Bimantika.net Gaduh, !! Mungkin itu kalimat yang sangat tepat sesuai dengan adanya keresahan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kelurahan Na’E yang diberhentikan secara sepihak oleh Pihak Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan NaE dan Pihak Kotaku.
Pemberhentian ini membuat resah sejumlah warga sehingga Warga mempertanyakan kinerja BKM yang memberhentikan secara sepihak Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kelurahan NaE.
“Kami sangat sesalkan adanya pemberhentian sepihak KSM oleh BKM Kelurahan NaE tanpa melalui mekanisme rapat mencari solusi yang terbaik” ungkap Sekretaris KSM Kelurahan NaE, Yaumul Ma’ruf, A. Md saat memberikan keterangan di media Cetak dan Online Bimantika.
Menurut Yaumul bahwa sesungguhnya BKM Dan Lurah NaE lebih mengedepankan musyawaran dan mufakat untuk setiap menghadapi persoalan keyimbang menggantikan KSM secara sepihak.
“Kami selaku KSM Kelurahan NaE tentu mempertanyakan pemberhentian secara tiba-tiba dan ini tentu Lurah NaE Bertanggung jawan atas kegaduhan ini” ungkap Yaumul.
Lanjut Sekretaris KSM Kelurahan NaE, bahwa sesungguhnya ada konspirasi yang dibangun oleh BKM dan Lurah NaE sehingga konspirasi itu melahirkan sebuah keputusan yang tentunya banyak pihak yang tidak bisa menerimanya begitu saja.
“Kami menilai bahwa ini adalah konspirasi yang sengaja di bangun oleh BKM dan Lurah NaE sehingga KSM Kelurahan naE diberhentikan dengan cara-cara yang tidak Demokratis sementara saat memilih KSM dengan proses musyawarah dan mufakat” ungkap Yaumul.
Dengan adanya kegaduhan ini, Yaumul Berharap agar BKM dan Lurah NaE tidak menggunakan cara-cara yang tidak santun dalam bermasyarakat karena berdampak pada ketidakpercayaan rakyat terhadap Lurah dan BKM itu sendiri.
“Selaku Pengurus RT juga saya harapkan BKM dan Lurah NaE lebih sopan dalam bermasyarakat tidak serta-merta dan tidak mentang-mentang dengan sebuah jabatan di Kelurahan lalu dengan seenaknya membuat Keputusan yang Gaduh” demikian harap Yaumul.
Sementara pihak Ketua BKM Kelurahan naE yang dikonfirmasi Media Cetak dan Online melalui saluran WhatsApp nya enggan memberikan komentar.
“Ass. Pak Ketua BKM. Saya Arifudin pimpinan redaksi Media Cetak dan Online Bimantika. Ada keresahan sejumlah warga Ranggo Kelurahan NaE terkait dengan diberhentikannya ketua KSM Mulyadin yang juga sebagai Ketua RT 02 Ranggo.
Yang ingin saya tanyakan dasar diberhentikannya Ketua KSM ini melalui mekanisme rapat BKM atau bagaimana.
Dan apa kesalahan dari KSM sehingga BKM mengambil keputusan untuk memberhentikan KSM ?
Demikian penggalan pertanyaan yang ditujukan pada Ketua BKM Kelurahan NaE yang sampai berita ini di turunkan mendapatkan tanggapan serius dari BKM Kelurahan NaE.
Ketua BKM Kelurahan NaE, Husain Laodet saat menelpon Media cetak dan Online Bimantika pada hari senin sore (24/5/2021) menyebutkan bahwa keputusan memberhentikan KSM Kelurahan NaE bukan keputusan pribadinya melainkan hasil rapat pleno BKM Kelurahan NaE.
“Itu bukan keputusan saya secara pribadi melainkan hasil rapat pleno 13 orang BKM Kelurahan NaE” ungkapnya.
Dirinyapun menjelaskan bahwa kegiatan BKM itu bukan kegiatan Proyek namun dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat sehingga ada yang perlu di perbaiki dalam hal cara pandangnya.
Menurutnya ada banyak hal yang menjadi pertimbangan diberhentikannya KSM diantaranya adalah tidak proaktifnya KSM dalam melakukan koordinasi dengan BKM sehingga BKM pun merasa akan menjadi pinalti dari pihak Kota ku apabila ini tidak di uraikan dengan baik.
“Akibat tidak terurusnya administrasi KSM itu Bahkan secara administrasi BKM pernah handel gaji warga yang kekurangan akibat kesalahan dari administrasi KSM itu sendiri” ujarnya.
Ditanya soal keterlibatan Lurah NaE dalam hal ini ada konspirasi dengan BKM dengan Tegas Dirinya menjawab bahwa sesungguhnya BKM adalah bukan lembaga dibawah naungan Lurah melainkan Lembaga Independen yang bertanggung jawab langsung pada Mitra Kota ku.
“Menggantikan KSM Itu sudah kami lakukan koordinasi dengan pihak Kotaku karena kami juga tidak ingin Ada Pinalti” demikian ujarnya.
Sementara Kotaku diajukan pertanyaan yang sama namun lagi-lagi tidak memberikan jawaban apapun terkait dengan pemberhentian sepihak KSM Kelurahan NaE.(dae)

