Bupati IDP Sambut Baik Kerjasama Dengan UIN Jakarta

Bimantika.net “Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM generasi muda agar mampu menunjukkan prestasi dan mampu bersaing dengan yang lain pemerintah berkomitmen sesuai dengan kemampuan keuangan daerah”

Demikian salah satu poin pengantar Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) saat memberikan sambutan pada kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA yang didampingi Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof. Dr. Lily Surraya Eka Putri, M.Env.Stud beserta rombongan Kamis (7/10) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima.

Pada Sosialisasi Program Santri Berprestasi Lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Bima yang turut dihadiri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi SE dan Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima Mujiburrahman S.Ag tersebut,

Bupati menambahkan, semangat para orangtua untuk melanjutkan studi putra- putrinya hingga ke jenjang tertinggi telah terpatri sejak zaman dahulu sehingga banyak yang melanjutkan pendidikan hingga ke Mekkah di era Kesultanan Bima”. Kata Bupati.

Sebelumnya, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam pengantarnya dihadapan peserta sosialisasi yang dihadiri para kepala Madrasah Aliyah dan pimpinan Pondok Pesantren Se-Kabupaten dan Kota Bima tersebut mengatakan, kampus yang dipimpinnya memiliki 80 program studi S1 hingga S3 yang diasuh 70 guru besar dengan 35 ribu mahasiswa. Puluhan ribu mahasiswa tersebut menyebar pada 12 fakultas dengan 6 fakultas agama dan 6 fakultas umum termasuk ilmu kesehatan”. Terangnya.

Sesuai arahan Presiden, kita membutuhkan generasi muda yang unggul. Oleh karena itu kita perlu membina anak didik melalui kerangka kerjasama dimana ada alokasikan jumlah mahasiswa yang disepakati dan kami berkomitmen agar para calon mahasiswa yang masuk UIN akan dibina dengan baik”. Imbuh Rektor.

Mudah-mudahan terjalin kerjasama dalam mendidik putra-putri terbaik di kampus terbaik untuk bisa memajukan bangsa dan melanjutkan pembangunan nasional disegala bidang. Tutup Prof Amany.

Pertemuan tersebut, para pihak melakukan penandatanganan kerjasama yang secara garis besar memuat tujuan sebagai bahan acuan pelaksanaan kerjasama dan hubungan Kelembagaan antara para pihak, baik dalam koordinasi, asistensi maupun supervise dalam penyelenggaraan Program Beasiswa Akademik Bagi Putra/Putri Daerah Kabupaten Bima.

Cakupan perjanjian Kerjasama ini meliputi seluruh kegiatan, baik akademis maupun non akademis yang terkait dengan penyelenggaraan Program Beasiswa Akademik Bagi Putra/Putri Daerah Kabupaten Bima. (***)

Selamat Tinggal Derita, Selamat Datang Kesejahteraan

Bimantika.net Kepala Desa Tongondoa Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Gufran HMS, S. Sos saat di wawancara media online Bimantika hari ini Kamis 7 Oktober 2021 mengungkapkan Selamat Tinggal Derita dan Selamat Datang Kesejahteraan untuk para Petani di tempat dirinya menjadi Kepala Desa.

Aba Ra Sapaan Akrab Kepala Desa Alumni Sospol Makassar ini sedang melakukan upaya pengerjaan Jalan Usaha Tani “Sori Dungga”.

Menurutnya dengan adanya akses jalan tani ini tentu dalam pikirannya menjemput Kesejahteraan warga petani Tonggondoa.

Jeritan dan tetesan keringat warga Tonggondoa khusus petani Kebun dan tegalan yang berpuluh tahun berjalan kaki dari Pemukiman/rumah menuju kebun dan tegalan dengan memikul beban baik persiapan kebutuhan saat memulai tanam maupun membawa pulang hasil pertaniannya ketika panen.

“sekarang tidak lagi merasakan beban itu.
Adanya pembukaan jalan Usaha Tani “Sori Dungga” para petani menjadi sumringah, tersenyum, terharu bercampur bahagia menjemput kesejahteraan” ungkap nya.

Tampak jelas di raut para petani yang berkumpul tanpa komando menundukkan kepala sebagai tanda bersyukur kehadirat Yang Maha Agung atas dibukan Jalan Usaha Tani ” Sori Dungga”. ” selamat tinggal penderitaan dan sekarang kita jemput kesejahteraan” ungkap Kades ini.(“””)

Bupati IDP Lakukan Peletakan Bata Pertama Gedung Perpusda

Bimantika.net Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) didampingi Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Bima, Inspektur, Plt. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima A Salam Gani S.Pd M.Pd, Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian Setda (6/10) melakukan Peletakan Bata Pertama Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bima yang berlokasi di Desa Panda Kecamatan Palibelo.

Bupati dalam arahannya mengungkapkan kebanggaan terkait kehadiran gedung tersebut.

“Membangun satu infrastruktur seperti Perpustakaan merupakan kebanggaan karena Perpustakaan Nasional belum bisa membangun secara merata infrastruktur ini. Alhamdulillah kabupaten dan kota Bima mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat”. Kata Bupati.

Kita berharap dalam tahapan pembangunan gedung ada pengawasan yang melekat dan pendampingan dari aparat penegak hukum kepada pelaksana agar semua tahapan dilaksanakan sesuai dengan kontrak nilai yang tertera.

Dengan demikian, kita pastikan bangunan ini akan bertahan lama dan bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi hari ini literasi identik dengan perpustakaan yang tentunya memerlukan metode tersendiri untuk bisa menarik minat baca mulai dari anak-anak sampai orang tua”. Imbuh Bupati.

Sebelumnya, Plt kadis perpustakaan A Salam Gani S.Pd, M.Pd dalam pengantarnya menyatakan, Gedung layanan perpustakaan daerah kabupaten Bima juga dikenal dengan nama Uma Literasi.

Infrastruktur ini dibangun dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Perpustakaan senilai Rp 8,2 miliar oleh PT sahabat Karya Sejati dan melibatkan konsultan perencana Cakrawala Consultant.

Sementara, konsultan pengawas CV Reka Dwita Consultant dan bangunan berdiri diatas lahan 50 are dengan luas bangunan 35,75 X 35,50 M2 serta dibangun selama 240 hari kalender.

Gedung berlantai 2 tersebut dilengkapi sembilan ruangan pada lantai I yaitu ruang registrasi, ruang baca umum, ruang baca disabilitas, ruang baca anak, ruang baca muatan lokal, ruang pamer display , referensi dan Mushala. Sedangkan di lantai 2 juga akan memiliki 9 ruang dengan fungsi berbeda.

Kontraktor diharapkan bisa menyelesaikan pengerjaan konstruksi tepat waktu agar bisa mengundang kepala Perpustakaan melakukan peresmian gedung.

Berkaitan dengan kegiatan instansi yang dipimpinnya, bidang perpustakaan berjalan dengan baik, namun kearsipan masih perlu mendapatkan perhatian dan dioptimalkan.(***)

Sampah Jadi Bahan Bangunan Sekolah, Pertama di Asia Tenggara

Bimantika.net Menggunakan bahan dasar sampah plastik lalu diolah sedemikian rupa menjadi bahan baku dasar sebuah gedung bangunan adalah pertama ada di Asia Tenggara.

“Dan Adanya di Nusa Tenggara Barat” Ungkap Wakil Gubernur NTB DR. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M. Pd.

Ungkapan Wagub Doktor Rohmi itu saat meninjau Progres pembangunan ruang kelas SDN 4 Sigar Penjalin, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mencapai fisik bangunan 80%.

Dalam satu pekan, tiga ruang kelas telah berdiri. Berikutnya akan ada tujuh bangunan sekolah lainnya akan dibangun.

Gedung yang menggunakan materi daur ulang sampah plastik ini, tidak hanya anti gempa, juga akan menjadi pusat edukasi bagaimana memanfaatkan sampah menjadi berdaya guna.

“Dan penggunaaan Eco-Brick ini menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Terima Kasih Clas Room of Hope. Alhamdulillah..!” Ungkap Doktor Rohmi.(***)

Ingin Perkosa, Bersimbah Darah Dihakimi Massa

Bimantika.net Naas menimpa Salah seorang Pria asal Dusun Kalaki Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Nasib naas yang dialami oleh Pria yang hendak melakukan aksi bejatnya ingin memperkosa salah seorang warga yang juga sebagai warga setempat.

Informasi yang dihimpun media Online Bimantika bahwa kejadian itu terjadi di dusun Kalaki Kamis 7 Oktober 2021 pagi ini sekitar jam 10 : 20 wita.

pelaku dan korban sesama warga dusun Kalaki, sempat ingin memperkosa, akan tetapi karena teriakannya sehingga warga mendengar dan langsung di amuk masa.

saat ini pelaku percobaan pemerkosaan kini m sudah di bawa di RSUD Bima dengan kondisi yang sangat kritis.

Kasi Humas Polres Bima, IPTU Adib Widayaka yang dikonfirmasi Media Online Bimantika membenarkan adanya kejadian di Dusun Kalaki dengan sebuah kejadian percobaan pemerkosaan yang berakhir dihakimi massa.

“Iya benar adanya kejadian pagi tadi terjadi percobaan yang berakhir di hakimi secara masa, dan Pelaku nya masih hidup” ungkap Adib.

Sampai berita ini di turunkan, media online Bimantika masih melakukan investigasi lapangan, tunggu kupasan berita lanjutannya(***)

Simpan Satu Pocket Shabu, Pria Asal Desa Tangga Ditangkap Polisi

Bimantika.net Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bima Berhasil mengamankan 1 (satu) orang laki-laki A.n SRN (49) yang diduga menguasai dan memiliki Narkotika Jenis Shabu, Rabu 6/10/21 pukul 10.30 wita.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K melalui Kasat Narkoba AKP Wahyudin membenarkan bahwa Anggotanya telah mengamankan 1 orang laki laki a.n SRN (49) petani, yang beralamat Dsn Anggrek RT 002 RW 001 Dusun Tangga Baru Desa Tangga Baru Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Lebih Lanjut Kasat Narkoba menjelaskan Pada hari Rabu 6 Oktober 2021 anggota opsnal Sat Resnarkoba Polres bima menerima informasi dari masyarakat bahwa adanya tindak pidana penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu, atas nama saudara SRN yang sering melakukan transaksi narkoba langsung dirumah kediamannya.

Kemudian berdasarkan laporan tersebut Selanjutnya Kanit opsnal Aiptu Sudirman Resnarkoba polres Bima berkoordinasi dengan Kasat Narkoba untuk menindak lanjuti laporan tersebut.

Pada pukul 10.00 Wita team opsnal Satresnarkoba Polres Bima yang dipimpin oleh Kanit Opsnal Aiptu Sudirman menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Dan berhasil mengamankan satu orang terduga SRN (49) pada saat itu terduga pelaku SRN sedang duduk didalam rumah bersama temannya.

“dan temannya tersebut pergi melarikan diri,’ ucap Kasat Narkoba

Sesudah di amankan, anggota memanggil masyarakat dan ketua RT setempat untuk menyaksikan penggeledahan rumah milik terduga pelaku.

Kemudian pada saat penggeledahan tim menemukan satu Pocket Kristal yang berisikan narkotika jenis Shabu didalam kotak bekas powerbank warna hitam yang sempat dibuang oleh saudara SRN.

“karena mengetahui anggota datang Pelaku sempat membuang bekas powerbank, namun berhasil di temukan oleh anggota yang didalamnya berisikan Narkoba dengan rincian bruto 0.83 gram dan Netto 0.65 gram,” jelasnya

Selanjutnya tim opsnal melanjutkan penggeledahan di samping kandang sapi dan ditemukan satu buah rangkaian bong sebagai alat hisap.

“Dari hasil penggeledahan tersebut Barang bukti yang berhasil diamankan 1 Pocket narkotika jenis Shabu dengan rincian Bruto 0.83 gram dan Netto 0,65 gram, netto plastik 0.18gram, satu buah alat hisap (bong), dua buah korek gas, satu batang sedotan, satu batang kaca selinder serta Uang tunai sebesar Rp 200.000 ( dua ratus ribu rupiah) ” terang Kasat Narkoba AKP Wahyudin

Selanjutnya tersangka di bawa ke polres bima untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. (***)

Menelusuri Laporan Bupati IDP Soal 275

Oleh : Zahruddin HMS, SH

Bimantika.net Menelusuri laporan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) melalui kuasa hukumnya di polda NTB menjadi isyu hangat dan mewarnai media sosial dalam beberapa waktu terakhir,.

