Warga Serakapi Meninggal Saat Mandi di Sungai

jpn

Bimantika.net -Senin (24/4/2023) sekitar pukul 17.45 Wita terjadi peristiwa duka yang dalami oleh warga Kabupaten Dompu.

Tepatnya di Sungai Sori Na’e Desa Saneo Kecamatan Woja Kabupaten Dompu seorang bermana Harmono H. Arsyid ( 36 Tahun) yang beralamat Dusun Dua Baka Desa Serakapi Kecamatan Woja Kabupaten Dompu meninggal tenggelam di Sungai Sori Na’e Desa Saneo saat sedang mandi.

Pihak kepolisian daei Polsek Woja menjelaskan kronologis kejadiannya.

sekitar pukul 17.45 wita Almarhum Harmoko pulang dari lahan jagung setelah selesai panen jagung bersama dengan adik-adik Perempuan dan keponakannya,

kemudian pada saat di perjalanan tepatnya di Sungai Sori Na’e Almarhum bersama keponakannya Junari mampir untuk mandi.

Setelah beberapa lama mandi Junari mengajak Almarhum pamannya untuk pulang

Namun Almarhum masih mau mandi, selanjutnya Junari pamit pulang duluan dan Almarhum masih mandi,

Setelah beberapa saat Junari pulang kemudian datang Ruslan yang hendak pulang kerumah dari lahan jagung dan mampir di Sungai Sori Na’e dan melihat pakaian Almarhum.

Namun Ruslan tidak melihat Almarhum sehingga Ruslan langsung meninggalkan Sungai Sori Na’e menuju perkampungan.

Sesampainya di perkampungan, Ruslan memberitahukan keluarga Almarhum bahwa di Sungai Sori Na’e ada pakaian Almarhum di pinggir sungai namun tidak melihat Almarhum.

Kemudian pihak keluarga langsung menghubungi nomor Almarhum namun tidak diangkat.

Akibat putus komunikasi itu pihak keluarga meminta bantuan warga sekitar untuk membantu mencari Almarhum di Sungai Sori Na’e.

Alhasil sekitar pukul 18.25 wita pihak Keluarga bersama warga Desa Serakapi tiba di Sungai Sori Na’e untuk melakukan pencarian terhadap Almarhum.

Setelah beberapa lama dilakukan pencarian, akhirnya Almarhum di temukan di dalam Air tepatnya di dalam Saluran Sedimentasi Sungai Sori Na’e dan Jenazah Almarhum tersangkut di dalamnya,

Wargapun berusaha untuk mengeluarkan Almarhum dengan alat seadanya dan membuahkan hasil akhirnya jenazah berhasil dikeluarkan dari dalam Saluran Sedimentasi tersebut.

Kapolsek Woja IPDA Zainal Arifin, S.IP memerintahkan Ka SPKT Polsek Woja beserta anggota untuk turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Menindak lanjut apa yang menjadi perintah Kapolsek Woja tersebut sekitar Pukul 20.35 wita KA SPKT 1 AIPDA Taufikurrahman bersama Kanit Reskrim Polsek Woja Bripka Abdul Hamid, SH, Unit Intelkam Woja dan Babinkamtibmas Desa Serakapi Bripka Irfan Setiawan tiba dilokasi dan membantu mengevakuasi jenazah almarhum untuk di bawa ke rumah duka.

Pihak kepolisian pun melakukan koordinasi dengan pihak keluarga didampingi oleh Kepala Desa Serakapi.

Dan hasil koordinasi tersebut bahwa pihak Keluarga korban menerima dan ikhlas atas meninggalnya Harmoko dan dianggap sebagai takdir dan ajal.

Serta pihak Keluarga tidak akan melakukan Visum dan Otopsi di Rumah Sakit Umum Dompu dan bersedia membuat surat Pernyataan.

Namun pihak Keluarga meminta agar luka robek pada bagian jidat kepala Jenazah Almarhum di jahit terlebih dahulu karena darah terus keluar.

Jenazah Almarhum dibawa ke RSUD Dompu menggunakan mobil Ambulan milik Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu untuk dilakukan tindakan medis.

Setelah dilakukan tindakan medis Jenazah Almarhum dibawa kembali ke rumah Duka. Selanjutnya rencananya Almarhum akan di makamkan di TPU Desa Serakapi pada hari ini Selasa 25 April 2023.

Menurut keterangan beberapa keluarga Almarhum bahwa Almarhum pernah memiliki riwayat penyakit ayan atau Epilepsi pada saat sebelum menikah. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *