Aksi Kemanusiaan Wakapolres Bima Kota, Beri Makan Ibu Terlantar dan Buta

Bimantika.net tindakan humanis yang dilakukan oleh Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos patut dijadikan contoh oleh personil Kepolisian dimanapun berada.

Walau posisinya sedang bertugas di Wilayah Hukum Kota Bima, Kompol Mujahiddin selalu menempatkan dirinya sebagai pengayom masyarakat di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sore ini Senin 24 Januari 2022, Tepatnya di jalan Sayang Sayang Rembige Kota Mataram Propinsi NTB, Kompol Mujahiddin melakukan aksi kemanusiaan membantu seorang ibu terlantar yang juga tidak bisa melihat alias buta saat menyebrang jalan.

Saat Melihat Ibu tua terlantar dan Buta itupun Kompol Mujahiddin bergerak hatinya untuk turun di Mobil bersama keponakan dan anak nya membantu ibu tua dan buta itu untuk memandunya hingga di pinggir trotoar.

“Korps Kepolisian mengajari saya untuk selalu bertindak Humanis dimanpun saya berada” demikian ujar Kompol Mujahiddin.

Naluri kemanusiaannya muncul dan Kompol Mujahiddin memberikan nasi bungkus dan uang pada ibu terlantar dan buta itu sembari mengarahkan untuk tidak berada di ruas jalan yang berakibat fatal bagi dirinya.

Kompol Mujahiddin bertanya pada sejumlah warga sekitar tentang ibu terlantar dan buta itu. “Para penjual nasi pun bilang bahwa ibu terlantar dan buta itu tinggal di belakang lapak penjual yang tidak jauh dari tempat itu” ungkap Kompol Mujahiddin.

Kompol Mujahiddin pun berharap agar keluar ibu terlantar dan buta itu bisa mengurus keluarga nya agar tidak berada di ruas jalan lagi apalagi kendaraan yang cukup padat.

“Paling tidak kalau tidak mampu untuk memeliharanya secara manusiawi di rumah, tentu diharapkan pihak Dinas Sosial kota Mataram dan Dinas Sosial Propinsi NTB bisa memperhatikannya atau panti jompo untuk mendapatkan perawatan maksimal disana” ujar Mujahiddin. (***)

Pengedar dan Pengguna Narkoba di Tangkap Timsus Ditresnarkoba Polda NTB

Bimantika.net Minggu malam 23 Januari 2022 pukul 17.00 Wita, Timsus Ditresnarkoba Polda NTB Telah mengamankan Terduga Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika jenis Sabu-Sabu.

Penangkapan berlangsung dibeberapa tempat kejadian perkara (TKP)

TKP pertama Jalan lintas pelabuhan sape tepatnya di Desa Bugis Kecamtan Sape Kabupaten Bima

TKP ke dua Dusun padolo Desa Rai oi kecamatan Sape kabupaten Bima.

TKP ke tiga Dusun Tambe Desa Rai Oi Kecamatan Sape Kabupaten Bima

Para pelaku yang diamankan oleh Timsus Satresnarkoba Polda NTB adalah

D A 41 tahun, Alamat RT 06/RW02 Dusun Goa Desa Rasabou Kecamatan Sape kabupaten Bima.

M. F umur 45 tahun, alamat: RT 10 / RW 07 dusun Sangia Desa Sangia Kecamatan Sape kabupaten Bima.

A A, umur 25 tahun, Alamat RT 18/RW 06 dusun Tambe Desa Rai Oi kecamatan Sape kabupaten Bima

Pada pelaku disangkakan dengan sangkaan Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun

Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun.

Barang bukti (BB) yang disita dalam penangkapan itu

TKP pertama Atas Nama D A alias Kristoba dengan BB sebagai berikut :

  1. 1 Buah Klip yang berisi kristal Bening warna putih yang di duga Narkotika jenis Shabu / Rp.450.000
  2. Uang tunai Rp. 150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah)
  3. 1 Unit handpone merek Nokia.
  4. 1 kotak rokok surya.

TKP 2 Atas nama M F dengan BB Uang tunai Rp. 1.03.000 (seratus tiga ribu).

