Walikota HML : “Pembangunan IAIN, Jembatan, Normalisasi Sungai dan Sejumlah Pembangunan 2023 di Maksimalkan”

Bimantika.net Pemerintah Kota Bima Kantor Kelurahan Rontu fasilitasi dan laksanakan Pelantikan LPM, RW, RT dan Karang Taruna Masa bhakti 2022-2026. Pelaksanaan pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Rontu Kamis 10 Februari 2022.

Hadir dalam pelantikan tersebut Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang sekaligus melantik secara resmi, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Asisten I Kota Bima, Kabag Tatapem, Camat Raba, Lurah Rontu berturut Panitia Pelaksana, Lurah se-Kecamatan Raba, Ketua LPM, RW, RT dan Karang Taruna terpilih, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan pemuda beserta sejumlah masyarakat Kelurahan Rontu.

Dalam laporannya Lurah Rontu Amiruddin, S. Sos mengungkapkan bahwa pelaksanaan pemilihan RT dilaksanakan di masing-masing RT dengan total 10 TPS, dengan 1.768 pemilih yang memberikan hak suara ( tingkat partisipasi 89,52 %). Dengan pelaksanaan pemilihan berlangsung pada tanggal 9 Januari 2022.

Walikota HML dalam kesempatan pengarahan menegaskan kepada pengurus baru bahwa setelah diresmikannya melalui pelantikan, tentu masing- masing Ketua LPM, RW/RT dan Karang Taruna kini memiliki tanggungjawab moral yakni membantu Pemkot Bima dalam tugas dimasing-masing wilayah.

“Dengan keberadaan RT/RW mempermudah pelayanan pemerintahan ditingkat bawah, berkoordinasi dengan masyarakat dibawahnya”, jelas Walikota HML.

Walikota HML berharap Pertama sekali yang harus dilakukan bersama sekarang adalah bagaimana mensukseskan program vaksinasi tahap kedua yang sementara ini masih dalam posisi 52 %, “yang sebelumnya pada vaksin pertama mencapai 82 %. Ini “Pekerjaan Rumah” pertama bersama” ujar Walikota HML.

Dijelaskan hal tersebut semata dilakukan demi kebaikan semua. Dimana bila sukses pelaksanaannya, Kota Bima akan tetap berada dalam situasi dan kondisi stabil sehingga fokus pembangunan dapat dilakukan.

Dihimbau untuk melakukan vaksinasi sekarang, lebih cepat lebih baik mengingat suatu saat kelak vaksin akan berbayar.

Oleh karenanya masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, dimana Pemerintah masih dapat menjamin masyarakat untuk vaksin gratis. Sehingga pengharapan besar bersama kedepan Indonesia terbebas dari Covid-19 terpenuhi, juga tidak lagi selalu dalam kewajiban prokes sebagaimana harapan sebagian besar masyarakat.

“Dengan tahapan vaksinasi kedua pula terbentuk kekebalan tubuh yang lebih baik dari ancaman covid-19, lebih-lebih terkini terdapat varian baru Omicron. Oleh karenanya mari kita semua mengajak dan menghimbau keluarga dan handaitolan yang berada di Rontu untuk mensukseskan vaksinasi”, ajak Walikota HML.

Walikota HML selanjutnya meminta kepada seluruh keluarga besar Rontu agar senantisa mendukung segala langkah dan upaya Pemerintah Kota Bima.

Dalam hal ini dirinya selaku “putra daerah” Rontu, berkeinginan kelak dimasa depan mampu tercatat dan diingat oleh generasi berikutnya sebagai Walikota Terbaik yang mampu memberikan terobosan-terobosan maju serta mengayomi bagi Kota Bima tercinta.

Dalam pelaksanaan pemerintahan dirinya berkehendak untuk menjalankan perwujudan demokrasi dengan sebaik-baiknya tanpa adanya sekat dan perbedaan, semata dalam satu tujuan membangun Kota Bima.

Sehingga bisa saja hal yang demikian menjadi contoh bagi daerah yang lain. Menjadikan merit system diatas segalanya, orang-orang cerdas dan beprestasi mampu diberikan kepercayaan untuk mengemban tugas dan membantu dirinya mensukseskan roda pemerintahan.

“Sehingga Kota Smart City benar-benar mampu kita wujudkan, tidak hanya lewat harapan semata dan kata-kata jua namun kita benar-benar dapat mewujudkannya. Demikianpun pelaksanaan dalam sistem kerja disesuaikan dengan tuntutan zaman, salah satunya penggunaan kemajuan teknologi secara masif, bijak, terukur dan terstruktur. Sehingga pelayanan hari demi hari waktu demi waktu semakin menjadi lebih baik “, jelasnya.

Ditambahkan, terkait perbedaan pendapat dan dinamika lainnya diruang publik dengan sendirinya waktu akan menjadi penguji dan fakta bagi semua, pemerintahan akan tetap fokus bekerja.

“Tentu, biarlah waktu yang akan menguji. Kebenaran akan terukir oleh waktu, Kita letakkan kekeluargaan diatas segala-galanya. Sehingga dapat menjadi teladan bagi generasi yang akan datang”, tambahnya.

Diuraikan ditengah situasi pandemi ini yang telah beberapa tahun berjalan semenjak 2020, Kota Bima tetap bisa membangun baik secara fisik maupun kegamaan seperti perhatian yang begitu tinggi terhadap tempat peribadatan dan konsen terhap ruang pendidikan bagi generasi seperti pembangunan perpustakaan salah satunya. Dirinyapun mengaku bangga lahir, hidup dan menjadi orang Bima.

“Do’akan kami senantiasa sukses mengawal Kota Bima selama 5 tahun ini,” ucap Walikota HML

Walikota HML Beberkan pula bahwa tahun 2023 beberapa jembatan dibeberapa titik strategis baru ataupun lama akan diperindah selayaknya Jembatan Padolo.

“Di wilayah timur akan dibangun Perguruan Tinggi agama Islam (IAIN), tentunya perputaran uang akan terjadi di Rabadompu Timur, Penatoi, Rabangodu, Rontu dan lain-lain sehingga keseimbangan pembangunan barat dan timur tercipta” ujar Walikota HML.

Terkait penerimaan mahasiswa baru akan di gelar di tahun 2022 dengan pemanfaatan sementara ruang kelas yang ada dan di tahun 2023 kampus akan dibangun.

“Pencapaian perencanaan telah 90 persen, dipersiapkan oleh Pemerintah Kota Bima dan Kementerian Agama. Sungai juga diperbaiki yakni pelaksanaan normalisasi sungai” ungkap Walikota HML

Lanjutnya bahwa program pengembangan kawasan akan terus berjalan sepanjang tahun 2023-2026, termasuk penataan taman dn pembangunan lainnya. Semata untuk kemajuan Kota Bima”, tutupnya. (***)

Pelajar di Bolo Dianiaya Hingga Kepalanya Bocor, Kini di Tangani Serius Pihak Polres Bima

Bimantika.net Nasib nahas menimpa AR, seorang pelajar asal Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Remaja 17 tahun ini, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh AD (L/16) yang juga berstatus pelajar dan warga desa yang sama, dengan cara dipukuli dengan pipa besi sepanjang 1 meter.

Akibat pukulan terduga, korban mengalami luka-luka di bagian kepalanya.

“Korban mengalami luka bocor pada bagian kepala di atas kuping kiri dan luka bengkak bagian kening sebelah kanan,” beber Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K, yang dikutip Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka.

Kasus penganiayaan tersebut, lanjutnya, terjadi Rabu, Tanggal 09 Februari 2022 Pukul 23.30 Wita, yang bermula saat korban berboncengan motor dengan temannya dari arah Sila menuju Desa Bolo.

Sesampai di Cabang Bolo, tiba-tiba terduga yang juga berboncengan motor dengan temannya langsung turun dan memukuli korban dengan menggunakan pipa besi sepanjang 1 meter.

“Merasa Keberatan dengan penganiayaan yang menimpanya, korban langsung melaporkan kasus tersebut pukul 23.40 Wita yang diterima anggota piket Polsek Madapangga,” tutur Adib.

Kapolres Bima mengimbau kepada pihak keluarga korban agar menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. (***)

Polres Bima Kota Gelar Vaksinasi Door to Door

Bimantika.net Pihak Polres Bima Kota Perlu di apresiasi dengan kesungguhannya dalam mengawal proses percepatan Vaksinasi.

Seizin Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K.,MH, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos melakukan sebuah gerakan Vaksinasi Door to Door (Dari Rumah ke Rumah, red)

Kegiatan Wakapolres Bima Kota, Kompol Mujahiddin, S.sos, Selaku Ketua PAMATWIL Polsek Rasanae Barat didampingi Kasat Binmas Polres Bima Kota, AKP Sulaiman dan KBO Binmas Beserta Anggota yg Tersprint dalam Pamatwil Polsek Rasanae Barat.

Kegiatan Vaksinasi Door to Door ini berlangsung
Pada Hari Jum’at pagi 11 Februari 2021 sekitar pukul 10.40 wita.

Liputan langsung media online Bimantika bahwa Kegiatan Vaksinasi Door to Door ini berlangsung di RT. 04 RW. 02 Kelurahan Sarae Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima yang dilaksanakan oleh tim medis Puskesmas Paruga.

Dalam Kegiatan Vaksinasi Door to Door tersebut Wakapolres Bima Kota Memberikan Beberapa Penekanan agar seluruh warga Masyarakat Kota Bima tidak takut untuk di Vaksinasi demi kemaslahatan bersama.

Wakapolres Bima Kota Mujahiddin, S. Sos menyampaikan Terimakasih kepada Pak ketua RT dan terlebih para tenaga kesehatan (Nakes), Babinsa, Bhabinkamtibmas yang tetap Semangat Menjalankan Tugasnya.

“Dalam Kegiatan Seperti Ini saya Sangat Perihatin dengan Lurah Sarae karna tidak hadir dalam kegiatan, kalaupun ada kegiatan yang penting harusnya memberikan konfirmasi yang jelas” ungkap Wakapolres.

Wakapolres berharap ketua RT/RW dan Babinsa Serta Bhabinkamtibmas agar terus menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi

“Tidak Perlu Takut untuk vaksin, ini demi kesehatan kita Semua, Kalaupun ada berita yang bilang vaksin itu membahayakan saya pastikan itu adalah Hoax” tegas Wakapolres. (***)

Walikota HML Ikuti Peresmian TribunLombok.com dan Webinar Nasional Secara Daring

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri secara daring Launching TribunLombok.com, Kamis, 10 Februari 2022 di Ruang Command Center Kota Bima.

Diresmikan secara virtual, TribunLombok.com sendiri merupakan sebuah portal berita online yang dimiliki Tribun Network dalam memperluas jaringan pemberitaan di Indonesia khususnya NTB.

Peresmian tersebut dirangkaikan pula dengan webinar nasional yang mengusung tema “MotoGP dan Manfaatnya untuk Nusa Tenggara Barat”.

Dengan menghadirkan keynote speaker antara lain, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc dan Bupati Kabupaten Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, S.IP dan diikuti oleh seluruh Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-NTB.

Bambang Soesatyo mengungkapkan bahwa dampak positif dari adanya perhelatan MotoGP mampu memperkenalkan Indonesia ke mata dunia yang akan menyaksikan event internasional tersebut.

Kehadiran Sirkuit Mandalika juga mampu memperbaiki perputaran ekonomi di Provinsi NTB. Sebab, ajang MotoGP memberikan manfaat jangka panjang bukan hanya di sektor industri tetapi juga sektor ekonomi dalam skala makro.

“Selain meningkatkan PAD juga mampu meningkatkan pemasukan hotel dan lainnya yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah Mandalika,” jelasnya.

Oleh karena itu, Bambang Soesatyo menekankan bahwa masyarakat NTB harus segera melakukan vaksinasi serta menyediakan tenaga kesehatan yang memadai dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

Dalam kesempatannya Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc yang akrab disapa Bang Zul mengatakan bahwa Sirkuit Mandalika adalah salah satu sirkuit terindah di dunia. “Hamparan lautan dan gunung sebagai icon destinasi yang semakin mengindahkan suasana di Mandalika,” tuturnya.

Selain Sirkuit Mandalika di Pulau Lombok, Gubernur juga mengungkapkan bahwa pertengahan tahun 2022 nanti akan hadir sirkuit MXGP di Pulau Sumbawa.

H. Muhammad Lutfi, SE selaku Wali Kota Bima dalam wawancaranya mengatakan kehadiran MotoGP di NTB akan membawa suatu perubahan yang cukup besar pada sektor ekonomi. Terlebih di Bidang UMKM yang nantinya dapat mempromosikan produknya ketika event tersebut dilaksanakan.

“Produk-produk UMKM yang ada akan dipamerkan di sana, sehingga apapun bentuknya MotoGP ini merupakan suatu kebanggaan bagi NTB baik dari Pulau Sumbawa maupun Pulau Lombok,” jelasnya.

Menanggapi peran dan kesiapan Kota Bima Bima sebagai bagian dari provinsi NTB terhadap potensi dampak dari penyelenggaraan MotoGP salah satunya adanya kunjungan wisatawan, Walikota Bima menyatakan kesiapannya.

“Tentu nanti ada wisatawan asing yang akan lebih lama stay di NTB, cukup dengan 45 menit perjalanan (via udara) turis dapat menikmati wisata bahari yang dimiliki oleh Kota Bima serta kuliner khas yang dimiliki tak kalah dengan daerah lain,” ungkapnya.

Wisata Bahari yang ditawarkan Kota Bima seperti Pantai Lawata dengan kelengkapan penunjangan petualangan pantai dan lautnya, Pantai Kolo, kegiatan diving dan snorkling dengan berbagai kekayaan alam lautnya, keberadaan kuliner ikan bakar yang melimpah tersebar dibeberapa titik baik di Kota Bima maupun Kabupaten Bima yang menjadi ciri khas Bima beserta keunikan lainnya.

Tak lupa, Wali Kota Bima juga memberikan ucapan selamat atas dilauncingnya TribunLombok.com, berharap dengan hadirnya TribunLombok.com mampu mempromosikan keindahan wisata yang ada di NTB.(***)

Kerja Cerdas Walikota HML, Kota Bima Wakili NTB untuk PPD ke Tingkat Pusat

Bimantika.net Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan kegiatan rutin dari Kementerian PPN/Bappenas sejak Tahun 2012 yang sebelumnya bernama Anugerah Pangripta Nusantara kepada Pemerintah Daerah dengan perencanaan pembangunan terbaik.

Sejak Tahun 2018, penghargaan tersebut berubah nama menjadi Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD).

Proses penilaiannya lebih komprehensif dengan tidak hanya mempertimbangkan unsur perencanaan, namun juga pencapaian pembangunan Daerah.

Tujuan penilaian ini adalah agar dokumen perencanaan pembangunan daerah lebih berkualitas.

“Artinya perencanaan yang dilaksanakan dapat aplikatif sesuai dengan kaidah peraturan perundang-undangan yang berlaku” ungkap Walikota HML.

Lanjut Mantan Anggota DPR RI Dua Periode ini bahwa Aspek kualitas dokumen RKPD ini juga tak luput dari penilaian, karena adanya keterkaitan antara dokumen perencanaan lain seperti RKP Nasional dan RPJMD Kota Bima yang sudah ditetapkan serta dokumen lain yang relevan.

Masih menurut Walikota HML bahwa Selain itu, konsistensi antar bab dalam dokumen serta kelengkapan, kedalaman dan keterukuran perencanaan dalam dokumen juga perlu diperhatikan dalam peningkatan kualitas dokumen RKPD.

Kota Bima di tahun 2022 ini mengikuti penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) ini diselenggarakan di aula Kantor Walikota Bima dan dilakukan secara ketat mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Dalam kesempatan itu Walikota HML menyebutkan flashback dari tahun sebelumnya dimana Pemerintah Kota Bima menempati posisi 15 besar Nasional.

Kini Pemerintah kembali optimis untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya di ajang penghargaan tersebut dengan lebih memfokuskan pada indikator yang menjadi PR utama yang diantaranya ialah Pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan PDRB per kapita; indeks pembangunan manusia (IPM); serta dukungan program prioritas daerah RKPD 2021 terhadap kegiatan prioritas pada prioritas Nasional Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan RKP 2021.

“Dengan mensinergikan pelayanan berbasis teknologi akan memudahkan tujuan Pemerintah Daerah Kota Bima dalam menjangkau masyarakatnya dengan lebih cepat dan tepat” ungkap Walikota HML disela-sela tim Penilai PPD di Aula Kantor Pemkot Bima Kamis 10 Pebruari 2022

Koordinator Perencana Pembangunan Kota dan Kabupaten Provinsi NTB Dr. Adi Purnawan menyampaikan bahwa Penilaian Penghargaan Daerah (PPD) merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat (Bappenas) kepada Pemerintah Daerah berprestasi dalam menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan mencapai target-target pembangunan di daerah.

Hal itu pula yang melatarbelakangi Pemerintah Kota Bima dalam memperoleh Penganugerahan Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik Tahun 2021

Bagi Pemerintah Pusat, PPD memperkuat koordinasi dan sinkronisasi untuk perencanaan pelaksanaan pembangunan nasional dan pembangunan daerah.

“Kedatangan kami merupakan rangkaian penilaian tahapan kedua, untuk itu kami mencoba melihat indikator penilaian yang bisa diverivikasi,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa Kota Bima adalah satu-satunya yang mewakili NTB dalam pelaksanaan penilaian tersebut. Semua hal-hal yang diunggah Kota Bima akan diverifikasi dan ada nilai plus yang bisa dibawa ke tingkat nasional pada tahun 2022. (***)

Dandim Bima Fokus Percepatan Vaksin, Juga Gencar Penanaman Pohon Produktif

Bimantika.net Parado- Danposramil Parado mewakili Komandan Koramil 1608-07/Monta melaksanakan kegiatan penanaman pohon Produktif yang diselenggarakan oleh KPH Maria Donggomasa bekerja sama dengan Koramil 1608-07/Monta, dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penanaman Pohon Produktif sebanyak 700 bibit yang terdiri dari bibit pohon Durian, Kelengkeng dan kemari dengan jumlah personil yang mengikuti kegiatan sekitar 64 orang.

Di Lain Tempat Letkol Inf M.Zia Ulhaq,S.Sos melalui Serka Usman menyampaikan penanaman Pohon penghijauan ini juga merupakan Program Pemerintah dan Harus dijaga dan diolah dengan semaksimal mungkin dengan Upaya dan Sinergitas antara TNI, Appem dengan Masyarakat, Setelah Penanaman Ini Mari Kita tetap Menjaga Hutan khususnya bagi Warga yang kerap kali melakukan Pembalakan Liar, agar kita semua bisa menjaga hutan tetap Lestari dan Hijau.

Ikut Hadir dalam kegiatan melaksanakan kegiatan penanaman Pohon Produktif berkumpul di so madasaji Desa parado wane Kec.Parado Kab. Bima dilanjutkan dengan pengecekan personil dan pembagian sektor penanaman oleh kepala BKPH Maria Donggomasa, dengan komposisi personel antara lain Personel Anggota TNI 10 orang, Anggota Polri 10 orang, Personil Kecamatan 14 orang, Anggota KPH 20 orang, BPBD Kab. Bima 10 orang.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk reboisasi Wilayah hutan Parado dengan menanam pohon pohon Produktif yang buahnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan juga pohon dapat mencegah terjadinya erosi yang dapat memicu terjadinya tanah longsor dan banjir bandang” Tutup Danposramil Parado. (***)

Kapolres Bima : “Kasus Pelecehan Seksual Madapangga Kami Hadirkan Psikolog”

Bimantika.net
Kasus Pelecehan seksual oleh Salah seorang guru honorer di SD Inpres Dena Madapangga kini menemui titik terang.

Keluarga Korban sebelumnya dan hari ini menggelar Aksi Demonstrasi dengan gerakan tambahan membakar ban di depan Mako Polsek Madapangga.

Kapolsek Madapangga Ipda Kader saat di konfirmasi media Bimantika Kamis 10 Pebruari 2022 jauh hari sudah menjelaskan pada pihak keluarga korban bahwa Polsek Madapangga tidak menangani kasus tersebut.

“Kasus dugaan pelecehan seksual itu tidak ditangani oleh Polsek Madapangga melainkan di tangani oleh pihak PPA Polres Bima Kota” ujar Kapolsek Putra Asli Desa Rade Kecamatan Madapangga ini.

Adapun tuntutan para keluarga korban untuk ditangkap pelaku oleh pihak Polsek Madapangga adalah wajar-wajar saja, akan tetapi tidak ada kewenangan Polsek Madapangga untuk menangkap terduga pelaku karena ranah laporannya di unit PPA Polres Bima.

“Tidak ada kewenangan kami menahan dan menangkap dugaan pelaku kasus pelecehan seksual itu karna ada dalam penanganan pihak PPA Polres Bima Kota” ujar Ipda Kade.

Kapolres Bima Kota AKBP Heru Sasongko, S.I.K., Yang dikonfirmasi langsung Media Online Bimantika melalui Saluran WhatsApp nya Kamis 10 Pebruari 2022 menyebutkan bahwa kasus dugaan pelecehan seksual anak SD di Dena Madapangga tetap menjadi atensi Pihak Polres Bima Kota.

“Kasus itu tetap menjadi atensi pihak Polres Bima Namun kami masih mengupayakan beberapa hal seperti hadirkan ahli Psikolog yang qualified” ujar Kapolres. (***)

Tim Penilai PPD : “Kota Bima Satu-satunya Kota Mewakili NTB”

Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyambut kehadiran Tim PPD sekaligus membuka secara resmi kegiatan Penentuan Nominasi Daerah dan Penetapan Kabupaten/Kota Terbaik dalam Penghargaan Perencanaan Pembangunan Tahun 2022.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Bima tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bima, Ketua Tim Penilai (PPD) tingkat Provinsi NTB tahun 2021, Perwakilan Bappeda NTB, Staf Ahli Wali Kota Bima, Asisten Setda Kota Bima, Ketua LP2DER Bima beserta seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Bima pada Kamis, 10 Februari 2022.

Wali Kota Bima menyampaikan bahwa dari hasil penilaian dokumen PPD tahun 2021 Kota Bima meraih nilai tinggi dari beberapa indikator penilaian seperti angka kemiskinan lebih rendah, pengelolaan keuangan lebih tinggi dari rata-rata Provinsi NTB.

“Kota Bima mampu memberikan inovasi dalam pembangunan informasi publik yaitu dengan adanya Aplikasi Simatik ini sehingga kita dapat langsung mengintervensi seluruh masyarakat,” ucap Wali Kota.

Lanjutnya, Kota Bima bisa dijadikan konsep yang bisa dipertandingkan bagaimana angka kemiskinan terus menurun serta tepat sasaran.

“Apa yang kita tawarkan ini bisa bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat Kota Bima. Semoga Kota Bima bisa masuk ditingkat Nasional,” optimisnya.

Koordinator Perencana Pembangunan Kota dan Kabupaten Provinsi NTB Dr. Adi Purnawan menyampaikan bahwa Penilaian Penghargaan Daerah (PPD) merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat (Bappenas) kepada Pemerintah Daerah berprestasi dalam menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan mencapai target-target pembangunan di daerah.

Bagi Pemerintah Pusat, PPD memperkuat koordinasi dan sinkronisasi untuk perencanaan pelaksanaan pembangunan nasional dan pembangunan daerah.

“Kedatangan kami merupakan rangkaian penilaian tahapan kedua, untuk itu kami mencoba melihat indikator penilaian yang bisa diverivikasi,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa Kota Bima adalah satu-satunya yang mewakili NTB dalam pelaksanaan penilaian tersebut. Semua hal-hal yang diunggah Kota Bima akan diverifikasi dan ada nilai plus yang bisa dibawa ke tingkat nasional pada tahun 2022.

Ketua Tim Penilai menyatakan bahwa selama 3 tahun berturut-turut Kota Bima masuk nominasi ajang yang dilaksanakan oleh Bappenas tersebut.

“Untuk penilaian tahun ketiga ini, kami optimis Kota Bima selalu mampu mempersiapkan dokumen serta Inovasi. Adapun yang akan dinilai adalah konten, tampilan dokumen, ketepatan waktu selama 20 menit,” tutupnya. (***)

Kodim 1608/Bima Gelar Uji Terampil Perorangan

Bimantika.net Komando Distrik Militer (Kodim) 1608/Bima melaksanakan Uji Terampil Perorangan (UTP) Umum bagi prajurit Tamtama dan Bintara.

Kegiatan tersebut merupakan realisasi dari pelaksanaan program latihan pada Triwulan I TA 2022 bertempat di Makodim 1608/Bima dan sekitarnya, Kamis(10/2/2022).

