Dikes Kabupaten Bima Gelar Pertemuan Persiapan Pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

jpn

Bimantika.net -Kegiatan
Pertemuan Persiapan Pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer yang digelar oleh Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bima di Hotel Lilagraha Kota Bima berlangsung sukses.

Kegiatan yang diselenggarakan selasa 5 Maret 2024 di buka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Fahrurrahman, SE, MM didampingi oleh Kabid Kesmas Dikes Propinsi NTB Hj. Tuti Herawati, S.SiT, MPH yang membacakan laporan panitia dan Kabid Kesmas Dikes Kabupaten Bima, Sitha Isa Arrahmawati, SST.

Tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Dan sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi.

Arah kebijakan dan strategi pembangunan bidang kesehatan sebagai mana diamanatkan dalam RPJMN 2020_2024 adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta.

Utamanya dalam penguatan pelayanan kesehatan pelayanan dasar atau Primary Health Care (PHC).

Upaya ini dilakukan dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif, didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pendekatan PHC melalui 3 (tiga) strategi utama.

Tiga strategi utama itu adalah integrasi pelayanan kesehatan, utamanya pada pelayanan primer dan fungsi kesehatan masyarakat esensial; pemberdayaan individu dan masyarakat; serta kebijakan dan aksi multi sektor.

Untuk itu pemerintah melaksanakan penguatan upaya kesehatan melalui transformasi pelayanan primer dengan menerapkan konsep PHC yang dijalankan berdasarkan kewilayahan, baik upaya kesehatan perorangan maupun masyarakat secara terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan.

Sistim ini tidak dapat dijalankan hanya melalui puskesmas dan jejaringnya, namun memerlukan peran serta aktif masyarakat serta Pemerintah Daerah setempat untuk dapat mengimplementasikan.

Tujuan Umumnya adalah
Percepatan penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) di puskesmas Se-Kabupaten Bima.

Sedangkan Tujuan Khususnha
Peserta mampu mewujudkan pemetaan tata graha di puskesmas masing-masing yang mengacu pada tata graha sistem klaster sesuai amanat KMK Nomor : HK.01.07/MENKES/2015/2023 Tentang Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer.

Disamping itu Peserta mampu melakukan pemetaan alat kesehatan sesuai dengan kebutuhan klaster integrasi pelayanan kesehatan primer di puskesmas, jaringan dan jejaringnya.

Dan Peserta mampu menetapkan unit kerja dan tupoksi pegawai dalam kegiatan integrasi pelayanan kesehatan primer (Klaster) di wilayah puskesmas masing_masing.

Selanjutnya Peserta mampu menetapkan minimal 1 pustu sebagai pustu prima di wilayah puskesmas yang terintegrasi dalam pelayanan kesehatan primer.

Peserta pertemuan persiapan pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) sebanyak 50 orang yang terdiri dari Lintas Sektor 3 orang, 1 orang dari Bapedda Kab Bima, 1 orang dari Dinas BPMdes Kab Bima dan 1 orang dari dari Kepala Desa Tumpu Kecamatan Bolo.

Lintas Program di Dinas Kesehatan Kab Bima 5 orang terdiri dari Bidang Kesmas 1 orang, Bidang P2PL 1 orang, Bidang SDK 1 orang, Bidang Yankes 1 orang, Program dan pelaporan 1 orang.

Sedangkan Peserta dari puskesmas sebanyak 42 orang, terdiri dari 2 orang per puskesmas yaitu Kepala Puskesmas dan tim ILP Puskesmas.

Adapun Narasumber Pertemuan tersebut 2 orang berasal darii Dinas Kesehatan Provinsi NTB
Hj. Tuti Herawati, S.SiT, MPH (Kepala Bidang Kesmas) dan Ni Made Dewi Puri Riastuti, S.Gz, RD (Fungsional Nutrisi)

Materi yang di bawakan adalahbPenguatan ILP berdasarkan KMK No, HK.01.07/Menkes/2015/2023.

Materi lainnya adalah Kompetensi kader untuk mendukung integrasi Pelayanan Kesehatan Primer pada Pustu Prima. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *