Kapolres Bima Kota Pimpin Pemusnahan BB Narkotika

jpn

Bimantika.net -Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K pimpin kegiatan pemusnahan barang bukti (BB) Narkotika hasil pengungkapan dari bulan Januari hingga bulan Juni 2023.

Pemusnahan BB Narkotika tersebut dilaksanakan di Kantor Sat Narkoba, Selasa (20/6) sekitar pukul 09.30 wita.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua PN Bima, Kasat Binmas Polres Bima Kota, Kasat Samapta Polres Bima Kota, KBO Sat Intelkam Polres Bima Kota, Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Negeri Raba Bima, Kasub Koordinator Rehabilitasi BNNK Bima dan Perwakilan BPOM Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K menyampaikan bahwa BB Narkotika yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan dari 6 kasus narkotika di wilayah hukum Polres Bima Kota.

BB Narkotika yang dimusnahkan adalah sabu-sabu seberat 8,46 g dan Ganja seberat 6,68 gram.

Pemusnahan barang bukti tersebut menindaklanjuti surat ketetapan status barang Sitaan Narkotika Kejaksaan Negeri Raba Bima.

“Barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil pengungkapan Sat Narkoba Polres Bima Kota,” Ujarnya

Kapolres juga menyampaikan terimakasih pada masyarakat yang telah membantu Polisi dalam rangka mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Kapolres dalam momentum itu menyampaikan juga komitmennya memberantas Peredaran narkotika di wilayah Hukum Polres Bima Kota.

“Komitmen kita akan terus melakukan upaya pemberantasan segala bentuk jenis narkotika dan minuman keras” ujar Kapolres

Kapolres berharap semua elemen bisa bersinergi dan bekerja sama dengan cara memberikan informasi tentang adanya transaksi jual beli serta penyalahgunaan segala jenis narkoba.

“Mari kita sama-sama selamatkan generasi bangsa dari bahaya narkotika dan minuman keras yang kerap menjadi biang dari segala bentuk kejahatan ,” Ajaknya. (***)

Gus Baha : Cara Mudah Mencintai Allah

jpn

Bimantika.net -kita sebagai umat muslim tentunya sudah mengetahui bahwa kita harus mencintai Allah SWT

Tapi kebanyakan orang sulit melakukan itu karena tidak tau bagaimana cara Mencintai Allah sedangkan Allah tidak nampak wujudnya.

Dalam ceramahnya Gus Baha menjelaskan mudahnya mencintai Allah, karena menjadi orang islam itu harus mencintai Allah.

Gus Baha menjelaskan ciri utama cinta itu tidak tegang yaitu rileks. Seperti yang kita ketahui bahwa cinta itu santai datang karena terbiasa.

Begitu pula mencintai Allah, Gus Baha berkata kita hanya perlu berlatih mencintai Allah.

Media Bimantika mengutip dari kanal youtube pecinta rasulullah dengan judul “Ngaji bareng Gus Baha menyambut hari santri” yang diuggah pada tanggal 16 Oktober 2019, beliau memberikan logika contoh kalau seseorang memberikan 1 tahun rumah dan makanan secara gratis, kira kira apakah mudah mencintai orang yang berjasa seperti itu? Tentu pasti mudah. Yang mana karena orang itu memiliki jasa maka kita akan lebih mudah mencintai orang tersebut karena kebaikan mereka.

Gus Baha menambahkan lalu kenapa kita tidak mudah mencintai Allah? Sedangkan Allah yang memberi kita bumi, air, oksigen dan semuanya dikasih.

Mencintai orang yang ngasih durasi selama 1 tahun saja mudah, apalagi mencintai Allah yang ngasih kita tanpa batas.

“Tentunya caranya dilatih, untuk mencintai Allah yang memiliki jasa sangat besar” ujar Gus Baha.

Bahwa ibadah yang berharap itu lebih utama, karena lebih dominannya rasa cinta kepada Allah, mengalahkan orang yang beribadah karena rasa takut.

Jadi ibadahnya orang yang berharap nikmat atau rahmat Allah itu lebih baik daripada ibadahnya orang yang takut kepada Allah.

“Sebab berharap pada Allah berarti cinta kepada-Nya,” ucap Gus Baha.

Kiai asal Narukan Rembang tersebut menyampaikan bahwa sifat dasar orang mukmin itu cinta kepada Allah.

“Bukan malah takut kepada Allah,” jelas Gus Baha.

Karena berharap dapat pahala itu berarti cinta atau suka.

“Ibadah dalam keadaan cinta itu lebih baik daripada ibadah dalam keadaan takut,” terang Gus Baha.

Mengapa? Karena jika memiliki rasa takut itu kesannya Allah seperti polisi, tukang mengatur dan tukang begini.

Namun Gus Baha juga memberikan penjelasan bahwa orang yang tidak memiliki rasa takut kepada Allah ialah orang yang rugi.

“Jangan sampai tidak takut Allah terus maksiat aja, rugi itu,” katanya.

Itulah ulasan dari ciri sifat dasar utama orang mukmin itu cinta, bukan takut kepada Allah menurut Gus Baha. (***)

Sosok Azhari di Mata Pejabat Pemkab dan Pemkot Bima

jpn

Bimantika.net -Sosok Drs. H. Azhari, M. Si mantan Kepala Inspektorat Kota Bima rupanya memiliki banyak kenangan yang membekas di hati dan sanubari para adek lettingnya dan para sahabatnya di jajaran Birokrasi Pemkab dan Pemkot Bima. Berikut hasil wawancara media Bimantika pekan lalu.

Drs. H. Arifudin,
Asisten Administrasi Umum (Assiten 3) Pemerintah Kabupaten Bima pada media Bimantika memberikan kesaksian.

Saat dirinya sebagai penilik pembinaan generasi muda pada Dikbud Kecamatan Sanggar sekitar tahun 1991 wilayah Kecamatan Sanggar kabupaten Bima Masih gabung dengan kecamatan Tambora.

“Saya mengenal pak azhari ketika itu belum haji, seingat saya Beliau ketika jadi Sekcam sekaligus PLH camat sanggar ketika pak camat mengikuti suspim selam 3 bulan” ujarnya.

Menurutnya Sosok H. Azhari adalah sosok yang Komunikatif dengan generasi muda saat itu cukup bagus kalau ada kegiatan dan lomba apa saja di kecamatan selalu hadir dan membantu.

“Kondisi APBD sangat minim saat itu, tapi beliau ingin tinggalkan kenangan, sehingga desain Rancana pembangunan pintu gerbang selamat Datang di ibu kota kec. Sanggar beliau siapkan ( rencana gambar dan RAB)” urainya.

Langkah awal yang H. Azhari laksanakan yaitu rakor kades se kecamatan sanggar, Danramil, Kapolsek dan dinas teknis semua di undang. Alhasil disepakati gotong royong.

Dalam proses rencana pintu gerbang saat itu beliau keburu pindah ke sekretariat Daerah.

Info yang kami dapat begitu cepat beliau karier mulai kabag protokol, kabag kepegawaian, sampai staf ahli lalu pindah ke pemkot Bima, Tapi beliau tetap jaga silaturahmi sampai har ini.

Ada seloroh beliau ( Azhari) yg sy ingat ” kalau kita mau besar atau berkarir kita mulai dr kota”

“Dan memang benar kalau saya masih di kore, ibu kota sanggar mungkin saya tidak akan pernah jadi pejabat kabupaten Bima. Cerita ini lebih kurang 30 tahun yang silam “Kenangnya.

Hidayaturrahman, S. Sos. MSi

Ketika beliau kabag kepegawaian.
2003/ 2005, Kondisi bagian pegawainya lebih kurang 5 orang. Karena saat itu BKD sudah terbentuk juga melaksanakan manajemen kepegawaian

di dalam kevakuman bagian Kepegawaian ini beliau ditunjuk sebagaj kabag kepegawaian.

Sementara Bagian Kepegawaian menurut perda masih berfungsi, Jadi terdapat dua lembaga, melaksanakan fungsi manajemen kepegawaian yang sama.

“Yang saya kagum dari beliau. Pada aspek ini terlihat kecerdasan beliau dengan memberikan laporan dan telaah staf Ke Bupati, untuk mengeluarkan SK bahwa bagian Kepegawaian difungsikan kembali sesuai ketentuan, lalu turun disposisi ke Sekda Kabupaten Bima yang saat itu dijabat oleh DRS. H. Muhammadin SH” ujarnya.

Selesai itu Beliau rapatkan internal dengan kabag Organisasi dan kabag Hukum. Keluarlah keputusan Bupati Bima yang mengatur tentang Pembagian kewenangan bagian kepegawaian dan BKD.

Yang luar biasa pembagian itu mulai pengangkatan/ pelantikan pejabat penerimaan pegawai, SDM ada di bagian kepegawaian, sementara BKD menangani kenaikan pangkat pegawai, diklat pegawai serta pensiun pegawai.

“Saya lihat keberanian dari seorang azhari dari meja berdebu dengan ruangan kosong berubah menjadi ramai dan sibuk karena setiap hari pegawai se Kabupaten Bima konsultasi di bagian Kepegawaian” ungkapnya.

Yang menarik Ketika penerimaan CPNS 2004, Semua mata tertuju ke bag kepegawaian.
Ada satu pesan beliau ke panitia seleksi “Jangan pernah menerima apapun dari keluarga peserta. Dan jangan bawa pekerjaan di rumah”.

Dalam penerimaan cpns muncul persoalan, beliau dengan santai selalu mampu menyelesaikan persoalan dengan mengedepankan aturan, protap dan SOP digarap secara detail sehingga segala tahapan kegiatan memiliki dasar aturan pelaksanaan dan mudah memberikan penjelasan terkait pelaksanaan tugas.

Yang sangat berkesan dan menjadi pelajaran penting adalah ketika ada persoalan penerimaan cpns, Beliau tampil mewakili panitia beliau lindungi kami panitia seleksi dan bertanggung jawab. Dalam prinsip tidak ada “staf” nya yang salah dan beliau akan tampil membela.

“Ini kenangan yang saya tidak pernah dilupakan. Semoga beliau sehat selalu” ungkapnya.

Najib sulaiman, S. sos. mantan Staf protokol pada Bagian protokol dan perjalanan dinas Sekretariat kabupaten Bima

Sambil senyum. Dan berkata. ” ini org luar biasa spesial buat saya” kata Om Nezon sapaan akrabnya

Menurutnya Langkahnya kadang tak terduga, bagaimana mengalihkan semua kegiatan OPD ke protokol.

Perintahnya jelas, semua kegiatan Ada tentatif nya. Waktu sangat dihargai. Ketika acara apapun yang melibatkan pimpinan daerah. Sound sistim harus redi sebelum acara.

“Tidak ada tes di coba, tidak ada lalu lalang dan SIABIDIBA ( siapa berbuat apa, bila mana, dimana dan bagaimana) Orangnya Paripurna” kata Om Nezon.

Nezon menambahkan Kesejahteraan staf sangat diperhatikan. Beliau the best.

“Kesehariannya yang saya kenang kalau pagi di kantor bagaimana khabar kakak Nezon ( istri dan keluarga) kadang sering mengunjungi rumah staf termasuk saya” demikian kenang om Nezon.

Ir. Hj. Siti Zainab ketika Staf ahli pemkab Bima.

Umi Zainab mengenang Masuk di ruangan staf ahli. Beliau santai sahabat seangkatan, humoris selalu menghibur sesama staf ahli,

“Saya tidak tau kalau beliau orang pertama yang pindah ke pemkot. Sy tidak tau kapan urusnya. lbh kurang satu tahun saja bersama” ujarnya.

Di pemkot sekitar 6 bulan saja, beliau dilantik kadis kebersihan pertamanan dan pemakaman.

Setelah posisinya terkunci beliau melirik teman-teman di staf ahli kabupaten Bima.

“Salah satu saya alhamdullah kami sama-sama purna tugas di pemkot. Semoga beliau selalu sehat” demikian ujarnya.

TAAMIN (uba nama panggilannya sehari-harinya)

Saat itu dinas kebersihan, pertamanan dan pemakaman adalah Dinas Baru.

“Alasan dibentuk karena kota harus memiliki dinas teknis yang menangani hajat hidup masyarakat , Begitu ceritanya saya dapatkan dari pak Azhari” kenangnya.

Uba menceritakan Beliau memanggil dirinya untuk jadi koord kebersihan. Saya pikir Persoalan hrs mulai dari mana.

“Ambil kertas begitu perintahnya seingat saya sambil senyum” kenangnya.

Azharipun perintah kepada uba untuk menulis saat itu, Tulis uba ya :

  1. Sisir Kota ini. Cek titik tumpukan sampah. Dokumentasikan ( kami foto semua ).
  2. Hitung berapa jumlah tenaga. Saat itu baru belasan saja
  3. Berapa jumlah kendaraan ( trek sampah) limpahan darj kabupaten.
  4. Alat kerja apa yang masih ada .

Di ruang yang sederhana Seingat saya sambil koordinasi dengan bagian umum. Kantor saat itu hanya memiliki beberapa meja limpahan dari dinas PU dan Tata Kota .

Kantor sementara di ambil dr ruangan belakang PU dan ruang belakang Dinas Tata Kota. Dua ruangan belakang disatukan Jadilah kantor Dinas Kebersihan, pertamanan dan pemakaman.

Selanjutnya Langkah yang beliau lakukan lihat ruangan kerja yang layak ( untuk ruangan kerjanya)

Di tempati itu pula beliau renovasi upayakan wc didalam dan luar untuk staf, rungan kerjanya dipasang AC dibuatkan meja rapat.

Seingat nya beliau menghadap pak walikota, bawa telaah staf walikota saat itu almarhum HM Nur Latif

Keesokan harinya saya lihat ada beberapa pejabat kota yg diperbantukan ke Dinas dengan staf. Ditambah meja kursi apa adanya.

Singkat kata seminggu kemudian, aktifitas dinas mulai nampak pertamanan sudah mulai bekerja, penataan pemakaman sudah mulai survey. TPA mulai ditinjau.

Dinas kebersihan, pertamanan dan pemakaman terbentuk akhir tahun 1987 dan awal 1988 . Wajah dinas kebersihan, pertamanan dan pemakaman Mulai nampak walaupun jalannya terseok-seok.

Bagian Umum mulai menyiapkan Armada kebersihan ( truk sampah, amrol kendaraan roda tiga, bak sampah, alat kerja lengkap.) Begitu pula bidang pertamanan dan pemakaman.

“Yang kami kenang di bidang kebersihan, titik kumpul kordinasi sudah ditetapkan” katanya.

Bada sholat Subuh beliau mulai jalan, di mobilnya ada roti yg besar bundar dengan kopi di termos ditambah rokok seadanya. Beliau bagi di setiap penyapu jalan, sambil bilang kalembo ade.

Jam 09.00 selesai kerja titik kumpul tenaga kebersihan di taman gunung dua.

Beliau evaluasi.
Begitu juga halnya bidang pertamanan dan pemakaman.

Beliau tegas soal waktu, disiplin kerja ini yang kami rasakan dengan bidang kebersihan.

Dan sampai hari ini silaturahmi terjaga. Bahkan dengan anak istri saya.

Yang menggelitik hati saya begitu keluar dari ruangan beliau sambil senyum sembari berkata “Uba lain kali kalau masuk keruangan jangan lupa bawa kertas dan bolpoin”

Sampai hari ini Uba di mobil truk sampah selalu menyediakan bolpoin sama kertas sambil menaiki mobil truk.

DRS. Adisan Asisten Administrasi Umum (Assisten 3) Kota Bima juga sebagai Pelaksana Tugas Inspektur Kota Bima.

Menurut Adisan Bersama pak H. Azhari kami pernah bekerja satu atap, ketika dirinya sebagai kabid Perijinan dan Pengawasan Bangunan.

Pemahaman dan sikap beliau dalam tugas selalu tahapannya dipenuhi dulu, contoh dibidang kami ijin (IMB) keluar harjs prosedur.

Sehingga Kabid di Dinas Tata Kota perumahan dan PMK.( Pemadam kebakaran), sangat mengerti dan rekan sekerja tidak akan melanggar.

“Seingat saya H. Azhari sangat terbuka, familiar, namun tegas” ujar Adisan.

khusus pemadam kebakaran
Beliau lebih fokus karena menyangkut nyawa dan harta benda.

Disiplin dan tepat waktu sering beliau sampaikan pada apel pagi, krn ini kunci kesuksesan.

Salah satu staf yang dikaderkan sosok seorang Azhari menjadi penggantinya menjadi Kadis Kesehatan kota Bima Ahmad S. Sos memberikan testimoni.

Pertama Beliau bersamanya di ruangan Kadis, sambil senyum beliau sampaikan, ini ruangan kepala sekolah. Seluruh isi didalam dikeluarkan beliau ganti dengan satu set meja dan kursi, lemari dan bufet disusul meja rapat.

Ahmad bertanya Bagaimana dengan anggarannya pak kadis ini belum APBDP. Santai beliau jawab “susu tante (sumbangan sukarela tampa tekanan). Barang ini sampai hari ini tidak ada dalam inventaris dinas. Tapi kami pakai sampai sekarang.

Kedua. Selama menjabat hasil kerja riil sudah disampai pak sekda kota Bima H. Muhtar Landa.
di Media Online Bimantika 10/06/2023.

Ke tiga. Yang tidak terpantau ketika banjir 2016. Yang hadir di kota Bima lembaga sosial, dinas kesehatan kabupaten/kota/ propinsi di indonesia ada 137 lembaga resmi yang mendaftar ke dinas kesehatan kota bima.
Komunikasi dan koordinasj beliau yang luar biasa .

Disamping kehadiran wakil presiden Yusuf Kala, kehadiran mentri kesehatan oleh Pemkot Bima.

“Ketegasan, kebaikannya dan humoris menjadi kenangan buat kami di Dikes” ujar Ahmad.

Ke lima. Yang mendorong kami bekerja maksimal dengan sosok H. Azhari karena Inovasi yang beliau canangkan pada seluruh nakes baik yang ada di berbagai puskesmas, labkesda, IFK, dan di bidang-bidang di dikes. Ada inovasi ikut lomba.

Dan yang dilombakan selama beliau sudah 8 inovasi di antaranya. Antara lain.

  1. Aksi Anti tramadol (SI ADOL)
  2. Bengkel Alat Kesehatan.
  3. Aksi Ketuk Pintu Pelacakan Tuber Kulosis di Masyarakat. ( SI UPIN CAPEK UBER RUSA)
  4. Mari Bersama Donor Darah Menolong Ibu Nifas ( MBAK DARA MELINTAS)
  5. Periksa Laboratorium Tambahan Covid 19 (PERLAMBAT VOVID 19)
  6. Satu Hari Bersama dokter di Kelurahan ( SABARDOK)
  7. Aksi Cepat Penanggulangan Secara Tepat (SIPAT GULIPAT)
  8. Gerakan Membantu Ibu Hamil ( GEBYAR HALO)

Selanjutnya ada 10 inovasi lain lg sdg di sosialisasi, perbaikan dan yg siap dilombakan.
Antara lain:

  1. Jamban Swadaya Berbasis Masyarakat. ( ANDA BERBAKAT)
  2. Jamu Sehat Akupuntur di Jatibaru. (JASKU BARU)
  3. Minum Jamu Sehat Sabtu Olahraga Ceria (WELCOME DRINK SOLARIA)
  4. Duduk Bareng Remaja Mesjid (DUREN READI MAS)
  5. Donor Buah
  6. PRESIDENTIAL (Program kelas Diabetes dan Hipertensi Esensial)
  7. Juru Pemantau Jentik. (JUMANTIK)
  8. Kasama Weki dan Aplikasi Si Foker dalam Integrasi Penanggulangan Stunting ( KAKI SI INTENS)
  9. Pendekatan Laboratorium Lingkungan (PDKT LABLINK)
  10. Kunjungi, Cintai dan Obati Pasien HIV- AIDS ( KUNCI BAJU ODHA )

Dari 8 inovasi yg di lombakan tim inovasi sedang mempelajari apa yang kurang sehingga tidak bisa tembus lomba di tingkat nasional.

Semoga 10 inovasi baru. Ada yg lolos di tingkat nasional.

“Saya secara pribadi selaku kadis kesehatan saat ini akan melanjutkannya apa yang menjadi kesuksesan dari pak Azhari” ungkapnya.

Dirinya yakin OPD yang paling banyak berinovasi adalah Dinas Kesehatan..

“Kami hanya
tutwuri handayani, kami mendorong, mendukung, mempersiapkan, membiayai dan memberikan solusi” ujar Ahmad.

Ahmad Ucapkan Selamat buat nakes yang selalu berpikir inovasi. Buatlah diri kalian bermanfaat untuk kota Bima.

Ke enam, Ada pembangunan baru PUBLIK SAFETY CENTER (PSC 119)

Adalah pusat pelayanan yang menjamin kebutuhan masyarakat dalam hal-hal yang berhubungan dengan kegawatdaruratan yang berada di kota bima.

Sebagai ujung tombak pelayanan untuk mendapatkan respon cepat seperti ; pasien dpt melaporkan lewat triase PSC, memandu pertolongan pertama, mengevakuasi dg menyiapkan ambulans 1 x 24 jam dan mengkoordinasikan dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Gagasan ini oleh beliau (Azhari,red) tahun 2021 pertama di NTB” demikian ungkap Ahmad (***)

Mengenal Lebih Dekat Habib Rizieq Shihab

jpn

Bimantika.net -Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab, adalah seorang tokoh Arab serta pendiri dan pemimpin Front Pembela Islam, yang dilarang oleh pemerintah pada bulan Desember 2020.

Menghadapi tuntutan pidana di Indonesia, ia tinggal di Riyadh, Arab Saudi dari 2017 hingga November 2020.

Rizieq Shihab adalah anak kelima dari lima bersaudara. Ia lahir di Jakarta pada tanggal 24 Agustus 1965 dari pasangan Habib Hussein bin Muhammad Shihab dan Sidah Alatas.

Kedua orangtuanya merupakan orang Betawi keturunan Hadhrami

Ayahnya, Husein bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Husein bin Muhammad bin Shaikh bin Muhammad Shihab (lahir sekitar 1920) adalah salah seorang pendiri Gerakan Pandu Arab Indonesia yang didirikan bersama teman-temannya pada tahun 1937.

Pandu Arab Indonesia adalah sebuah perkumpulan kepanduan yang didirikan oleh orang Indonesia berketurunan Arab yang berada di Jakarta, yang selanjutnya berganti nama menjadi Pandu Islam Indonesia (PII).

Ayahnya wafat pada tahun 1966 saat Rizieq berusia 11 bulan, sehingga sejak saat itu ia hanya diasuh oleh ibunya, Syarifah Sidah, dan tidak dididik di pesantren.

Baru setelah berusia empat tahun ia mulai rajin mengaji di masjid-masjid dekat rumahnya. Sebagai orang tua tunggal, ibunya yang bekerja sebagai penjahit pakaian dan perias pengantin juga sangat memperhatikan pendidikan Habib Rizieq serta membimbingnya dengan pendidikan agama.

Habib Rizieq adalah seorang keturunan Arab dengan klan Shihab (merujuk pada Shihabuddin Aal bin Syech) yang silsilahnya dapat ditelusuri sampai kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib melalui Imam Ahmad al-Muhajir.

Sementara itu, istrinya yang bernama Fadhlun juga merupakan keluarga Arab dari klan Aal bin Yahya.

Setelah lulus sekolah dasar pada tahun 1975 di SDN 1 Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada tahun 1976 Rizieq melanjutkan sekolah menengahnya ke SMP 40 Pejompongan, Jakarta Pusat.

Namun karena jarak sekolah dengan rumahnya di Petamburan terlalu jauh, ia kemudian dipindahkan ke sekolah yang relatif lebih dekat dengan tempat tinggalnya, yaitu SMP Kristen Bethel Petamburan dan lulus tahun 1979.

Ia kemudian melanjutkan sekolahnya di SMA Negeri 4 Jakarta di Gambir, namun lulus dari SMA Islamic Village Tangerang pada tahun 1982.

Pada tahun 1983, Rizieq mengambil kelas bahasa Arab di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA).

Namun setelah satu tahun menempuh studi, ia mendapat tawaran beasiswa dari Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk kuliah di Arab Saudi.

IIa pun melanjutkan program sarjana jurusan Studi Agama Islam (Fiqih dan Ushul Fiqh) ke Universitas Raja Saud yang ditempuhnya selama empat tahun. Pada tahun 1990, Rizieq Shihab dinyatakan lulus.

Rizieq Shihab sempat mengambil program pascasarjana di Universitas Islam Internasional Malaysia selama satu tahun, setelah itu ia kembali ke Indonesia sebelum magisternya selesai karena alasan biaya.

Setelah beberapa tahun, akhirnya ia mampu melanjutkan pendidikannya di bidang Syari’ah dan meraih gelar Master of Arts (M.A.) pada tahun 2008 di Universitas Malaya dengan tesis berjudul “Pengaruh Pancasila Terhadap Pelaksanaan Syariat Islam di Indonesia”.

Pada tahun 2012, Rizieq Shihab kembali ke Malaysia dan melanjutkan program pendidikan doktor dalam program Dakwah dan Manajemen di Fakultas Kepemimpinan dan Pengurusan Universitas Sains Islam Malaysia (USIM).

Habib Rizieq menyelesaikan dan meraih gelar doktor pada 15 April 2021 saat masih mendekam di penjara.

Rizieq Shihab menikah pada tanggal 11 September 1987 dengan Fadhlun bin Yahya dan dari pernikahannya tersebut Rizieq dikaruniai seorang putra dan enam putri: Rufaidah Shihab, Humaira Shihab, Zulfa Shihab, Najwa Shihab, Mumtaz Shihab, Fairuz Shihab, dan Zahra Shihab.

Pada tanggal 19 Maret 2009, Rizieq Shihab dinobatkan oleh Sultan Sulu sebagai Mufti Agung Kesultanan Sulu Darul Islam[30] dengan gelar Datu Paduka Maulana Syar’i Sulu disingkat DPMSS.

Buku yang pernah dikarang oleh Habib Rizieq antara lain ;Hancurkan Liberalisme, Tegakkan Syariat Islam, 2011.
Wawasan Kebangsaan Menuju NKRI Bersyariah, 2012, Dialog FPI, Amar Ma’ruf Nahi Munkar.

Karya lainnya adalah
Kumpulan Shalawat yang disusun oleh Muhammad Rizieq Shihab. (***//Berbagai Sumber)

Bupati IDP Sukses Antar Inovasi Desa Unggul, Kabupaten Bima Lolos 99 Top Inovasi Nasional

jpn

Bimantika.net -Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui Deputi Bidang Pelayanan Publik selaku Ketua Tim Sekretariat Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD tahun 2023 melalui surat nomor B 308/PP.00.05/2023 mengumumkan Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023.

Inovasi Desa Unggul (Pertanian Sensitif Gizi) Kabupaten Bima berhasil masuk nominasi setelah Tim Panel Independen (TPI) melakukan sidang pleno penentuan finalis Top Inovasi berdasarkan nominasi yang dilakukan tanggal 15 Juni 2023.

99 inovasi tersebut terdiri dari 9 inovasi Kementerian, 7 inovasi lembaga dan 1 inovasi BUMN. Di samping itu, pada kelompok umum ini terdapat 8 inovasi provinsi, 53 inovasi kabupaten dan 21 inovasi kota yang akan mengikuti tahapan berikutnya.

Keberhasilan sejumlah finalis ini setelah Tim evaluasi melakukan penilaian terhadap 2.135 proposal inovasi yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Selanjutnya penilaian tim evaluasi menghasilkan sebanyak 228 proposal nominasi finalis yang terbagi dalam dua kelompok yaitu 198 proposal kelompok umum dan 30 proposal kelompok khusus.

Inovator Desa Unggul Safriatna Ach , S.PT, MM yang juga Kabid Pemerintahan Desa pada DPMD Kabupaten Bima ini saat memaparkan perjalanan inovasi tersebut melaju hingga TOP 99 mengungkapkan, Inovasi Desa Unggul (Pertanian Rensponsif Gizi) bertujuan untuk melahirkan semua desa itu memiliki keunggulan masing masing sesuai dengan karakteristik wilayah desa.

“Tidak sulit menjadi Desa Unggul, tinggal bagaimana memoles potensi yang ada menjadi lebih baik. Inovasi ini menjadi contoh bagaimana konsep desa unggul yang akan dikembangkan oleh Pemda Bima.

Contoh yang diambil adalah bagaimana pengelolaan pertanian yang ramah lingkungan dengan pola sistem sederhana, pertanian dengan sistim pengairan tetes hemat air dan mengangkat air dari sumber air mengunakan energi melalui solar cell, petani menanam jenis tanaman yang dibutuhkan oleh masyarakat sehari hari sehingga berdampak pada penyelesaian masalah stunting yang ada di desa.

Harapan lain, dengan munculnya desa unggul, akan berdampak pada berkembangnya BUMDES, meningkatnya pendapatan asli desa (PAD) hingga berkurangnya kemiskinan”. Imbuh Safriatna.

Inovasi Desa Unggul sebelumnya masuk menjadi nominasi Top 99 bersama 3 Inovasi kabupaten Bima lainnya Gemar Literasi (Bappeda_Dikbudpora), Soba Asi (Dikbupora) dan JangkarMas (PKM Langgudu Timur), semoga Inovasi Desa Unggul maju hingga Top Terpuji 45.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP (IDP) yang dikonfirmasi media Bimantika menyebutkan bahwa dampak dari Inovasi itu adalah sehat dan berkembangnya Bumdes se Kabupaten Bima. (***)

Habib Rizieq : Islam Mudah Dipahami, Allah Menghendaki Kemudahan dan Tidak Menghendaki Kesulitan

jpn

Bimantika.net -Agama Islam itu pada intinya adalah agama yang mudah, kalimat tersebut diungkap oleh Habib Rizieq dalam satu kajian sebagaimana yang dikutip oleh Media Online Bimantika.

Dalam Uraiannya, Habib Rizieq mengemukakannya sesuai dengan salah satu hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dan juga sesuai dengan firman Allah SWT yang tertulis dalam QS Al-Baqarah ayat 185.

Yang artinya Allah menghendaki kalian kemudahan dan tidak menghendaki kesulitan.

“Agama Islam itu Sangat Mudah dipahami, sangat mudah dicerna, sangat mudah diterima, dan sangat mudah untuk diamalkan, tidak memberatkan Umatnta,” jelas Habib Riziek di hadapan para jamaah.

Habib Rizieq pun menyampaikan kemudahan tersebut itulah yang kemudian dibawa oleh Baginda Rasulullah SAW untuk segenap umatnya.

Habib Rizieq memberikan contoh bahwa Sholat 5 waktu sudah mudah dilaksanakan.

“coba kalau diberikan 50 kali sebagaimana pertama kali diperintahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW?” kata Habib

Menurut Habib Rizieq bahwa Perintah untuk melakukan ibadah puasa juga hal yang mudah dilaksanakan oleh Umat Nabi Muhammad SAW.

“Ibadah Puasa itu sangat mudah dilaksanakan sebab diawali dengan bersantap sahur dan disunnahkan untuk segera berbuka saat waktunya tiba” ungkap Habib Rizieq.

Habib Rizieq dalam dakwahnya di Kanal Youtube tersebut membandingkan dengan Umat terdahulu.

“Jika dibandingkan umat terdahulu, kemudahan Islam yang dibawa oleh Baginda Rasulullah SAW juga terlihat dalam pemberlakuan syariat” demikian ujarnya.

Habib Rizieq memberi contoh dengan syariat yang diberlakukan kepada umat terdahulu, jika pakaian terkena najis maka harus dipotong atau dibuang.

“Sementara umat Nabi Muhammad SAW, najis besar sekalipun tetap bisa dibersihkan dan diberikan caranya,” terang Habib.

Contoh lain tentang syariat yang memudahkan bagi umat Nabi Muhammad SAW adalah bagaimana melakukan pertaubatan.

“Umat terdahulu, kalau punya dosa besar taubatnya itu bunuh diri, perintah Allah untuk membunuh dirinya sebagai tanda bertaubat,” terang Habib.

Sementara bagi umat Baginda Rasulullah SAW, pertobatan dilakukan dengan cara beristiqfar, menyesali perbuatan dan bertekad tidak mengulangi.

“Tapi umat nabi Muhammad SAW, sebesar apapun dosa yang dibuat, bunuh diri bukan jalan keluar,” tambahnya. (//***//Sumber: Youtube Qolbu Aswaja)

Dirintelkam Polda NTB Silaturrahin Ke Ponpes Jamaatul Ilmi, Beri Bantuan Sembako dan Sajadah

jpn

Bimantika.net -Dengan berpenampilan sederhana, Polda NTB, melalui Kanit IV Subdit V Dit Intelkam Polda NTB AKP I Nyoman Agus Sugiarta W., S.H., M.H., bertandang ke Pondok Pesantren (Ponpes) Jama’atul Ilmi Dusun Muhajirin Desa Nusa Jaya Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Senin (19/6/2023) sekira pukul 10.20 Wita.

Kedatangan AKP Agus di Ponpes tersebut di samping agenda silaturrahmi, juga sekaligus menyerahkan bantuan berupa sejumlah Paket Sembako, Karpet serta Sajadah dan diterima baik oleh pengurus ponpes yang bersangkutan.

Pada pelaksanaannya, AKP Agus menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dari Pendiri Yayasan Jamaatul Ilmi M. Kaharudin dan Pimpinan Ponpes Ustadz Juswadi Iskandar, S.Pd., serta para Pengajar.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin kami dalam rangka membangun silaturahmi dan berbagi sembako dengan Ponpes Ponpes yang ada di wilayah NTB,” ungkap Agus disela acara.

Di samping itu, Kanit juga menitipkan pesan melalui Pimpinan Pondok dan Pengajar yang ada di Ponpes Jamaatul Ilmi untuk disampaikan kepada Santri dan masyarakat sekitar agar bersama membina dan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat walaupun sedikit dan Insha ALLAH kegiatan seperti ini akan tetap berlanjut secara bergiliran di Ponpes lainnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Pendiri Ponpes Jamaatul Ilmi tak lupa mengungkapkan rasa terima kasih kepada Polda NTB dalam kesempatan ini yang hadir dari pihak Direktorat Intelkam Polda NTB atas perhatian dan bantuannya terhadap Pondok Pesantren Jama’atul Ilmi.

“Harapan kami semoga kedepannya kegiatan seperti ini tetap terlaksana sehingga Ponpes yang ada di Dompu khususnya di Manggelewa, ada sentuhan dan perhatian dari Pemerintah,” harapnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Pendiri Ponpes, Pimpinan Ponpes Jamaatul Ilmi juga menyampaikan ungkapan terima kasih atas waktu dan kesempatan dari pihak Polda NTB dalam hal ini perwakilannya dari Direktorat Intelkam yang telah datang jauh jauh dari Mataram hanya untuk menyambung silturahmi sekaligus memberikan bantuan kepada Ponpes.

“Tidak banyak orang yang memiliki waktu dan kesempatan untuk hadir berkunjung ke Ponpes kami karena memang lokasinya dan akses jalan masuk yang belum memadai seperti lokasi Ponpes lainnya,” tandasnya.

Ia berharap, semoga niat baik yang dilakukan oleh pihak Polda NTB akan dibalas oleh ALLAH SWT dengan berjuta kebaikan.

Usai menunaikan serangkaian kegiatan pemberian Bansos berupa Sembako dan Karpet Sajadah di Pondok Pesantren Jamaatul Ilmi, Kanit Intel bersama rombongan bertolak ke Mapolres sekira pukul pukul 12.00 wita. (***)

Diperiksa Kejati NTB, Bupati IDP Sangat Kooperatif

jpn

Bimantika.net -Menyusul pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung Senin (19/6), Bupati Bima Hj.Indah. Dhamayanti Putri, SE, M. IP (IDP) memenuhi panggilan institusi penegak hukum tersebut untuk memberikan keterangan.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Bima, Suryadin, S.S, M. Si menyampaikan informasi terkait dengan proses pemeriksaan tersebut.

Menurutnya Bupati Bima menjalani pemeriksaan terkait adanya laporan dugaan penyalahgunaan Penyertaan Modal kepada BUMD 2015-2022 di Ruangan Tindak Pidana Khusus Lantai III Kantor Kejati NTB.

Tim Penyidik melakukan pemeriksaan yang berlangsung dari jam 09.30 WITA sampai dengan 16.20 WITA dimana materi pemeriksaan berkaitan dengan kebijakan yang diambil dalam periode tersebut

“Bupati sangat kooperatif menjawab beberapa pertanyaan dalam BAP dari Tim Kejaksaan Tinggi NTB”. Demikian ujarnya.

Yan sapaan akrab Suryadin menyampaikan Sebagaimana informasi yang ada bahwa Bupati Bima diperiksa terkait kasus dugaan korupsi penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bima. (***)

Era Walikota HML Pelaku UMKM Kota Bima di Bantu dan Diberdayakan

jpn

Bimantika.net -Walikota bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri sekaligus membuka acara Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kota Bima Tahun 2023 yang bertempat di halaman Kantor Walikota, Senin 19 Juni 2023.

Pada Lomba Cipta Menu B2SA 2023 tersebut, Wali Kota Bima didampingi Staf Ahli Wali Kota, Asisten, Seluruh Kepala-kepala OPD, ketua tim penggerak PKK, Kabag, Camat dan Lurah se-Kota Bima, Kepala Puskesmas se-Kota Bima.

Walikota HML dalam arahannya menyampaikan bahwa beliau selaku pimpinan daerah menyampaikan rasa syukur dapat hadir dan membuka acara lomba tersebut.

Walikota HML sampaikan rasa terimakasih kepada Universitas Nggusuwaru dan Dinas Ketahanan Pangan yang telah melakukan kerjasama dalam penyelenggaraan acara Lomba Cipta Menu B2SA.

Walikota HML menjelaskan bahwa acara tersebut berlangsung dengan dukungan anggaran sejumlah 25 juta rupiah yang diberikan untuk 41 kelurahan.

“Lomba yang diselenggarakan ini menyajikan menu-menu luar biasa yang menandakan bahwa masyarakat Kota Bima kreatif dan inovatif dalam menciptakan menu-menu makanan baru sebagai alternatif pilihan kuliner di masa sekarang dan akan datang. Dan saya sangat bangga kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam acara ini.” ucapnya

Partisipasi kelurahan-kelurahan dalam ajang seperti ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi kalangan pengusaha kuliner dalam berkreasi dan inovasi menciptakan menu.

“Oleh karena itu pemerintah daerah harus berani merespon dan menyikapi sehingga Usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Kota Bima dapat tumbuh berkembang. Apalagi Kota Bima merupakan kota jasa, kota pendidikan, dan kota yang berkolaborasi dengan pariwisata.” Ujarnya

HML berharap agar intensitas kolaborasi antara OPD-OPD terkait dengan tim penggerak PKK yang ada di tingkat kelurahan dapat terus ditingkatkan agar acara seperti B2SA dapat di adakan lagi sehingga masyarakat Kota Bima memiliki banyak alternatif menu makanan yang sehat dan bergizi baik.

HML menambahkan bahwa Kota Bima mulai dikenal publik secara luas karena Kota Bima merupakan kota yang inovatif dan kreatif menuju kota moderen dan transformatif”.

Di akhir sambutannya HM. Lutfi membeberkan bahwa UMKM yang ada di Kota Bima telah mendapatkan bantuan dari pemerintah sekitar 1,3 miliar dan akan ditingkatkan sehingga dapat menekan laju inflasi yang ada di Kota Bima. Dengan harapan keberadaan

“UMKM tersebut juga dapat menyerap tenaga kerja guna menekan angka pengangguran di Kota Bima” demikian ujar Walikota HML. (***)

Sholat Penyelamat Manusia di Akhirat

jpn

Bimantika.net -Keutamaan sholat sangatlah banyak yang menunjukan akan agungnya ibadah sholat.

Seseorang hendaknya mengenali keutamaan-keutamaan tersebut agar lebih semangat dalam menegakan ibadah sholat.

Diantara keutaman-keutamaan tersebut adalah :

Sholat merupakan cahaya dan penyelamat di hari kiamat. Barang siapa yang menjaga sholat, maka akan menjadi cahaya dan penyelamat baginya di hari kiamat. Dan barang siapa yang tidak menjaga sholat maka tidak ada baginya cahaya dan penyelamat baginya di hari kiamat.

عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَأُ الْمِيزَانَ، وَسُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَآَنِ – أَوْ تَمْلَأُ – مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، وَالصَّلَاةُ نُورٌ، وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ

Dari Abu Malik Al-Harits bin ‘Ashim Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, bersuci merupakan bagian dari iman, Alhamdulillah (segala puji milik Allah) memenuhi timbangan, Subhanallah (Maha suci Allah) dan Alhamdulillah (Segala puji milik Allah) keduanya memenuhi antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk, sabar adalah sinar.”

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عَمْرٍو بْنِ العَاص رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: ذَكَرَ النَّبِّي ﷺ الصَّلَاةَ يَوْمًا بَيْنَ أَصْحَابِهِ فَقَالَ: مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا، كَانَتْ لَهُ نُورًا، وَبُرْهَانًا، وَنَجَاةً مِنَ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا، لَمْ يَكُنْ لَهُ نُورُ، وَلَا بُرْهَانُ، وَلَا نَجَاةُ، وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ، وَفِرْعَوْنَ، وَهَامَانَ، وأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ.

Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma berkata: Suatu hari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersama para sahabat menyebutkan tentang shalat seraya berkata: “Barang siapa yang menjaga shalat lima waktu, maka shalat itu akan menjadi cahaya, bukti dan keselamatan bainya pada hari kiamat. Dan barang siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak mendapatkan cahaya, bukti dan juga tidak mendapatkan keselamatan. Dan pada hari kiamat, orang yang tidak menjaga shalatnya itu akan bersama Qarun, Fir’aun, Haman dan Ubay bin Khalaf.”

Demikian juga Nabi bersabda :

بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظُّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di kegelapan (misalnya untuk sholat isya dan subuh berjamaáh-pen) menuju masjid-masjid bahwa mereka mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat” (//**//berbagai Sumber)