Awali Tugas Jadi Kapolres Bima Kota, AKBP Rohadi Temui Ulama dan Umara

Bimantika.net
Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K adalah sosok Kapolres Menggantikan Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., yang mendapatkan tugas sebagai Kapolres Kabupaten Sumbawa.

Langkah awal yang dilakukan oleh AKBP Rohadi persis sama seperti langkah awal AKBP Henry saat pertama bertugas sebagai Kapolres yakni mendatangi para Ulama dan Tokoh Agama.

Pada hari Kamis 14 Juli 2022 Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi Berkunjung di rumah tokoh agama sekaligus sesepuh warga Bima, Tuan Guru H Ahmad Hasan.

Kapolres Bima Kota nampak sangat hormat pada Ulama kharismatik ini dan perbincangan berlangsung sangat familiar.

Langkah silaturrahim selanjutnya Kapolres Berkunjung di kediaman H Muhammad Hasan. Dalam Kunjungan itu Kapolres AKBP Rohadi didampingi Danyon C Sat Brimobda NTB AKBP Zulkarnain, Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahidin, S. Sis dan Kasiwas Polres Bima Kota AKP Dedi Supriyadi,

Usai menemui Ulama dan tokoh Agama, Kapolres bersilaturrahim dengan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML)

Pada Media Online Bimantika, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K mengungkapkan bahwa sinergitas dengan seluruh stake holder adalah langkah yang perlu di ambil dalam rangka menciptakan kondusifitas Daerah.

“Langkah ini perlu kita jalani untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban demi kenyamanan warga Kota Bima dalam bersosial kemasyarakatan” ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres bahwa sesungguhnya menjalin silaturrahim secara tidak langsung ada jalinan sinergitas yang mengarah pada saling menjaga keamanan dan ketertiban.

“Keamanan dan ketertiban tentu menjadi Tugas kami, namun yang jauh lebih memberikn makna adalah terlibatnya seluruh lapisan masyarakat Kota Bima dalam menciptakan kondisi yang kondusif” demikian ujar Kapolres.(***)

Kota Bima Juara 1 se-NTB Pengelolaan PIP

Bimantika.net _Untuk menumbuhkan praktik baik dan inovasi kinerja dalam melaksanakan Program Indonesia Pintar (PIP), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) memberikan Apresiasi dan Penghargaan Pengelola Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2022.

Apresiasi dan penghargaan ini diberikan kepada mitra utama pengelola PIP, yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Dinas Pendidikan Provinsi, Perguruan Tinggi, dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti).

Dunia Pendidikan Kota Bima kembali torehkan prestasi, melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (PUSLAPDIK) Kemdikbudristek Republik Indonesia.

Kota Bima meraih penghargaan urutan terbaik Pertama se NTB atas Pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP).

Peserta yang ikut berjumlah 178 orang, yang berasal dari Region 3 yaitu Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali, Provinsi NTB, dan Provinsi NTT.

Urutan kedua diraih oleh Kabupaten Sumbawa, kemudian diikuti Kota Mataram diurutan ketiga.

Kriteria penilaian meliputi : pertama, validasi data NIK, NISN, serta sinkronisasi antara data Dapodik dengan data Dukcapil dan DTKS Kemensos RI.

Kedua, persentase terbesar melaporkan konfirmasi pencairan pada aplikasi Si-Pintar.

Ketiga, persentase terbesar melaporkan Upload Buku Rekening pada aplikasi Si-Pintar.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima Drs. Taufikurrahman, M. Ap mengungkaokan bahwa PIP dirancang untuk Membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu agar mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah.

Baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).
Mencegah peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu terkena kemungkinan putus sekolah.

Menarik siswa putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikannya.
Meringankan biaya pendidikan setiap peserta didik.

Dalam hal tersebut Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Bima Telah Melaksanakan Program PIP tersebut dengan baik hingga Mendapatkan Predikat terbaik dari Tingkat Provinsi NTB Dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (PUSLAPDIK) Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi. (***)

IPEMI Kabupaten Bima Helat Pelatihan Pembuatan Tas Dari Ban Dalam dan Jeans Bekas

Bimantika.net _Jajaran Pengurus Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Bima dipimpin Fitriani Adel Linggi Ardi, SE yang juga pengusaha Muslimah pemilik Brand Madu Hutan – Mbojo Honey Rabu (13/7) menggelar Pelatihan Pembuatan tas, Dompet dari bahan daur ulang ban dalam bekas dan celana jeans bekas.

Fitriani dalam sambutannya mengungkapkan bahwa perempuan harus mandiri, mampu berkarya dan menciptakan lapangan kerja.
“Kita bisa menciptakan barang yang dianggap oleh orang lain sampah, di tangan kita akan menjadi karya seni bahkan bernilai rupiah. Maka ini adalah awal bagi kita untuk trus maju dan berinovasi berkreatifitas untuk menopang perekonomian rumah tangga, juga menjadi wirausaha.
Dengan keterampilan yang dimiliki akan membuka banyak lapangan kerja untuk orang-orang disekitar kita dan ke depan, jika ibu-ibu sukses menjadi pengusaha dapat merangkul lebih banyak wirausaha yang bisa sukses”. Ungkap Ketua IPEMI ini mengakhiri sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Kabid Pemberdayaan Perempuan dari DP3AP2KB Kabupaten Bima Hj. Siti Romlah S.Sos .MM dalam arahannya berharap, pelatihan ini dapat terus dilakukan. Ini merupakan langkah awal untuk ibu-ibu berkarya, bisa menghasilkan pendapatan keluarga dan menebarkan kepada perempuan lain yang berada di desa masing-masing. Kata Romlah penuh semangat.

Sementara itu, Fasilitator Pelatihan yang juga pengusaha Muslimah bergerak di bidang Craft pemilik brand “Syakira craft” Retno Arumdati menjelaskan, sampah bisa bernilai ekonomi tinggi kalau kita mampu memanfaatkannya kembali, mengolah menjadi dompet cantik dan bekas celana jeans menjadi tas super keren. Dalam pelatihan, tidak menggunakan pola, namun kita akan berimajinasi. Setiap yang bernilai seni tidak perlu ketentuan baku.” jelasnya

30 orang peserta terdiri dari Ketua TP PKK Desa Se Kecamatan Belo, 18 orang perwakilan perempuan penjahit pakaian dari 9 Desa di Kecamatan Belo dan 15 orang anggota Pekka perwakilan Pekka dari desa (Samili, Kalampa, Risa, Tente, Talabiu, Sakuru, Tonggondoa) di Basecamp IPEMI kota Bima.

Pada sesi pelatihan, 30 peserta di bagi menjadi 5 kelompok ditambah 1 kelompok dari kru IPEMI. Pelatihan pertama membuat dompet ukuran kecil dari ban bekas dan dilanjutkan sesi pembuatan tas dari jeans bekas. Satu kelompok di targetkan 1 dompet dan mampu menghasilkan 2 dompet dan satu celana menghasilkan dua unit tas dalam waktu 30 menit. Sisa kain yang adapun bisa di sulap menjadi dompet untuk ukuran opsional.

Melihat tingginya minat peserta dan pelatihan ini sangat bermanfaat untuk ibu-ibu dalam menciptakan karya seni dari sampah, Pengurus IPEMI menambah waktu pelatihan yang awalnya satu hari menjadi dua hari. (***)

Kadis Dikes : Kota Bima Tangani Stunting Lintas Sektoral

Bimantika.net _Aksi nyata lintas sektoral Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bima dalam menangani Stunting mulai nampak.

Atas arahan langsung Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) soal penanganan Stunting ini sehingga antar OPD pun bersinergitas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Ahmad, S. Sos yang di wawancara khusus media online Bimantika pada hari Kamis 24 Juli 2022 menyebutkan upaya-upaya kolaborasi tangani Stunting di Kota Bima.

“Pak Walikota HM Lutfi sudah instruksikan kepada beberapa OPD termasuk Dinas Kesehatan untuk melakukan koordinasi lintas sektoral dalam rangka penanganan Stunting di Kota Bima” ujar Ahmad.

Lanjutnya bahwa Kolaborasi Lintas Program,
Kolaborasi Lintas Sektoral tersebut antara lain Bappeda, Dinsos, DPPKB, DP3A, Diskanlut, BKP, Dikbud, Koperindag, Canat dan Lurah.

Yang menjadi fokus dalam penanganan Stunting ini menurut Ahmad tentang penganggaran, asupan Gizi seimbang, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, pelayanan kesehatan, Penanganan Ibu dan Anak, pelayanan KB. PIK Remaja, pemenuhan vitamin dan tablet tambah darah untuk Remaja dan lainnya.

“Bahkan MoU dengan pihak Pengadilan Agama terkait dengan Edukasi pada pernikahan muda dan pernikahan anak,
Ini juga salah satu upaya utk menurunkan Stunting, AKI, AKB” demikian ujar Ahmad mengakhiri wawancaranya. (***)

Desa Boke Ikuti Penilaian Lomba Desa Tingkat Propinsi NTB

Bimantika.net _Setelah berhasil meraih Juara I pada lomba desa tingkat Kabupaten Bima, Desa Boke kecamatan Sape yang menjadi Duta Kabupaten Bima untuk mengikuti tahapan penilaian Lomba Desa tingkat provinsi NTB menyambut Tim penilai Selasa (12/7) di Gedung Serba Guna desa setempat.

Sejumlah undangan tampak hadir antara lain Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bima Hj.Rostiati Dahlan S.Pd, anggota DPRD Dapil Sape-Lambu, Kepala OPD lingkup pemkab Bima para Camat dan tokoh masyarakat.

Tim penilai yang dipimpin oleh Dr. Azhari, S.H, M.H dalam sambutannya menyampaikan, “Akhir Bulan Juni lalu Tim telah mengundang Desa Boke untuk memaparkan kondisi desa dalam bidang pemerintahan, bidang kewilayahan, dan bidang kemasyarakatan, termasuk inovasi-inovasi dan program-program unggulan yang ada.”

Mewakili kabupaten Bima dengan status Juara I Lomba Posyandu tingkat provinsi, Dr. Azhari menyampaikan, Desa-desa yang menjadi juara kabupaten diharapkan dapat menjadi desa gemilang dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di NTB, lebih khusus desa Boke di Kabupaten Bima.

“Di Kabupaten Bima masih terdapat 49 desa yang masuk kategori desa tertinggal, dengan dukungan dan pembinaan dari Pemerintah daerah dan pemerintah desa, pada tahun 2023 ditargetkan tidak ada lagi desa tertinggal di kabupaten Bima.” Tandas Azhari.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) dalam sambutannya mengatakan Desa Boke merupakan salah satu desa dengan catatan prestasi yang banyak di kabupaten Bima, karena selalu bergerak maju dan berinovasi mengembangkan potensi wilayahnya.

“Suatu kebanggaan atas pencapaian yang baik bagi Desa Boke sebagai peraih juara pertama lomba desa tingkat kabupaten Bima, dan mewakili kabupaten Bima dan 190 desa lainnya pada lomba desa tingkat provinsi NTB.” ujar Bupati Bima berparas cantik ini.

Secara khusus, Bupati menjelaskan, dalam sektor kesehatan, upaya menurunkan angka stunting, kematian ibu dan bayi merupakan cita-cita mulia yang sudah digaungkan oleh seluruh pihak.” Ungkapnya.

Bupati Bima berharap apa yang menjadi catatan dari juri merupakan masukan berharga sebagai bahan evaluasi bersama didalam membangun desa dan mensejahterakan masyarakat.

Menutup sambutannya Bupati Bima mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mendukung persiapan dan optimis desa Boke siap untuk dinilai dan siap untuk memastikan diri untuk menjadi juara dalam lomba desa tingkat provinsi NTB.

Selanjutnya tim penilai melakukan verivikasi lapangan di kantor desa Boke.(***)

Hendak Mengambil Sarang Madu, MMA Warga Kilo Terjatuh dan Meninggal Dunia

Bimantika.net _Seorang pria meninggal dunia di tebing dekat lahan jagung bertempat di Desa Taropo Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu, saat akan memanjat mengambil sarang madu pada Selasa 12 Juli 2022.

Berdasarkan informasi dari salah satu rekannya, ia jatuh dan meninggal saat mengambil madu lebah.

Dari keterangan Kaharuddin yang merupakan teman dari korban MMA (28 Tahun) mengatakan bahwa pada saat itu korban bersamanya sedang kerjad di ladang jagungnya.

Seusai itu korban mengajaknya untuk pergi mengambil sarang madu di tebing tidak jauh dari ladang jagungnya.

Saat sampai di tempat tujuan korban langsung naik ke tebing tempat bersarangnya lebah madu dengan ketinggian lebih kurang 50 Meter.

“Dengan menggunakan tali pengaman, akibat tali pengaman yang di gunakan tidak kuat menahan beban dan terputus sehingga korban terjatuh dan mengalami pecah kepala”, ujar Kaharuddin teman korban.

