Bimantika.net Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bima, Irwan, SH benar-benar sosok yang gencar membicarakan urusan kemaslahatan warga petani khususnya yang ada di Kecamatan Woha dan Umumnya Kabupaten Bima.
“Sebagai Warga yang juga Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima tentu saya berjuang atas nama kebutuhan rakyat” ungkap Irwan saat di hubungi Media Online Bimantika Kamis Malam 6 Januari 2022.
Menurutnya Saat ini kelangkaan pupuk akan memicu persoalan yang ada di masyarakat arus bawah.
“Dengan kelangkaan pupuk, maka memicu konflik sosial antara masyarakat arus bawah saat ini” ujarnya.
Irwan menyampaikan juga bahwa rakyat Kecamatan Woha khususnya dan Warga Kabupaten Bima umumnya saat ini tidak menghendaki apapun pada pemerintahan IDP-Dahlan Jilid ll, melainkan dijaminkan ketersediaan pupuk dan obat-obatan untuk para petani
“Warga sama sekali tidak membutuhkan hal-hal lain kecuali saat ini membutuhkan ketersediaan obat-obatan dan pupuk” ungkapnya mengharap.
Apalagi saat ini adalah saat yang paling urgen pada petani benar-benar sangat membutuhkan pupuk untuk tanaman mereka.
“Padi dan jagung yang ditanam oleh para petani saat ini membutuhkan pupuk, kalau tanaman dipupuk setelah melewati masa-masa di butuhkan pupuk maka tidak akan maksimal hasil tani yang mereka garap” demikian ujar Irwan.
Untuk diketahui Publik bahwa urusan pupuk adalah urusan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3).
KP3 yang di Ketuai Oleh Sekda Kabupaten Bima Drs. H. Taufik Hak merupakan wadah kooordinasi pengawasan pupuk dan pestisida, disamping sebagai wadah upaya mengatasi permasalahan pupuk dan pestisida.
“Koordinasi dan pengawasan pupuk inilah menjadi persoalan klasik selama ini yang terjadi di Kabupaten Bima, hingga pada akhirnya rakyat menjadi korban dari semua itu” demikian ujar Irwan. (***)

