Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penganiyaan di Desa Tente

jpn

Bimantika.net -Gerak Cepat Personel Polsek Woha Polres Bima Kabupaten Polda NTB berhasil meringkus terduga pelaku penganiayaan di Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Tindak pidana Penganiyaan itu diduga kuat dilakukan oleh terduga pelaku berinisial FJ (L/30) warga Desa Nisa terhadap korban berinisial RQ (L/17) warga Desa Renda Kecamatan Belo.

Kasus dugaan penganiyaan itu terjadi pada Minggu malam 4 Oktober 2026 sekitar pukul 23.30.Wita di pertigaan Dusun  Kananga Desa Tente.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kapolsek Woha Iptu Ruslan Agus.

Kronologi, Awalnya korban mengendarai sepeda motor dri arah Utara menuju arah timur tepatnya di pertigaan Dusun  Kananga Desa Tente terduga pelaku langsung menusuk korban menggunakan sebilah pisau yang dimana posis korban di atas motor sehingga korban terjatuh dan lari menyelamatkan diri.

Kapolsek Woha yang mendapatkan informasi tersebut memerintahkan personelnya untuk segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu terduga pelaku.

Tiba di TKP petugas melakukan evakuasi korban untuk mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Woha.

Setelah itu personel Polsek Woha dan timus melalui pencarian terhadap terduga pelaku dan tidak butuh waktu lama petugas berhasil meringkus terduga pelaku.

Dugaan sementara motiv terduga pelaku menusuk korban karena pada saat itu dirinya dalam keadaan mabuk akibat minuman keras.

Saat ini terduga pelaku dan barang bukti (BB) sebilah pisau diamankan di Mapolres Bima Kabupaten untuk menjalani pemeriksaan dan diproses hukum lebih lanjut. (****)

Kelurahan NaE Harumkan Nama Kota Bima Juara I Kampung Branding Smartfren Regional Bali Nusa Tenggara

jpn

Bimantika.net -Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kota Bima. Kelurahan Nae Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang Kampung Branding Smartfren Regional Bali Nusra Tahun 2026.

Tidak hanya unggul di tingkat regional, Kelurahan Nae juga berhasil menempati posisi terbaik kedua secara nasional, tepat di bawah Bandar Lampung.

Penghargaan tersebut diumumkan oleh Tim Smartfren melalui pertemuan virtual pada Rabu (30/9/2026).

Dalam penilaian tersebut, Kelurahan Nae memperoleh skor 93,30, jauh melampaui peserta lainnya, yakni Kota Kupang dengan nilai 76,33 dan Kabupaten Tabanan yang meraih 62,20.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Bima, sekaligus menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam membangun lingkungan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan hingga tingkat nasional.

Capaian tersebut tidak terlepas dari pelaksanaan program Kampung Branding Smartfren yang dimulai sejak Agustus 2026 di RW 04 Lingkungan Salama, Kelurahan Nae.

Program ini merupakan bentuk sinergi antara Smartfren dan masyarakat setempat dalam menciptakan kawasan yang lebih tertata, menarik, serta memiliki identitas lingkungan yang kuat.

Berbagai pembenahan telah dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pembangunan gapura, pengecatan mural, penataan pos kamling, hingga kegiatan kemasyarakatan yang memperkuat kebersamaan warga.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong.

Lurah Nae, Fazhurrahman, S.STP., M.AP., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama yang menunjukkan bahwa kemitraan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di tingkat kelurahan.

Ia mengungkapkan, kehadiran Smartfren melalui program Kampung Branding telah memberikan nilai tambah bagi Kelurahan Nae. Selain memperkuat identitas produk perusahaan,

kegiatan tersebut turut mendorong terbentuknya citra positif wilayah dan meningkatkan semangat masyarakat dalam menata lingkungan.

Fazhurrahman juga menekankan bahwa esensi dari program Kampung Branding bukan semata-mata terletak pada keindahan kawasan, melainkan pada tumbuhnya kesadaran dan rasa tanggung jawab masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Sejalan dengan capaian tersebut, Kelurahan Nae terus mengembangkan berbagai inisiatif berbasis partisipasi warga.

Salah satunya melalui program Kampung Zero Waste yang berfokus pada pembentukan kebiasaan mengelola sampah dari lingkungan rumah tangga.

Melalui program ini, masyarakat didorong untuk memilah sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari sumbernya sebelum dilakukan pengangkutan.

Langkah tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Di sisi lain, kawasan yang sebelumnya dihiasi berbagai ornamen dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI kini mulai dipersiapkan untuk mengusung identitas Kampung Smartfren.

Upaya rebranding ini menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus memperkuat karakter kawasan.

Ke depan, Kelurahan Nae berharap kemitraan dengan Smartfren dapat terus ditingkatkan melalui program-program yang menyentuh lebih banyak aspek kehidupan masyarakat, termasuk lingkungan, pendidikan, pemberdayaan UMKM, kegiatan sosial, dan pengembangan potensi lokal.

Prestasi Kelurahan Nae menjadi gambaran bahwa inovasi dan kolaborasi yang tumbuh dari lingkungan masyarakat mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Keberhasilan ini sekaligus mempertegas potensi Kota Bima untuk terus berkembang melalui sinergi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. (****//Kominfo)

Manasik Haji CJH Kota Bima 2027 Selesai, Kemenhaj Kota Bima Susun Jadwal Manasik Jilid ll Berikut Tanggapan Calon Jamaah Haji

jpn

Bimantika.net -Kantor Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Bima besok Hari Selasa (6/10/2026) menyelesaikan kegiatan manasik haji jilid pertama untuk Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bima 2027.

Kepala Kemenhaj Kota Bima H. Eka Iskandar Zulkarnain, S. Ag, M. Si saat diwawancarai media Bimantika Senin (5/10/2026) menyebutkan akan melanjutkan kegiatan manasik Haji jilid ll.

“Kami sedang susun jadwal untuk tahap duanya nanti jadwalnya akan kami sampaikan pada WA Grup CJH Kota Bima” ujar Ustadz Eka sapaan akrab Kepala Kemenhaj Kota Bima.

“Alasannya Bimbingan Manasik Haji dan Umroh yang dilaksanakan itu untuk menambah ilmu, dan Tidak diwajibkan hadir, Manasik Haji tidak untuk dipaksakan melainkan bagi yang mau hadir saja” ujarnya.

Selaku penyelenggara Ibadah Haji, Ustadz Eka menyebutkan juga bahwa pihaknya sudah melakukan evaluasi sepanjang perjalanan haji dari 2023 sampai sekarang.

“Nilai manfaatnya jamaah haji yg diberikan manasik haji dan umroh, setelah di Makkah dan Madinah lebih mandiri dan tau tentang tatacara ibadah Haji dan Umrah sesungguhnya, Dibandingkan dengan kabupaten kota yang lain jamaah haji Kota Bima jauh lebih bermutu ibadahnya” demikian ungkap Ustadz Eka.

Ditanya soal Apakah CJH membayar Kegiatan Manasik Haji Dengan Tegas Ustadz Eka Katakan Tidak ada yang harus di bayar.

“Program Manasik Haji ini Nol rupiah dan tujuannya agar jamaah bisa mandiri dalam ibadah haji dan umrohnya” tegas Ustadz Eka.

Ia pun menutup wawancaranya sembari menyebutkan Jika program yang kami tawarkan kurang menarik sebaiknya ada usulan dari para CJH Kota Bima yang mulia.

“Kurangnya seperti apa untuk diperbaiki demi kemandirian haji dan umroh bagi jamaah Kota Bima” demikian ungkapnya.

Salah seorang CJH Kota Bima Asal Bedi Manggemaci, Hawsah H. Muhammad menyebutkan bahwa kegiatan manasik Haji yang digelar oleh Kantor Kemenhaj Kota Bima sangat -sangat bermanfaat bagi dirinya yang awam yang sangat kurang pengetahuan tentang tata cara rukun haji dan Umroh.

“Kami pribadi sangat berterimakasih kepada kepala dan anggota Kemenhaj Kota Bima, Para relawan dan Nara Sumber yang dengan sabar membimbing, membina kami dengan sabar tampa biaya semoga kita semua dapat menerima ilmu dengan baik dan bisa mengaplikasikan ketanah suci Makkah Al Mukaromah dan Madinah Al Munawwarah Aamiin” ujar CJH kelahiran Desa Rade Kecamatan. Madapangga Kabupaten Bima yang sudah puluhan tahun berdomisili di Kota Bima.

Hal senada disampaikan oleh Eny Istiana CJH Asal Kelurahan Lewirato Kota Bima.

Eny yang juga mantan pejabat teras Pemkab Bima tersebut menyebutkan rasa terimakasihnya pada jajaran Kemenhaj Kota Bima yang sudah menggelar Kegiatan Manasik Haji yang berkelanjutan.

“Untuk pribadi saya manasik atau kegiatan ini sangat bermanfaat
Apa lagi gratis seperti ini bayar pun kami siap urunan dengan teman CJH” tegasnya.(****)

Pastikan Area Bandara SMS Bima Aman, Polsek KP3 Polres Bima Kabupaten Optimalkan Patroli Malam Hari

jpn

Bimantika.net -Polsek Kawasan Pelabuhan Udara (KP3) Polres Bima Kabupaten Polda NTB secara rutin menggelar kegiatan patroli dikawasan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima.

Langkah tersebut merupakan ketegasan Polres Bima dalam rangka memastikan situasi Kamtibmas diarea obyek vital ini tetap dalam kondisi aman.

Patroli yang berlangsung pada Sabtu malam 3 Oktober 2026 sekira pukul 22.00. Wita itu juga melibatkan TNI dan
Avsec Bandara Muhammad Salahudin Bima.

Tim gabungan ini melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa situasi Kamtibmas di area bandara SMS Bima Kondusif.

Hal itu dituangkan dalam keterangan tertulis Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Hasilnya situasi Kamtibmas dikawasan Bandara SMS Bima hingga patroli berakhir terpantau aman dan kondusif.

Kegunaan yang dikendalikan oleh Kapolseknya Iptu Heri Supriyanto itu berjalan dengan lancar. (****)

Polisi Evakuasi Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalulintas Ganda di Desa Madawau Madapangga

jpn

Bimantika.net -Kepolisian sektor Madapangga Polres Bima Kabupaten Polda NTB mengevakuasi korban meninggal dunia akibat Lakalantas ganda di Jalan Lintas Bima – Dompu Sabtu 3 Oktober 2026 pukul 16.40. Wita.

Lakalantas yang melibatkan kendaraan roda empat Mobil Pickup dengan No.pol
EA 8250 XC yang dikemudikan oleh R (L/41) Desa Lido Kecamatan Belo dan sepeda motor dengan no.pol. EA 3664 AH yang dikendarai oleh K (L/36) warga Desa Madawau Kecamatan Madapangga.

Kronologi. Mobil Pickup melaju dari arah Bima menuju Dompu dengan kecepatan sedang, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP)
terdapat 1 (satu) unit Mobil Truk yang sedang berhenti / parkir di bahu jalan.

Karena terhalang, pengemudi Pickup kemudian mengambil jalur kanan untuk menyalip / mendahului Truk tersebut.

Pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju 1 unit Sepeda Motor yang dikendarai oleh KW hingga tabrakan pun tidak terelakan yang mengakibatkan pengendara sepeda motor (SPM) Meninggal Dunia di tempat.

Tindakan Kepolisian.
Personel Polsek Madapangga yang mendapatkan informasi tersebut langsung bergerak cepat menuju TKP.

Tiba di TKP petugas langsung melakukan evakuasi korban ke PKM O,o Kabupaten Dompu dan melakukan pengaturan arus lalulintas.

Dan setelah itu personel Polsek Madapangga bersama dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Bima Kabupaten menjemput pengemudi mobil Pickup.

Saat ini kasus kecelakaan ganda tersebut dalam penanganan unit Gakkum Satlantas dan barang bukti (BB) diamankan di Mapolres Bima Kabupaten.

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasatlantas Iptu Putu Agus Mas Purnomo S.H.

Kasatlantas menjelaskan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut pihaknya akan melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi.

“Kasus ini masih kami dalami”. Ujarnya.

Pasca kejadian itu situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Madapangga dilaporkan kondusif.(****)

Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih Hadiri Jalan Sehat HUT ke-81 TNI, Perkuat Soliditas Bangun Kebersamaan Untuk Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan Jalan Sehat dan Senam Sehat Bersama dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 1608/Bima, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal serta masyarakat. Ketua DPRD hadir bersama Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, Wakil Bupati Bima, Dandim 1608/Bima beserta jajaran, Kapolres Bima Kota, Kapolres Bima, unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Bima serta para kepala instansi vertikal.

Kehadiran Ketua DPRD Kota Bima dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan lembaga legislatif terhadap peran TNI dalam menjaga stabilitas, keamanan dan kondusivitas daerah, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara DPRD dengan jajaran TNI dan unsur Forkopimda.

Ketua DPRD menilai kegiatan olahraga bersama seperti ini memiliki makna yang lebih luas dari sekedar menjaga kebugaran. Ruang kebersamaan tersebut menjadi sarana memperkuat komunikasi, membangun kedekatan serta menjaga soliditas antarlembaga.

“Kebersamaan seperti ini penting untuk terus dirawat. Ketika TNI, Polri, pemerintah daerah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat berjalan bersama, tentu akan semakin kuat pula ikhtiar kita menjaga keamanan, membangun daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Syamsurih.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1608/Bima yang telah menggelar kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI. Menurutnya, semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan bersama perlu terus dipelihara dan diwujudkan dalam kerja nyata.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan penuh suasana kekeluargaan. Para peserta mengikuti jalan sehat dan senam bersama dengan antusias, yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize.

Momentum HUT ke-81 TNI diharapkan semakin memperkuat sinergitas, soliditas dan semangat gotong royong seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Bima dalam menciptakan daerah yang aman, kondusif, sehat dan harmonis. (****//Sekwan)

BUKAN SEKADAR MEMIMPIN DARI BALIK MEJA, ADY MAHYUDI TURUN TANGAN BERSAMA RAKYAT JAGA BIMA

jpn

Bimantika.net Pagi itu, suasana berbeda terlihat di sejumlah kawasan Kabupaten Bima. Bukan hanya aparatur pemerintah yang bergerak, tetapi semangat gotong royong kembali dihidupkan. Di tengah aktivitas tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi hadir langsung memimpin kegiatan kebersihan lingkungan, Jumat (2/10/2026).

Didampingi Sekda Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi, Ady Mahyudi bersama jajaran pemerintah daerah turun ke lapangan. Para kepala perangkat daerah, pejabat struktural, pejabat fungsional hingga staf ikut bergerak membersihkan lingkungan di sejumlah titik.

Kegiatan dibagi dalam tiga blok. Blok I menyasar wilayah Talabiu, Blok II kawasan Doro Belo, sedangkan Blok III bergerak di wilayah Kalaki. Puluhan perangkat daerah dilibatkan agar gerakan kebersihan menjangkau kawasan yang lebih luas.
Namun ada pesan yang lebih besar dari sekadar membersihkan sampah.

Ketika seorang kepala daerah turun langsung ke lapangan, memakai semangat gotong royong dan berada di tengah masyarakat, yang dibangun bukan hanya lingkungan yang bersih, tetapi juga budaya bahwa pemerintah dan rakyat tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.

Ady Mahyudi mengajak masyarakat menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. Pemerintah memiliki kewajiban untuk bergerak, tetapi masyarakat juga memiliki peran penting menjaga lingkungan tempat tinggal, fasilitas umum hingga kawasan wisata. Sebab Bima bukan hanya milik pemerintah.

Bima adalah rumah bersama.
Karena itu, menjaga kebersihan bukan pekerjaan satu orang, satu dinas atau satu kelompok. Ia membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat. Dari halaman rumah, jalan desa, pasar, fasilitas umum hingga kawasan pantai, semuanya membutuhkan kepedulian bersama.

Ady Mahyudi juga memastikan gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bima diarahkan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan, terutama pada fasilitas umum dan kawasan strategis.
Di sinilah makna sederhana dari seorang pemimpin yang mau turun ke lapangan: melihat langsung, bergerak bersama dan mengajak masyarakat melakukan perubahan dari hal-hal kecil yang manfaatnya dirasakan bersama.

Karena membangun Bima tidak selalu dimulai dari proyek besar.
Kadang perubahan dimulai dari tangan yang memungut sampah, dari lingkungan yang dibersihkan, dan dari pemimpin yang mau turun bersama rakyatnya.
Bima Bersih, Bima Nyaman, Bima Bermartabat.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Kantor Kemenhaj Kota Bima dan Relawan Haji Kota Bima Gelar Pasar Pahala, Bagikan Nasi Kotak Pada Para Pekerja Pemecah Batu

jpn

Bimantika.net -Kantor Kementrian Haji dan Umroh Kota Bima (Kemenhaj) Kota Bima dan Relawan Haji Kota Bima berkolaborasi dengan Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bima 2027 Gelar Pasar Pahala, Bagikan Nasi Kotak Pada Para Pekerja Pemecah Batu.

Kegiatan pasar pahala yang diprakarsai Kantor Kemenhaj Kota Bima ini berlangsung hari Jum’at 2 Oktober 2026 di seputar tempat pemecah batu kampung Bedi Kelurahan Manggemaci Kota Bima

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Bima H. Eka Iskandar Zulkarnain, S. Ag, M. Si menyebut bahwa konsep kegiatan ini adalah perbanyak amal Jariah dan inisiatif para CJH Kota Bima yang insya Allah akan diberangkatkan pada tahun 2027.

“Alhamdulillah atas inisiatif para CJH Kota Bima hari ini di hari Jum’at terkumpul sejumlah uang dari Calon Jamaah haji dan dibagikan 100 Kotak nasi untuk para pekerja pemecah batu” ujar Ustadz Eka sapaan Kepala Kantor Kemenhaj Kota Bima.

Ustadz Eka sampaikan pula bahwa Pihaknya hanya memfasilitasi kegiatan ini dan sisi yang lain atas pengakuan Ibu Ratnah sangat merasa iba terhadap para pemecah batu yang bekerja keras untuk menghidupi kelurganya.

“Semoga ini menjadi Amal jariah para calon jamaah haji kota bima dan semoga mendapatkan pahala disisi Allah SWT” ujar Ustadz Eka.

Ia menambahkan kegiatan sengaja dilakukan pada hari Jum’at dengan harapan agar para pekerja lebih kuat fisiknya dalam menjalankan aktifitas dihari Jum’at dan sangat kuat untuk melaksanakan ibadah sholat Jum’at.

“Tim yang turun tadi adalah Relawan Haji Kota Bima dan Ketua Majelis Haji 2026 H. Iksan bahkan pak Aji Iksan sendiri yang serahkan bantuan dan tambahan uang dari beliau” demikian ujar Ustadz Eka. (****)

Kapolres Bima Tegaskan Perang Terhadap Narkoba, Satu Orang Diamankan dan 8,32 Gram Sabu Disita di Talabiu

jpn

Bimantika.net -Satuan Reserse Narkoba Polres Bima mengamankan seorang pria berinisial BH (46), warga Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, dalam pengungkapan dugaan tindak pidana narkotika, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menemukan dan mengamankan 17 plastik klip berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,32 gram dari rumah BH. Polisi juga mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Polres Bima IPTU Mochamad Fikri Dafa Alfarez, S.Tr.K., membenarkan pengungkapan tersebut.

AKBP Anton mengatakan, pengungkapan kasus narkotika merupakan bagian dari komitmen Polres Bima dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

“Polres Bima berkomitmen untuk terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika. Setiap informasi yang diterima dari masyarakat akan kami tindak lanjuti melalui proses penyelidikan dan penegakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran atau penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika. Peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian mengungkap jaringan peredaran narkotika dan menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

IPTU Fikri Dafa Alfares S.Tr.K., menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai keberadaan seorang pria berinisial FIRDAUS, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), di wilayah Desa Talabiu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bima melakukan pemantauan di sekitar lokasi yang diinformasikan.

Sekitar pukul 15.30 WITA, personel melakukan tindakan kepolisian dan penggeledahan di rumah BH di Desa Talabiu. Namun, FIRDAUS tidak ditemukan di lokasi. Petugas kemudian mengamankan BH yang berada di rumah tersebut.

Untuk menyaksikan proses penggeledahan, personel menghadirkan pemerintah desa setempat sebagai saksi.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 17 plastik klip berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,32 gram.

Selain itu, petugas mengamankan empat plastik bungkusan besar bertuliskan huruf China, empat bungkusan plastik klip kosong, empat lembar plastik klip kosong, dua timbangan digital, dua korek api gas, dua batang sedotan yang telah dimodifikasi, satu alat hisap bong, satu lakban bening, satu gunting, satu lembar plastik bening, satu tas berukuran sedang berwarna merah muda, satu kotak penyimpanan, dua sepeda motor beserta kunci kontak, tiga telepon seluler Android, serta uang tunai Rp 250 ribu.

Polisi Dalami Keterangan BH

Kasat Resnarkoba menjelaskan, berdasarkan hasil interogasi awal, BH menerangkan kepada petugas bahwa barang bukti yang ditemukan di rumahnya berkaitan dengan anaknya, EK. BH juga mengaku bahwa narkotika yang diduga jenis sabu tersebut merupakan milik FIRDAUS dan akan diedarkan oleh EK.

“Dari keterangan awal yang kami peroleh, BH menerangkan bahwa barang tersebut milik FIRDAUS dan akan diedarkan oleh EK. Keterangan tersebut masih kami dalami melalui proses penyidikan untuk mengungkap asal-usul serta jaringan peredarannya,” jelas Kasat.

Menindaklanjuti keterangan tersebut, personel kemudian melakukan pengembangan ke rumah FIRDAUS. Namun, yang bersangkutan tidak ditemukan di lokasi.

BH beserta seluruh barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolres Bima untuk diserahkan kepada penyidik Satresnarkoba guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Saat ini, penyidik masih melakukan serangkaian tindakan penyidikan, antara lain pemeriksaan saksi-saksi, penyelidikan sumber barang, gelar perkara, dan pemberkasan.

Polres Bima memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Sementara terhadap FIRDAUS yang belum ditemukan, upaya penyelidikan dan pengembangan terus dilakukan guna mengungkap lebih lanjut dugaan jaringan peredaran narkotika tersebut. (****)