Ustad Gunawan Buka Usaha Meubler di Kelurahan Pena Toi, Dukung Program Kampung Sehat

Bimantika.net- Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah Pandemi Covid 19, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya terutama mensupor kegiatan Usaha Masyarakat di bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

melalui pendekatan Presuasif dan Komunikatif pemerintah dengan Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, sehingga melahirkan kesadaran dan Semangat Masyarakat dalam mendukung dan mensukseskan program Kampung Sehat Tahap II melalui Peningkatan kapasitas Produksi maupun pemasaran.

Salah satu Contohnya, Tokoh Agama Ustad Gunawan warga Kelurahan Pena Toi Kecamatan Mpunda Kota Bima melakukan Kegiatan Usaha Permebelan di kediamannya Kelurahan Pena Toi dengan beberapa orang Karyawan.

Saat di kunjungi wartawan yang di dampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pena Toi AIPDA hera Sandi, pada Sabtu, (9/4/2021) sekira pukul 10:00 WITA di Kediamannya, Ustad Gumawan mengatakan bahwa Usaha Permebelannya merupakan salah satu Pembukaan lapangan baru bagi para remaja Khususnya warga Kelurahan Pena Toi agar mereka bisa mengembangkan bakatnya dan mempunyai penghasilan. Imbuhnya.

“Usaha Meubler yang saya buka ini sebagai lapangan kerja bagi para pemuda-Pemuda khususnya kelurahan Pena Toi, dan Hasil Produksinya akan di pasarkan dalam seputaran Bima, Dumpu sampai Kabupaten Sumbawa” Katanya.

Dalam upaya perbaikan Ekonomi Masyarakat melalui usaha Mikro, kecil dan Menengah (UMKM) di tengah Pandemi Covid 19 ini, Ustad Gunawan juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat tertama para pemuda agar memiliki akitifatas.

Selain itu, ustad Gunawan yang sehari-harinya sibuk mengurus usaha meublernya dan mendidik anak-anak tentang Ilmu Agama Islam di Masjid Kelurahan Pena Toi, Mengutuk Keras Aksi Bom Bunuh diri di gereja Katedral Makassar dan Penyerangan di Mabes Polri dilakukan oleh salah satu Perempuan yang diduga Terorisme yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Saya Mengutuk Keras Keras Aksi Bom diri yang di lakukan oleh terduga Terorisme yang terjadi diGereja Katedral Makssar beberapa waktu, dan penyerangan Mabes Polri oleh seorang perempuan”.

“Kami dukung keras segala penindakan Polri dalam pemberantasan Kelompok-Kelompok Terorisme yang radikal sampai keakar-akarnya. tegas ustad Gunawan.

“Islam mengajarkan ummatnya untuk hidup berdamai dan saling Toleransi. Tambahnya.

Di tempat yang berbeda, salah satu Tokoh Masyarakat Kelurahan Pena Toi Ibrahim alias Bram juga mengeluarkan pernyataan tegas yaitu Mengutuk Aksi Bom Bunuh diri yang di lakukan oleh terduga Teroris di Gereja Katedral Makassar dan Penyerangan Mabes Polri beberapa waktu lalu, dan mendukung segala upaya Polri dalam pemberantasan Teroris maupun kelompok Radikal sampai ke akar-akarnya.

‘Kami dukung tindakan Polri dalam Pemberantasan Kelompok Teroris maupun Kelompok Radikal di wilayah Republik Indonesia karena bertentangan dengan Ajaran Agama Islam. “NKRI Harga Mati” tutupnya. (Kntrbtr//obama)

Ketua MK RI Sebut Negara Kuat Kalau Keadilan Ditegakkan

Bimanntika.net Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, DR. H. Anwar Usman, SH., m
MH saat menyampaikan Pidatonya di Stadium General Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Bima Senin (12/4/2021) dengan tegas menyatakan bahwa Keadilan perlu di tegakkan setegak-tegaknya.

Ketua MK RI Putra Asli Bima Nusa Tenggara Barat inipun menguraikan denha lugas dan tuntas terkait dengan urusan Penegakan Keadilan.

Menurutnya bahwa Keadilan tertinggi adalah keadilan menurut hati nurani, dan hati yang dapat melahirkan keputusan yang adil adalah hati yang suci nan bersih.

“Tidak ada seorang pun yang dapat mengintervensi keputusan hukum saya, kecuali Allah SWT” ungkap Ketua MK

Dirinya berkeyakinan bahwa sesungguhnya dalam menjalankan Tugas sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi tidak pernah merasa takut dengan ancaman dan pembunuhan sekalipun terkait keputusan yang telah diambilnya Bersama dengan rekan Hakim Konstitusi lainnya.

Masib menurut Ketua Mk bahwa sesungguhnya Tidak selamanya hukum positif itu adil, karena kenyataan nya, banyak aturan hukum yang diajukan Yudicial reviewnya.

Dirinyapun menyampaikan bahwa Salah satu Wujud dari dukungan MK terhadap keadilan sosial adalah dengan memutuskan 20℅ anggaran pendidikan disemua level pemerintahan di Negara Republik Indonesia.

Hakim hanya dan harus memutuskan berdasarkan fakta dan bukti yang ada. Bukan berdasarkan like and dislike atau rumor dan isu tanpa disertai dengan fakta-fakta pendukung.

Ketua MK pun mengemukakan bahwa Negara yang kuat adalah negara yang mampu tegakkan Keadilan.

Dan Hancurnya sebuah Negara, apabila hukum “Tajam Kebawah dan Tumpul Keatas”.

“Apabila putri saya Fatimah mencuri, maka saya sendiri yang akan memotong tangan nya” ungkap Ketua MK mengisahkan kalimat penegakkan keadilan dari Rasulullah SAW. (BMM//Effen)

Ketua DPW NTB Lantik Lasqi Kabupaten Bima

Bimantika.net Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Bima, Masa Bakti 2021-2025, dilaksanakan di Aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima, Senin 12 April 2021, pagi, oleh Ketua DPW LASQI Provinsi NTB, Hj. Niken Septarini W. SE.,M.Sc.

Turut hadir pada pelantikan 44 orang pengurus LASQI Kabupaten Bima tersebut yakni Wakil Bupati Bima, Drs.H Dahlan M. Noer, Ketua Umum DPD LASQI Kabupaten Bima, Hj Rostiati, S.Pd, Kepala Kemenag Kabupaten Bima dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Bima.

Sebelum acara pelantikan dimulai, diawali dengan persembahan Qasidah ‘Sanggar Ladiha’ dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lasqi Kecamatan Wawo. Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan Nama Dewan Pengurus Lasqi Kabupaten Bima oleh Sekretaris Umum DPW Lasqi Provinsi.

Tampil sebagai Ketua DPD Lasqi Kabupaten Bima, masa bakti 2021-2025, Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd, Sekretaris Umum, Sukardin, S.Sos, dan Bendahara Umum Hartati, SE.

Ketua DPW Hj. Niken Septarini W. SE.,M.Sc, mengucapkan selamat pada Pengurus yang baru dilantik. Selamat bekerja, semoga berkah dan membawa Kabupaten Bima meraih prestasi khususnya di dunia seni dan Qasidah

Dijelaskan Niken, DPD Lasqi Kabupaten Bima adalah yang pertama yang sudah memiliki Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lasqi di tingkat kecamatan.

‘’Dengan tangan dingin ibu ketua, semoga Lasqi Kabupaten Bima menjadi hebat dan berkembang,’’ujar Niken.

Dengan adanya Lasqi, kesenian dalam dunia Islam Bisa diarahkan menjadi alternatif hiburan untuk masyarakat. Dan Kabupaten Bima dengan potensi sumber daya yang ada, bisa menjadi juara di tingkat provinsi.

Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, mengatakan atas nama Pemerintah Kabuputen Bima, sangat mendukung pembentukan DPD Lasqi Kabupaten.

Dengan terbentuknya Lasqi ini akan semakin memperkuat dan terbangun komunikasi yang baik antara Pemerintah dengan DPD Lasqi, terutama dalam menyiarkan nilai-nilai budaya islami.

Wakil Bupati berharap, semoga Qasidah di Kabupaten Bima; Dana Mbojo, dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif, berada ditangan dingin para Pengurus Lasqi.

‘’Mengembangkan seni religi dipadu dengan kearifan lokal. Sehingga memberikan warna dalam bingkai seni islami yang berkembang di Nusantara,’’tambah Wabup.

Sementara itu Ketua DPD Lasqi Kabupaten Bima, Hj. Rostiati, mengatakan setelah pelantikan, berharap pengurus langsung rapatkan barisan, meyusun dan melaksanakan program, terutama pengukuhan Lasqi di masing-masing Kecamatan.
‘’Lasqi Kabupaten Bima harus semakin maju dan berprestasi,’’ungkapnya.

Dijelaskan Rostiati, yang juga sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Bima ini, DPC Lasqi di masing-masing kecamatan sudah dibentuk.

Oleh karena itu, secepatnya menunjukkan karya terbaik dalam dunia Seni dan Qasidah. Agar bisa berprestasi di tingkat Provinsi hingga di tingkat Nasional.

‘’Kami mohon arahan dan bimbingan Ketua DPW Lasqi NTB,’’tambah Rostiati. (**)

KOMPAK Bima Fasilitasi FGD Terkait Pengelolaan Dana Desa

Bimantika.net Diskusi Kelompok Terarah/Focus Discussion Group (FGD) Tinjauan Pelaksanaan Dana Insentif Desa (DINDA) tahun 2018-2020 untuk Input Perbaikan Petunjuk Teknis (Juknis) DINDA tahun 2021-2022 Kabupaten Bima Senin (12/4/2021) di aula SMIK Kota Bima.

FGD tersebut dihelat atas kerjasama Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) Bima dengan Pemerintah Kabupaten Bima dalam pencapaian target mengurangi tingkat kemiskinan dan mengatasi kesenjangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos.,M.AP dalam sambutannya mengatakan, FGD harus dilakukan karena Kabupaten Bima sedang mematangkan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

“Beberapa tahapan sudah dilalui, namun beberapa hal yang terkait dengan hal teknis yang diharapkan ada dukungan dari KOMPAK terutama berkaitan dengan perumusan indikator kunci yang direncanakan akan dilaksanakan pada akhir bulan April”. Urai H. Fahrudin.

Dikatakan H. Fahrudin, FGD ini memiliki makna yang sangat strategis untuk menjelaskan beberapa masukan. Karena selain mematangkan dokumen RPJMD, pada saat yang sama juga tengah mematangkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 yang akan ditetapkan melalui Peraturan Bupati pada akhir Mei 2021″. Terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Provincial Coordinator KOMPAK NTB Anja Kusuma dalam pengantarnya memaparkan, FGD review Pelaksanaan DINDA merupakan kebijakan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Bima dan telah berjalan selama tiga tahun terakhir.

“Tentu selama perjalanannya, ada hal positif dan negatif. Hal positifnya adalah mendapatkan apresiasi Kementerian Keuangan, Pemerintah Provinsi NTB dan kabupaten lain. Sehingga ada beberapa daerah yang telah melakukan replikasi. Di tingkat provinsi NTB, saat ini sedang berproses untuk melakukan modifikasi dan akan segera dikeluarkan Peraturan Gubernur.

Tentu dalam perjalanannya akan terus diperbaiki dengan melihat perkembangan situasi dan kondisi terbaru, dimana ada perubahan regulasi dari pemerintah pusat, Provinsi maupun kabupaten. Petunjuk Teknis (Juknis) nantinya diharapkan bisa diaplikasikan dan sesuai dengan kondisi masyarakat”. Imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Koordinator KOMPAK Bima Asrullah Lukman menjelaskan, FGD ini dilaksanakan dengan secara daring bagi narasumber di tingkat Pusat dan Provinsi serta tatapmuka dengan penerapan Protokol kesehatan bagi narasumber dan peserta di tingkat kabupaten.

“FGD ini diharapkan menghasilkan resume gambaran implemenetasi DINDA selama 3 tahun terakhir dan pemetaan aspek-aspek yang perlu diperbaiki/ditingkatkan untuk pelembagaan lebih lanjut.

Aspek lain yang diharapkan kata Asrullah, “Pemerintah Daerah membuat pedoman teknis yang baru dengan mempertimbangkan berbagai rekomendasi hasil FGD”.

FGD yang dipandu Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda kabupaten Bima Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc tersebut menghadirkan empat orang narasumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Kepala BPKAD, Kepala Bappeda dan Kabid Pemdes.

FGD diikuti 20 peserta yang meliputi unsur Perwakilan Desa, Perwakilan Kecamatan dan Perwakilan OPD Kabupaten Bima. (**)

Putri Bos SPBU Totimori Peduli, Beri Bantuan Pada Korban Banjir

Bimantika.net Peduli terhadap duka yang sangat mendalam yang dirasakan oleh warga masyarakat akiba terdampak korban banjir sejumlah kecamatan di kabupaten bima atas bencana banjir bandang 2 april 2021 minggu lalu,

Dalam rangka peduli bencana banjir bandang tersebut Ayu Megah Ardiyani, Putri dari Bos Harwoto pemilik “SPBU Toti Mori- Donggobolo Kecamatan Woha” Membagikan bantuan beras sembako kepada warga masyarakat Kecamatan Madapangga dan Kecamatan Bolo yang terdampak banjir, Hari Minggu Siang (11/04/2021).

Saat menyalurkan pembagian beras Sembako di Desa Dena tersebut, Ayu Mega Hardiyani yang di konfirmasi langsung media ini mengatakan bahwa bentuk gerakan yang sedang kami lakukan pada siang hari ini merupakan aksi kepedulian kami membagikan sedikit rejeki untuk sesama guna meringankan beban atas duka yang di rasakan warga masyarakat di kecamatan setempat akibat bencana banjir terjadi yang menerjang hingga terjadi warga yang mengalami terdampak banjir,” Ujar Ayu Mega hardiyani.

“Adapun bantuan beras sembako yang Kami bagikan ini di Kantor desa Dena 20 karung beras berisi 5 Kg, Desa Rade 40 karung beras berisi 5 Kg, Kantor Desa Ncandi 40 karung beras berisi 5Kg kecamatan Madapangga, Di Desa Tambe Kacamatan Bolo 50 bungkus plastik berisi beras 5 Kg, Dusun Sigi Desa Rato 70 bungkus plastik berisi beras 5 Kg”.

Masih kata Ayu Mega Hardiyani, atas adanya bencana banjir tersebut dari lubuk hati saya paling dalam merasakan duka atas bencana banjir terjadi yang menimpa pada warga masyarakat sejumlah kecamatan di kabupaten bima, berangkat langsung dari daerah Bali menuju bima guna untuk membagikan bantuan berupa beras sembako buat warga yang mengalami korban terdampak banjir kemarin, Seiring mengatakan hal tersebut Ayu Mega Hardiyani pun mengucapkan permohonan maklum kepada warga setempat apabila ada sisi kekurangan bentuk dari bantuan yang kami berikan ini mohon dimaklum sebagaimana mestinya.

Sementara itu saat dilakukan penyerahan bantuan di aula kantor desa, Abdul Haris. HMS Kades Dena mengucapkan bentuk ucapan apresiasi terimakasih banyak atas kepedulian dari ibu Ayu Mega Hardiyani, putri dari pak Harwoto pemilik SPBU tersebut telah sesama membagikan sebahagian rejekinya untuk memberikan berupa bantuan beras sembako untuk warga masyarakat yang terdampak bencana banjir di desa ini. (BMM/Yadin)

Telah Hadir Pondok Pesantren Modern Algontory Di Kecamatan Bolo

Bimantika.net Pondok Pesantren Modern Darulifta Algontory (PMDA) Bima yang berlokasi di Jalan Pendidikan RT. 12 RW. 05 Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Pondok Pesantren Modern ini dibawah payung Yayasan Alif Bimasakti yang di bina oleh Pembina Yayasan H. Andi Andrian, ST., MT., Ketua Yayasan H. Dian Ilyas Dranolid, S. Pd, dan pengasuh Pondok Pesantren H. Muh. Yunan P. Lc., M. HI.

Minggu (11/4/2021) Ponpes diresmikan untuk melakukan proses belajar mengajar.

Pengasuh Pondok Pesantren, H. Muh. Yunas yang juga lulusan alumni Pondok Pesantren Gontor sekaligus Alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir ini mengemukakan bahwa pondok pesantren yang di gawangi nya ini bersifat Pondok Pesantren Modern.

H. Yunan menguraikan bahwa Pondok Pesantren yang di Asuhnya ini dengan kurikulum pembelajaran
70 Porsen Keagamaan dan 30 porsen pengetahuan Umum.

Mata pelajaran Keagamaan antara lain Dikte Bahasa Arab atau Al Imlak, tafsir, hadist, Mahfudz at ( kata2 bikak para Ulama) Tauhid, (Ako’id bahasa Arab, Al Insa’ (karangan bahasa arab)

“Untuk mata pelajarannya 20 untuk putra dan 21 untuk yang putri dengan tambahan mata pelajaran kewanitaan yakni Nisaiyah, Sistemnya berdiri sendiri, tidak SMP, tidak Madrasah dan Untuk Pondok Murni KMI Kuliatul Muallimin Al Islamiyah” Ujar H. Yunan.

Terkait dengan Tenaga pengajar H. Yunan menjelaskan bahwa tenaga pengajar yang diasuhnya didatangkan langsung dari Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) Surabaya

Pondok Pesantren Modern Darulifta Algontory atau disingkat PMDA didirikan oleh tiga orang yakni
H. Andi Andrian, ST., MT. (selain sebagai pendiri Ponpes MDA, juga bertindak sebagai Pembina Yayasan Alif Bimasakti)
Hj, Nurmuslimah, ST., MT (selain sebagai pendiri Ponpes MDA, juga bertindak sebagai Pembina Yayasan Alif Bimasakti)
Ustad. H. Muh. Yunan Putra, Lc., M. HI. (selain sebagai pendiri Ponpes MDA, juga bertindak sebagai Pimpinan dan Pengasuh Ponpes)

Visi Sebagai lembaga pendidikan pencetak kader-kader pemimpin umat, menjadi tempat ibadah talab al-’ilmi; dan menjadi sumber pengetahuan Islam, bahasa al-Qur’an, dan ilmu pengetahuan umum, dengan tetap berjiwa pesantren serta menjadikan Pancasila dan Undang-undang sebagai dasar dan landasan Negara.

Misi Membentuk generasi yang unggul menuju terbentuknya khairal ummah.
Mendidik dan mengembangkan generasi muslim dan muslimah yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berpikiran bebas, serta berkhidmat kepada masyarakat.
Mengajarkan ilmu pengetahuan agama dan umum secara seimbang menuju terbentuknya ulama yang intelek.
Mewujudkan warga negara yang berkepribadian Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

H. Yunan menjelaskan Ponpes Modern Darulifta Algontory (PMDA) bahwa PMDA menganut sistem yang sama dengan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Maka demikian pula dengan Motto yang dimiliki oleh PMDA, mengambil Motto yang sama dengan Gontor. Hal tersebut bertujuan agar alumni atau jebolan dari PMDA setidaknya menyerupai alumni-alumni Gontor walaupun tidak 100%. Maka Pendidikan di PMDA menekankan pada pembentukan pribadi muslim dan muslimah yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berpikiran bebas.

Berbudi tinggi
Budi pekerti yang tinggi dan luhur adalah landasan utama yang akan dihadirkan oleh PMDA kepada para santri dan santriwati serta para tenaga pendidik bahkan sampai kepada pengasuh Ponpes. Di lain sisi, dengan budi pekerti luhur inilah orang mengenal dan mengetahui manusia tersebut adalah orang berpengetahuan dan beriman.

Berbadan Sehat
Mens sana in corpore sano, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kira-kira seperti itulah sebuah ungkapan yang sering sekali di dengar. Dengan tubuh yang sehat para santri dan santriwati akan mampu menjalankan tugas dan disiplin serta ibadah yang baik. Maka untuk menjaga kesehatan, Ponpes tetap akan melakukan rutinitas olahraga yang dilakukan secara bersama maupun berjama’ah.

Berpengetahuan Luas
Kyai Gontor sering berpesan bahwa pengetahuan itu luas, tidak terbatas, tetapi tidak boleh terlepas dari berbudi tinggi, sehingga seseorang itu tahu untuk apa ia belajar serta tahu prinsip untuk apa ia manambah ilmu.

Para santri dan santriwati di Pondok ini dididik melalui proses yang telah dirancang secara sistematik dan kurikulum yang pasti dan autentik untuk dapat memperluas wawasan dan pengetahuan mereka. Santri tidak hanya diajari pengetahuan, lebih dari itu mereka diajari cara belajar yang dapat digunakan untuk membuka gudang pengetahuan

Berpikiran Bebas
Berpikiran bebas tidaklah berarti bebas sebebas-bebasnya (liberal). Kebebasan di sini tidak boleh menghilangkan prinsip, teristimewa prinsip sebagai muslim mukmin. Justru kebebasan di sini merupakan lambang kematangan dan kedewasaan dari hasil pendidikan yang telah diterangi petunjuk ilahi (hidayatullah). Motto ini ditanamkan sesudah santri memiliki budi tinggi atau budi luhur dan sesudah ia berpengetahuan luas. (BMM/01)

Ponpes Modern Darulifta Algontory Bima Di Resmikan, Adopsi Langsung Kurikulum Ponpes Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur

Bimantika.net Pengasuh Pndok Pesantren Modern Darulifta Algontory (PMDA) Bima, Ustadz H. Muh. Yunan P, Lc., M. HI menyebutkan bahwa Pondok Pesantren Modern Darul Ifta Al Gontory adalah sebuah yayasan yang menitik beratkan pendidikan dalam hal keagamaan dan menciptakan kader-kader pemimpin ummat yang berjiwa Qur’ani dengan berdasar kepada Al Quran dan Sunnah sebagai pedoman hidup serta Undang-undang dan Pancasila sebagai dasar Negara.

Menurut Alumni Universitas Al-Azhar Kairo Mesir ini bahwa Ponpes ini berbeda dengan pondok-pondok lainnya karena tidak memadukan pondok dengan SMP/Mts atau yang biasa disebut SMP IT atau Mts IT.

Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory murni berdiri sendiri namun bersifat mu’adalah (disamakan) derajatnya dengan lulusan SMP/Mts ketika tamat nanti, sehingga ijazah yang diperoleh dapat digunakan untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi (SMA/MA) tampa harus mengikuti ujian persamaan.

Ustadz H. Yunan menegaskan bahwa hal ini sebagaimana tertuang dalam PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2014 TENTANG SATUAN PENDIDIKAN MUADALAH PADA PONDOK PESANTREN.

“Dengan demikian, maka kurikulum yang digunakan oleh Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory adalah murni kurikulum Pondok Pesantren. Sehingga para santri dan santriwati sepenuhnya akan mempelajari ilmu agama tampa menafikan ilmu-ilmu umum yang dalam kurikulum Ponpes tetap ada walaupun hanya 30 porsen” ungkapnya.

Masih Menurut Ustadz H. Yunan Selain pembelajaran ilmu-ilmu agama dalam kelas dan kajian-kajian kitab kuning di luar kelas, Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory juga tidak menutup diri dalam kegiatan-kegiatan ektra lainnya; seperti kursus Bahasa Arab dan Inggris, Kepramukaan, Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) ataupun Olahraga. Sehingga santri/santriwati tidak hanya memiliki ilmu agama dan umum saja, tapi juga memiliki kemampuan dan ketarampilan lain dalam berorganisasi, tentunya dengan mengedepankan akhlak mulia dan adab qur’ani.

Pendiri Pondok Pesantren Darulifta Al Gontrory Bima

Secara teori, Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory adalah perpanjangan tangan dari Ponpes Modern Darussalam Gontor yang ada di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

“Maka tidak heran Sistem dan Kurikulum di Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory adalah merupakan Sistem dan Kurikulum yang di adopsi langsung dari Ponpes Modern Darussalam Gontor” Demikian Ungkap Ustadz H. Yunan yang juga sebagai Alumni Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur ini.

Saat Acara Peresmian Pada Hari Minggu (11/4/2021), Ketua Yayasan PMDA Bima, H. Dian Ilyas Dranolid, S. Pd menyebutkan bahwa berdirinya Pondok Pesantren ini tidak terlepas dari upaya dan komunikasi dari berbagai pihak seperti Mantan Ketua STKIP Bima, DR. H. Darwis HAR dan MUI Kabupaten Bima Drs. H. Ahmad Abidin

Sekretaris Camat Bolo mewakili Pemerinrah Kecamatan Bolo, sampaikan ucapan terimakasih pada pengasuh pondok pesantren dan berharap mudah-mudahan dengan adanya pondok pesantres modern Al- Gontory Bima di Wilayah Kecamatan Bolo ini membawa anak-anal kita maju dalam hal agama.

*Mudah2an bermanfaat untuk keccnayan bolo umumnya kabupaten bima” ungkapnya

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bima, Drs. H. Ahmad Abidin, menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa dengan adanya Pondok Pesantren Modern Al Gontory Bima ini berarti sama denhan transfer Ilmu dan kembangkan untuk orang lain, maka akan meninggikan derajat kita di dunia dan akhirat.

“Tujuan pondok pesanten adalah mencerdaskan kehidupan Beragama, Berbangsa dan Bernegara” ungkap H. Ahmad Abidin. (BMM//01)

Kirim Bantuan Sembako Korban Banjir Bima, Presiden Jokowi Ikut Berbelasungkawa

Bimantika.net Presiden RI, ir. H. Joko Widodo menyatakan turut berbelasungkawa, atas kejadian bencana banjir yang menimpa masyarakat Kabupaten Bima, beberapa waktu lalu.

Rasa duka tersebut, disampaikan Presiden melalui, perwakilan Sekretariat Presiden, pada acara penyerahan 13 ribu paket sembako bantuan Presiden RI, Sabtu 10 April 2021, di Posko Utama, halaman kantor Bupati Bima, Desa Dadibou, Kecamatan Woha, sekitar sekitar pukul 10:15 pagi.

Ribuan paket tersebut diterima oleh Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan HM Noer. Berisi Beras kemasan 5 kg, Minyak Goreng 1 Liter, Teh Celup 25 sch, Gula Pasir kemasan 1 kg, Biskuit 230 gr.

Pada saat dilakukan upacara penyerahan, ribuan paket sembako bantuan kepala negara tersebut, ikut disaksikan oleh Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani S. Sos, SH, M. Han, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Muhammad Putra Ferriyandi, S. IP, Dandim 1608 / Bima, Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal, Kapolres Bima, di Wakili Kabag Ops, AKP Herman dan Kepala BPBD Kabupaten Bima Arif Munandar, ST,MT.

Dijelaskan perwakilan Sekretariat, Presiden berharap bantuan yang diberikan bermanfaat untuk warga. Dan dapat didistribusikan kepada warga yang benar-benar terdampak banjir.

Perwakilan Sekretariat Presiden itu juga mengaku, bersama dua orang rekanya, mendapatkan tugas untuk mengawal dan mengantarkan bantuan korban banjir bandang Bima sebanyak 13.000 paket. Dan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bima.

Sementara itu Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putyri SE, mengatakan
atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima, menyampaikan selamat datang kepada perwakilan Sekretariat Kepresidenan RI, di wilayah Kabupaten Bima.

‘’Terimaksih kepada Presiden RI, atas bantuan yang diberikan. Tentu akan kami distribusikan secara teratur,’’ujar Bupati.

Bupati meminta para Camat dan Kepala Desa (Kades) di Kecamatan yang mengalami banjir bandang, benar-benar dapat menyalurkan bantuan itu kepada warga yang berhak menerima.

Dijelaskan Bupati Umi Dinda, bahwa ribuan paket sembako tersebut akan segera di distribusikan. Setelah dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan dari perwakilan Sekretariat Presiden ke Pemkab Bima.

‘’Ucapan terimakasih juga kepada Danrem 162/WB, telah hadir memberikan semangat kepada masyarakat Bima,’’ungkap Bupati Bima dua periode ini.

Pasca dilakukan serah terima, ribuan paket sembako dari Presiden itu lansung didistribusikan ke sejumlah kecamatan yang terdampak banjir bandang. Para relawan mendistribusikan ribuan paket tersebut menggunakan mobil bak terbuka hingga pukul 16:30 wita. Ada yang menuju Kecamatan Monta, Woha, Bolo, Madapangga dan Palibelo. (****)

Raport Bagus Capaian Kinerja Walikota HML Dalam Separuh Periode

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memiliki raport yang sangat bagus dalam memimpin Kota Bima walau baru separuh masa jabatannya.

Pada saat Upacara Hari Ulang Tahun Kota Bima yang ke-19, Walikota HML membeberkan beberapa capaian yang telah diperbuatnya selama mulai di lantik 2018 silam.

Walikota HML pada Puncak Perayaan HUT Kota Bima 10 April 2021 menyampaikan capaian tersebut dihadapan para undangan yang hadir diantaranya Ketua Mahkamah Konstitusi RI, DR. H. Anwar Usman, SH, Mg, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Dandim, Kapolres Bima Kota, dan sejumlah pejabat teras Kota Bima, dihelat di Halaman Kantor Walikota Bima.

Beberapa capaian tersebut dibenahi oleh Walikota HML di berbagai bidang kehidupan masyarakat Kota Bima dan tentunya dinikmati dan dirasakan langsung oleh berbagai kalangan warga.

Bidang kesehatan Walikota HML menguraikan kesuksesannya yakni memenuhi Pos anggaran bidang kesehatan 10% dari APBD Kota Bima setiap tahun.

Pembangunan tiga Puskesmas megah yaitu Puskesmas Paruga, Puskesmas Mpunda dan Puskesmas Rasanae Timur.

Pengadaan enam mobil ambulance secara bertahap.

Sebanyak 12.842 jiwa warga kurang mampu Kota Bima memperoleh layanan JKN/ BPJS Kesehatan gratis

Memiliki Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima tipe D.

Sementara itu Walikota HML beberkan capaiannya Bidang sosial dan keagamaan

Berhasil membangun masjid kantor Wali Kota Bima yakni Masjid Nur A. Latief.

Mengalokasikan Rp10 miliar untuk pembangunan Masjid Agung Al Muwahiddin Bima.

Mewujudkan anggaran pembangunan masjid dan mushala pada tahun 2020 sebesar Rp 5 miliar dan pada tahun 2021 naik menjadi Rp7,4 miliar dan meningkatkan insentif bilal, marbot dan guru ngaji.

Walikota HML juga menyampaikan Hasil Capaiannya si Bidang Sosial, Budaya, Kepariwisataan, dan UMKM

Memberi bantuan pemberdayaan kepada kelompok yang bergerak pada bidang peternakan, perikanan dan pedagang bakulan.

Mewujudkan pembangunan destinasi Pantai Lawata dan Kolo, Kecamatan Asakota.

Bidang Infrastruktur dan peningkatan pelayanan public Walikota HML telah sukses dan Berhasil membangun RTP Taman Kodo

Membangun RTP Lapangan Pahlawan dan foodcourt Lapangan Pahlawan.

Pengadaan lampu hias pada tiga jembatan yaitu Jembatan Padolo 1, Penatoi, Kodo.

Membangun command center, Meningkatkan tunjangan kinerja (Tukin) pegawai dan meningkatkan insentif bagi RT /RW se-Kota Bima.

Walikota HML pun menguraiakan hal lainnya Untuk tahun 2021, akan ada tiga pembangunan besar, yaitu Pembangunan sayap kantor Wali Kota Bima sebesar Rp 23 miliar.

Gedung Perpustakaan Kota Bima sebesar Rp 9,9 miliar, Kantor Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda sebesar Rp1,4 miliar.

Agenda penting lainnya yakni rencana yakni karya besarnya pembangunan kampus IAIN Bima yang saat ini sedang dilakukan proses pengajuan kepada Presiden Republiki Indonesia.

Atas Capaian tersebut, Walikota HML mendapatkan berbagai pengharagaan antara lain :

Penghargaan atas prestasi dalam akuntabilitas kinerja tahun 2019 dengan predikat nilai b dari MENPAN-RB

Penghargaan atas dukungan pelaksanaan sosialisasi pelayanan kantor bayar Bank Syariah Mandiri (BSM) sebagai mitra PT Taspen dan pembiayaan pra-pensiun BSM.

Penghargaan sinergisitas terbaik kedua dari Danrem 162/Wira Bhakti, piagam penghargaan kepada Pemerintah Kota Bima sebagai kota cukup peduli Hak Asasi Manusia pada tahun 2019 dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Penghargaan Keterbukan Informasi Publik tahun 2020 tingkat provinsi NTB sebagai badan publik informatif dari Komisi Informasi Provinsi NTB.

Penghargaan sebagai kota sangat inovatif government award 2020 dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia

Penghargaan atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 6 kali berturut-turut.

Penghargaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) karena dianggap berkomitmen penuh terhadap peningkatan kompetensi pekerja migran. (BMM//Effen)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom