Selamatkan Hutan, Satgas Dibentuk

Bimantika.net
Upaya untuk mengantisipasi dampak kerusakan hutan dan lahan terus diupayakan instansi terkait, antara lain dengan melakukan rapat koordinasi.

Kepala Bidang Penataan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bima Zainal Arifin. ST, M.Si Sesaat setelah Rakor yang di helat di Mapolres Kabupaten Bima Rabu (21/8) mengatakan, rapat koordinasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan kegiatan penting untuk mengantisipasi kekeringan dengan potensi muculnya titik api serta kebakaran hutan dan lahan.

    Hal ini menjadi atensi khusus sesuai instruksi Presiden RI kepada seluruh kepala daerah, Polri dan TNI Se-Indonesia. 
        Dikatakan Zainal, Rakor yang diikuti 30 peserta dari unsur Kapolsek, BMKG, Camat, DLH, BPBD, Satpol PP,  KPH, SAR, dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima. 
         Rapat menyepakati pembentukan Satgas yang akan dikoordinasikan dengan seluruh kecamatan terutama beberapa kecamatan rawan terdampak bencama kebakaran hutan seperti Tambora,  Sanggar,  Parado, Monta, Lambitu, Wera, Ambalawi dan kecamatan lainnya.
          "Tugas utama Satgas  adalah membangun komunikasi dan koordinasi dan sinergitas antar komponen, serta bergerak bersama dalam melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan". Termasuk pelibatan pihak kecamatan dan pemerintah desa". Terang Zainal.

(//dlhk//arif tkpk)

Jelang Pilkada 2020, PAN gencar Lakukan Konsolidasi Dukungan

Bimantika.net
Hari ini Rabu 21 Agustus 2019, politisi Nasdem, Edy Muhlis, S. Sos menyebutkan bahwa ada rapat konsolidasi pentolan beberapa partai Politik di kabupaten Bima yang mengusung Ketua DPD PAN Kabupaten Bima Muhammad Aminurlah, SE untuk bertarung di Pilkada 2020. “Kami sedang melakukan rapat koordinasi lintas pentolan parpol untuk mendukung Maman maju di Pilkada kabupaten Bima” ujar Edy Muhlis. Lanjutnya, koalisi PAN Dan Nasdem Saja sudah memenuhi unsur untuk mengusung pasangan calon karna jumlah kursi parlemen kedua partai ini melebihi 9 kursi. Edy menguraikan bahwa dari hasil Pemilu April 2019 lalu, PAN mendapatkan 6 kursi dan Nasdem 4 Kursi sudah dari jumlah 45 kursi Parlemen sangat memenuhi tata aturan untuk mengusung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati.
“PAN dan Nasdem saja suda memenuhi sarat pencalonan apalagi di tambah dengan PKS Dan Gerindra” ujarnya.
Saat dimintai tanggapannya Edy menyebutkan bahwa Maman sapaan akrab Muhammad Aminurlah, SE ketua DPD PAN kabupaten Bima itu menyebutkan bahwa sosok Maman yang juga sedang ada dengan dirinya dalam Parlemen selama tiga periode tentu menjadi sebuah bukti bahwa rakyat di dapil Sape Lambu mencintai maman, dengan satu parameter dari sejumlah parameter lainnya tentu Maman sangat layak dan pantas untuk menjadi Bupati Bima Periode 2020-2025.
Rapat Lintas Pentolan Partai Politik inipun memberikan gambaran awal bahwa sosok maman adalah sosok yang sangat bisa diterima oleh lintas partai politik yang In sha Allah akan menjadi salah satu petarung dalam Pilkada 2020 nanti.
Masih Menurut Edy Muhlis bahwasannya Rapat Lintas Pentolan Partai politik semata mata dilakukan karena melihat sosok Maman selama menjadi Dewan tidak pernah tercela. Bahkan dirinyapun mengakui kalau Maman adalah politisi Multi talenta yang sangat menguasai alur alur pemerintahan. “Maman salah satu Anggota Dewan yang sangat memahami tata kelola pemerintahan dengan baik dan cermat” demikian ujar Edy Muhlis.
Sementara Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, Muhammad Aminurlah, SE sejak awal sudah katakan PAN memiliki kader untuk mengusung di Pilkada kabupaten Bima 2020.
“Tidak ada lagi ke ragua raguan, in sha Allah PAN tetap mengusung kader terbaik PAN dalam Kontestasi Pilkada Kabupaten Bima 2020” ujar Maman sapaan akrab Ketua DPD PAN ini. (//arif)

Gubernur Beri Kode Dukung Dahlan Untuk Bupati Bima 2020

Bimantika.net

Gubernur NTB, DR. Zulkieflimansyah,SE, MSc tidak membantah menyebut Bupati pada Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan M Nor pada sebuah kegiatan kemarin yang diselenggaran di Bima NTB. Begitu juga halnya dengan Herman Edison yang ikut pada kegiatan TDA itu adalah Sahabatnya sejak lama.
Namun yang menjadi unik adalah ketika Gubernur berkali kali menyebutkan Dahlan sebagai Bupati Bima.
“Sekelas Doktor Zul gak mungkinlah menyebutkan Bupati pada Wabup kalau itu bukan sebuah isyarat bahwa beliau Dukung penuh Wabup Bika menjadi Bupati Bima kedepan 2020-2025” demikian ujar Sumber Bimantika.net yang juga sebagai dosen Di salah satu kampus di wulayah Kabupaten Bima.
Lanjutnya bahwa isyarat itu sangat kuat karena Dahlan memang mau dijadikan kader partainya Gubernur yakni PKS.
Gubernur Zul mengungkaokan bahwa dirinya tidak membantah memanggil Wabup sebagai Bupati saat ditemui awak media di ruang VIP bandara Salahudin Bima sebelum bertemu Warga Desa Sanolo Kecamatan Bolo.

Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB sebut bahwa semuanya itu benar bahwa dirinya memanggil wakil bupati pada momen acara sebagai Bupati Bima. Hal itu tidak ada maksud apa-apa karena menurut dirinya Pak Dahlan juga adalah sahabatnya
Di tanya soal dukungan PKS pada pilkada kabupaten Bima 2020 ? Dengan santai Doktor Zul menyebut bahwa itu adalah ranah partai yang memiliki mekaniame. Dan membernarkan ada beberapa nama yang sudah diinventariair oleh PKS untuk di endoors menjadi Calon Bupati dan atau Wakil Bupati Bima.
“itu memang benar, Mengingat ada beberapa orang yang telah mendaftar di partai PKS pada pilkada serentak di wilayah NTB,” tutur EA I NTB.

Doktor Zul memberikan bahasa penekanan bahwa dirinya akan mendukung salah satu calon untuk pilkada kabupaten bima tahun 2020 dimana partai PKS akan mengirim dutanya,entah Bupati atau Wakil pada beberapa daerah yang melaksanakan pilkada.

“Siapapun yang diutus partai kita tunggu saja. Semua kembali pada partai,” tuturnya.
Hasil liputan bimantika.net sebelumnya bahwa koalisi khusus dikabupaten Bima memungkinkan sekali PKS Gerindra dan PAN bergabung mengikuti jejak koalisi Nasional (Rif//)

TP. PKK Kecamatan Lambu, Juara Lomba Cipta Menu Beragam

Bimantika.net
Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis Sumber Daya Lokal  antar TP. PKK Kecamatan bertema “Pangan Beragam untuk Generasi Yang Cerdas” dan diselenggarakan atas kerjasama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan TP.PKK Kabupaten Bima yang berlangsung Selasa (20/8) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima berhasil mengantar Tim Penggerak PKK Kecamatan Lambu meraih juara I dan mendapatkan Uang pembinaan Rp 5 Juta pada lomba tahunan tersebut.

Kepala Bidang Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kabupaten Bima Khairul Munir, SP Usai lomba mengatakan, ”Tim TP. PKK Kecamatan Lambu yang menyajikan paduan menu nasi tiga ubi, rendang jantung pisang, sate tempe acem dan pie ikan tersebut berhasil memikat para juri lomba yang mengusung secara ketat kriteria standar harga, keaslian bahan pangan lokal, mudah dijumpai, pengganti nasi dengan tiga pilihan (jagung, ubi, singkong), sayuran komoditi unggulan dan berbahan ikan”. Ungkapnya.
“Juara II diraih TP.PKK Kecamatan Sape dan mendapatkan hadiah Rp 4 juta, Juara III diraih TP. PKK PKK Kecamatan Donggo yang berhak membawa pulang uang pembinaan Rp 3 juta. Tim juri juga menetapkan TP. PKK Kecamatan Wera sebagai peraih Juara Harapan I dan mendapatkan hadiah Rp 2 juta, disusul TP PKK Kecamatan Monta pada posisi Juara Harapan II dengan hadiah 1,5 juta dan TP. PKK Kecamatan Woha pada Juara Harapan III dengan hadiah 1,25 juta.
Disamping itu Tim juri juga menetapkan TP. PKK Kecamatan Madapangga meraih Juara Favorit pada lomba tahun ini dengan hadiah Rp. 1,25 juta. Selain hadiah uang pembinaan, para juara juga diberikan piala dan piagam penghargaan”. Jelas pria yang akrab disapa Irul ini.
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Syaifudin mengatakan lomba tahun ini melibatkan tim juri yang berasal dari unsur Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, ahli gizi dan ahli kuliner.
“Format lomba tahun 2019 secara utuh menerapkan pola yang ditetapkan pada lomba secara nasional, dan hal ini juga akan memperkaya materi Tim Kabupaten Bima sebagai duta provinsi NTB yang akan mengikuti lomba yang sama pada tingkat nasional memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) yang diselenggarakan di kota Kendari bulan Oktober mendatang”. Terang Syaifudin.
Pada tahun ini, “Kategori yang dilombakan yaitu display paket lengkap makan siang (lunchbox) B2SA yang merupakan salah satu dari tiga klaster yaitu klaster serelia, klaster sagu, dan klaster umbi-umbian yang disesuaikan dengan potensi pangan masing-masing wilayah”. Ungkapnya.
(//dkap//tkpd)

Hj. Rostiati: TP. PKK Harus “Pintar” Memanfaatkan Peluang

Bimantika.net
Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis Sumber Daya Lokal  antar TP. PKK Kecamatan bertema “Pangan Beragam untuk Generasi Yang Cerdas” dan diselenggarakan atas kerjasama Dinas Ketahanan Pangan dan TP.PKK Kabupaten Bima ini ditujukan untuk menggali kreativitas anggota TP.PKK kecamatan dalam menciptakan dan mengembangkan resep masakan yang beragam, bergizi seimbang dan aman bersumber bahan pangan lokal seperti sagu, umbi – umbian, pisang, talas, sukun yang cukup tersedia di daerah kita.

“Karena itu seluruh peserta harus pintar dan bijak membaca peluang, dengan demikian, ke depan akan tumbuh kembang aneka kreasi makanan yang dapat menjadi salah satu alternatif pilihan makanan keluarga serta membuka peluang bisnis kuliner yang mendatangkan nilai ekonomis. Aspek lainy yang jauh lebih penting adalah, kita sedikit demi sedikit bisa mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi makanan beras”. Demikian Ungkap Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd saat memberikan sambutan pada Lomba Cipta Menu B2SA tersebut.
Hj. Rostiati dalam arahan pada lomba yang turut dihadiri Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Nurdin, Kadis Ketahanan Pangan Ir. Syaifudin, beberapa Kepala Perangkat Daerah dan Camat tersebut, “Lomba Cipta Menu diharapkan dapat memberikan manfaat positif terkait informasi pangan bergizi dan seimbang yang berasal dari sumber daya lokal”. Kata Rostiati.
Sebelumnya, Asisten II Setda Ir. H. Nurdin yang mewakili Bupati Bima dalam sambutannya mengungkapka, “penganekaragaman dan konsumsi pangan merupakan salah satu upaya yang terus dilakukan untuk menghasilkan sumberdaya manusia berkualitas dan unggul melalui perbaikan pola konsumsi pangan masyarakatbaik dari aspek jenis, sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral pangan”. 
Upaya ini akan dapat diwujudkan apabila pola konsumsi makanan sehari-hari dilakukan secara tepat, mengandung zat gizi lengkap sesuai kebutuhan tubuh, dalam asupan berimbang dan kemampuan memperhatikan daya beli masyarakat”. Terang Mantan Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan ini.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima Ir. Syaifudin dalam laporannya mengatakan, Lomba Cipta menu yang melibatkan TP. PKK Kecamatan Se-Kabupaten Bima ini merupakan wahana untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa pangan tidak hanya nasi (beras dan terigu) tetapi masih banyak pangan alternatif yang dapat mengganti beras dan terigu sebagai sumber karbohidrat”. Terangnya.
Dikatakan Syaifudin, “Selain untuk meningkatkan citra pangan lokal, lomba cipta menu ini diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan dan menciptakan menu B2SA berbasis sumber daya lokal”. Tutupnya.
(//arif/dkp//tkdp)

Aksi Demo Depan Kantor Desa Dapat Pengawalan Ketat Aparat Gabungan dan Pemdes Dena Tanggapi

Bima, BimaNtika.Net-

Pada hari senin tanggal 19 Agustus 2019 Aliansi Pemuda Peduli Desa bersama HIPMAH, FKMD- BM dan HIMA MPB gelar kegiatan aksi demonstrasi menyampaikan orasi tuntutan di depan Halaman Kantor Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima saat pantauan media BimaNtika.Net.

Dalam rangka kegiatan Aksi Demonstrasi yang di gelar tersebut mendapat pengawalan extra ketat dari aparat gabungan Kepolisian Polsek Madapangga dan Polsek Bolo Serta Jajaran Anggota TNI Koramil 1608/02 Bolo ini berlangsung sekitar pukul 08:35 wita. karena dalam hal kegiatan aksi demonstrasinya mereka tersebut meminta pihak pemerintah Desa dena untuk melakukan keterbukaan terkait pengerjaan pagrisasi rumah warga yang belum terselesaikan.

Sehingga dari pada itu pula pihak aksi demonstrasi juga menuntut terhadap akses jalan gang yang berada di Rt 21 yang kini mereka nilai tidak layak untuk digunakan, Padahal kata mereka ( Aksi red) dalam kesehariannya warga sangat membutuhkan akses gang tersebut untuk diperbaiki “daur ulang” , namun oleh pihak pemerintah desa terkait, justru tidak pernah berpikir dan sadar akan anggaran yang digunakannya.

SURAT PERNYATAAN

Tuntutan para aksi tersebut akan menjadi problematika bilamana pihak pemerintah desa tidak responisasi tiga hal tuntutan mereka seperti terkait keterbukaan dan transparasi Dana Desa Tahun 2018- 2019, Keterbukaan Anggaran Pagarisasi Rumah Warga, serta Hentikan tumpang tindih terhadap Rt 21.

Qaidul Ilfani dirinya selaku koordinator Lapangan Masa Aksi ( Korlap), dalam penyampaian maupun melontarkan suara orasi kilatnya bahwa terkait apa yang menjadi sebuah tuntutannya tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap sikap pemerintah desa dena yang dinilai pembohong publik.

” Dirinya dan bersama masa aksi demonstrasi berharap terhadap pihak pemerintah desa jangan terus melakukan pembodohan publik, kita butuh pemerintah yang jujur dan bukan pemerintah “Culas”. Terangnya.

Sementara pada saat berlangsungnya kegiatan aksi demonstrasi akhir depan Kantor Camat Madapangga guna menghadirkan Pemdes Dena yang digelar oleh Aliansi Pemuda Peduli Desa,HIPMAH,FKMD-BM dan HIMA MPB terkait tuntutan aksi demonstrasi tersebut mendapatkan tanggapan dari Pemdes Dena sehubungan dengan adanya tuntutan terkait serta audensi langsung besama Pemdes Dena dan Camat Madapangga dengan masa aksi demonstrasi tersebut di ruangan kantor camat madapangga hingga berita ini Media Online BimaNtika.Net khabarkan.

Lanjut Qaidul Ilfani ; Adapun bentuk dibuatkan surat pernyataan yang telah di tanggapi oleh pemerintah desa dena tersebut pada hari hari senin tanggal 19 agustus 2019 telah disepakati bahwa sebagaimana tuntutan dari aksi demonstrasi tersebut yang berkaitan dengan kegiatan Rabatnisasi Gang di RT 21 RW 01 Desa Dena, Pemerintah Desa Dena yang dalam hal ini Syamsuddin Har dirinya selaku Kepala Desa Dena menyatakan bahwa kegiatan sebagaimana yang menjadi tuntutan tersebut dikerjakan pada anggaran perubahan APBDes Desa Dena Tahun anggaran 2019, Apabila kami dari Pemdes Dena tidak melaksanakan kegiatan pada tahun anggaran 2019 ini maka kami siap menerima segala konsekuensi sesuai hukum yang berlaku,Demikian surat pernyataan yang dibuat oleh kami dapat pergunakan sebagaimana mestinya.

Pembenahan Tatakelola, Solusi Atasi Kisruh Garam Rakyat

Bimantika.net
Menanggapi sejumlah aspirasi yang disampaikan elemen masyarakat berkaitan dengan anjloknya harga garam di kabupaten Bima, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir. Hj. Nurma, M.Si Senin (19/8) mengungkapkan, “Kabupaten Bima merupakan lokomotif pembangunan sektor perikanan sebagai penyangga industrialisasi garam di NTB yang menitik beratkan pembangunan kawasan dengan mengedepankan prinsip efisiensi dan optimalisasi penggunaan lahan (minapolitan).

Sebagai sebuah komoditas unggulan yang menjadi prioritas di NTB, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bima, Pemerintah Provinsi NTB dan Kementerian Kelauatan dan Perikanan RI dalam pengelolaan garam dalam dari hulu sampai hilir diharapkan mampu memberikan solusi terhadap masalah harga rendah dan tidak stabil komoditas garam yang disebabkan rendahnya kualitas garam rakyat sementara dominan konsumennya di Jawa.

Sejalan dengan kebijakan diatas, Gubernur NTB telah menetapkan Roadmap Tahun 2020 -2024 dimana Kabuaten Bima menjadi salah satu kawasan pengembangan industri garam di NTB. Hal ini diharapkan memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan petani garam, khususnya di kabupaten Bima.

Dikatakan Hj. Nurma, dalam lima tahun kedepan, Pemerintah telah merancang skema industrialisasi garam dan pada tahun 2020 dititik beratkan pada upaya memperkuat IKM/UKM pengolah garam untuk menyediakan garam kemasan berstandar untuk konsumsi masyarakat NTB. “bahkan dengan inovasi kita dilakukan pengembangan untuk menghasilkan aneka produk garam sehingga pasar tidak hanya tergantung konsumen luar daerah”. Terangnya.

“Mengingat tingginya volume garam rakyat yang mencapai 296.000 ton pada tahun 2018, pemerintah juga berkomitmen membangun sarana pengolahan garam industri untuk menyediakan kebutuhan berbagai pabrik dan industri besar diluar daerah. Disamping pada saat yang sama tetap memberikan edukasi terkait penerapan teknologi produksi garam di sisi hulu (tambak) sehingga produksi garam rakyat berkualitas sebagai syarat dapat dibeli oleh pabrik.

Untuk mendukung kebijakan Gubernur, di tingkat kabupaten Bima, Bupati Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE telah menanda tangani kuota penyerapan garam Rakyat sebanyak 40 ribu ton garam kualitas K1 dan K2 dengan PT. Garam Nasional. Selanjutnya juga dilakukan perjanjian dengan petani garam untuk menjamin ketersediaan kualitas garam sesuai kebutuhan perusahaan dan komitmen perusahaan yang akan membeli garam sesuai harga yang disepakati bersama. Jelas Nurma

Disamping itu, untuk mendorong pengembangan kawasan industri garam minggu lalu Bupati Bima juga telah menanda tangani jaminan kesiapan lokasi seluas 5 Ha. Bagi pemerintah kabupaten Bima penigkatan kualitas garam secara berkelanjutan menjadi titik berat pengembangan industri garam rakyat dengan menganggarkan pembelian geoisolaror melalui APBD tahun anggaran 2019. Tahun ini, pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima juga telah memperjuangkan dana Rp 3,4 milyar di Kementerian KKP untuk pembelian geoisolator. Tutup Nurma.
( dkp//arif//tkpd)

Pencegahan Stunting, Mulai Dibahas Pada Rembug Desa

Bimantika.net

Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bima terus mendorong sinergi para pemangku kepentingan khususnya di tingkat desa dan kecamatan untuk mengambil peran yang lebih besar dalam pencegahan dan penanganan balita kekurangan gizi kronis (stunting) yang menjadi fokus nasional di Kabupaten Bima.

    Kepala Seksi Gizi Bidang Kesga Dikes Kabupaten Bima Melaksanakan Musyawarah Masyarakat (rembug)  Desa untuk mencegah dan mengatasi anak gagal tumbuh (stunting) di Desa Waro Kecamatan Monta dan Desa Penapali Kecamatan Woha pada Bulan Juli 2019.       

   Musyawarah desa membahas  strategi kabupaten Bima dalam percepatan penurunan stunting di desa dan aksi konvergensi stunting tahun 2019-2020 yang dipaparkan Kasi Gizi Tita Masithah, M.Si dan  Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Bima Adi Fahrudin SST Gz.

Tita Senin (19/8) melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa untuk mencegah dan mengatasi anak stunting di Desa Waro Kecamatan Monta dan Desa Penapali Kecanatan Woha pada Bulan Juli 2019.

    Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang berlangsung akhir Bulan Juli 2019 di Desa Waro kecamatan Monta  dan Penapali Kecamatan Woha lalu telah menyepakati sejumlah poin penting pemanfaatan dana desa untuk mencegah stunting pada balita  di Kabupaten Bima. Kegiatan yang sama juga akan berlangsung akhir Agustus mendatang di desa Kalampa dan Tente Kecamatan Woha. 

           “Pemilihan lokasi tesebut didasarkan pertimbangan bahwa pada ketiga desa Penapali, desa Kalampa dan Tente Kecamatan Woha  merupakan desa lokus penanganan stunting tahun 2020”. Ungkap Tita.  

MMD juga menyepakati penyediaan air bersih dan sanitasi, pemberian makanan tambahan dan bergizi untuk balita gizi kurang. Disamping pelatihan serta pemantauan perkembangan kesehatan dan ibu menyusui.

  Rapat juga membahas alokasi bantuan Posyandu untuk mendukung kegiatan pemerintah dalam penanganan ibu hamil dan menyusui, pengembangan apotek hidup desa dan produk hortikultura untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan ibu menyusui.

   Di samping poin-poin tersebut di atas, upaya pencegahan stunting ini menyepakati perlunya pengembangan ketahanan pangan desa, pembangunan Posyandu permanen minimal 1 Posyandu di masing-masing desa serta penyediaan insentif bulanan bagi kader.

Pemberian makanan tambahan dan penyuluhan di Posyandu, bantuan jamban keluarga, pemenuhan sarana dan prasarana Poskesdes, penyediaan ambulans desa dan penyediaan garam beryodium menjadi titik berat pertemuan tersebut”. Jelas Tita.
( //TkPD)

Anak Kades, Insya Allah Jadi Kades Rade

Bimantika.net

Almarhum H. M. Tahir Fattah ayah kandung dari Atfah, S. PdI adalah seorang tokoh pemerintahan Desa era 70-an yang menginjakkan kakinya di Istana Negara kala itu atas Undangan Resmi Presiden Republik Indonesia Soeharto. Jarang jarang aparat Kades ke Istana Negara kalau bukan karena sebuah prestasi gemilang yang diaraihnya kala itu.
ATFAH H. M. TAHIR S.Pdi, kini mengikuti jejak langkah sang ayahnya yang berprestasi itu. Kini Atfah
Mengabdi sebagai relawan sosial sebagai kaki tangan kementrian sosial Republik Indonesia yang disebut tenaga kesejahteraan sosial kecematan(TKSK)ditugaskan menginisiotor, menghubungkan, mendampingi berbagai macam program yang digelontorkan oleh pemerintah baik bersumber dari APBN, APBD propinsi, APBD kabupaten bima dibidang pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat desa wilayah kerja dikecamatan madapangga kabupaten bima beragam macam program yg bisa menuntaskan kemiskinan diataranya. 26 aitem penyandang masalah kesejahteraan sosial(pmks) mulai bertugas sebagai pekerja sosial tahun 2011- sampai sekarang.. Mendampingi program kelompok usaha(kube), rumah tidak layak huni(rutilahu) beras kesejahteraan(rastra),memantau program pkh, perlindungan sosial baik bencana alam, gempa bumi, bencana kebakaran, konflik sosial, anak terlantar, jompo, lansia, cacat disbilitas, dan lain lain… Ini merupakan kepercayaan pemerintah memastikan penerima manfaat program berdasarkan nama, alamat dan foto fisik obyek sasaran program ini semua adalah kerjasama pemerintah lintas sektor baik lintas kementrian maupun lintas sektor dinas yg berkaitan. Dan sesuai kemapuan anggaran yg disediakan oleh pemerintah..

Maka dari pada itu di mohon kepada seluruh Elemen masyarakat Desa Rade yang mengharapkan perubahan, mengharapkan pembangunan desa, dimohon untuk memberikan do’a serta dukungan penuh buat sosok figur pemimpin yg berkemampuan membawa desa kedepannya lebih maju dqn lebih baik, memilih pemimpin yg memiliki jiwa kepemimpinan yang berkemampuan dalam hal sosial dan pembangunan, pemimpin yang memiliki kriteria kepemipinan yg Inovatif dan progresif dalam hal ini adalah transparansi dlm melaksanakan Pembangunan Desa dengan melibatkan partisipasi tokoh toKoh dan masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta pengawasan kerja proyek.
Dari Rakyat, Oleh rakyat, Untuk Rakyat.(tim)

Gandeng Majelis Taklim An Nisa, Dikes Helat Pembinaan Siswa

Bimantika.net

Dinas Kesehatan Kabupaten Bima bekerjasama dengan Majelis Taklim An Nisa Kabupaten Bima dan Puskesmas kecamatan Woha dan Soromandi mengadakan Pembinaan Remaja Putri Senin (19/8).

  Kepala Seksi Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Tita Masitha SP. M.Si mengatakan pembinaan remaja putri digelar pada tiga kecamatan yaitu Woha, Belo  dan Soromandi dalam kurun waktu Juli-Agustus 2019.

“Di kecamatan Woha Tim melakukan pembinaan siswi SMAN 1 Woha, SMAN 2 Woha, SMP 5 Woha dan SMP 3 Woha. Sementara di kecamatan Soromandi dilakukan di SMPN 1 Soromandi, demikian halnya di kecamatan Belo, Tim menggelar kegiatan yang sama di SMPN 1 Belo”. Jelasnya.


Tita Masithah yang juga Ketua Majelis Ta’lim An Nisaa Kabupaten Bima yang memaparkan topik “Pergaulan remaja perspektif Islam dan Pencegahan Anemia oleh seksi gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Bima mengungkapkan, Pergaulan remaja intinya remaja putri harus menutup auratnya dan menjaga kehormatannya sesuai QS An Nur ayat 31. “tidak boleh kholwat atau berdua duaan cowok dan cewek”.
Ditambahkannya, untuk menjadi generasi yang berkualitas, remaka harus fokus pada kegiatan positif untuk pengembangan diri dalam meraih prestasi serta menjauhi Narkoba dan free seks”.
Terkait Gizi, “Anemia adalah kekuarangan zat gizi besi pada remaja karena kurangnya konsumsi gizi, siklus menstruasi, kecacingan dan infeksi malaria. Solusinya adalah mengkonsumsi makanan bergizi, terutama yang kaya zat besi ikan, daging, telur ayam, udang, kerang, ayam, hati, sayuran hijau dan kacang-kacangan”. Jelas Tita.
Pembinaan Siswi tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian Tablet tambah darah kepada semua remaja putri di SMP dan SMA, dan masing-masing siswa mendapat 1 tablet per minggu selama 1 tahun oleh Tenaga Gizi Puskesmas

(//dikes//tkpd)