Gambar Ilustrasi
Bimantika.net Perbuatan tidak baik, tidak baik juga di jadikan contoh bagi siapapun khususnya yang punya istri sedang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri.
Perbuatan seorang Bapak kandung sebut saja S (43 tahun) warga Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tega menyetubuhi (esek-esek, red) anak kandungnya sendiri
Bapak tak beradab ini, Bukan saja menyalurkan birahi seks nya hingga puluhan kali, namun sang ayah pun lakukan penganiayaan pada anak gadisnya dengan cara memukul menggunakan potongan selang di bagian pergelangan tangannya dan rambutnya dipotong lantaran anaknya berusaha kabur dari kos-kosan tempat tinggalnya.
Media online Bimantika mendapatkan informasi ini hasil paparkan Kasat Reskrim Polres Lotim, Iptu Muhammad Fajri dalam press release yang disebarkan dalam group WhatsApp pada Rabu (17/11/2021) malam.
Menurutnya, perbuatan tak terpuji yang dilakukan sang ayah itu bukan baru-baru ini melainkan sudah tiga tiga tahun terakhir sejak istrinya balik dari Tenaga Kerja Wanita (TKW).
“Pelaku mulai melakukan aksinya sekitar tahun 2019 setelah ibu korban kembali keluar negeri, korban disetubuhi terakhir kalinya pada Kamis tanggal 11 Nopember 2021 kemarin, pada pagi hari sekira pukul 07.00 Wita,” ungkap Kasat Reskrim.
Hal itu diketahui, lanjut Kasat Reskrim, korban sudah tidak tahan atas perbuatan bejat sang ayah, sehingga melaporkan peristiwa yang dialaminya bersama ibu kandungnya.
Menerima laporan tersebut, Kasat Reskrim memerintahkan tim PUMA untuk mencari tahu keberadaan terduga pelaku dan segera dilakukan penangkapan.
“Pelaku dibekuk di kos-kosan bertempat di Dusun Mujahidin Timur, Desa Lenek Daya pada Rabu (17/11) kemarin,” ungkapnya.
Pelaku diamankan tim PUMA di kos-kosan tersebut disertai sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat melancarkan aksi bejatnya antara lain Seprei, Celana dan Baju milik pelaku.
“Saat ini Pelaku dan barang bukti kami amankan di Polres Lombok Timur guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut,” pungkas Kasat Reskrim. (***)

