Peringati Hari Buruh, Polsek Woha Bagikan Nasi Kotak Kepada Buruh Angkut di Terminal Tente

jpn

BIMAntika.net -Hari buruh yang diperingati setiap 1 Mei diisi oleh Polsek Woha Polres Bima Kabupaten Polda dengan melakukan aksi sosial dengan berbagi nasi Kotak serta himbauan Kamtibmas.

Aksi sosial itu berlangsung pada Jum,at 1 Mei 2026 sekitar pukul 10. 30. Wita bertempat di Terminal Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Empat personel Polsek Woha terlihat dengan humanis membagikan nasi kotak kepada buruh angkut di terminal dan pasar tradisional Tente.

Kegiatan tersebut juga merupakan implementasi program Polisi Peduli yang dicanangkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH.

Dirilis humas Polres Bima Kabupaten dalam kesempatan itu personel memberikan support kepada para buruh agar berkerja dengan ikhlas sehingga dapat menafkahi keluarga.

“Apapun pekerjaan kita lakukan demi keluarga yang penting halal”. Ujar Kanit Patroli Aipdav M.Saleh yang memimpin aksi sosial tersebut.

Senada dengan itu salah satu buruh menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak kepolisian yang peduli dan merasa di perhatikan.(****)

Satpolairud Polres Bima Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Bahari

jpn

BIMAntika.net -Terobosan Kapolres Bima Kabupaten Polda NTB AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH, dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat melalui Program Polisi Peduli mulai dirasakan dampak positifnya.

Kali ini terlihat sejumlah personel Satpolairud melaksanakan Bhakti Religi dengan melakukan gotong royong mengangkat dan meratakan tanah di pekarangan masjid Nurul bahari desa Bajo Kecamatan Soromandi.

Kegiatan yang berlangsung pada Jum,at 1 Mei 2026 ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan tempat ibadah dan memakmurkan masjid.

Selain itu dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan silaturahmi masyarakat dan Polri semakin erat dan berdampak positif bagi situasi Kamtibmas.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K, MH, melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kegiatan tersebut akan terus dilakukan demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten

Kehadiran anggota Satpolairud itu mendapatkan apresiasi positif dari pengurus Masjid, tokoh agama dan masyarakat sekitar.

“Kami ucapkan terimakasih banyak kepada Pihak Kepolisian yang telah membantu kami merapikan tempat ibadah”. Ujar pengurus Masjid.

Seluruh rangkaian kegiatan yang dikendalikan oleh Kasatnya AKP Hari purnomo SH itu berjalan dengan lancar dan aman. (****)

Selasa Menyapa di Lambitu, Akses Layanan Publik Kian Didekatkan ke Masyarakat

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kabupaten Bima kembali melaksanakan Program Selasa Menyapa pada Rabu dan Kamis, 29–30 April 2026, sebagai upaya konkret mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Kegiatan yang kini memasuki fase kedua tersebut dipusatkan di Desa Kaboro dan Desa Sambori, Kecamatan Lambitu—wilayah dengan karakter geografis pegunungan yang menantang akses layanan.

Bupati Bima Ady Mahyudi hadir langsung bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, serta Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Anita H. Irfan. Turut mendampingi para kepala perangkat daerah dan kepala bagian. Kehadiran rombongan pemerintah daerah disambut meriah oleh Camat Lambitu Hafid, S.Sos, unsur Muspika, para kepala desa, serta masyarakat setempat, ditandai dengan pengalungan selendang tenun khas Bima dan penampilan Tarian Wura Bongi Monca oleh siswa SMPN 3 Lambitu Satap.

Kegiatan diawali dengan Ngopi Bareng di Lapangan Desa Kaboro yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Momentum ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat, memperkuat komunikasi dua arah dalam menyerap aspirasi warga.

Dalam sambutannya, Bupati Bima menegaskan bahwa Program Selasa Menyapa tidak hanya berorientasi pada pelayanan administratif semata, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat desa. “Kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui interaksi yang nyata,” ujarnya.

Beragam layanan disediakan dalam kegiatan ini, mulai dari pelayanan kesehatan gratis, administrasi kependudukan, hingga bazar UMKM yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya oleh pelajar, di antaranya Tarian Nangi Dana Doro Tambora oleh siswa SDN Kuta Lambitu dan Tarian Japin Melayu oleh siswa SMPN 3 Lambitu.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima menekankan bahwa Selasa Menyapa merupakan bentuk kehadiran langsung pemerintah dalam mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

“Melalui program ini, berbagai persoalan di tingkat desa dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti,” jelasnya.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Pemerintah Kabupaten Bima juga menyerahkan masing-masing 500 bibit pohon kepada Desa Kaboro dan Desa Sambori. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung upaya menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan berkelanjutan.

Kegiatan Ngopi Bareng turut dihadiri oleh Ketua GOW Kabupaten Bima, Camat Lambitu beserta unsur Muspika, para kepala desa se-Kecamatan Lambitu, kepala sekolah, alim ulama, serta tokoh masyarakat yang berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Program Selasa Menyapa di Kecamatan Lambitu menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bima dalam menghadirkan pelayanan yang inklusif dan merata, terutama bagi wilayah dengan keterbatasan akses geografis.

Kehadiran langsung pimpinan daerah menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di daerah terpencil.

Lebih dari sekadar program pelayanan, Selasa Menyapa telah berkembang menjadi gerakan sosial yang memperkuat kebersamaan, mendorong partisipasi masyarakat, serta membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Dengan pendekatan yang humanis dan responsif, program ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan visi Bima yang lebih maju, berdaya saing, dan bermartabat.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Polres Bima Gelar Latihan Sispamkota TFG Untuk Persiapan Personel Menghadapi Situasi Kontingensi

jpn

BIMAntika.net -Untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan menyamakan persepsi dalam pengamanan kamtibmas Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar Gladi Posko dan Tactical Floor Game (TFG)

Kegiatan yang juga disebut dengan istilah Sispamkota pelayanan aksi Unras itu dipimpin oleh Wakapolres Bima Kompol Saogi Sujana Angsar pada Kamis 30 April 2026 di Loby polres Bima Kabupaten.

Simulasi TFG digunakan untuk merencanakan taktik, memvisualisasikan pergerakan pasukan, dan menangani situasi kontinjensi seperti unjuk rasa atau pengamanan acara besar khususnya di Wilayah hukum Polres Bima Kabupaten.

Dalam arahannya Wakapolres Bima Kompol Saogi Sujana Angsar menekankan agar setiap satuan fungsi lebih memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing di lapangan, khususnya dalam hal komunikasi dan koordinasi antar satuan agar tidak terjadi tumpang tindih perintah saat situasi berkembang secara dinamis.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan profesionalisme, keterampilan anggota, dan kecepatan bertindak, terutama dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan situasi eskalasi massa”. Ujarnya.

Menurutnya skenario TFG yang dilaksanakan sudah tepat dan relevan dengan potensi situasi yang dihadapi, serta diharapkan dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas pengamanan aksi unjuk rasa yang sebenarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman.(****)

Polsek Sanggar Patroli Dialogis Malam Hari, Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas

jpn

BIMAntika net -Patroli dialogis dan sambang Warga secara aktif dilaksanakan oleh Polsek Sanggar Polres Bima Kabupaten Polda NTB di wilayah hukumnya.

Kegiatan itu merupakan langkah preventif Polsek Sanggar dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban serta mencegah terjadinya berbagai Guankamtibmas yang meresahkan masyarakat.

Rabu malam 29 April 2026 Piket Regu II SPKT Polsek Sanggar yang dikendalikan oleh Kapolseknya Iptu Eric As Ary menyambangi beberapa desa dan tempat yang dianggap rawan terjadinya berbagai Guankamtibmas di wilayah hukumnya.

Sasaran kegiatan yakni mencegah terjadinya kasus 3C, peredaran gelap narkoba, miras, senjata tajam, senjata rakitan dan lainnya yang dapat memicu terjadinya instabilitas Kamtibmas.

Tidak hanya petugas juga berdialog dan memberikan pesan serta himbauan Kamtibmas kepada masyarakat dan pemuda.

Ditempat terpisah Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kegiatan merupakan ketegasan Polres Bima Kabupaten dan Polsek jajaran dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kata Adib Kegiatan yang berakhir hingga dini hari itu berjalan dengan lancar dan aman. (****)

IMBI Mataram Audience dengan Wagub NTB Umi Dinda Sampaikan Agar Aspirasi Fokus Persoalan Utama dan Prioritas

jpn

BIMAntika.net -Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB sangat terbuka terhadap berbagai masukan atau aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa.

Namun, Umi Dinda Sapaan akrab Wakil Gubernur NTB meminta agar setiap aspirasi yang disampaikan tetap fokus pada persoalan utama agar dapat ditindaklanjuti secara efektif.

“Setiap perjuangan harus fokus pada apa yang menjadi titik dari perjuangan itu sendiri,” ujarnya saat menerima aspirasi Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) di Ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Ujarnya Rabu (29/4/2026).

Wagub juga berpesan agar komunikasi antara masyarakat, mahasiswa dan pemerintah terus terjalin, sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat ditangani secara bertahap dan terukur sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Di tengah keterbatasan anggaran, kita tetap ada upaya dan langkah-langkah yang dilakukan. Salah satunya adalah perbaikan jalan sporadis dititik-titik yang dianggap sangat rawan bagi pengguna jalan,” terang Umi Dinda.

Dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh Wagub NTB ini, beberapa aspirasi juga disampaikan, seperti kondisi infrastruktur jalan di wilayah Sumbawa, Bima, dan Dompu serta persoalan jaringan internet yang masih belum merata.

Terkait persoalan jaringan internet, Pemprov NTB mengakui masih terdapat sejumlah wilayah blank spot di NTB baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, termasuk di beberapa Kecamatan seperti Kecamatan Lambitu, Wera, Monta, Langgudu, Ambalawi dan Sape disebutnya masih mengalami blank spot atau sinyal lemah, terutama di daerah perbukitan dan terpencil.

“Kondisi geografis serta pertimbangan bisnis operator menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan layanan,” kata Kadis Kominfotik NTB Ahsanul Khalik.

Selanjutnya sebagai langkah awal, Ahsanul Khalik menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan operator telekomunikasi untuk mendorong pembangunan infrastruktur jaringan. Meskipun kewenangan pembangunan jaringan berada di pemerintah pusat dan provider, namun dikatannya Pemprov NTB tetap berperan aktif dalam fasilitasi dan advokasi agar kebutuhan masyarakat terhadap akses internet dapat terpenuhi.

“Kami sudah dua kali bersurat ke pemerintah pusat melalui program “ BAKTI” untuk mengusulkan wilayah blank spot, termasuk di Kabupaten Bima, agar masuk prioritas pembangunan BTS,” ujarnya.

Lebih lanjut Ahsanul mengatakan, saat ini pihaknya juga sedang melakukan koordinasi serta pemetaan bersama pemerintah kabupaten terkait dukungan lahan, perizinan, dan kesiapan wilayah dalam mempercepat maksudnya investasi operator di wilayah blank spot dan lemah sinyal.

“Ini kita lakukan secara berkala sebagai dasar intervensi dan usulan kepada pemerintah pusat. Mengingat penguatan ekosistem digital daerah sangat penting, maka akses internet bagi publik wajib demi kepentingan sosial masyarakat,” tegas Aka sapaan akrab Kadiskominfotik NTB ini.

Sementara itu, terkait infrastruktur jalan, Pemprov NTB mengakui masih terdapat sejumlah ruas dalam kondisi kurang baik, baik jalan provinsi maupun kabupaten. Keterbatasan anggaran dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu kendala utama, sehingga penanganan difokuskan pada titik-titik prioritas yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kepala Dinas PUPR NTB, Lalu Kusuma Wijaya, menjelaskan sejumlah ruas di Bima dan sekitarnya telah masuk dalam rencana penanganan, termasuk perbaikan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan akibat longsor maupun usia infrastruktur.

“Insya Allah bulan Mei ini kita mulai penanganan di beberapa ruas, seperti Karumbu-Sape, Tawali-Sape, dan beberapa titik lain yang mengalami kerusakan,” pungkasnya. (****)

Kapolres Bima Tunjukkan Komitmen Berantas Narkoba, Residivis Kasus Narkoba Ditangkap Polisi BB 99, 10 gram Ikut Disita

jpn

BIMAntika.net -Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kabupaten Polda NTB berhasil mengamankan Pasangan kekasih (Pasutri) yang diduga menjadi pengedar Narkotika jenis shabu pada Selasa 28 April 2026 sekitar pukul 01.00. dini hari.

Pasutri ini diamakan di tempat yang berbeda setelah Kasat Reskoba Iptu Fardiansyah SH mendapatkan informasi masyarakat yang menyebut adanya transaksi narkoba di wilayah Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

“Begitu informasinya masuk kami langsung bergerak cepat menuju TKP (tempat kejadian perkara,red) “. Ujarnya.

Tiba di TKP sesuai dengan informasi awal tepatnya di depan SD Inpres Desa Talabibu Tim Opsnal yang dipimpin langsung oleh Kasatnya Iptu Fardiansyah SH itu melihat terduga pelaku berinisial SR (L/ 34) dengan gelagat mencurigakan.

Tampa membuat waktu dan terduga pelaku tidak berkutik saat tim dengan tiba tiba melakukan tindakan hukum mengamankan dan melakukan penggeledahan badan maupun area sekitar TKP.

Hasilnya, penggeledahan yang ikut di saksikan oleh aparat desa itu petugas berhasil menyita BB yang diduga kuat Narkoba jenis Shabu seberat seberat 99,10 (sembilan puluh sembilan koma sepuluh) gram, satu unit Handphone,
satu unit motor vario warna merah dengan kunci kontak,dan
Uang tunai sejumlah Rp. 1.010.000,- (satu juta sepuluh ribu rupiah)

Setelah itu tim melakukan pengembangan dengan mendatangi kediaman terduga pelaku di Desa Raba Kodo, petugas kembali melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah BB berupa 2 unit Handphone android,1 buah korek api gas, 3 buah gunting, 1 buah atm bni, 1 buah sumbu penghantar api,1 buah kaca silinder dan 1 buah lakban hitam.

Tidak hanya itu petugas juga turut mengamankan DN (P/23) yang merupakan pasangan dari terduga pelaku yang saat itu berada di rumah milik SR.

Penangkapan kedua orang tersebut diduga kuat sebagai pengedar narkoba ini di benarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K. MH., melalui Kasat Resnarkoba Iptu Fardiansyah SH.

Lebih lanjut Kasat Resnarkoba Iptu Fardiansyah SH menjelaskan, bahwa terduga pelaku mengambil BB tersebut sekitar pukul 22.00 wita dari seseorang yg saat ini tengah didalami penyidik, dan pelaku dijanjikan akan diberikan upah sebanyak Rp.5.000.000.

Namun demikian pihaknya akan terus melakukan pendalaman terkait keterlibatan pasangan kekasih ini dalam peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten.

“Saat ini keduanya diamankan di Mapolres Bima Kabupaten dan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Satresnarkoba” untuk menentukan perannya masing-masing. Jelasnya.

SR yg merupakan residivis kasus narkoba yang pernah ditangkap sekitar tahun 2022 dan baru bebas beberapa bulan lalu akan disangkakan dengan
pasal 114 ayat (2) uu no 35 tahun 2009 tentang narkotika Jo pasal II ayat (11) Lampiran II UU no 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana dan pasal 82 ayat (3) Lampiran III UU no 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana atau pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP Jo Pasal VII angka 50 UU no 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana Jo Pasal 23 KUHP, sedangkan utk DN masih didalami perannya.(****)

Ikhtiar Walikota Bima Aji Man Dalam Percepatan Pembangunan Terus Dilakukan, Perkuat Komunikasi Dengan Pemerintah Pusat

jpn

BIMAntika.net -Upaya dan ikhtiar Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE mempercepat pembangunan infrastruktur terus dilakukan Pemerintah Kota Bima.

Salah satunya melalui pertemuan langsung Aji Man sapaan Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, dengan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Dalam agenda tersebut, Wali Kota hadir bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kabag Prokopim Setda Kota Bima.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Fokus utama pembahasan adalah sinkronisasi program pembangunan infrastruktur Kota Bima dengan kebijakan nasional, khususnya dalam mendukung visi “Kota Bima BISA” (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri).

Di hadapan Menteri PUPR, Wali Kota Bima memaparkan berbagai program prioritas yang tengah dan akan dijalankan.

Program tersebut dirancang secara terintegrasi untuk mendorong terwujudnya kota yang tangguh, nyaman, dan berkelanjutan di wilayah timur Nusa Tenggara Barat.

Tak hanya itu, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Kota Bima.

Sejumlah program yang telah berjalan, seperti pengendalian banjir perkotaan, rehabilitasi fasilitas pendidikan, hingga pembangunan rumah sakit umum daerah, dinilai sangat membantu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi krusial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah, mulai dari potensi banjir, keterbatasan air baku, hingga penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib dan layak.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Bima turut mengajukan sejumlah usulan prioritas lintas sektor.

Di antaranya mencakup penguatan pengendalian banjir dan ketahanan air, peningkatan layanan sanitasi dan air minum, penataan kawasan kumuh, serta pengembangan konektivitas dan estetika kota.

Selain itu, usulan juga mencakup revitalisasi kawasan strategis, pembangunan sarana olahraga, serta pengembangan kawasan budaya dan religi sebagai bagian dari penguatan karakter dan identitas daerah.

Wali Kota menegaskan bahwa kesiapan daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong realisasi program.

Pemerintah Kota Bima, kata dia, telah menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari ketersediaan lahan, dokumen teknis, hingga komitmen pembiayaan daerah.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan serta menghadirkan Kota Bima yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat dukungan Kementerian PUPR terhadap berbagai program pembangunan di Kota Bima, sekaligus membuka peluang realisasi program prioritas yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Kominfo///*)

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., MH Kagumi Budaya Rimpu Daerah Bima

jpn

BIMAntika.net -Kepala Kepolisian Resor Bima Kabupaten Polda NTB Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., MH menghadiri festival Rimpu dalam rangka peringatan HUT Kota Bima ke 24.

Festival Rimpu itu dimeriahkan oleh seluruh warga Kota Bima dengan start di Paruga Na,e dan Finish di Asi Mbojo Sabtu 25 April 2026 pukul 07.00.Wita.

Terlihat Kapolres Bima Kabupaten yang ikut didampingi oleh para PJU lingkup Polres Bima Kabupaten itu memakai pakaian adat Bima yakni penutup kepala serta Sarung tenun Khas Bima.

“Saya sangat mengagumi budaya rimpu yang dimiliki oleh Daerah Kabupaten Bima dan Kota Bima”. Ujar Kapolres Bima AKPB M.Anton Bhayangkara Gaisar SIK.,MH., melalui kasi humas AKP adib Widayaka.

Dikatakannya, Rimpu merupakan budaya lokal khas daerah Bima yang masih dipertahankan sampai sekarang.

Budaya rimpu ini sendiri lahir pada
pertengahan abad ke XVII Masehi, setelah agama Islam masuk di wilayah kesultanan Bima.

Pakaian khas tersebut kalau dilihat
dari segi fungsinya sama dengan pakaian jilbab maupun cadar, yaitu untuk menutup aurat bagi kaum wanita” Urai Kapolres.

“Mari kita lestarikan dan kenalkan BUDAYA LOKAL, semoga menjadi daya tarik wisatawan untuk datang melihat lebih jauh Keindahan Indonesia lebih jauh dan mendalam”. Ujar Pria dengan dua melati di Pundaknya itu.

Selain indah kegiatan ini menunjukkan kekompakan serta terlihat Nilai budaya sangat kental. (****)

Kurang dari 24 Jam Unit Reskrim Polsek Bolo Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan di Desa Kananga

jpn

BIMAntika.net -Kurang dari 24 jam kerja keras personel Polsek Bolo jajaran Polres Bima Kabupaten Polda NTB berhasil meringkus terduga penganiayaan di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Tindak pidana penganiyaan itu diduga kuat dilakukan oleh IM (L/22) warga Desa Ngembe ini terjadi pada Minggu 26. April 2026 sekitar pukul 23.00. Wita.

Penganiayaan yang menggunakan sebilah parang ini mengakibatkan 2 orang korban masing-masing berinisial IR (L/28) dan MD (L/34) warga Desa Rada Ini mengalami luka dan MD lukanya cukup serius sehingga harus di rujuk ke RSUD Bima.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH, melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Malik SH.

Sementara itu Kapolsek Bolo AKP Nurdin menjelaskan kejadian itu bermula
kedua korban mengendarai mobil dari arah Desa Nggeru menuju Brilink yang berada di Desa Kananga di pertengahan jalan tepatnya di Desa Tumpu kedua korban di hadang oleh pelaku dan terjadi cekcok setelah pelaku pergi.

Sesampainya di BRILINK keduanya menarik uang setelah itu tiba tiba pelaku menghampiri dan kembali terjadi cekcok mulut antara korban MD dan pelaku, sementara korban IR tidak merespon dan mengajak MD untuk naik mobil dan pergi.

Akan tetapi pelaku terus ngotot dan mengancam bahkan memukul pintu mobil MD/ korban tidak terima dan kembali turun dari mobil dan mencari kayu untuk membalas perbuatan pelaku namun pelaku yang sudah tersulut emosi dan membawa sebilah parang langsung membacok korban lebih dari satu kali.

IR rekan korban yang melihat kejadian itu hendak membantu namun dirinya pun tidak luput dari sabetan parang pelaku meskipun demikian IR sempat melakukan perlawanan dengan menghantam pelaku menggunakan bambu hingga terjatuh, setelah itu pelaku kabur menggunakan sepeda motornya.

Unit Reskrim Polsek Bolo yang mendapat informasi itu langsung bergegas menuju TKP dan melakukan serangkaian penyelidikan terkait keberadaan pelaku.

Akibat kejadian itu pihak keluarga korban sempat melakukan pemblokiran jalan dan meminta pihak kepolisian agar segera menangkap terduga pelaku.

Alhasil tepat pukul 06.00. Wita terduga pelaku berhasil di ringkus di kediamannya setelah kabur di beberapa tempat persembunyian dan terus diburu.

Saat ini terduga pelaku diamankan di Mapolres Bima Kabupaten untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan di proses hukum selanjutnya.

Sementara motif pelaku menganiaya kedua korban masih dalam pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Bima Kabupaten. (****)