Tokoh Muda Kae Bicara Soal Kegagalan IDP Dahlan

Bima Bimantika.net
Salah seorang tokoh Pemuda Wilayah Kae, Irwan, SH pada Bimantika.net rabu (31/7/2019) menyatakan bahwa Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri,SE (IDP.red) gagal membangun Bima secara utuh dan menyeluruh. Bahkan Kader Partai Demokrat Kabupaten Bima ini membuat postingan dalam akun facebook pribadinya.
Berikut Akun Facebook Pribadi Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima ini.
Terbentuknya kota Bima dan kabupaten Bima sudah berjalan puluhan tahun lamanya, mulai dari rezim nya pemerintahan H. Zainul Arifin, Ferry Zulkarnaen, H. Syafruddin. Dan Hj indah Damayanti purtri. Sampai dengan hari ini masih menyisakan sejumlah persolan pelayan publik yang tidak memadai, dan terkesan sulit yg di rasakan langsung oleh masyarakat kabupaten Bima sampai saat ini, semenjak pisahnya pemerintahan kota Bima Dan kabupaten Bima, dampak dan kesulitan betul betul berimbas pada kita masyarakat dan rakyat yang berada di wilayah kabupaten. Baik secara ekonomi sosial lebih lebih di sisi pelayanan pemerintah terhadap kepentingan dan kebutuhan hidup sehari hari,

Rentan waktu yang cukup lama ini, bukan lagi alasan buat pemerintah sekarang utk mencari cari alasan untuk tidak lagi menjawab atas kebutuhan masyarakat akan maksimal nya pelayanan pemerintah baik yg menyangkut fisik maupun non fisik.

Salah satu contoh lemahnya pemerintah saat ini, belum mampu nya memindahkan seluruh kantor kantor dinas yg ada, seperti BPMDes dinas Pertanian, Bappeda. dll. Sehingga berimbas dan berpengaruh terhadap maksimalnya pelayanan oleh dinas dinas yg sudah duluan di pindahkan, karena bagaimanapun, antara dinas yg satu dan yg lain ada keterkaitan.

Di sisi lain yg membuat Ambu rasulnya pelayanan pemerintah daerah sekarang yg ada di desa dadibou, kecamatan woha, adalah tidak adanya pembangunan infrastruktur yang memadai, baik penataan jalan dan areal utk pembangunan tempat penjualan bahan makanan yg akan melayani pegawai yg ada dan bekerja, dan megahnya kantor pemerintah yg ada tdk di dukung oleh lingkungan desa desa yg ada di sekitar kantor pemerintah kabupaten Bima, masih kumuh dan tidak tertata.

Alih alih kita sekarang, sebentar LG akan masuk pada tahun pemilihan bupati dan wakil Bupati, sementara persoalan demi persoalan yg masih menyisakan penderitaan utk kita semua, sangat tdk relevan, jikalah kt masuk utk membahas persoalan pilihan untuk saat ini,sekarang yg di butuhkan utk mengawal jalannya program yang dilakukan oleh pemerintah, belum saatnya BG kita utk saling Berkampanye, melanjutkan atau ganti bupati dan wakil Bupati.

Tugas kita sebagai masyarakat saat ini, menurut saya pribadi, mari kita kawal pemerintah yg berkuasa sekarang, supaya bisa memaksimalkan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat kabupaten Bima saat ini. Baik yg berupa visi misi maupun kontrak politik sesaat pada masa jalan blusukan dari lorong lorong pada masa kampanye. Yg sampai saat ini masih di tagih oleh masyarakat di berbagai wilayah dan pelosok desa.

Belum LG pada setiap kegiatan hari besar negara, seakan akan ibu kota kecamatan woha sudah menjadi langganan kemacetan lalulintas, di setiap tahun. Hal inilah yang mesti menjadi rujukan kita bersama utk mengharuskan keterlibatan kita masyarakat, utk mengingat kan pemerintah yg berkuasa saat ini, lebih lebih kepada dinas terkait yg berwenang sebagai perencana dan penataan pembangunan daerah dalam hal ini, BAPPEDA, PERKIM dan PU. di tangan dan kepala merekalah yg menentukan maju dan mundur nya pembangunan daerah dan masyarakat kabupaten Bima, di bawah perintah kepala daerah dan wakilnya. BUPATI dan WAKIL BUPATI.

Merujuk dari persoalan daerah kita saat ini, kabupaten Bima, masih banyak yg harus di benahi dan lakukan oleh kepala daerah dan pembantu Nya, Tampa kita sadari kita selama kurun waktu pemisahan kota Bima dan kabupaten Bima, masyarakat kabupaten Bima yg sangat merasakan dampak dari lamanya proses perpindahan tsb. Masyarakat kabupaten Bima yg di rugikan secara ekonomi. (Tim)

Viks, PDIP dan PKB koalisi Bentuk Fraksi DPRD Kabupaten Bima


Bima Bimantika,-
Anggota DPRD Kabupaten Bima terpilih dari PDI Perjuangan Kabupaten Bima Firdaus, SH pada Bimantika.net saat di wawancarai di salah satu kafe nongkrongan kopi di bilangan kota bima pada hari rabu (31/7/2019) menyebutkan bahwa dirinya intens melakukan komunikasi politik dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Alhamdulillah pagi tadi sudah ada pertemuan dengan Ketua DPC PKB kabupaten Bima H. Mustahid membicarakan secara final tentang kesepakan berkoalisi membangun fraksi” demikian ungkap Firdaus.
Lanjutnya bahwa pertemuan itu semata mata menyatukan visi misi kedepan sehingga pkb dan pdip selaras dan seirama dalam perjuangan menuju satu fraksi.
“Kita sudah mencapai titik final berkoalisi karna pkb dan pdip secara nasional berkoalisi sehingga kita yang sama sama dua kursi parlemen menemukan titik kesepakatan membentuk satu fraksi”.
Ditanya soal nama fraksi, Firdaus katakan jelas ada kata kata kebangkitan dan perjuangan. “Soal nama fraksi jelas ada kebangkitan dan Perjuangan” Demikian ujarnya. (//arif)

Mengenal Sosok Raihan Anwar, SE, M.Si Sang Politisi Tangguh

Bima Bimantika.net-

Sosok Raihan Anwar (RA,red) identik dengan intelectual organic yang memelopori lahirnya Reformasi di Indonesia. Ia telah mengawalinya ketika ikut andil dalam diskusi dan debat format Perjuangan aktivis reformasi diawal tahun 1993-1994 bersama – sama aktivis malang Almarhum Munir dkk, Ia salah satu tokoh aktivis yang lantang memperjuangkan perubahan ketika ia menjadi ketua SMPT dan Sempat aktif di PDI sebelum reformasi.

Di awal pendirian PAN RA telah berjuang dalam wadah rumah perubahan PAN dalam mengawal Reformasi di Indonesia, Ia tampil dengan gagasan cemerlang ketika menjadi tokoh penting dalam Barisan muda PAN . Dengan pengalaman sebagai aktivis politik progresif di PAN ia coba tampil dalam momentum politik menjadi calon anggota DPRD tapi keberuntungan belum berpihak kepadanya, padahal ketokohan dan gagasan politik yang ia tawarkan sangat progresif untuk sebuah perubahan NTB saat itu.

Mental petarung tangguh tidak pernah kalah dengan keadaan sambil ia melanjutkan kuliah program Doktor ilmu manajemen di universitas negeri jakarta kemudian Ia melangkah lebih jauh melalui Partai Nasdem, disinilah RA menemukan ekosistem politik baru yang mengantarkan Ia sebagai Anggota DPRD Provinsi dua periode berturut- turut. Ia memiliki visi besar dalam membangun Partai Nasdem untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat sehingga buah dari perjuangan itu memberikan hasil maksimal dengan memperoleh 5 kursi di DPRD kabupaten bima untuk ukuran sebuah partai baru.

Saya paham betul sosok RA karena kita hidup bersama- sama, Ia sosok intelektual, memiliki kompetisi dalam kepemimpinan dan ia memiliki modal sosial dan networking yang luas. IA selalu menyatakan spritual politik itu lebih penting dari pada matematika politik. Ia ingin bertarung demgan spiritual politik untuk membangun bima yang rapuh akan nilai- nilai Islam.

SA sosok yang ramah dan sangat dekat dengan Grass Root politik ( akar rumput) ia akrab dengan semua simpul – simpul diakar rumput, petani, Nelayan, tokoh masyarakat, aktivis, akademisi, Ia politisi pelayan masyarakat yang tidak banyak basa – basi dengan ketidakberesan.

RA memiliki Ultimate Goal dalam membangun Bima ke depan dengan visi besar untuk perubahan, RA dengan background Ekonomi dan Doktor Manajemen Bisnis, mampu melakukan transformasi dan perubahan Ekonomi Bima menjadi lebih maju, Maka Ia sosok yang layak untuk memimpin Bima kedepan. (Tim Bimantika.net)

Dosen Universitas Gunadarma Beberkan Dua Puluh Tiga Poin Kegagalan Bupati IDP Bima

Bimantika.net-
“Lama saya merenung untuk mengemukakan secara terbuka apa keberhasilan bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP, red) dalam membangun Bima sehingga Layak untuk melanjutkan 2 periode” Demikian kalimat awal yang dilontarkan oleh DR. Ikhwan, SE, MM, M.Si saat memulai pembicaraan dengan Wartawan Bimantika.net pada hari rabu (31/7/2019) melalui saluran telepon selulernya.
Dosen muda kelahiran Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk
Melihat secara jernih dengan akal sehat kalau memang kita semua memilki Nasionalime kedaerahan yang kuat.
“Berpikirlah dengan idealisme bukan sebaliknya hanya menjual omongan untuk sekedar mendapatkan uang recehan sehingga menjadi penjilat kiri kanan untuk menyuarahkan kepalsuan, Berfikir dan merenunglah supaya terbuka hati nurani anda untuk tidak mengatasnamakaan Rakyat masih menginginkan IDP kembali memimpin Bima” ajaknya.
Lanjut Dosen Yg juga Wakil Rektor Universitas Attahiriyah Jakarta ini bahwa kita
Harus objektif dan apa adanya kita memberikan penilaian apa benefit ( kemanfaatan) yang di dapatkan masyarakat selama kepemimpinan IDP selama 3,5 Tahun ini,
“saya akan mengemukakan satu persatu ukuran dari keberhasilan Bupati sehingga dengan alasan inilah KITA Ambil Sikap Menolak kepemimpinan IDP pada periode berikutnya” demikian ungkap Doktor Ikhwan sembari mengungkapkan puluhan pointer kegagalan Bupati IDP dalam membangun Kabupaten Bima. Dan diantara pointer itu adalah :
1). Tanyakan secara jujur dimanakah keberpihakan Bupati dalam membantu mencarikan solusi Turunya Harga Bawang?
2). Apa tanggung jawab Bupati dalam membantu masyarakat yang tidak mampu Berobat atau tidak punya biaya membayar Rumah sakit? apakah Rakyat dibiarkan mati tidak mampu membayar obat mahal

3). Coba kita bandingkan Bentuk ruma sakit dompu dengan Bima termasuk kelengkapan dan kelayakan sarana dan prasarana RS? Kalau kita datang berobat ke RS Bima bukan kita sehat tapi malahan sakit jauh sekali standar kelayakan RS umum untuk ukuran perawatan pasien?

4) Rendahnya kualitas pendidikan dan akses pemerataan kesempatan pendidikan SD, SMP dan SMA di bima? Apakah bupati berpihak kepada masyarakat miskin untuk mendapatkan pendidikan gratis masyarakat miskin? Adakah beasiswa yang diterima untuk Pendidkan Tinggi?

5). Saya perhatikan dipelosok desa masih banyak masyarakat Miskin, Apakah program pemerintah untuk mengatasi kemiskinan ini? Lalu angka yang disajikan BPS Kab Bima menurun itu apa ukurannya?

6). Apa tanggungjawab bupati untuk mengurangi angka kriminalitas di pedesaan itu? Dimanakah bentul kerjasama Aparat dengan Bupati?

7). Tanyalah masyarakat apakah mereka merasan aman dan nyaman hidup dimasyarakat? Pencuri selalu mengintai setiap saat?

8)Apakah petani gembira dengan kenaikan ongkos produksi ( obat- obatan, pupuk dll) dengan harga menyedihkan dan pembeli selalu memonopoli pasar?
Petani tetap menggarap pertanian dengan cara tradisional karena tidak ada teknologi dan penyuluhan yang memadai akhirnya banyak petani yang sakit seminggu masuk RS meninggal karena mereka menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan? saya sedih usia petani saat ini sangat jarang melebihi 80 tahun karena kondisi kesehatan yang tidak terjaga ?

10). Bupati itu bukan hanya duduk dimeja tapi selaku pejabat daerah harus sering turun ke pelosok- pelosok dan dusun- dusun melihat dan berdialog dengan Rakyat?

12). Apakah program bupati untuk mensejahterakan Penambang garam? Adakah proses prodiksi bernilai tambah?

13). Apakah Bupati lihat perilaku kepala desa yang menyalahgunakan dana Desa dan yang jauh lebih buruk Aparat desa memungut biaya tambahan untuk sertifikasi tanah mereka, padahal ini Program nasional secara gratis?

14). Apakah bentuk perlindungan Bupati kepada desa – desa yang rentan kebakaran?

16). Apa program Bupati untuk mengatasi banjir dindesa karena dangkal dan sempitnya sungai- sungai? Banjir sering melanda desa akan merusak infrastruktur jembatan dan jalan dan gagal panen?

15). Apakah Bupati Memiliki Road map dan program dalam menata kawasan pesisir untuk kesejahteraan nelayan?

16). Apakah ada inovasi bupati untuk menaikan potensi Penerimaan Daeran ( PAD) setiap tahun hang nilainya sama dengan Pendapat 1 kelurahan di DKI jakarta?

19). Apakah upaya dan program bupati dalam menarik investasi di BIma?

20). Apa bentuk inovasi bupati dalam memperbaiki pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung ke Bima? Datangalah ke Bandara salahuddin betapa buruk nya kualitas pelayanan kepada para turis mancanegara ?

21). Dimanakah letak kemampuan managerial bupati mengkosolodasi kinerja dinas – dinas? adakah bentuk Punishment dan Reward?

22). Apakah bentuk tanggungjawab bupati menciptakan lapangan kerja baru bagi Anak muda yang mengganggur di desa itu?

23). Apakah program bupati dalam memberikan insentif kinerja kepada guru- guru Honorer yang gajinya antara 300- 500 ribu perbulan?

“Dari puluhan pointer itu Lalu Apa Benefitnya atau manfaatnya untuk Rakyat sebagai bentuk tanggungjawab bupati sebagai kepala Daerah” Demikian Ujar Doktor Ikhwan menutup pembicaraannya. (Tim/bn)

Sebagian Tahapan Tata Cara Pengisian Anggota BPD Mpuri, Sudah Panitia Lakukan.

Bima, BimaNtika,-

Memperingati Keputusan Bupati Bima Nomor 188.45/536/06.16.Tahun 2019 tentang penetapan pengisian keanggotaan BPD serentak di tahun 2019 kini panitia pengisian keanggotaan BPD desa mpuri kecamatan madapangga kabupaten bima sudah melaksanakan sebagian tahapan petunjuk teknis tata cara pengisian keanggotaan BPD sesuai dengan ketetapan peraturan yang berlaku tersebut, Demikian yang disampaikan oleh Ketua panitia Pengisian Keanggotaan BPD Desa Mpuri Syaiful.S,Pd pada media Online BimaNtika. Net ini di ruang aula kantor desa mpuri pada hari selasa 30 juli 2019.

Ketua Panitia Syaiful. S,Pd dikatakannya pada media ini bahwa panitia pengisian keanggotaan BPD Desa Mpuri telah melaksanakan tugas kepanitian hingga saat ini sebagian tahapan petunjuk teknis tata cara pengisian keanggotaan BPD keterwakilan wilayah dan keterwakilan perempuan berdasarkan hasil rapat masyawarah dan mufakat oleh Tim pengisian Bakal calon anggota BPD yang dicalonkan oleh keterwakilan wilayah Dusun setempat,”Ujarnya.

Adapun pelaksanaan kegiatan proses tahapan petunjuk teknis yang telah panitia pengisian anggota BPD desa mpuri tersebut mulai dari kegiatan:

  1. Menetapkan perarturan panitia
  2. Melakukan pembagian Tim pengisian wilayah perdusun berdasarkan tahapan yang ditentukan
  3. Melakukan kegiatan sosialisasi tentang tata cara peraturan bakal calon keterwakilan wilayah dusun dan keterwakilan perempuan.

Lanjutan Syaiful. S,Pd : Setelah Tim pengisi wilayah Dusun tersebut telah melakukan musyawarah untuk pengusulan bakal calon keterwakilan wilayah dan dibuatkan berita acara bagi bakal calon dari hasil musyawarah wilayah oleh dusun setempat, dan setelah Tim pengisi tersebut memberikan berita acara pengusulan bakal calon.

Kemudian panitia pengisian keanggotaan BPD Desa Mpuri mengeluarkan berita acara terkait penetapan bakal calon sebagai BPD yang akan ikut menjadi calon BPD keterwakilan wilayah dan keterwakilan perempuan hingga panitia tersebut akan membuka pendaftaran bagi peserta calon yang ditetapkan oleh panitia.

Ketua Panitia pengisian keanggotaan BPD Desa Mpuri Syaiful.S,Pd mengharapkan kepada peserta calon yang telah diusulkan oleh Dusun setempat agar kiranya melengkapi semua bahan persyaratan yang tentukan oleh panitia berdasarkan mekanisme untuk kelengkapan bahan administrasi bahan persyaratan, Dan ketika peserta bakal calon tidak melengkapi bahan persyaratan yang telah ditentukan panitia tentang tahapan petunjuk teknis tata cara pengisian keanggotaan BPD maka panitia akan melakukan verifikasi dokumen bahan persyaratan yang diajukan oleh peserta bakal calon atau yang telah dicalonkan oleh keterwakilan wilayah setempat untuk menverifikasi bahan persyaratan tersebut bila ada salah satu bahan persyaratan yang diajukan tidak memenuhi sesuai yang ditentukan,maka panitia akan memberikan surat tidak lolos bahan persyaratan atau batal,”Harapnya.

Pilkada dan Ahlaq berpolitik

Oleh : DR. Ikhwan HZ, SE, MM, M.Si *)

Konstruksi model terbaik dalam Pilkada apabila dilandasi oleh nilai- nilai Akhlaq dalam berpolitik karena bagian dari Esensi politik yang mulai tereduksi saat ini. Politik harus berdiri kokoh pada pondasi nilai aklaq dan moral, bukan sebaliknya : Menipu, curang, berbohong dan segala macam untuk meraih ambisi kekuasaan secara tidak baik. Politik itu bukan hanya sarana mencapai kekuasaan belaka akan tetapi Politik sarana berkhidmat kepada Rakyat dalam menegakan keadilan, kesejahteraan Rakyat, kepentingan umat.

Politik jangan dijadikan satu- satunya tujuan dan motif kehidupan, dan hanya menjadikan politik alat untuk mendapatkan kekuasaan semata- mata.

Kekuasaan yang baik apabila diperoleh dengan proses yang baik pula buka dengan cara yang mereduksi nilai keluhuran politik.

Politik harus dijadikan sarana untuk : 1).Untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan untuk mencari keuntungan pribadi atau motif ekonomi kelompok. 2). Memperjuangkan dan menegakan keadilan. Keadilan yang berpihak kepada Rakyat, bukan keadilan yang mengutamakan kepentingan kelompok. 3). Politik harus memperjuangkan kebaikan ( Amar Ma,ruf) dan mencegah kemungkaran ( nahir Mungkar)

Politik yang luhur harus didasarkan Komitmen yang kuat untuk mewujudkan amanat yang dimandatkan oleh Rakyat lewat Pemilu. Maka Islam mengajarkan Seorang pemimpin politik Memiliki kriteria : Kualitas, Moral dan Intelektual: Adil, Amanah dan Jujur:

Pandangan islam tentang persyatan pemimpin politik mendeskripsikan kualifikasi yang sempurna dan diatas, segala- galanya Keniscayaan Ahlaq.

Seorang politisi juga harus mempunyai kesadaran Spiritual yang yang tinggi bahwa diri nya adalah berfungsi sebagai Khalifa Allah dimuka Bumi ini, Tentu semua tanggungjawab dan tugasnya akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

” Semua kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabanya, Seorang politisi adalah pemimpin dan ia akan mempertanggungjawabkan Kepemimpinannya”

Berpartai politik merupakan bagian dari amal shaleh dan ibadah, sarana berdakwah, Karena intinya menyeruh kepada kebaikan dan jangan jadikan Partai politik hanya Memiliki Satu Nafsu ” Ladang Mencari Keuntungan semata”

Sesungguhnya Allah Swt mewajibkan untuk berbuat sebaik baiknya ( Ihsan) dalam segala sesuatu ( HR Muslim)

Jangan sampai kita terjebak dengan politik pragmatis yang mereduksi nilai keluhuran politik, Berpolitik lah dengan Akhlaq sehingga dapat memberikan kebaikan dan kemaslahatan kepada banyak orang,, ——-

Integritas kata kunci keberhasilan pemimpin, karena berkaitan dengan kepercayaan publik atas amanat yang diberikan. Integritas adalah karakter pribadi terpuji, memiliki kejujuran, memiliki prinsip menyatakan yang benar adalah benar dan yang salah salah, Meletakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan kelompok dan golongan, Ia hanya tunduk dan patuh pada kehendak mayoritas.

The supreme quality for leadership is Unquestionably Integrity” ( Dwight D Einsenhower)

Survei Tentang kepemimpinan di As (1982) ” The Chicago Tribune melaporkan 49 Sejarawan dan ahli ilmu politik melakukan rating kepada presiden amerika tentang pentingnya Integritas menempati keberhasilan tertinggi Presiden di AS dan terbukti membawa AS Negara Super power

Integritas dibutuhkan oleh siapa saja karena terkait dengan etika, komitmen, moralitas yg dibutuhkan untuk membangun kepercayaan orang yang dipimpin.

Integritas juga paralel dengan keedibilitas yang menyangkut kemampuan berpikir, mengambil keputusan, ketrampilan dan kompetensi. Jadi esensinya Integritas menyangkut Hati ” Heart” sedangkan Kredibilitas otak” Head”

Tetapi hal utama adalah integritas karena menyangkut nilai- nilai, konsistensi dan komitmen. Ia konsisten antara ucapan nya dengan tindakannya, Konsisten antara janji dengan komitmen melaksanakannya, Kita butuh pemimpin berintegritas dan sekaligus kredibilitas

Bisnis pun perlu memastikan praktik tatakelolanya dijalankan dengan Integritas. Salah satu contoh yang menghebohkan dunia bisnis skandal Enron Corporation 2001 yang menyebabkan perusahaan ini bankrut, perusahaan Energi terbesar dunia jatuh selama- lamanya karena soal Integritas CEO nya.

Kasus Bank Century, Kasus BLBI kerugian Negara Triliun karena soal integritas CEO dalam mengelola Bank atau perusahaan, melanggar pringsip kepatuhan dan perilaku curang atau Fraud.

Maka Segelintir pemimpin Hebat harus menjadi Referensi utama untuk dijadikan keteladanan dan pelajaran pemimpin Integritas : Erdogan, Nelson Mandela, Mahatma Gandhi, Soekarno, Hatta, Sahrir,Abraham Lincoln, Mahmud Ahmadinejad, Muhamad Yunus, Mahathir Muhammad, Lea Kuan Yew, dan banyak pemimpin hebat lainya yang berpengaruh didunia. Mereka semua disebut ” Great Man Leader”

Tentu saja tidak mudah mencari sosok ideal untuk sebua daerah kaya potensi seperti Bima, Tapi kita yakin banyak orang potensial yang tidak muncul,karena kita melihat saat ini Partai politik gagal Memproduk pemimpin yang ideal, sementara orang – orang hebat tidak punya partai politik, kebanyakan mereka memiliki pengaruh tapi bukan otoritas , Karena yang punya otoritas hanya dimiliki ketua Partai politik.

Adakah kehendak Pemimpin Partai politik untuk Membangun Bima ini lebih baik, Jika Ia seharusnya mereka terbuka menerima Tokoh- tokoh alternatif diluar partai dengan persyatan utama Ia memiliki Integritas dan Kredibilitas yang teruji oleh publik.

Demokrasi kita terlalu mahal ” Semuanya perlu Cost / Ongkos politik, Politik kita dikuasai Pemilik Modal, Media, dikuasai keluarga atau dinasti sangat tidak sehat untuk membawa daerah ini kedepan dan telah merusak hak warga negara yang lain untuk memperoleh kesempatan, justru berpotensi mendorong demoralisasi.

Jika kekuatan uang yang menjadi faktor utama menentukan seseorang memegang kekuasaan, maka integritas dan keluhuran demokrasi tergadaikan, kedaulatan Rakyat digantikan oleh kepentingan politik kotor yang mencederai demokrasi.

Relasi yang kuat antara politik dengan uang inilah yang sangat berbahaya, kalau ini terus terjadi maka hanya mimpi mendapatkan pemimpin yang integritas dan kredibel karena keterpilikan pemimpin jabatan publik diperoleh dengan cara yang tdk benar maka yang terjadi abuse of power ( penyalahgunaan kekuasaan).

Berbahaya lagi muncul rentenir politik: Transaksi politik dengan uang : Siapa yang banyak uang itu yang didukung baik oleh partai atau pendukung akhirnya setelah mendapatkan kekuasaan pasti Mengambalikan cost politik dan tentu harus lebih banyak dan berlipat dari biaya yang ia keluarkan, disini berlaku Rentenir Politik.

Kita ingin pematangan demokrasi melalui proses yang berkualitas sehingga ouput demokrasi dapat menghasilkan pemimpin hebat memiliki Integritas dan kredibilitas yang membawa Daerah ini lebih baik kedepan.
*) Penilis adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunadarma dan Wakil Rektor Universitas Attahiriyah Jakarta.

Presiden Jokowi Tidak pernah Lelah Berbakti Untuk Rakyat

Bima Bimantika.net-
Jadi Teringat Ucapan Beliau Tidak Ada Beliau Takuti Kecuali Allah SWT. Sungguh ucapan itu terimplementasi melalui kerja nyata nya Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.
Saat melakukan kunjungan kerja di Samosir pada hari selasa (30/7/2019) Presiden memperlihatkan kedekatannya dengan rakyat walau dalam kondisi yang tidak memungkinkan.
Hujan turun di Samosir saat Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat. Namun antusisme masyarakat tidak berkurang dengan hujan deras ini.

Setelah acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat, Presiden dibawah hujan deras sedikit berlari meninggalkan lokasi sertifikat untuk meninjau Desa Adat dan kerajinan tenun ulos di Kampung Ulos Hutaraja, Desa Lumban Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. (//bppresiden/)

PRESIDEN JOKOWI TULUS BEKERJA UNTUK RAKYAT

Jakarta Bimantika.net-

Jadi Teringat Ucapan Beliau Tidak Ada Beliau Takuti Kecuali Allah SWT

Hujan turun di Samosir saat Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat pada hari selasa (30/7/2019). Namun antusisme masyarakat tidak berkurang dengan hujan deras ini.

Setelah acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat, Presiden dibawah hujan deras sedikit berlari meninggalkan lokasi sertifikat untuk meninjau Desa Adat dan kerajinan tenun ulos di Kampung Ulos Hutaraja, Desa Lumban Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. (Bppresiden/litbangpdip)

Biro pers Sekretariat Presiden

Warga NTB Bangga, Presiden Jokowi Tanda Tangani Keppres Amnesti Baiq Nuril

Jakarta. Bimantika.net-

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemberian amnesti bagi Baiq Nuril Maknun. Sebelumnya, Baiq divonis Mahkamah Agung telah melanggar UU ITE dan terancam pidana penjara serta denda dalam kasus yang dihadapi olehnya. demikian ungkap salah seorang putra asli NTB yang kini berposisi Wasekjen DPP KNPI, Amilan Hatta melalui Telepon selulernya. Pada Bimantika.net putra Asli Kelahiran Sumbawa ini mebyebutkan bahwa Keppres tersebut ditandatangani oleh Presiden pada Senin (29/7/2019) untuk selanjutnya diproses lebih lanjut.
Selanjutnya Bapak Presiden RI Ir. H. Joko Widodo mempersilakan pada Baiq Nuril untuk menemuinya mengambil di Istana negara.
“Tadi pagi Keppres untuk Ibu Baiq Nuril sudah saya tanda tangani. Jadi, silakan Ibu Baiq Nuril kalau mau diambil di Istana silakan. Kapan saja sudah bisa diambil,” ujar Presiden di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum bertolak menuju Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dalam rangka kunjungan kerja.

Dirinya tak berkeberatan apabila Baiq ingin bertemu langsung dengannya setelah Keppres tersebut dikeluarkan. Presiden mengatakan akan dengan senang hati menerima dan bertemu dengan Baiq Nuril.

“Diatur saja. Saya akan dengan senang hati menerima,” tandasnya. (//Tim//pdip)

Bupati Bima Bantah Ada Penghadangan


Bima Bimantika.net-
setelah Bimantika.net merilis berita ada aksi sekelompok massa di Pertigaan Desa Cenggu, pada selasa sore (30/7/2019) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE membantah keras bahwa tidak ada penghadangan terhadap dirinya dan rombongan. Bupati Bima memberi klarifikasi langsung pada bimantika.net bahwa sore tadi tidak ada kegiatan di desa cenggu, melainkan melakukan kegiatan sosial kemasyarakat berupa pemberian langsung hadiah pada Atlit yang mendapatkan medali emas dan menjenguk warga teke dan salah satu pasien tumor do desa renda.

Bupati saat Jenguk Pasien Di Desa Renda Sore Tadi Selasa (30/7/2019)

bupati bima sore tadi Dengam masyarakat Desa Teke, selasa (30/7/2019)


“Dari mana berita penghadangan itu terjadi, kalau muat berita tolong disertai data lapangan yang akurat” Demikian ujar Dae Dinda Sapaan Akrab Bupati Bima.
Dae Dinda menjelaskan bahwa dirinya bersama rombongan tidak pernah lewat jalur Cenggu, justru diriny dan rombongan ke Desa Teke.
“Tadi kami ke teke sekaligus ke renda dengan agenda menjenguk pasien tumor sekaligus Memberi hadiah bagi atlit penerima medali emas” Demikian ujar Dae Dinda melalui pesan WashAppnya. (//arif)