Walikota HML : “Saya Harap Dikbud Konsepkan Pendidikan Maja Labo Dahu”

Bimantika.net _Hari ini Sabtu 14 Mei 2022 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima menggelar Lokakarya.

Kegiatan itu adalah Lokarkarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 3 Wilayah Mitra Provinsi Nusa Tenggara Barat di Hotel Marina Iin 13-14 Mei 2022.

Kegiatan lokakarya 7 dihadiri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, (HML) Asisten I Setda Kota Bima Drs. H. Abdul Gawis, Kepala Dikbud Kota Bima Drs. H. Supratman, M. Ap Kepala Penyelenggaraan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) PKn dan IPS Malang Yudi Stira, ST.

Kepala PPPPTK PKn dan IPS Yudi Stira mengatakan, kegiatan lokakarya 7 ini diikuti oleh sebanyak 126 orang, yang terdiri dari CGP Angkatan III sebanyak 54 orang, 5 orang Fasilitator, 44 orang Kepala Sekolah, 4 orang Pengawas Pendidikan, 10 orang guru lain, Praktisi 11 orang dan 8 orang dari pihak Dinas terkait (Dikbud).

“Hari ini adalah hari terakhir dalam kegiatan ini dan sekaligus pentas hasil belajar dalam bentuk lokakarya,” ujar Yudi Stira.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) berharap dalam kegiatan tersebut ada perubahan berpikir sebagai kurikulum Merdeka belajar sesuai program Penggerak.

Sebagai Walikota Bima, HML berharap adanya perubahan sikap dan nilai tambah yang pada akhirnya dapat memiliki karakter.

“Pembentukan karakter ini sudah pasti mengimplementasikan kepada siswa untuk satu bahasa, satu bangsa dalam Ber Bhinneka Tunggal Ika” ujar Walikota HML.

Walikota HML pun membeberkan soal karakter sesungguhnya masyarakat Bima pada umumnya sudah memiliki rasa malu sejak dulu sesuai moto dan slogan Kota Bima yakni “Maja Labo Dahu” dalam Tagline Bima yang sesungguhnya ada Rasa Malu dan Takut.

“Saya harapkan untuk Kota Bima Konsep kan pendidikan Maja Labo Dahu dan di tanam pada siswa sejak usai Dini” Demikian Harap Walikota HML.

Konsep “Maja Labo Dahu” Menurut Walikota HML Sesuai dengan Konsep Klasik Warga Bima sesungguhnya sebagaimana yang tertuang dalam konsep “Nggusu Waru”.

Dan Harapan Walikota HML agar lokakarya ini bisa berimbas ke calon guru penggerak dan seluruh sekolah se Kota Bima. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *