Harga Jagung Anjlok, Warga Bima Dompu Gelar Aksi Demontrasi Tuntut Harga Jagung Naik

jpn

Bimantika.net -Petani Jagung di Bima Dompu Propinsi NTB kini menjerit dengan anjloknya harga Jagung.

Harga jagung dengan kisaran Rp 4.400 per kilogram dirasa belum. Mampu mengembalikan modal para petani.

Harga ini tentu dibawah Harapan masyarakat tani di kabupaten Bima dan Dompu.

Ratusan massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Tani Menggugat ( ARTM ) melakukan aksi demostrasi dan melakukan blokade jalan lintas Sumbawa, (17/4), di Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.

Akibat aksi tersebut, Dua orang massa aksi sempat di amankan serta di masukan di Puskesmas Manggelewa.

Tuntutan massa aksi ARTM saat menggelar aksi demontrasi antara lain mendesak kepada Bupati Dompu untuk segera menstabilkan harga jagung yang harganya anjlok.

Aksi Blokade jalan ini pun berdampak pada kemacetan panjang, beberapa kilometer.

Berkat kesigapan aparat Polres bersama jajarannya menemui massa aksi sehingga blokade jalan pun terurai.

Ada insiden kecil saat sejumlah massa aksi dari ARTM menolak pembukaan paksa blokade jalan oleh anggota Polres Dompu.

Insiden itu mengakibatkan terjadinya kericuhan massa aksi dengan aparat kepolisian, dan bahkan dua orang massa aksi sempat di amankan oleh anggota Polres Dompu.

Selain di Dompu, Warga Nggelu Kecamatan Lambu Kabupaten Bima juga lakukan Aksi Demonstrasi di Kantor Pemkab Bima dengan agenda Tuntut Harga Jagung Naik.

Rabu (17/4) sekira pukul 12.30 Wita Bertempat di depan Kantor Bupati Bima berlangsung Kegiatan, Aksi Unjuk Rasa yang dilakukan oleh Persatuan Masyarakat Desa Nggelu Kecamatan Lambu. Massa aksi hadir sekitar 400 Orang.

Ivan Sulwan Korlap aksi menyampaikan tuntutan agar adanya kepedulian pemerintah daerah dengan anjloknya harga jagung merah saat ini.

“Kami mendesak Pemerintah Daerah untuk segera mengevaluasi, mengklarifikasi, dan bila perlu mengintervensi para pedagang Jagung” ujarnya.

Pihaknya mendesak DPRD Kabupaten Bima untuk segera menyusun Peraturan Daerah (PERDA) tentang perlindungan harga komoditas hasil petani.

Diakhiri penyampaiannya dan dilakukan korlap lainnya, bahwa Pemerintah Daerah memiliki tanggung jawab penuh atas penderitaan rakyat.

Oleh karena itu Masyarakat Desa Nggelu menuntut keras agar harga jagung merah segera dinaikan.

“Atas dasar ini pergerakan ini kami lakukan demi kesejahteraan masyarakat tani di Nggelu Lambu khususnya, kabupaten Bima umumnya, ” Ucapnya.

Aksi berakhir sekira pukul 16.00, hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Bima belum bisa dikonfirmasi. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *