Bukanya Nonton Balap, Justru Datang Maling HP di Sirkuit Mandalika

Bimantika.net Lombok Tengah- Tenyata ohh ternyata datang di sirkuit mandalika bukanya hoby karena balapan dan raungan suara mesin kapasitas besar, tapi lakukan aksi diluar dugaan.

Aksi komplotan pencuri di Gate 3 ketika World Superbike (WSBK) berlangsung di Sirkuit Mandalika, berhasil diketahui Polisi tak berseragam yang ditugaskan Polda NTB, Minggu (21/11/2021).

Dalam aksi tidak pantas di arena mendunia itu, 4 orang sudah tertangkap dan tiga diantaranya perempuan.

Belakangan diketahui komplotan pencuri itu berjumlah lebih empat orang, namun yang berhasil ditangkap baru 4 orang, semua berasal dari luar Pulau Lombok yakni dari Jakarta.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata, S.I.K., MH di tempat kejadian mengatakan, dari hasil interogasi petugasnya, bahwa komplotan pencuri itu memang sengaja datang ke Sirkuit Mandalika untuk menjalankan aksinya.

“Satu dari mereka merupakan residivis, berjenis kelamin perempuan,” Jelas Hari Brata di Get 3 Sirkuit Mandalika, Minggu sore.

Dijelaskan keempat komplotan yang berhasil ditangkap itu, 1 jenis kelaminnya laki-laki, tiga diantaranya jenis kelaminnya perempuan, masing-masing berinisial MA kemudian LO dan AW untuk yang perempuannya, sementara yang laki-laki Berinisial DC.

Keempat komplotan itu berhasil diringkus berdasarkan keterangan dari satu rekannya yang berhasil ditangkap terlebih dahulu di Get 3 Sirkuit Mandalika.

Setelah dilakukan interogasi dan Polisi berhasil mengetahui identitas 3 pelaku lainnya, Tim Puma Polda NTB langsung memblokade semua jalur keluar di Sirkuit Mandalika dan di jalur keluar Pulau Lombok.

Tak lama kemudian 3 pelaku lainnya berhasil diamankan di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) ketika hendak naik kapal Fery untuk meninggalkan Pulau Lombok.

“kini keempat pelaku sudah kita amankan di Polres Lombok Tengah,” pungkasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan 4 buah Handphon berbagai merek, dengan nilai diatas 10 Juta Rupiah.. (***)

Polres Bima Kota Serius Berantas Miras, Ruang Gerak Bandar Makin Sempit

Bimantika.net Polres Bima Kota dibawah kendali Kapolres Bima AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH terus menerus tanpa henti memberantas peredaran Minuman keras (Miras) di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Tiap hari lakukan Razia, dan pada hari Sabtu malam 20 November 2021 lakukan kegiatan razia oleh Tim Gabungan Cobra yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Iptu Thamrin

Lima (5) lokasi kata Iptu Thamrin saat razia itu difokuskan pada tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di Rabadompu Timur Kecamatan Raba Kota Bima.

Ke lima lokasi itu Yakni pada pemilik SD (35). Ditempat itu Sat Narkoba menyita 44 botol miras tradisional jenis Sofi.

Kemudian Tim Sat Narkoba sambung Kasat, berlanjut di TKP kedua yakni pada pemilik NF (52) seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Ditempat ini disita 11 botol miras tradisional jenis arak.

Lalu berlanjut di TKP ketiga yakni di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat. Pihaknya menyita 9 botol dan 2 jirigen isi 5 liter miras jenis Sofi pada pemilik AF (42).

Tim Cobra gabungan lanjut Iptu Thamrin, berlanjut di TKP berikutnya yakni di Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Pada pemilik AS (37) disita 7 botol miras jenis arak.

Selanjutnya menyita 3 botol miras jenis Bir Bintang, 1 botol miras jenis anggur merah dan 3 botol miras jenis Sofi pada pemilik SF (35) yang berlokasi di kompleks Pasar Raba Kota Bima.

“Seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima Kota yang pada saatnya nanti akan dimusnahkan,”jelasnya.

Razia miras ini kata Iptu Thamrin, sesuai perintah Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, guna mengantisipasi berbagai tindakan kriminal yang berawal dari konsumsi miras.

Tentu razia ini sebutnya, berdasar Perda Kota Bima Nomor 8 tahun 2010 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol.(***)

Intensitas Hujan Tinggi, Beberapa Wilayah Kota Bima Tergenang

Bimantika.net Sabtu 20 November 2021, Kota Bima diguyur hujan lebat dengan intensitas tinggi sehingga beberapa wilayah tergenang akibat luapan air sungai.

akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sebagian besar wilayah di Kota Bima itupun sungai tidak mampu lagi menampung air hujan sehingga meluap di pemukiman warga.

Banjir luapan itu juga melumpuhkan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Bima yang terendam air dan lumpur serta bebatuan.

Berdasarkan data, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota, ada empat lokasi yang diterjang banjir akibat diguyur hujan lebat sejak pagi tadi.

“Empat titik yang tergenang banjir luapan sungai itu terletak di Kelurahan Penaraga, Lewirato, Paruga dan Pena Na’e” demikian keterangan resmi pihak BPBD Kota Bima.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bima, Nazamudin, S. Sos menyebutkan bahwa banjir yang terjadi di sejumlah lokasi itu akibat dari keawetan hujan dengan intensitas tinggi.

“Akibatnya, sungai-sungai meluap hingga ke permukiman warga. Adapun ketinggian banjir di empat titik itu maksimal mencapai 50 sentimeter” ungkap Krisna Sapaan akrabnya.

Lanjut Krisna, bahwa Curah hujan sangat tinggi di wilayah Kecamatan Wawo Kabupaten Bima sehingga sungai-sungai yang ada di Kota Bima tidak dapat menampung debit air yang begitu tinggi.

Hingga berita ini di turunkan, petugas BPBD bersama aparat terkait lainnya telah terjun langsung ke lokasi banjir untuk membantu evakuasi. Pihaknya juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (***)

Dikes Kabupaten Bima terus Berupaya Tanggulangi TBC Balita

Foto : Tita Masithah, M. Si Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Saat Lakukan Penyuluhan di Desa Monggo Kecamatan Madapangga Sabtu 20 November 2021

Bimantika.net Dinas Kesehatan Kabupaten Bima terus melakukan program penanggulangan TBC pada Anak dalam setiap tahunnya.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Tita Masithah, M. Si saat diwawancara media online Bimantika Sabtu 20 November 2021 menyebutkan bahwa
Kegiatan pemberian makan menu gizi seimbang pangan lokal, penimbangan, demo masak, dan penyuluhan pada Balita TBC /Kontak erat ean Wasting di 25 Desa Puskemas Lokus

“dimulai serentak minggu lalu oleh Seksi Gizi Masyarakat Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bima” ungkap Tita.

Masih menurut Tita bahwa Kegiatan ini dukungan dr Kemenkes RI bekerjasama dengan Poltekkes Kemenkes Mataram.

Menurutnya Menu makanan sehat bergizi seimbang disusun oleh Poltekkes Mataram.

“Menu ini digunakan dalam demo masak dan disajikan untuk para balita” demikian ujarnya.

Pemantauan dan penyuluhan menurut Tita melibatkan lintas program terkait di dikes khususnya Bidang P2PL dan Linsek PKK serta BPMDes.

Foto : Suhartati, AmHK Kepala Seksi P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Bima saat melakukan Penyuluhan di Desa Rasabou Kecamatan Bolo Sabtu 20 November 2021

Penyuluh lainnya, Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Suhartati, AmHK saat Lakukan Penyuluhan langsung di beberapa desa Kecamatan Bolo Kabupaten Bima hari ini Sabtu 20 November 2021 menjelaskan banyak hal terkait dengan asupan Gizi untuk balita untuk menghindari TBC pada anak.

Menurut Suhartati bahwa TBC (Tuberkulosis) pada anak yang juga dikenal dengan TB adalah penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis.

TBC pada anak akan menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu).

“biasanya berdahak, dan terkadang mengeluarkan darah, oleh karena itu asupan Gizi seimbang meningkatkan ketahanan tubuh bagi balita” ungkapnya di sela-sela kegiatannya.

Masih menurutnya bahwa sesungguhnya Tuberkulosis adalah penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan tepatnya di paru-paru. (***)

Pemulihan Hak Alam, Solusi dari Allah Atasi Banjir

Bimantika.net Banjir adalah Bencana dalam Kategori Badan Penanggulangan Bencana Nasional maupun Daerah.

Dimana ada Bencana Banjir maka bisa dipastikan telah menenggelamkan ribuan rumah, merusak infrastruktur publik, serta menenggelamkan wilayah bisnis dan perkantoran serta yang lebih parah adalah menenggelamkan wilayah lahan pertanian dan perkebunan.

Ini adalah salah satu bentuk “Pemberontakan” Alam semesta. Kenapa Alam Berontak ? Lingkungan alam berontak karena hak-haknya telah dilanggar manusia (environment rights).

Kembali ke Urusan Banjir, bahwa secara teori alamiah Banjir disebabkan daya dukung ekologi (carrying capacity) yang semakin turun akibat alih fungsi lahan tak terkendali.

Alih fungsi lahan itu baik untuk rumah, gedung perkantoran, kawasan bisnis, maupun perkebunan.

Khusus di Kabupaten dan Kota bima alih fungsi tanaman jagung yang membutuhkan pembabatan hutan secra bar-bar.

Hal ini diperparah minimnya kapasitas masyarakat dan pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi banjir.

Jika kapasitas masyarakat dan pemerintah memadai, dampak banjir bisa diminimalkan dan sebaliknya.

Curah hujan yang tinggi menjadi salah satu early warning system (EWS) akan potensi terjadinya banjir.

Hal tersebut tidak menjadi soal ketika daya dukung alam terpenuhi, misalnya, kapasitas sungai yang cukup dan kawasan resapan air yang memadai. Saat ini yang terjadi ialah sebaliknya, kapasitas sungai dan kawasan resapan telah berkurang drastis sehingga air mencari jalan sendiri untuk bergerak ke tempat yang lebih rendah.

Air pun berontak karena ‘rumahnya’ telah dirusak manusia, digantikan dengan rumah, gedung, mal, kantor, dan sebagainya.

Alhasil, air menduduki kawasan yang dihuni manusia untuk ‘merebut’ kembali hak-haknya yang telah diabaikan atau direbut manusia untuk pembangunan.

Pelanggaran terhadap hak-hak lingkungan ini diperparah kebijakan pemerintah yang melegitimasi perubahan tata ruang.

Syarat minimal 30% kawasan resapan tidak terpenuhi, bahkan di Jakarta hanya tinggal 9%.

Berbuat kerusakan di muka bumi dilarang.
Perintah ini Allah abadikan dalam surah Al-Baqarah ayat 11 yang artinya. “Dan bila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kalian membuat kerusakan di muka bumi:” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”

Umat manusia diutus Allah SWT sebagai wakilnya untuk memimpin bumi, di dalam Al Quran banyak disebut perkara perihal manusia adalah khalifah Allah yang diberi tanggung jawab atas kelestarian alam. Dalam Al Quran surah Al Baqarah ayat 30 dengan jelas Allah berfirman:

Al Baqarah 30

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. Mereka berkata, Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu? Dia berfirman, Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al-Baqarah: 30).

Di ayat suci Al Qur’an lainnya Allah Menegaskan
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS. Ar-rum: 41-42)

Ayat tersebut diturunkan untuk menegaskan bahwa ulah manusialah yang menjadi penyebab berbagai kerusakan yang terjadi di darat dan bahkan di laut.

Dalam ayat tersebut Allah juga memperingatkan manusia untuk kembali ke jalan yang benar, tidak merusak alam sesuka hatinya demi menuruti nafsu diri, agar apa yang orang terdahulu alami tidak menimpa pada dirinya. Karena mereka yang melenceng dari jalan kebenaran sebagaimana nenek moyang mereka lakukan Allah katakan sebagai orang-orang musyrik.

Manusia yang tidak bertanggung jawab kepada alam, kemungkinan besar akan menjadi penyebab terjadinya kerusakan lingkungan.

Lantas atas ulahnya, manusia akan menerima kerusakan-kerusakan itu di kemudian hari.

Ulah manusia tersebut yang pertama, penggundulan tanah. Penggundulan tanah dengan cara menebang pohon sembarangan berpotensi menyebabkan hutan menjadi gundul dan erosi.

Tidak hanya menjadi penyebab alamiah terjadinya banjir, erosi tanah juga dapat mengakibatkan rendahnya daya serap tanah.

Kedua, manusia merusak Daerah Aliran Sungai (DAS). Rusaknya DAS dapat meniadakan wadah berkumpulnya air hujan melalui sungai. Jika demikian, maka aliran air dapat tersendat dan meluap.

Ketiga, manusia mengalihkan daerah terbuka hijau menjadi bangunan penuh beton dan jalan beraspal. Bangunan beton dan aspal berpotensi membuat absennya daya serap air. Kemudian, air akan menggenang dan terjadilah banjir.

Ulah lainnya dari manusia yang paling umum terjadi adalah membuang sampah sembarangan. Membuang sampah sembarangan berpotensi menyebabkan tersumbatnya saluran air.

Solusi Atasi banjir adalah bagaimana mengembalikan fungsi-fungsi Alam, Hutan dan Gunung dari segala bentuk keserakahan Manusia itu sendiri. (***)

Harga Bawang Merah Anjlok, inilah Solusi dari Gubernur Zul

Bimantika.net Anjloknya harga bawang merah di Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya di Kabupaten Bima berdampak pada terjadinya aksi demo ribuan petani bawang di Kantor Pemkab Bima Kamis 18 November 2021.

Aksi demo ribuan petani bawang merah dua hari lalu itu menandakan bahwa ada kegelisahan dan kegusaran para petani bawang atas anjloknya harga bawang dan naiknya harga obat-obatan dan pestisida.

Atas aksi demontrasi ribuan warga petani bawang itupun Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) langsung secara ksatria menemui massa aksi dan memberikan tanggapan langsung dihadapan ribuan massa.

Dan atas keresahan dan keluh kesah ribuan para petani itu pula, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, merespon cepat kondisi anjloknya harga bawang di sejumlah wilayah di NTB, khususnya Kabupaten Bima.

“Saya sudah hubungin Pak Menteri Perdagangan RI pagi ini. Alhamdulillah, Pak Menteri akan Carikan solusi untuk harga bawang di Bima,” ujar Doktor ekonomi industri ini.

Selain itu, Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB, juga telah memerintahkan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, untuk berkoordinasi dengan Kadis Perdagangan Kabupaten Bima.

“Kadis Perdagangan Provinsi, Saya minta berkordinasi dengan Kadis Perdagangan di Bima utk mencari solusi harga minimal yang diinginkan petani,” imbuh Bang Zul.

Menurutnya, situasi saat ini memang sedang tidak mudah. Dan pihaknya akan terus intens membangun komunikasi dengan Menteri Perdagangan RI dan jajarannya.

“Kami dengan Pak Mendag sedang mencari solusinya. Mudah-mudahan Senin tim dari Pusat akan ke lapangan utk mencari solusi terbaik,” tarangnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi, merespon komunikasi selular Gubernur NTB, dengan langsung menginstruksikan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan RI, Oke Nurwan, untuk melakukan langkah-langkah taktis guna merespon terkait anjloknya harga bawang.

“Barusan Pak Gub (Gubernur NTB, red), sudah kontak saya. Pagi ini, saya bahas dulu dengan Kementan, dan kita coba siapkan langkah tindak lanjut untuk jangka pendeknya,” terang Oke.

Selain itu, Oke Nurwan juga memberikan tips untuk menjaga kestabilan harga bawang kedepannya.

“Tapi juga harus ada perbaikan di pola dan waktu tanam. Karena kalau waktu tanam yang bersamaan maka setiap panen pasti anjlok (harganya),” tandas Oke. (***)

Usaha Bengkel Las di Masa Pandemi Covid-19 Lesu

Bimantika.net Segala bentuk jenis usaha di masa Pandemi Covid-19 hampir semuanya terasa lesu.

Sudah satu tahun lebih pandemi covid-19 mengguncangkan dunia tidak terlebih Negara Indonesia.

Bukan saja urusan kesehatan masyarakat yang menurun begitu drastis tetapi juga perekonomian yang semakin hari semakin lesu.

Virus corona yang mulai menyebar memasuki Negara Indonesia sejak awal bulan maret 2020 lalu menjadi awal dimana kesehatan serta perekonomian Indonesia diserang bahkan berdampak bagi semua kalangan baik yang menengah kebawah.

Bahkan sampai kalangan ataspun ikut terkena dampak dari pandemi Covid-19 ini.

Semenjak saat itu, satu persatu masyarakat terpapar virus corona dan menyebar luas dengan sangat cepat, sehingga menimbulkan berbagai himbauan mulai dari wajib memakai masker, menjaga jarak serta pembatasan jam operasional usaha hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Situasi pandemi juga menyebabkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) baik itu usaha dagang ataupun jasa kesulitan untuk bertahan!dalam kondisi seperti ini.

Menurunnya daya beli masyarakat untuk berbelanja ataupun menggunakan suatu jasa menjdikan pelaku UMKM semakin tidak mampu bertahan.

Warga dimasa Pandemi Covid-19 yang serba kekurangan ini yang diutamakan ialah pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

Dari hal tersebut banyak perusahaan yang membuat kebijakan seperti pemutusan hubungan kerja kepada karyawannya bahkan ada juga perusahaan yang sampai gulung tikar.

Salah satunya UMKM yang hingga kini masih dihantui pandemi covid-19 ialah usaha bengkel las “Sinar Utama” milik Pak Mustaram.

Bengkel las Sinar Utama merupakan usaha jasa las besi yang berlokasi di RT 01 RW 01 Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Usaha ini didirikan oleh bapak Mustaram beberapa tahun silam dan sampai saat ini memiliki 3 orang karyawan. Bengkel Subali Las menerima jasa pembuatan kanopi, trali, pintu besi, pagar besi, kandang binatang dan masih banyak lainnya sesuai apa yang diminta pelanggannya.

Ia mengaku bahwa kondisi saat ini sungguh sangat memprihatinkan karena orderan sejak masa Pandemi Covid-19 menurun tajam.

“Ke tiga anak buah saya sampai saat ini masih saya pertahankan walau orderan bisa di bilang sangat kurang, namun apa hendak dikata kita jalani saja” ungkap Om Mus sapaannya.

Dia berharap pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) agar UMKM miliknya dan seluruh UMKM lainnya bisa diberdayakan oleh Walikota Bima.

“Minimal Pak walikota Perintahkan anak buahnya yang kepala-kepala dinas untuk setiap ada pekerjaan pengelasan di kantor dinas se pemkot bima bisa di handle kan ke bengkel-bengkel las termasuk miliknya untuk menggeliatkan kegiatan dirinya dan ke tiga pekerjanya” harapnya. (***)

Istri TKW, Suami Esek-esek dengan Anak Kandungnya

Gambar Ilustrasi

Bimantika.net Perbuatan tidak baik, tidak baik juga di jadikan contoh bagi siapapun khususnya yang punya istri sedang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri.

Perbuatan seorang Bapak kandung sebut saja S (43 tahun) warga Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tega menyetubuhi (esek-esek, red) anak kandungnya sendiri

Bapak tak beradab ini, Bukan saja menyalurkan birahi seks nya hingga puluhan kali, namun sang ayah pun lakukan penganiayaan pada anak gadisnya dengan cara memukul menggunakan potongan selang di bagian pergelangan tangannya dan rambutnya dipotong lantaran anaknya berusaha kabur dari kos-kosan tempat tinggalnya.

Media online Bimantika mendapatkan informasi ini hasil paparkan Kasat Reskrim Polres Lotim, Iptu Muhammad Fajri dalam press release yang disebarkan dalam group WhatsApp pada Rabu (17/11/2021) malam.

Menurutnya, perbuatan tak terpuji yang dilakukan sang ayah itu bukan baru-baru ini melainkan sudah tiga tiga tahun terakhir sejak istrinya balik dari Tenaga Kerja Wanita (TKW).

“Pelaku mulai melakukan aksinya sekitar tahun 2019 setelah ibu korban kembali keluar negeri, korban disetubuhi terakhir kalinya pada Kamis tanggal 11 Nopember 2021 kemarin, pada pagi hari sekira pukul 07.00 Wita,” ungkap Kasat Reskrim.

Hal itu diketahui, lanjut Kasat Reskrim, korban sudah tidak tahan atas perbuatan bejat sang ayah, sehingga melaporkan peristiwa yang dialaminya bersama ibu kandungnya.

Menerima laporan tersebut, Kasat Reskrim memerintahkan tim PUMA untuk mencari tahu keberadaan terduga pelaku dan segera dilakukan penangkapan.

“Pelaku dibekuk di kos-kosan bertempat di Dusun Mujahidin Timur, Desa Lenek Daya pada Rabu (17/11) kemarin,” ungkapnya.

Pelaku diamankan tim PUMA di kos-kosan tersebut disertai sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat melancarkan aksi bejatnya antara lain Seprei, Celana dan Baju milik pelaku.

“Saat ini Pelaku dan barang bukti kami amankan di Polres Lombok Timur guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut,” pungkas Kasat Reskrim. (***)

Kabaharkam Polri Pastikan WSBK Berjalan Lancar dan Aman

Bimantika.net LOMBOK TENGAH – Sebagai upaya mensukseskan event World Superbike (WSBK) yang akan terlaksana mulai besok Jumat 19 hingga Minggu 22 November 2021 Kabaharkam Polri melakukan pengecekan setiap sisi pengamanan di Sirkuit Mandalika.

Kegiatan diawali dengan apel gelar pasukan di halaman masjid Nurul Bilad, Kuta, Lombok Tengah, Provinai Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (18/11/2021).

Selanjutnya Kabaharkam Polri menuju Sirkuit Mandalika dan bertemu dengan penyelenggara event Word Superbike (WSBK) memastikan kelancaraan event yang akan terselenggara di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit.

Terakhir Kabaharkam Polri mengunjungi Pos Patroli Rinjani 2021 di bundaran Sunggung, untuk memastikan pengamanan yang dilakukan TNI-Polri.

Kabaharkam Polri menjelaskan, pihaknya menerjunkan personil gabungan dari TNI-Polri untuk pengamanan event tersebut, tak hanya itu, dia juga kirim pasukan tambahan dari Korbrimob dan Korsabhara Polri ditambah 250 personel TNI dari Korem 162/WB.

“Yang jelas pasukan ini gabungan dari TNI Polri, Danrem mau mengerahkan 250 personel kemudian ada randisnya juga, personel dan peralatan kami datangkan juga dari Korbrimob dan Korsabhara Polri,” jelas Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto usai memimpin apel gelar pasukan di halaman Masjid Nurul Bilad Kuta Mandalika.

Selain itu sejumlah Anjing pelacak, Helikopter, Kapal Laut, Mobil anti huru-hara, Water Cannon disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan di Sirkuit Mandalika.

“Semua kami terjunkan disini, yang jelas kami semua mendukung pengamanan event WSBK ini, mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar dan aman,” harapnya.

“Karena ini baru pertama semua tekhnis yang dijalankan dapat menjadi standarisasi oleh Gubernur, Kapolda dan juga Danrem supaya nanti di event-event selanjutnya dapat terlaksana dengan baik karena sudah mempunyai pattern atau pola pengamanan yang tepat,” tambahnya.

Dengan pola yang sudah tersetting seperti ini, Kabaharkam Polri berharap hal itu dapat terus ditingkatkan dan melakukan evaluasi sehingga dapat ditemukan pola-pola yang efektif dan dapat diterapkan pada momen yang lainnya.

Kedepannya, dikawasan Mandalika nantinya akan dibentuk satuan kepolisian kawasan pariwisata super prioritas, guna dilakukan pengamanan ekstra dikawasan wisata yang menjadi aset negara dan juga untuk mengawal tamu yang berkunjung.

“Kami sudah memberikan rekomendasi kepada pimpinan Polri agar dibentuk satuan kepolisian kawasan pariwisata super prioritas ini, supaya betul-betul ditangani secara khusus oleh satuan polisi kawasan ini yang memiliki kompetensi dan memiliki perlengkapan dan cara bertindak yang tepat karena dia harus mensinergikan antara kegiatan wisata dan pelayanan kepada turis yang lebih baik,” tandasnya.

Selebihnya dia meminta media ikut mendukung kegiatan di Sirkuit Mandalika dengan pemberitaan yang positif agar wisatawan berhamburan datang ke NTB.

“Kami minta rekan-rekan media supaya disampaikan kepada masyarakat bahwa ini adalah event internasional dan menjadi kebanggan kita sehingga kita berharap bisa mendukung kesuksesan kegiatan ini,” pungkasnya.(***)

Polda NTB Siapkan 28 K9 Amankan WSBK

Bimantika.net LOMBOK TENGAH – Pengamanan optimal diperlihatkan tim pengamanan event World Superbike (WSBK) dibawah komando Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irejen Pol Mohammad Iqbal SIK MH. Tim Gegana, Jibom dan K9 tanpa lelah melalukan patroli.

Salah satunya tim K9 tertangkap kamera sedang melakukan patroli didekat pagar Sirkuit, guna memastikan tidak adanya gangguan saat event WSBK berlangsung 19 hingga 21 November 2021 mendatang.

Kaden K9 Polisi 9 dan Kepala tim K9 operasi mandalika AKBP Chandra Prasetio saat melakukan sterilisasi Rabu, (17/11/21) menjelaskan, K9 yang diterjunkan berjumlah 28, dimana anjing-anjing tersebut berjenis Labrador dan Belgian Malinois untuk strerilisasi dan pengamanan.

28 K9 tersebut memiliki tugasnya masing-masing yaitu untuk handak, pelacak umum, dan narkotik.

Anjing yang rata-rata berusia 3 sampai 4 tahun tersebut telah terlatih secara sempurna dan memiliki jam terbang tinggi untuk mengamankan banyak event-event besar di indonesia.

Dijelaskan, 28 K9 yang ada itu dibagi menjadi 3 tim atau memiliki 3 tugas yang berbeda, yakni fungsinya untuk handak atau untuk melacak bahan peledak, dimana mereka akan mendeteksi keberadaan bahan berbahaya peledak yang ada.

Fungsi K9 berikutnya yakni untuk cakum atau pelacakan umum, K9 jenis ini untuk mengantisipasi tidak kriminal yang dilakukan oleh pelaku kejahatan

Berikutnya K9 yang berfungsi untuk mendeteksi Narkoba, anjing jenis ini dilatih secara khusus untuk mengetahui keberadaan semua jenis Narkoba termasuk Ganja, Ekstasi dan lain sebagainya.

“semua anjing ini disiapkan untuk menjaga event balap di Sirkuit Mandalika ini atau event besar dimana mereka akan melakukan sterilisasi demi keamaanan balap, yang paling special diantara anjing ini adalah K9 untuk melacak bom sementara untuk sterilisasi vip dan vvip butuh handak” jelasnya.

Menariknya, K9 atau anjing pelacak yang disiagakan ini dapat mendeteksi barang penonton yang hilang atau ketinggalan, Anjing yang punya kemampuan itu jenisnya Vakum.

“Cakum tugasnya untuk melacak apabila ada keadaan kehilangan kalau pelaku kan nanti meninggalkan barang bukti jadi anjingnya melacak jejak yang tertinggal contohnya jejak kaki yang kemudian akan menjadi titik tolaknya, jadi jangan sekali-sekali berfikir untuk mencuri di event ini karena pasti akan ditemukan, dan yang ketiga adalah K9 yang bertugas untuk melacak keberadaan Narkotika” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kanit Caksus atau pelacakan khusus AKP Subagio menjelaskan bahwa sterilisasi dan penjagaan masih akan terus dilakukan setelah race WSBK usai dengan bekerjasama dengan tim Gegana.

“Pemeriksaan strerilisasi, khusus di mandalika ini karena kita bekerja sama dengan orang luar negeri, kita berkoordinasi dengan pihak penyelenggara untuk melakukan sterilisasi di sekitar race dan di area sirkuit nanti kami bergabung dengan gegana” pungkasnya. (***)