Syafru – Ady Punya Basis Massa & Kekuatan Riil

Bimantika.net

Pilkada Kabupaten Bima di gelar di akhir Tahun 2020 ini dan tentunya segala bentuk administrasinya pun akan dibarengi sekitar pertengahan tahun 2020.
Skema menumbangkan petahana sedang di mainkan oleh para elite politik lokal kabupaten bima dan skema mempertahankan kekuasaan pun sedang di lakukan upaya upaya riil oleh pasukan Incumbent dan Petahana dengan segala perangkat lunak dan perangkat kerasnya.

Salah seorang aktivis Asal Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Iwan “Sang Prabu” pada Bimantika.net menyebutkan bahwa sesungguhnya yang bisa menumbangkan petahana dalam pilkada Kabupaten Bima 2020 adalah pasangan H. Syafru – Ady Mahyudi.

Dirinya berkeyakinan bahwa H. Syafru Memiliki Basis Massa Riil di Bima Barat Meliputi Bolo, Madapangga, Sanggar, Tambora Donggo Soromandi sementara Ady Mahyudi Memiliki basis massa yang sangat kuat bahkan pilkada 2015 menang di Parado, Woha Monta dan Ady Mahyudi punya Kekuatan riil Sape Lambu Wera Ambalawi.
“Dengan kekuatan riil itu tentu akan menjadikan Pasangan Syafru-Ady dengan gampang memenangkan Pilkada 2020” tegas Iwan.
Masih menurut Iwan bahwa dirinya sangat optimis kalau pasangan Syafru Ady adalah pasangan yang akan diusung oleh Partai PAN, Nasdem, PDIP, Gerindra.

Hasil Investigasi Bimantika.net di DPP PDI Perjuangan menunjukkan bahwa PDI Perjuangan akan mengusung Drs. H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi dalam pilkada Kabupaten Bima.
“Pilkada Kabupaten Bima tidak akan jauh dengan pilkada lima tahun sebelumnya yakni PDI Perjuangan akan kembali usung H. Syafru dan siap Menang” ujar salah seorang Petinggi DPP PDI Perjuangan Melalui Saluran WhatsApp nya saat dikonfirmasi langsung Bimantika.net pada hari Sabtu (4/1/2020) menurutnya hasil analisa politik dari DPC Kabupaten Bima dan DPD NTB akan menjadi Pertimbangan Utama untuk DPP berikan rekomendasi. (BNN_01)

Bupati IDP Harap Pada Pejabat yang Di Lantik Tidak Lupa Diri

Bimantika.net

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, atau yang trend dengan sebutan IDP melantik 207 Pejabat Fungsional pada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bima, di Halaman Kantor Bupati Bima, pada Hari Kamis (2/01/2020).

Pelantikan Kepala Sekolah dan Pengawas tersebut adalah langkah awal yang dilakukan oleh IDP di tahun baru 2020.

Acara pelantikan tersebut Dihadiri Wakil Bupati Bima, H Dahlan HM Noer M.Pd, Sekda Bima HM Taufik HAR M.Si, seluruh OPD dan Kabag Lingkup Setda Bima.

Dihadapan sejumlah Kasek yang dilantik, Bupati IDP mengingatkan bahwa setelah menjadi pucuk pimpinan tidak lupa diri, tetap mengedepankan keikhlasan sehingga bisa bekerja sama, bermitra, dan mengemban amanah dan bekerja.Kemudian dalam waktu dekat, BPK akan kembali melakukan pemeriksaan dan mengabil sampel di sejumlah sekolah.

“Saya berharap selepas pelantikan ini, ada pembatasan tugas dari Kepala sekolah yang lama kepada kepala sekolah yang baru. Sehingga sudah siap dengan segala dokumen yang dimiliki,’’ujar Bupati melalui Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma (hms//bnn_01)

Bakal Calon Bupati Bima Nimran Abdurrahman Jadi Nara Sumber Dialog Interaktif Mahasiswa Ngali-Malang

Bimantika.net

Republik Mahasiswa Ngali Malang (Reman – Malang) mengawali tahun 2020 dengan menyelenggarakan acara Dialog Interaktif Awal Tahun dengan tema Upaya Membangun Kesadaran SDM dalam Mengelola SDA Demi Kesejahteraan Daerah Bima, di Coffee Times Pasar Terpadu Dinoyo, Kamis (02/01).

Tiga orang narasumber dihadirkan dalam acara tersebut, yakni Nimran Abdurahman, SH., MH., Ilhamuddin Nukman, S. PSi., MA., dan Juardin Al-Sadra.

Ketua Umum Reman – Malang, Luluh Anggriani menyatakan bahwa acara ini memang didesain untuk menumbuhkan kesadaran berlingkungan terutama dalam pengelolaan sumber daya alam demi kesejahteraan bersama.

“Acara ini sebagai ajakan kepada semua orang untuk memiliki kesadaran dalam mengelola sumber daya alam. Dengan kesadaran yang sama, maka kita bisa menjadikan alam sebagai sumber kesejahteraan,” ungkapnya.

Sekaligus acara ini untuk mendengar dan mengetahui pemikiran para calon pemimpin Bima ke depan dalam membangun daerah berbasis lingkungan.

“Kami ketahui Bang Nimran Abdurahman ber ancang-ancang maju dalam suksesi Pilkada Bima 2020, karena itu kami ingin mengetahui konsepnya dalam membagun SDM dan juga SDA, sehingga kita semua memiliki referensi dalam menentukan pemimpin ke depan,” tutupnya.
Nimran Abdurrahman, SH, MH yang dikonfirmasi Bimantika.net menyebutkan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk menjadikan referensi bagaimana memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. “Bila perlu dialog semacam ini harus dikedepankan oleh mahasiswa sebagai bentuk tanggung jawab nya intelektual muda untuk tanah kelahirannya” ungkap Nimran. (Bnn_01)

Kepolisian Tetap Buru Keberadaan Hanif, Kasus Yang Hebohkan Warga Kota Bima

Bimantika.net

Pemerintah Kota Bima beberapa waktu yang lalu dihebohkan oleh ulah oknum tim sukses sekaligus orang dekat Kekuasaan yang bernama Hanif. Dalam sepak terjangnya, Hanief selaku tim Pemenangan Pasangan Walikota Bima saat Pilkada 2018 silam menjadi sorotan berbagai media baik cetak maupun online. Kasus kuitansi 7 juta adalah salah satu kasus terheboh di saat kepemimpinan Walikota Bima H. Muhammad Luthfi, SE sebagai Walikota Bima.
Dugaan kasus yang menimpa Hanif sejak beberapa waktu lalu yang sempat menghebohkan Warga Kota Bima atas aksi dugaan penipuannya hingga pada akhirnya di tetapkan oleh pihak Kepolisian setempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) kini pihak kepolisian tetap buru keberadaan Hanif hingga tertangkap
Kapolsek RasanaE Timur Resort Bima Kota, Iptu A. Luthfi, SH saat dikonfirmasi Bimantika.net melalui saluran whatsApp nya pada hari kamis (2/1/2020) menyatakan bahwa pihaknya kini sedang menelusuri keberadaan saudara Hanif. “Kami sedang menelusuri keberadaannya” ujar Luthfi.
Ditanya apakah DPO ada batas waktu ? Dengan tegs Luthfi menyatakan bahwa sesungguhnya keberadaan DPO itu tidak ada batas waktu. “Dan batas waktunya sampai tertangkap” tegasnya.
DPO Hanief dikenakan pasal 378 KUHP yakni pasal yang menetapkan seseorang melakukan dugaan tindak pidana penipuan. (BNN_01)

Garda Muda IDP : “Lanjut 2 Periode Tuntaskan Program Yang Belum Realisasi”

Bimantika.net

Ketua Garda Muda Indah Dhamayanti Putri, SE (Garda Muda IDP), Abdul Heris, SH menyebutkan bahwa Pemerintahan Indah Dhamayanti Putri (IDP) sejak tahun 2016 silam sudah banyak menorehkan hasil karya nyata. Hasil Karya Nyata bisa dilihat Berdiri dengan Kokohnya Beberapa Puskesmas Plus hampir di seluruh Kecamatan, terbangunnya DAM dan Fasilitas Para Petani, Terbangunnya Infrastruktur Jalan, terbangunnya Fasilitas ruang publik yang bisa dinikmati oleh warga. Namun tidak sedikit juga yang belum direalisasikan, sehingga dirinya berkeyakinan dengan masa akhir jabatan di tahun 2020 ini akan menuntaskan segala harapan warga. “Insya Allah sudah banyak yang diperbuat oleh IDP selama menjadi Bupati Bima dan tidak sedikit hal yang belum direalisasikan insya Allah akan dilanjutkan di tahun 2020” ujar Heris.
Lanjut Heris, bahwa saat ini rakyat kabupaten bima sudah sangat cerdas menilai bahwa satu periode tidak cukup untuk menuntaskan segala harapan dan ekspektasi masyarakat namun IDP sudah maksimal memberikan karya nyata itu walau itu masih ada sisa sisa harapan yang belum terealisasikan.
Dengan semakin cerdasnya masyarakat tentu mereka mampu melihat kondisi riil yang terjadi sehingga dibolak balik bagaimanapun issu issunya rakyat mengerti siapa yang punya karya dan siapa yang memiliki niat baik membangun bima.
Terjadi Banjir melanda kabupatrn Bima akibat gundulnya hutan sebenarnya rakyat tau kalau hutan gundul itu sejak lama dan cenderung dibiarkan. Pada saat inilah IDP mengembalikan semua kejadian 30 _ 40 tahun yang silam akibat perambahan hutan dan gunung yang cenderung dibiarkan tersebut. Menurutnya Kini IDP melakukan upaya penggalangan kembalikan fungsi hutan dan gunung yang gundul tentu hasilnya pun tidak serta merta dilihat hasilnya sekarang karena itu butuh proses panjang . (bnn_01)

Mengulas tulisanya Syamsuddin: Kepemimpinan Dinda-Dahlan Dinilai Tidak Layak dilanjutkan, Itu adalah Pernyataan Utopis.

Oleh : Dino Marahu

Bimantika.net

Demokrasi telah memberikan ruang kebebasan publik seluas-luasnya, baik untuk dipilih maupun memilih sesuai dengan keinginan dan pendapatnya, Demokrasi pula mengijinkan warga negara berpartisipasi baik secara langsung maupun tidak langsung serta memungkinkan adanya praktik kebabasan politik secara bebas dan setara tentunya tetap dalam kaidah-kaidah norma dan nilai universalitas itu sendiri.

Sebuah pendapat, tentu saja akan hadir mewarnai diskursus dalam dinamika proses kepemimpinan, ruang dialektika itu harus selalu terbuka sebagai bagian dari bentuk partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap proses pembangunan Daerah, pendapat itu bisa datang kepada siapa saja, termasuk kepada seorang akademisi sekalipun, hanya saja sebuah pendapat itu akan berniali akademis jika pendapat tersebut didukung oleh riset dan penelitian sehingga bisa dipertanggung jawabkan adanya sebuah obyektifikasi dari sebuah penialain, apakah itu di anggap gagal atau tidak. Apalagi sebuah penilaian itu tertuju pada kepemimpinan secara menyeluruh dari sebuah kekuasaan yang sedang berjalan, sebuat saja kepemimpinan IDP-Dahlan dalam bingkai Visi Bima Ramah.

Menurut penulis, Fariabel penilaian itu masih bersifat parsial dan sangat tendensius bahkan dinilai sangat politis. Pemberian penilaian atau menjustifikasi kegagalan sebuah kepemimpinan IDP-Dahlan, menurut saya itu adalah sebuah opini bukan hasil penelitian. Sebuah opini, boleh-boleh saja sebagai-bagian dari relasi kekuasaan dengan rakyat. Karena sebuah opini itu mengandung pandangan atau pendapat pribadi seseorang untuk menjelaskan suatu peristiwa atau hal tertentu, baik yang belum terjadi maupun yang telah terjadi dan tidak mewakili sebuah institusi manapun.

Sebagai seorang akademisi, saudara syamsuddin harus mengedepankan sisi ilmiyahnya sebagai bagian dari cara etis dalam mengupas sisi-sisi kritis pembangunan daerah ini. Sehingga melahirkan adanya preferensi edukatif dan moraliti serta memungkinkan adanya kodifikasi Visi dan Misi oleh para pemangku kebijakan dalam mendorong semangat pembangunan daerah kabupaten Bima yang kita cintai bersama, bukan sekedar menghakimi atau memberikan label penilaian kegagalan semata.

