Pelaku Pembunuhan Sadis di Sondosia, Dipenjara 20 Tahun Saat di Malaysia

Foto : Polisi lakukan negosiasi pada Pelaku Pembunuhan Sesaat setelah melakukan aksi biadabnya untuk menyerahkan parangnya

Bimantika.net Pada hari Rabu 6 Oktober 2021 sekira pukul 11.45 wita bertempat di RT 07 Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima telah terjadi kasus penganiayaan berat yg menyebabkan Pelaku dan Korban meninggal dunia

Menurut Laporan Tertulis dari pihak Kepolisian bahwa Adapun identitas Pelaku, Korban dan Saksi saksi adalah :

Pelaku bernama Sukardin, 52 tahun, Duda, Petani Alamat Rt. 07 Desa Sondosia meninggal dunia

Korban meninggal dunia Saudari Yeni Alias Ante, usia 14 tahun pelajar, RT 07 Desa Sanolo mengalami luka di leher dan putus tangan kanan dan meninggal di TKP.

Korban kritis dan di rujuk ke RSUD Bima adalah
Sadam, 20 tahun, Mahasiswa, RT07 desa sondosia luka di bacok di tangan kanan

Korban Kritis dan di rujuk ke RSUD Bima
Mulyadin, 16 tahun pelajar RT 07 Desa Sondosia luka di tangan kanan dan leher

Korban dari Kepolisian Bripka Suhendra, 36 tahun, Polri, RT 04 Desa Tambe luka pada kepala bagian belakang kena lempar batu dan luka di lengan kakan akibat terkena peluru.

Korban Pembunuhan yang meninggal di TKP

Menurut Keterangan Kepolisian bahwa pada awalnya ketiga korban sedang duduk di rumahnya dan lagi nonton VT dan datang pelaku atas nama Sukardin yang Kos di kediaman bapak Ismail samping rumah korban sambil membawa parang dan langsung mengamuk memukul Korban Saudari
Yeni Alias Ante, 14 tahun sehingga korban mengalami luka di leher dan putus tangan kanan dan meninggal dunia di tempat.

Sementara itu kakak korban yang bernama Sadam dan Mulyadin yang mau menyelamatkan adiknya juga ikut di tebas dengan parang oleh pelaku sehingga Saudara Sadam dan Saudara Mulyadin mengalami luka di bagian tangan.

Atas peristiwa pembantaian sadis itu menghebohkan warga sekampung Desa Sondosia.

Dan warga Sondosia yang datang membantu mengamankan Pelaku yang masih memegang Senjata tajam berupa parang dan pelaku sambil berjalan menuju rumah sakit Sondosia.

Korban pembacokan saat menyelamatkan kakak perempuannya

Sekitar pukul 12.00 wita datang Anggota Jaga Polsek Bolo yg dipimpin oleh KSPKT 3 Bripka Suhendra untuk membantu warga mengamankan Pelaku saudara Sukardin yang masih memegang Senjata Tajam berupa parang yang sudah terhunus dan melakukan Negosiasi dengan Pelaku sehingga pelaku mau menyerahkan Senjata Tajam berupa Parang kepada Bripka Suhendra.

Sesaat setelah pelaku menyerahkan parang kepada Bripka Suhendra dan Pelaku di bawa menuju ke arah jalan Raya Menuju Desa Sanolo sambil menunggu Kendaraan dan pada saat itu Masyarakat sudah banyak dan melakukan pelemparan ke arah Pelaku yg sedang di pelaku oleh Bripka Suhendra.

Atas kejadian itu sehingga Bripka Suhendra terkena lemparan batu oleh masyarakat di kepala bagian belakang dan Pelaku langsung berontak serta merampas Senjata Api jenis Revolver milik Bripka Suhendra serta meronta melepaskan diri dari pelukan Bripka Suhendra dan posisi pada saat itu sudah di jalan Raya depan RSUD Sondosia

Pelaku yang sudah menguasai Senjata Api milik Bripka Suhendra dan langsung melakukan tembakan ke arah Bripka Suhendra sehingga Bripka Suhendra mengalami luka tembak sebanyak 1 kali mengenai Lengan tangan kanan dan Bripka Suhendra terjatuh di aspal sehingga anggota yg lain melakukan Penembakan peringatan ke arah pelaku namun pelaku tetap melakukan penembakan sampai habis peluru.

Pelaku pembunuhan sadis yang tewas dihakimi massa

Setelah itu Pelaku terjatuh akibat di tembak dan dilempar oleh Massa dan Anggota Polsek Bolo langsung mengamankan Senpi Bripka Suhendra di tangan pelaku dan membawa pelaku ke ruang IGD RSUD Sondosia.

dan sampai di pintu gerbang dihalangi oleh Massa sehingga masyarakat melakukan pemukulan terhadap Pelaku dan Pelaku meninggal dunia di Halaman RSUD Sondosia.

Bripka Suhendra yang mengalami luka Tembak dan luka di kepala akibat pelemparan oleh massa dilakukan evakuasi di Ruang IGD RSUD Sondosia dan di rujuk ke RSUD Bima akibat luka tembak di lengan kanan.

Tangkapan Layar Pelaku Pembunuhan yang dihakimi Massa di depan RSU Sondosia Kabupaten Bima

Langkah kongkrit yang diambil oleh pihak kepolisian saat kejadian ini adalah Anggota Jaga Polsek Bolo dan Kanit Reskrim yg di pimpin oleh KSPKT 3 Bripka Suhenda menerima laporan dam mendatangi TKP Mengamankan barang bukti (BB) berupa Parang dan HP milik Pelaku

Setelah itu Membawa korban yang masih hidup ke RSUD Bima walau dalam kondisi kritis, Mengamankan Senjata api milik Bripka Suhendra dan Mengumpulkan keterangan-keterangan penting terkait kasus tersebut.

Sebagai catatan khusus hasil wawancara media online Bimantika di lapangan bahwa Pelaku pernah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dI Malaysia.

dan pelaku pernah berhadapan dengan urusan hukum di Negara Malaysia akibat kasus pembunuhan yang dilakukannya saat menjadi TKI Malaysia.

Saat itu Pelaku di Vonis oleh Pengadilan Negara Malaysia dengan Hukuman Mati, namun Pelaku menjalani Hukuman selama 20 Tahun dan setelah bebas Pelaku kembali ke Desa Sondosia.

Dari analisa awal bahwa Modus dan motif pelaku melakukan pembantaian dan pembunuhan sadis karena mengalami gangguan jiwa akibat stress

Sampai berita ini diturunkan pihak Kepolisan melakukan pengamanan di sekitar rumah korban.(***//pol)

Pembunuh Sadis Terbunuh Ditangan Massa

Bimantika.net Kasus Pembunuhan pelaku Pembunuh Sadis terjadi di Wilayah Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima siang tadi Rabu 6 Oktober 2021.

Hasil investigsi langsung Media Online Bimantika Biro Kecamatan Bolo dan Madapangga terungkap fakta bahwa dalam aksi biadab pembunuh sadis itu melakukan aksi nya tanpa terkontrol.

Tidak tanggung-tanggung, tiga (3) orang warga RT 07/RW 04 Dusun Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima NTB dibantai secara sadis oleh pelaku.

ketiga orang korban itu salah satunya berjenis kelamin perempuan bernama Anti (14) meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) yakni di kediamannya Desa Sondosia.

Dua orang korban lainnya yakni Sadam (19) dan Muhaimin (16) telah dilarikan ke RSUD Bima akibat luka bacokan yang cukup serius dan ditangani secara langsung oleh pihak medis.

Ketiga korban aksi brutal itu adalah satu keluarga kakak-adik, putra Putri dari pasangan suami istri Umar H. Sa’ban (52) dan Rosdiana yang bertempat tinggal di Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Informasi yang dihimpun Biro Bolo dan Madapangga Media Online Bimantika terungkap Pelaku pembunuhan sadis itu adalah Sukardin (52) warga Desa Sanolo.

Desa Sanolo dan Desa Sondosia adalah Desa bertetangga di Kecamatan Bolo.

Pelaku Pembunuhan, Sukardin pun sesaat melakukan aksi brutalnya tewas di tempat karena amukan massa setempat.

Pembunuh Sadis Terbunuh ditangan amukan massa depan RSU Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Peristiwa aksi brutal Sukardin terjadi sekira pukul 12:50 Wita. Pelaku pertama kali membacok Anti di bagian leher dan jari tangannya putus hingga Anti meninggal dunia di TKP.

Sukardin pun tidak berhenti sampai disitu, amukan liar keganasannya ia lanjutkan pada korban lainnya yakni membacok secara membabi buta saudara Sadam dan Muhaimin yang kini tengah dirawat di RSUD Bima.

Usai membantai ketiga korban tersebut, pelaku kemudian berlari menuju Utara RSU Sondosia. Pihak kepolisian yang sempat mengamankan pelaku di TKP pun menjadi korban amukan massa akibat aksi brutal Sukardin.

Pelaku Sukardin yang nekat itupun merampas pistol dan menembak di bagaian lengan salah satu anggota polisi, hingga terluka dan dirawat secara medis di Rumah Sakit Sondosia.

Pihak keluarga korban dan ratusan warga pun marah dan murka atas aksi Sukardin sehingga Sukardin pun menjadi sasaran amukan massa,

Aparat Kepolisian tidak tidak mampu menghalau aksi massa tersebut dan ikut menjadi sasaran amukan massa, sehingga Sukardin pun tewas di tempat yakni di halaman RSU Sondosia akibat amukan massa yang tak terkendalikan.

Wartawan Media Online Bimantika mencoba mendalami peristiwa tersebut dan menginvestigasi sebenarnya Sukardin ini siapa dan apa motivasinya membantai secara sadis.

keterangan beberapa warga yang diwawancara bahwa pelaku diduga mengalami stress dan gangguan jiwa Selain itu. “Sukardin itu baru pulang kampung satu tahun lalu setelah lama merantau di negeri Malaysia” ungkap ibu-ibu yang menyaksikan peristiwa pasca pembantaian.

Ia pun menjelaskan bahwa Sukardin selama 10 tahun lebih ada di Malaysia dan Sukardin juga dikabarkan sempat masuk penjara Malaysia akibat perbuatannya dengan kasus pembunuhan.

Informasi lainya bahwa Sukardin selama berada di Kampung halaman, nampak setiap saat nongkrong minum kopi bahkan makan di rumah para korbannya.

Warga lainnya yang dikonfirmasi enggan menguraikan soal motif Sukardin melakukan pembantaian sadis tersebut.

Hingga berita ini diturunkan Wartawan Media Online Bimantika melakukan penelusuran motif pelaku pada pihak Polres Bima. (***)

Polres Bima Gelar Apel Kesiapan Operasi Bina Waspada Rinjani 2021

Bimantika.net Bima- Kepolisian Resort Bima Kabupaten gelar apel kesiapan pasukan Operasi Bina Kusuma Rinjani 2021 yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Bima Kompol Yusuf di lapangan Mapolres Bima, Rabu 6 Oktober 2021 pagi tadi.

Polres Bima Kabupaten melibatkan 55 personil dalam kegiatan Operasi. Hadir dalam apel gelar pasukan tersebut pejabat utama Polres mulai Kabag, Kasat, Kasi serta perwira staf, Bintara dan ASN Polres Bima Kabupaten.

“Operasi Bina Waspada Rinjani 2021 terhitung hari ini Rabu, 6 sampai hingga, Selasa (19/10/21), selama 14 hari” ucapnya.

Digelarnya Ops Bina Waspada Agung ini dengan mengedepankan Satuan fungsi Binmas dibantu Satuan Fungsi lainnya yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Ops Bina Waspada Rinjani 2021, melakukan upaya dan langkah pembinaan melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan dalam rangka penanggulangan gangguan Kamtibmas terutama kelompok radikal, agama, kelomopk ekstrim dan separatisme.

Dalam amanatnya, Wakapolres Bima Kompol Yusuf menyampaikan Upacara Saat ini kita dapat melaksanakan apel gelar pasukan ops bina waspada rinjani 2021 dalam rangka penanggulangan gangguan kambtibmas terutama kelompok radikal agama,kelompok ekstrim dan separatisme di wilayah hukum polres bima.

Apel gelar pasukan ini merupakan representasi dari amanah undang-undang indonesia nomor 5 tahun 2018 tentang perubahan atas undang-undang nomor 15 tahun 2003 dan program penanggulangan radikalisme juga menjadi salah satu dari 7 program prioritas kapolri pemantapan Harkamtibmas yang di antaranya adalah penanggulangan radikalisme.

Tambahnya, Guna menanggulangi terjadinya tindak pidana terorisme pemerintah perlu mengambil langkah-langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari bahaya kelompok radikal agama kelompok ekstrim dan separatisme serta operasi bina waspada rinjani 2021 yang kita laksanakan hari ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepercayaan yang di berikan oleh negara dan seluruh rakyat indonesia.

“Tentu untuk melindungi, melayani, mengayomi serta menjamin keselamatan masyarakat di wilayah hukum polres bima Kabupaten”, tutupnya.(***)

Syarat WSB Champion, Lombok Tengah Lampaui Target 70 Persen Vaksinasi

Bimantika.net Mataram – Percepatan laju vaksinasi sebagai salah satu persyaratan penyelenggaraan even World Super Bike (WSB) Champion berhasil gemilang.

Pasalnya, selama 15 hari sejak 20 September hingga 4 Oktober 2021 laju vaksinasi di Kabupaten Lombok Tengah, dimana Sirkuit MotoGP Mandalika berada telah melampaui 70 persen Vaksinasi.

Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H & Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan bahwa capaian itu berkat kerja sama kolaboratif antara TNI-Polri dan seluruh unsur Pemerintah Daerah dari tingkat provinsi, Kabupaten sampai dengan pedesaan, nakes serta bersama seluruh stakeholder di semua tingkatan.

“Alhamdulillah, semua ini capaian semua pihak baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah mulai dari tingkat provinsi hingga ke tingkat terendah, yang saling bahu membahu bekerja sama untuk percepatan Vaksinasi ini ungkapnya.

“Ini juga bisa menjadi kado terindah dari kita semua,Nakes dan masyarakat untuk HUT TNI ke-76,” imbuhnya.

Menurut M. Iqbal & Rizal capaian 70 persen dalam percepatan vaksinasi tidak harus berhenti. Namun pihaknya akan merasa puas jika masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya Lombok Tengah, capaian vaksinasinya terus masif s/d 100 persen hingga pergelaran World Super Bike Champion November mendatang.

“Kami sudah minta Bupati,Dandim dan Kapolres (Lombok Tengah, red) serta satgas Vaksin untuk terus bekerja, serta mempersiapkan dg matang manajemen vaksinasi dosis kedua,” tegas M. Iqbal.

“Vaksinasi pertama terus berlanjut, vaksinasi kedua agar disiapkan dg matang,” tandasnya.

“Menurut Bupati Lombok Tengah.
Jumlah penduduk Lombok Tengah pada data Kemenkes RI 1.029.000-an. Tetapi setelah dilakukan validasi data berbasis pedesaan hingga kecamatan jumlahnya hanya 1.018.000 saja. Kesimpulannya, setelah divalidasi tsb data 70 % dari jumlah penduduk adalah 713.828 yang layak vaksin.

“Artinya, capaian vaksinasi 713.828 telah melampaui target 70 % dari populasi ”

Bupati Lombok Tengah HL. Pathul Bahri saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-76 mengungkapkan, percepatan laju vaksinasi di Kabupaten Lombok Tengah hingga 4 Oktober 2021 telah mencapai 70 persen dari populasi.

“Strategi luar biasa ini. Selama 15 hari dapat melakukan vaksinasi 713.828 dosis dari sebelumnya hanya 14 persen pencapaian,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pathul juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak khususnya Gubernur NTB dan Kapolda NTB serta Danrem 162/Wira Bhakti, yang telah memiliki andil besar dalam percepatan laju vaksinasi, dalam upaya mencapai target persyaratan terlaksananya World Super Bike Champion.

“Terima kasih pada Bapak Gubernur, Kapolda, Danrem yang telah luar biasa mengeroyok Loteng, sehingga capaian vaksinasinya juga luar biasa,” ucap Pathul.

Bupati Lombok Tengah juga menyampaikan terima kasih kepada para pahlawan kemanusiaan, Nakes, dan unsur-unsur TNI-Polri di semua tingkatan, yang telah bekerjamaksimal dalam pencapaian target 70 persen Vaksinasi di Lombok Tengah.

“Ini semua merupakan kado terindah pada HUT TNI ke-76. Ini dari kita semua untuk rakyat, masyarakat Loteng, dan kami siap menjadi tuan rumah WSBK dan MotoGP di Sirkuit Mandalika,” kata Pathul. (***//hpb)

Sikap Tegas Lurah SaraE Sembelih Sapi Tangkapan Satgas

Bimantika.net Lurah SaraE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, Oka Budiman, S. Pd adalah sosok Lurah yang memiliki komitmen dan Konsisten dengan tata aturan yang dibuat bersama.

Sebelum menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), Oka Budiman adalah sosok Aktivis Mahasiswa dan Pejuang parlemen jalanan yang selalu lakukan orasi-orasi jalanan dan aksi Demonstrasi sejak tahun 1997-1999 di Kabupaten Bima (sebelum terjadinya pemisahan Kota dan Kabupaten Bima).

Hari ini Rabu, 6 Oktober 2021 Lurah SaraE perlihatkan sikap tegas dan konsistensinya dalam menjalankan amanah sebagai Kepala Wilayah di Kelurahan SaraE yang tentunya ingin menjadi pelayan warga yang ia pimpin dan Konsisten Dalam Komitmen

Tegas Dengan Sikapnya, melakukan proses penyembelihan satu (1) ekor Sapi Ternak Keliaran hasil tangkapan Tim Satuan Tugas yang dibentuknya.

Sebelumnya tim yang dibentuk oleh Stake Holder se Lurah Sarae tersebut saat pembentukannya juga disaksikan oleh Babinsa dam Bhabinkamtibmas setempat.

Satuan Tugas Penertiban Hewan Ternak Liar Kelurahan Sarae ditetapkan dengan SK Lurah Nomor 25 Tahun 2021 sekaligus Bentuk aturan-aturan pengikatnya terkait utusan Hewan Liar di Wilayah Kelurahan Sarae.

Satgas ini hasil urug rembug stake holder Kelurahan SaraE sepakat diketuai oleh Ketua RW 04 Kelurahan SaraE, Baharuddin Arsyad dilengkapi dengan Anggota nya seluruh RT Se Kelurahan SaraE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Sapi yang di sembelih oleh Lurah SaraE ini karena tidak mampunya pemilik ternak membayar denda sesuai awik-awik Kelurahan ( Peraturan Lurah) yang disepakati bersama seluruh tokoh Muda, Tokoh Agama, RT dan RW, Pemuka Masyarakat se Kelurahan SaraE.

Menurut Oka Budiman, bahwa sapi yang disembelihnya akan dibagi-bagikan pada warga yang tidak mampu yang ada di wilayah Kelurahan SaraE.

“Nanti daging sapinya kita bagi-bagikan untuk warga yang tidak mampu di kelurahan SaraE ini” demikian ungkap Oka Budiman.

Putra Asli Kelahiran Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima ini tidak serta merta melakukan proses penyembelihan sapi hasil tangkapan tim Satgas bentukannya.

Melainkan melalui proses pemanggilan yang punya ternak ditangkap, lalu di minta untuk tebus sesuai peraturan yang ditetapkan, sehingga konsekuensi nya adalah pihak kelurahan lakukan proses penyembelihan jika tidak mampu bayar denda.

“Dalam aturan jelas denda satu ekor sapi dalam sehari yang ditangkap tim satgs 2,5 juta, lalu kita panggil pemilik untuk mengambil dengan membayar denda, akibat pemilik tak mampu bayar denda kita lakukan proses penyembelihan ini” tegas Oka. (***)

Umi Elly Memotivasi Para Peserta Pop Religi

Bimantika.net Disela sesi latihan Qasidah Kolaborasi Selasa Malam (5/10) hadir ditengah-tengah peserta dan pelatih Hj. Elly Alwaini H.M. Lutfi selaku Ketua DPD LASQI Kota Bima

Kehadiran Umi Elly Sapaan akrab Hj. Elly Alwaini dalam rangka melakukan Pengawasan dan Pembinaan langsung terhadap para peserta yang akan mengikuti Seleksi Bintang Vokalis Pop Religi Kategori Anak-anak, Remaja, Dewasa Putra-putri Tingkat Provinsi NTB.

Seleksi Bintang Vokalis Pop Religi Kategori Anak-anak, Remaja, Dewasa Putra-putri Tingkat Provinsi NTB itu di selenggarakan di Kabupaten Sumbawa Barat 13-15 Oktober 2021.

Umy Elly selain memberikan arahan, beliau juga memberikan motivasi dan bantuan lebih untuk suksesi kegiatan tersebut.

Umi Elly pun berjanji akan menghadiri secara langsung kegiatan tersebut untuk memberikan semangat kepada para peserta dilokasi.

Sukses dan Jaya selalu Lembaga Seni & Qasidah Kota Bima, ciptakan generasi religius dalam balutan seni qasidah. (***)

Polres Bima Gelar Lat Pra Ops Bina Waspada Rinjani 2021

Bimantika.net Kepolisian Resor Bima Kabupaten dengan tetap mentaati protokol kesehatan menggelar kegiatan Latihan pra Operasi (Lat Pra Ops) Bina Waspada Rinjani Tahun 2021 di aula Mapolres Bima, Selasa (5/10/2021).

Kegiatan dibuka langsung Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K yang diwakili oleh Kabag OPS AKP Herman, SH dengan didampingi Kasat Binmas, Kasat Intel,Kasat Narkoba, Kasat Samapta, Kasi Humas dan personil yang terlibat dalam Operasi Bina Waspada Rinjani 2021.

Kabag OPS yang memimpin Latpra Ops, lanjut memberikan arahan bahwa tujuan Operasi Bina Waspada Rinjani 2021 untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat dalam rangka mencegah paham radikalisme anti Pancasila, terorisme, serta aliran sesat lainnya untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Pelaksanaan Operasi Bina Waspada Rinjani ini, kita laksanakan dengan lebih mengedepankan sosialisasi kepada masyarakat terhadap penyebaran Paham Radikalisme yang merusak keutuhan NKRI.

Lebih lanjut, Kabag Ops AKP Herman, S.H menyampaikan paparannya bahwa dalam pelaksanaan Operasi Bina Waspada Rinjani 2021 dibagi menjadi 3 Satgas ( Prefentif, Premitif dan Bantuan Operasional) dan Operasi Bina Waspada Rinjani 2021 akan dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 6 Oktober sampai dengan 19 Oktober 2021.

Lebih lanjut Kabag OPS mengatakan bahwa Operasi Bina Waspada Rinjani ia berharap kepada rekan rekan khususnya Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Jajaran agar meningkatkan kegiatan bimbingan penyuluhan untuk mengantisipasi adanya penyebaran paham radikal.

Diakui AKP Herman paham radikalisme bukan hanya permasalahan agama Islam saja namun radikalisme dapat menyebar diberbagai aspek yang ada di masyarakat, Radikalisme lebih kepada paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan.

Keberadaan Kelompok Radikal Anti-Pancasila yang ada di Indonesia mengincar seluruh lapisan masyarakat terutama generasi muda merupakan kelompok yang paling diincar, Ungkapnya.

Kasat Binmas Polres Bima Iptu Suhermansyah menyampaikan bahwa anggota yang terlibat untuk bersama-sama mendukung kegiatan operasi dan kepada Bhabinkamtibmas dapat mengoptimalkan peran dan fungsinya saat di kewilayahan agar dapat lebih menyatu kepada masyarakat guna meniadakan atau meminimalkan penyebaran Paham Radikalisme,” Ungkap Iptu Suhermansyah. (***)

Vaksinasi di Loteng Capai 70 Persen, Ketua PKC PMII Bali-Nusra Berikan Apresiasi

Bimantika.net Mataram.- Capaian vaksinasi di Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini dikabarkan sudah mencapai 70 persen, hal itu mengundang tokoh masyarakat, Aktivis dan berbagai elemen untuk memberikan apresiasi. Tak terkecuali Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.

Ketua PKC PMII Bali Nusa Tenggara, Aziz Muslim Mengapresiasi Polri, TNI, dan tim Kesehatan yang turun langsung mendatangi warga kekampung-kampung.

“Kami sangat mengapresiasi, Kerja Tim Naskes dan TNI-Polri ini sampai ke pelosok desa, bahkan mereka bekerja sampai larut malam untuk percepatan vaksinasi menyambut Even WSBK di Mandalika,”katanya selasa, (05/10/21).

Aziz merasa bangga melihat kekompakan Polri, TNI, Pemkab dan Satgas dalam upaya penangananan Covid-19 di NTB. Terlebih seluruh, Babinsa dan Babinkamtibmas, bersama tim nakes turun langsung menghampiri warga.

“Kami berterimakasih kepada bapak-bapak kepolisian, TNI, dan tenaga kesehatan dari puskesmas yang telah bekerja keras hingga target ini tercapai,”ujarnya.

Lebih lanjut Aziz menjelaskan, keberhasilan ini menunjukkan bahwa Lombok Tengah sudah siap menyambut Even World Superbike yang akan digelar di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah.

“Itu membuktikan, saat pandemi Covid-19 ini memang harus berkolaborasi, baik TNI- Polri, Pemda, Nakes dan seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat yang tidak terlepas perannya,”tandas Azis. (tp//)

Polres Bima Kota Beri Ucapan Selamat HUT TNI

Bimantika.net Jajaran Polres Bima Kota memberikan ucapan selamat Ulang Tahun TNI ke 76 di Kodim 1608 Bima.

Pemberian Ucapan Selamat pada HUT TNI ke 76 berlangsung pukul 00 : 00 tengah malam 5 Oktober 2021 ditandai dengan peniupan lilin kue ultah yang dibawa khusus oleh Tim Wakapolres Bima Kota

Adapun Bentuk Kegiatannya adalah Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahiddin,.S.Sos beserta PJU Polres Bima Kota memberikan Ucapan Selamat Ulang Tahun TNI ke 76.

Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos mengungkaokan bahwa walau pihak Kepolisian sibuk dalam berbagai aktifitas padatnya menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban memberikan ucapan Selamat HUT TNI ke -76.

“semangat Sinergitas TNI Polri tentu menghadirkan kita ditengah malam jam 00:00 untuk memberikan Ucapan HUT TNI ke 76, Semoga TNI Makin jaya dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia” Ungkap Mujahiddin.

Kasdim Bima Mayor Inf Yudha Bhakti Irawan Menerima Ucapan Selamat dari Waka Polres Bima Kota beserta PJU Polres Bima Kota.

Di hari Ulang Tahun TNI yang ke 76, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos pun mengungkaokan semoga TNI Makin Kuat Bersama Rakyat

“Insya Allah TNI Bersama Rakyat Akan makin kuat pertahankan NKRI dari segala rong-rongan dan TNI Polri pun selalu bersinergis dalam membangun kebersamaan mempertahankan keutuhan NKRI” ujar nya.

Kegiatan Ucapan Selamat Ulang Tahun TNI yang ke 76 berakhir pada pukul 00.05 wita.Kegiatan di monitor oleh Kasi Propam Polres Bima Kota IPTU Imam Subandi.

Pantauan langsung Media Online Bimantika dalam bentuk liputan langsung kegiatan berjalan aman dan lancar. (***)

Walikota HML Dapat Penghargaan Korem 162/WB, Partisipatif dengan TNI

Bimantika.net Hari ini Selasa 5 Oktober 2021 Walikota Bima, H.Muhammad Lutfi SE (HML) didampingi Dandim 1608/Bima, menerima piagam penghargaan atas partisipasi dan kepedulian kerjasama dengan TNI pada acara Tasyakuran Peringatan HUT TNI KE-76 di Aula Sudirman Makorem 162/Wira Bakti.

Piagam Penghargaan diserahkan langsung oleh korem 162/WB melalui Gubernur NTB didampingi Danrem 162/WB, mengusung tema “Bersatu Berjuang Kita Pasti Menang” di Aula Sudirman Makorem 162/WB.

Walikota HML, mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun TNI Ke-76, “Kita harapkan bahwa selalu kompak dan bisa meningkatkan profesionalisme dan kinerjanya sehingga bisa menjalankan fungsi keamanan dan ketahanan negara.

“Karena memang TNI memiliki beberapa fungsi utama menjaga kesatuan NKRI kita di samping juga mendukung kelancaran pembangunan didaerahnya masing-masing,” ujar Walikota HML.

Beliau juga berharap dengan ultah TNI ke-76 ini keakraban dan kedekatan para prajurit Korem 162/WB semakin baik dengan masyarakat di wilayah NTB.

“Dengan semakin dekatnya dan dengan semakin seringnya berkolaborasi dengan masyarakat melalui berbagai macam kegiatan, peran TNI yang memiliki fungsi pertahanan dan keamanan ini makin efektif karena kedekatan dengan masyarakat”, ujar Walikota HML.

Dalam kegiatan tersebut Walikota Bima menerima Piagam Penghargaan yang ke 3 kalinya (Tahun Pertama terbaik 3, Tahun Kedua terbaik 2) yang diberikan oleh TNI-AD khususnya KOREM 162 WIRABHAKTI.

Dan tahun ini mendapatkan penghargaan kembali di urutan terbaik 2 dengan Nominasi terbaik ke 1 Bupati Sumbawa Barat, terbaik ke 2 Walikota Bima, terbaik ke 3 Walikota Mataram yang diserahkan oleh Gubernur NTB didampingi oleh Danrem 162 WIRABHAKTI.