Sekot Mukhtar Apresiasi Kinerja KPP Pratama Soal Peningkatan PAD

Bimantika.net Sekertaris Kota (Sekot) Bima Drs. H. Mukhtar Landa, MH menghadiri acara apresiasi kontribusi pajak 2021 dan dialog kebijakan perpajakan tahun 2022 yang diselenggarakan oleh KPP Pratama Raba Bima di Hotel Marina Inn, (25/1)

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk “tax gathering” mengusung tema Membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Acara turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Bima, Forkopimda Kabupaten Bima, Wakil Bupati Dompu, Forkompinda Kabupaten Dompu, Ketua Pengadilan, Ketua DPRD Kota Bima, Dandim 1608 Bima, Kapolres Bima Kota, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kota Bima dan Pimpinan BUMN/BUMD.

I Wayan Nuryana, Ak., M.M. selaku Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Raba Bima mengatakan bahwa salah satu indikator untuk menilai perkembangan ekonomi adalah dari sektor perpajakan.

“Terjadi peningkatan yang signifikan, memiliki kesadaran pajak dari tahun ketahun semakin meningkat untuk wilayah Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima,” paparnya.

Lebih lanjut beliau menambahkan, bahwa Kota Bima sudah meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan semoga di tahun 2022 meraih Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Saya mengajak untuk sama-sama melihat bahwa pajak itu digunakan untuk perkembangan daerah kita,” jelasnya .

Dalam kesempatan tersebut KPP Pratama Raba Bima memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Stakeholder atas kontribusi para wajib pajak. Selain kontribusi yang besar, penghargaan juga diberikan dengan pertimbangan bahwa para wajib pajak tersebut patuh terhadap peraturan perpajakan.

“Terima kasih, selamat dan penghargaan kepada BPKAD Kota Bima, BPKAD Kabupaten Bima, BPKAD Kabupaten Dompu, Bank NTB Syariah Cabang Dompu, Bank Syariah Cabang Kota Bima dan PT. Pos Indonesia atas pencapaian target penerimaan pajak dan membantu penerimaan negara,” ungkap Kepala KPP Pratama .

Sekertaris Daerah Kota Bima Drs. H. Muktar, MH mengharapkan dengan penghargaan seperti ini, para wajib pajak dapat lebih bersemangat untuk melaksanakan hak dan kewajibannya serta berkontribusi dengan lebih baik di tahun 2022 ini.

“Pemerintah Kota Bima mendukung 100 persen kinerja KPP Pratama Kota Bima dengan harapan dapat memberikan kontribusi untuk peningkatan PAD Kota Bima,”harapnya.

Kegiatan berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dimana setiap peserta yang hadir diwajibbkan menggunakan masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki ruangan serta menjaga jarak dalam berinteraksi. (***)

Peran Fasilitator SLRT Kota Bima Dalam Verifikasi Masalah Sosial

Bimantika.net Asisten I Kota Bima yang juga sebagai Plt Kepala Dinas Sosial Kota Bima Drs. H. Abdul Gawis mewakili Wali Kota Bima, membuka secara resmi acara Evaluasi Pelaksanaan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Tahun 2022, (25/1)

Acara yang berlangsung di Aula Pemkot Kota Bima tersebut di hadiri oleh 50 orang petugas fasilitator yang nanti akan disebar di setiap kelurahan yang ada di Kota Bima.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Bima Drs. Tamsil menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi atas tanggap kesadaran pemerintah terhadap masyarakat sosial yang meliputi kemiskinan, kecacatan, penyimpangan kekerasan dan korban bencana alam.

Beliau juga menginformasikan bahwa Dinas sosial telah melakukan program lanjutan berupa Bantuan Pangan Tunai (BPT), Bantuang Langsung Tunai (BLT), Bantuan Beras dan Program Keluarga Harapan (PKH), yang nantinya program tersebut dibantu oleh anggota SLRT dalam memverifikasi apa saja kebutuhan dan keluhan masyarakat kita di setiap kelurahan.

“Program lanjutan ini tidak akan bisa berjalan jika tidak adanya tenaga fasilitator yang hadir pada pagi ini”, ungkapnya.

Asisten I Kota Bima yang mewakili Wali Kota Bima, menyambut baik kehadiran tenaga fasilitator SLRT yang hadir, beliau juga menyempatkan memperkenalkan diri sebagai PLT Kepala Dinas Sosial.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa penanganan masalah-masalah kesosialan di Kota Bima masih perlu terus di maksimalkan, persoalan sosial yang ada ditengah-tengah masyarakat Kota Bima bergitu banyak. Pemerintah Kota Bima dalam artian ini Dinas Sosial Kota Bima tidak bisa bekerja sendiri.

“Bapak ibu sebagai tenaga fasilitator yang langsung turun ke lapangan tentu lebih mengetahui tingkat kebutuhan masyarakat serta kondisi sosial ekonomi masyarakat di tiap-tiap kelurahan”.

Di akhir beliau berpesan kepada seluruh tenaga fasilitator untuk bekerja dengan semangat dan memberikan pemahaman-pemahaman kepada masyarakat mengenai bantuan yang akan diberikan. (***)

Walikota HML Terima Kunjungan Silaturrahim BI NTB, Bahas Soal QRIS

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menerima dengan hangat silaturahmi dari Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB di Kediamannya (25/1).

Kunjungan tersebut sekaligus sosialisasi terkait QR Code Indonesian Standard (QRIS), sebagai teknologi digital yang akan hadir di tengah masyarakat Kota Bima.

Teknologi QR Code sendiri merupakan sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

Dengan adanya QRIS, maka sekarang seluruh transaksi pembayaran yang menggunakan QR Code hanya memerlukan satu QR Code. Sebab, kode QR tersebut telah terintegrasi dengan seluruh aplikasi yang menyediakan atau menerima pembayaran dengan QR code.

Heru mengatakan sebagai Bank Sentral yang memiliki sistem otoritas dalam pembayaran, tentu memiliki portal yang bisa menerima aplikasi pembayaran apapun menggunakan QR tersebut ke semua jenis aplikasi pembayaran.

“Nanti di ponsel kita tidak perlu memiliki banyak aplikasi, cukup dengan QRIS ini kita bisa bertransaksi ke aplikasi manapun,” jelasnya.

Hal tersebut tentu disambut dengan baik oleh Wali Kota Bima. Ia menyampaikan bahwa untuk di Kota Bima sendiri, transaksi elektronik tersebut baru dilakukan di Lawata. “Hotel dan rumah makan akan segara menyusul, begitu juga dengan parkir yang saat ini masih tunai atau non-elektronik,” ungkapnya.

Di akhir, Walikota HML juga sangat bersyukur dan mendukung hal ini karena memiliki mutual benefit antara masyarakat dan pemerintah.

“Jadi untuk masyarakat lebih besar, bermanfaat dan berkah, pemerintah daerah juga mendapatkan hal yang sama,” tutupnya. (***)

Pilkades Serentak Kabupaten Bima Dimulai

Bimantika.net Launching tahapan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa Serentak Bergelombang Se-kabupaten Bima tahun 2022 secara tatap muka (offline) dan tatap maya (virtual) Senin (24/1) diikuti 57 desa yang diikuti Camat Se-kabupaten Bima, Kepala Desa Pelaksana Pilkades 2022 dan Ketua BPD menandai dimulainya 59 tahapan Pilkades pada jajaran pemerintah daerah.

Launching dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP), Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, Kodim 1608/Bima, Staf Ahli, Asisten Setda, Kepala Perangkat daerah terkait dan Kabag Lingkup Setda di Lobby Kantor Bupati Bima.

Bupati Bima dalam arahannya mengungkapkan, Pilkades yang akan dilaksanakan merupakan yang ketiga dilaksanakan, dimana berbagai rintangan dan hambatan bisa kita lalui bersama dan berharap agar Pilkades serentak 2022 berlangsung aman dan sukses.

“Setelah melaksanakan launching, panitia di tingkat kabupaten akan turun untuk melaksanakan sosialisasi di masing-masing desa tempat pelaksanaan Pilkades ataupun di ibukota kecamatan. Upaya ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh masyarakat, perangkat desa yang ada siap untuk mensukseskan Pilkades di tahun 2022 ini”. Kata Bupati.

Selain elemen masyarakat, Bupati juga berharap kepada TNI/Pori dan perangkat daerah terkait khususnya Diskominfotik dan Sat Pol PP serta awak media juga harus membantu DPMD untuk mensusukseskan serta menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkades serentak ini berlangsung.

Kepada para Camat yang hadir, Bupati Bima meminta untuk menyesuaikan waktu Bupati dan Wakil Bupati sehingga kedepannya untuk langsung turun ke tiap kecamatan, dan mempersiapkan diri melakukan pendampingan terkait Pilkades Serentak 2022.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Drs. Tajuddin dalam laporannya, pada pelaksanaan Pilkades serentak dan bergelombang 2022 diikuti 57 desa yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Bima. “Pelaksanaan pemilihan, pemungutan suara dan perhitungan suara akan dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2022 dan pelantikan kepala desa dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2022”. Terangnya.

Dalam upaya menyukseskan kegiatan Pilkades serentak bergelombang di Kabupaten Bima Tahun 2022 telah ditetapkan tim, antara lain Tim Pengawas dan Monitor yang terdiri dari Tim Pengawas Tingkat Kabupaten yang terdiri dari Bupati dan Forkompimda. Tim Tingkat Kabupaten bertugas memberikan pencerahan, pembinaan terhadap kegiatan Pilkades kepada panitia dengan melibatkan beberapa instansi terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Disamping itu terdapat Tim Pengawas Kecamatan yang terdiri dari Camat, Kapolsek dan Danramil serta Tim Pengawas Desa yang terdiri dari kepala desa dan BPD.(***)

Hendak Perkosa Ibu 58 Tahun, SA Dihakimi Massa dan di Tangkap Polisi

Bimantika.net Tim Puma Il Polres Bima Kota melakukan Evakuasi pelaku percobaan pemerkosaan yang nyaris di hakimi massa.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH melalui Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU M. Rayendra RAP, S.T.K, S.I.K, membenarkan adanya pengamanan terhadap pelaku yang hendak lakukan Pemerkosaan.

Menurutnya Dasar pengamanannya
ST/36/I/RES.I.24/2022 Tanggal 12 01 2022 Tentang pelaksanaan kegiatan KRYD mulai 13 Januari sampai 11 Februari 2022.

Surat Perintah Tugas : Sprin/02/I/RES.1.24./2022

Laporan Pengaduan: TBP/24/l/2022/NTB/SPKT/Sek. Sape/Res.Bima Kota/Polda NTB. Hari Senin Tanggal, 25 Januari 2022.

korban pelapor adalah Marlia 58 tahun alamat : Dusun Due RT 009/004 Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

pelaku Supardin Arifin 42 tahun Alamat: Dusun Wo’di RT 015/08 Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Barang Bukti yang di sita oleh Polisi adalah 1(satu) buah parang dan Pakaian pelaku saat kejadian

Kronologis kejadian pada saat pelapor sedang buang air besar (BAB) di sungai Desa Parangina,kemudian pelaku yang sudah dalam keadaan telanjang mendatangi korban dari arah belakang.

Sembari pelaku mengatakan kepada korban kasih sedikit saja menggunakan bahasa daerah (bima).

Kemudian korban berteriak dengan harapan orang disekitar mendengar teriakan korban,kemudian pelaku melarikan diri.

Tidak berselang lama pelaku dapat diamankan oleh warga sekitar dan pelaku sempat dihakimi oleh warga yang kemudian dapat diamankan oleh personel Polsek Sape.

Kemudian guna terjaganya Kamtibmas tetap kondusif Tim Puma ll menuju Polsek Sape dan selanjutnya membawa dan mengamankan pelaku beserta Barang Bukti ke Polres Bima Kota. (***)

Polisi Evakuasi Mayat Pinggir Pantai Soro Barat Kempo

Ilustration

Bimantika.net Adanya penemuan Mayat seorang laki-laki membuat kaget warga Desa Soro Barat Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu (24/1/2022).

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dan melalui Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akhmad Marzuki menyebutkan bahwa Senin Pagi (24/1) sekira pukul 07 : 30 Wita warga dengan identitas SN alias Ferry (43 tahun) Alamat Dusun Pali Desa Soro Barat Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu dalam keadaan meninggal dunia.

Marzuki menjelaskan Kronologis kejadian berdasarkan keterangan dari keluarga korban (Anak korban) bahwa sebelumnya sekitar pukul 17.30 wita korban memberitahukan pada istrinya bahwa dirinya akan pergi ke pantai untuk mengecek perahu atau bot miliknya.

“Perahu itu dilihat untuk ditarik agak kepinggir karena almarhum takut bot atay perahunya tersebut rusak karena adanya cuaca buruk”ungkap Marzuki menirukan kesaksian anak korban.

Dengan belum pulangnya korban tersebut keluarga korban mempertanyakan keberadaan korban yang pergi memeriksa botnya tersebut belum kembali ke rumah,

karena jarak rumah korban dengan bot tidak jauh sekitar 70 meteran, dengan adanya kecurigaan tersebut keluarga korban berusaha melakukan pencarian terhadap korban.

Pada Pukul 20 :40 Wita 4 (empat) orang melakukan pencarian dan sekitar pukul 21.00 wita ke empat orang yang mencari keberadaan korban tersebut menemukan korban dalam keadaan tergeletak menghadap ke atas di pinggir pantai dalam keadaan kaku tidak bernyawa.

Warga yang melihat kejadian itu langsung memberikan laporan pada aparat Kepolisian setempat.

Terkait adanya laporan tersebut Kanit Reskrim Polsek Kempo Aiptu Hasanuddin, S. Sos, dan anggota piket mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim memberikan himbauan kepada pihak keluarga korban agar kiranya pihak korban jika merasa keberatan dengan adanya kejadian ini pihak kepolisian siap melakukan penyidikan lebih lanjut.

“Dan mengharapkan kepada pihak korban untuk tidak terprovokasi dengan isu isu yang tidak jelas sehingga akan menimbulkan situasi Kamtibmas tidak kondusif di Desa Soro Barat”, pungkas Marzuki.

Setelah melakukan klarifikasi keterangan saksi-saksi, petugas lalu membuat surat pernyataan bahwa pihak keluarga tidak bersedia dilaksanakan autopsi terhadap mayat dan menerima bahwa kematian korban disebabkan oleh penyakit ayan yang diderita korban.

Atas dasar tersebut beberapa pihak dari keluarga korban mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian Sektor Kempo yang ikut membantu melakukan evakuasi terhadap jasad korban.

Marzuki dalam keterangan Persnya juga menyebutkan bahwa keluarga korban juga menyampaikan pernyataan sikap bahwa keluarga korban ikhlas menerima kejadian tersebut.

“Keluarga korban menganggap sebagai musibah karena mereka sadar bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit Ayan”. Demikian ungkap Marzuki. (***)

Dukungan Istri Untuk HML Dua Periode

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) boleh dibilang memiliki istri yang selalu memberikan support positif dalam menggapai dan mewujudkan langkah Politiknya menjelang Dua Periode.

Hj. Elly Alwaini Istri Walikota HML sejak 2018 pasca di lantik nya Walikota HML memiliki daya dukung full dalam membantu suaminya di bidang Pemerintahan Kota Bima.

Aktifitas nya sebagai Ketua Tim Penggerak Kota Bima, Ketua Dekranasda Kota Bima, Ketua Bunda PAUD Kota Bima, Ketua PUSPA Kota Bima, Ketua Lasqi Kota Bima dan sejumlah lembaga sosial lainnya yang melekat pada dirinya selaku istri Kepala Daerah benar-benar dijalankannya secara maksimal.

Ada banyak spekulasi yang berkembang di Kota Bima bahwa dengan sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan Umi Elly tersebut membuat banyak penafsiran

Mulai dari Tafsir Umi Elly akan ikut Calon Anggota DPRD Kota Bima Dapil RasanaE Barat dan Mpunda Kota Bima, Hingga penafsiran Umi Elly Mencalonkan dirinya sebagai Walikota Bima 2024.

Namun spekulasi itu terbantahkan karena sampai saat ini Umi Elly belum memikirkan Untuk Berpartai Politik secara resmi.

“Saya hanya membantu pak Walikota saja sebagai Ketua PKK dan belum ada pemikiran ini dan itu soal Politik” itulah jawaban polos dari Umi Elly saat dimintai Tanggapan oleh Media Online Bimantika 25 Januari 2022.

Yang terpenting saat ini bagi Umi Elly adalah bagaimana meningkatkan peran sertanya dalam membangun kota Bima dengan kapasitas yang ada sehingga terwujud Kota Bima yang Berkemajuan.

Setiap ada urusan sosial kemasyarakatan kerap Umi Elly meluangkan waktu dan kesempatannya untuk hadir di acara-acara baik secara resmi maupun secara tidak resmi.

Atas aktivitas ini pulalah membuat keterkenalan Umi Elly di hadapan Publik Kota Bima semakin meninggi.

Dikala warga dirundung bencana banjir dan Kebakaran kerap Umi Elly turun langsung memberikan bantuan baik secara PKK maupun secara pribadi.

Untuk para pemilik Usaha UMKM tidak luput dari perhatian dan atensinya sehingga menambah tingkap popularitas dimata Publik.

Kesalehan sosial yang tinggi menjadikan Umi Elly figur Istri Kepala Daerah di NTB menjadi dikenal secara luas oleh Publik.

Karakter apa adanya dan tidak ada kesan pencitraan membuatnya harus berjalan terus menelusuri rumah-rumah warga sembari memberi bantuan.

Akankah Umi Elly Terjun Langsung dalam Politik 2024 untuk Calon Anggota DPRD Kota Bima atau Walikota Bima ? Wallahu’alam Hanya Waktu yang Bisa Menjawabnya. (***)

99 Anak ikuti Vaksin Merdeka Anak di SDN 01 Teke Palibelo

Bimantika.net Guna Mencegah Penyebaran Virus Covid-19 dan mendukung penuh program pemerintah dalam percepatan penanganan covid-19 Polsubsektor Palibelo Polres Bima, Polda NTB, Menggelar Vaksin Merdeka Anak Tahap Satu di SDN 01 Teke Desa Teke kecamatan Palibelo Kabupaten Bima (24/01).

Kegiatan Vaksin Merdeka Anak 6-11 Tahun yang di ikuti oleh Sekolah Dasar Se kecamatan Palibelo itu dihadiri oleh Camat Palibelo Drs Darwis,dr. Hj.Titien Sumarni Kepala Puskesmas Palibelo,dr. Saiful Bahri, Danpos Ramil Palibelo Pelda Hamdon, Kapolsubsektor Palibelo IPDA Johansyah,Kepala Sekolah SDN Se kecamatan Palibelo, Babinsa Desa Teke Serma Kusnadin, Bhabinkamtibmas Desa Teke Aipda Yusran, Serta bagian Administrasi, dan tim Vaksinasi,

“Vaksin Merdeka Anak Usia 6-11 Tahun di lakukan merupakan bentuk Kepedulian Pemerintah kepada untuk mencegah anak-anak agar imun tubuhnya kuat dan tidak terpapar Virus Covid-19” ungkap Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

Dikatakannya, Baik masyarakat maupun anak -anak Sebelum dilakukan vaksin harus melewati tiga tahapan pertama, Skrining, pencatatan/Observasi baru di Vaksin dengan tujuan untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan.

“Sebanyak 124 Orang Dewasa dan anak anak Yang Hadir 99 Orang Anak divaksin tahap Satu, Dewasa yang divaksin tahap Dua 14 orang,sedangkan Vaksin tahap Tiga 11 Orang dan yang tertunda Delapan Orang” Adib Merinci.

Adapun Rincian Jumlah Dan Vaksin Yang Digunakan P fizer 2 vial, Koronavak Dosis 1 99 Vial dan Koronavak Dosis 2 sebanyak 2 Vial.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, Menghimbau kepada Masyarakat agar tidak mudah Percaya kepada kelompok atau Oknum yang menyebabkan Berita Hoax terkait dengan Vaksin ujarnya. (***)

Bupati IDP : Kopwan Dewi Sartika Harus Menjadi “Warisan”.

Bimantika.net Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi bukan hanya untuk mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU), tapi terbuka peluang untuk mengetahui sejauh mana sehat atau tidak sebuah lembaga koperasi dan kinerja pengurus untuk mampu menjadi pengayom bagi seluruh anggota yang ada.

“Forum RAT juga penting untuk menilai sejauh mana tingkat pengawasan oleh dewan pengawas dan keseluruhan tata kelola koperasi”. Demikian Ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) saat memberikan sambutan pada pembukaan RAT Koperasi Wanita Dewi Sartika Tahun Buku 2021 (24/01) di Aula SMKN 3 Kota Bima.

Dikatakan Bupati, “Kopwan Dewi Sartika harus menjadi warisan berharga dan kebanggaan bagi anggotanya. Oleh karena itu anggota tidak harus langsung melunasi pinjaman, tetapi melakukan cicilan dengan niat baik yang didasari keiklasan untuk membayar angsuran pinjaman”. Harap Bupati

Setiap RAT selalu penting untuk mengingatkan bahwa koperasi ini dibangun dari kebersamaan dan perjuangan segenap pengurus Dharma Wanita terdahulu, masih berjalan sampai hari ini karena kebersamaan seluruh anggota yang ada beserta pengurus.

“Oleh karena itu, ketepatan waktu dan ketaatan membayar pinjaman sangat menentukan sehat tidaknya koperasi untuk hari ini dan ke depan”. Tandas Bupati yang didampingi Asisten I Setda H. Puratman SE, Asisten III Setda Drs. H.Arifudin HMY, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima Drs.Dahlan, Ketua Dekopinda, Ketua Kopwan Dewi Sartika Hj. Maesyarah SE dan para dewan pengawas.

Bupati juga menyinggung pergantian kepengurusan Kopwan Dewi Sartika. “Hari ini akan dilaksanakan pemilihan kepengurusan, para anggota dan pengurus agar menikmati pesta demokrasi dengan sebaik baiknya.

Perlu memilih pengurus yang dianggap mampu bekerjasama membawa koperasi ke arah yang lebih baik

Ketua koperasi Wanita “Dewi Sartika: Hj. Siti Maesyarah SE dalam laporannya pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi tersebut memaparkan berdasarkan data yang ada, sebanyak 1.161 anggota.

Dari 1.161 anggota, terdapat 500 anggota yang aktif, karena itu kehadiran dan partisipasi anggota dalam menopang kegiatan koperasi sangat diperlukan karena kinerja koperasi ditentukan oleh kehadiran para anggota.

“Alhamdulillah perkembangan permodalan Kopwan Dewi Sartika pada tahun ini mengalami kenaikan sebesar Rp 137 juta dari simpanan dan penambahan modal koperasi.

Meski demikian kata Hj. Maesyarah, tantangan koperasi yang dipimpinnya adalah masih adanya tunggakan kredit macet. “Mohon bantuan Bupati Bima selaku pembina, mendorong penyelesaian kredit macet yang dihadapi anggota, antara lain terkait status hukumnya”.

Kinerja keuangan Kopwan Dewi Sartika juga mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari Sisa Hasil Usaha (SHU) yang mengalami kenaikan 6 persen dari Rp. 673,5 juta pada tahun 2020 menjadi Rp.727,2 juta pada tahun 2021. Demikian halnya aset perusahaan senilai Rp 9,5 Milyar pada tahun 2021 menjadi Rp. 9,6 milyar pada tahun 2022″. Terang Mantan Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima ini.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan beasiswa kepada enam orang pelajar SMA dan enam orang pelajar SMP. (***)

Bupati Bima : “Budidaya Azolla, Inovasi DKP Kabupaten Bima”

Bimantika.net Silaturahmi dan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bima, selain diisi dengan arahan kepada para karyawan dan karyawati yang mengabdi pada perangkat daerah tersebut, juga dimanfaatkan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE.

Ikut hadir dengan Asisten I Setda H. Putarman SE dan Asisten III Setda Drs. H. Arifudin HMY untuk melakukan launching budidaya tanaman Azolla dan launching gerai (outlet) Toko Tani Indonesia (TTI) atau Toko Mitra Tani ( TMT) yang dibangun di instansi tersebut.

Dihadapan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima Ir. H. Muhammad Natsir, Sekretaris DKP Zaharudin ST, M.Si beserta jajaran, Bupati yang menyampaikan arahan setelah melakukan peninjauan budidaya tanaman azolla,

Tanaman sayuran pola hidroponik dan toko tani di areal kantor DKP mengatakan, panen azolla yang dibudayakan di halaman belakang kantor DKP merupakan inovasi yang dapat memberikan stimulan kepada masyarakat agar tidak hanya terpaku pada jenis yang selama ini biasa ditanam dan budidayakan di pekarangan masing-masing.

Inovasi seperti inilah yang diharapkan untuk dapat terus ditumbuh kembangkan melalui beragam program yang ada di DKP. Upaya ini penting karena secara geografis kita berada di wilayah tengah menuju timur Indonesia yang memiliki keterbatasan sumber daya manusia dan menjadi tantangan utama.

“Tantangan dan keterbatasan ini yang harus memberikan motivasi kepada kita untuk memiliki inovasi yang dapat dimanfaatkan di lingkungan sekitar secara maksimal”. Ungkap Bupati.

Ditambahkan Bupati, melihat sejumlah terobosan program dan kegiatan DKP, saya mengapresiasi penataan kantor Dinas Ketahanan Pangan dan berharap semoga semua perangkat daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima bisa memiliki pekarangan yang asri.

Tidak hanya ditanami pepohonan dan tumbuhan agar semakin hijau tetapi juga beragam sayuran yang sehat dan memiliki nilai jual tinggi.

“Tidak hanya di lingkungan kantor, DKP juga melalui Kelompok Kerja (POKJA) TP. PKK dapat mendorong dan mengajarkan Ibu-ibu memanfaatkan pekarangan untuk melakukan budidaya sayuran dan tanaman buah agar dapat membantu ekonomi keluarga dan meningkatan gizi keluarga”Imbuh Bupati.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima Ir. H. Muhammad Natsir memaparkan kegiatan budidaya tanaman Azolla. “Pada tahun 2022, DKP untuk pertama kalinya mengadopsi konsep pertanian keluarga melalui budidaya Azolla Mikrophilla dan Talas.

“Azolla bermanfaat sebagai pupuk organik, pakan ternak dan ikan dengan tingkat pertumbuhan hingga 30 persen per hari. Sedangkan talas merupakan salah satu bahan pangan lokal yang perlu ditingkatkan produksinya sebagai bahan pangan pengganti nasi. Selain umbinya, daun talas juga bernilai ekonomis dan menjadi salah satu komoditi ekspor yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat”. Jelas mantan Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bima ini.

Pada pertemuan dengan Bupati tersebut, Natsir juga menjelaskan tata niaga komoditi pangan. Dalam tata niaga pangan saat ini, DKP Kabupaten Bima mendorong pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM) melalui kegiatan Toko Tani Indonesia (TTI) untuk menjaga harga wajar ditingkat produsen serta mempermudah aksebelitas pasokan harga ditingkat konsumen.

“Upaya ini dapat memberikan kontribusi dalam kelancaran distribusi pangan, pemasaran komoditas pangan ke masyarakat dengan harga yang terjangkau, ketersediaan pasokan dan kemudahan akses dalam mendapatkan pangan yang murah. Keberadaan TTI diharapkan mampu memperpendek mata rantai distribusi komoditas pangan yang dipasarkan sehingga harga dapat selalu dikendalikan lebih rendah daripada harga pasar pada umumnya”. Jelas Natsir.

Disamping itu, perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat menuntut kemampuan menyesuaikan perkembangan tersebut dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Karena itu DKP menyediakan sistem informasi perdagangan elektronik pangan pokok dan strategis berbasis Teknologi Informasi. Sistem ini akan memudahkan transaksi antara kelompok tani dan TTI. Untuk itu, awal tahun 2022 inidibentuk TTI yang berpusat di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima”. Pungkasnya.(***)