TKP 3 atas nama A A Adapun BB:

  1. Uang Tunai Rp.2.442.000 (Dua juta empat ratus empat puluh dua ribu).
  2. 6 Unit HP .diantaranya: 4 unit HP android dan 2 Hp Nokia, samsung kecil.
    3.4 buah korek api.
  3. 2 pipit sekop.
  4. 1 buah vape.
  5. Sebungkus kertas rokok.
    7.1 buah gunting.
    8.1 buah dompet berisi ATM BSI
    9.1 buah dompet warna hitam berisi 2 kartu ATM BNI
  6. 2 buah Sajam / Parang.

Saksi saksi dalam penangkapan itu antara lain Saksi TKP 1

Suhardin,42 tahun,Petani,Islam, Desa Naru kecamatan sape kab. Bima.RT 06/RW03

Khatib,32 tahun,Islam,desa bugis kec. Sape kab.bima RT.07/RW 04

M.yusuf,laki-laki,28 tahun,muslim,Mbojo,Polri,Aspol Brimob kompi 3 batalyon C pelopor

Nazamudin, laki-laki, 28 tahun, muslim, mbojo, polri, RT: 11/RW:04, kel. Penaraga, kec. Raba kota Bima

Saksi TKP 2

Sahmudin , 43 thn, islam, dusun padolo desa rai oi kec. Sape kab. Bima.

M. Rizal, 35 thn, islam, dusun padolo desa rai oi kec. Sape kab. Bima.

Saksi TKP 3

Saiful (Tokoh pemuda)
Alamat : RT 18 RW 06 dusun tambe desa rai oi kec. Sape kab. Bima.

Imran (Tokoh masyarakat)
Alamat : RT 18 RW 06 dusun Tambe desa rai oi kec. Sape kab. Bima.

Pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2022 Timsus Ditresnarkoba Polda NTB mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ditempat tersebut sering terjadi transaksi Narkoba jenis sabu-sabu.

Timsus yang dipimpin langsung oleh Aipda Ardi baron Bayuseno melakukan penyelidikan lebih dalam terkait informasi tersebut.

Sebelum melaksanakan kegiatan, Danyon C pelopor AKBP zulkarnain S.IK memberikan arahan untuk memperhatikan SOP dilapangan serta hindari berbenturan dengan masyarakat sekitar.

Pukul 17.00Wita Timsus melakukan penindakan dan berhasil mengamankan terduga pelaku yang pada saat itu berada di pinggir jalan, sebelum melakukan penggeledahan timsus memanggil saksi disekitar TKP, kemudian setelah dilakukan penggeledahan terhadap Dahlan Abdullah Timsus menemukan yang diduga narkotika jenis sabu.

Pukul 17.20 Wita Timsus melakukan kordinasi dengan Wadanki kompi 3 batalyon C pelopor Ipda M.Jazuli ramadhan.SH dan Timsus dibeckup oleh 5 personil Brimob kompi 3 batalyon C pelopor untuk melakukan pengembangan terhadap M. Fadil.

Sebelum melakukan penggeledahan timsus memanggil saksi di sekitar TKP namun tidak menemukan barang bukti jenis narkotika.

Kemudian dari keterangan sdr.M.fadil barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu yg berada di tangan Dahlan Abdullah dibelinya dari Azwar Anas.

Pukul 17.40 Wita kembali Timsus melakukan pengembangan terhadap Azwar Anas yang merupakan hasil interogasi dari M. Fadil bertempat di dusun tambe desa rai kecamatan Sape kabupaten Bima

Timsus melakukan penggeledahan di Rumah Azwar anas dan di saksikan oleh Tokoh pemuda dan kepala dusun setempat.

Pukul 18.30 wita Timsus kembali ke Mako kompi 3 Batalyon C guna proses interogasi selanjutnya.

kemudian Pukul 23.58 WITA Timsus tiba dimako batalyon C pelopor, situasi aman dan terkendali. (***)

Kuasai HP Curian, Ar Warga Talabiu di Tangkap Polisi

Bimantika.net Tim Puma l Polres Bima Kota yang di pimpin oleh Katim Puma Aipda Abdul Hafid telah melakukan penangkapan terhadap pelaku yang menguasai memiliki dan menyimpan BB HP Hasil Pencurian.

Penangkapan dilakukan pada hari Minggu 23 Januari 2022 sekitar pukul 22:00 Wita di rumah pelaku Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima

Dasar penangkapan
Laporan Pengaduan Nomor : ADUAN/K/62/l/2022/NTB/Res.Bima Kota, Tanggal, 23 Januari 2022

Korban Pelapor adalah Andi Rahman, 30 tahun Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi, Kabuapten Bima

Sementara Pelaku Penadahan
AR 32 Tahun Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima

Barang Bukti (BB) yang disita oleh pihak Kepolisian adlah HP VIVO Y30i warna Monnstone white
IMEI 1 : 866541058788270
IMEI 2 : 866541058788262

Kronologis Kejadian Pada hari Senin tanggal 17 Januari 2022 pada saat korban tertidur, dan meletakkan HP miliknya di samping tempat tidur dalam keadaan di Cas.

Kemudian sekitar pukul 05:00 WITA, Korban terbangun dan melihat HP miliknya sudah tidak ada atau Hilang, atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan mengalami kerugian sebesar Rp 3.000.000, sehingga melaporkan Kejadian ke SPKT Polres Bima Kota.

Kronologis Penangkapan Berdasarkan Laporan Kehilangan, Tim kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mendapatkan titik terang terkait keberadaan BB HP hasil Curian tersebut, yang berada di tangan pelaku Penadahan.

Tidak menunggu lama TIM yang di pimpin oleh Katim Puma Aipda Abdul Hafid kemudian langsung meluncur ke rumah pelaku dan berhasil mengamankan pelaku beserta BB HP.

Dari pengakuan pelaku bahwa BB HP di beli dari pelaku berinisial LA seharga Rp 1.050.000 (satu juta limapuluh ribu rupiah) yang dimana pelaku LA sekarang masih dalam pengejaran.

Untuk sementara Tim mengamankan pelaku Ar beserta BB ke Mako Sat Reskrim Polres Bima Kota. Situasi aman terkendali. (***)

Pesan Moral Jendral Djoko Terkesan Mendalam unruk Personil Polres Bima Kota

Bimantika.net Kapolda NTB
Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto dalam kunjungan kerjanya di Mapolres Bima Kota beberapa waktu lalu Menegaskan bahwa sesungguhnya Polres Bima Kota Adalah Ujung Tombak dari Polda NTB.

“Maka Kesuksesan yang diraih oleh Polres Bika Kota Adalah sukses jajaran Polres Bima Kota, dan Kegagalan Polres Bima Kota adalah Kegagalan Saya sebagai Kapolda NTB” ungkap Jenderal Djoko.

Oleh karena itu ia meminta pada seluruh jajaran Polres Bima Kota untuk bekerja dengan baik dan Ikhlas.

Irjen. Pol. Drs. Djoko Poerwanto adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 17 Desember 2021 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat. Djoko, lulusan Akpol 1989 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Dirtipidkor Bareskrim Polri.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol Djoko Poerwanto sebagai Kapolda NTB, di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/12/2021).

Irjen Pol Djoko Poerwanto menggantikan Irjen Pol Mohammad Iqbal yang pindah menjadi Kapolda Riau.

Keputusan tersebut sesuai surat telegram bernomor ST/2568/XII/KEP.2021 diteken Asisten SDM Kapolri, Irjen Wahyu Widada, pada Jumat (17/12/2021).(***)

Ibu Hamil 7 Bulan Nekat Jual Ginjal, Terlilit Utang 1 Milyar

Foto : Dokumen Tribun Jakarta

Bimantika.net Sebagaimana yang diberitakan Tribun Jakarta,
Melvi Monita namanya.

Ibu muda yang hamil tujuh bulan asal Depok, Jawa Barat, ini nekat menjual ginjalnya.

Semua itu terpaksa dilakukan demi melunasi utang Rp 1 miliar.

Melvi bercerita mengenai utangnya yang membengkak gegara bisnis minyak goreng yang gagal.

“Kenapa saya bisa terlilit hutang, ya karena kan saya baru mulai bisnis. Bisnis jualan minyak goreng sama jualan online gitu,” kata Melvi, Jumat (21/1/2022).

Melvi mengaku dirinya baru pertama kali mencoba bisnis minyak goreng.

Saat merugi pertama kali, dia lantas berutang untuk menambal kerugiannya.

“Terus saya minjam lagi buat mengganti yang saya pinjam. Jadi gali lobang tutup lobang,” cerita perempuan 24 tahun ini.

Waktu bergulir, Melvi tak dapat melunasi utangnya. Bak jatuh tertimpa tangga, utangnya justru membengkak karena bunganya yang tinggi.

“Jadi yang bikin bengkak bunganya itu. Misalnya minjam Rp10 juta, dibalikinnya harus Rp15 juta. Terus bisa sampai Rp20 juta,” jelasnya.

Melvi pun harus berhadapan dengan para penagih utang. Tak jarang, penagih utang tersebut menunggu di depan rumahnya sampai pagi.

Selain itu, penghasilan suaminya sebagai karyawan sudah habis untuk membayar kebutuhan hidup, seperti membayat kontrakan, membeli susu dan pampers anak, serta membayar cicilan motor.

Tak memiliki pilihan lain, dia memutuskan untuk menjual ginjalnya.

Dia bilang kepada penagih utang untuk menunggu sampai ginjalnya terjual.

Disinggung soal risiko menjual ginjal, Melvi mengaku sudah mempelajarinya dan siap untuk hidup dengan satu ginjal.

“Iya kan saya pelajari juga, tanya-tanya dampaknya seperti apa ke depannya. Saya sudah nerima sih maksudnya sudah siap lah kedepannya seperti apa kalau ginjal saya sampai kejual,” tegasnya.

Keluarga dan suaminya pun sudah setuju jika Melvin akan menjual ginjalnya.

Bahkan, kata Melvi, suaminya bakal pasang badan jika ada yang ingin membeli ginjal suaminya.

“Suami saya juga setuju dan siap pasang badan kalau ada yang mau ginjal dia juga. Kalau ada yang mau ginjal saya kan otomatis nunggu saya lahiran ya, kalau lagi hamil belum bisa,” tukasnya.

Belakangan ini, Monita mengaku para penagih utang tersebut semakin sering mendatangi kediamannya untuk menagih.

“Kadang kalau saya enggak ada dia nunggguin sampai pagi,” ucapnya.

“Saya bilang saya belum ada, saya lagi berusaha jual ginjal. Sampai saya bilang kalau memang ada yang mau langsung hubungin saya juga,” tuturnya.

Lebih lanjut, Monita mengaku suaminya yang berprofesi sebagai karyawan biasa, penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Yani sang tetangga membenarkan bahwa kamar kontrakan tersebut ditinggali oleh Monita.

Ia mengatakan bahwa Montia sedang tidak ada di rumah, dan pergi beberapa jam yang lalu.

“Iya itu rumahnya (Monita). Tapi orangnya lagi gak ada, pergi sih tadi beberapa jam yang lalu. Kalau gak salah ke rumah saudaranya,” kata Yani di lokasi pada TribunJakarta, Jumat (21/1/2022).

Yani mengatakan, dirinya juga dan beberapa warga sekitar telah mengetahui kabar bahwa Monita tengah menjual ginjalnya.

“Saya tahu, tapi ya sebatas itu saja,” katanya singkat. (***)

Kuasai Narkoba, FR Asal Tente Bima di Tangkap Satresnarkoba Polres Dompu

Bimantika.net Berantas Narkoba di wilayah Hukum Polres Dompu terus di lakukan Sat Resnarkoba Polres Dompu.

Seperti kejadian Sabtu Sore 22 Januari 2022, sekitar pukul 15:00 Wita Sat Resnarkoba Polres Dompu berhasil melakukan penangkapan terhadap yang diduga memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika Golongan I Bukan Tanaman Jenis Sabu.

Penangkapan dilakukan Berawal dari adanya informasi masyarakat Lewat Kasat Narkoba Iptu Abdul Malik SH.

Informasi itu bahwa akan ada nya kegiatan transaksi Narkoba di sekitaran wilayah Kabupaten Dompu, Kemudian Kasat Narkoba Menelpon kepada Kanit Opsnal Aipda Syarifuddin SH. untuk Melakukan penyelidikan terhadap kegiatan tersebut,.

Anggota Opsnal Sat Narkoba (Tim Bravo Tambora) Mencoba Mendalami informasi tersebut dan memang benar akan ada nya transaksi narkoba Jenis Sabu-Sabu, dan pada saat itu Anggota Opsnal Sat Narkoba ( Bravo Tambora ) langsung Menghadang terduga Yang di Curigai dengan Mengendarai sepeda Motor kawasaki Jenis KLX dengan warna Hijau campur hitam.

Kasat Resnarkoba Polres Dompu Iptu Abdul Malik SH melalui Kasi Humas IPDA Akhmad Marzuki mengatakan bahwa benar telah di amankan FR (22 Tahun) Alamat Kabupaten Bima.

