Rakyat Mengadu Ada Pembalakan Hutan, Gubernur Zul Tidak Tanggapi

Bimantika.net Salah seorang pemuda Kritis asal Jatibaru Kecamatan Asakota Kota Bima, Mardiyansah, S. Pd mengkritisi beberapa hal terkait pembiaran pembalakan liar hutan yang diduga kuat di bekingi oleh oknum Pemangku jabatan

Menurutnya Ada 5 hektar milik eks Oknum pejabat penting Kota Bima yang dipagari seng di duga kuat dilindungi oleh Oknum Kepala KPH MDM Karena sampai dengan hari ini Pagar seng tersebut tidak berani di bongkar, Sementara bangunan lain yang dibangun oleh warga di rubuhkan.

Masalah selanjutnya menurut Man Sapaan akrab Mardyansah, S. Pd adalah Ada izin Kemitraan yang dipungut atas nama pajak di Ncai Kapenta 2020 kemarin dengan di iming-iming akan dikeluarkan IZIN KEMITRAAN dijanjikan oleh Ibunda Yuliati Basri pasca panen 2021 izin tsb keluar, Alhasil non sen hingga detik ini.

Menurut Man bahwa Hutan MANCASARIBA hari ini dibabat habis oleh masyarakat kuat dugaaan atas izin Oknum KPH.

“Kuat dugaan kami hutan dibabat habis karna dibekingi oleh oknum KPH” ujar Man.

Lanjut Man, Buktinya hingga hari ini tempat tersebut tidak di tindak lanjuti artinya Pembiaran pembalakan hutan kerap terjadi.

Man juga meminta pada Gubernur NTB untuk menggantikan Kepala KPH. “Mohon kepala KPH MDM di ganti demi keselamatan masyarakat Kota dan Kabupaten Bima” ujar Man.

Analisa Man bahwa Dengan tingginya harga jagung kemarin maka besar kemungkinan tahun ini, akan lebih luas lagi pembabatan hutan tersebut.

Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah yang dikonfirmasi Media Online Bimantika enggan memberikan komentar dan tanggapan. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *