Kepolisian Tetap Buru Keberadaan Hanif, Kasus Yang Hebohkan Warga Kota Bima

Bimantika.net

Pemerintah Kota Bima beberapa waktu yang lalu dihebohkan oleh ulah oknum tim sukses sekaligus orang dekat Kekuasaan yang bernama Hanif. Dalam sepak terjangnya, Hanief selaku tim Pemenangan Pasangan Walikota Bima saat Pilkada 2018 silam menjadi sorotan berbagai media baik cetak maupun online. Kasus kuitansi 7 juta adalah salah satu kasus terheboh di saat kepemimpinan Walikota Bima H. Muhammad Luthfi, SE sebagai Walikota Bima.
Dugaan kasus yang menimpa Hanif sejak beberapa waktu lalu yang sempat menghebohkan Warga Kota Bima atas aksi dugaan penipuannya hingga pada akhirnya di tetapkan oleh pihak Kepolisian setempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) kini pihak kepolisian tetap buru keberadaan Hanif hingga tertangkap
Kapolsek RasanaE Timur Resort Bima Kota, Iptu A. Luthfi, SH saat dikonfirmasi Bimantika.net melalui saluran whatsApp nya pada hari kamis (2/1/2020) menyatakan bahwa pihaknya kini sedang menelusuri keberadaan saudara Hanif. “Kami sedang menelusuri keberadaannya” ujar Luthfi.
Ditanya apakah DPO ada batas waktu ? Dengan tegs Luthfi menyatakan bahwa sesungguhnya keberadaan DPO itu tidak ada batas waktu. “Dan batas waktunya sampai tertangkap” tegasnya.
DPO Hanief dikenakan pasal 378 KUHP yakni pasal yang menetapkan seseorang melakukan dugaan tindak pidana penipuan. (BNN_01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *