Pendiri Ponpes Fitrah Abdul Malik Bima Apresiasi Kinerja Kapolri

Bimantika.net Tokoh Agama sekaligus Pendiri yayasan pondok pesantren Fitrah Abdul Malik Bima NTB, Drs. KH. Fitrah Abdul Malik mengapresiasi sejumlah program prioritas yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Saat bersilarurrahim pada hari Kamis (20/5/2021)
Sebagai tokoh agama pondok pesantren kecamatan woha ini merasakan betul kinerja Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Fitrah Abdul Malik juga mengatakan dalam program prioritas Kapolri yang disebut Presisi, yakni Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan membuat reformasi lebih baik di tubuh Polri.

“Semuanya direalisasikan dalam program 100 hari kinerjanya sebagai prestasi Kapolri,” ujar Fitrah Abdul Malik

Ia mengatakan, salah satu capaian yang menonjol yakni dalam hal penanganan pencegah penyebaran virus corona.

“tambahnya Dengan adanya 16 program prioritas Kapolri, kami merasakan pelayanan Polri khususnya di Polres Bima semakin baik, inovatif dan semakin modern dengan mengunakan sistem aplikasi yang terintegrasi, sehingga dapat mempermudah warga masyarakat ketika membutuhkan pelayanan Polri”, ujarnya.

Fitrah Abdul Malik berharap, agar 16 program prioritas Kapolri ini tetap dipertahankan bahkan bila perlu ditingkatkan, sehingga diharapkan dapat lebih meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, dan kinerja untuk terus ditingkatkan oleh seluruh jajaran Kepolisian di bawah kepemimpinan Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo agar Kepolisian bekerja sebagai mana fungsinya sebagai penegak hukum dan pelindung masyarakat, tuturnya. (***)

BAN PT Tetapkan IAIN Bima Memenuhi Sarat

Bimantika.net Ketua Komite Pendirian Kampus IAIN Bima, Prof. Dr. H. Muhammad, M. Pd, MS saat di konfirmasi media cetak dan online Bimantika Kamis (20/5/2021) menyebutkan bahwa Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi menetapkan IAIN Bima memenuhi Sarat minimum akreditasi untuk pembukaan program studi baru.

Menurut Profesor Asal Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima ini bahwa pihaknya mengajukan surat Nomor B-1087/DJ.I/Dr.I.III/PP.07/04/2021 tanggal 14 April 2021 terkait permohonan memenuhinya syarat minimum akreditasi membuka program studi baru.

Prof Muhammad yang juga sebagai Purek lll Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram in menjelaskan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menetapkan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bima melalui rapat pleno Dewan Eksekutif.

Penetapan kampus Negeri ini berdasarkan syarat perguruan tinggi peringkat akreditasi baik setelah diterbitkannya keputusan menteri dan program studi tersebut telah tercatat pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-DIKTI) pada Tanggal 17 Mei 2021.

Menurut Profesor Muhammd bahwa Pengakuan BAN PT yang ditandatangani oleh Direktur Dewan Eksekutif Prof. DR. T. Basaruddin itu berdasarkan pada sejumlah kriteria yang menjadi kriteria untuk mengukur dimensi pendidikan tinggi dan telah disepakati pada tingkat nasional, regional, atau internasional.

Institusi resmi negara yang menilai dan menerbitkan akreditasi dan program studi, Sesuai pada ketentuan pasal pasal 25 ayat 1 Permendikbud Nomor 7 tahun 2020 bahwa perguruan tinggi dapat mengajukan usulan peringkat akreditasi baik ke BAN-PT.

Menurut Prof Muhammad bahwa Walikota Bima H. Muhammad Lutfi (HML) adalah figur dan tokoh Pendidikan di Kota Bima yang sudah mampu memberikan spirit pada tim pembentukan IAIN Bima.

Dirinyapun mengucapkan terimakasih yang mendalam pada Walikota HML yang memiliki visi besar mendirikan Kampus IAIN Bima.

“Alhamdulillah karena hasil ini merupakan perjuangan keras semua unsur pihak termasuk Komite Pendirian IAIN Bima, Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, Sekda Kota Bima, dan terutama Menteri Agama dan seluruh jajarannya sehingga akreditasi minimum dari BAN-PT untuk pendirian IAIN Bima telah terbit” ungkapnya.

sebagai Ketua Komite IAIN Bima ia berterima kasih kepada Komite Pendirian IAIN Bima, Prof H. Ahmad Thib Raya, Walikota Bima, Sekda Kota Bima, dan terutama Menteri Agama dan seluruh jajarannya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat akhirnya akreditasi minimum dari BAN-PT untuk pendirian IAIN Bima telah terbit. Insya Allah IAIN Bima akan segera terwujud,” ujarnya.

Untuk diketahui Publik bahwa IAIN Bima yang ditetapkan oleh BAN PT dengan 9 Program Studi yakni Tadris IPA, Tadris Bahasa Inggris, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Perbankan Syariah, ilmu Al Qur’an dan Tafsir, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah. (Dae)

Walikota HML Ajak Warga Makmurkan Masjid,Bantu 100 Juta Masjid Jami’ Ruhul Islam

Bimantika.net Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) didampingi sejumlah pejabat teras Pemerintah Kota Bima melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Ruhul Islam Lingkungan Saleko Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat. kota Bima (19/5/2021).

Dalam kegiatan peletakan batu pertama di Masjid Jami’ Ruhul Islam tersebut, diawali pembacaan Kalam ilahi oleh Ustadz Syamsuri Firdaus Qori Internasional, dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia dan terakhir sambutan Walikota Bima.

Walikota HML berkomitmen bahwa Pemerintah kota Bima berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan fasilitas ibadah.

“Kota Bima yang religius tentu wajib diimbangi oleh pembangunan sarana dan prasarana ibadah yang memadai dan representatif sehingga terwujud Kota Bima yang Islami” ungkap Walikota HML.

Untuk diketahui Publik bahwa Pembangunan Masjid Jami’ Ruhul Islam, Pemerintah Kota Bima mengucurkan anggaran Seratus Juta Rupiah.

Dalam Kata Sambutannya, Walikota HML Walikota berpesan kepada masyarakat, agar selalu memakmurkan Masjid.

“Mari Makmurkan Masjid kita dan semoga kita semuanya memiliki kesadaran untuk meningkatkan ibadah masing-masing” ajak Walikota HML

Sebagi Walikota Bima, HML mengajak seluruh elemen warga Kota Bima untuk secara bersama-sama membangun Kota Bima dengan mengedepankan nilai filosofis “Maja Labo Dahu”.

“Maja Labo Dahu adalah Filosofis kehidupan masyarakat Bima secara luas dengan berpedoman pada nilai-nilai Islam” ungkap HML.(***//efen)

Pemkab Bima Bahas Ganti Rugi Lahan Warga di Madapangga

Bimantika.net Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, mempercepat pelaksanaan pembangunan Rumah Khusus Korban Bencana Banjir Bima tahun 2021 beberapa waktu lalu, terus dan serius dilakukan.

Ratusan unit rumah Tipe 36 untuk korban banjir itu akan segera dibangun di Kecamatan Madapangga, melalui Kementerian Perkim dan PUPR RI, dengan fasilitas penunjang lainya.

Tentu dalam proses pelaksanaannya, Pemerintah berharap tidak ada masyarakat yang dirugikan. Terutama menyangkut hak kepemilikan lahan dan tanaman.

Setidaknya, hal tersebut terungkap dalam Rapat bersama Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Kalak BPBD, BPKAD, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultural, Kadis Perkim, Kepala Kantor Pertanahan, Kabag Tatapem Setda Kab Bima. Camat Bolo, Kabid Anggaran BPKAD, Kabid Purumahan Dinas Perkim serta kepala Desa Tambe.

Rapat digelar di ruang rapat Sekda, Selasa, 18 Mei 2021, dipimpin Sekda Drs H Taufik HAK, M.Si dengan agenda Pembahasan Ganti Rugi Tanah dan Tanaman milik masyarakat.

Dijelaskan Sekda, Pemerintah tetap membantu aparat Desa beserta Camat untuk menyelesaikan dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan pembangunan Pemukiman.

Para Kepala Desa (Kades) diminta untuk menyampaikan kepada masyarakat, agar melengkapi dokumen-dokumen terkait dengan adanya ganti kerugian hak atas tanah mereka.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kata Sekda, masyarakat harus memberikan informasi yang jelas. Terkait keberadaan, tempat dan lokasi yang sesungguhnya hak-hak masyarakat.

‘’Sehingga dalam proses pembangunan nanti, tidak ada hal-hal yang kita tidak inginkan,’’ujar H Taufik.

Dijelaskan Sekda, aparat desa dan Camat, tetap melakukan sosialisasi terkait dengan ketersediaan lahan. Apakah sesuai dengan yang diajukan dan telah memiliki sertifikat bukti pemilik.

Sekda H Taufik, meminta agar sebelum proses pembangunan dimulai, lebih awal dibuatkan komitmen antara Pemerintah dengan Pemilik Lahan. Masyarakat dan Pemerintah harus saling membantu dan mendukung semua program untuk masyarakat sendiri. (***)

Pemuda SaraE Berharap Pemberdayaan Urusan Parkir, Lurah Oka Budiman Respon Positif

Bimantika.net Rabu (19/5/2021) Kantor kelurahan SaraE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima di sambangi, salah satu Tokoh Muda berpengaruh lingkungan Sarae, Khusus di RT 01 dan RT 06. Kelurahan Sarae.

Beliau salah satu pendiri sekaligus di percayakan, sebagai penasehat pada salah satu organisasi kepemudaan lingk.Sarae, yaitu Organisasi Pemuda LINGSAR KEL.Sarae yang telah di bentuk beberapa tahun yang lalu.

Bang Alen adalah sapaan akrabnya, yang memiliki nama lengkap Hanafi H.Mursalim, sehari harinya beliau bekerja sebagai ASN di lingkup Kabupaten Bima, Tepatnya di Disnaker Kabupaten Bima.

Silaturrahmi kali ini, terkait situasi dan kondisi kepemudaan khusus lingkungan Sarae, yang sudah sangat menghawatirkan dan perlu di carikan solusinya, salah satu yang menjadi atensi Bang Alen, adalah tingkat pengangguran anak mudanya, sementara potensi pemuda khusus lingkngan sarae RT 01 samapi RT 06 lebih kurang berjumlah 300 lebih anak mudanya. lalu pemicu terjadinya “juvenile deliquensy” kenakalan remaja yang mengarah pada penggunaan Narkoba dll, berawal dari imbas adanya ketiadaan pekerjaan dan pengangguran yang terjadi.” Ungkap bang Alen.

Sebelumnya, beberapa hari yang lalu dua pemuda lingkungan Sarae, Sdr.Fadli Syarifuddin Cs.bertemu lurah, juga terkait adanya rencana membuat program dengan melakukan pembinaan pada para anak mudanya melalui kegiatan kegiatan positif dan keagamaan.

Menanggapi antusiasme para pemuda tersebut, Kepala Kelurahan Sarae, Oka Budiman, S. Pd mengatakan pada prinsipnya, apa yang menjadi cita cita kepemudaan di lingkungan Sarae akan tetap mensupport dan menyokongnya.

“In Sha Allah, saya siap bersama para pemuda dan akan slalu mendukung apa yang menjadi keinginan para pemuda.”Ungkap Oka Budiman

Lanjut Budiman, wilayah kelurahan Sarae memiliki potensi besar, untuk bisa di kelola oleh adik adik pemuda yang menganggur, salah satu nya Adalah, kita punya areal PARKIR yang cukup luas, mencakup dari ujung keujung, di depan areal pertokoan, tinggal kemudian, adanya kemauan dan keseriusan para pemudanya untuk mau jadi para “JURU PARKIR” ,

Sementara hari ini, yang kita saksikan di sepanjang kiri kanan jalan areal parkir lingkungan Sarae para juru pungut atau tukang parkirnya adalah pemuda pemuda lain, bahkan rata rata orang labuan bajo dan orang Ende (Dou eja) lalu realitasnya hari ini, pemuda kita hanya jadi penonton di kampung sendiri Ini masalahnya” ungkap lurah.

Terakhir, lurah sarae berjanji akan siap membantu untuk memediasi para pemuda lingkungan Sarae dengan Bapak WALIKOTA BIMA H.MUHAMMAD LUTFI, SE, untuk meminta restu beliau, agar wilayah parkir, Khusus di lingkungan kelurahan sarae, harus di kelola sendiri oleh para pemudanya. Tentu dengan mekanisme pelaksanaan sesuai peraturan yang berlaku:

Antara lain yang pertama, bisa dengan sistem, bagi hasil dengan hitungan porsentase, bersama pemenang tender areal parkirnya.

Atau yang kedua, meminta khusus pada Walikota Bima agar wilayah parkir di lingkungan Sarae di khususkan untuk di kelola sendiri oleh Para pemudanya. artinya wilayah pengecualian yang tidak di tenderkan. (Dae)

Polisi Lakukan KYRD Antisipasi Lonjakan Penumpang Bandara SMS

Bimantika.net Bertempat di Bandara Sultan M Salahuddin Bima Kabupaten Bima, telah dilaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Oleh Personil Pos yan KRYD ketupat Rinjani guna memantau lonjakan penumpang dibandara dan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Kegiatan tersebut di pimpin oleh Ka Polsek kawasan pelabuhan udara Iptu Guntur bersama anggota, Rabu (19/5/2021) sekitar pukul 10.00 wita

Iptu Guntur bersama Anggota menghimbau masyarakat maupun penumpang pesawat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas 5M, Kegiatan ini juga untuk memantau lonjakan penumpang pesawat pasca hari raya idul Fitri 1442 H’, ucap Iptu Guntur

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui Paur Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat di kawasan bandara Sultan M Salahuddin Bima

” Kami juga memberi penekanan kepada petugas parkir untuk mengantisipasi terjadinya 3C dikawasan bandara” Terang Iptu Adib Widayaka. (“””)

Bupati IDP Launching La Rimpu Nanga Wera

Bimantika.net Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) meresmikan dan Pendampingan Sekolah Rintisan Perempuan dan Perubahan (La Rimpu), di Desa Nanga Wera, Kecamatan Wera, Selasa 18 Mei 2021.

Selain dihadiri orang nomor satu di Kabupaten Bima, Launching La Rimpu Nanga Wera dan Wora tersebut juga dihadiri Ka BNK Bima, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Bima, Camat Wera, Kapolsek Wera dan Kades Nanga Wera Umar S.Sos.

Bupati Umi Dinda mengatakan, kegiatan La Rimpu sangat inspiratif. Tidak bisa dianggap remeh karena telah menunjukkan kinerja yang baik dan sukses di beberapa Desa.

Pemerintah, kata Bupati Bima akan selalu memberikan support dan mendukung terhadap kegiatan yang memberikan kemajuan bagi kemaslahatan masyarakat.

Bupati Bima dua periode ini berharap melalui kegiatan tersebut dapat diambil hikmah dan manfaat positif demi kemajuan daerah. Terutama dalam memperjuangkan nasib perempuan dalam berbagai bidang.

Pada 2018, telah dilaksanakan Sekolah Rintisan Perempuan Untuk Perubahan (La Rimpu) di Kecamatan Belo yakni di Desa Ngali dan Desa Renda. Kemudian di Kecamatan Woha yakni di Desa Kalampa dan Desa Dadi Bou. (***)

Bupati IDP Support Kegiatan La Rimpu dan Pemberdayaan Kaum Perempuan

Bimantika.net Tahun 2021 dua desa di Kabupaten Bima mendapat pendampingan LA RIMPU sebuah Sekolah Rintisan Perempuan untuk Perubahan.

La Rimpu dalam aktivitas sosial nya berkerjasama dengan Pemkab Bima dan Pemerintah Desa.

Setelah sebelumnya melakukan pendampingan di Desa Renda dan Ngali Kecamatan Belo, Kalampa dan Dadibou Kecamatan Woha.

Kali ini tim La Rimpu berkhidmat di Desa Nangawera dan Desa Wora Kecamatan Wera.

Menurut Kepala Bidang PP Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Bima, Raani Wahyuni, ST., MT., M. Sc bahwa sekolah rintisan perempuan untuk perubahan ini adalah bentuk pemberdayaan kaum perempuan setelah tim La Rimpu melakukan metodologi pemetaan potensi dan minat kaum perempuan setempat.

“Sebelumnya di Desa Ngali dan Renda Kecamatan Belo, La Rimpu melakukan pemberdayaan kaum perempuan di bidang tenunan sehingga di berikan pelatihan-pelatihan berupa buat dompet dari tenunan dan kerajinan lainnya” ungkap Raani.

Masih menurut Raani bahwa Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) sangat Wellcome dengan kegiatan yang sagat positif ini.

“Alhamdulillah Umi Bupati sangat wellcome dengan kegiatan pemberdayaan kaum perempuan ini sehingga didukung sepenuhnya oleh beliau sebagai kepala daerah” ungkap Raani. (Dae)

Duo Umi Inspirasi Kaum Wanita Bima

Bimantika.net Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Bupati Bima Dua Periode adalah sosok yang sangat santun ramah dan lemah lembut sehingga dalam melakukan komunikasi dengan siapapun lawan bicaranya akan merasakan kenyamanan.

Istri Almarhum Bupati Bima Dua Periode H. Ferry Zulkarnain, ST ini adalah sosok yang sangat diidolakan oleh kaum millenial Bima baik kota maupun Kabupaten Bima.

Sukses dalam karir politiknya, IDP tidak lantas menjadikan dirinya tokoh perempuan yang harus dikultuskan oleh perempuan lainnya. Sikapnya yang ramah tetap diperlihatkannya pada siapapun bahkan pada lawan politik sekalipun.

Hj. Ellya Alwaini (Umi Elly) adalah Istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang juga ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima.

Jauh sebelumnya, Umi Elly sosok Perempuan Sukses sebagai Pengusaha Kota Bima yang sudah meraih nominasi sebagai Perempuan Sukses oleh IPEMI.

Umi Elly sapaan akrabnya mendapatkan Piagam penghargaan sebagai Penggiat Sosial oleh Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI).

Penghargaan dari IPEMI terebut adalah bukti nyata bahwa sesungguhnya Umi Elly istri Walikota Bima H memiliki talenta yang sungguh sangat luar biasa sebagai pengusaha wanita.

Beberapa nama tersohor lainnya dari 86 sosok Perempuan Inspiratif Indonesia 2019 versi IPEMI, antara lain Nevi Zuairna, Shireen Sungkar, Ira Wibowo, Maya Miranda A, Astri Ivo, Zaskia Sungkar, Sylviana Murni, Oki Setiana Dewi, dan Melani Leimana Suharli.

IPEMI merupakan organisasi yang berdiri tepatnya pada tahun 2015. Hingga kini animo masyarakat khususnya perempuan cukup positif, dimana anggota IPEMI saat ini sudah tersebar di 34 Provinsi, 341 Kota dan Kabupaten, dan tersebar di 10 negara.

Duo Umi (Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Hj. Ellya Alwaini) menjadi sosok yang inspiratif bagi kaum wanita di Kota dan Kabupaten Bima yang sudah sukses di Dunia Politik dan Dunia Pengusaha. (Dae)

Pakar Komunikasi Politik NTB Sebut PAN Tetap Eksis Walau Terbelah dengan Ummat

Bimantika.net Doktor Muda Pakar Komunikasi Politik Nusa Tenggara Barat (NTB), DR. Kadri saat di wawancara Media Cetak dan Online Bimantika.net pada hari selasa (18/5/2021) melalui saluran selulernya menyebutkan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) tidak akan terpengaruh elektabilitasnya oleh hadirnya Partai Ummat bentukan Amien Rais.

“Pengaruhnya tidak terlalu signifikan karna di dalam tubuh PAN itu sendiri terdapat sumber daya yang mumpuni” ungkapnya.

Dosen Ilmu Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram ini menjelaskan juga bahwa sesungguhnya PAN itu kuat dengan Sumber Daya Partai Politik yang sudah matang.

“Dengan adanya Partai Ummat, lalu hancur PAN gak juga sih karena PAN punya Anggota Legislatif menyebar mulai daerah hingga Pusat” ujarnya.

Menurut Doktor Kadri, bahwa mesin politik Partai PAN jauh lebih efektif ketimbang Ummat yang baru di bentuk oleh Pak Amien Rais, karena sumber daya yang ada dalam Anggota Legislatif itulah yang akan menggerakkan mesin partai di pemilu 2024 nanti.

“Perangkat PAN yang ada di Legislatif dan para Calon Legislatif itulah nantinya yang akan memperkuat PAN itu sendiri ketimbang Partai Ummat” demikian ungkap Doktor Kadri.

Diakhir wawancaranya, Doktor Kadri menyebutkan bahwa PAN akan tetap eksis walau terbelah dengan Partai Ummat demikian juga halnya dengan PKS tetap eksis walau terbelah dengan Partai Gelora bentukan Anis Matta.(**)