Terduga memiliki, menyimpan dan menguasai Narkoba Jenis Shabu di Jalan Lintas Dompu-Bima tepat nya di Desa Manggena’e Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu.

“FR diamankan Tim Opsnal Narkoba Polres Dompu karena membawa dan akan melakukan transaksi narkoba di Kabupaten Dompu, dan saat itu di duga Tersangka langsung di Amankan Oleh Anggota Opsnal sat Narkoba (TIM Bravo Tambora )” ungkap Kasat Narkoba.

Dari tangan pelaku ditemukan barang bukti 1 (Satu) lembar plastik klip transparan Yang di dalamnya berisi kristal bening yang di Duga narkotika jenis shabu-shabu, 1 (satu) Unit sepeda Motor KLX Jenis Kawasaki Warna Hijau-Hitam beserta Kunci nya, 1 (satu) buah henpone merek Nokia warna hitam, Uang sebanyak Rp. 421.000
Total keseluruhan barang bukti SHABU-SHABU :
Berat Kotor : 5, 03 Gram.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K mengatakan bahwa benar telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial FR beralamat Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

“FR di tangkap terkait laporan masyarakat memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika Golongan I Bukan Tanaman Jenis Sabu yang akan di bawa dan dilakukan transaksi di wilayah Hukum Polres Dompu” ungkap Kapolres.

Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dompu untuk sama-sama berantas peredaran Narkoba di Kabupaten Dompu

“Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga generasi generasi muda penerus bangsa kita” demikian ajak Kapolres.

Kapolres pun Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk Lawan Narkoba. “Ayo lawan Narkoba, bersihkan Kabupaten Dompu dari pengedaran Narkoba”, imbuh Kapolres

Selanjutnya Pelaku beserta barang bukti dibawa dan diamankan di Mapolres Dompu guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (***)

Ali Alkhairy di Mata HBK Sosok Penggerak Mesin Partai Gerindra NTB

Sekretaris DPD Gerindra NTB Ali Utsman Alkhairy

Bimantika.net Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Utsman Alkhairy, SH.,MH atau yang biasa di sapa Bung Ale adalah Sosok yang begitu besar peranannya membesarkan Partai Gerindra Nusa Tenggara Barat (NTB).

Atas track record yang begitu baik untuk Partai Gerindra NTB tersebut, mendapat pujian sekaligus support yang luar biasa dari Anggota DPR RI Fraksi Gerindra H. Bambang Kristiono atau yang akrab disapa HBK.

Menurut HBK Banyak orang yang meragukan penunjukan bung Ale sebagai Calon Kepala Daerah yang akan diusung dan didukung Partai Gerindra pada Pilkada Gubernur NTB 2024.

Bahkan ada sebagian orang yang berspekulasi bahwa penunjukan bung Ale sebagai Cakada di Pilgub NTB 2024 hanyalah kamuflase belaka, karena yang akan maju sesungguhnya adalah orang lain, bukan bung Ale.

Menurut HBK tentunya hal itu Syah-syah saja, apabila pendapat seperti itu kemudian muncul dan berkembang ditengah-tengah masyarakat NTB yang pilihan politiknya dikenal heterogen atau beragam.

HBK dan Prabowo Subianto

“Tapi saya pribadi punya pertimbangan dan sekaligus perhitungan sendiri, untuk mendorong bung Ale pada Pilgub NTB 2024” ungkap HBK.

HBK menguraikan bahwa Bung Ale adalah kader muda Partai Gerindra yang sangat konsisten dalam perjuangannya membesarkan Partai Gerindra NTB.

HBK pun ungkapkan bahwa Bung Ale yang Ia kenal sangat Komitmen, jujur, dan apa adanya, dalam pengabdiannya sebagai pejuang Partai.

“Saya mengenal bung Ale sejak pertama kali saya menginjakkan kaki di Pulau Seribu Mesjid ini” tegas HBK.

HBK juga membeberkan bahwa Bung Ale adalah kader muda Partai yang bisa diandalkan, yang bisa dipercaya, serta teman diskusi yang asyik.

“Orangnya realistis dan penuh perhitungan, hemat bicara dan banyak kerja” ungkap HBK.

HBK pun menjelaskan bahwa sosok Bung Ale adalah orang yang sangat Deliver, hal yang sangat sulit ditemukan di kehidupan anak muda sekarang.

Wabil khusus, dalam situasi yang sudah sangat pragmatis dan materialistis ini.

HBK Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil NTB 2 (Pulau Lombok)

itulah Yang kemudian menambah keyakinan HBK untuk mendorong bung Ale pada Pilgub NTB 2024, antara yang Ia ucapkan dengan yang Ia lakukan selalu sejalan dan konsisten.

Orangnya rendah hati, bicaranya ada isi, dan penuh kesejukan dan tidak kontroversial.

“Jadi tidaklah heran, apabila disamping menjadi Sekjen Partai Gerindra NTB, kemudian saya juga mendapuknya sebagai Ketua BPD Partai Gerindra NTB, serta Komisaris Utama di klub sepak bola yang sedang saya bangun, Lombok FC” ungkap HBK.

Boleh dibilang, bung Ale adalah kader muda Partai yang sejak lama sudah saya siapkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan NTB.

Selain nama-nama seperti Lalu Pathul Bachri, Nouvar Furqoni Parinduan, Danny Rindawan, Haerul Warisin, dan Mori Hanafi.

Selama ini bung Ale di Mata HBK memang kader Partai yg lebih banyak bekerja di belakang layar, menjalankan semua tugas, tanggungjawab, dan wewenangnya sebagai Sekjen Partai Gerindra NTB dengan cara diam-diam, jarang terpublikasi.

Tapi semua apa yang diselesaikannya nyata, real, dan terbukti dengan semakin besarnya pengaruh Partai Gerindra pada peta perpolitikan NTB, di bawah komando dan pengendalian anak-anak muda NTB seperti bung Ale,

Terbukti di Pileg 2019 yang lalu Partai Gerindra menjadi Partai dengan perolehan suara terbesar di NTB.

Terus turun dan yakinkan masyarakat pemilih NTB bung Ale, buktikan bahwa bung Ale adalah masa depan mereka.

“Bagi saya, bung Ale adalah seekor anak macan, yang akan menjadi macan beneran, macan petarung untuk waktu dua tahun kedepan.Selamat berjuang, dan salam Indonesia Raya” demikian ujar HBK. (***)

HUT Ke-49, DPC PDIP Kota Bima Gelar Aksi Tanam Pohon

Bimantika.net Dalam rangka memperingati HUT PDI Perjuangan ke 49, DPC PDI Perjuangan Kota Bima menggelar penanaman sejumlah pohon di wilayah Kota Bima provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bima H Ahmad Yadiansyah ini dipusatkan di bukit Dana Traha Kelurahan Dara Kecamatan Rasbar Kota Bima.

Menurut Aji Yadin sapaan akrab Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bima, penanaman pohon ini berdasarkan instruksi DPP PDI Perjuangan yang merasa prihatin terhadap kondisi alam yang sudah tidak terawat lagi. Lebih lebih kegiatan ini adalah bagian dari memperkecil resiko dampak banjir bandang yang saat ini sangat mengancam kehidupan manusia.

“Kegiatan penanaman pohon ini berdasarkan instruksi DPP PDI Perjuangan, yang merasa prihatin dengan keadaan alam disekitar kita ini, lebih lebih kegiatan ini adalah upaya memperkecil resiko dampak banjir bandang yang saat ini sangat mengancam kehidupan manusia”, ujarnya.

Dalam kegiatan ini kata Aji Yadin, DPP telah mengintruksikan kepada seluruh DPD, DPC, PAC, dan Ranting PDI Perjuangan di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia ini untuk segera melaksanakan kegiatan penanaman pohon”, ungkapnya disela sela kegiatan Sabtu (22/1).

Selain itu, mantan anggota DPRD Provinsi NTB ini juga menyampaikan, bahwa kegiatan penanaman pohon ini juga merupakan rangkaian pemberian kado istimewa kepada Ketua umum DPP PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri. Dan kegiatan ini digelar selama dua hari, Sabtu tanggal 22 Januari 2022 hingga 23 Januari 2022.

Sementara Ketua panitia pelaksana kegiatan penanaman pohon Abdul Haris, SP, menegaskan bahwa kegiatan penghijauan ini adalah bentuk kepedulian terhadap alam.

“Kegiatan penanaman pohon ini adalah bentuk kepedulian kita untuk melestarikan alam”. Dan lewat momen HUT PDI Perjuangan ke 49 ini, seluruh jajaran pengurus dan kader partai semua dilibatkan”, ungkapnya.

Disisi lain Sekertaris panitia pelaksana HUT PDI Perjuangan ke 49 Wahyudin Adiansyah dengan tegas mengatakan, bahwa partai PDI Perjuangan adalah partai satu satunya yang peduli dengan lingkungan. Gerakan menanam dan melestarikan alam ini adalah agenda besar partai berlambang kepala banteng yang harus dituntaskan.

“PDI Perjuangan adalah satu satunya partai yang peduli dengan lingkungan, gerakan melestarikan alam ini bukan saja hari ini dicanangkan, namun sudah berpuluh puluh tahun lamanya. Sampai hari ini pun PDI Perjuangan masih terus konsisten mengajak seluruh kader nya untuk terus melestarikan Bumi ini”

Pada tahun 2016 lalu Kota Bima diterjang oleh banjir bandang, dan kerugian yang dialami dari peristiwa ini hampir 1 triliun. Berkaca dari peristiwa itu kader moncong putih ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan alam.

“Banjir 2016 lalu membawa dampak tersendiri bagi kita semua, bayangkan dari peristiwa itu kita mengalami kerugian hampir 1 triliun. Dan lewat kegiatan penanaman pohon ini saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga dan melestarikan Bumi”, ujarnya. (YB//***)

Putra Daerah Jadi Dandim, Walikota HML : “Berkah Bagi Masyarakat Dana Mbojo”

Bimantika.net Letkol INF M. Zia Ulhaq, S.Sos resmi melanjutkan estafet kepemimpinan Komando Distrik Militer (Kodim) 1608/Bima, Alumni Akademi Militer (Akmil) 2003 ini merupakan putra asli Bima tepatnya Kota Bima.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyambut baik kepulangan tugas Dandim M.Zia Ulhaq, S.Sos ke kampung halaman

“Ini adalah berkah bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Bjma, memiliki putra daerah yang punya karir cemerlang, semoga mampu membawa ketertiban dan kedamaian bagi masyarakat Kota Bima Khususnya Dana Mbojo” terang Walikota pada acara lepas sambut Komandan Kodim 1608/Bima di Kediaman Walikota Bima, Sabtu (22/01/2021)

Jelas Walikota Bima beserta Bupati Bima mengungkap bertugas di kampung sendiri tentu memiliki tantangan

“Positifnya unsur kekerabatan, kesamaan Bahasa dan budaya ini memudahkan untuk berbaur di masyarakat namun minusnya keluarga kadang memanfaatkan posisi kita untuk mendapat kemudahan-kemudahan” terang HML dan IDP orang Nomor Satu Kabupaten Bima Saat Lepas pisah bersama FKPD Kota dan Kabupaten Bima

Untuk itu, Walikota Bima , Bupati Bima kedua Pimpinan Dana Mbojo ini berpesan untuk memberi dukungan penuh kepada Letkol M.Zia Ulhaq, S.Sos agar dimudahkan dalam menjalankan tugas sebagai Komandan tertinggi TNI AD di Kota Bima.

“Kalau kita sayang dengan Pak Dandim, bantu dia mudahkan dalam tugas-tugasnya. Jangan dibebani dengan kepentingan lain” Ungkap Walikota HML saat di kediamannya.

Walikota Bima dan Bupati Bima juga mengucap terimakasih kepada Dandim lama Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal yang telah banyak membawa perubahan positif selama masa tugasnya di baik di Kota Bima ataupun di Kabupaten Bima.

“Terima kasih kepada Pak Teuku Mustafa Kamal yang telah bersinergi selama bertugas di Dana Mbojo ( Kota Bima /Kab.Bima) Banyak perubahan positif seperti mengawal ketahanan pangan, ketertiban dan keamanan hingga cakupan vaksinasi”, ungkap Kedua Pimpinan Dana Mbojo

Sementara Dandim 1608 baru, Letkol INF M.Zia Ulhaq, S.Sos merasa senang mendapat kesempatan untuk memimpin di tanah kelahirannya

“Saya dulu TK, SD, sampai SMP mengenyam pendidikan di Dana Mboji setelah lulus saya memutuskan untuk merantau dan hari ini kembali lagi ke tanah kelahiran sebagai Dandim 1608/Bima”, jelas Dandim Dae Zia ( Panggilan Akrab Masyarakat Mbojo)

Mantan Danyonif Raider 100 PS Bukit Barisan meminta dukungan semua pihak dalam menjaga ketahanan wilayah, kondusifitas serta kemajuan di Dana Mbojo ( Kota/ Kab.Bjma.

“Dalam menjalankan tugas mulia ini saya tentu memerlukan dukungan dari semua pihak, selaku Dandim Bima Dana Mbojo ini jadi Tanah Kelahiran bersama. Mari kita kerja bersama”, ungkap Letkol Inf M.Zia Ulhaq, S.Sos

Sementara Dandim Teuku Mustafa Kamal yang ditugaskan di tempat baru, yaitu Pulau Dewata (baca : Bali ) berpesan kepada semua yang hadir untuk tetap menjaga silaturahmi dan mohon pamit kepada masyarakat Dana Mbojo baik Kota/Kab.Bima

“Tetap jaga silaturahmi, saya mengucapkan terimakasih didukung penuh oleh Forkopimda dan masyarakat selamat bertugas di sini, terhadap yang kurang saya mohon maaf”, kata Letkol Inf T.Mustafa Kamal ( Putra Aceh Ini)

Nampak di Pendopo Walikota Bima Kel. Rabadompu Barat Kec.Raba Kota Bima, Pisah Sambut Komandan Kodim 1608/Bima dari pejabat lama Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal ke Pejabat baru Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S. Sos, dihadiri oleh Forkopimda Kota dan Kab. Bima beserta tokoh agama, tokoh masyarakat Bima. (***)

Wakapolres Bima Kota Ikut Hadir Dirgantara Fun Bike di Lanud Rembige Mataram

Bimantika.net Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos mewakili Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra S.I.K., MH menghadiri acara Fun Bike Dirgantara HUT TNI AU ke 76 di Lapangan Lanud Rembige Kota Mataram.

Kegiatan Dirgantara Fun Bike yang diselenggarakan Danlanud TGKH ZAM Mataram, Minggu (23/01/2022) dalam rangka menyambut HUT TNI_AU ke 76 yang puncaknya jatuh pada 9 April 2022 mendatang.

Dirgantara Fun Bike ini di ikuti oleh Gubernur NTB Zulkiflimansyah, Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto beserta isteri, Danrem 162/WB (diwakili), Kabinda NTB, Kepala BNNP NTB, Danlanal Mataram, Kajari NTB, para Kadis Lanud TGKH ZAM, Anggota Forkopimda NTB, PJU Korem 162/WB dan Polda NTB, Wali kota Mataram, Kapolresta Mataram, Dandim 1606/Mataram serta seluruh masyarakat peserta Fun bike.

Adapun Rute yang dilalui oleh peserta Dirgantara Fun bike adalah Star dari lapangan bola Lanud Rembiga, menuju Udayana, masuk ke jalan Langko hingga Bundaran Karang Jangkong menuju Jalan Bungkarno hingga jalan Adi Sucipto Rembige dan Finis kembali di Lapangan Bola Lanud TGKH ZAM Mataram.

Dalam sambuta singkatnya Komandan Lanud TGKH ZAM Mataram Kolonel PNB Khairun Islam menyampaikan Dirgantara Fun Bike ini merupakan kegiatan awal dari berbagai kegiatan yang rencana dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT TNI Angkatan Udara ke 76 Tahun 2022 oleh Danlanud TGKH Zam Mataram.

Khairun mengucapkan selamat datang kepada seluruh undangan dan peserta Fun Bike. Merupakan suatu kehormatan dan kesempatan yang baik bagi Danlanud TGKH ZAM Mataram dapat mengundang masyarakat NTB untuk ikut memeriahkan fun bike ini, karena disamping meningkatkan kebugaran, juga mempererat silaturahmi antara Danlanud dengan masyarakat NTB.

“HUT TNI Angkatan Udara ini sendiri jatuh pada tanggal 09 April. Dan pada bulan itu adalah bulan Dirgantara Nasional dimana seluruh Lanud SE Indonesia melaksanakan berbagai kegiatan guna memeriahkan HUT ini,” jelas Khairun.

DanLanud juga menyampaikan, memelihara kebugaran disaat musim pandemi covid-19 perlu dilakukan oleh setiap orang agar imunitas tubuh tetap terpelihara dengan baik. Disamping itu silaturahmi dengan seluruh lapisan baik itu sesama TNI, Polri, Pemerintah maupun masyarakat umum juga perlu dijaga dan dipelihara agar masyarakat semakin mengerti dan memahami tugas-tugas yang diemban TNI-AU.(***)