap mematuhi protocol kesehatan serta tidak melakukan perbuatan melawan hukum (14/05/22).

Patroli Sambang Desa Binaan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Simpasai itu merupakan salah satu program rutin Polri untuk Mengedukasi masyarakat dan mendeteksi dini setiap persoalan yang terjadi ditengah- tengah Masyarakat ujar Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

Selain itu kegiatan tersebut untuk menjalin silaturahmi dengan tokoh agama,tokoh masyarakat serta tokoh Pemuda yang ada di Desa Binaannya.

Bripka Hasyuti juga selalu hadir dalam kegiatan sosial ditengah masyarakat Desa Binaannya. Kata Adib.

Kehadiran polri sangat dibutuhkan kan oleh masyarakat selain sebagai pengayom dan pelindung juga merupakan bagian dari masyarakat yang tidak bisa terpisahkan.

Hasyuti yang memulai karirnya di Satuan Elit Polri yakni Brimob itu juga mengajak masyarakat di Desa Binaannya agar tidak melakukan tindakan yang melawan hukum sehingga bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kepada pemuda Hasyuti menghimbau agar menjauhi dan tidak mengenal narkoba apapun bentuknya karena narkoba adalah musuh yang nyata dan bisa menghancurkan masa depan generasi muda yang menjadi tongkat estafet bagi Bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia Khususnya Kabupaten Bima pungkas Adib.

Diakhir kegiatan tersebut Hasyuti menghimbau agar masyarakat bahu membahu dengan pihak kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Desa Simpasai Khususnya. Ujar Adib menutup rilisnya.(***)

Muhsin Yusuf : Pekerjaan Drainase Madapangga Sesuai Bestek dan Prosedur

Bimantika.net _Beberapa waktu lalu, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakt (LSM) dan Para Aktivis Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima menggelar Aksi Demonstrasi di Depan Kantor Camat Madapangga.

Tuntutan Para Aktivis yang tergabung dalam LSM itu adalah terkait dengan Pelaksanaan Proyek Drainase Madapangga yang dikerjakan oleh CV. Sinar Jaya.

Salah seorang Aktivis Senior Madapangga, Ilyasa HMT, S. PdI pada media Bimantika menyebutkan bahwa Hasil pantauan lapangan yang mengejutkan teman-teman LSM FRAKSI NTB bahwa di temukannya pekerjaan galian C menggunakan Eksafator untuk akses jalan .

“Dan anehnya sisa material batu kapur dimanfaatkan untuk bahan baku pekerjaan proyek tentu ini tidak sesuai dgn spesifikasi dan anjuran teknis” demikian ujarnya.

Bang Oyank sapaan nta membeberkan bahwa Seperti yang kita ketahui bahwa penggunaan material pada bidang konstruksi sangat penting karena tidak hanya dilihat dari segi fisik saja namun juga dari tingkat kelayakan teknik dalam perancangan sebuah bangunan.

Menurutnya Khusus pada pekerjaan Irigasi harus menggunakan batu andesit, dimana beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaannya dalam bidang konstruksi meliputi ukuran, bentuk, kekuatan, densitas, dan daya tahan.

Muhsin Yusuf, SH Penasehat Hukum CV. Sinar Jaya Menyebutkan bahwa dirinya selaku Penasehat Hukum CV Sinar Jaya menyampaikan beberapa hal terkait dengan keberadaan Pekerjaan Drainase tersbeut yang sudah sesuai dengan bestek

“Pekerjaan Drainase Madapangga Sudah Sesuai Mekanisme dan Prosedur, Kalaupun ada tekanan dari para Demonstran itu hal yang biasa saja, yang pasti Perusahaan tempat saya sebagai Penasehat Hukumnya sudah mengerjakannya sesuai dengan apa yang tertuang dalam dokumen kontrak kerja” demikian ungkap Rigen Sapaan Akrab Muhsin, SH.

Ia Menyebutkan bahwa semua tuntutan kawan-kawan Pendemo sama sekali tidak sesuai dengan Fakta yang sedang berlangsung dalam pekerjaan Proyek Tersebut.

“Apa yang disampaikan oleh Pendemo sama sekali tidak sesuai fakta, saya kasih contoh saja menyangkut tenaga kerja semua asli orang Bima bukan orang flores sebagaimana yang mereka tuduhkan” ungkapnya.

Rigen memberi contoh lain seperti menggunakan Material bahan bangunan Drainade itu tidak seperti yang ada dalam tuntutan para pendemo.

“Semua material yang dipakai dalam pekerjaan itu tentu sudah di setujui oleh pihak-pihak yang berkompeten seperti Pengawas Lapangan dan Pengawas utama, proyek itu bukan proyek liar tapi punya mekanisme pengawasan yang ekstra” demikian ungkap Rigen. (***//Adv)

Halal Bihalal Alumni Makassar Sulawesi Selatan Lahirkan Ide Cemerlang Berkontribusi Untuk Bima Ramah

Bimantika.net _Halal Bi Halal Silaturrahmi Ikatan Alumni Makassar Sulawesi Selatan berjalan penuh kekeluargaan dan familiar.

Dengan Tema Sentral Membina dan Menjaga Harmonisasi Ummat Demi Terciptanya Bima Ramah
“Senggama Nee Mariki” di Aula Eks Kantor Bupati Bima KLK Jatiwangi 15 Mei 2022″

Banyak hal yang dibahas dalam Halal Bi Halal antara lain Pembentukan Ikatan Alumni Makassar

Hadir dalam Kegiatan ita antara lain Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Fisabilil Haq, S. Pi, Akademisi STKIP Bima M. Tahir Irhas, S. Ag, M. Pd, Pimpinan Redaksi Media Online Bimantika Muhammad Arifudin, S. Sos, Pengawas SMA Kabupaten Bima Edy Suherman, S. Pi, Kabid PMS Kesbangpol Kabupaten Bima Zainuddin, SS, Kepala KLK Bima Mujahiddin, S. Sos, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bima Wahyuddin SE, dan 50an Alumni Dari Makassar Berbagi Kampus seperti Unhas, UMI, UIN, Satria, Muhammadiyah, IKIP, UVRI dan lainnya.

Akademisi M. Tahir Irhas, M. Pd mengungkapkan bahwa Acara halal bihalal Alumni Makassar Bima merupakan tindak lanjut dari kesepakatan pada acara buka puasa bersama.

Alumni Makassar Bima terpanggil untuk berkontribusi dalam proses pembangunan Daerah di semua bidang kehidupan dengan potensi yang dimiliki.

“Karena Alumni Makassar Bima lahir dari berbagai perguruan tinggi dan disiplin ilmu yang berbeda-beda” ungkap Tahir Irhas

Alumni Makassar bertekad untuk mengorganisir diri dalam satu wadah, agar dapat melaksanakan berbagai kegiatan yang terencana dan terukur. (***)

Heris Ompu Kapa’a : “Tindakan Kapolres Bima Sangat Terukur Ciptakan Kantibmas di Wilayah Monta”

Bimantika.net _Karena di nilai meresahkan masyarakat dan pengguna jalan Aparat Buka paksa pemblokiran jalan dan amankan 10 Orang terduga pelaku Pemblokiran Jalan beberapa waktu yang lalu di Pertigaan Desa Waro Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K, menyatakan, pihaknya bersama TNI telah melakukan upaya maksimal dalam mengamankan jalannya unjuk rasa di Pertigaan Desa Waro Kecamatan Monta Kabupaten Bima yang berlangsung selama 4 hari berturut-turut mulai Senin 9 Mei hingga Kamis 12 Mei 2022.

Sejak awal pihak kepolisian juga memberikan himbauan dan negosiasi kepada massa aksi agar tidak melakukan blokir jalan yang berpotensi membuat suasana keamanan dan ketertiban terganggu.

“Sejak awal upaya pengamanan sudah dilakukan sesuai standar Prosedural SOP dan himbauan-himbauan juga tetap diberikan agar berunjuk rasa dengan damai. Negosiasi juga untuk tidak memblokir jalan,” ungkap Kapolres Bima.

Atas Himbauan dan Pendekatan yang di lakukan oleh Pihak Polres Bima di apresiasi Tokoh Muda Intelektual Abd. Heris, SH atau biasa disapa Heris Ompu Kapa’a.

Menurut Heris bahwa massa aksi tidak mengindahkan himbauan dan mementahkan negosiasi dari pihak kepolisian, serta tetap melakukan aksi blokir jalan dengan menggunakan batu, kayu, hingga barugak adalah sebuah tindakan yang perlu di tertibkan demi keselamatan pengguna jalan lainnya.

Menurut Heris, Kalau Mereka menuntut pihak Pemerintah Kabupaten Bima untuk menemui mereka harusnya menggunakan pola diskusi bukan pola potong kayu pinggir jalan lalu lakukan blokir yang tentunya merugikan pihak pengguna jalan lainnya yakni masyarakat umum.

