Kantor Disnaker Kota Bima di Bobol Maling, Barang dan Dokumen Penting Hilang

Bimantika.net Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bima Minggu dini hari (13/2) di bobol maling.

Seisi ruangan di obrak abrik oleh pencuri, mulai dari mencongkel paksa meja dan laci hingga obrak abrik dokumen-dokumen penting di dua Dinas tersebut.

Sekretaris Disnaker Kota Bima, Gufran, S. Pd, M. Si mengaku ruangannya ikut obrak abrik oleh pencuri, Minggu, (13/2/22) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari tadi.

Menurut Gevon sapaan akrabnya bahwa Beberapa barang dan data-data penting milik Disnaker yang tersimpan rapi dari ruangannya ikut dibawah oleh pencuri.

“Dan termasuk sejumlah uang jutaan rupiah milik salah satu stafnya ikut amblas di bawa maling” ujar Gevon.

Menurut Gevon bahwa kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta dari barang barang yang dibawah tersebut.

“Untuk ruangan saya sekretaris yang hilang 2 unit layar monitor, 1 unit sound sistim, dan ruangan lain 1 unit Laptop serta laci-laci meja di congkel semua” ujar Gevon.

Ada beberapa barang yang nilainya sangat mahal dan baru saja dibeli dari pengadaan ikut amblas.

“Semoga pelaku dibalik pencurian cepat terungkap dan tertangkap” harapnya.

Diakuinya, bahwa pelaku pencurian di Kantor Disnaker cukup profesional dan sangat rapi.

Atas kejadian itu, pihaknya sudah melaporkan pada Polres Bima Kota melalui Kapolsek Raba.

“Alhamdulillah pagi tadi kami sudah memberikan laporan dan pihak Polsek Raba sudah datang memeriksa TKP” ujar Gevon.

Kronologis menurut penjaga kantor Chairuddin ibrahim adalah pada saat penjaga mau melaksanakan sholat subuh diperkirakan pukul 04.00 wita penjaga melihat tiga ruangan kantor pada terbuka.

Ruangan yang terbuka itu diantaranya ruang sekretariat, Bidang HI dan bidang Lapem.

Keterangan penjaga kantor Barang yg di hilang diantaranya Ruang sekretariat : 1 unit personal computer, 2 unit layar monitor server sisnaker, 1 unit sound sistem merk Asatron, 1 unit laptop,
Bidang HI.

Bidang Lapen semua meja dibongkar atau di cungkil dan ruangan kabid berantakan data sementara staf menyimpan uang jutaan rupiah di laci,

Durasi yg dilakukan oleh maling sangat lama dimana semua ruangan di buka paksa dan bahkan ada yg dirusak.

“Semua laci meja dan feeling kabinet dibongkar paksa” ujarnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *