Umi Elly Ajak Siswa Bekali Diri Hindari Kekerasan dan Pelecehan Seksual

jpn

Bimantika.net -Eksistensi atau keberadaan organisasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di negeri ini sangat urgen atau penting.

Keberadaan Puspa adalah sebuah upaya untuk mengurai problematika dan mencari solusi untuk memajukan dan melindungi perempuan dan anak.

Ketua Forum PUSPA Kota Bima Hj. Eliya kembali melaksanakan sosialisasi akan bahaya tindak kekerasan perempuan dan anak serta bahaya kekerasan seksual bagi tumbuh kembang anak.

Istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) ini melakukan sosialisasi di Madrasyah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bima Selasa 19 September 2023.

Sasaran sosialisasi sengaja dipilih para siswa-siswi yang ada di Kota Bima,

Dengan tujuan dapat menghindari dan menyiapkan bekal bagi diri mereka masing-masing untuk terhindar dari kekerasan yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan dirinya.

“Sengaja kita target kan sosialisasi di tingkat pelajar untuk mengedukasi mereka demi menjaga dirinya” ujar Umi Elly sapaan akrabnya.

Kasus pelecehan seksual semakin marak terjadi. Bagaimana cara mencegahnya? Berikut berbagai cara menghindari pelecehan seksual untuk kamu.

Kasus pelecehan seksual seakan tidak ada habisnya. Hampir setiap hari kita bisa mendengarkan kasus tersebut di media sosial atau di surat kabar.

Komnas Perempuan bahkan menemukan bahwa setiap hari ada sekitar 35 wanita di Indonesia yang menjadi korban pelecehan seksual. Kendati begitu, pelecehan seksual dapat dialami wanita maupun pria dan hal ini harus disikapi dengan serius.

Cara Mencegah kekerasan dan pelecehan seksual atara lain Lindungi Diri dengan belajar ilmu yang bermanfaat

“Menghindari Tempat yang Berbahaya dan Jangan Percaya Penuh ada orang yang yang baru dikenal” ujar Umi Elly.

Umi Elly mengajak para siswa untuk Hindari Obrolan yang Berbau Porno dan Komunikasi ada Batasan dengan Jelas.

“Berani Bersikap Tegas Dan tumbuhkan sikap Percaya Diri” ajak Umi Elly memberikan semangat pada para siswa. (***)

HML : Pemkot Bima dan BPKP RI Evaluasi Capaian Penganggaran Berbasis Kinerja

jpn

Bimantika.net -Dalam upaya untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam perencanaan dan penganggaran Tahun 2023, Pemerintah Kota Bima dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat evaluasi perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja.

Rapat tersebut secara resmi dibuka oleh Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE. (HML) Selasa 19 September 2023, bertempat di Aula Kantor Pemerintah Kota Bima.

Dalam sambutannya, Walikota H. Muhammad Lutfi menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran tim BPKP Perwakilan NTB di Kota Bima untuk melaksanakan entry meeting dan evaluasi perencanaan dan penganggaran. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wujud dukungan pemerintah Kota Bima untuk mengontrol capaian dokumen perencanaan dan penganggaran Tahun 2023.

“Saya sangat mengapresiasi adanya kegiatan entry meeting dan evaluasi perencanaan dan penganggaran seperti ini, sebagai cara untuk mengukur keberhasilan program kegiatan yang telah kita susun sebelumnya. Dan perlu kami sampaikan bahwa selama menjabat sebagai Walikota Bima, kami selalu intens dalam berkonsultasi dengan pihak BPKP Perwakilan NTB sebagai upaya preventif agar pelaksanaan perencanaan dan penganggaran berjalan sesuai dengan koridor peraturan yang berlaku,” ujar HM. Lutfi.

Lebih lanjut, Walikota Bima menegaskan bahwa dalam mengawal penyelenggaraan Pemerintahan Kota Bima, dirinya merupakan salah satu kepala daerah yang tidak sungkan untuk bertanya dan berkonsultasi kepada pihak yang berkompeten tentang berbagai hal, termasuk tata kelola perencanaan dan penganggaran Pemerintah Daerah.

Rapat evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa perencanaan dan penganggaran yang telah disusun akan mendukung pencapaian tujuan pembangunan Kota Bima secara efisien dan efektif. Dengan adanya kerjasama antara pemerintah Kota Bima dan BPKP Perwakilan NTB, diharapkan akan tercipta tata kelola keuangan yang lebih baik dan akuntabel dalam mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan entry meeting evaluasi perencanaan dan penganggaran Tahun 2023 ini dihadiri oleh 15 Kepala OPD terkait lingkup Pemerintah Kota Bima dan dilanjutkan dengan sesi pemaparan evaluasi perencanaan dan penganggaran oleh Kepala Pelaksana BPKP Perwakilan NTB, Sidi Purnomo. (***)

Pemkot Bima Gelar Mutasi, Berikut Daftar Pejabat Yang di Rotasi dan Mutasi

jpn

Bimantika.net -Usai memberikan sambutan, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE kemudian melantik dan mengambil sumpah pejabat yang dilantik di Aula Kantor Wali Kota Bima, pada Senin, 18 September 2023.

Wali Kota Bima didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima, para Staf Ahli Wali Kota Bima, para Asisten Setda Kota Bima, Kepala Bappeda Kota Bima, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima, para Kepala Bagian Setda Kota Bima, para Camat dan Lurah.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Wali Kota Bima nomor 821.2/2914/BKPSDM/IX/2023 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dari dan Dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Adapun nama pejabat antara lain : Jamaludin, S.P jabatan lama Kabid Perikanan Tangkap Diskanlut Kota Bima ke jabatan baru Sekretaris Diskanlut Kota Bima. Surya Mahyiddin Ridha, SP jabatan lama Kasubag Umum Diskanlut Kota Bima ke jabatan baru Kabid Perikanan Tangkap Diskanlut Kota Bima.

Muhammad Wildan, SE jabatan lama sebagai Kasi Pembangunan Kelurahan Lampe ke jabatan baru menjadi Kabid Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Kota Bima.

Selanjutnya, Azhar, SE jabatan lama sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Tenaga Kerja Kota Bima ke jabatan baru menjadi Kabid Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja Kota Bima. Kemudian, Herry Rahmad, SE jabatan lama sebagai Kasubdid Penyusunan Anggaran pada BPKAD Kota Bima ke jabatan baru menjadi Kabid Pendataan dan Penetapan Daerah pada BPKAD Kota Bima.

Muhammad, S.Sos jabatan lama Analis Keuangan Pusat/Daerah pada Diskominfotik Kota Bima ke jabatan baru sebagai Kabid Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima. Selanjutnya, Heri Sugianto, S.Kom jabatan lama Kasubdid Penatausahaan dan Penghapusan BMD pada BPKAD Kota Bima ke jabatan baru Kasubdid Penyusunan Anggaran BPKAD Kota Bima.

Sodikin, S.Sos jabatan lama sebagai Kasubag TU Pimpinan Bagian Umum ke jabatan baru sebagai Kasubdid Penatausahaan dan Penghapusan BMD BPKAD Kota Bima.

Nurhidayati, S.IP dari jabatan lama Analis Data dan Informasi Bagian Umum Setda Kota Bima ke jabatan baru sebagai Kasubag TU Pimpinan Bagian Umum Setda Kota Bima. Mutmainnah, S.Pt jabatan lama Kasubag Umum Dinas Pertanian Kota Bima ke jabatan baru menjadi Kepala UPT Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kecamatan Rasanae Timur.

Nurhayati, S.Pt jabatan lama sebagai Lurah Penanae ke jabatan baru Kasubag Umum Dinas Pertanian. Adhar, S.Pd jabatan lama Pengelola Kurikulum Dikbudpar Kota Bima ke jabatan baru sebagai Lurah Penanae.

Hidayat, S.Pd jabatan lama Pengelola Kelembagaan Pendidikan Dikbudpar ke jabatan baru menjadi Lurah Manggemaci. Haerurrahman, A.MKL jabatan lama Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Asakota ke jabatan baru menjadi Lurah Penatoi.

Amrin, SH jabatan lama sebagai Kasi Rekayasa Lalulintas Dishub Kota Bima ke jabatan baru Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Asakota. Fathurrahman, ST, M.Pd dari jabatan lama Teknisi Terminal Dishub Kota Bima ke jabatan baru Kasi Rekayasa Lalulintas Dishub Kota Bima.

Faisal, S.Pdi jabatan lama sebagai Pengelola Data Bagian Kesra Setda Kota Bima ke jabatan baru menjadi Seklur Melayu. Edyson, ST jabatan lama sebagai Penyuluh Kepemudaan Dikbudpar Kota Bima ke jabatan baru menjadi Seklur Lewirato. Tajudin, S.Sos jabatan lama sebagai Kasi Pemerintahan Kelurahan Lelamase ke jabatan baru menjadi Seklur Nitu.

Haerunas, S.Sos jabatan lama sebagai Lurah Nae ke jabatan baru menjadi Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Tenaga Kerja Kota Bima. Abdul Hamid jabatan lama Seklur Jatibaru Timur ke jabatan baru Seklur Jatibaru.

Selanjutnya, Mohamad Lutfi, S.Sos jabatan lama sebagai Seklur Jatibaru ke jabatan baru Seklur Jatibaru Timur. Muhammad, SH jabatan lama Pengelola Informasi Produk Hukum pada Bagian Hukum Setda Kota Bima ke jabatan baru Lurah Nae. Abdul Annas, S.Sos jabatan lama Kasi Perekonomian Kelurahan Kendo ke jabatan baru Kasi Perekonomian Kelurahan Rabangodu Utara.

Marini Madiastuti, SE jabatan lama Kasi Perekonomian Kelurahan Rabangodu Utara ke jabatan baru Kasi Perekonomian Kelurahan Kendo. M. Auwalyah, ST jabatan lama Kasi Pembangunan Kelurahan Jatibaru Timur le jabatan baru sebagai Kasubag Umum Diskanlut Kota Bima.

Kemudian, Ilham, S.Sos jabatan lama Kasi Perekonomian Kelurahan Lelamase ke jabatan baru Kasi Pembangunan Kelurahan Penaraga. Sri Rahmatilah, SE jabatan lama sebagai Kasi Pemerintahan Kelurahan Mande ke jabatan baru Kasi Pembangunan Kelurahan Jatibaru Timur.

Ahmad, S.Sos jabatan lama sebagai Seklur Mande ke jabatan baru menjadi Seklur Kendo. Sry Hartati, S.Sos jabatan lama sebagai Kasi Pembangunan Kelurahan Nae ke jabatan baru menjadi Kasi Pembangunan Kelurahan Paruga. Syamsiah, SH dari jabatan lama sebagai Kasi Pembangunan Kelurahan Paruga ke jabatan baru menjadi Kasi Pembangunan Kelurahan Nae.

Idaman, SE jabatan lama sebagai Seklur Kendo ke jabatan baru menjadi Kasi Pemerintahan Kelurahan Kendo. Adhar, S.Sos dari jabatan lama sebagai Seklur Santi ke jabatan baru menjadi Seklur Mande. Kemudian, Ardiansyah, S.Pd dari jabatan lama sebagai Pengelola Sarana dan Prasarana Kantor Dikpora Kota Bima ke jabatan baru menjadi Seklur Santi.

Selanjutnya, berdasarkan Keputusan Wali Kota Bima Nomor 821.2/2914.a/BKPSDM/IX/2023 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kota Bima atas nama Jumadil Akbar, S.Pd dari jabatan lama sebagai Guru Ahli Madya pada SMPN 1 Kota Bima ke jabatan baru menjadi Kepala SMPN 2 Kota Bima. (***)

LP2KP NTB Dukung KPK Usut Korupsi DSP 2017 di Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Pemantau Pembagunan dan Kinerja Pemerintah ( LP2KP) NTB Mendukung upaya Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) Kota Bima tahun 2017 senilai 23 Milyar.

Ketua LSM LP2KP NTB, Agussalim Hamzah pada media Online Bimantika selasa 19 September 2023 menilai banyak hal Yang menjadi temuan KPK RI waktu Proses Penyidikan sekaligus Penggeledahan di wilayah kota Bima Tempo hari menemukan Fakta Baru terkait dugaan proyek Fiktif di dinas PU dan BPBD kota Bima pada masa kepimpinan walikota HM Qurais.

“Teriakan kami selama ini bukan isapan jempol belaka. Kami mengapresiasi KPK,” kata ketua LP2KP NTB
Agussalim Hamzah kepada wartawan, Selasa (19/9/2023).

Agus mengatakan pihaknya mendukung penuh KPK dalam membongkar kasus lebih besar lagi terkait korupsi yang di duga melibatkan walikota Bima 2013-2018.

Dia berharap penggeledahan pada Kamis (31/8/2023) di Dinas PU dan BPBD kota Bima menjadi pintu masuk bagi KPK dalam mengungkap kasus lainnya.

Agus juga Mengungkapkan Bahwa dokumen yang yang disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah dokumen periodisasi mulai dari 2014 sampai sekarang.

“Nah, kemudian ditemukan ada dokumen pada Januari tahun 2017 lalu yang menyatakan terdapat Dana Siap Pakai (DSP) senilai 23 Milyar untuk penanganan BENCANA di BPBD Kota Bima” ujarnya.

Lanjut Agus bahwa Selanjutnya anggaran senilai 23 Milyar tersebut di pakai untuk melakukan pekerjaan fisik/pemborongan tanpa dokumen pendukung atau tanpa melalui tahapan tender.

“Informasi yang terhimpun proyek saat itu melalui penunjukan langsung” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan Dimana yang ditunjuk sebagai pihak pemborong oleh pemerintah saat itu tepatnya Tahun 2017 adalah pengusaha bernama N, H, NM dan K (Marina Connection) Yang saat ini sedang di lakukan pemeriksaan oleh lembaga anti rasuah tersebut.

Agus menyebutkan bahwa di tahun 2017 tersebut semestinya BPBD sebagai leading sector dari kegiatan diambil alih oleh Dinas PUPR Kota Bima saat itu Kepala Dinasnya MA

“MA Mengambil alih kewenangan kadis BPBD dan diduga kuat menunjuk langsung pada kontraktor untuk melaksanakan beberapa item pekerjaan tanpa mekanisme yang berlaku” ujarnya.

Menurut Kontraktor yang mengerjakan itu antara lain N, H, Nm, dan K yang sudah dilakukan pemeriksaan oleh Pihak KPK RI.

Munculnya anggaran Ratusan milyar dari BNPB Republik Indonesia itu akibat bencana Banjir bandang yang melanda Kota Bima 2016 silam.

Akibat bencana alam banjir bandang yang meluluh lantakkan seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat Kota Bima Propinsi NTB tersebut turunlah anggaran pusat dari BNPB sebesar 166 Milyar.

“pemerintah pusat Anggarkan 166 Milyar waktu tahun 2016 itu untuk kegiatan pemulihan relokasi banjir di Kota Bima” ungkap Agus

Agus menambahkan Termasuk didalamnya anggaran 23 Milyar DSP dan 12 Milyar Rehab Rekon DAM Kapao dan pekerjaan fisik lainnya.

Anggaran lainnya yakni 10 Milyar anggaran bersih rumah Cash For Work yang dibagi untuk rakyat 500 ribu per rumah.

Dari total anggaran 166 Milyar tersebut digunakan untuk bangun rumah relokasi insitu dan Eksitu sebesar 102 Milyar.

Rinciannya pun jelas untuk Konsultan 9,5 Milyar, Pembangunan Jembatan Padolo 16,9 Milyar, Pembangunan Jembatan gantung Paruga 2 Milyar.

Selanjutnya Swakelola TNI sebesar 12 Milyar dan sisanya digunakan untuk PSU, jalan, listrik dllnya.

“ada juga anggaran 1 Milyar dikembalikan ke BNPB karena lewat Bulan 9 Akhir di Tahun 2020” urainya

Total Anggaran 166 Milyar tidak kurang 25 Milyar digunakan untuk Jalan, Lampu dan lainnya di tiga lokasi yakni oi Fo’o, Jatibaru dan Kadole.

“Dan termasuk Salah satu kontraktor mendapatkan pekerjaan Gapura di Jatibaru 300 juta dari alokasi dana 166 M sebagai pelapor yakni BEN” demikian ujarnya. (***)

Program PLAKAT Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Kreasi Positif

jpn

Bimantika.net -“Yang ditunjukan adalah FAKTA bukan sekedar KATA, yang
diwujudkan adalah KENYATAAN bukan sekedar PERNYATAAN, yang diperlihatkan adalah REALISASI bukan sekedar RENCANA” Penggalan kalimat di atas adalah pernyataan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima Ichwanul Muslimin, SP, MM dalam acara ekspose program PLAKAT.

Sebuah kenyataan yang pada Saat ini, sebagian besar halaman kantor yang tersedia di Kota Bima tidak produktif.

Program Pemanfaatan Halaman Kantor (PLAKAT) mengajak seluruh pegawai pemerintah Kota Bima untuk
mengambil inisiatif memanfaatkan halaman kosong di kantor menjadi tempat budidaya komoditi pertanian bernilai ekonomi.

Program pemanfaatan halaman kantor dengan akronim “PLAKAT” merupakan inisiatif mandiri dan tindakan proaktif yang dilakukan oleh Kadis Ketahan Pangan Kota Bima Ichwanul
Muslimin, SP, MM dengan mengembangkan beberapa komoditi pertanian bernilai ekonomi
tinggi.

Tujuannya untuk memanfaatkan ruang terbuka di sekitar area kantor untuk kegiatan pertanian yang produktif guna meningkatkan kualitas hidup dan ketahanan pangan di wilayah Kota Bima.

Menurut Iwan Sapaan akrab Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima bahwa Inisiatif ini mencerminkan komitmen untuk mencari solusi kreatif, berkelanjutan dan menjadi role model dalam mengatasi permasalahan pangan.

Lanjutnya, Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan keberlanjutan lingkungan,
mempromosikan gaya hidup sehat, dan
menghasilkan beberapa produk pertanian yang dapat digunakan atau dibagikan kepada pegawai.

“Program ini tidak hanya dapat meningkatkan kesadaran lingkungan di kantor, tetapi juga memberikan manfaat langsung seperti makanan segar, lingkungan yang lebih hijau, dan aktivitas
kebersamaan yang dapat mempererat hubungan antara pegawai” ujar Iwan.

Masih menurut Iwan Dengan perencanaan dan perawatan yang baik, program ini menjadi salah satu cara yang efektif untuk memanfaatkan ruang terbuka di sekitar kantor untuk kebaikan bersama.

Iwan membeberkan bahwa Dalam pelaksanaan program PLAKAT melibatkan semua pegawai yang ada di Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, bahu membahu bekerjasama, berkontribusi tenaga dan material. Semua pegawai sebagai pelaksana utama program, bertanggung jawab untuk menanam, merawat, dan memanen tanaman.

Terjalin komunikasi yang baik semua pegawai Dinas Ketahanan Pangan sehingga tercapai kesuksesan program pemanfaatan halaman kantor dengan beberapa komoditi pertanian yang
ada.

Setiap pegawai mengambil peran dan tanggung jawab secara kolaboratif sehingga program berjalan secara efektif dan mencapai hasil sebagaimana di harapkan.

“dan diyakini keberlanjutan
inisiatif program PLAKAT akan terjaga” tegasnya.

Iwan menyampaikan juga bahwa alur proses yang dilakukan dalam pengembangan program PLAKAT meliputi:

  1. Membuat
    layout program.
  2. Menyusun rencana biaya dan langkah implementasi.
  3. Pemilihan komoditi;
  4. Pengelolaan lahan.
  5. Pemeliharaan tanaman.. 6. Panen.
  6. Ekspose hasil.
  7. Mendorong replikasi pada kantor dinas lain.

Nampak beberapa tanaman sayur tumbuh subur setelah ditanam selama kurang lebih 2 bulan dan sebagian tanaman sudah waktunya di panen.

Jenis-jenis sayur yang ada antara lain kangkung, cabe, tomat, selada, bayam, brokoli, onyong, dan lainnya, dan Ada juga tanaman anggur hijau.

Secara visual nampak kesuksesan program PLAKAT, berbagai komoditi sayuran dan tanaman buah tumbuh subur, dengan tata letak tanaman dan penataan kebun yang bernilai estetika,

“Ini menjadikan halaman kantor memiliki daya tarik untuk dikunjungi, disamping nilai ekonomis yang didapat dari hasil panen tanaman serta dampak sosial dengan terbangunnya kebersamaan dan kekompakan semua pegawai dinas
Ketahanan Pangan Kota Bima” ungkap Iwan.

Dampak lain yang tidak
bisa dinilai dengan materil adalah adanya pengakuan atas kesuksesan merealisasikan program PLAKAT.

“FAKTA bukan sekedar KATA, KENYATAAN bukan sekedar PERNYATAAN, REALISASI bukan sekedar RENCANA”. Kembali Iwan menegaskan.

Langkah selanjutnya adalah diseminasi konsep dan hasil program PLAKAT pada dinas lain yang ada di Kota Bima untuk melakukan hal yang sama di halaman kantor masing-masing.

Upaya ini dilakukan dengan membuat tulisan cerita sukses PLAKAT dalam bentuk brosur, pamflet, video pendek dan di sebarluaskan melalui saluran media sosial dan platform online untuk
mengkampanyekan program PLAKAT. (***)

Bupati IDP Apresiasi Capaian PAD Dinas Peternakan

jpn

Bimantika.net -Setelah melepas penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di depan halaman Pendopo, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, M.IP (IDP) Senin (18/9) memimpin Apel Jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan kabupaten Bima di Halaman Kantor OPD tersebut.

Di hadapan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir. Indra Jaya, para pejabat sosi penyelesaian dan Bupati Bima dua periode tersebut juga mengapresiasi capaian kinerja Dinas Peternakan yang mencapai 50% PAD.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas capaian lebih dari 50 persen PAD pada sektor peternakan dan mudah-mudahan ke depan dapat ditingkatkan lagi.”

Agar kinerja organisasi dapat lebih ditingkatkan, Bupati mengingatkan agar seluruh Pimpinan dan staf yang mengabdi pada Dinas Peternakan dan Keswan untuk menjaga suasana kerja yang baik, nyaman serta bekerjasama dengan baik.

Bupati yang memimpin apel bertepatan dengan Hari ulang tahun Kadis Peternakan dan Keswan tersebut juga mengucapkan terimakasih atas dedikasi Ir. Indra Jaya yang telah 33 tahun mengabdikan diri sebagai ASN di kabupaten Bima.

“Semoga hal baik dan pengalaman yang ditorehkan selama mengabdi menjadi pegangan ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari.” Tutup Bupati Bima dalam arahannya.

Pada Apel tersebut Bupati Bima didampingi Staf Ahli Bupati Iwan Setiawan SE, Asisten I Fatahullah, S.Pd, Inspektur Kabupaten Bima H. Abdul Wahab UsmanSH.,M.Si, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir. Indra Jaya, Sekdis, Kabid, beserta staf pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan kabupaten Bima. (***)

DSP Pemkot Bima 23 Milyar Jadi Fokus Pemeriksaan KPK

jpn

Foto : Penelusuran Geogle

Bimantika.net -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia akan tuntaskan kasus dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kota Bima.

Bahkan KPK RI sudah melakukan upaya penggeledahan akhir bulan Agustus lalu di kantor Walikota Bima, Dinas PUPR Kota Bima, BPBD Kota Bima dan sejumlah tempat dan lokasi lainnya selama tiga hari berturut-turut.

Atas apa yang menjadi fokus KPk Republik Indonesia tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pemantau Pengawas Korupsi (LPPK) NTB melakukan pemantauan dan investigasi.
.
Informasi hasil investigasi
Akbar S.Ikom, selaku Direktur Eksekutif LSM LPPK-NTB di sampaikan pada media online Bimantika Senin 18 September 2023.

Akbar menyampaikan bahwa KPK RI menyelidiki Kasus Korupsi di Pemerintah Kota Bima dalam klausul Dana Siap Pakai (DSP) 23 Milyar di tahun Anggaran 2017.

Ia menyebutkan bahwa di tahun 2017 tersebut semestinya BPBD sebagai leading sector dari kegiatan diambil alih oleh Dinas PUPR Kota Bima saat itu Kepala Dinasnya MA

“MA Mengambil alih kewenangan kadis BPBD dan diduga kuat menunjuk langsung pada kontraktor untuk melaksanakan beberapa item pekerjaan tanpa mekanisme yang berlaku” ujarnya.

Masih menurut Akbar bahwa Kontraktor yang mengerjakan itu antara lain N, Nn, dan H yang sudah dilakukan pemeriksaan oleh Pihak KPK RI.

Munculnya anggaran Ratusan milyar dari BNPB Republik Indonesia itu akibat bencana Banjir bandang yang melanda Kota Bima 2016 silam.

Lanjut Akbar Akibat bencana alam banjir bandang yang meluluh lantakkan seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat Kota Bima Propinsi NTB tersebut turunlah anggaran pusat dari BNPB sebesar 166 Milyar.

“Tujuan pemerintah pusat menggelontorkan Anggaran 166 Milyar kala itu untuk kegiatan pemulihan relokasi banjir” tegas Akbar

Akbar melanjutkan bahwa Termasuk didalamnya anggaran 23 Milyar DSP dan 12 Milyar Rehab Rekon DAM Kapao dllnya.

Anggaran lainnya yakni 10 Milyar anggaran bersih rumah Cash For Work yang dibagi untuk rakyat 500 ribu per rumah.

Dari total anggaran 166 Milyar tersebut digunakan untuk bangun rumah relokasi insitu dan Eksitu sebesar 102 Milyar.

Rinciannya pun jelas untuk Konsultan 9,5 Milyar, Pembangunan Jembatan Padolo 16,9 Milyar, Pembangunan Jembatan gantung Paruga 2 Milyar.

Selanjutnya Swakelola TNI sebesar 12 Milyar dan sisanya digunakan untuk PSU, jalan, listrik dllnya.

“Nah, dari total anggaran itu pula di Kembalikan 1 Milyar ke BNPB karena lewat Bulan 9 Akhir di Tahun 2020” urainya

Dari Total Anggaran 166 Milyar tidak kurang 25 Milyar digunakan untuk Jalan, Lampu dan lainnya di tiga lokasi yakni oi Fo’o, Jatibaru dan Kadole.

“Dan termasuk Salah satu kontraktor mendapatkan pekerjaan Gapura di Jatibaru 300 juta dari alokasi dana 166 M sebagai pelapor yakni B” demikian ujarnya. (***)

Walikota HML Pimpin Apel Siaga Pembersihan Pantai

jpn

Bimantika.net -Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memimpin Apel Siaga Beach Clean Up Day (pembersihan pantai) Minggu 17 September 2023 sepanjang Amahami hingga batas Kota Bima.

Di Momentum itu, Walikota HML menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan dan merawat kawasan pesisir pantai.

Urgensinya menurut Walikota HML guna menjadikan Kota Bima sebagai salah satu destinasi wisata yang gemilang di masa depan.

Event yang diadakan pada tanggal 17 September ini berhasil mengumpulkan banyak warga dan pemangku kepentingan setempat yang antusias untuk berpartisipasi dalam upaya menjaga keasrian pantai Lawata.

Walikota HML ungkapkan juga tentang bagaimana upaya bersama dalam membersihkan pantai.

“Ini merupakan langkah konkret menuju cita-cita menjadikan Kota Bima sebagai destinasi wisata yang mendunia,” tuturnya.

Selain mengkampanyekan pentingnya kebersihan lingkungan, Apel Siaga Beach Clean Up Day juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang upaya pelestarian alam, perlunya mengurangi limbah plastik, serta menjaga keindahan dan keragaman ekosistem pesisir.

Walikota HML mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk terus mendukung dan aktif berpartisipasi dalam program-program kebersihan lingkungan yang akan dilaksanakan di masa depan.

“Saya percaya bahwa dengan kerja sama yang solid, Kota Bima akan menjadi contoh sukses dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, sambil meraih prestasi sebagai destinasi wisata yang menarik,” ungkapnya.

Masyarakat setempat pun sangat antusias menyambut Apel Siaga Beach Clean Up Day ini, dengan harapan bahwa upaya ini akan berlanjut dan menjadi pergerakan positif yang berkelanjutan untuk menjaga keasrian pantai Lawata dan lingkungan Kota Bima secara keseluruhan. (***)

Allah Melarang Bicara Tanpa Ilmu, Jauhilah Berprasangka !

jpn

Bimantika.net – Allah SWT melarang siapa saja untuk berbicara tanpa adanya ilmu pengetahuan.

Tidak hanya itu, Allah melarang berkata berdasarkan prasangka. Mengapa? Karena Allah berfirman, “Jauhilah banyak dari prasangka”

“Jauhilah kalian dari kebanyakan persangkaan, sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa” (QS. Al-Hujuraat: 12).

Sesuatu yang tidak bermanfaat itu, bisa berupa perkataan atau perbuatan; perkara yang haram, makruh atau mubah yang tidak bermanfaat.

Oleh karena itu, supaya terhindar dari bahaya lidah ini, hendaklah seseorang selalu mengucapkan yang mengandung kebaikan. Jika tidak bisa, hendaknya diam.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia mengucapkan sesuatu yang baik atau diam.” (HR. Bukhari, Muslim, dari Abu Hurairah Ra)

Islam secara tegas menganjurkan umat manusia untuk menghindari buruk sangka. Buruk sangka merupakan perbuatan dosa

Sebagaimana keterangan Surat Al-Hujurat ayat 12.

فقد قال الله تعالى يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا ٱجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌ

Artinya, “Allah berfirman, ‘Wahai orang-orang yang beriman, Jauhilah banyak prasangka karena sebagian prasangka mengandung dosa,’” (Surat Al-Hujurat ayat 12).

Imam Al-Ghazali menyebutkan penyebab keharaman buruk sangka. Menurutnya, rahasia setiap orang hanya diketahui oleh Allah yang maha tahu akan yang ghaib sehingga kamu tidak boleh berburuk sangka dalam hatimu kecuali ada penglihatan jelas secara mukasyafah yang tidak mungkin dita’wil.

Buruk sangka yang dibisikkan setan juga berpotensi merusak hubungan sosial sebagaimana Surat Al-Hujurat ayat 6.

يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَٰلَةٍ

Artinya, “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya,” (Surat Al-Hujurat ayat 6). (***///Berbagai Sumber)

Gangguan Kepribadian Narsistik Orang Bodoh & Cara Hadapinya Dalam Islam

jpn

Bimantika.net -Apakah pernah bertemu dengan seseorang, atau orang tersebut adalah teman kerja, yang tidak pernah mengerti kebutuhan orang lain, selalu merasa dirinya lebih baik, dan tidak mau mendengarkan nasihat atau kritik dari yang lain?

Jika iya, berarti kamu sudah bertemu orang dengan gangguan kepribadian narsistik.

Ciri utama dari kepribadian ini adalah kurangnya empati terhadap orang lain dan haus kekaguman dari orang lain.

Kondisi ini sering digambarkan sebagai orang yang sombong, egois, manipulatif, dan penuntut.

Bahkan, mereka merasa dirinya pantas untuk mendapatkan perlakukan khusus.

Tidak hanya itu, pengidap gangguan kepribadian narsistik atau sering disebut narsis percaya bahwa diri mereka lebih istimewa, sehingga pergaulannya terbatas pada orang-orang yang dirasa berbakat atau sepadan dengan dirinya.

Individu seperti ini mencari perhatian yang berlebihan hanya untuk mengetahui bahwa ia selalu dipikirkan atau dibicarakan oleh orang lain.

Mereka tidak dapat menoleransi kritik atau kekalahan, sehingga ketika mendapatkan kritik keras atau bahkan penolakan, mereka sering kali ditinggalkan atau tidak dipedulikan.

Gangguan kepribadian narsistik sering terjadi pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan, dan sering bermula pada usia remaja akhir atau dewasa awal.

Perlu diingat, kala anak menunjukkan tanda-tandanya, bukan berarti ia terus mengembangkan gangguan ini ketika ia dewasa.

Lalu, Bagaimana Menghadapinya?

Menghadapi pengidap gangguan kepribadian narsistik menjadi tantangan tersendiri, karena tidak sedikit pengidap bersifat defensif yang membuat mereka sulit untuk mengakui kesalahan.

Jangan beradu argumen dengan orang-orang narsis ini, karena mereka tidak mengenal sifat mengalah. Jika terjadi perbedaan pendapat yang berujung pada perdebatan, beri tahu saja bahwa kamu tidak setuju dan menyingkir, jangan diperpanjang.

Orang narsistik mungkin akan menghina dan mengajakmu.

Namun, kamu yang paling mengetahui dirimu lebih dari orang lain, termasuk kelebihan dan kelemahan.

Ketika mereka menghina atau mengajukan kritik kepadamu, keluarkan penolakan jika dibutuhkan, dan ingat, hindari perdebatan.

Sahabat Nabi Muhammad SAW, Ali Bin Abi Thalib pun menyampaikan pesan bijaknya yang berbunyi ;

“Jangan mengkritik orang bodoh karena dia akan membencimu tapi kritiklah orang berakal karena dia akan mencintaimu” demikian pesan Ali Bin Abi Thalib

Sesungguhnya ritik adalah tanda cinta untuk merubah seseorang menjadi lebih baik.

Namun kritiklah mereka yang berpikiran terbuka jangan mengkritik mereka yang tidak mau di kritik karena tidak ada artinya.

Tentunya kritiklah dengan cara yang santun dan penuh dengan etika.

Islam mengajarkan tentang bagaimana berperilaku baik kepada sesama manusia. Namun bagaimana jika seorang Muslim dihadapkan pada seorang yang bodoh? Dan bagaimana sebaiknya sikap kita kepada orang bodoh tersebut?

Alquran dalam Surah Al-A’raf ayat 199 menjelaskan bagaimana cara seorang Muslim berakhlak mulia kepada sesama manusia. Allah SWT berfirman, “Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh.” (QS Al-A’raf ayat 199). (***//Berbagai Sumber)