Dua Pelajar Asal Soromandi Curi HP, di Tangkap Polisi

Bimantika.net Tim Puma ll Polres Bima Kota dipimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH telah melakukan penangkapan pelaku Pencurian Beserta pelaku Penadahan berikut Barang Butki (BB)

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH melalui Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU M Rayendra RAP, S.Tr.K, S.I.K membenaekan adanya penangkapan tersebut.

Dasar Penangkapan
ST/36/I/RES.I.24/2022 Tanggal 12 01 2022 Tentang pelaksanaan kegiatan KRYD mulai 13 Januari S/d 11 Februari 2022.

Surat Perintah Tugas : Sprin/06/II/RES.1.24./2022*

ADUAN/K/13/I/2022/NTB/Res.Bima Kota/Sektor Rasbar,Hari Kamis tanggal 13Januari 2022

Penangkapan di lakukan Rabu Malam 9 Febuari 2022, Sekitar pukul 19.00 Wita di Lingkungan Tambana kecamatan Asakota kota Bima.

Pelapor:
Amrullah, 17 tahun Alamat : Rt.01/01 Desa Ngali Kec.Belo Kab.Bima.

Adapun Pelaku pencurian maupun penadahan adalah sebagi berikut

MH 17 Tahun Desa Sampungu kecamaran Soromandi kabupaten Bima

R 17 tahun Desa Sampungu. Soromandi kabupaten Bima..

Pelaku Penadah
L F 15 tahun Alamat :Lingkungan Lewijambu Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima.

A M 15 Thn, Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasana.e Barat Kota Bima.

Barang Bukti (BB) yang di sita saat penangkaoan adalah

1(satu) unit Hand Phone Merk Ciaomi Redmi Note9 Warna biru dengan Imei sbb:*
IMEI 1 : 863883060323448
IMEI 2 : 863883060323455

1 (satu) unit Hand Phone XIOMI Redmi6 warna putih nomor imei sbb:*(Rusak ) –

Kronologis KejadianPada hari Selasa 11 Januari 2022 Sekitar pukul 16.00 wita,bertempat di Kos-kosan Korban Rt 05 RW 06 Lingkungan Tolobali Kelurahan Sarae Kecamatan Rasana’e Barat Kota Bima.

,Korban sebelum meninggalkan kamar kost untuk melaksanakan sholat ashar,korban menaruh 2unit HP dgn posisi 1unit di bawah bantal,sedangkan 1unit di carger,setelah korban kembali dari Masjid Korban melihat pintu kamar kostnya dalam keadaan terbuka dan korban melihat bantal yang ada di atas springbad telah berantakan.

kemudian korban mencari HP miliknya dan HP milik adiknya ternyata sudah tidak ada/hilang.

Kronologis Penangkapan Berdasarkan Laporan pengaduan Korban, Tim Puma ll melakukan koordinasi dengan penyidik Polsek Rasana’e Barat yang dilanjutkan dengan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku dan keberadaan Barang Bukti.

Dari hasil penyelidikan TIM mendapatkan informasi A1 Terkait dengan keberadaan pelaku yang menguasai Barang Bukti berupa Handphone hasil curian sesuai dengan laporan pengaduan di atas yakni bertempat di Lingk.Lewijambu Kel.Melayu Kec.Asakota Kota Bima.

Dengan adanya informasi tersebut Tim Puma ll yang di pimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH langsung menuju lokasi dan langsung mengamankan LF berikut Barang Bukti yang dikuasainya yaitu 1unit Hand Phone merk xiaomi type Redmi note 9 warna Biru,

Selanjutnya Tim melakukan interogasi pelaku penadahan,dari hasil interogasi bahwa Hp tersebut di belinya dari MH seharga Rp.1.100.000 (Satu juta seratus ribu rupiah) yang bertempat tinggal di BTN Tambana Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima,

Kemudian TIM menuju lokasi dan langsung mengamankan .MH dan Rekannya Ramsyah dan dari hasil interogasi bahwa benar mereka bersama-sama yang melakukan aksi pencurian dua unit Hp tsb,dan Satu hp lainnya dijual di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima,

kemudian Tim menuju lokasi dan mengamankan AM beserta satu unit Hp merk xiaomi type Redmi 6 warna putih yang di belinya seharga Rp 250.000(Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Selanjutnya TIM membawa dan mengamankan para pelaku Pencurian dan penadahan beserta Barang Bukti ke Mako Sat Reskrim Polres Bima Kota yang selanjutnya diserahkan kepada Polsek Rasana’e Barat. (***).

Ketua Pemuda Bedi Manggemaci Bangga Pada Walikota HML Yang Support Kegiatan Pemuda

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menerima kunjungan silaturahim sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda lingkungan Bedi Kelurahan Manggemaci malam hari ini Rabu 9 Pebruari 2022 dikediaman nya di Rabadompu Barat.

Walikota HML menerima Aspirasi dan harapan masyarakat Lingkungan Bedi dengan penuh antusias dan penuh kekeluargaan

Setiap harinya tetap ada warga masyarakat dari lintas kelurahan yang datang berkunjung dan bersilaturahmi dengan Walikota HML.

Walikota HML menerima semua tamu yang datang dengan senang hati, bahkan lewat jam istirahat sekalipun.

Ketua Pemuda Lingkungan Bedi Kelurahan Manggemaci Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, Aipda H. Syafruddin H. Anwar merasa bangga dan terimakasih pada Walikota HML saat di konfirmasi langsung media online Bimantika.

“Saya selaku ketua Pemuda yang menginisiasi pertemuan itu merasa bangga pada Pak Walikota H. Lutfi yang dengan senang hati menerima keinginan sebagian besar keinginan Pemuda Bedi” ujar H. Syafruddin yang juga Anggota Personil Polres Bima Kota ini.

H. Syafruddin selaku ketua Pemuda merencanakan ada event sepak bola di Manggemaci, tentu kegiatan itu menurutnya untuk merangkul para pemuda dalam hal kegiatan yang lebih positif.

“Dan Alhamdulillah nya Pak Walikota Aji Lutfi meresponnya dengan baik sekali” demikian ungkap H. Syafruddin. (***)

“Kapal Logistik MotoGP Disandera Perompak, Polairud Polda NTB Beraksi, Kapolda NTB Beri Applaus Atas Simulasi “

Gambar Ilustrasi

Bimantika.net Puluhan Orang Perompak Spesilis Rampas Kapal Tengah Laut yang di berbekal senjata lengkap menyandera Kapal pembawa Logistik MotoGP Mandalika di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat (Lobar), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sejumlah Aparat Personil Polda NTB khususnya dari Sub Satgas Polairud Polda NTB yang di Backup TNI AL (Lanal) Mataram berusaha menguasai kembali kapal tersebut mendapat perlawanan sengit dari Perompak yang jumlahnya tidak sedikit itu.

Baku tembak antara Polisi dan puluhan perompak tak terelakkan. Namun berkat ketangkasan Pihak Personil Polda NTB, kapal tersebut berhasil di kuasai dan para perompak dilumpuhkan.

Para sandera dan ABK yang tenggelam dan terluka berhasil dievakuasi, menggunakan sejumlah peralatan lengkap yang dimiliki Polairud Polda NTB serta dibantu alat dari TNI AL dan Basarnas.

Itu adalah simulasi yang dilakukan Polairud Polda NTB bersama TNI AL dan stakeholder terkait lainnya di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat (Lobar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (9/2/2022).

Simulasi itu dilakukan untuk memantapkan pengamanan dan memastikan Race MotoGP berjalan lancar tanpa adanya gangguan di Darat, Laut dan Udara.

Melihat simulasi anak buahnya, Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto memberi applaus untuk Personil Polairud Polda NTB yang melakukan simulasi dengan baik.

“Simulasi ini sebagai upaya memelihara Kamtibmas di Perairan NTB terutama saat event MotoGP Mandalika berlangsung” ungkap Kapolda NTB.

Kapolda Menegaskan bahwa Pengamanan MotoGP Mandalika menjadi atensi Polda NTB.

“Ini Agenda Nasional yang perlu di Amankan oleh kita semua sehingga MotoGP berjalan lancar tanpa kendala apapaun” demikian ungkap Irjen Pol Djoko.

Jendral Djoko memiliki keyakinan kuat bahwa agenda besar yang sedang berlangsung di wilayah Hukum Polda NTB ini Jika dilakukan bersama-sama maka kesuksesan bersama pula bisa terwujudkan. (***)

Walikota HML Pimpin Rakorstra Percepatan Vaksinasi Bersama Dandim Bima

Bimantika.net Kota Bima – Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus lonjakan Covid-19, Pemerintah Kota Bima di Aula Kodim 1608/Bima mengadakan Rapat Koordinasi Strategi (Rakorstra) Percepatan Vaksinasi Covid-19.

Kakorstra digelar dalam rangka menghadapi Varian Baru Covid 19 Ta. 2022, Rakor dipimpin langsung oleh Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) didampingi oleh Dandim 1608/Bima Letkol Inf. M.Zia Ulhaq, S.Sos dan Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan, S.Adm pada hari Rabu (09/02)

Rapat Koordinasi Strategi Cegah Covid 19 mulai, Diawali pembacaan Doa oleh Ketua Mui Kota Bima MUI Kota Bima. H. Abidin. dengan arahan Presiden RI Ir.H.Joko Widodo beberapa hari yang lalu, mengatakan bahwa terjadi lonjakan kasus Covid-19, serta Varian baru.

Maka dari itu perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi karena ada kerumunan massa yang berpotensi penularan maka dibutuhkan strategi terbaru tentang penanganan Vaksinasi serta Prokes Covid 19 perlu dimaksimalkan lagi.

Walikota HML dalam sambutannya menyampaikan bahwa mengingat 82% dosis pertama, 50% dosis 2 belum tercapai secara maksimal.

“Perlu langkah dan upaya yang harus diupayakan antara lain perkuat kembali Satgas Pencegahan Covid 19, Sosialisasi Vaksin yang belum lengkap karena bisa cepat terpapar Covid-19” Ungkap Walikota HML.

Dan Walikota HML pun memerintahkan Satuan Kerja untuk buat sentral Isolasi Terpadu Dan karantina Covid 19 secara efisien.

Tambahnya, Euforia masyarakat sekarang sangat antusias untuk vaksin, maka perlu Sosialisasi lebih intens lagi untuk mengajak warga bagi yang belum vaksin lengkap ( V1 – V2) bahkan Siapkan V3 Booster diharapkan untuk memperkuat Vaksinasi secara lengkap.

Stakeholder Memasang Banner di kelurahan agar masyarakat dapat Vaksin lengkap. Membagi per kecamatan / Kelurahan yang sudah mencapai dengan target 70% dan bahkan yang kurang maksimal agar di tingkatkan.

Bahkan pelayanan Public yang belum di Vaksin harus segera di vaksin.Sedangkan yang masih dalam persentase rendah diharapkan agar lebih ditingkatkan terutama di kelurahan, kecamatan dan desa, hal ini tentu diperlukan dukungan dan kerja keras tiap OPD .

Letkol Inf M.Zia Ulhaq, S.Sos memperkenalkan diri kepada peserta rapat koordinasi pencegahan Covid 19 bersama Forkopimda Kota Bima.

Dandim 1608/Bima menjelaskan “Seperti dalam arahan Presiden tersebut beberapa waktu yang lalu agar kita semua dapat melakukan berbagai upaya dalam antisipasi lonjakan Covid-19.

“Upaya kita adalah dengan melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi, penerapan prokes Covid 19, 5M dan kebijakan lainnya .” Jelasnya

Tambah Dae Zia ( Sapaan Akrab Dandim Bima ) Selain itu, harus terus memacu pelaksanaan vaksinasi sesuai target yang telah ditentukan. Adapun harapan Dandim 1608/Bima yang juga sebagai Putra Daerah berharap dukungan semua sektor dan seluruh elemen sangat dibutuhkan dalam berjuang terhadap percepatan vaksinasi Covid-19 .

Turut hadir dalam Rapat Koordinasi, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Ketua BPBD Kota Bima .Dinas Kominfo Kota Bima. H. Sukri., Kesbangpol Kota Bima. Achmad Fathoni, beberapa perwakilan dari Dinas Sosial Kota Bima , Perwakilan Organisasi Guru Sekolah. Polres Bima Bima Kota kabag Ops Ren AKP Lutfi, serta Para Kepala Puskesmas se Kota Bima. (***)

Kelompok Solidaritas Jurkani Marah, Penambang Ilegal Kembali Garong Konsesi Anzawara

Bimantika.net Sekelompok massa menggelar aksi solidaritas untuk Almarhum Jurkani di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel). Mereka tergabung dalam Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen (KPK-APP).

Dalam salah satu tuntutannya, massa menyebut ada dugaan pembiaran terhadap penambang ilegal yang kembali menggarong konsesi milik PT Anzawara Satria, lokasi yang sebelumnya diadvokasi Jurkani.

Koordinator KPK-APP, Aliansyah mengatakan, para penambang liar ini berani menerobos garis polisi atau police line. Sedangkan pihak kepolisian dinilai tidak melakukan tindakan.

“Hari ini kembali bekerja mereka (penambang ilegal). Di mana peran aparat penegak hukum. Sudah ada police line oleh Bareskrim, kok masih dikerjakan,” ungkap Aliansyah dalam orasi yang disampaikan melalui keterangan resminya, Rabu (9/2).

Jurkani, kata Aliansyah, adalah seorang advokat di Kalsel yang dianiaya hingga tewas pada November tahun lalu. Saat itu, Jurkani tengah menjadi Kuasa Hukum Anzawara dalam menghadapi serbuan penambang ilegal.

Sejauh ini, polisi sudah menangkap dua orang tersangka penganiaya Jurkani, dan sedang menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Batulicin. Sementara dua orang terduga pelaku lainnya masih buron.

“Kemarin Jurkani korban pembunuhan di Anzawara. Belum kering kuburnya, Anzawara kembali dijarah oleh mafia-mafia hukum. Ini adalah pelecehan terhadap aparat penegak hukum,” tegas Aliansyah.

Pada kesempatan terpisah, Komisioner Komisi Kejaksaan RI, Bhatara Ibnu Reza menyatakan hal serupa saat menerima audiensi Tim Advokasi Jurkani, yang diwakili Muhamad Raziv Barokah, pada akhir Januari lalu.

Diakui oleh Bhatara, penegakan hukum di Kalsel kerap tampak lemah, bahkan bukan hanya pada kasus Jurkani, namun pada banyak kasus lainnya.

“Dalam konteks penegakan hukum, untuk Kalsel memang cukup bermasalah. Tidak hanya saat ini, kami juga sering mendapat informasi dari pihak-pihak lain tentang permasalahan yang terjadi di sana,” beber Bhatara. (***)

Jambret Asal Tangga Baru Monta Hendak Kabur, Ditembak Polisi

Bimantika.net Salah seorang spesialis Jambret AR (25) Asal Desa Tangga Baru Kecamatan Monta Kabupaten Bima ditangkap Tim Puma 1 dibawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid.

Berontak dan hendak melarikan diri AR yang sudah ditangan Tim Puma 1 Polres Bima Kota di lumpuhkan dengan timah panas di kakinya.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasat Reskrim Iptu M Rayendra RAP, Rabu (9/2) saat di konfirmasi membenarkan adanya penangkapan dan penindakan yang sangat terukur.

“Personil di lapangan sudah melakukan tindakan yang terukur pada pelaku kejahatan” ungkap Kasat Reskrim.

AR di tangkap berawal dari laporan laporan pengaduan nomor : ADUAN/K/18/I/2022/NTB/Res.Bima Kota/Polsek Rasanae Barat, tanggal 20 Januari 2022 atas nama korban Anida Purna Dewi seorang pelajar yang dijambret handphonenya oleh pelaku.

Berdasar laporan tersebut, Tim Puma 1 langsung bergerak menyelidiki dan menelusuri keberadaan pelaku.

Atas penyelidikan tim Puma 1 Polres Bima Kota, Keberadaan pelaku akhirnya diketahui oleh Tim Puma 1.

Selasa sore, pelaku yang tengah berada di rumahnya di Desa Tangga Baru Kecamatan Monta Kabupaten Bima langsung ditangkap oleh Tim Puma 1 Polres Bima Kota.

Saat diinterogasi oleh Pihak Kepolisian, pelaku yang masih memegang barang bukti hasil jambret tersebut mengaku aksi yang dilakukan tidak sendiri, akan tetapi bersama dengan rekannya RGN.

Atas interogasi itu Tim Puma 1 Polres Bima Kota langsung menuju rumah RGN di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Tetapi yang bersangkutan tidak ada di rumahnya alias lebih dulu kabur, mungkin mencium kedatangan Tim Puma 1 yang akan menangkapnya.

“Nah, saat di sekitar rumah RGN itulah, AR langsung berontak, melawan dan sempat kabur,”jelas Kasat Reskrim Rayendra.

Tim Puma 1 yang tidak ingin pelaku berhasil melarikan diri, mengingatkan untuk serahkan diri.

“Itupun dengan tembakan peringatan tiga kali di atas udara, juga tidak digubris pelaku” ungkap Rayendra.

Akhirnya, kata Reyendra, dengan tindakan tegas dan terukur, terpaksa Tim Puma 1 menembak di kakinya.

Kini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk di proses dan di tindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku. (***)

Satgas Percepatan KEK Mandalika Mediasi Warga dan ITDC

Bimantika.net Lombok Tengah – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelesaian Lahan Kawasan The Mandalika menggelar mediasi antara warga pengklaim lahan dengan pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola kawasan The Mandalika, Senin (7/2).

Selain mempertemukan kedua belah pihak, satgas juga melakukan klarifikasi dan verifikasi faktual dokumen serta berkas lahan yang dipegang kedua belah pihak.

“Total ada 10 obyek lahan yang diklaim, namun untuk hari ini (Senin kemarin) ada dua obyek lahan yang kita mediasi dulu, yakni pengklaim atas nama Migarse dan Dirate yang lahannya diklaim oleh menantunya Kartini. Sekaligus kita klarifikasi dan verifikasi faktual dokumen dan data lahannya,” terang Ketua Satgas, Kombes Pol. Awan Hariono, kepada wartawan, di Kuta, usai kegiatan tersebut digelar.

Ia menjelaskan, proses verifikasi dan klarifikasi sendiri akan dilaksanakan secara bertahap. Selama proses berlangsung, satgas sendiri mengundang semua unsur terkait. Mulai dari unsur tokoh masyarakat hingga unsur pemerintah daerah, bahkan pada saat klarifikasi dan verifikasi untuk dua lahan pertama tersebut, Sekda Loteng, L. Firman Wijaya, S.T, hadir langsung bersama Camat Pujut, perwakilan tokoh masyarakat serta unsur pemerintah desa.

“Satgas ingin proses klarifikasi dan verifikasi berjalan terbuka dan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Tetapi dengan tetap memperhatikan norma dan kaedah yang berlaku,” terangnya.

Awan mengatakan, penuntaskan terhadap dua klaim lahan tersebut menjadi super prioritas pihaknya. Mengingat, lokasinya yang berada di lintasan sirkuit internasional Mandalika. Sementara sisa obyek lahan lainnya juga akan menjadi prioritas untuk dituntaskan sesegera mungkin.

Disinggung hasil klarifikasi dan verifikasi, ahli Hukum Prof. Jumardin, mengatakan untuk obyek lahan yang diklaim oleh Migarse, sudah ada putusan hukum tetap dari pengadilan. Kasus tersebut sebelumnya sempat bersengketa di pengadilan. Dan putusan akhir dimenangkan oleh pihak ITDC. Sehingga terhadap lahan yang diklaim pihak Migarse tidak ada persoalan lahan. Dalam artian, pihaknya ITDC sudah bisa menggunakan atau berkegiatan diatas lahan tersebut.

Adapun terhadap obyek lahan yang diklaim milik Dirate, diputuskan dikembalikan kepada pihak pengklaim terlebih dahulu. Untuk menentukan siapa ahli waris yang paling berhak terhadap lahan tersebut, melalui Pengadilan Agama (PA). Karena lahan tersebut diklaim oleh Kartini, yang merupakan menantu dari Dirate.

Nantinya, setelah ada putusan dari PA soal ahli waris yang berhak, itulah yang akan mengajukan klaim kepada ITDC.

“Jadi khusus untuk obyek lahan kedua, kita kembalikan ke pihak pengklaim untuk menentukan terlebih dahulu lewat pengadilan agama, siapa ahli waris yang paling berhak atas lahan yang diklaim tersebut,” tandas Prof. Jumardin.

Pun demikian, persoalan klaim lahan tersebut tidak harus menghambat proses pembangunan diatas lahan-lahan tersebut. Jadi proses pembangunan tetap bisa berjalan sesuai rencana yang sudah ditentukan oleh pihak ITDC.

Terpisah, Camat Pujut, L. Sungkul, mengapresiasi kinerja Satgas Penyelesaian Lahan KEK Mandalika. Menurutnya, itu adalah bentuk perhatian atas persoalan lahan yang dialami masyarakat. Bahwa pemerintah berupaya sebaik mungkin menyelesaikan persoalan masyarakat, tanpa menghilangkan hak-hak masyarakat, khususnya yang terkait persoalan lahan.

“Kalau kemudian masih ada yang mengganjal dan dirasa belum memuaskan, ada jalur-jalur hukum yang bisa ditempuh. Dan, Satgas ini salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menemukan persoalan sekaligus mencarikan solusi terhadap persoalan klaim lahan yang ada,” imbuhnya. (***)

Tinjau Vaksin di Monta, Bupati IDP Bernyanyi Bersama Siswa

Bimantika.net Peninjauan vaksinasi Dosis-2 dan vaksinasi anak usia 6 – 11 Tahun yang berlangsung di tiga gerai di kecamatan Monta Selasa (8/2) oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) bersama dengan Komandan Kodim 1608/Bima Letkol.Inf. Muhammad Zia Ulhaq.

Dari 3.500 target Vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di kecamatan Monta terdapat 269 murid atau 10 persen mengikuti vaksinasi pada kesempatan tersebut.

Tiba di di SDN Desa Pela, Bupati Bima berbaur dengan murid SD setempat dan mengajak berdoa dan bernyanyi. Kegiatan yang sama juga dilanjutkan di SDN Desa Simpasai yang dilanjutkan dengan peninjauan di gerai vaksinasi Desa Sie.

“Anak-anak tidak perlu takut vaksin dan setelah divaksin harus lebih banyak istirahat dan jangan terlalu banyak berlari istirahat Kalau ada keluhan seperti panas, batuk dan pilek agar disampaikan kepada para petugas supaya tidak dilakukan vaksin” ujar Bupati IDP.

Bupati IDP mengajak Tetap semangat belajar, jangan lupa shalat lima waktu, dan ingatkan orang tua untuk selalu menjaga jarak dan memakai masker.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga didampingi Kadis Kesehatan Fahrurahman, SE, M.Si, Kalak BPBD M.Chandra Kusuma AP, Camat Monta Drs. Nurdin, Para Pejabat Eselon III OPD terkait dan Muspika SE Kecamatan Monta.

“Bersama Bupati juga telah hadir Komandan Kodim 1608/Bima yang juga putra asli Bima, anak-anak harus bersekolah dan rajin belajar agar kelak bisa menjadi tentara seperti pak Dandim” ungkap Bupati IDP Berparas Cantik ini.

Usai peninjauan vaksinasi di SDN Pela, Bupati dan rombongan kemudian melanjutkan peninjauan di gerai vaksin SDN Desa Simpasai. Para tenaga kesehatan yang bertugas diharapkan mencatat dengan seksama data murid yang melakukan vaksin agar semua anak-anak mendapatkan vaksin.

“Catat sekolah yang belum melakukan vaksinasi dan kepala Puskesmas agar melakukan koordinasi dengan Danramil dan Kapolsek. Demikian halnya orang tua yang harus mendapatkan vaksinasi Dosis Ke-2 juga penting karena orang tua dan anak berinteraksi dan perlu mendapatkan vaksin agar tercipta imunitas komunitas yang kuat untuk melawan serangan virus Covid” Himbau Bupati IDP.

Kadang tidak mudah mengajak kembali masyarakat untuk melakukan vaksin dosis kedua karena sudah nyaman dengan dosis 1.

Tetapi vaksin ke 2 sangat diperlukan untuk melengkapi kekebalan yang sudah dibangun.

“Karena itu peran Kepala Desa dan perangkatnya untuk mengajak dan memastikan benar-benar masyarakat melalui sosialisasi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas amat diperlukan”. Tutup Bupati IDP. (***)

Polres Bima Kota Gelar Pemeriksaan Personil Pengguna Narkoba

Bimantika.net Kegiatan pengecekan hasil pemeriksaan penyalahgunaan Narkoba dengan metode usap air Liur atau istilah krennya DragWipe

Kegiatan itu dilakukan pada
Hari Selasa 8 Februari 2022 sekitr pukul 10.00 Wita

Tempat pemeriksaan di lakukan di
Ruangan Kasat Narkoba Polres Bima Kota

Hasil pantauan dan peliputan langsung media Bimantika bahwa Kasi propam beserta Angota Propam Polres Bima Kota Melaksanakan Waskat kegiatan pengecekan hasil pemeriksa dengan menggunakan metode Pengusapan Air liur ( DrugWipe ) penyalahgunaan Narkoba kepada personil Polres Bima Kota yang di tunjuk yang di pimpin langsung oleh Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos Kasat Narkoba, Anggota siwas, Kanit Paminal Dan Paurkes Polres Bima Kota.

Sebanyak 35 personil yang telah di ambil sampel DrugWipe ( metode pengusapan ) Adalah Nihil.

Liputan langsung Media online Bimantika Kegiatan berjalan Aman dan Lancar selama proses pemeriksaan.

Seizin Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos ungkapkan bahwa kegiatan tersebut untuk memastikan personil Polres Bima Kota terbebas dari penyalahgunaan Narkoba.

“Itu namanya proteksi dini terhadap personil Polres Bima Kota dari penyalahgunaan Narkoba” ungkap Kompol Mujahiddin.

Untuk Menuju Polisi yang Presisi tentu harus menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat di wilayah tugas masing-masing.

“Pak Kapolres tidak segan mengambil langkah tegas dan terukur apabila ditemukan personil Polres Bima Kota yang menyalahgunakan Narkoba” demikian ungkap Kompol Mujahiddin.(***)

Pernikahan Viral : Ditinggal Mempelai Pria, Keluarga Mempelai Wanita Blokir Jalan

Bimantika.net Pernikahan adalah salah satu momen terpenting dalam hidup yang tidak ingin dilewatkan. Tak jarang setiap pasangan yang akan menikah pun biasanya akan mempersiapkan pernikahannya itu dengan semaksimal mungkin.

Namun terkadang kenyataan tak selalu sesuai dengan ekspetasi, seperti kisah yang satu ini.

Seperti yang dilangsir dari tribaratanews terkait kejadian batal nikah berujung ke aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga Kelurahan Monta baru, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu bertempat di jalan Lintas Sumbawa tepatnya di Desa Masjid Uswatun Hasanah Kelurahan Monta Baru.

Kapolsek Woja Ipda Zaenal Arifin, S.IP melalui Kasi Humas Ipda Akhamd Marzuki mengatakan Aksi blokir jalan tersebut terkait adanya salah seorang warga Lingkungan 5 Kelurahan Montabaru atas nama sdri. Wanda yang akan menikah (Akad Nikah) dengan sdr. Rizky alamat Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu pada hari ini sekitar pukul 15.00 wita, namun mempelai Laki-laki sdr. Rizky tidak mau melangsungkan pernikahan, sehingga timbul reaksi masyarakat untuk melakukan aksi blokir jalan. 

“Aksi pemblokiran jalan tersebut dilakukan oleh warga kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja dikarenakan adanya salah seorang perempuan warga lingkungan 5 keluran Montabaru yang akan menikah (Akad) dengan laki-laki keluarahan Potu Kecamatan Dompu, akan tetapi pengantin laki-laki tidak melangsungkan pernikahan sehingga timbul reaksi keluarga dari perempuan melakukan aksi pemblokiran jalan”,ujar Kapolsek Woja melalui Kasi Humas Ipda Akhmad Marzuki.

Pukul 13.25 wita Kapolsek Woja Ipda Zainal Arifin, S.IP, Kanit Intel Polsek Woja dan Anggota Bapulbaket Polsek Woja tiba di lokasi blokir jalan, selanjutnya Kapolsek Woja IPDA Zainal Arifin, S.IP didampingi oleh Lurah Montabaru Bambang, SH melakukan negosiasi dengan warga Kelurahan Montabaru.

Dari negosiasi adapun penyampaian perwakilan warga Lingkungan 5 Kelurahan Montabaru yang diwakilkan kepada sdr. Iwan dan Ramadon yaitu menyampaikan kepada Kapolsek Woja dan Lurah Montabaru, bahwa permohonan maaf warga kepada Kapolsek Woja karena kami telah melakukan aksi blokir jalan, aksi ini merupakan bentuk kekecewaan warga Lingk. 5 Kel. Montabaru karena keluarga kami sdri Wanda yang rencananya akan melangsungkan akad nikah pukul 15.00 wita akan tetapi mempelai Laki-laki an. Rizky diinformasikan oleh pihak Keluarganya tidak mau hadir dalam acara akad nikah tersebut dan informasinya juga mempelai Laki-laki ini sudah melarikan diri keluar daerah Dompu, sementara kami selaku pihak keluarga mempelai wanita sudah mempersiapkan semua acara tersebut, kami akan membuka jalan sebelum mempelai Laki-laki hadir dalam acara akad nikah tersebut,

“Kami sudah laporkan permasalahan ini kepada Pemerintah Kelurahan Montabaru agar Menindaklanjuti permasalahan ini namun tidak ada respon dari pihak Kelurahan Montabaru”, ujar perwakilan dari warga monta baru.

Tanggapan Lurah Montabaru Bambang, SH bahwa saya sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga mempelai Laki-laki dan saya sudah sampaikan kepada keluarga mempelai Laki-laki bahwa sdr. Rizky harus hadir dalam acara akad nikah ini.

Tanggapan Kapolsek Woja Ipda Zainal Arifin, S.IP bahwa terkait dengan permasalahan ini kami menyarankan agar melaporkan ke Polsek Woja sehingga kami akan membuat Laporan pengaduan dari masyarakat Lingk. 5 Kel. Montabaru, saya bersama Lurah Montabaru akan mendatangi pihak keluarga mempelai Laki-laki untuk melakukan koordinasi terkait dengan tidak hadirnya mempelai Laki-laki ini, mohon agar kami diberikan kesempatan untuk koordinasi terlebih dahulu dan jalan agar dibuka kembali.

“Pukul 13.40 wita Kapolsek Woja beserta anggota dan dibantu oleh Warga membuka kembali jalan dan arus Lalu Lintas Kembali lancar”, ujar Kasi humas.

Pukul 14.15 wita bertempat Kantor Lurah Potu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu telah berlangsung pertemuan antara Kapolsek Woja , Lurah Montabaru, Lurah, Kanit Intel Polsek Dompu dan pihak Keluarga mempelai Wanita, hasil dari Pertemuan tidak ada kesepakatan karena keluarga dari pihak mempelai Laki-laki tidak hadir / tidak ada, dengan tidak adanya Keluarga mempelai Laki-laki Kapolsek Woja menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Keluarga mempelai Wanita, terkait dengan persoalan tersebut apa mau menunda acara akad nikah atau mau menempuh jalur hukum.

Kapolsek Woja Bersama Lurah Monta baru menemui kembali pihak keluarga dari mempelai Wanita Sdri. Wanda di lingk. V Kel. Monta baru dan menyampaikan hasil dari pertemuan tersebut.

Selanjutnya adapun tanggapan dari pihak keluarga mempelai wanita mengucapkan trimkasih kepada Kapolsek Woja dan Lurah Monta baru yg sudah turut membantu mengurus persoalan warga kelurahan monta baru dan hasil dari kesepakatan musyawarah bersama keluarga terkait dengan persoalan ini pihak keluarga sepakat menempuh jalur hukum dan akan melaporkan persoalan ini ke Polres Dompu.(***)