Guna menertibkan dan mengakhiri aksi massa, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K bersama Dandim 1608/Bima, Letkol inf. M. Zia Ulhaq S.Sos., mengundang Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Monta di Mapolsek Monta.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat meminta agar pihak TNI-POLRI melakukan tindakan tegas untuk mengatasi aksi blokir jalan yang berlangsung selama 4 hari berturut-turut tersebut.

Akhirnya, Kamis (12/5/22), Pukul 13.30 Wita sejumlah personil Polres Bima dan TNI tiba di lokasi pemblokiran untuk kembali menghimbau massa aksi agar membuka titik-titik pemblokiran jalan yang melumpuhkan arus lintas tersebut. Namun, lagi-lagi tidak diindahkan bahkan melakukan perlawanan.

Akibatnya, pihak kepolisian dan TNI mengambil tindakan tegas dengan mengamanakan 10 orang dari massa aksi blokir jalan.

Pihak kepolisian dan TNI akhirnya berhasil membuka semua titik pemblokiran.

Untuk diketahui, Kata Kapolres, bahwa aksi blokir jalan merupakan perbuatan yang melanggar hukum berdasarkan pasal 192 KUHP jo Pasdal 63 ayat 1 UU RI Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan dengan ancaman hukuman 9 tahun sampai 15 tahun penjara dan denda sebanyak Rp.2 Milyar.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, dalam rilisnya, menyampaikan, aksi unjuk rasa yang dilakukan Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Kecamatan Monta Menggugat (AMANAT) tersebut dilakukan guna menuntut perbaikan infrastruktur jalan di Wilayah Monta Selatan.

“Pada Hari Senin 9 mei 2022, dari Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Monta Selatan melaksanakan unjuk rasa di pertigaan Desa Waro dengan tuntutan perbaikan infrastruktur jalan di Wilayah Monta Selatan,” kata Adib.

Lanjut Adib bahwa Masyarakat sekitar maupun yang melintasi jalan tersebut sudah mulai resah atas pemblokiran tersebut. Bahkan masyarakat Desa Simpasai melakukan protes dengan memblokade jalan pada hari yang sama. Dari masyarakat Desa Laju juga berencana melakukan buka paksa jalan yang diblokir tersebut.” Ungkap Adib.

Menurut Heris Ompu Kapa’a bahwa Dasar pembubaran Aksi adalah Perkap 01 Tahun 2009. “Dan tindakan Kapolres Bina adalah sudah sesuai kehendak Rakyat Banyak” ujar Heris.

Lagi-lagi Heris berkomentar bahwa dalam UU No 9 Tahuna 98 tentang Menyampaikan pendapat dimuka Umum Harus ada pemberitahuan.

“Tindakan Pak Kapolres Bima sudah sangat Terukur dalam menciptakan Kantibmas di Wilayah Monta” ujar Heris Ompu Kapa’a.(***)

Lawata Normal Kembali, Kadis Pariwisata Kota Bima Orang Pertama Mandi Laut

Bimantika.net _Pasca terjadinya Gejala alam di Teluk Bima, Pantai Lawata dan Sekitarnya, Kini Sudah Normal Kembali.

Salah seorang Dosen Muda Lingkungan Hidup, yang juga sebagai salah satu Kepala Bidang di Dinas Perkim Kota Bima, A. Haris Dinata, SE, M. Si menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengamatan terus menerus setiap hari, kemudian dilakukan uji fisik dan percobaan mandi beberapa kali tdk ada gejala yang mengikuti.

“Tidak ada gatal-gatal dan tdk ada keluhan. Airnya jernih dan tidak keruh” ungkapnya.

menurut Haris bahwa Tadi malam di Lawata kami rapatkan dipimpin langsung oleh Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan didampingi kadis Pariwisata Kota Bima M. Nasir, M. Pd, Kadis Tenaga Kerja, Wakil Perguruan Tinggi, para tamu wisata Jakarta ketua umum BMMB, ketua AMBI Jakartabdan LSM.

Dalam rapat itu menurut Haris Menyepakati untuk mencabut larangan Mandi dan membuka kembali lokasi mandi di pantai Lawata.

“Untuk itu Pagi ini Sabtu 14 Mei 2022 mandi perdana diawali oleh Kadis Pariwisata Kota Bima dan rombongan tamu Jakarta termasuk dosen Teknik Lingkugan Hidup STT Bima A. Haris Dinata sebagai salah satu tim ahli yang melakukan penelitian dan pemantauan kasus Teluk Bima khususnya Pantau Lawata.

Pantauan Langsung Media Online Bimantika bahwa Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima M. Nasir, M. Pd pagi ini Sabtu 14 Mei 2022 dengan beberapa tamu dari Jakarta menikmati Mandi Laut di Lawata.

Kadis Pariwisata menjelaskan bahwa saat ini keadaan di Pantai Lawata sudah normal kembali dan tidak ada efek gatal-gatal selesai mandi. (***)

Hendak Jual Motor Hasil Curian, Pemuda Asal Desa Boro di Tangkap Polisi

Bimantika.net _Personil Polsek Sanggar berhasil mengungkap dan menangkap Terduga pelaku Curanmor di Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima (13/05/22).

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka membenarkan telah diamankan terduga pelaku curanmor yang berinisial CD (L/25) warga Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima.

Kejadian yang dialami Seorang PNS Abdul Kamil warga Desa Kore itu terjadi kamis (12/5/2022). Dan melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolsek sanggar.

Kapolsek Sanggar Iptu Muhtar yang mendapat informasi tersebut memerintahkan jajarannya untuk segera mengkap terduga pelaku.

Setelah melakukan serangkaian Penyelidikan Personil Polsek Sanggar berhasil Mengendus keberadaan pelaku yang di ketahui berinisial CD warga Desa Boro jelas Adib.

Selanjutnya personil Polsek Sanggar bergerak menuju tempat persembunyian Terduga pelaku yang di kenal Acap kali melakukan aksi pencurian dan sangat meresehkan masyarakat setempat.

Sesampainya di TKP petugas Langsung menggerebek dan mengamankan terduga pelaku pada saat diamankan terduga tidak melakukan perlawanan.

“Ulah Terduga pelaku ini sangat meresahkan masyarakat sekitar” Kata Adib dalam rilisanya.

Setelah itu terduga pelaku dan barang bukti (BB) Satu unit SPM langsung digiring menuju Mapolsek Sanggar untuk di Proses hukum Lebih Lanjut Tutup nya.(***)

Walikota HML : “Saya Harap Dikbud Konsepkan Pendidikan Maja Labo Dahu”

Bimantika.net _Hari ini Sabtu 14 Mei 2022 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima menggelar Lokakarya.

Kegiatan itu adalah Lokarkarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 3 Wilayah Mitra Provinsi Nusa Tenggara Barat di Hotel Marina Iin 13-14 Mei 2022.

Kegiatan lokakarya 7 dihadiri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, (HML) Asisten I Setda Kota Bima Drs. H. Abdul Gawis, Kepala Dikbud Kota Bima Drs. H. Supratman, M. Ap Kepala Penyelenggaraan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) PKn dan IPS Malang Yudi Stira, ST.

Kepala PPPPTK PKn dan IPS Yudi Stira mengatakan, kegiatan lokakarya 7 ini diikuti oleh sebanyak 126 orang, yang terdiri dari CGP Angkatan III sebanyak 54 orang, 5 orang Fasilitator, 44 orang Kepala Sekolah, 4 orang Pengawas Pendidikan, 10 orang guru lain, Praktisi 11 orang dan 8 orang dari pihak Dinas terkait (Dikbud).

“Hari ini adalah hari terakhir dalam kegiatan ini dan sekaligus pentas hasil belajar dalam bentuk lokakarya,” ujar Yudi Stira.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) berharap dalam kegiatan tersebut ada perubahan berpikir sebagai kurikulum Merdeka belajar sesuai program Penggerak.

Sebagai Walikota Bima, HML berharap adanya perubahan sikap dan nilai tambah yang pada akhirnya dapat memiliki karakter.

“Pembentukan karakter ini sudah pasti mengimplementasikan kepada siswa untuk satu bahasa, satu bangsa dalam Ber Bhinneka Tunggal Ika” ujar Walikota HML.

Walikota HML pun membeberkan soal karakter sesungguhnya masyarakat Bima pada umumnya sudah memiliki rasa malu sejak dulu sesuai moto dan slogan Kota Bima yakni “Maja Labo Dahu” dalam Tagline Bima yang sesungguhnya ada Rasa Malu dan Takut.

“Saya harapkan untuk Kota Bima Konsep kan pendidikan Maja Labo Dahu dan di tanam pada siswa sejak usai Dini” Demikian Harap Walikota HML.

Konsep “Maja Labo Dahu” Menurut Walikota HML Sesuai dengan Konsep Klasik Warga Bima sesungguhnya sebagaimana yang tertuang dalam konsep “Nggusu Waru”.

