Bimantika.net Pada hari Kamis (13/1) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) bersama dengan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kemal dan Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH mengunjungi kediaman Muhammad asal Dusun Oi Ncinggi RT.13 RW.06 Desa Soro Kecamatan Lambu Kabupaten Bima.
Walaupun Kecamatan Lambu terletak di wilayah Kabupaten Bima, Namun secara Teritorial Kepolisian masuk dalam Wilayah Hukum Polres Bima Kota yang di Pimpin oleh Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH.
kehadiran Bupati IDP, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota setelah mendapat informasi bahwa ada seorang anak yatim yang ditinggal ibunya menjadi TKW Malaysia dan sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan.
Muhammad, bocah usia 9 tahun, tinggal bersama bibinya di Desa Soro Kecamatan Lambu Kabupaten Bima.
Muhammad di kunjungi Bupati IDP, Dandim 1608/Bima dan Kapolres Bima Kota
Dan pada Kamis siang itu menjadi hari bahagia bagi Muhammad dan keluarga karna dikunjungi dan perhatikan secara langsung oleh orang penting di Pemerintahan, TNI dan Polri.
Pada Media Bimantika Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH ungkapkan betapa hatinya tersentuh dikala anak yatim yang ibunya sedang di negeri Malaysia perlu mendapatkan perhatian dan sentuhan.
Kapolres Bima Kota menyantuni bocah Muhammad berupa uang untuk biaya sekolah dalam bentuk Tabanas atas nama bocah Muhammad.
Ada pula baju seragam sekolah dan baju kokoh untuk Muhammad agar selalu mengaji dan sholat.
Bingkisan lainnya adalah kasur spring bed juga menjadi buah tangan untuk Muhammad.
Kapolres Bima Kota berharap pada siapapun untuk tidak menyia-nyiakan anak Yatim selaku generasi penerus cita-cita bangsa terpuruk dalam kondisi ketidakberdayaan.
“Ini bukan tanggung jawab Kepolisian saja akan tetapi menjadi tanggung jawab kita secara bersama, untuk menolong dan membantu anak Yatim yang membutuhkan bantuan,” ungkap Kapolres.
Bupati IDP pada kesempatan itu mengemukakan bahwa dirinya bersama Dandim dan Kapolres hadir untuk melihat secara langsung kondisi Ananda Muhammad setelah beberapa hari terakhir ini muncul di media sosial.
“Dimanapun anak-anak kita berada, seperti apapun kondisi kehidupannya, tanggung jawab kita bersama saudara, keluarga dan kerabat untuk mengasuhnya,” kata Bupati IDP Berparas Cantik ini.
Dihadapan Camat dan Muspika Kecamatan Lambu, Kepala Puskesmas, Kepala UPT Dikbudpora dan Kades Soro Bupati mengungkapkan, pentingnya memperhatikan kondisi anak-anak usia sekolah.
“Kita tidak menutup mata bahwa bisa saja apa yang apapun yang dialami Muhammad juga oleh anak-anak lain di Kabupaten Bima. Pastikan hak belajar anak dipenuhi, tumbuhkan kepercayaan diri anak agar berkembang sewajarnya,”imbuhnya.
Oleh karena itu, sambung ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, dirinya sengaja meminta kepada UPT Dikbudpora, kepala sekolah dan unit kerja terkait agar Muhammad harus digratiskan biaya sekolah, mendapatkan dana BPJS dan tidak boleh ada biaya yang dibebankan.
“Mohon menjadi perhatian bersama agar Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dibagikan gratis kepada masyarakat betul-betul diperuntukkan bagi yang memerlukan, termasuk untuk anakda Muhammad,” harapnya. (***)