Laporan tersebut berbuntut terhadap adanya bantahan mantan kadis perhubungan kabupaten bima saudara syafruddin dalam beberapa media cetak maupun elektronik dari pengakuan yang bersangkutan sebelumnya dihadapan ketua dan anggota komisi lll DPRD Kabupaten bima ketika melakukan pengawasan sesuai tupoksi komisi sepertinya sulit untuk terpatahkan karena sejumlah bukti tentang dari mana dana itu di dapat kemudian kemana saja dana itu mengalir.

Bantahan mantan kadis itu syah syah saja dan bisa di maklumi oleh publik karena beberapa alasan:
1). Sikap tidak konsistennya seorang mantan pejabat publik dalam memberikan keterangan yang berubah-rubah walaupun pernyataan ini akhirnya akan menyudutkan yang bersangkutan dalam proses hukum.

2). Ketakutan yang bersangkutan terhadap adanya ancaman pidana jika sewaktu waktu untuk kepentingan hukum bukan saja berstatus sebagai saksi akan tetapi kemungkinan bergeser menjadi tersangka.

3). Kemungkinan yang bersangkutan sedang melakoni peran sebagai pemain utama ataukah sebagai sutradara. Sebagai pemerhati politik pembangunan apa yang dilakoni oleh mantan kadis perhubungan kita tunggu saja bagian akhir dari permainan ini, publik menanti.

Pengakuan transaksi sejumlah uang dari salah seorang pengusaha kemudian dana itu dialirkan kemana ini sudah clear dan demi kepentingan hukum maka pihak bung Edy Mukhlis dkk akan menaikan sejumlah bukti dlm proses hukum di polda NTB.

Pertanyaannya…..apakah pernyataan bung Edy Mukhlis dapat dijadikan sebagai pintu masuk guna menelusuri proses lelang kapal senilai Rp. 4,2 Miliyar, apakah sudah melewati prosedur sesuai ketentuan atau tidak…..?

Patut diduga, bahwa kemungkinan terjadinya suap-menyuap selama proses lelang berlangsung sulit untuk di hindari, kejelian penyidik sedang ditunggu publik agar kasus ini segera diungkap.

Terlepas dari benar atau tidaknya permainan ini, yang pasti pertarungan gengsi dan harga diri sedang dipertontonkan antara Bung Edy Mukhlis, S.Sos Vs Bupati Bima.
Satu pihak berkeyakinan bahwa temuan kasus bisa dipertanggungjawabkan sedang dipihak lain merasa di rugikan akhirnya hukum menjadi pilihan akhir.

Wujud kepedulian kami sebagai pemerhati politik pemerintahan dan pembangunan Kabupaten bima, agar para pihak dapat duduk satu meja guna mencari solusi bijak sehingga permasalahan ini tidak membias dan pada akhirnya akan mengganggu perjalanan pemerintahan yang ada.

Bagi kami bahwa ruang dialog perlu untuk dibuka agar sikap bijak akan tumbuh, sikap arif negarawan pejabat publik sedang di uji, larut dengan emosi kerugian menanti.
Nyanyian terus digaungkan kerugian bakal menjadi pemenang.
Semoga solusi ini menjadi akhir dari episode salah tembak……

ZAHRUDDIN HMS, SH.
Pemerhati Politik Pemerintahan & Pembangunan

Pimpin Rakor Virtual, Bupati IDP Minta OPD Fokus Penuhi Target

Bimantika.net Rapat koordinasi (Rakor) secara tatap maya (virtual) perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Rabu (6/10) diikuti 31 Kepala Perangkat Daerah dan 10 Kepala Bagian Sekretariat daerah.

Pada Rakor tersebut Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE(IDP) yang didampingi Drs.Ishaka (Staf Ahli Bupati), H.Putarman SE (Asisten I) dan Drs.H. Arifudin HMY (Asisten III) menegaskan pentingnya pertemuan tersebut.

“Rapat Koordinasi merupakan kegiatan rutin untuk melakukan dan kepala OPD harus mempersiapkan dengan seksama laporan dan sebisa mungkin tidak diwakilkan kecuali sedang menghadiri acara penting di luar daerah”. Terang Bupati.

Kepada para peserta Rakor, Bupati dalam arahannya menekankan agar pada triwulan terakhir semua perangkat daerah lebih fokus menyelesaikan program dan kegiatan yang yang sudah tertuang dalam dokumen perencanaan secara tepat waktu.

Secara khusus, Bupati juga menginstruksikan agar semua kegiatan yang dijabarkan mengacu pada regulasi yang ada melibatkan Inspektorat untuk melakukan evaluasi capaian kinerja dan memastikan tidak ada pelanggaran hukum yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan di masing-masing perangkat daerah.

Sehubungan dengan adanya pemeriksaan/audit yang secara rutin dilakukan kan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semua instansi harus siap memberikan data dan informasi yang diminta dan didukung oleh BPPKAD.

Menutup arahannya, Bupati IDP menginstruksikan semua Pimpinan OPD mematuhi protokol kesehatan dalam semua kegiatan dan mendukung penuh kegiatan vaksinasi yang tengah digencarkan oleh pemerintah daerah bersama dengan aparat TNI/Polri.

“Mudah-mudahan kabupaten segera menjadi zona hijau penyebaran pandemi Covid-19 agar kegiatan kembali berjalan normal’. Imbuhnya. (***)

Aksi Heroik Bripka Suhendra Saat Kuasai Parang Si Pembunuh Sadis, Dapat Reward Dari Kapolres

Bimantika.net Aksi Spektakuler seorang anggota Polisi Berpangkat Bripka saat menangani kasus pembunuhan sadis di Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima mendapat apresiasi dari warga masyarakat Kabupaten Bima.

Betapa tidak, saat pembunuh sadis bernama Sukardin usai membunuh seorang wanita dengan parangnya dan membantai kedua kakak dan adik korban lalu dengan gagahnya berlari dengan parangnya dipinggir jalan depan Rumah Sakit Umum (RSU) Sondosia Kabupaten Bima.

Bripka Suhendra

Bripka Suhendra yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan jiwa ksatrianya menghampiri pelaku pembunuhan dengan memegang parang ditangan kanannya.

Negosiasi berjalan cukup alot antara Bripka Suhendra dengan pelaku pembunuhan, alhasil seorang Polisi yang beralamatkan di Desa Tambe Kecamatan Bolo itu sukses menguasai senjata tajam (parang) milik Sukardin.

Setelah ia sukses menguasai parang pelaku pembunuhan, disitulah awal muasal dari kejadian yang menimpanya.

Bripka Suhendra Saat Negosiasi dengan Sukardin Sang Pembunuh Sadis

Yakni warga yang sedari tadi marah pada pelaku pembunuhan tiba-tiba ngamuk ingin membunuh Pelaku Sukardin yang sudah dalam pelukan Bripka Suhendra yang mencoba mengevakuasi pelaku pembunuhan,

Saat mengevakuasi pelaku Pembunuhan, sisi lainnya warga mengamuk ingin menghabisi nyawa si pelaku pembunuhan sambil melempari dengan batu, disitulah kejadian awal Bripka Suhendra mengalami luka bagian belakang kepala akibat kena lemparan batu dari wara yang mengamuk demi sebuah kepentingan mengayomi warga dari amukan massa.

Disaat itulah pelaku Pembunuhan kembali berontak dengan merampas dan menguasai senjata api (senpi) milik Bripka Suhendra.

Bripka Suhendra usai lakukan perawatan setelah ditembak lengan kanannya oleh pelaku Pembunuhan

Saat itu pelaku Pembunuhan Sukardin saat senpi berada di tangannya langsung mengarahkan tembakan ke arah Bripka Suhendra dan menembakinya sehingga Bripka Suhendra pun tersungkur akibat timah panas kena lengan kanannya.

Pihak Polres Bima Kabupaten saat memfasilitasi Bripka Suhendra saat berobat lanjut di RSUP Mataram NTB

Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K yang dikonfirmasi langsung media online Bimantika menyebutkan bahwa pihak Polres Bima sangat apresiasi tindakan dan aksi taktis seorang Bripka Suhendra saat mengatasi masalah dilapangan sehingga pihak Polres Bima pun memfasilitasi perawatan Bripka Suhendra di Rumah Sakit Umum (RSU) NTB di Mataram.

pihak Polres Bima Kabuoaten pun Bukan hanya sekedar memfasilitasi Bripka Suhendra melainkan Kapolres sendiri akan memberikan Reward and Punishmen atas aksi heroik seorang Polisi dalam kondisi kedaruratan.

“Kita Rencanakan, Buat Reward Mas” ungkap Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko melalui saluran WhatsApp nya pagi ini Kamis 7 Oktober 2021.(***)

Pembunuhan Sadis Sondosia, Ini Kata Kapolres

Bimantika.net Pada hari rabu tanggal 6 oktober 2021 sekitar jam 11.30 wita telah terjadi kasus tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang di lakukan oleh pelaku atas nama Sukardin(53).

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K melalui Kabag OPS AKP Herman, S.H mengatakan, Pada saat korban atas nama Sri Rahmayati bersama Nursadah dan Muhaimin sedang nonton tv di rumahnya tiba-tiba datang pelaku atas nama Sukardin dengan membawa sebilah parang dan mengamuk kemudian membacok para korban.

Mendengar teriakan para korban, datang masyarakat yang ingin menangkap pelaku. namun pelaku lari ke jalan raya sambil memegang sajam berupa parang.

Kemudian dengan sigap datang anggota polsek Bolo yang di pimpin oleh Bripka Suhendra untuk membantu warga mengamankan pelaku di mana pelaku masih memegang sajam. Tutur Kabag Ops.

Selanjutnya anggota melakukan negosiasi dengan pelaku agar pelaku menyerahkan diri, namun pelaku berupaya bunuh diri dengan cara menikam perutnya sendiri dengan menggunakan parang yang di pegangnya sampai isi perutnya keluar.” Terangnya.

“Anggota terus melakukan negoisasi dan akhirnya pelaku mau menyerahkan sajam yang di pegang, sehingga anggota dapat mengamankan pelaku”

Namun pada saat pelaku hendak di evakuasi masyarakat yang begitu banyak melakukan pelemparan ke arah pelaku sehingga pelaku berontak dan merampas senjata api (senpi) anggota. Kemudian Pelaku melakukan penembakan ke arah anggota atas nama Bripka Suhendra.

Karena pelaku sudah menguasai senpi, untuk menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak sehingga anggota lain melakukan penembakan guna melumpuhkan pelaku. setelah itu pelaku terjatuh dan anggota langsung mengamankan senpi dari tangan pelaku”, pungkas AKP Herman, SH.

Pada saat pelaku mau di bawa ke rumah sakit sondosia masyarakat sudah banyak dan memukuli pelaku sehingga pelaku meninggal dunia di halaman rumah sakit Sondosia.

Dari kejadian tersebut Sri Rahmayanti, 13 Tahun, pelajar, alamat dusun Ntandadeu Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima ( Korban Meninggal Dunia), Nursadah, 20 tahun, Mahasiswi, dusun Ntandadeu desa Sondosia Kec. Bolo Kab. Bima mengalami luka berat, Muhaimin, 17 tahun, pelajar, dusun Ntandadeu desa sondosia Kec Bolo Kab. Bima mengalami luka ringan, Bripka Suhendra,Jabatan Kaspkt Polsek Bolo, Alamat Rt 04 Desa Tambe Kec Bolo Kab. Bima mengalami luka tembakan dan luka bagian belakang kepala( Korban dirawat di RSUD Bima dan rencana di Rujuk ke Mataram ).

“Saat ini anggota kita Bripka Suhendra sedang dirawat dan rencana akan di rujuk ke Mataram”, pungkas Herman

Selanjutnya untuk meredam kejadian tersebut tindakan yang dilakukan Polres Bima yaitu melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta barang bukti dan melakukan evakuasi korban menuju rumah sakit.

“Untuk menjaga situasi tetap kondusif kita berkoordinasi dengan TNI, Pemerintah serta Tokoh masyarakat setempat’, ucapnya

Sampai saat ini pengamanan masih dilakukan oleh personil polres Bima beserta jajaranya.

Sampai saat ini situasi di desa Sondosia kec Bolo masih terkendali. (sumber Polres Bima)