Melihat temanya terjatuh dan mengalami pecah kepala dan meninggal di tempat, saksi langsung pulang ke kampung yang jaraknya 7 Kilometer untk memberi tahu serta meminta bantuan kepada warga.

Sekira pukul 23.30 wita, korban meninggal dunia tersebut di evakuasi dan tiba di rumah duka.

Atas kejadian tersebut Kapolsek Kilo AKP Yuliansyah langsung memerintahkan Bhabinkamtibmas Desa Taropo dan Kanit Intelkam Polsek Kilo turun kelokasi kediaman duka

Diketahui korban MMA (28 Tahun) merupakan warga Desa Taropo Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu meninggal Dunia terjatuh di ketinggian tebing 50 M yang mengakibatkan korban pecah kepala.

Dihubungi Kasi Humas IPDA Akhmad Marzuki mengatakan sebelumnya korban dan temannya berangkat dari rumah untuk bekerja di ladang jagungnya seusai bekerja di ladang korban bersama temannya merencanakan untuk mengambil sarang madu yang jaraknya 1 Km dari ladangnya.

“Kemudian sesampainya di tempat tujuan korban langsung naik tebing yang ketinggiannya 50 M, akibat tidak kuat menahan beban tali tersebut putus mengakibatkan korban jatuh dan meninggal dunia di tempat,” kata Marzuki Rabu 13 Juli 2022 di ruangan kerjanya.

Redi menyebut dari keterangan yang di dapat bahwa korban dan saksi yang mengetahui kejadian tersebut Masih memiliki hubungan keluarga ( sepupu 1 kali) dan keduannya sama- sama bisu ( tunawicara).

“Dan pihak keluarga menerima musibah ini dengan ikhlas, dan sudah menjadi takdir dari yang maha kuasa”, tutup kasi Humas. (***)

DPPKB Kota Bima Gelar “Gebrak Remaja” Minimalisir Stunting

Bimantika.net _Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima terus menggalang kekuatan dalam rangka meminimalisir Stunting di Kota Bima.

DPPKB Kota Bima menggelar sosialisasi Gebrak Remaja dengan Tema Cegah Stunting dan KKR di Kampung KB Kota Bima yang menyebar di 16 Kampung KB Kota Bima 13-15 Juli 2022.

Kepala DPPKB Kota Bima, Nurjannah, S. Sos yang di wawancara media online Bimantika Rabu 13 Juli 2023 menyampaikan bahwa gerakan meminimalisir Stunting di Kota Bima melibatkan generasi muda yang nota bene sebagai Duta GenRe Kota Bima.

Kaka Jana sapaan Kepala Dinas DPPKB Kota Bima menguraikan juga bahwa Stunting merupakan kondisi di mana pertumbuhan anak terganggu, ditandai dengan tubuh pendek yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis.

“Balita stunting pada umumnya rentan terhadap penyakit, mempunyai kecerdasan yang di bawah normal serta produktivitasnya rendah” ujarnya.

Yang dimaksud kekurangan gizi kronis di sini, yakni kondisi kekurangan gizi yang berlangsung lama, dari janin yang masih ada di dalam rahim sampai bayi usia 24 bulan.

“Kondisi ini menyebabkan tumbuh kembang anak tidak berlangsung secara optimal” ungkap Kaka Jana.

Masih menurutnya Di masa pandemi COVID-19, diperkirakan jumlah anak stunting dan gizi buruk di Indonesia meningkat.

Pasalnya, dengan banyaknya orang tua yang kehilangan pekerjaan, rasanya sulit untuk memenuhi kelengkapan nutrisi buah hati mereka.

Kaka Jana pun ungkapkan Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab stunting pada anak, antara lain:

Pertama Kebersihan lingkungan yang kurang terjaga

Kebersihan lingkungan di sekitar anak yang kurang baik, seperti sanitasi yang buruk, dapat memicu penyakit diare dan cacingan pada anak, yang pada akhirnya akan meningkatkan risiko gangguan tumbuh kembang.

Kedua Status gizi ibu yang buruk saat hamil dan menyusui

Kekurangan gizi sejak janin dalam kandungan dan saat ibu menyusui, hal mana ini bisa berpengaruh pada tumbuh kembang balita.

Ketiga Pola MP ASI yang tidak sehat dan bergizi

Pada masa MP ASI sejak usia 6 bulan, oleh karena itu, standar makanan yang diberikan kepada bayi dan balita harus sehat dan bergizi.

“Anak jarang mengonsumsi sayur dan buah adalah juga menjadi faktor pemicu terjadinya stunting” demikian ujar KK Jana mengakhiri Wawancaranya dengan Media online Bimantika. (***)

Gandeng Polsek Woha, SMPN 1 Woha Gelar Sosialisasi Bahaya Konten Pornografi dan Pengenalan berlalu lintas

Bimantika.net _SMPN 1 Woha menggandeng Kepolisian Sektor Woha Polres Bima Polda NTB dalam rangka mensosialisasikan tentang bahaya Pornografi dan pengenalan keselamatan dalam berlalulintas kepada para siswa barunya yang masih dalam program massa pengenalan lingkungan (MPLS) Siswa siswi baru SMPN 1 Woha.

Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di sekolah setempat, Selasa, Tanggal 12 Jui 2022 Pukul 09.30 Wita, dan dihadiri langsung oleh Kapolsek Woha, AKP Saiful Anhar, S.Sos, Danramil Woha diwakili oleh Serka Faris .[Babinsa Desa Tente], Kepala SMPN 1 Woha, Nazmuddin, S.Pd, dan para guru.

Disampaikan Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, Kapolsek Woha, Saiful, dalam mengawli sambutannya, mengungkapkan apresiasinya kepda pihak SMPN 1 Woha yang telah menginisiasi kegiatan sosialisasi tersebut.

“Terima kasih kepada pihak sekolah dan siswa siswi atas waktu dan kesempatan yg diberikan kepada kami.” Ujar Saiful mengutip Adib.

Lebih lanjut, diharapkannya para siswa yang mengikuti sosialisasi agar selalu mentaati aturan, menghormati ibu-bapak gurunya serta menjauhi hal hal yang bisa merugikan diri sendiri, seperti tidak terlibat perkelahian atau tawuran, tidak menonton konten-konten pornografi.

Menonton konten-konten pornografi, terang Saiful, adalah salah satu perbuatan yang nantinya akan memicu pelecehan hingga kejahatan seksual.

“Karena itu harus dijauhi yang namanya pornografi itu,” tukasnya.

Ia juga mengingatkan para siswa agar menjauhi Narkoba dan Minuman Beralkohol. Karena kata Saiful, hal itu akan merusak masa depan mereka sebagai tonggak bangsa di masa mendatang.

“Yang namanya Narkoba dan dan minuman beralkohol itu jangan didekati. Karena kalau didekati, maka dapat membuka peluang bagi kita untuk mengkonsumsinya,” urai Saiful.

Artinya, papar dia lagi, agar siswa menjauhi orang-orang yang terindikasi melakukan penyalahgunaan Narkoba dan mengkonsumsi Minuman beralkohol.

“Dan jangan pernah berniat untuk mencoba-coba untuk mengkonsumsi Narkob dn minuman beralkohol. Karena sekali mencoba, kita akan mencobanya untuk yang kedua kalinya, hingga pada akhirnya sampai ketergantungan,” tegas Saiful.

Terkait berlalulintas, ia menguraikan, kalau akan berkendara Sepeda Motor misalnya, maka harus dilengkapi dengan helm standar, tidak ugal-ugalan dalam berkendaraan, serta tidak diperbolehkan untuk menggunakan kenalpot racing atau brong.

“Adapun tugas dan kewajiban adik siswa siswi datang kesekolah ini adalah untuk belajar sehingga kedepannya bisa menjadi generasi-generasi yang berguna bagi bangsa dan negara serta menjadi kebanggaan orong tua/keluarga dan Sekolah,” wejangnya kemudian.

Sementara kepada pihak sekolah, Saiful berharap para guru agar tetap melakukan pengawasan terhadap siswa siswi pada saat jam sekolah, serta membatasi siswa siswi keluar dari lingkungan sekolah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya tawuran antar pelajar ataupun kecelakaan berlalu lintas.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berakhir pada pukul 12.00 Wita dadan berjlan tertib, lancar dan aman.

Terpisah, Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K, berharap kepada sekolah-sekolah di Bima, dapat mencontoh kegiatan di SMPN 1 Woha.

Menurutnya, sosialisasi tentang bahaya Narkoba dan pelanggaran hukum lainnya di sekolah-sekolah sangat penting untuk diadakan. Karena selain menambah wawasan siswa, juga untuk memberikan kesadaran taat hukum dan aturan, serta norma di kalangan belajar.

“Ini salah satu kegiatan yang strategis untuk menyelamatkan generasi muda kita,” pungkasnya. (***)

Tim Puma ll Polres Bima Kota Tangkap Siswa Penadah HP Asal Bre Palibelo

Bimantika.net _Tim Puma ll Bentukan Polres Bima Kota yang di pimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH telah berhasil melakukan Pengungkapan dan penangkapan terhadap tersangka Penadahan.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu M Rayendra RAP, S.T.K, S.I.K membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Dasar penangkapan menurut Kasat Reskrim ADUAN/K/121/VI/2022/NTB/Res.Bima Kota.
Tanggal 28 Juni 2022.

Penangkapan dilakukan Pada Hari Selasa 12 Juli 2022 Sekitar pukul 13:30 Wita di Desa Bre Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Korban/Pelapor SRI HARTATI 40 Tahun Alamat : Lingk.Penatoi Rt 08/02 Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Tersangka inisial AMR dikenakan pasal 480 KUHP 18 Tahun,Pelajar Desa Bre Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Tersangka lainnya adalah M.S 18 Tahun Swasta Alamat Desa Bre Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Kemudian tersangka ke 3 SYR 37 Tahun Petani Desa Tonggondoa Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Barang Bukti (BB) yang disita oleh Polisi saat penangkapan antara lain :
1(satu)Unit HP Merk Vivo Y12S Warna Biru dongker
IMEI 1: 869146054046314
IMEI 2: 869146054046306

Kasat Reskrim menguraikan Kronologis Penangkapan Berdasarkan Laporan Pengaduan, tim melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Dari Hasil penyelidikan TIM mendapatkan identitas pelaku yang menguasai barang hasil kejahatan tersebut.

Selanjutnya Tim Puma ll langsung menuju lokasi keberadaan pelaku yaitu di Desa Tonggondoa Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Setibanya dilokasi tim langsung mengamankan sdra.SYR beserta Barang Bukti yang dikuasainya berupa Handphone Merk VIVO Y12s warna biru dongker.

Kemudian TIM melakukan interogasi terhadap SYR.

Dari hasil interogasi TIM mengamankan AMR dan M.S, keduanya mengakui bahwa Handphone tersebut didapat dari rekannya yang bernama OP dan W yang saat ini masih dalam pengejaran Tim Puma ll.

Selanjutnya TIM mengamankan pelaku beserta Barang Bukti Ke Mako Polres Bima Kota dan menyerahkan kepada piket Unit Reskrim Polsek Rasana’e Barat.

Untuk tersangka SYR tidak dapat di bawa oleh Pihak Puma ll Polres Bima Kota karena dalam kondisi sakit. (***)

Selamat Datang di Kota Bima AKBP Rohadi

Bimantika.net _Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi jabatan di sejumlah posisi Kapolres. Informasi yang dihimpun, rotasi dan mutasi itu tertuang dalam surat telegram Kapolri Nomor: ST/1214/VI/KEP./2022, per tanggal 20 Juni 2022 yang ditandatangani oleh As SDM Polri atas nama Kapolri.

Diantara rotasi dan mutasi jajaran Kapolres tersebut salahsatunya Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Kabupaten Sumbawa Polda NTB.

Posisi AKBP Henry Novika Chandra, diganti oleh AKBP Rohadi yang sebelumnya menjabat Kasubdit 2 Dereskrimum Polda NTB.

Diketahui, AKBP Henry Novika Chandra mulai bertugas sebagai Kapolres Bima Kota pada Juli 2021 lalu.

Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto memimpin acara serah terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) jajaran Polda NTB, yang dilaksanakan di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, (11/07).

Sertijab berlangsung penuh Khidmat yang diikuti oleh jajaran Polda NTB dan situasi aman lancar hingga acara selesai.

Kini Polres Bima Kota di bawah Kendali AKBP Rohadi. Sosok AKBP Rohadi Alumni Akpol 2001 ini adalah Sosok Polisi yang dinilai tegas dan disiplin.

AKBP Rohadi sebelum menjabat Kapolres Bima Kota Pernah dinas di Jabar, BKO aceh, Polda Sultra dan terakhir Polda NTB.

Penyambutan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi S.I.K Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bima Kota NY. Dita Rohadi berlangsung sangat Familiar.

Kedatangan Kapolres Bima Kota dan Ketua Bhayangkari Ny. Dita di sambut oleh Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos dan PJU Polres Bima Kota, Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Ferryandi, S. IP Asisten 3 Pemkab Bima dan Danramil Woha di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Selasa (12/7/2022). (***)