Uji Terampil Perorangan (UTP) umum merupakan parameter untuk mengukur tingkat kemampuan dasar perorangan Prajurit yang telah diberikan pada saat melaksanakan Latihan Perorangan Dasar (Latorsar) Umum di Triwulan I. Dari hasil UTP ini diharapkan mampu menggambarkan kemampuan dasar umum setiap Prajurit Kodim 1608/Bima dalam rangka membentuk prajurit yang profesional.

Materi UTP yang diujikan antara lain kemampuan senjata perorangan, kompas dan materi teritorial.

Bertindak sebagai penanggung jawab UTP Umum Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf M.Zia Ulhaq, S.Sos., Komandan Latihan Kapten Inf Ibrahim, Wadanlat Kapten CBA Jemmi Lawalata , Katim penguji Kapten Inf I Gusti Gede Karang Asem, dan Bintara Urusan Latihan sekaligus Bati Ops Pelda Abu Bakar.

Dandim 1608 /Bima Letnan Kolonel Inf M.Zia Ulhaq, S.Sos menyampaikan, “Prajurit profesional dituntut untuk menguasai dan mahir melaksanakan tugas sesuai dengan pangkat dan jabatan. Untuk itu, diperlukan latihan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut. Digelarnya UTP Umum ini guna mengetahui tingkat kemampuan dan kecakapan seorang Prajurit”, ungkap Dandim.

Selain itu, Dandim Bima juga berharap agar setiap prajurit Kodim menjadi prajurit yang Proporsional.

“Dalam mendukung tugas pokok satuan jadikan UTP umum ini sebagai acuan untuk meningkatkan kualitas keterampilan prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas kedepan yang semakin berat dan kompleks”, pungkas Mantan Danyon Raider ini. (***)

Kapolres Bima : “Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Madapangga Jadi Atensi’

Bimantika.net Kasus Pelecehan seksual oleh Salah seorang guru honorer di SD Inpres Dena Madapangga tidak ditangani secara serius oleh Polsek Madapangga sehingga menimbulkan gejolak dan aksi bakar ban di depan Mapolsek Madapangga.

Akibat tidak tertanganinya secara serius oleh PPA Polres Bima, keluarga korban dan LSM kembali unjuk rasa di halaman Mako Polsek Madapangga menuntut kasus dituntaskan secar tidak melepas begitu saja oknum pelaku pelecehan seksual terhadap anak

Silih berganti LSM Pressure Pihak Polsek Madapangga agar Pelaku Tidak dibiarkan bebas dan segera di tangkap

Kasus ini sebenarnya Pihak keluarga korban sudah melaporkannya ke Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dengan dugaan pencabulan dilakukan guru berinisial Sfd (44) di Sekolah Dasar (SD) Inpres Dena Madapangga (Rabu (8/12/2021).

Pihak Kelurga Korban resmi melaporkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kabupaten Bima Senin (7/2/2022) pekan lalu.

Lagi-lagi Pihak Keluarga Korban dan LSM Hari ini Kamis 10 pebruari sejumlah Aktivis Madapangga dan keluarga korban melakukan Aksi Demonstrasi terkait dengan tidak adanya penanganan serius dari Pihak Polsek Madapangga.

Kasus pelecehan terhadap Anak menurut pendomo akibat pelaku berkeliaran dan tidak ditahan oleh Pihak Polres Bima menjadikan sebuah Pemicu permasalahan.

“Inilah yang menjadi Pemicu masalah karena pihak Polsek Madapangga membiarkan Pelaku pelecehan seksual bebas dan tidak menahannya” ungkap Pendemo.

Kapolres Bima Kota AKBP Heru Sasongko, S.I.K., Yang dikonfirmasi langsung Media Online Bimantika melalui Saluran WhatsApp nya Kamis 10 Pebruari 2022 menyebutkan bahwa kasus dugaan pelecehan seksual anak SD di Dena Madapangga tetap menjadi atensi Pihak Polres Bima Kota.

“Kasus itu tetap menjadi atensi pihak Polres Bima Namun kami masih mengupayakan beberapa hal seperti hadirkan ahli Psikolog yang qualified” ujar Kapolres. (***)