Sebelum Ke Riau, Kapolda NTB Silaturrahim di Kediaman Walikota HML

Bimantika.net Sprint Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) beberapa hari lalu bahwa Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal, S.I.K., M. Si menerima jabatan baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah di Provinsi Riau.

Sebelum meninggalkan Polda NTB menuju Polda Riau M Iqbal melawat ke Kota Bima untuk silaturahim dan pamitan di Kediaman Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Setelah bertemu tokoh masyarakat se Pulau Sumbawa di Ruang Rapat Utama Kantor Pemkab Bima, Kamis (23/12) siang. Malamnya, kembali Kapolda NTB berpamitan pada tokoh masyarakat, pemuda dan komponen warga Kota Bima pada malam harinya.Pamitan yang dibingkai silaturahim, berlangsung di Pendopo Walikota Bima.

Hadir pada acara santai penuh kekeluargaan itu, tentu tuan rumah Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Bupati Bima, Bupati Dompu, Bupati Sumbawa dan Unsur Forkompinda Kota dan Kabupaten Bima.

Sementara Kapolda sendiri didampingi, Dir Reskrimsus polda NTB Kombes Pol IGP Ekawana, Dirpamovid Polda NTB Kombes Pol Turmudi, Dirpolairud Polda NTB Kombes Pol Kobul Ritonga, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, Kapolres Dompu, Kapolres Sumbawa Barat dan Komandan Detasemen A Pelopor Brimob.

Hadir pula, Ketua MUI Kota Bima, Ketua FKUB Kota Bima, Ketua STKIP Bima, Ketua STISIP Bima, Ketua STIH Muhammadiyah Bima, Ketua Forum Kerukunan Gereja Kristen ( FKGK ) Bima, Ketua Ormas Muhammadiyah Bima, Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia ( PHDI ) Bima, Ketua Paguyuban Tionghoa Bima, Ketua BASNAS Kota Bima.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pada sambutan pamitan Kapolda, mengapresiasi dan berterima kasih pada Irjen Pol M Iqbal yang telah bekerja tulus dan penuh dedikasi selama di NTB.

“Selama masa jabatan 1 tahun 7 bulan, Pak Kapolda telah meninggalkan jejak yang sangat baik di Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu dan Sumbawa serta Lombok” demikian ujar Walikota HML.

Gagasan kampung sehat di tengah pandemi Covid-19 yang jalan di tiap desa dan kelurahan menjadi sebuah program ujung akhir kepemimpinan Kapolda NTB bersama warga masyarakat NTB..

“Selama menjabat Kapolda NTB, telah menjadi figur yang baik di masyarakat, terutama dengan memberikan informasi bahwa tidak adanya bahaya vaksin. Sehingga berdampak pada antusias masyarakat untuk melakukan vaksin,” ujar HML.

Walikota HML sungguh merasa sangat berterimakasih pada sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Kota Bima.

Karena Pemerintah Kota Bima kata Walikota, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dua institusi TNI dan Polri dalam jalankan vaksin di Kota dan Kabupaten Bima. Apalagi adanya masyarakat yang lansia sehingga bisa dilakukan pemjemputan di tiap kelurahan.

Menurut Walikota HML bahwa Capaian percepatan vaksinasi di Kota Bima masih belum sepenuhnya selesai namun sampai dengan saat sekarang masih tetap dilakukan TNI dan Polri.

“Terimakasih pada bapak Kapolda NTB yang telah mengabdi. Semoga di tempat tugas Polda Riau dapat sukses dan berjalan dengan lancar,”tutupnya.

Kapolda saat berbicara menyampaikan kata pamitan, berterima kasih pada masyarakat kota dan kabupaten. Masa jabatan selama 1 tahun 7 bulan masa sebagia Kapolda NTB, terasa begitu dan menyisahkan kerinduan bersama warga NTB yang memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi ini.

Dalam sambutan perpisahannya, Kapolda M. Iqbal menyebutkan bahwa memberdayakan masyarakat dan yang paling penting menjaga keamanan dan ketertiban.

Tentu upaya mediasi lebih dikedepankan dalam menghadapi permasalahan di masyarakat terutama dalam menghadapi unjuk rasa dalam skala kecil menengah dan besar.

“Sampai saat ini tidak ada dinamika yang menonjol di NTB. Semua permasalahan dapat di selesaikan dengan komukasikan yang baik, hal tersebut saya terapkan sejak menjadi kapolsek dan Kapolres,”kata M Iqbal.

Diujung kata pamitan, Kapolda berterimakasih kepada Walikota dan Bupati se Pulau Sumbawa. Kapolres jajaran, ketua pengadilan dan lain lain atas dukungan dalam mendukung tugasnya sebagai Kapolda NTB.

“Saya Ucapkan terimakasih atas sinergitas dengan Bupati dan Walikota se Pulau Sumbawa bersama dengan TNI dan Polri dalam membangun sinergitas” Ujarnya.(***)

Ombudsman RI Beri Anugerah pada Walikota Bima sebagai Predikat KTSPP

Bimantika.net Ombudsman Republik Indonesia memberikan anugerah pada Pemerintahan Kota Bima dibawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Dalam Surat Resmi Ombudsman Republik Indonesia Nomor B/2412/HM.02.01/Xll/2021 tersebut terdapat beberapa Kementrian, Lembaga, Propinsi, Kabupaten dan Kota yang mendapatkan anugerah dari Ombudsman tersebut.

5 (lima) Kementrian yang mendapatkan anugerah antara lain Mentri Luar Negeri, Mentri Keuangan, Mentri Perhubungan, Mentri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dan Mentri Ketenagakerjaan.

5 (lima) lembaga yakni Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Ketua Konsil Kedokteran Indonesia, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Kepala Badan Tenaga Nuklir Indonesia dan Kepala Badan Standarisasi Nasional.

5 (Lima) Propinsi yakni Gubernur Riau, Gubernur Kalimantan Barat, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Gubernur Bengkulu dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

5 (Lima) Kabupaten yakni Bupati Kampar, Bupati Deli Serdang, Bupati Rokan Hili, Bupati Landak dan Bupati Kutai Kartanegara.

5 (Lima) Kota yakni Walikota Balik Papan, Walikota Pontianak, Walikota Bima, Walikota Bekasi dan Walikota Blitar.

Kabar gembira ini datang langsung dari Ombudsman Republik Indonesia untuk kegiatan penyerahan hari Rabu 29 Desember 2021 sesuai dalam surat yang dilisensi oleh ketua Ombudsman Republik Indonesia Mokhammad Najih.

Dalam isi surat Ombudsman Republik Indonesia itu Kementrian, Lembaga, Gubernur, Bupati dan Walikota yang menerima penganugerahan dari Kepala Ombudsman RI tersebut atas kepatuhannya dalam melaksanakan pelayanan publik secara efektif dan efisien.

Walikota HML yang dikonfirmasi langsung media Bimantika Kamis 23 Desember 2022 Akan menghadiri secara langsung Penganugerahan tersebut di Puri Ratna Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya Jl.Jenderal Sudirman Kav.86 Jakarta.

Menurut Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) bahwa penganugerahan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus kado akhir tahun yang indah buat Pemerintah Kota Bima, meski masih berada pada situasi Pandemi Covid-19 Pemerintah Kota Bima tetap mampu memberikan pelayanan secara optimal dan berprestasi.

Oleh karena itu, tentu penganugerahan ini sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Pemerintah Kota Bima untuk pertama kalinya di bidang pelayanan publik dengan mendapat nilai kepatuhan tinggi dan masuk 5 (lima) besar secara nasional.

Selain itu menurut informasi dari Kabag Organisasi Setda Kota Bima, Ihya Ghazali, S. Sos, MM, bahwa penganugerahan predikat kepatuhan ini dilihat dari keseriusan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah dalam memenuhi standar pelayanan publik secaa efektif dan efisien sesuai Undang-undang nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Dan Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Kota Bima dinilai dengan predikat kepatuhan tinggi dan masuk 5 (lima) besar nasional. Adapun teknis dan standar penilaiannya menggunakan Peraturan Ombudsman Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Penilaian Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik” ungkanya.

Lanjut Ihya Ghazali Secara umum penilaian tersebut menggunakan 10 (sepuluh) variabel, antara lain; (1)standar pelayanan; (2)maklumat layanan; (3)sistem informasi pelayanan publik;(4)sarana, prasarana dan fasilitas;(5)pelayanan khusus;(6)pengelolaan pengaduan;(7)penilaian kinerja;(8) visi, misi dan moto pelayanan;(9)atribut, dan (10)pelayanan terpadu.

Masihmenurut Ihya Ghazali, bahwa lokus penilaian ini pada beberapa Dinas dan UPTD lingkup Pemerintah Kota Bima, antara lain; Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, UPTD Puskesmas Mpunda, UPTD Puskesmas Paruga dan UPTD Puskesmas Penanae.

Penilaian ini dilaksanakan oleh Ombudsman Perwakilan NTB pada Dinas dan UPTD secara langsung dan melalui website masing-masing. Oleh karenanya kami bersyukur atas pola koordinasi dan kerjasama yang baik, antara Bagian Organisasi Setda Kota Bima dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik dengan Dinas dan UPTD yang dinilai tersebut dapat membuahkan hasil yang indah, tuturnya. (***)

Walikota HML dan Wakapolres Bima Kota Bahas Soal Kamtibmas

Bimantika.net Hari ini Kamis 23 Desember 2021 Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos membahas soal Keamanan dan Ketertiban untuk warga Masyarakat Kota Bima.

Walikota HML saat di Wawancara Media Online Bimantika menyebutkan bahwa peranan TNI dan Polri di suatu wilayah sangat di perlukan untuk sebuah kemanan dan kenyamanan waega masyarakat itu sendiri.

“Faktor penting dalam kehidupan sosial masyarakat adalah faktor keamanan dan ketertiban sehingga Pemerintah tentu bersinergi secara totalitas dengan TNI dan Polri” Ungkap Walikota HML.

Walikota HML yang mantan anggota DPR RI 2 Periode inipun mengungkapkan bahwa sesungguhnya eksistensi institusi TNI Polri adalah sangat signifikan dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum masing-masing.

Atas seizin Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH, Wakapolres Bina Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos menyebutkan bahwa Institusi Polres Bima Kota akan selalu bersinergis dengan Pemerintah Kota Bima dan pihak TNI dalam segala hal urusan kemaslahatan bersama.

“Dalam urusan kemaslahatan ummat tentu 3 pilar TNI-Polri dan Pemerintah Wajib untuk bersinergis dalam memberikan pengayoman pada warga masyarakat” ungkap Kompol Mujahiddin.

Masih menurutnya bahwa Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Kota Bima sehingga terwujud pelaksanaan Percepatan Vaksinsi di Kota Bima melampaui target.

“Inilah sebuah kebersamaan dalam sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah sehingga khusus urusan Percepatan Vaksinasi Covid-19 pun kita secara bersama-sama lakukan edukasi pada masyarakat dan alhamdulillah hasilnya sangat maksimal” ujar Kompol Mujahiddin. (***)

Walikota HML Tetap Membangun Walau Covid-19 Menerpa Dunia, Banyak Warga Apresiasi

Pembangunan Puskesmas Kumbe Tahun 2021, Walau Anggaran di Pangkas Untuk Keperluan Covid-19, Tapi Walikota HML tetap membangun Sarana dan Prasarana untuk Publik

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) adalah sosok yang sangat disukai oleh sebagian besar warga masyarakat Kota Bima.

Ditengah hantaman Virus Corona atau Covid-19, Walikota HML tetap Membangun Sarana Prasarana untuk melayani warga masyarakatnya,

Contohnya Pembangunan Berbagai Sektor terus digenjot nya seperti Gedung Perpustakaan dan Puskesmas Kumbe.

“Demi melayani kebutuhan warga masyarkat tentu kita tidak boleh lupa dengan membangun sarana dan prasarana walau terhimpit oleh terpangkasnya anggaran akibat Covid-19 yang menerpa kita, bukan saja di Kota Bima atau Indonesia, akan tetapi Pandemi Dunia” ujar Walikota HML saat di wawancara media Online Bimantika Kamis 23 Desember 2021.

Warga Kelurahan SaraE Kecamatan RasanaE Barat Muhammad Memet ungkapkan bahwa dirinya sangat bangga dan salut pada pemerintahan Bima yang dikendalikan oleh Walikota HML.

“Saya salut dengan programnya Bapak Walikota apalagi di masa pandemi seperti sekarang dimana anggaran yang ada di pangkas 50 bahkan sampai 70% untuk menangani masa pandemi seluruh dunia” ujarnya.

Namun di balik dari itu semua bapak walikota bisa membangun kota di tengah hiruk pikuk masyarakat oposisi.

“barometer untuk menilai keberhasilannya jelas berupa infrastruktur maupun suprastruktur, dan itu semua tidak terlepas suplai anggaran dari pusat, nah utk mendapatkan suplai harus punya relasi dengan orang hebat di pusat” demikian ujarnya demgan membanggakan kinerja Walikota HML.

Hal senada di sampaikan oleh salah seorang warga Kumbe Kecamatan RasanaE Timur, Dae Marewo atas pembangunan yang sedang berjalan saat ini berupa pembangunan Puskesmas Kumbe.

“Idola saya Walikota HML karema mampu memberikan pembangunan yang terbaik di wilayah rasanae timur seperti Taman Kodo dan kini sedang giatnya bangun Puskesmas Kumbe”. Demikian ujarnya. (***)

Wabup Dahlan Pimpin Apel Gelar Pasukan “Operasi Lilin Rinjani 2021”

Bimantika.net Jelang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Kepolisian Resort Bima menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjani 2021, Kamis (23/12/2021) bertempat di Lapangan Apel Polres Bima dan bertindak sebagai pimpinan Apel Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd

Hadir pada Apel Gelar pasukan ini, Kapolres Bima Kabupaten AKBP. Heru Sasongko, SIK, Kepala Staf Kodim 1608 – Bima, Mayor Inf. Yudha Bhakti Irawan, Wadanyon Sat Brimob Den A Bima, Unsur FORKOPIMDA dan Kepala Perangkat Daerah terkait Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Wakil Bupati yang membacakan Amanat Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo M.Si, mengatakan, “Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir persiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2021 dalam rangka pengamanan Perayaan Natal tahun 2021 dan tahun Baru 2022, baik pada aspek personil maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, pemerintah daerah dan mitra Kamtibmas lainnya”. Kata Wabup merilis pernyataan Kapolri.

Kepada para personel apel gelar Dahlan menyampaikan sejumlah pesan, Pertama, siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME, Kedua, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat. Ketiga, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2021 dan perayaan tahun baru 2022.

Wabup juga mengingatkan agar personel yang bertugas melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system.

Disamping melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Pada bagian akhir, Wabup menginstruksikan agar memantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi. Serta tetap menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Selama sepuluh hari, Polri menyelenggarakan Operasi Lilin 2021 mulai dari tanggal 24 desember 2021, hingga 2 januari 2022, dengan melibatkan sebanyak 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya, yang disebar pada 1.607 pos pengamanan di seluruh Indonesia.

Apel gelar pasukan Operasi Lilin Rinjani 2021 ini, di ikuti oleh Satu peleton personil Kodim 1608/Bima, Satu Peleton Personil Brimob Den A Bima, Satu Peleton Dalmas, satu peleton Patmor, Satu peleton Sat Lantas, Satu peleton gabungan staf, Satu peleton Gabungan Sat Intel, Sat Reskrim dan Sat Narkoba, satu peleton Sat Pol PP, BPBD, dan Basarnas.(***)

Prestasi Walikota HML Dapat Anugerah dari Ombudsman RI, Kado Akhir Tahun Persembahan HML Untuk Kota Bima

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pekan depan akan Menerima Penganugerahan
Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2021

Kabar gembira ini datang langsung dari Ombudsman Republik Indonesia untuk kegiatan penyerahan hari Rabu 29 Desember 2021 yang semula dijadwalkan Rabu 15 Desember 2021 oleh Ombudsman Republik Indonesia.

Walikota HML menerima penganugerahan dari Kepala Ombudsman RI atas kepatuhan Pemerintah Kota Bima dalam melaksanakan pelayanan publik secara efektif dan efisien.

Walikota HML yang dikonfirmasi langsung media Online Bimantika Kamis 23 Desember 2021 menyebutkan akan menghadiri secara langsung Penganugerahan tersebut di Puri Ratna Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya Jl.Jenderal Sudirman Kav.86 Jakarta.

Pada penganugerahan tersebut Pemerintah Kota Bima masuk 5 (lima) besar Pemerintah Kota yang berpredikat kepatuhan tinggi atau zona hijau dalam pelayanan publik bersama dengan Kota Balikpapan, Kota Pontianak, Kota Bekasi dan Kota Blitar.

Selain itu penganugerahan ini juga diberikan kepada 5 Kementerian, 5 Lembaga Negara, 5 Pemerintah Provinsi dan 5 Pemerintah Kabupaten.

Menurut Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) bahwa penganugerahan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus kado akhir tahun yang indah buat Pemerintah Kota Bima, meski masih berada pada situasi Pandemi Covid-19 Pemerintah Kota Bima tetap mampu memberikan pelayanan secara optimal dan berprestasi.

Oleh karena itu, tentu penganugerahan ini sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Pemerintah Kota Bima untuk pertama kalinya di bidang pelayanan publik dengan mendapat nilai kepatuhan tinggi dan masuk 5 (lima) besar secara nasional.

Selain itu menurut informasi dari Kabag Organisasi Setda Kota Bima, Ihya Ghazali, S. Sos, MM, bahwa penganugerahan predikat kepatuhan ini dilihat dari keseriusan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah dalam memenuhi standar pelayanan publik secaa efektif dan efisien sesuai Undang-undang nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Dan Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Kota Bima dinilai dengan predikat kepatuhan tinggi dan masuk 5 (lima) besar nasional. Adapun teknis dan standar penilaiannya menggunakan Peraturan Ombudsman Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Penilaian Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik” ungkanya.

Lanjut Ihya Ghazali Secara umum penilaian tersebut menggunakan 10 (sepuluh) variabel, antara lain; (1)standar pelayanan; (2)maklumat layanan; (3)sistem informasi pelayanan publik;(4)sarana, prasarana dan fasilitas;(5)pelayanan khusus;(6)pengelolaan pengaduan;(7)penilaian kinerja;(8) visi, misi dan moto pelayanan;(9)atribut, dan (10)pelayanan terpadu.

Masihmenurut Ihya Ghazali, bahwa lokus penilaian ini pada beberapa Dinas dan UPTD lingkup Pemerintah Kota Bima, antara lain; Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, UPTD Puskesmas Mpunda, UPTD Puskesmas Paruga dan UPTD Puskesmas Penanae.

Penilaian ini dilaksanakan oleh Ombudsman Perwakilan NTB pada Dinas dan UPTD secara langsung dan melalui website masing-masing. Oleh karenanya kami bersyukur atas pola koordinasi dan kerjasama yang baik, antara Bagian Organisasi Setda Kota Bima dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik dengan Dinas dan UPTD yang dinilai tersebut dapat membuahkan hasil yang indah, tuturnya. (***)

GMNI Lakukan Gerakan Kemanusiaan dan Solidaritas

Bimantika.net Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) Cabang Bima hari ini Rabu Sore 22 Desember 2021 menggelar Aksi Kemanusiaan di depan POM Bensin Sila Timu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Wakil Ketua Bidang Politik GMNI Cabang Bima, Parsyan menyebutkan bahwa aksi kemanusiaan yang digelar oleh nya dan puluhan teman lainnya adalah untuk membantu saudara nya yang sedang proses operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu.

“Ada saudara kami Mansyur asal Madapangga yang saat ini sedang menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Dompu butuh bantuan dan uluran tangan kita semua” ujar Parsyan Lelaki asal Desa Mpili Kecamatan Donggo ini.

Menurutnya saudaranya bernama Mansyur di Kecamatan Madapangga itu mengalami sakit paru-paru sejak dua tahun lalu.

“Akibat tidak ada biaya pengobatannya makanya baru saat ini di bawa ke rumah sakit Dompu” ujarnya.

Atas kesetiaan dan perkawanan sejati, GMNI menggelar aksi simpatik meminta uluran tangan dari pengguna jalan yang berada di depan POM Bensin Sila Timu.

“Ini adalah gerakan kemanusiaan aksi solidaritas kami untuk membantu saudara kami yang membutuhkan bantuan saat ini” ungkap Parsyan.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bima dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bima bergerak hatinya untuk membantu saudaranya yang sedang dalam proses operasi. (***)

Kasat Narkoba : ” 2022 Penerapan Restorasive Justice Untuk Kasus Narkoba”

Kasat Narkoba Polres Bima Kota Iptu Thamrin Saat di Wawancara Pimpinan Redaksi Media Bimantika Muhammad Arifudin, S. Sos (Rabu 22 Desember 2021)

Bimantika.net Kasat Narkoba Polres Bima Kota Iptu Thamrin Saat di wawancara khusus media online Bimantika Rabu 22 Desember 2021 di ruang kerjanya Menyebutkan bahwa 2022 ini Pihaknya akan melakukan penerapan Restorasive Justice untuk Kasus Narkoba dan Zat Adiktif Lainnya.

“Kita akan terapkan Restotasive Justice dalam rangka efektifitas dan efisiensi kasus Narkoba dan zat adiktif lainnya” ungkap Iptu Thamrin.

Ia menjelaskan bahwa prinsip keadilan Restoratif (Restorasive Justice) adalah salah satu prinsip penegakkan hukum didalam penyelesaian perkara yang dapat di jadikan instrumen pemulihan dan sudah dilaksanakan oleh Mahkamah Agung dan Surat Edaran Mahkamah Agung.

“Namun pelaksanaannya dalam sistem peradilan pidana Indonesia masih belum optimal” demikian ujarnya.

Menurutnya ada Peraturan Bersama Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia nomor 01/PB/MA/lll/2014, Kemenkumham Republik Indonesia Nomor : 03 Tahun 2014, Menteri Kesehatan nomor 11/Tahun 2014, Jaksa Agung Nomor : PER-005/A/JA/03/2014, Kapolri Nomor 1 Tahun 2014, Kepala BNN nomor ; PERBER/01/lll/2014/ BNN.

“Dalam Peraturan Bersama itu mengatur tentang penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Narkotika ke dalam lembaga Rehabilitasi” demikian Ungkap Iptu Thamrin.

Masih menurut Kasat Narkoba Iptu Thamrin bahwa pihaknya menerapkan Restorasive Justice di tahun 2022 sesuai dengan Surat Edaran Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 04/Bua.6/Hs/Sp/IV/2010 yang di tujukan kepada Ketua Pengadilan Tinggi dan Ketua Pengadilan Negeri di Seluruh Indonesia.

Dalam Surat Edaran Mahkamah Agung itu tentang Penetapan Penyalahgunaan Narkoba, Korban penyalahgunaan Narkoba dan pecandu narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi media dan rehabilitasi sosial.

Namun ada kelompok tertentu yang diperlakukan penerapan restorasive justice terhadap kasus narkoba.

Kelompok-kelompok yang dalam penetapan restorasive justice adalah Kasus Narkoba dan Zat Adiktif lainnya sebagai berikut

“Kelompok Methamphetamine (Shabu) sebanyak 1 gram., Kelompok MDMA (Ekstasi) seberat 2,4 gram atau 8 butir, Kelompok Heroin 1,8 gram, Kelompok Kokain 1,8 gram, Kelompok Ganja 5 gram, Kelompok daun Koka 5 gram, Kelompok Meskalin 3 gram, Kelompok LSD (d-lysergic Acid Diethylamide 2 gram, Kelompok PCP (phencylidinc) 3 gram” demikian rincian Kasat Narkoba Polres Bima Kota (***)

Iptu Tamrin Kasat Narkoba, Dari Bintara Cerdas Hingga Komitmen Berantas Narkoba

Bimantika.net Kasat Narkoba Polres Bima Kota Iptu Tamrin adalah sosok Polisi Dari Pangkat Bintara Lulusan Bintara Kepolisian Angkatan Tahun 1993.

Iptu Tamrin yang di wawancara khusus oleh Media Online Bimantika Rabu siang 22 Desember 2021 menyebutkan bahwa atas perintah Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH terus melalukan upaya dan ikhtiar meminimalisir pemakaian dan peredaran Kasus Narkoba.

Sejak menjadi Kasat Narkoba sejak Juni 2021, Iptu Thamrin boleh di bilang sukses menjalankan tugas nya dalam hal Pemberantasan dan penangkapan sejumlah kasus Narkoba dan zat adiktif lainnya.

“Kita sudah ungkap sejumlah 83 kasus Narkoba sepanjang tahun 2021 ini” ungkap Iptu Thamrin.

Ia menjelaskan secara rinci bahwa dari 83 kasus itu, ada 90 orang yang disangkakan dan dan berproses hingga di tingkat penuntutan dan persidangan di Pengadilan Negeri Bima.

Jumlah 83 pengungkapan narkoba itu, jelas Iptu Thamrin, terjaring sedikitnya 100 terduga. 90 terduga diantaranya telah naik status tersangka, didominasi laki-laki dan selebihnya 10 tersangka perempuan.

Sepanjang pengungkapan pula sambung Iptu Thamrin, disita barang bukti sabu-sabu seberat 191,85 gram, ganja kering 1.493,95 gram dan 77 butir obat keras tanpa surat ijin edar jenis Tramadol.

Kasat Narkoba Polres Bima Kota Iptu Thamrin Saat di Wawancara di Ruang Kerjanya oleh Pimpinan Redaksi Media Bimantika Muhammad Arifudin, S. Sos Rabu 22 Desember 2021

Angka pengungkapan ini, terbilang fantastis dan patut dinilai sebagai prestasi yang dihasilkan Iptu Thamrin bersama jajarannya di Sat Narkoba Polres Bima Kota.

Komitmen itu menurut Iptu Thamrin bahwa tahun 2022 terus berkomitmen dalam melakukan semangat pemberantasan penyalahgunaan Narkoba.

Iptu Thamrin sebagaimana arahan dan perintah Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, memastikan lebih sigap, tegas dan kerja cepat, mengungkap dan memberantas, berbagai tindak pidana penyalahgunaan narkoba dalam berbagai jenis.

“Sat Res Narkoba pastikan terus melakukan proteksi terhadap peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Bima Kota. Jika tahun ini di angka 80 lebih kasus. Tahun depan kami akan lebih tajam lagi bekerja mengungkap,” demikian komitmen Iptu Thamrin.

Iptu Thamri berharap pada seluruh lapisan masyarakat Kota Bima dan Wilayah Hukum Polres Bima Kota agar senantiasa bekerja sama dengan pihak Kepolisian dalam memberantas penyakit sosial tersebut.

“Narkoba itu penyakit sosial yang berdampak pada rusaknya generasi anak bangsa, oleh karena itu pihak kepolisian tetap melakukan pemberantasan penyalahgunaan barang haram itu untuk selamatkan generasi anak bangsa” ungkapnya.

Diakhir Wawancara, Iptu Thamrin Menegaskan bahwa pengguna, pemakai pengedar Narkoba dan seluruh zat adiktif lainnya adalah sebuah kejahatan yang berkonsekuensi pada pelanggaran hukum, merusak daya pikir pemakai, menjadikan generasi “mayat hidup” dan dipastikan pemakainya rusak masa depannya. (***)

Kapolres Dompu Pimpin Rakor Eksternal Amankan Natal dan Tahun Baru 2022

Bimantika.net Bertempat di Ruangan Vicon Mapolres Dompu Polda Nusa Tenggara Barat dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Eksternal Operasi Lilin Rinjani 2021, dalam rangka Pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di wilayah Kabupaten Dompu.

Rakor Eksternal Operasi Lilin Rinjani 2021 ini dipimpin langsung Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K didampingi Sekda Dompu Gator Gunawan Perantauan Putra, SKM, M,Kes, Dandim 1614 Dompu di Wakili Kasdim 1614 Dompu MAYOR CZI. Edi Gustaman, Kabag Ops Polres Dompu AKP Quraisin, Instansi Terkait yang terlibat dalam Pengaman Natal 2021 dan tahun Baru 2022, Pendeta dan Romo tiap-tiap gereja di Kab. Dompu. Rabu (22/12/21) pukul 08.00 wita.

Rakor dibuka secara resmi oleh Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakor dilaksanakan sebagai persiapan untuk pelaksanaan Operasi Lilin Rinjani 2021 Dalam Rangka Pengamanan Natal 2021 Dan Perayaan Tahun Baru 2022.

“Operasi Lilin Rinjani 2021 akan digelar mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, selama Operasi akan didirikan 3 Pos Pengamanan dengan lokasi di Cabang Pasar Atas Dompu, Terminal Ginte dan Pos Di Cabang Banggo Kecamatan Manggelewa,” jelas Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K.

Sehubungan dengan hal tersebut, lanjut Kapolres Dompu, akan segera dipersiapkan pendirian Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan serta kelengkapannya, termasuk personel gabungan dari berbagai instansi yang akan ditempatkan antara lain Personel Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, dan Petugas Kesehatan.

“Tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dimana kali ini kita berada dalam masa pandemi Covid-19. Untuk itu kami mohon kepada rekan-rekan yang terlibat untuk senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat lagi. Langkah-langkah yang harus kita laksanakan adalah mengantisipasi potensi yang terjadi dilapangan serta bersama-sama mencegah Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Dompu,” ungkap Iwan Hidayat Alumni AKPOL 2002.

”Seperti tujuan dari rapat pada hari ini adalah sebagai sarana komunikasi, awal mulanya kerjasama yang baik dalam menjaga masyarakat kita melalui Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Ops Lilin Rinjani 2021 dan pastikan selama pelaksanaan Operasi ini kita terhindar dari Covid-19 serta tetap terapkan protokol Kesehatan baik kepada personil yang jaga maupun kepada masyarakat jadikan kita sebagai contoh untuk masyarakat lainnya,” jelas Kapolres Dompu.

Rencana dari Polres Dompu yang sudah dikoordinasikan dengan Kominfo Kabupaten Dompu, terang Kapolres Dompu, bahwa kita akan menghimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan atau membuat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 dengan menggunakan petasan, dan lain sebagainya. Ini akan kita sosialisasikan kepada masyarakat.

“Semua bisa kita laksanakan dengan baik, lancar, dan tidak ada hambatan sedikitpun. Terakhir, saya juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan yang sudah hadir, semoga rapat koordinasi yang menjadi sarana komunikasi kita dapat menjadi acuan dan atensi kita dalam pelaksaanan Operasi Lilin 2021 dan saya berharap dalam pelaksanaannya nanti kita senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT, dilancarkan dan tidak ada kendala,” harap Kapolres. (***)