Bimantika.net Kota Bima_ Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH hari ini Kamis 9 September 2021 turun langsung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Raba Bima guna memastikan warga Binaan melakukan proses Vaksinasi Merdeka yang digalakkan oleh Pemerintah Pusat.
Pantauan Langsung Media Online Bimantika di Rutan Raba Bima bahwa dari 236 orang jumlah warga binaan yang sedang menjalani hukuman, 128 orang diantaranya di Vaksinasi Merdeka.
Kegiatan vaksinasi yang dipantau langsung Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH dan Kepala Rutan Bima M Saleh tersebut nampak sangat antusias warga binaan mengikuti program yang memberikan imunitas tubuh pada Virus Corona tersebut.
Warga Binaan Rutan Raba Bima di Vaksin dengan jenis vaksin Sinovak sejumlah 11 orang dan jenis Moderna sejumlah 117 orang dengan total vaksin sebanyak 128 Vaksin.
Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra ungkapkan bahwa program vaksinasi merdeka ini adalah kegiatan yang serentak dilaksanakan se-Indonesia demi menyelamatkan warga masyarakat dari pandemi Covid-19.
Kepala Rutan Raba Bima M Saleh dalam kesempatan itu membeberkan bahwa untuk menghindari adanya penyebaran Covid-19 di dalam rumah tahanan diperlukan untuk melakukan Vaksin.
”Seluruh Warga binaan saya bisa pastikan bahwa yang belum divaksin akan divaksin pada kegiatan vaksinsi lebih lanjut” demikian ungkapnya.(***)
Bimantika.net Kabupaten Bima_Bupati Bima Dua Periode Hj Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) hari ini Kamis 9 September 2021 menghadiri kegiatan Pengukuhan Bunda PAUD se Propinsi NTB.
Pada momentum itu Bupati IDP bersama beberapa Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) lainnya se NTB dikukuhkan oleh Bunda PAUD NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah di Pendopo Gubernur NTB.
Bupati IDP yang dikonfirmasi Media Online Bimantika melalui Saluran WhatsApp nya mengungkapkan komitmennya melanjutkan upaya dan ikhtiar selama periode pertamanya dalam memberikan dukungan pada PAUD dalam hal partisipatif PAUD di Kabupaten Bima.
“Insya Allah komitmen memberdayakan PAUD sebagaimana periode pertama kita tetap tingkatkan dalam hal partisipasi PAUD untuk pendidikan anak usia dini” demikian ungkap Bupati IDP.
IDP menyadari bahwa saat ini kabupaten bima dan hampir seluruh dialami oleh kabupaten dan kota se NTB akan dampak langsung dari pandemi Covid-19.
“Kita sadari saat ini masih dalam suasana pandemi COVID-19, namun itu tidak boleh kita jadikan alasan untuk berhenti lakukan upaya dan ikhtiar untuk mendorong partisipasi anak usia dini sebagai generasi penerus dimasa yang akan datang”. Tegasnya.
Menurut IDP bahwa sesungguhnya Pendidikan Anak Usia Dini sangatlah urgensi, Hal ini tentu menjadi kewajiban mutlak Bunda PAUD memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik dan menumbuh kembangkan potensi kecerdasan mentalitas serta pikiran anak-anak.
Seiring dengan di dinobatkan nya sebagai Bunda PAUD, Bupati IDP pun selaku Bupati Bima akan mengoptimalkan bantuan anggaran untuk PAUD sebagai faktor pendukungnya.
“Dengan anggaran yang memadai tentu pemberdayaan PAUD se Kabupaten Bima dapat kita optimalkan” demikian ungkap Bupati IDP. (***)
Bimantika.net Pemerintah Kabupaten Bima melalui Wakil Bupati Drs. Dahlan M. Noer, M. Si (8/9) Menyampaikan Penjelasan Bupati Bima terhadap Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dan Penyampaian Jawaban Bupati Bima atas PU Fraksi – fraksi Dewan Terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima Tahun 2021 – 2026.
Dokumen tersebut dibacakan pada Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Yasin S.Pdi di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bima.
Wabup dalam penyampaian mengemukakan, dalam proyeksi rancangan APBD-P pendapatan daerah direncanakan Rp. 1,78 Triliun, mengalami penurunan 2,09 persen dari target. Sementara belanja Rp.1,82 Triliun, turun 1,15 persen
Dahlan memaparkan, tantangan pembangunan Kabupaten Bima saat ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas layanan dasar, penurunan angka kemiskinan, peningkatan daya beli, pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan masyarakat (IPM), peningkatan kinerja dan penataan aset daerah serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Karena itu lanjut Wabup Dahlan, rancangan kebijakan umum APBD perubahan dan plafon prioritas anggaran akan memaksimalkan potensi daerah untuk menuntaskan secara bertahap permasalahan yang ada.
“Ikhtiar ini dijabarkan dengan mendorong pencapaian Visi Bima RAMAH pada tahun pertama pelaksanaan APBD melalui program, kegiatan yang mencerminkan kemampuan keuangan daerah”. Jelasnya dihadapan para anggota DPRD, Forkompinda dan Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang hadir pada paripurna tersebut.
Dikatakan Dahlan, gambaran kebijakan umum anggaran 2021 mencakup upaya memaksimalkan penerimaan pajak melalui upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah.
Penanganan Covid-19 yang berdampak pada penurunan alokasi belanja mengakibatkan adanya pemotongan langsung DAU dan dana alokasi lainnya oleh pemerintah pusat.
Aspek lainnya yang menjadi fokus adalah upaya mempertahankan alokasi anggaran pembiayaan daerah sehingga dapat memberi kontribusi positif dalam meningkatkan penerimaan PAD melalui efisiensi anggaran dan Silpa yang sehat sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.
Penyampaian pemerintah daerah tersebut selanjutnya akan dibahas dalam Pansus. (Sumber : Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima Suryadin, S.S M.Si)
Bimantika.net Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH dengan tegas dan terukur menyelenggarakan program vaksinasi merdeka yang terpusat dibeberapa tempat di Wilayah Hukum Polres Bima Kota.
Tempat-tempat itu adalah yang strategis mulai dari Polsek-Polsek Se Polres Bima Kota, beberapa pondok pesantren, Masjid dan hingga hari ini terpusat di Kantor PLN Cabang Bima.
Bukan hanya ditempat strategis saja pihak Polres Bima Kota Menggelar Vaksinasi Merdeka, akan tetapi hari ini 9 September 2021 para tahanan yang sedang menjalani hukuman di rumah tahanan polres Bima Kota pun tidak luput dari Program Vaksinasi Merdeka di Mako Polres Bima Kota.
Bahkan setiap keluarga para tahanan yang datang jenguk keluarga dalam tahanan pun ikut terlibat dalam Vaksinasi Merdeka.
Menurut Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra bahwa sesungguhnya Program Vaksinsi Merdeka ini adalah program penyelamatan warga dari wabah Covid-19.
Pihak Polres Bima tidak pernah berhenti melakukan kegiatan Vaksinsi Merdeka tersebut demi memotong mata rantai penyebaran Covid-19.
“Besok dilakukan secara besar-besaran Vaksinasi Merdeka yang di pusatkan di Polres Bima Kota dalam rangka memutus mata rantai Covid-19” ungkap Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos.
Saat di wawancara Media Online Bimantika pada kegiatan Vaksinasi Merdeka untuk Para Tahanan Polres Bima Kota hari ini Kamis 9 September 2021 Kompol Mujahidin menyebutkan Atas Perintah langsung dari Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra dirinya hari ini mengawal proses vaksinasi untuk para tahanan dan keluarga tahanan.
“Hari ini atas perintah Bapak Kapolres, jajaran Polres Bima Kota menggelar vaksinasi untuk para tahanan dan keluarga tahanan” ungkap Mujahiddin.
Jumlah Tahanan dan keluarga para tahanan yang di Vaksinasi hari sebanyak 75 orang dan kegiatan berlangsung aman dan terkendali. (***)
Bimantika.net Kota Bima_Polres Bima Kota sudah tiga hari berturut-turut menggelar Kegiatan Vaksinasi Merdeka. Sebelumnya di Pondok Pesantren Al Husayni, Masjid Baitul Hamid, Pondok Pesantren Imam Syafi’i.
Hari ini Kamis 9 September 2021 Polres Bima Kota menggelar vaksinasi Merdeka di Kantor PLN UP 3 Cabang Bima dibawah Garis Komando Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH.
Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Program Vaksinasi Merdeka bertempat di Kantor PT PLN UP 3 Kota Bima.
Liputan langsung media online Bimantika di tempat Vaksinasi bahwa Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos standby dalam pengawasan vaksinasi tersebut.
Jajaran Polres Bima Kota Melaksanakan kegiatan Pengecekan VAKSINASI MERDEKA TNI-POLRI dan Pemerintah Kota bersama pelayanan publik PT. PLN UP 3 Bima di wilayah hukum Polres Bima Kota yaitu melaksanakan Vaksinasi Merdeka yang bertempat di aula PT. PLN (Persero) unit pelaksana pelayanan pelanggan Bima.
Hasil pelaksanaan vaksinasi merdeka adalah dengan Target 90 orang, yang di Screening 74 orang, Di Tunda 16 orang, Di Beri Vaksin 74 orang.
Pelaksana Vaksin : Klinik Pratama Res Bima Kota Jumlah Tim Vaksinator : 1 Tim ( 10 orang ), Jumlah Vaksinator : 1 orang.
-16 Orang di Tunda karena adanya kendala kesehatan.
Vaksin I : 47 orang
Vaksin II : 27 orang
Kegiatan tersebut berjalan lancar serta antusias masyarakat yang melakukan VAKSINASI Merdeka sangat besar sekali usia yang melaksanakan Vaksinasi tersebut yang berumur mulai 12 tahun keatas .
Pantauan langsung media Online Bimantika di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan dan situasi dalam keadaan aman dan kondusif. (***)
Bimantika.net Dinas Kesehatan Kabupaten Bima menggelar kegiatan Orientasi tes dan pengobatan HIV Aids dan PIMS di Hotel Mutmainnah Kota Bima.
Kegiatan akan berlangsung mulai hari ini 9 September hingga 11 September dengan menghadirkan nara sumber yang ahli di bidangnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Afifuddin, SE, MM saat membuka kegiatan secara resmi berharap pada seluruh peserta pelatihan untuk bersungguh dalam mengikuti pelatihan tersebut.
“Perlunya bersungguh-sungguh Karena ini akan menambah wawasan dan pengetahuan dan setelah selesai kegiatan ini agar bisa menangani pasien HIV dgn baik serta menghilangkan stigma tidak baik di tengah-tengah masyarakat” demikian ungkap Afifuddin.
Pantauan langsung media Bimantika di arena kegiatan menunjukkan bahwa Tim fasilitator propinsi NTB sebanyak 6 orang ,yg terdiri dari Dokter, Perawat, bidan, Farmasi, Laboratorium dan RR(recording dan reporting).
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Propinsi NTB, Badarudin, S. Kep, Ners, MM menyampaikan materi dalam kegiatan itu sangat lengkap dan komprehensif.
Berikut penyampaian materi oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Propinsi NTB Badarudin, S. Kep, Ners, MM bahwa Program pengendalian HIV/AIDS bertujuan utama untuk menghentikan epidemi AIDS di Indonesia pada tahun 2030, dengan tujuan khusus (`three zeros’) untuk (a) menurunkan hingga meniadakan infeksi HIV baru; (b) menurunkan hingga meniadakan kematian yang disebabkan oleh keadaan yang berkaitan dengan AIDS; dan (c) meniadakan diskriminasi terhadap ODHA.
Untuk mencapai tujuan diterapkan target 90-90-90 yaitu menemukan 90% dari perkiraan Odha yang ada melalui tes HIV, mengobati 90% Odha yang ditemukan dan memastikan 90% dari Odha yang diobati mengalami supresi virus (tidak terdeteksi dengan pemeriksaan `viral load’)
pada tahun 2027 dan target pada tahun 2030 yaitu 95 — 95 — 95 untuk menyatakan akhir AIDS. Penemuan kasus di proSampai dengan bulan Desember tahun 2020, ODHA yang mengetahui status dan masih hidup mencapai 58%, ODHA yang masih dalam pengobatan ARV sebesar 26% dan ODHA yang on ARV, virusnya tersupresi baru mencapai 5%. Oleh karena itu diperlukan langkah percepatan perluasan layanan dan bagaimana membangun jejaring untuk tes dan pengobatan pada tempat yang sama termasuk membangun jejaring untuk menunjang pemeriksaan Viral load pada ODHA.
Di Provinsi NTB Kasus kumulatif HIV sampai dengan tahun 2020 sebanyak 1075 dan Komulatif AIDS sampai dengan Tahun 2020 sebanyak 1167 orang. ODHA yang telah mengetahui statusnya sebesar 2.178 orang dari target estimasi ODHA di NTB sebesar 5.972.
ODHA yang pernah memulai ART 1447 sedangkan yang masih on ART hanya 905 dari 1088 ODHA yang pernah memulai ART dan yang loss to follow up 183. ODHA yang on ARV virusnya tersupresi ada 7 orang dari 7 sampel yang di kirim untuk pemeriksaan Viral Load.
Hal ini dikarenakan jumlah akses layanan pengobatan yang sangat terbatas secara jumlah serta dengan klinik pengobatan yang tidak tersebar di semua kabupaten yang menimbulkan kesulitan dalam mengakses klinik pengobatan.
Terdapat kesenjangan antara ODHA yang ditemukan dengan yang mendapatkan ARV serta masih rendah ODHA yang masih minum ARV tapi setiap tahun belum mengetahui virusnya tersupresi. Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan akses layanan ARV untuk menekan kesenjangan ODHA yang ditemukan,
ODHA yang mengetahui status namun belum akses ARV serta evaluasi untuk pengobatan ODHA. Menemukan ODHA sedini mungkin dan kemudian memberikan akses kepada pengobatan ODHA yang telah ditemukan,
diharapkan dapat menurunkan angka infeksi baru HIV, menekan angka kematian yang disebabkan oleh AIDS karena keterlambatan temuan dan pengobatan ODHA tanpa adanya stigma dan diskriminasi.
Mendekatkan layanan tes dan pengobatan kepada masyarakat menjadi tujuan pemerintah untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian termasuk untuk HIV AIDS dan PIMS. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memberikan dana dekonsentrasi kepada Provinsi untuk mempercepat proses pendekatan akses layanan kepada masyarakat.
Sehubungan hal tersebut kita akan melakukan orientasi Layanan Tes dan Pengobatan HIV AIDS dan PIMS di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Layanan diharapkan dapat memberikan layanan tes dan pengobatan HIV AIDS dan P1MS kepada masyarakat yang memiliki risiko terinfeksi.
Tujuan kegiatan Memberikan Orientasi kepada Layanan yang ada di Provinsi NTB, Menguatkan Sistim layanan Kesehatan dengan adanya petugas yang sudah dilatih dan Meningkatkan kapasitas SDM di Prov.NTB
Diharapkan Tersedia tim HIV AIDS dan PIMS yang memiliki kompetensi dalam memberikan peIayanan tes dan pengobatan HIV dan PIMS pada Masyarakat, tersedianya Layanan Tes dan Pengobatan HIV AIDS dan PIMS sehingga pasien yang di temukan bisa langsung mendapatkan pengobatan.
PESERTA Peserta Orientasi test dan treat layanan HIV AIDS dan PIMS: bekerja di Layanan HIV AIDS dan PIMS minimal 2 tahun, Bersedia Tidak di pindah tugaskan minimal 3 tahun setelah mengikuti orientasi Tes dan Pengobatan HIV AIDS dan PIMS, peserta memiliki profesi sebagai dokter, perawat,bidan, petugas farmasi, Petugas laboratorium dan petugas RR di tempat layanan HIV AIDS dan PIMS. (***)
Bimantika.net Hj. Elly Alwaini HM Lutfi secara resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kota Bima oleh Bunda PAUD Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah,
Kegiatan pengukuhan tersebut bertempat di Pendopo Tengah Gubernur NTB pada Kamis 9 September 2021.
Pengukuhan Bunda PAUD ini diikuti oleh seluruh 10 Bunda PAUD Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bunda PAUD adalah predikat yang diberikan kepada istri kepala pemerintah dan kepala daerah (Presiden, Gubernur, Bupati/Walikota, Camat, Kepala Desa/Lurah) atau disandang langsung oleh kepala pemerintahan dan kepala daerah perempuan yang merupakan penggerak utama dalam pembinaan layanan pendidikan bagi anak usia dini. (***)
Bimantika.net Kabupaten Bima_Totalitas Penuh Kepolisian Resor Bima Kabupaten dalam Mendukung Percepatan Vaksin Virus Covid-19 di wilayah Hukum Polres Bima Kabupaten Terlihat jelas, itu semua Dilakukan Guna Menekan Laju penyebaran Virus Covid-19 Di Kabupaten Bima.
Kali ini Polres Bima Kabupaten Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bima,RSUD,dan Puskesmas Monta dipimpin Langsung oleh Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K.,
“Menggelar Gerai Vaksin Presisi Merdeka Goes To Scoll di SMAN 1 Monta Setelah Kemarin Menggelar Kegiatan Yang Sama Di SMAN 1 Woha Rabu 08/09/21.Sekira Pukul 11.30 Wita,” demikian ungkap Kasi Humas Polres Bima IPTU Adib Widayaka Lewat laporan Tertulis Resminya.
Hadir Dalam Kegiatan Tersebut,Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K.,Kabag Ops Polres Bima Kabupaten AKP Herman, S.H., Kasat Intelkam Polres Bima Kabupaten AKP Ahmad Majmuk, S.Pd.,Kasi Humas Polres Bima Kabupaten IPTU Adib Widayaka.,dr. H. Ganis Kristanto Prihadi., Camat Monta Drs. Nurdin.,Kapolsek Monta IPTU Takim,Kepala SMAN 1 Monta Drs. M. Fadil.
Vaksinasi yang Digelar diruang Belajar SMAN 1 Monta Ini Disambut Antusias Oleh kepala Sekolah, para Guru Dan Siswa Siswi Yang Akan Di Vaksin, Sebanyak 85 siswa Dan siswi Yang Akan Vaksin Sebelumya Diskrining Terlebih Dahulu Sebelum divaksin.
“Semuanya Lolos Setelah Tahapan Skrining, Ke 85 Siswa Siswi ini Baru Dilakukan Vaksin,” Terang Adib.
Terpisah Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko S.I.K., Menghimbau Kepada Seluruh Siswa Siswi SMAN 1 Monta Dan Para Guru Untuk Selalu Mematuhi Protokol Kesehatan Demi Menekan Laju penyebaran Virus Covid-19.
“Karena Dengan Begitu Insa Allah Kita Semua Akan Terhindar Dari Jangkitan Virus Yang mematikan Ini ujar Kapolres Yang Mengikuti Langsung Sampai Selesai kegiatan Tersebut” ungkap Kapolres.
Seluruh Kegiatan Berjalan Lancar Dan Berahir Sekira Pukul 15.30. Wita.(***)
Bimantika.net Kabupaten Bima_Banyaknya cobaan dalam menjalani kehidupan, seakan menjadi masalah yang tidak ada solusinya bagi pria paruh baya ini, Dan Mengambil Keputusan Yang Hampir Saja Merenggut nyawa nya Sendiri untuk Gantung diri di perkebunan Milik Warga Setempat Rabu (8/9/2021), Sekira Pukul.21.45. Wita.
Kasi Humas Polres Bima IPTU Adib Widayaka menjelaskan bahwa, korban merupakan salah satu warga Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima NTB. Yakni Usman (57 Tahun) mencoba lakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri.
Lebih lanjut dijelaskannya juga bahwa, Korban dalam upayanya untuk mengakhiri hidup, Usman sempat gantung diri, namun tuhan masih berkehendak lain saat ia nyaris menghembuskan nafas terakhir nya
“tiba-tiba ranting pohon tempat ia mengikat tali langsung patah karena tidak mampu menahan berat badan Usman.” Ungkap Kasi humas Polres Bima Kabupaten.
Saat ditemukan oleh warga, Rabu (08/09/2021), pukul (20.45) wita. korban dalam keadaan tergeletak tepat di bawah pohon tempat ia gantung diri, sedang mengalami kejang-kejang dengan seutas tali masih terikat di lehernya.
Mendapat informasi adanya peristiwa tersebut, anggota Polsek Monta dengan cepat datangi TKP, dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas Monta agar cepat mendapatkan pertolongan medis.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak medis di Puskesmas Monta, ditemukan luka bekas jeratan tali pada bagian lehernya, sekitar pukul (21.45) wita, korban tertolong dan siuman.(***)
Bimantika.net Malam ini Rabu 8 September 2021, Ratusan Pemuda Kelurahan Oi Mbo Kecamatan RasanaE Timur Kota Bima mendatangi kediaman Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam rangka menjalin tali keakraban atau Silaturrahim.
Liputan langsung Media Online Bimantika di kediaman Walikota HML, bahwa kedatangan ratusan pemuda kelurahan Oi Mbo itu semata-mata ingin menambah keakraban antara pemuda dan pemerintah.
“Kami datang untuk lebih akrab dengan pak walikota sekaligus mengharapkan agar di Kelurahan Oi Mbo bisa di bangun lapangan sepak bola” ungkap salah seorang pemuda.
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam arahannya pada generasi muda menyebutkan bahwa dirinya selaku Walikota akan tetap memperhatikan dan merealisasikan apa yang menjadi kehendak dari pemuda Oi Mbo dalam hal pembangunan Lapangan sepak bola tersebut.
Untuk menindaklanjuti permintaan ratusan pemuda tersebut, Walikota HML pun berjanji akan langsung turun lokasi yang insya Allah pada hari Minggu.
Menurut Walikota HML bahwa drinya sudah sejak tahun lalu memikirkan utusan sarana lapangan bola di kelurahan Oi Mbo sehingga proses pembebasan lahanpun sedang berproses saat ini.
“Insya Allah hari minggu kita akan kembali tinjau lokasi walaupun sebelumnya kita sudah turun langsung melihat lokasi lapangan bola tersebut” demikian ungkap Walikota HML.
Atas komitmen Walikota HML dalam hal pembangunan Lapangan Bola tersebut, serentak Ratusan pemuda Oi Mbo memberikan aplous pada Walikota HML sembari meneriakkan Lanjutkan HML Dua Periode. (***)