Dan Harapan Walikota HML agar lokakarya ini bisa berimbas ke calon guru penggerak dan seluruh sekolah se Kota Bima. (***)

Wakapolres Dompu Pimpin Apel Gelar Pasukan OPS Keselamatan Rinjani 2022

Bimantika.net _Wakil Kepala Kepolisian Resor Dompu Kompol Abdi Mauluddin, S.Sos pimpin Apel gelar pasukan dalam rangka operasi Keselamatan Turangga 2022 bersama instansi terkait di Lapangan Mapolres Dompu, Jumat pagi (13/05/22). Pukul 08.00 WITA.

Apel diawali dengan pemeriksaan Pasukan oleh Wakapolres Dompu selaku pimpin apel gelar dan penyamatan Pita tanda Operasi kepada perwakilan.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres Dompu membacakan amanat, Apel gelar pasukan ini dilakukan dalam rangka Operasi Keselamatan Rinjani 2021 dan dilaksanakan pasca idul fitri 1443 H secara serentak selama 14 hari mulai tgl 13 s/d 26 Mei 2022.

Seperti pada tahun lalu operasi keselamatan rinjani 2022 ini dilaksanakan masih pada masa pandemi sehingga diharapkan melalui operasi keselamatan rinjani ini selain target keselamatan berlalu lintas yang lebih baik juga mampu meredam penyebaran kasus covid 19 di wilayah NTB khususnya Kabupaten Dompu”, ujar Wakapolres Dompu pada saat membacakan amanat.

Wakapolres menambahkan, diharapkan personil telah menyiapkan mental, fisik dan niatkan tugas sebagai amal ibadah, lengkapi personil dengan bodysistem untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Lakukan secara kegiatan Operasi Keselamat Rinjani 2022 ini secara humanis serta gelar kekuatan Polri di titik kerawanan lalulintas demi keselamatan dan Lakukan koordinasi dengan satgas COVID-19 untuk lakukan kegiatan antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid 19”, tambahnya.

salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan. Keselamatan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas. Dalam konteks ini, lalu lintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas.

keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting. hal itu dapat ditunjukkan dari pengguna lalu lintas. kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah.

Dalam rangka cipta kondisi kamseltibcar lantas di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) polri melaksanakan operasi kepolisian di tingkat Polda dan Polres dengan sandi Operasi “Keselamatan Rinjani 2022” yang dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 13 Mei sampai dengan 26 Mei 2022, secara serentak.

Operasi Keselamatan ini merupakan jenis operasi harkamtibmas yang mengedepankan kegiatan preemtif, preventif dan persuasif serta humanis dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Sasaran Operasi ini meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang dapat menghambat dan mengganggu Kamseltibcarlantas serta penyebaran Covid – 19. (***)

Dibawa Komando Kadis Sosial, Tagana Kota Bima Bantu Korban Kebakaran Nitu

Bimantika.net _Sijago Merah kembali menghanguskan, Lima unit Rumah di Kelurahan Nitu, Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 13. 00 itu, Tidak hanya menghanguskan rumah saja, namun sejumlah Barang lainnya pun, ikut dilahap si jago Merah. Seperti Traktor, Sepeda, Padi ratusan Karung, Uang Dan Perhiasan (Emas)

Setelah mendapatkan Laporan Dari masyarakat Kelurahan Nitu, Tagana Kota Bima, Dibawa Komando PLT Kepala Dinas Sosial Drs. H. Gawis, langsung Bergerak cepat Untuk melakukan Pemantaun Secara Langsung dan melakukan Pendataan Terhadap Jumlah Rumah yang terdampak Kebakaran

Kordinator Tagana Kota Bima Ery Irawadin, S. Pd Mengatakan pihak nya Bersama Kepala Dinas Sosial, Sekretaris Dinsos dan Kabid Linjamsos Sudah menyerahkan Bantuan tanggap Darurat, Terhadap Korban yang Terdampak Kebakaran Di RT 01/RW 01 Kelurahan Nitu

“Meski tidak seberapa dan tidak mampu menggantikan Semua Barang terbakar, Setidak Nya, Kami telah berusaha untuk Meringankan Beban dari Korban” ujarnya.

Dan Insya Allah Kedepannya Pun menurutnyaketika Terjadi Bencana, Baik Sosial maupun Bencana Alam, Kami Dari Dinas Sosial dan Tagana Tetap berada Di Garda Terdepan dalam Hal meringankan Beban setiap korban yang terdampak. (***)