Seorang politisi sudah tentu berbeda gayanya sebagai seorang akademisi. Para politisi tentu memberikan citarasa dan aroma yang berbeda dalam setiap statementnya, dia akan hadir sebagai bagian dari gelombang politik dengan narasi dan gagasan politik yang sudah barang tentu akan mewakili para kelompok kepentingan. Sementara seorang akademi, dia akan selalu mengedepankan riset atau penelitian serta pandangan akademik dalam memberikan sebuah gagasan dan penilaian terhadap suatu obyek, apalagi sebuah obyek tersebut masih bersifat utopis untuk dinilai dan dianggap gagal. Saya menyarankan untuk melakukan riset dan penelitian, sehingga tidak asal memberikan penilaian apalagi mengeluarkan statement yang kurang ilmiyah sebagai seorang akademisi. Wallahu’alam.

Penulis adalah Wakil Ketua Bidang Pemuda & Olah Raga DPD II KNPI Kabupaten Bima.

Ketua Garda Muda IDP Sebut Lihat Karya Nyata IDP, Akademisi Jangan Asal Bicara

Bimantika.net

Adanya Pernyataan akademisi STIH bahwa IDP-Dahlan tidak layak untuk lanjut dua periode disalah satu media online, kini dibantah keras oleh Ketua Garda Muda IDP, Abd. Heris, SH.
Dirinya menyebutkan bahwa itu adalah pernyataan kekanak-kanakan, tidak mencerminkan tabeat akademisi sebagai pendidik.
“Akademisi mestinya bicara pada tataran ide dan konsep tentang pembangunan daerah secara holistik dengan payung moral sebagaimana layaknya akademisi” demikian Ujar Heris melalui Press Releasenya pada hari senin 30/12/2019.
Lanjut Heris Ompu Kapa’a sapaan akrabnya bahwa Standar kelayakan bagi calon pemimpin daerah terpusat pada tiga hal yakni memiliki basis politik yang terlembaga secara struktural melalui partai politik, memiliki basis investasi sosial karena berkorelasi dengan pemilih akar rumput, serta memiliki basis moral yang mengakar. IDP-Dahlan memenuhi prasyaratan itu. Apakah saudara tidak tau kalau IDP pimpinan Partai Golkar Kabupaten Bima? Apakah anda tidak tau kalau investasi sosial jangka panjang telah diwariskan oleh keluarga Sultan dan keluarga IDP untuk masyarakat Bima? Apakah anda tidak tau kalau Kesultanan mewariskan peradaban bagi kelangsungan daerah Bima? Posisi IDP maupun Dahlan adalah bagian dari klan kesultanan yang mengakar dijantung-jantung masyarakat pesisir Bima. Adalah memang hak semua orang untuk maju dalam Pilkada tetapi selalu ada seleksi politik sebagai tangga yang musti dilewati. IDP-Dahlan hanyalah pewaris dari sekian banyak beban pembangunan yang diwariskan oleh pendahulunya.
Masih menurut Heris bahwasannya IDP-Dahlan telah menorehkan banyak hal soal pembangunan. Infrastruktur jalan untuk Kabupaten Bima hampir 80 % di hotmix, IDP-Dahlan meraih WTP tiap Tahun, IDP-Dahlan telah menganggarkan 100 Milyar untuk pembangunan Masjid Raya Kabupaten Bima, IDP-Dahlan berhasil membangun Puskesmas mewah hampir merata di Kecamatan, IDP-Dahlan membangun GOR di Panda, IDP-Dahlan sejuta porsen tidak pernah menggerogoti APBD, IDP-Dahlan membuka diri atas kritik, saran, masukan bagi semua pihak. Masalahnya, penantang IDP tidak cukup wawasan dan miskin modal politik, modal sosoal, maupun modal moral, untuk diyakini membangun daerah. Tetapi atas nama hak demokrasi silakan masuk gelanggang berkompetisi tanpa perlu akademisi meracuni keluhuran moral akademinya dengan membangun sentimen sepihak yang sangat subjektif. (BNN_01)

Bupati IDP Harap ASN Tingkatkan Kedisiplinan Dan Pelayanan Publik

Bimantika.net

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE gelar apel pagi sekaligus melakukan pengecekan terhdap tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca libur akhir pekan, Senin (30/12/2019). Melalui saluran WhatsApp nya IDP menyatakan bahwa dirinya memberikan warning pada seluruh ASN Kabupaten Bima agar senantiasa meningkatkan kedisiplinan dalam hal memberikan pelayanan prima pada seluruh lapisan masyarakat. Karena sesungguhnya menurut IDP ASN di beri tugas oleh negara dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang prima di segala sektor kehidupan. “ASN diharapkan mampu memberikan Pelayanan yang prima pada seluruh lapisan masyarakat sembari terus meningkatkan kedisiplinan” Demikian harap IDP.
Bupati Bima Juga melalui Kabag Humas Setda Bima M. Chandra Kusuma, Ap. “Marilah kita merubah pola pikir dengan selalu mengedepankan pikiran yang positif sehingga dapat bekerja dengan lebih giat dan kreatif agar dapat memiliki kebanggaan dalam diri” pesannya di hadapan Kepala Staf, Kasubag, Kabag dan para Asisten serta Staf Ahli dan Sekda.

Lebih lanjut Bupati Bima menekankan kedisiplinan ASN perlu ditingkatkan agar dapat memberikan pelayanan masyarakat lebih baik ” mari kita bangun Bima Ramah dengan meningkatkan kedisiplinan agar pelayanan masyarakat bisa kita berikan dengan lebih baik lagi” Pesannya saat menutup apel pagi. (bnn_01)

Kepedulian Bupati IDP Jenguk Pasien Warga Teke di RSUP Mataram

Bimantika.net

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE atau yang sangat trendy dengan sapaan IDP memiliki kepekaan sosial dan kesalehan sosial yang sangt tinggi. “ini sangat jarang dimiliki oleh para pemangku jabatan politik dan pengambil kebijakan”

Kepedulain yang tinggi dari IDP terbukti dengan sangat cepanya mengunjungi warganya di Rumah Sakit Umum Propinsi (RSUP) Mataram NTB dengan cara menjenguk langsung Salahuddin Warga Desa Teke kecamatam Palibelo penderita liver atau pembengkakan perut pada hari Minggu, (29/12/19) Pagi tadi di RSUP Mataram NTB.

Kedatangan IDP tersebut disambut hangat oleh keluarga pasien dengan penuh familiar..

Keluarga Pasien mengucapkan terimakasih banyak kepada Bupati Bima yang telah datang untuk memberikan sumbangan secara pribadi kepada pasien. “Semoga hadirnya umi Dinda awal yang baik buat Salahuddin untuk menghadapi rasa sakit yang di deritanya,” ujar keluarga Pasien.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang dikonfirmasi melalui Saluran WhatsApp nya membenarkan bahwa dirinya pada pagi hari ini menyempatkan dirinya untuk menjenguk salah satu pasien yang juga warga nya yang beralamatkan di desa Teke. “Semoga lekas sembuh dan teruslah meminta pada Allah” demikian ungkap IDP. Dirinya memberi bantuan pribadi semata mata dengan tujuan meringankan beban pasien yang sedang menghadapi musibah. “Mudah mudahan Allah mengangkat seluruh Penyakitnya dan diberi kemudahan dalam penyembuhannya” ujar IDP. (BNN_01)

Ikhtiar Doktor Zul Bangun NTB Tak Pernah Henti

Bimantika.net

Gubernur NTB, DR. Zulkifliemansyah selalu berikhtiar untuk membangun Nusa Tenggara Barat secar utuh dan menyeluruh. Ikhtiar itu tentunya adalah sebuah kewajiban seorang Gubernur demi masyarakat yang dipimpinnya. NTB salah satu Propinsi yang memiliki potensi Sumber Daya Alam yang Insya Allah akan membawa serta masyarakatnya ke arah yang lebih sejahtera lagi.
Ikhtiar dan upaya Gubernur Zul bisa kita lihat dalam bentuk aktivitasnya hampir setiap hari melakukan upaya kajian diarus bawah besera elite elite pengambil kebijakan di tingkat pusat.
Terbukti upaya dan ikhtiar tersebut Doktor Zul
Bersama Pak Menteri Kelautan dan Perikanan serta Bupati Lotim di Teluk Elong pada tanggal 26 Desember 2019 langsung bersilaturrahmi dengan seluruh lapisan masyarakat setempat.
Warga Di Teluk Elong sungguh sangat berterimakasih atas ikhtiar dan upaya riil yang sedang dilakukan oleh Mentri, Gubernur dan Bupati karena papa pengambil kebijakan tersebut langsung mengetahui apa yang menjadi kehendak mereka.
Dalam pertemuan silaturrahim tersebut
Pak Menteri sepakat utk melarang ekspor benih lobster dan akan merubah Permen segera utk perbaikan2 setelah melihat kondisi lapangan.

“Budidaya harus bisa digiatkan lagi dengan pendampingan agar hasilnya maksimal” ujar Doktor Zul dalam kesempatan itu. (BNN-01)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom