Bhabinkamtibmas Donggobolo Terus Lakukan Pantau Wilayah

Bimantika.net Untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di wilayah desa binaannya, Bhabinkamtibmas Desa Donggobolo Polsek Woha melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif salah satunya dengan kegiatan sambang dan cek pos kamling.

Seperti yang dilakukannya Dini hari ini dengan melaksanakan patroli sambang poskamling di wilayah desa Donggobolo, (9/6/21) jam 23.45 wita. Dalam sambangnya,

Bhabinkamtibmas Bripka M. Saleh melaksanakan Dialog dengan petugas ronda sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas agar Meningkatkan kewaspadaan terhadap para pelaku kejahatan ” tidak lupa juga bhabinkamtibmas menyampaikan antisipasi penyebaran Covid-19 dengan selalu menerapkan 5 M dimana dan kapanpun” pungkasnya

Bripka M Saleh mengatakan Poskamling masih sangat efektif dalam menjaga kamtibmas di wilayah. Jika mengetahui sesuatu hal yang mencurigakan atau kejadian menonjol, petugas ronda agar segera melaporkan kepada Polsek maupun polres

Kegiatan patroli sambang ini merupakan salah satu kegiatan rutin Bhabinkamtibmas dalam upaya menghidupkan kembali kegiatan siskamling dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19.(***)

Kemen Kominfo Adakan Sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital

Bimantika.net Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika mengadakan Sosialisasi Gerakan Literasi Digital Nasional selama Bulan Juni secara daring pada 10 kabupaten/kota Se-NTB dalam 44 kali virtual mulai Senin (7/6) sampai dengan Rabu (30/6).

Pada sesi pembukaan, Kamis (10/6) Presiden RI H. Joko Widodo juga turut memberikan sambutan secara daring dalam kegiatan gerakan literasi digital nasional ini.

Bupati Bima yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bima Fahrurahman SE, M.Si mengatakan, “penggunaan internet dan ruang digital yang kian massif dan menjangkau hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat memiliki sisi positif dan sisi negatif tidak hanya memberikan manfaat bagi penggunanya, namun juga membuka peluang terhadap beragam persoalan.

“Kurangnya kecakapan digital dalam menggunakan perangkat teknologi informatika dan lemahnya pemahaman akan pentingnya budaya digital berpotensi menciptakan ruang digital yang tidak memberikan kenyamanan karena terdapat banyak konten negatif”.

Oleh karena itu lanjutnya, “sosialisasi Gerakan Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi wahana yang amat penting. Sebab, melalui literasi digital ini seluruh elemen masyarakat akan memiliki kemampuan yang luar biasa untuk berpikir, belajar, berkomunikasi, bekerja sama, serta berkarya”. Urainya.

Webinar Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 mengangkat tema Indonesia Makin Cakap Digital yang dipandu Jhoni Chandra ini menghadirkan beberapa Key Opinion Leader Aflya Fisca Alycia dan empat narasumber yaitu Josephine Brightnessa (Marketing Manager Digital Apps Transportation), Richy Hendra (Senior Security Consultant PT. Maxplus).

Narasumber lainnya, Hj Rostiati Dahlan S.Pd (Ketua TP. PKK Kabupaten Bima/ Ketua Dekranasda) yang memaparkan Tantangan & Solusi Lokal Brand untuk Bersaing Di Pasar Digital dan Suryadin SS. M.Si (Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Diseminasi Informasi Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Bima) yang menyajikan topik “Bijak Sebelum Mengunggah di Media sosial)

Sebanyak 4 pilar mencakup keterampilan digital, etika digital, budaya digital dan keamanan digital dengan total 27 topik pembahasan dalam sosialisasi ini.(**)

Duta Genre Kota Bima dibentuk, FKDM Nilai Solusi Maraknya Permasalahan Remaja Kota Bima

Oleh : Gufran Muhidin, SH,. CIL *)

Bimantika.net Kehadiran Duta Generasi Berencana (GenRe) di Kota Bima memegang peran penting untuk menyosialisasikan bahwa keluarga adalah segala-galanya. Genre adalah suatu program dari singkatan “Generasi Yang Punya Rencana” yang diluncurkan oleh pemerintah lewat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Program GenRe adalah program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa dikalangan generasi muda. Program GenRe merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa.

Saya selaku Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bima Gufran Muhidin, SH. CIL mengapresiasi dan mendukung penuh atas kehadiran Duta Genre dan dinobatkannya Hj. Ellya H.M. Lutfi sebagai Bunda Genre Kota Bima. Ini merupakan langkah solutif dan tepat sebagai kewaspadaan dini terkait maraknya permasalahan remaja di kota bima saat ini.

Keberadaan duta Genre sekaligus menekan maraknya permasalahan remaja, dan yang yang paling menonjol adalah permasalahan seputar seksualitas. Persoalan HIV/AIDS di Kota Bima. Penyalahgunaan narkoba dan rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan usia kawin pertama yang relatif masih rendah, masih menimpa remaja, sehingga peran duta Genre perlu didukung penuh dan terus digiatkan.

Kami Apresiasi instansi DPPKB Kota Bima yang telah membentuk dan menghadirkan Duta Genre di Kota Bima. Harapan kami keberadaan Duta Genre ini bukan sekedar seremonial kegiatan saat ini saja, ditunggu aksi nyatanya di lapangan. Menuju Remaja Kota Bima yang berkarakter dan berbudaya.

Gufran Muhidin, SH. CIL
Ketua FKDM Kota Bima

Usai Penobatan Bunda Genre, DPPKB Langsung Gelar Audisi Duta Genre Kota Bima

Bimantika.net Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) hari ini Kamis (10/6/2021) menyelenggarakan kegiatan Penobatan Bunda Genre (Generasi Berencana,red). Sesaat kemudian dilanjutkan dengan Kegiatan Seleksi Duta Genre Kota Bima.

Kepala Dinas DPPKB Kota Bima, Hj. Nurjannah, S. Sos menyebutkan usai Prosesi penobatan Bunda Genre oleh Pak Walikota Bima kepada Hj. Ellya Alwaini HML, SE selaku ketua Tim PKK Kota Bima berjalan lancar langsung digelar seleksi Duta Genre Kota Bima.

“Sesaat selesai kegiatan penobatan Bunda Genre langsung ditindaklanjuti dengan kegiatan Audisi atau seleksi Duta Genre Kota Bima” ungkap Dae Jana Sapaan akrab Kepala Dinas DPPKB Kota Bima.

Kegiatan seleksi dan audisi Duta Genre Menurut Dae Jana adalah semoga dalam kegiatan Audisi Duda GenRe dan Penobatan Bunda Genre ini agar Generasi Remaja menjauhi Seks bebas, Pernikahan Usia Dini dan penyalahgunaan zat aditif dan Narkoba.

“Hal ini bukan hanya program pemerintah saja yang melarang, tapi agama pun melarang hal tersebut” ungkap Kadis DPPKB.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyampaikan pesan moral pada seluruh warga masyarakat Kota Bima utamanya Kaum Muda Millenial yang mengikuti audisi Duta Genre agar menjadikan kegiatan positif ini lebih bermanfaat untuk menata masa yang akan datang.

Menurut Walikota HML bahwa Kegiatan Audisi Duta Genre Kota Bima sangat bermanfaat untuk kaum Muda Millenial dalam menata dirinya dalam bingkai meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dengan kegiatan ini tentu generasi muda memetik manfaatnya dan adanya kegiatan ini diharapkan pemuda menjadi pelopor dalam segala hal dan bisa terhindar dari pengaruh buruk seks bebas dan narkoba” demikian Ungkap Walikota HML. (Dae)

Umi Elly Dinobatkan Bunda Genre Kota Bima, GP Ansor Apresiasi

Kepala Dinas DPPKB Kota Bima Hj. Nurjannah, S. Sos saat Menyerahkan Buket pada Bunda Genre Kota Bima Hj. Ellya Alwaini HML, SE

Bimantika.net Pada momen dinobatkannya Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya H.M. Lutfi sebagai Bunda Generasi Berencana (Genre) Kota Bima yang dilaksanakan pada Kamis 10 Juni 2021 bertepatan dengan Peringatan Hari Kontrasepsi sedunia dan Lomba Duta Genre se- Kota Bima di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima, Khairunnas Wakil Ketua PC GP Ansor Kota Bima sebagai salah satu peserta mengapresiasi sekaligus merasa bangga dan mendukung penuh dengan program Generesi Berencana Nasional ini.

“Sosok Hj. Ellya H.M. Lutfi yang juga Ketua TPP PKK Kota Bima yang telah dinobatkan sebagai Bunda Genre Kota Bima adalah figur yang tepat dan bersahaja. Selain kepribadian beliau yang keibuan dan ramah senyum”, ujar Khairunnas.

Diharapkan dengan dinobatkannya Hj. Ellya HM Lutfi sebagai Bunda GenRe dapat menjadi motivator generasi Kota Bima dalam berperilaku positif dan terhindar dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas.

Program Generasi Berencana (GenRe) seperti inilah yang dibutuhkan untuk membina dan mengarahkan para remaja muda-mudi Kota Bima ke depan.

“Kami GP Ansor sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan pemuda di Kota Bima juga menitikberatkan fokus utama kami adalah pembinaan dan mendidik generasi muda yang memiliki ahlakul karimah, terhindar dari bahaya narkoba dan zat adiktif lainnya”, ungkap Khairunnas.

Kepada Duta Genre terpilih, Hj. Ellya berharap bisa mewakili Kota Bima untuk melaksanakan tugas-tugasnya terutama dalam menyosialisasikan program-program keluarga berencana ditambah mempromosikan budaya dan wisata Kota Bima di tingkat nasional.

Dalam kegiatan Penobatan Bunda GenRe Hj Ellya HM Lutfi didampingi Kepala DPPKB Kota Bima Ibu Nurjanah, S.Sos. Hadir pula Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE yang juga secara langsung menyematkan selendang Bunda Genre Kota Bima kepada Hj. Ellya HM. Lutfi disaksikan peserta lomba duta Genre se- Kota Bima.

Walikota Kota Bima dalam sambutannya menyampaikan, Hj. Ellya dianggap sebagai sosok ibu, sosok bunda yang selalu siap mendengarkan dan memperhatikan remaja generasi berencana di Kota Bima dan menjadi motivator bagi para remaja agar berperilaku positif dan terhindar dari perilaku menyimpang.

“Semoga Bunda GenRe Kota Bima dapat menjadi sosok Kartini masa kini yang dapat menjadi tumpuan harapan mereka para remaja, tempat curhat, tempat mengadu, serta bisa memberikan nasehat kepada remaja Kota Bima”, harap Wali Kota.

Hj. Ellya HM Lutfi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada DPPKB Kota Bima dan Generasi Berencana Kota Bima yang telah mempercayakan dan menobatkan dirinya sebagai Bunda Genre Kota Bima.

“Terima kasih, ini menjadi tanggung jawab cukup besar bagi saya, karena pertanggungjawabannya tidak hanya di dunia tetapi di akhirat. Doakan semoga saya sehat dan kuat menjalankan tugas ini semuanya bertujuan bagaimana masyarakat kita di Kota Bima terkhusus generasi muda menjadi generasi yang sehat, kuat dan mandiri,” ucapnya.

Kepala Dinas DPPKB Kota Bima, Hj. Nurjannah, S. Sos menyebutkan bahwa kegiatan Penobatan Bunda Genre Oleh Walikota Bima berjalan lancar dan khidmat.

“Prosesi penobatan Bunda Genre oleh Pak Walikota Bima kepada Hj. Ellya Alwaini HML, SE selaku ketua Tim PKK Kota Bima berjalan lancar penuh khidmat.

DPPKB pun menyelenggarakan kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan buket oleh Kepala Dinas ĎPPKB Kepada ketua tim penggerak PKK kota Bima yang sudah di nobatkan sebagai Bunda Genre Kota Bima.

“Penyerahan Buket dari Dinas DPPKB sebagai tanda ucapan selamat menjadi Bunda Genre Kota Bima kepada Umi Elly” demikian Ungkap Hj. Nurjannah, S. Sos. (***)

Umi Elly Di Nobatkan Jadi Bunda Genre Kota Bima

Bimantika.net Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) hari ini Kamis (10/6/2021) menyelenggarakan kegiatan Penobatan Bunda Genre.

Kepala Dinas DPPKB Kota Bima, Hj. Nurjannah, S. Sos menyebutkan bahwa kegiatan Penobatan Bunda Genre Oleh Walikota Bima berjalan lancar dan khidmat.

“Prosesi penobatan Bunda Genre oleh Pak Walikota Bima kepada Hj. Ellya Alwaini HML, SE selaku ketua Tim PKK Kota Bima berjalan lancar penuh khidmat.

DPPKB pun menyelenggarakan kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan buket oleh Kepala Dinas ĎPPKB Kepada ketua tim penggerak PKK kota Bima yang sudah di nobatkan sebagai Bunda Genre Kota Bima.

“Penyerahan Buket dari Dinas DPPKB sebagai tanda ucapan selamat menjadi Bunda Genre Kota Bima kepada Umi Elly” demikian Ungkap Hj. Nurjannah, S. Sos.

Nurjannah, S. Sos mantan Camat RasanaE Barat ini menjelaskan juga bahwa kegiatan penobatan Bunda Genre langsung ditindaklanjuti dengan kegiatan Audisi Duta Genre Kota Bima.

“DPPKB langsung menyelenggarakan Audisi Duta Genre Kota Bima” demikian Ungkap Dae Jana Sapaan akrabnya.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyampaikan pesan moral pada seluruh warga masyarakat Kota Bima utamanya Kaum Muda Millenial yang mengikuti audisi Duta Genre agar menjadikan kegiatan positif ini lebih bermanfaat untuk menata masa yang akan datang.

Menurut Walikota HML bahwa Kegiatan Audisi Duta Genre Kota Bima sangat bermanfaat untuk kaum Muda Millenial dalam menata dirinya dalam bingkai meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dengan kegiatan ini tentu generasi muda memetik manfaatnya dan adanya kegiatan ini diharapkan pemuda menjadi pelopor dalam segala hal dan bisa terhindar dari pengaruh buruk seks bebas dan narkoba” demikian Ungkap Walikota HML. (Dae)

Garam : Dari Majapahit hingga Milenium (2)

Oleh : Khairuddin Djuraid *)

Bimantika.net Kisah garam nusantara terbentang jauh sejak masa kerajaan Majapahit. Inilah salah satu komiditi yang dikuasai dan diperdagangkan oleh Belanda sejak kehadirannya di bumi pertiwi. Era tanam paksa (cultuur stelsel) garam dimonopoli oleh Belanda bekerjasama dengan raja raja lokal. Seperti di Madura, pengelolaanya disubkontrakkan kepada orang Tionghoa dengan mempekerjakan pribumi. Dan pada masa ini pajak garam mulai diterapkan. Akibatnya banyak petambak garam yang gulung tikar dan produksi menurun.

Perubahan kebijakan Belanda ke Politik Etis ikut mempengaruhi usaha garam. Walaupun masih dimonopoli oleh Belanda, namun era politik etis mulai diperkenalkan teknologi pengolahan dan manajemen pengelolaan. Saat itulah mulai dibangun pabrik garam dengan teknik baru pembuatan garam briket. Juga dibenahinya tata produksi dan tata niaga, kebijakan ini membuahkan hasil positif.

Pasca Indonesia merdeka, muncul semangat anti penjajahan yang melahirkan kebijakan nasionalisasi. Salah satu badan usaha yang dinasionalisasi adalah perusahaan garam. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengelola dan mengolah garam. Mulai dari perubahan status Perusahan Negara menjadi Perusahaan Umum tahun 1981, hingga menjadi Perseroan Terbatas 1991.

Perusahan Garam merupakan salah satu perusahaan BUMN yang sejak periode awal kemerdekaan sudah menunjukkan kondisi yang tidak sehat. Sehingga memaksa pemerintah untuk menempuh berbagai kebijakan untuk memenuhi kebutuhan garam (masyarakat dan Industri).

Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dan merupakan garis pantai terpanjang kedua di dunia, dengan luas perairan laut mencapai 5,8 juta kilometer persegi, yang merupakan 71% dari keseluruhan wilayah Indonesia. Keunggulan lainnya adalah ketersediaan matahari rerata 6-8 jam sehari dengan suhu hingga 38 celcius.

Namun berkah alam saja bukan syarat mutlak untuk menjadi negara swasembada garam. Amerika Serikat dan China adalah produsen sekaligus importir terbesar garam. Belanda negeri dengan luas 41. 543 km persegi dengan perairan 18,41 persen dari total luas wilayah merupakan eksportir garam terbesar tahun 2015-2016.

Berdasarkan fakta tersebut diatas, maka negeri khatulistiwa ini semestinya bisa menjadi penghasil garam dunia. Namun kenyataan berbicara lain. Setiap tahun Indonesia justru impor garam dengan kuota yang semakin meningkat. Tahun 2021 kebutuhan garam nasional 4,6jt ton, sementara kemampuan produksi dalam negeri 2,1jt ton.

Terkait hal tersebut diatas, ada beberapa kendala yang harus dibenahi, agar bisa bersaing dan menjadi tuan di negeri sendiri. Yakni, Teknologi, luas areal tambak, Proses produksi, produktivitas, mutu garam, iklim dan kelembapan.

Inilah yang mesti dibenahi pemerintah dan masyarakat agar kita bisa menjadi negara atau wilayah yang maju. Agar kelak nasib garam tetap tidak se-asin rasanya dan di “sia sia” kan.

(Bersambung)

Khairuddin Juraid
Korwil Bapilu NTB 1 DPP Partai Golkar

Figur yang meng Gelora kan Arah Baru

Oleh : Darussalam *)

Bimantika.net Disaat simbol simbol gelora yang dikemas dalam berbagai bentuk kreatifitas hadir diruang public terutama dunia virtual. Diluar dugaan respon public secara natural penuh sikap apresit dan partisipatis menyambut berbagai siar kreatif dari generasi generasi yang kemudian memilih menjadi penentu arah baru daerah dan Indonesia melalui partai GELORA INDONESIA Kota Bima.

Realitas tersebut tentu saja sangat membahagiakan tetapi juga sangat mengejutkan untuk sebuah partai baru yang mendedikasikan diri sebagai ruang besar yang membuka diri dan mengajak semua pihak untuk ambil bagian sebagi penentu arah baru daerah dan Indonesia khususnya di Kota Bima.

Ketertarikan kaum milenial atau kaum muda yang sebelumnya masih apriori dengan perjuangan partai politik tentu dipengaruhi oleh banyak faktor , mulai dari kejumutan terhdap kondisi yamg ada termasuk kondisi partai partai politik yang dianggap belum mampu mewakili ekspetasi kaum milenial, visi besar Partai Gelora yang ingin ” Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil, Makmur dan Menjadi Bagian dari Kepemimpinan Dunia ” yang dianggap sebagai jawaban atas tuntutan kondisi dan kebutuhan zaman. Serta yang jauh lebih menarik simpatik public terutama pada kalangan cerdik pandai dan kaum muda terdidik adalah kefiguran Ketua Partai Gelora Kota Bima yaitu Dedi Mawardi, ST, MT.

Figur beliau menjelma menjadi magnit yang luar biasa. Karena kefigurannya dianggap cukup komplit dalam menjawab tuntutan dan kebutuhan zaman untuk sebuah partai modern diera yang semakin membutuhkan figur figur yang memiliki dedikasi yang teruji seperti sekarang ini.

Misal saja pada latar belakang pendidikan. Figur Ketua Gelora merupakan satu satunya sosok ketua partai politik dengan jenjang pendidikan yang komplit dibandingkan dengan lainnya.

Demikian halnya dalam soal kapasitas, kapabilitas dan kredibilitasnya. Ketua Gelora Kota Bima sangat dikenal dengan kecerdasan yang multi talen selain sangat sangat piawai dalam soal kebijakan public karena memang puluhan tahun aktif sebagai aktor pada NGO yang konsen tersoal kebijakan public khususnya di wilayah Bima, sehingga tidak mengherankan bila figur beliau juga sangat makan asam garam dalam soal kebijakam kebijakan public dan berbagai hal terkait dengan urusan kepemerintahan.

Gagasan gagasan dan karya karyanya baik sebagai aktor NGO maupun sebagai seorang arsitek sangat banyak diimplementasikan di daerah ini baik oleh pemerintah maupun oleh swasta serta dirinya sendiri. Kapasitas serta kapabilitas serta kepribadian yang sangat hambel dengan siapa saja, membuat figur Ketua Partai Gelora Kota Bima dikenal sangat bisa diterima dikalangan apapun baik tua maupun muda.

Kecerdasan dan kepribadian yang baik ini tentu juga sangat dipengaruhi oleh genetika atau nasab yang memang dikenal dengan salah satu nasab sangat baik diwilayah Bima.

Figur alumni UII ( Universitas Islam Indonesia ) tersebut, memang terlahir dari keluarga yang telah memiliki garis kepemimpinan yang jelas. Beliau terlahir sebagai cucu dari salah satu Ulama besar Bima yaitu Tuan Guru H. Abubakar Husen dan anak pertama dari Wakil Walikota Bima pertama. Sehingga tidaklah berlebihan bila ada yang menimpulkan bahwa Dedi Mawardi sebagai Ketua Partai Gelora memiliki nasab kepemimpinan yang sangat sangat jelas.

Bahkan satu fakta sejarah yang mungkin belum banyak diketahui oleh public tentang karya karya dari Ketua Partai Gelora adalah LOGO Kota Bima saat ini merupakan karya tangan dan kecerdasannya ketika masa awal pembentukan Kota Bima beberapa tahun silam.

Jadi tidak berlebihan dan sangat sangat beralasan ketika respon public terutama dikalangan kaum milenial dan kaum terdidik serta cerdik pandai menilai bahwa figur Ketua Partai Gelora Kota Bima berbeda dengan figur figur lainnya dan memiliki kelebihan yang cukup baik dari figur figur politik lainnya.

Kelebihan dan potensi personal yang dimiliki oleh Ketua Partai Gelora Kota Bima, tentu saja menjadi berkah tersendiri bagi partai Gelora Kota Bima. Demikian juga bagi banyak orang yang memiliki ekspetasi tentang arah baru daerah, yang kemudian ekspetasi besar itu kemudian disematkan pada pundak figur Ketua Partai Gelora Kota Bima.

Bahkan dengan potensi yang ada baik pada figuritas ketua Gelora, pengurus hingga simpatisan gelora yang nota bene kaum milenial dan kaum muda dari berbagai latar belakang profesi. Memiliki potensi sebagai partai politik yang diperhitungkan sebagai partai baru yang akn mampu merebut hati dan simpati masyarakat Kota Bima.

Meski demikian sebagai partai baru, tentu saja semua potensi dan kelebihan yang dimiliki oleh Partai Gelora Kota Bima, semakin memberikan energi besar untuk tetap focus melakukan kerja keras, kerja politk yang akan menawarkan gagasan dan konsep baru sehingga menjadikan partai Gelora sebagai partai pilihan yang akan menghadirkan satu bentuk partai politik modern dalam menjawab tuntutan zaman yaitu Arah Baru Daerah dan Indonesia.

*) Penulis : Darussalam
Sekretaris Partai Gelora Kota Bima

Terima Kepala TVRI NTB, Bupati IDP Sebut Selalu Harmonis Komunikasi Dengan Media

Bimantika.net Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) menerima kunjungan Road Show, Kepala TVRI Wilayah NTB, Sanny Damanik, S.Pd.,M.I.KOM, di Pendopo Bupati Bima, Rabu, 9 Juni 2021, pagi.

Pertemuan berlangsung khidmat selama satu setengah jam. Bupati Umi Dinda mengatakan Pemerintah Daerah, intens menjalin Komunikasi dengan Media, baik media Cetak maupun media Online.

Atas nama pribadi dan Pemerintah, Bupati siap bersinergi dan berkolaborasi. Terutama dengan media TVRI.

Bupati berharap, media TVRI NTB selalu intens untuk mengekspos potensi Daerah, terutama Potensi sektor Pariwisata.

Sementara itu, Kepala TVRI NTB, Sanny Damanik mengatakan, kehadiranya bersama rombongan untuk menjalin kerjasama.

Membuka peluang dan membangun sinergitas dengan Pemerintah.

Dijelaskan Sanny, apa pun yang berkaitan dengan Kegiatan Pemerintahan siap mendukung. (***)

Atas Kesuksesan Walikota Membangun Kota Bima, PBB Siap Antar HML Menuju Dua Periode

Bimantika.net Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bima, Syamsuddin, S. Sos saat di wawancarai Media Cetak dan Online Bimantika pada Rabu (9/6/2021) menyebutkan Bahwa PBB selaku Partai Politik Pengusung Walikota dan Wakil Walikota Bima pada Pilkada Kota 2018 silam Mengapresiasi keberhasilan yang ditorehkan oleh Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Syam Sapaan akrab Ketua DPC PBB Kota Bima menyatakan bahwa apresiasi yang mendalam pada keberhasilan Walikota HML membangun Kota Bima diantaranya mampu memberikan perhatian penuh pada sarana ibadah Ummat Islam.

“Dengan Dikucurkannya Anggaran untuk oembangunan Masjid dan Musholla Milyaran rupiah itu adalah bentuk keberpihakan Walikota HML dalam ikut serta memakmurkan Masjid dan Musholla di Kota Bima” ujarnya.

Lebih lanjut Syam menyampaikan bahwa Keberadaan Masjid Raya Kota Bima pum menjadi apresiasinya atas kinerja Walikota HML yang juga ikut memberikan dana hibah pada Masjid Kebanggan Warga Bima secara Menyeluruh tersebut

“Masjid Raya Kota Bima bukan saja kebanggan warga Kota Bima melainkan kebanggaan masyarakat Kota dan Kabupaten Bima juga menjadi prioritas yang sudah Walikota HML Kucurkan anggarannya” ungkap Syam.

Dirinyapun apresiasi atas Terbangun dengn Megahnya Masjid H.M.Nur Latif Pemkot Bima sebagi rasa bangga pada Almarhum Walikota Bima H. M. Nur A. Latif yang sudah meletakkan pondasi awal Pembangunan Kota Bima.

“Rasa haru dan bangga kami dari PBB Pak Walikota HML mendirikan satu Masjid Megah di Kompleks Kantor Walikota Bima lalu diberi nama Masjid H.M.Nur A Latif adalah sebuah penghargaan yang monumental buat almarhum Walikota Bima Periode Pertama terbentuknya Pemerintahan Kota Bima dari Kota Administratif Tahun 2003 lalu” demikian Ungkap Syam.

Lebih jauh Syam mengungkapkan Selain sisi Keagamaan, sisi Kesehatan pun Walikota HML menorehkan sejarah tinta emas dengan dibangunnya Puskesmas Secara Rumah Sakit yang sudah berdiri dengan Megahnya di Kelurahan Dara Kecamatan RasanaE Barat dan Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda dan Kecamatan RasanaE Timur.

“Langkah maju ini wajib kami sebagai partai pengusung memberikan apresiasi yang amat sangat dalam” ujarnya.

Selanjutnya Syam beberkan bahwa Pembagian HP Android untuk Seluruh Ketua-ketua RT se Kota Bima dalam menunjang komunikasi intensif antara warga dan Pemerintah adalah program yang menyentuh langsung urusan kerakyatan secara nyata dan menyeluruh.

“Janji Politik Walikota HML beliau tunaikan, ini adalah bentuk konsistensinya Walikota HML dalam Komitmennya memajukan Kota Bima” ujarnya.

Dirinya pun tidak mampu menguraikan satu persatu kesuksesan itu, termasuk meningkatkan gaji Honorer K2 pun Sudah Walikota HML Realisasikan.

Dalam Hal Keamanan dan ketertiban Warga Kota Bima, Walikota HML memberikan Hibah Motor Trail untuk operasional Personil Seluruh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Se Kota Bima.

“Pemberian motor Hibah kepada institusi TNI dan Polri dalam mendukung stabilitas keamanan kota Bima adalah langkah maju yang diambil oleh Walikota HML untuk menciptakan kondisi yang kondusif di Kota Bima” ujarnya

Atas banyaknya Realisasi Program pro Rakyat tersebut, yang tidak mampu lagi diuraikannya satu persatu, Dirinya Pun Selaku Ketua DPC PBB dan Seluruh Perangkat PBB hingga Ranting berkomitmen saat kegiatan Pelantikan 5 Pengurus PAC (Kecamatan) PBB Se Kota Bima bahwa PBB akan siap kembali mengusung Walikota HML untuk maju di Pilkada 2024.

“Atas kesuksesan yang di torehkan oleh Walikota HML tersebut, PBB secara kelembagaan akan kembali bersama HML Menuju Dua Periode pada Pilkada 2024 mendatang” demikian Tegas Ketua DPC PBB Kota Bima. (Advetorial)