DPC PBB Silaturahmi Dengan MUI dan DMI Kota Bima

Foto Bersama DPC PBB Kota Bima, MUI Kota Bima dan DMI Kota Bima

Bimantika.net Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC PBB) Kota Bima gelar silaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bima

Menurut Ketua DPC PBB Kota Bima, Syamsuddin, S. Sos bahwa DPC PBB Kota Bima Dengan MUI sinergi dengan program MUI dalam rangka meminimalisir permasalahan seperti Narkoba,dan permasalahan sosial lainnya dan sesuai visi misi PBB.

Lanjutnya bahwa PBB juga bersinergitas dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bima dalam Program memakmurkan Masjid di Kota Bima.

“dari DMI yang hadir Ketua, Sekertaris dan jajaran pengurus DMI kota bima dengan pembahasan utama memakmurkan Masjid di Kota Bima dan membangun Generasi Muda yang Islami” ujar Syam sapaan akrab Ketua DPC PBB Kota Bima

Dan dalam dialog yang berjlan lancar itu, MUI Kota Bima berharap agar DPC PBB melalui faksi PBB agar memperjuangan perda Syariah Islam

“masalah Narkoba dan penyakit sosial lainnya adalah salah satu contoh Peraturan Daerah yang akan diperjuangkan oleh Fraksi Partai Bulan Bintang di lembaga DPRD Kota Bima ungkap Syam.

Atas apa yang menjadi cita-cita luhur PBB tersebut MUI kota Bima siap mendukung program DPC PBB Kota Bima dalam urusan Penegakan Syariat Islam.

Dialog dilakukan pada Hari Rabu (16/6/2021) di sekretariat MUI Kota Bima dan MUI sambut dengan gembira rencana PBB.

Masih menurut Ketua DP PBB Kota Bima bahwa partai yang sedang di ketuainya saat ini dengan segala konsekuensinya PBB menjadi garda terdepan uuntuk memperjuangkan syariat Islam.

“Itu yg sedang kita perjuangkan saat ini sehingga generasi muda kota bima bisa terselamatkan dari serbuan penyakit sosial di era saat ini” demikin ungkap Syam.(dae)

Bupati IDP Warning ASN Tingkatkan Skill

Bimantika.net Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut harus mau belajar dan terus menggali kemampuan diri untuk meningkatkan prestasi. Jangan jumlah sekolah saja yang diperbanyak, namun prestasi dan skill (keahlian, kemampuan, red) juga menjadi sangat penting untuk ditingkatkan.

‘’Proses belajar mengajar, tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Dan penanganannya butuh bersinergi, ASN, TNI, Polri dan masyarakat,’’ujar Bupati Bima, saat melakukan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), Lingkup Dinas Dikbudpora Kecamatan Langgudu, Rabu 16 Juni 2021, pagi.

Selain dihadiri Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP), pembinaan dilakukan sehari itu, ikut dihadiri pula Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer, Camat Langgudu, Kadis Dikbudpora Kabupaten Bima dan seluruh jajaran Dinas Dikbudpora Kecamatan Langgudu.

Dijelaskan Bupati Umi Dinda, ASN harus bisa tampil sederhana, low profil dan pandai membina hubungan. Jujur dalam bekerja dan bergaul. ASN harus mampu bergaul dan menghadirkan rasa nyaman bagi orang disekitar.

‘’ASN harus murah senyum agar orang sekitar dapat merasakan kehadiran kita dalam pergaulan,’’ungkap Bupati.

Bagi Bupati Bima dua periode ini, Kecamatan Langgudu memiliki keistimewaan dan begitu berkesan, sejak mendiang suami tercinta menjabat sebagai Bupati Bima.

Data yang diterima, hingga kini Kecamatan Langgudu memiliki 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 34 Sekolah Dasar (SD). Kata Bupati, masyarakat Langgudu harus merasa bangga karena mampu mengantarkan putra terbaiknya menjadi Wakil Bupati

Bupati mengajak para peserta yang hadir untuk meningkatkan komitmen membangun Kabupaten Bima, dengan bekerja keras dan bekerja cerdas demi Dou Malabo Dana Mbojo tercinta. (***)

STIPAR Soromandi Bima Siapkan SDM Pariwisata Handal dan Terampil

Oleh : Feriyadin, M.M *)

Bimantika.net Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima atau bisa disingkat STIPAR Soromandi Bima berdiri sejak tanggal 17 Juli 2018 melalui Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dengan Nomor 576/KPT/I/2018. STIPAR Soromandi Bima berada dibawah naungan Yayasan Al-Afif Bima.

Berdasarkan Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam lingkup disiplin ilmu bidang ilmu pariwisata dengan membuka Program studi S1-Pariwisata.

Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima memiliki penamaan diri yang bersifat nasional dan internasional dengan tetap menjaga kearifan lokal. Soromandi sebagai nama perguruan tinggi memiliki nilai sejarah di masa lalu serta sesuai dengan tempat dimana perguruan tinggi ini didirikan.

Visi utama STIPAR Soromandi Bima yakni Menjadi pusat pendidikan unggulan terpercaya untuk pengembangan Sumber Daya Manusia dan Ilmu pengetahuan teknologi dalam wawasan pariwisata yang mampu bersaing di dunia internasional dengan tetap mengusung nilai-nilai kearifan lokal sebagai aset utama bangsa Indonesia.

Keberadaan kampus Pariwisata di Bima, merupakan salah satu ikhtiar untuk menyiapkan insan cita pariwisata yang peduli terhadap pengembangan industri pariwisata di daerah.

Langkah-langkah konkrit dalam persiapan SDM Pariwisata yang baik dan terampil, pihak kampus melakukan beberapa hal, seperti:

  1. Pelatihan vokasi berbasis kerjasama dengan pihak industri pariwisata. Misalnya dengan membuka kesempatan mahasiswa STIPAR Soromandi Bima magang di industri yang mempunyai kompentensi terbaik seperti: internship di Edu-Resort Lembah Indah Malang, serta praktik perhotelan di wilayah Lombok;
  2. Pengembangan dan pembinaan SDM desa wisata dengan pihak STIPAR Soromandi Bima. Misalnya dengan melakukan pendampingan untuk pelaku wisata di kawasan desa wisata dengan menggandeng perguruan tinggi pariwisata;
  3. Membangun kerja sama dengan pihak industri kreatif di berbagai destinasi wisata. Misalnya dengan melakukan kolaborasi seperti membuat cindera mata (souvenir), sebagai produk lokal yang dapat ditawarkan kepada wisatawan. Hal ini dilakukan untuk pengembangan start up di sektor industri kreatif di dunia pariwisata;
  4. Merancang English Speaking Program (ESP) sebagai sasana untuk meningkatkan penguasaan bahasa Inggris bagi mahasiswa pariwisata;
  5. Memperkuat kolabor-aksi dengan semua unsur yang mendorong pengembangan pariwisata daerah (dengan cara: ikut memperkuat Pentahelix Pariwisata).
  6. Penguatan Karakter mahasiswa melalui Program Pelatihan Kepemimpinan

Semua ikhtiar di atas merupakan cara STIPAR Soromandi Bima, ikut berkontribusi dalam menyiapkan SDM Pariwisata yang dapat mengisi ruang-ruang pembangunan kepariwisataan di daerah.

Maka dari itu, melalui ilmu dan kapasitas insan pariwisata serta adanya rasa memiliki pada daerah sendiri merupakan elemen terpenting dalam mensukseskan percepatan pembangunan pariwisata daerah, khususnya di Pulau Sumbawa.

Kehadiran STIPAR Soromandi Bima merupakan jawaban untuk menyiapkan insan Pariwisata yang benar-benar konsen mempelajari dunia Pariwisata. Walaupun termasuk kampus baru, namun secara eksistensi telah diakui dan terdaftar di Menristekdikti.

Maka dari itu, Kampus ini menjadi wadah yang tepat bagi generasi di pulau Sumbawa dalam mempelajari ilmu kepariwisataan, yang nantinya mampu memberikan sumbangsih ide/gagasan serta tindakan nyata dalam membangunan pariwisata daerah, serta menyiapkan SDM Pariwisata yang berkompetensi dan berdaya saing tinggi tanpa mengabaikan nilai-nilai kearifan lokal.

*) Feriyadin, M.M.
(Dosen STIPAR Soromandi Bima)

Teknologi Microculture : RAMAH-kan Bima, GEMILANG-kan NTB

Oleh ‘ Khairuddin Juraid *)

Bimantika.net Izzul Islam, anak muda kelahiran Bima yang kini mendapat kepercayaan sebagai Dekan Fakultas Teknobiologi Universitas Teknologi Sumbawa. Menamatkan Pendidikan S1 di Universitas Brawijaya, kemudian mengambil Magister Biotechnology di Univeritas Tokyo Jepang.

Ikut menemani Izzul yaitu seorang Magister alumni Warsaw University Polandia, kajian Environmental Protection, namanya Win Ariga Mansour Malonga, S.PI, M.Sc.

Juga bergabung Dr. Ali Budhi Kusuma, S.Si., M.Sc., ALS. Yang kerap dipanggil Alidi. Menyelesaikan Studi Magister di Birmingham University dan Doktoral di Newcastle University, United Kingdom, pada jurusan Extremophilic Microbiology and Biotechnology.

Mereka ini generasi milenial, para punggawa Sumbawa Techno Park (STP) sekaligus pendidik dan peneliti di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), milik DR. Zulkieflimansyah.

Dari ketiga anak muda inilah gagasan dan konsep teknologi microculture bermula. Dengan penuh semangat—-berdasarkan ilmu pengetahuan dan pengalaman lapangan—-mereka memaparkan bahwa Bima bisa menjadi daerah yang maju melalui pengelolaan dan pengolahan garam.

Saatnya kami membayar hutang pada tanah tempat kami dilahirkan dan dibesarkan, ungkapnya kala matahari tersenyum menyapa hadirnya malam.

Bahkan, hasil observasi ketiga ilmuan muda ini, tambak garam Bima, berpotensi menyimpan mikroba ekstremofilik jenis lain yang kelak juga bisa dikembangkan untuk berbagai aplikasi bioindustri lain, tidak hanya garam.

Untuk mendapatkan garam yang berkualitas diperlukan teknologi yang tepat guna. Salah satunya dengan microculture. Teknologi ini mampu memproduksi garam dalam kuantitas yang banyak dan kualitas yang baik, serta dapat memperkaya mineral-mineral lain, agar dapat memenuhi standar garam berkualitas tinggi,sesuai kebutuhan industri.

Secara teknis, microculture adalah metode kultivasi strains bakteri halofilik lokal yang dibudidayakan dalam skala laboratorium. Bakteri ini kemudian dikontrol pertumbuhannya dan menjadi pemicu proses biomineralisasi pada kolam kristalisasi air tua, sehingga membuat kolam kristalisasi menjadi kolam hypersaline.

Teknologi ini akan fokus pada proses hulu agar kualitas dan mineral garam bisa ditingkatkan. Hasil produksi garam microculture dalam 1 ha sekitar 5 kali lipat atau >550 ton garam setiap tahun. Kelebihan lainnya dapat berproduksi sepanjang musim tanpa terkendala iklim dan cuaca.

Secara kualitas produk yang dihasilkan sangat baik dengan kadar NaCl >95% . Menariknya, masa produksinya relatif singkat dibandingkan pola tradisional seperti sekarang ini.

Selain itu, penerapan teknologi ini juga akan meningkatkan efisiensi lahan sehingga dapat menekan kerusakan wilayah peisisir akibat pembukaan dan penggunaan lahan karena laju pertumbuhan penduduk.

Metode ini akan mengoptimalkan ekosistem mangrove yang menjadi biofilter alami untuk mendukung proses produksi. Juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam membangun ekosistem pesisir yang sehat guna terciptanya pembangunan berkelanjutan.

Jangka panjang, kawasan areal tambak ini bisa dikembangkan menjadi ekonomi kreatif dengan konsep EcoEduTourims berbasis Science, sehingga garam tidak hanya sebatas Komoditas.

Mengandalkan kemurahan alam saja tidak cukup dan bukan pilihan bijak untuk menjadikan Bima sebagai Lumbung Garam Nasional. Buktinya, negara-negara Mikronesia yang memiliki laut 95 persen dari total keseluruhan teritorinya bukanlah produsen garam.

Disinilah pentingnya intervensi teknologi dan inovasi dalam mewujudkan kemajuan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Sebab kunci dari swasembada garam adalah produksi massal dengan penggunaan teknologi.

Ayn Rand, seorang Filsuf dan Novelis kelahiran Rusia berkebangsaan Amerika Serikat, berujar “Bahkan jika kabut asap merupakan resiko bagi kehidupan manusia, kita harus ingat bahwa kehidupan di alam ini tanpa teknologi adalah kematian yang besar”,

Izzul, Win dan Alidi memilih jalan sunyi untuk berbakti. Cukup sudah memaki kegelapan dan mengutuk masa lalu, sebab bayangmu pun tak nampak. Saatnya kita menyalakan lilin, berKARYA menjemput masa depan yang lebih INDAH penuh keRAMAHan nan GEMILANG. Demikian !!!

*) Khairuddin Juraid
Korwil Bapilu NTB 1 DPP PARTAI GOLKAR

Indahnya Berbagi, Bupati IDP Bantu Uang Pribadi Korban Kebakaran Tambora

Bimantika.net Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) menyerahkan bantuan pribadi pada Jaharudin, warga SP 6, Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, yang rumah kediamannya hangus dilalap di jago merah, beberapa waktu lalu.

Uang jutaan rupiah untuk korban kebakaran itu diserahkan langsung Bupati IDP (15/6). Di dampingi Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, Camat Tambora Drs. isyra dan Asisten III Setda Bima Drs. H Arifuddin HMY.

Selain mendapatkan bantuan pribadi dari Bupati Umi Dinda, Jaharudin, yang juga sebagai anggota BPD Desa Labuan Kananga, menerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bima, uang senilai dua juta rupiah dan beras 5 kilo gram.

Dari Pemkab Bima, Jaharudin, juga telah menerima bantuan bencana alam dan tanggap darurat. Yang diserahkan Camat Tambora beberapa hari pasca kebakaran tejadi.

Pada Jaharudin beserta keluarga, Bupati Bima dua periode ini meminta bisa bersabar menghadapi ujian. Karena semua ujian dan cobaan tidak ada yang bisa menduga.

Dijelaskan Bupati, bantuan yang diberikan tidak seberapa. Namun setidaknya, kami hadir dengan bantuan ala kadarnya ini bisa meringankan beban keluarga yang sedang ditimpa musibah.

“Tetap waspada dan berhati-hati. Jangan sampai kejadian yang sama terulang lat,”ujar Bupati Umi Dinda.

Sebelum menyerahkan bantuan pada Jaharudin, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan uang duka pada salah seorang warga Desa Labuan Kananga yang meninggal. (***)

Warga Oi Mbo dan Ntobo Deklarasi Dukung HML 2 Periode

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dicintai oleh Warganya, Terbukti Selasa malam (15/6/2021) Seluruh Ketua RT Mulai Dari RT 01 sampai RT 11, Ketua RW 01 sampai RW 04, Ketua Rumah Aspirasi, Ketua LPM dan Ketua Karang Taruna Kelurahan Oi Mbo bersilaturrahim kediamannya dengan tujuan memberikan support dan dukungan penuh pada pemerintahan yang sedang dikendalikannya.

Luar biasanya bahwa dalam pertemuan silaturrahim yang tetap mentaati protokol kesehatan tersebut disertai dengan dukungan dan Pernyataan Sikap dari Seluruh Tokoh Masyarakat dan para Ketua-ketua RT dan Ketua-ketua RW se-Kelurahan Oi Mbo.

Salah seorang warga yang membacakan pernyataan sikap dihadapan Walikota HML menyampaikan beberapa point pernyataan sikap yang ikut ditandatangi oleh lembaga penting di kelurahan Oi Mbo.

Diantara yang ikut serta dalam penandatanganan itu adalah Ketua Rumah Aspirasi, ketua LPM, Ketua Karang Taruna, Ketua RW 01, 02, 03 dan O4, Ketua RT 01 sampai RT 11.

Ada empat Point penting Dalam Pernyataan Sikapnya diataranya adalah siap mengamankan roda pemerintahan Kota Bima di bawah kendali Walikota HML.

Dan Point penting lainnya adalah Kami Warga Kelurahan Oi Mbo Akan Lakukan perlawanan terhadap oknum dan kelompok tertentu yang dengan sengaja menyebarkan berita-berita ujaran kebencian ditengah-tengan masyatakat.

Point Ke Empat dalam pernyataan sikap tersbut adalah Kami Warga Oi Mbo sepakat dan membulatkan tekad mendukung Pemerintahan H. Muhammad Lutfi, SE sekaligus Membulatkan Tekad Mendukung H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Dua Periode

Inisiator Silaturrahim, Ruslan H. Usman menyebutkan bahwa hadirnya seluruh Ketua RT 01 sampai Ketua RT 11 se Oi Mbo, Ketua RW 01 sampai RW 04, Ketua Rumah Aspirasi, Ketua LPM Oi Mbo, Ketua Karang Taruna adalah bentuk kecintaan yang mendalam pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi.

“Jelas ini adalah kecintaan warga yang tentunya saya inisiasi saja karna seluruh komponen penting mulai dari seluruh Ketua RT dan RW hingga Ketua LPM dan lembaga lainnya se Oi Mbo masih mencintai HML” ujar Ruslan..

Dimalam yang bersamaan juga hadir seluruh tokoh masyarakat dari Kelurahan Ntobo. Para Tokoh Kelurahan Ntobo semalam mendatangi kediaman HML semata-mata karena rasa cinta mereka yang amat sangat dalam pada pemimpinnya.

Hadirnya sejumlah tokoh kelurahan Ntobo menghadap silaturrahim dengan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE untuk kepentingan masyarakat umum. Ini merupakan bentuk dukungan dan legacy dari lapisan masyarakat di kota bima untuk kepemimpinan Walikota HML. (Dae)

Dampak Positif Hadirnya Menparekraf Sandiaga Uno di Bima NTB

Oleh : Feriyadin, M.M.,*)

Bimantika.net Kehadiran Menparekraf RI di Bima, apakah memberikan dampak bagi daerah yang dikunjungi?

Bagi pandangan saya pribadi, merujuk dari ungkapan seorang guru bahwa “tak ada sesuatu yang terputus/terpisah” – peristiwa masa kini tak lepas dari tindakan masa lampau, begitupun dengan harapan masa depan tak lepas dari tindakan saat ini. Semua saling berhubungan.

Ungkapan di atas, sangat terkait dengan keberadaan pak menteri di tanah Mbojo (Suku Bima). Bahwa hadirnya pak menteri telah jauh-jauh hari direncanakan untuk datang ke Bima.

Upaya lobi yang dilakukan oleh Pemda setempat agar pak Menparekraf mengenal dan ikut berkontribusi dalam memasarkan dan mempromosikan setiap pariwisata daerah yang ada di Pulau Sumbawa.

Tepat pada tanggal 13 Juni 2021, Menparekraf melakukan Kunker ke Bima dan melihat beberapa destinasi dan daya tarik wisata yang dimiliki pulau Sumbawa, khususnya Bima kota dan Kabupaten.

Pada hari yang sama pula, semua perencanaan, kegiatan serta pengenalan potensi pariwisata daerah dipaparkan oleh masing-masing pimpinan daerah seperti: Wali Kota Bima, Bupati Bima, Bupati Dompu, dan Bupati Sumbawa serta Kadispar NTB di hadapan pak Menparekraf (DR. H. Sadiaga Salahudin Uno, M.BA).

Dari ragam penjabaran para pemimpin daerah serta kepala dinas pariwisata NTB, lebih mengarah pada pengangkatan potensi serta prospek Pariwisata yang dimiliki daerah.

yang nantinya perlu dukungan utuh dari kemenparekraf RI dalam urusan kerjasama lintas daerah maupun pusat (dilakukan secara terintegrasi), dukungan dalam pengembangan pemasaran dan promosi,

serta peningkatan kapasitas (SDM) Pelaku usaha Pariwisata dan ekonomi kreatif di era digital.

Mengacu pada informasi ini, saya melihat ada spirit/optimisme daerah dalam memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan pariwisata daerah melalui pembenahan destinasi,

Penguatan karakteristik lokal dan penyiapan SDM terampil dalam pengelolaan pariwisata daerah. Maka optimisme untuk menjadikan pulau Sumbawa, khususnya Bima sebagai destinasi baru bagi para pelancong Nusantara dan Mancanegara dapat direalisasikan.

Dalam hal ini, saya ingin menekankan bahwa, Semua pembangunan dari 3A (Amenity, Accessibility, dan Accomodation) tak ada artinya bila tidak ada A (Awareness).

Karena ketiga komponen diatas merupakan sumber daya yang dikelola oleh pelaku/masyarakat, sedangkan satu komponen A ini merupakan penggerak utama dalam mengelola sumber daya yang dimaksud.

Artinya, core dari kemajuan sebuah industri pariwisata adalah awareness (kesadaran). Oleh karena itu, Kita butuh elemen ini, karena ini merupakan lokomotif yang mampu menggerakkan ke 3-A tersebut.

*) Feriyadin, M.M.
(Dosen STIPAR Soromandi Bima)

PBB Kota Bima Rapat Persiapan Verifikasi Parpol

Bimantika.net Hari ini Selasa (15/6/2021) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bima menggelar rapat penting terkait persiapan Verifikasi Partai Politik secara Nasional yang berlangsung 2022.

“Rapat persuapan Verifikasi ini sebagai bentuk Kesiapan kami selaku DPC PBB Kota Bima untuk menghadapi Pemilu 2024” Ujar Syamsuddin, S. Sos Ketua DPC PBB Kota Bima.

Syam sapaan akrab Ketua DPC PBB Kota Bima menyebutkan bahwa
DPC PBB Kota Bima sudah sangat siap menghadapi verifikasi.

“Dengan kesiapan itu tentu PBB Kota Bima siap menghadapi Pemilu 2024, DPC. PBB kota Bima sudah siap, sesuai dg UU pemilu dan aturan KPU,. Mulai dari DPC sampai ke ranting” ujar Syam.

Hadir dalam rapat persiapan verifikasi tersebut Ketua MPC, ketua BKC, 5 ketua-ketua PAC Kecamatan sekota Bima dan pengurus DPC PBB kota bima.

Rapat persiapan verifikasi Parpol tersebut berlangsung Markas DPC. PBB Kota Bima di Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima. (***)

Teamwork Kampus IAIN Bima Meeting Zoom Selesaikan Pekerjaan Akademik

Bimantika.net Hari ini Selasa (15/6/2021), Teamwork Pendirian Kampus IAIN Bima dibawah Komando Ketua Komite Pendirian Kampus IAIN Bima Prof. DR. H. Muhammad, M. Pd., M.S.

Prof Muhammad Yang dikonfirmasi media Cetak dan Online Bimantika pada Selasa (15/6/2021) menyebutkan bahwa Zoom meeting pertama dgn Asesor BAN-PT tentang asesmen lapangan pendirian IAIN Bima.

Saat Meeting Zoom yang Pertama menurut Prof Muhammad, dihadiri tim lengkap komite pendirian IAIN Bima dan para pejabat terkait dari pemkot Bima.

“Kegiatan tersebut dalam rangka untuk mendapatkan akreditasi minimum institusi IAIN Bima* ujarnya.

Pada Meeting Zoom kedua Prof Muhammad menjelaskan juga bahwa
Zoom Meeting kedua pembahasan tentang naskah akademik perizinan IAIN Bima, dihadiri oleh Komite pendirian IAIN Bima, para pejabat Diktis Kemenag RI dan beberapa Biro terkait dari kemenag RI.

“Alhamdulillah pada Zoom meeting kedua pembahasan tentang naskah akademik perizinan IAIN Bima, dihadiri oleh Komite pendirian IAIN Bima, para pejabat Diktis Kemenag RI dan beberapa Biro terkait dari kemenag RI, Zoom Meeting berlangsung dengan lancar” ungkap Prof Muhammad. (Dae)

.

“Menteri Sandiaga Uno Jatuh Cinta” Nonton Bareng Pacuan Kuda Ditemani Bupati Cantik IDP

Tahun 2021 ini, Kemenkeraf menunjuk ‘Uma Lengge’ di Desa Maria sebagai ‘Desa Wisata’. Dan dilakukan Menteri Sandi Uno, dalam rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) beserta rombongan di Kabupaten dan Kota Bima, selama dua hari.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Dr. H Sandiaga Salahuddin Uno, B.BA, M.BA, melaksanakan Sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, (13/6) langsung kagum pada panorama alam Kabupaten Bima sekaligus Cinta pada Suasana Kabupaten Bima dibawah kendali Bupati Bima 2 Periode Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP)

Sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 adalah program Kemenkeraf dengan mengusung tema ‘Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional’. Ikut dimeriahkan Youtuber Nasional, Atta Halilintar beserta istri Aurel Hermansyah dan Rigen Rakelna.

Menteri Sandi Uno, beserta rombongan tiba di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima sekitar pukul 11:15 pagi. Ikut pula dalam rombongan Menperkeraf adalah anggota DPR RI dari Fraksi PAN Dapil NTB, H Muhammad Syafrudin, ST,MM.

Menperkeraf RI, disambut Gubernur NTB Dr Zulkifliemansyah, Bupati Bima H Indah Dhamayanti Putri S.E, Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan HM Noer, Sekda Kabupaten Bima Drs H Taufik HAR, M.Si.

Hadir pula Bupati Dompu Abdul Kader Jaelani, Wali Kota Bima HM Lutfi SE, Kapolres Bima, Dandim 1608 dan sejumlah pejabat Kabupaten dan Kota Bima.

Gubernur Bang Zul, tiba lebih awal di Bandara Sultan Muhammad Salahudin, sekitar pukul 8:30 pagi, menggunakan pesawat latih, dari Bandar Udara Sumbawa. Sedangkan Youtuber Atta beserta istri, Aurel, tiba sekitar pukul 9.19 pagi, lebih awal dari rombongan Menperkeraf.

Tiba di Bandara SMS Menteri Sandi Uno, langsung dikenakan songkok dengan selendang khas Bima oleh Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri. Kemudian istrahat sejenak di ruangan VIP Bandara.

Nonton Pacuan Kuda di Panda

Sebelum menuju Desa Maria, Kecamatan Wawo, Menperkeraf beserta rombongan terlebih dahulu menyaksikan pacuan kuda di Desa Panda, sekitar pukul 11:45 pagi.

Kepada Menteri Sandi Uno, Bupati Bima menyampaikan bahwa olah raga Pacuan Kuda sangat di cintai masyarakat Kabupaten Bima, Dana Mbojo. Demikian pula, lapangan yang digunakan telah ada sejak zaman dahulu.

Kedatangan Menteri, Youtuber Atta Halilintar beserta istri, Aurel Hermansyah suatu kebanggaan bagi kami dan masyarakat Bima.

Dijelaskan Bupati, Kuda Bima cukup terkenal dan memiliki ciri khas tersendiri. Bahkan Bima juga dikenal dengan produksi susu kuda liarnya.

‘’Terima kasih telah berkunjung di pulau Sumbawa NTB dan dukungan Kementerian Pariwisata,’’ujar Bupati.

Sementar itu, untuk mendukung Pariwisata di Bima, Menteri Sandi berjanji akan mengalokasikan anggaran. Untuk pembangunan secara permanen arena pacuan kuda di Desa Panda. Kata Menteri Sandi Uno, Pariwisata di Bima harus maju dan setara dengan daerah-daerah lain.

Resmikan Desa Wisata Budaya

Menteri Sandi Uno, tiba di Uma Lengge, Desa Maria, sekitar pukul 14.00 wita, usai menunaikan Ishoma di Pasanggrahan Wawo. Masyarakat tumpah ruah memakai rimpu dari tenun khas Bima, disepanjang jalan menuju kompleks Uma Lengge.

Memasuki Kompleks Uma Lengge, Menteri Sandiaga Uno disambut tarian ‘Wura Bongi Monca’. Dan pengalungan selendang tenun khas Bima oleh Ma Ka Tua Ra Humpa. Juga disambut dengan atraksi tari ‘Ntumbu Tuta’ dari Sanggar Seni dan Budaya ‘Diha Timbo’.

Sebelum menandatangani Prasasti Desa Wisata, Menteri meninjau stand ekonomi kreatif yang ada dalam Kompleks Uma Lengge dan ikut bersama ibu-ibu memainkan alat musik tradisional Bima ’Kareku Kandei’.

Bupati Umi Dinda berharap hadirnya Menteri Sandi Uno bisa membangkitkan Pariwisata di Bima. Karena, kata Bupati, tidak lama lagi akan digelar event internasional MotoGP di Mandalika, Lombok.

‘’Semoga bisa menumbuhkan Pariwisata di daerah kita; Dana Mbojo,’’ujar Bupati.

Selain itu, Kabupaten Bima, juga berbatasan langsung dengan Labuhan Bajo di sebelah timur.

Kita berharap, wisatawan sebelum menuju Labuhan Bajo bisa mampir dan menikmati destinasi wisata di Bima.

Adanya perhatian dari Pemerintah Pusat, melalui Menperkeraf untuk memajukan dan mengembangkan Pariwisata dan Ekonomi kreatif yang potensial, sangat diharapkan.

Dijelaskan Bupati Umi Dinda, Indonesia masih dilanda pandemi Covid- 19. Tentu berdampak terhambatnya pergerakan Ekonomi masyarakat. Sentuhan Pemerintah pusat dapat memulihkan ekonomi di daerah.

Sementara itu Menteri Sandi mengatakan, Pariwisata NTB terus berbenah agar tidak ketinggalan dari daerah lain. Demikian pula Kabupaten Bima, akan bersaing dengan daerah tujuan wisata lainya di Indonesia.

Menurut Sandi Uno, Uma Lengge merupakan bangunan tradisional suku Mbojo masuk wilayah Kecamatan Wawo. Berbentuk kerucut di bagian atap. Dulu digunakan sebagai tempat tinggal, sebagian juga digunakan sebagai lumbung padi.

‘’Kami akan melakukan pendampingan agar obyek wisata ini tumbuh dan menjadi destinasi wisata baru di Indonesia,’’ujar Menteri.

Menurut Sandi Uno, daya tarik wisata budaya Uma Lengge sangat langka. Bernilai sejarah tinggi karena menjadi situs warisan budaya para leluhur suku Mbojo. Memiliki keunikan tinggi dalam industri pariwisata.

Pendampingan, kata Sandi Uno, akan dilakukan seluruh aspek yang diperlukan oleh desa wisata. Dengan penyusunan rencana pembangunan desa wisata. Dilanjutkan dengan pembangunan Sumber Daya Manusia.

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Wisata. Kemudian pendampingan institusi desa wisata serta pembangunan fisik atau infrastruktur dengan melibatkan Kementerian dan lembaga-lembaga terkait.

Kembangkitan pariwisata, Kata Menparekraf, dimulai dari desa wisata. Nantinya menjadi tonggak kebangkitan ekonomi.

‘’Kita ingin desa wisata hadir membuka peluang ekonomi, lapangan kertja dan lapangan usaha seluas-luasnya, untuk meningkatkan ekonomi rakyat,’’tambahnya.

Menteri Sandi mengaku, banyak hal yang belum disentuh oleh program Nasional. Dan program Desa Wisata ini merupakan program yang berkeadilan dan tepat sasaran.

Diharapkan, program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini wisatawan yang berkunjung di Uma Lengge, Desa Maria, Wawo, dapat meningkat dan mampu tumbuh dengan baik. Seperti Desa Wisata di daerah lain.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif RI, pada kesempatan tersebut juga meresmikan Lapak Ekonomi Kreatif yang dikelola oleh Bumdes Maria Maju. (***)