Walikota HML Apresiasi Gerakan Pemuda Pane Bangun Usaha Mandiri

Bimantika.net Kota Bima_Karang Taruna adalah wadah dan Wahna pengembangan generasi muda nonpartisan.

Karang Taruna tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa atau Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak di bidang kesejahteraan sosial kemasyarakatan.

Nampak Pergerakan kelompok pemuda kelurahan Pane elaborasi antara Karang Taruna Gemini dan Tim Siaga Bencana Kelurahan (TSBK) dalam menekuni bidang budi daya jamur tiram sebagai salah satu upaya dari sekian ikhtiar dalam pengembangan ekonomi masyarakat.

Upaya dan ikhtiar kaum generasi muda dalam bentuk elaborasi itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memberikan apresisi yang mendalam.

Hal itu disampaikan langsung oleh Walikota HML saat mengunjungi Kumbung Jamur Tiram di RT 08 RW 03 kelurahan Pane Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima pada hari Rabu 9 September 2021.

Walikota HML yang didampingi Kabag Humas, Camat Rasanae Barat, Lurah Pane, Anggota DPRD Kota Bima Fraksi Gerindra Sudirman DJ, SH, menyarankan agar usaha budi daya jamur tiram bisa lebih dikembangkan sehingga hasil produksinyapun bertambah.

“Pasar jamur tiram di kota Bima ini stabil, untuk itu saya sarankan untuk membuat kumbung yang lebih besar, ajukan surat permohonan ke dinas terkait”, ungkap Wali Kota.

Sementara Ketua Kelompok Budi Daya Jamur Tiram, Mahrum, menceritakan, kegiatan ini berawal dari program pemberdayaan yang difasilitasi oleh LP2DER Bima atas dukungan Islamic Rellief Worldwide tahun 2019.

Atas kunjungan Walikota HML Mahrum yang juga sebagai Pimpinan Redaksi Media Online Obor Bima menyampaikan ucapan terimakasih pada Walikota HML.

“Alhamdulillah semoga kehadiran Bapak Wali Kota Bima menambah motivasi kami dalam menekuni usaha-usaha yang bersifat pemberdayaan” Demikian ungkapnya.(***)

Polres Bima Kabupaten Amankan Puluhan Botol Miras di 3 Lokasi Berbeda

Bimantika.net Kabuapten Bima_ Satresnarkoba Polres Bima Kabupaten dibawah pimpinan Kanit 1 Aiptu Sudirman melaksanakan penindakan terhadap pemilik minuman beralkhol ilegal alias tanpa izin di tiga tempat berbeda (6/9/21)

Dari hasil razia minuman keras tersebut Sat Res Narkoba Polres Bima Kabupaten mengamankan puluhan Liter Miras Ilegal jenis Bir Bintang dan jenis arak.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K menuturkan bahwa kegiatan razia merupakan upaya Polres Bima dalam memberantas peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten.

Pada operasi miras di lokasi pertama Yakni dikediaman sdri Elis Desa Talabiu Kecamatan Woha, Kabupaten Bima diamankan 10 Dus minuman Keras /Beralkohol jenis Bir bintang (120 botol)

Selanjutnya di lokasi yang kedua berada di kediaman Sdri Ma’ani Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, diamankan 1 botol minuman keras/beralkohol jenis Bir Bintang dan 1 Botol Minuman keras Jenis Arak

Kemudian dilokasi ketiga bertempat di Hotel Kalaki Beach sdri Eva Ds. Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, diamankan 1 dus minuman beralkohol jenis Bir bintang (12 botol).

Sementara, Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K mengungkapkan apresiasinya kepada Satnarkoba Polres Bima.

“Saya harap operasi ini dapat rutin dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menjaga kondusifitas wilayah kabupaten Bima agar tetap aman dan kondusif,”

Miras merupakan induk dari segala jenis tindak kejahatan yang terjadi dalam dimensi kehidupan masyarakat

“maka dari itu kami Polres Bima khususnya Sat Res Narkoba akan terus memberantas peredaran miras dengan mengumpulkan segala informasi baik dari masyarakat maupun dari anggota kami tentang tempat-tempat yang memproduksi miras ilegal”. Tutur Kasat Res Narkoba AKP Wahyudin.(***)

Polres Bima Kota Gelar Vaksinasi Merdeka, Kini Sasarannya Wilayah Utara Kota Bima

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH saat menyerahkan Bantuan Beras 50 Kg untuk para Santri

Hari ini, Rabu 8 September 2021 adalah Hari ke 3 Pelaksanaan Vaksinasi merdeka yang digelar di Pondok Pesantren Imam Syafi’i lingkungan Lewi Jambu Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima.

Lurah Ule Kecamatan Asakota Kota Bima, Nahyar Munkar, S. PdI saat di konfirmasi media online Bimantika (8/9/2021) menyebutkan bahwa hari ini dirinya bersama Jajaran Kepolisian Resort Kota Bima bersama-sama menyaksikan kegiatan Vaksinasi Merdeka yang ada di Salah satu pondok pesantren di wilayah kerjanya.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH bersama Lirah Ule Nahyar Munkar, S. PdI dan Lurah Melayu Haris Zulkarnaen, S. Sos

“Alhamdulillah tadi Bersama Bapak Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH, Lurah Melayu Haris Zulkarnaen, S. Sos menyaksikan Momen Vaksinasi Merdeka Di Pondok pesantren Imam Safi’i Lingkungan Lewi Jambu Kelurahan Ule di rangkaian pemberian bantuan Beras 50 kilogram kepada santri Imam Safi’i” ungkap Lurah Ule.

Nahyar menambahkan bahwa atas atensi dan bantuan Kapolres Bima Kota tersebut dirinya selaku lurah berterima kasih yang amat sangat dalam pada pihak Polres Bima kota dalam bentuk sinergitas nya di masa pandemi Covid-19 ini.

“Saya selaku Lurah Ule merasa bangga dan berterimakasih atas sinergitas pihak Polres Bima kota sehingga hari ini di wilayah tempat saya mengabdi ada kegiatan Vaksinasi Merdeka dan bantuan untuk santri yang diserahkan langsung oleh Bapak Kapolres” demikian ungkap Nahyar.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH menyebutkan bahwa menang hari ini sasaran Vaksinasi Merdeka digelar di Wilayah Kecamatan Asakota setelah kemarin dilakukan di Pondok Pesantren Al Husainy Kecamatan RasanaE Barat dan Masjid Baitul Hamid Kecamatan Rabat.

“Alhamdulillah hari ini hari ketiga Vaksinasi Merdeka kegiatannya dipusatkan di wilayah Utara Kota Bima yang di pusatkan di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Kelurahan Ule Kecamatan Asakota” demikian Ungkap Kapolres Bima Kota.

Lebih Lanjut Kapolres Bima Kota Memberikan bahwa
Vaksinasi Presisi Merdeka adalah sinergitas Kodim 1608/Bima, Polres Bima Kota dan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima.

Sementara Data Resmi dari Humas Polres Bima Kota yang hasil penelusuran Media Online Bimantika bahwa Vaksinasi yang dipusatkan di Pondok pesantren Imam Syafi’i Kelurahan Ule Dengan Total Vaksinasi 439 Orang, dengan Rincian Sebagi Berikut Wilayah Kota Bima : 232 orang Dengan Rincian: Polsek Asakota: 16 Orang, Polsek Rasanae Barat: 116 Orang, Polsek Rasanae Timur: 44 Orang, Poliklinik Polres Bima Kota: 56 Orang.

Sementara Wilayah Kabupaten Bima : 207 Orang Dengan Rincian: Polsek Wawo: 72 Orang, Polsek Sape: 80 Orang, Polsek Lambu: 30 Orang, Polsek Wera: 25 Orang

Vaksinsi Merdeka Menggunakan Vaksin Sinovac Milik Polri sebanyak 232 Dosis, Milik Dinkes Kabupaten Bima sebanyak 207 Dosis. (***)

Kapolres Bima Kota Terus Kawal Vaksinasi Serentak

Bimantika.net Vaksinasi Presisi Kemerdekaan yang menjadi program Pemerintah Pusat dalam rangka memotong mata rantai penyebaran Covid-19 terus digalakkan.

Pada Hari senin kemarin (6/9/2021) pihak Polres Bika Kota menggelar Vaksinasi serentak di Pondok Pesantren Al Husainy Kota Bima, Salah satu Pondok Pesantren ternama di Wilayah Kota Bima dengan melibatkan warga pondok pesantren dan warga sekitar ponpes untuk melakukan Vaksinasi, dilanjutkan dengan hari ini Selasa 7 September 2021 di Masjid Baitul Hamid Kota Bima.

Metodologi Pendekatan persuasif yang dilakukan oleh jajaran Polres Bima Kota dalam menggalakkan Vaksinasi serentak ini sangat efektif dan efisien sehingga memungkinkan bisa mencapai target.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH benar-benar memanfaatkan tali silaturrahim sebagai bentuk dan pola kepemimpinannya dalam menciptakan kondisi yang kondusif di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Alumni Akpol Angkatan 2002 ini sebelum menjadi Kapolres Bima Kota Telah banyak mengabdikan dirinya di beberapa Tempat seperti di Polda Sumatra Selatan, Poltabes Palembang,

Karir Kepolisian nya pun terbilang sukses setelah ikut PTIK tahun 2007 silam. Sehingga pasca PTIK di tahun 2009 meniti karir kepolisian nya di Polda Kalimantan Selatan hingga menjadi Kasat Lantas Polres Kota Baru sekitar tahun 2010, dan Kasat Lantas Polres Banjar di tahun 2012.

Usai Sespim tahun 2019 AKBP Henry Novika Chandra mengabdikan dirinya di Polda NTB dan pernah menjabat sebagai Kasat PJR Ditlantas Polda NTB.

Di tahun 2021, AKPB Henry Novika Chandra di beri tugas sebagai Kapolres Bima Kota.

Nampak AKBP Henry Novika Chandra Adalah Sosok Polisi yang kecenderungan pererat tali silaturrahim yang sangat tinggi. Bahkan sampai saat ini masih tetap lakukan silaturrahim dengan berbagai para tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda dan lainnya di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Terkait dengan urusan Vaksinasi serentak, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra dengan segala kekuatannya melakukan upaya dan ikhtiar sehingga target Vaksinasi pun terwujud dalam beberapa bulan kedepan.

“Hari ini adalah hari kedua Vaksinasi serentak yang kita galakkan dan untuk Polres Bima Kota kita lakukan strategi Vaksinasi per Polsek untuk rutinitas dan leading sektornya langsung Babinsa, Bhabinkamtibmas Dinas kesehatan” demikian Ungkap Kapolres.

Sementara di Tingkap Polres, dirinya menyebutkan bahwa akan melakukan sinergitas seperti PLN, Mahasiswa dan lainnya.

“Dalam hal ini Polres Bima kota lakukan dengan sistim jemput bola sehingga proses vaksinasinya memenuhi target dan rakyat bisa pulih kembali dalam aktivitasnya” demikian Ungkap Kapolres.

Diakhir wawancaranya, Kapolres Bima Kota berkomitmen selama dirinya menjadi Kapolres Bima Kota, Akan menjadikan Kota Bima terpelihara kemanan dan ketertiban masyarakat serta terpenuhi target Vaksinasi serentak.

“Semoga terpelihara kamtibmasnya dan target vaksinasi terpenuhi sehingga rakyat kota bima bisa pulih dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19 dan semoga dengan Vaksinasi ini bisa kembali normal kan keadaan dan kegiatan warga masyarakat kota Bima” demikian ungkap Kapolres. (***)

Perkuat Sinergi, Rakor Lingkup Bidang Kerja Asisten II Pemkab Bima Digelar

Bimantika.net Sejumlah Perangkat Daerah dan Bagian Sekretariat daerah Kabupaten Bima dibawah lingkup tugas Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan menggelar Rapat Koordinasi Senin (6/9) di ruang rapat Sekretaris Daerah.

Menurut Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima Suryadin, S.S, M.Si Rapat tersebut ditujukan untuk meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah dan Bagian yang berada dibawa koordinasi Asisten II.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bima, Ir. Indra Jaya dan diikuti 17 Unit kerja, baik Dinas, Badan dan Bagian Setda.

Pertemuan diawali dengan laporan rencana Program dan kegiatan serta progres setiap pelaksanaan program yang sedang berjalan maupun rencana program dan kendala yang dihadapi masing-masing OPD. Rapat koordinasi juga secara khusus membahas rencana strategis tiap unit kerja .

Ir. Indra Jaya dalam arahannya memaparkan, pembahasan Renstra perangkat daerah ini penting meningkatkan sinergisitas dan koordinasi lintas perangkat daerah dan memastikan dokumen yang disusun selaras dengan arah kebijakan Bupati terpilih.

Oleh karena itu lanjut Indra Jaya kepala OPD harus memahami dengan baik indikator kinerja daerah sebagai alat ukuran capaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah dan indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang ditetapkan menjadi Indikator Kinerja Kunci (IKK) pada akhir periode masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati”. Jelasnya.(***)

Kapolres Bima Kota Lakukan Gerakan Masif Vaksinasi Presisi Merdeka

Bimantika.net KOTA BIMA_Atas Perintah Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen. Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H. dalam mensukseskan program Vaksinasi, seluruh jajaran Polres se Nusa Tenggara Barat secara massif melakukan hal tersebut. 

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH walau baru bertugas di wilayah hukum Kota Bima belum sampai satu bulan, namun sudah memberikan bukti Bhakti nya untuk kemaslahatan warga masyarakat Kota Bima.

Khusus urusan Vaksinasi Covid-19, Kapolres Henry dengan pola edukasi dan pendekatan sosio kemasyarakatan menyadarkan warga Kota Bima untuk melakukan Vaksinasi Massal yang di pusatkan di Pondok Pesantren Al Husainy Kota Bima Senin (6/9/2021).

VAKSINASI PRESISI MERDEKA ini adalah sinergitas Kodim 1608/Bima, Polres Bima Kota dan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima, karena wilayah Hukum Polres Bima Kota sebagian nya ada di Kabupaten Bima.

Kapolres Henry dengan kemampuan garis Komando nya memerintahkan Wakapolres dan seluruh jajaran dibawahnya untuk secara melakukan Vaksinasi dengan melakukan pendekatan-pendekatan yang sangat humanis di rakyat arus bawah.

Atas Komando Kapolres AKBP Henry Novika Chandra pun, terlaksana 11 Gerai Vaksin Wilayah Hukum Polres Bima Kota.

Sementara itu, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin yang ditemui langsung oleh Media Online di tempat Vaksin membeberkan bahwa atas Komando Pak Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH dirinya dan seluruh jajaran Polres Bima Kota siap sukseskan Program Vaksinasi Massal ini demi untuk menyelamatkan masyarakat Kota Bima dari urusan Covid-19.

Kompol Mujahiddin pun menyampaikan bahwa atas Perintah Pak Kapolres Bima Kota tersebut pihak Polres Bima Kota pada hari senin 6 September 2021 berhasil dan sukses lakukan Vaksinasi dengan Total Vaksinasi 591 Orang.

Wakapolres Kompol Mujahiddin beberkan Rincian nya Yakni Wilayah Kota Bima 375 Orang Dengan Rincian: Polsek Asakota: 69 Orang, Polsek Rasanae Barat: 165Orang, Polsek Rasanae Timur: 31 Orang, Poliklinik Polres Bima Kota: 79 Orang, Klinik TNI: 3 orang

Karena Sebagian juga wikayah hukum Polres Bima Kota ada di Wilayah Kabupaten Bima, Mujahiddin pun membeberkan data antara lain Wilayah Kabupaten Bima : 216 Orang Dengan Rincian: Polsek Wawo: 71 Orang, Polsek Sape: 63 orang, Polsek Lambu: 22 orang, Polsek Langgudu dan Polsek Ambalawi: 28 Orang, Polsek Wera: 32 Orang.

Vaksinasi Massal Presisi Kemerdekaan ini Menggunakan Vaksin Sinovac : Milik Polri sebanyak 375 Dosis, Milik Dinkes Kabupaten Bima sebanyak 216 Dosis. (***)

Kapolres Heru Sasongko Hadiri Vaksinasi Serentak Pesantren dan Rumah Ibadah

Bimantika.net Kabupaten Bima_Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K meninjau Pelaksanaan dan Proses Vaksinasi Serentak Pesantren dan Rumah Ibadah Sinergi Polri dan Staf Khusus Presiden yang di laksanakan di Ponpes Al-Wafa’ Dusun Godo Desa Dadibou Kecamatan Woha Kabupaten Bima (6/9/21)

Dalam tinjauannya Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K juga menyerahkan sejumlah masker kepada Pimpinan Ponpes untuk dibagikan kepada Santri dan santriwati Guna mengantisipasi penyebaran dan penularan covid-19 diarea Ponpes.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Kasdim 1608 Bima Mayor Infantri Yuda Bakti, Kabag OPS AKP Herman, SH, Camat Woha Irfan, S.Sos, Danramil Woha, Kapten Ibrahim, Kapolsek Woha, Iptu Saiful, S.Sos, Kasi Humas Iptu Adib Widayaka serta pimpinan Ponpes Al-Wafa Ust Khairudin, S.pdi.

Kapolres dalam kesempatannya mengungkapkan bahwa “kunjungan ini dalam rangka mengecek proses Vaksinasi serentak untuk masyarakat dan Vaksinasi tahap pertama Covid – 19 untuk pesantren dan rumah ibadah yang di gelar di Ponpes Al-Wafa.

Tambahnya, vaksinasi Covid-19 mulai masuk Ponpes dengan tujuan untuk membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) di kalangan para santri, sehingga terhindar dari penyebaran COVID-19.

“Para santri adalah generasi muda penerus bangsa, sehingga diharapkan dengan penyuntikan vaksin ini menjadi terbentuk herd immunity-nya,” tuturnya.

Kapolres juga menuturkan bahwa pemberian vaksin kepada para santri itu menjadi ikhtiar pemerintah menekan penyebaran khususnya klaster pesantren yang menjadi pencetak para da’i di masa depan.

“Pondok pesantren menjadi ujung tombak para generasi muda dididik untuk aspek religius, kemudian nasionalis dan toleran,” tandasnya.

Selain itu Kapolres juga menghimbau khususnya masyarakat Kabupaten Bima agar tidak mempercayai berita hoax yang beredar mengenai pelaksanaan Vaksinasi Covid – 19.

“Saya himbau agar masyarakat tidak percaya berita hoax mengenai Vaksinasi yang tersebar, Vaksinasi merupakan upaya melindungi diri jika terserang Virus Covid – 19”. Pungkasnya. (***)

Kapolres Heru Sasongko Kunjungi Ponpes Al-Madinah

Bimantika.net Kabupaten Bima_Kepala Kepolisian Resor Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko S.I.K. Menyambangi Pondok Pesantren Al-Madinah Guna Mempererat tali Silaturahmi Antara Para Tokoh, Pemuka Agama Dan Pimpinan Pondok Pesantren Yang Ada di Wilayah Hukum Polres Bima Kabupaten, Setelah Beberapa Hari Kemarin Mengunjungi Kecamatan Parado.Senin, 06/09/21 Sekira pukul 14.20 Wita.

Hadir Dalam Kunjungan itu, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K, Pimpinan Ponpes Al Madinah Ust Bunyamin, S.Pd, Kabag Ops Polres Bima AKP Herman, SH.,Kapolsek Bolo AKP Hanafi,Danramil Bolo Lettu Gontang, Humas Ponpes Al Madinah Ustadz Jabir, Pengajar Ponpes Al Madinah Ustadz Sahrul, Bhabinkamtibmas Desa Kananga Bripka Erwin, Babinsa Desa Kananga Sertu Ibrahim, Ustadz Ismail Serta Para pengajar Dan Masyarakat Setempat.

Kunjungan Kapolres Bima Heru Sasongko S.I.K Yang Di Sertijab Tanggal 14 Agustus ini Yang Menggantikan AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S.I.K., Disambut Langsung Oleh Pengasuh ponpes Al-Madinah Ustadz Bunyamin, S. Pd, Beserta Para pengajar Di Pondok Pesantren Al-Madinah Terang Kasi Humas Polres Bima IPTU Adib Widayaka Lewat Laporan Tertulis Resminya.

Dalam Kunjungannya Tersebut Kapolres Menyampaikan Ucapan terima kasihnya kepada Pimpinan Ponpes Al Madinah dan para Pengajar yang sudah menyempatkan Diri menerima kunjungan dan Silaturahmi kami dan ini kunjungan perdana kami dan kami mohon kiranya kami bisa diterima oleh masyarakat Bima Serta Bahu Membahu dalam menjaga Harkamtibmas Kabupaten Bima.

“Apabila ada kendala dan permasalahan agar di sampaikan Kepada Kami Insa Allah saran dari Ustadz akan kami tampung serta kami akan tindak lanjuti” Ujar Pria Yang Dikenal Akrab Dengan Para Tokoh Agama itu.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Al-Madinah Ustad Bunyamin Spd, Menyampaikan Rasa Terimakasih nya Kepada Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K., Beserta Rombongan Yang Sudah Meringankan Langkah Dan Meluangkan Waktu Untuk Mengunjungi Ponpes Yang Diasuhnya Semoga Silaturahmi Ini Akan Tetap Terjalin.

Dikatakannya, Bahwa Ponpes Al Madinah sering sekali dikunjungi oleh Pejabat Negara terutama dari Kepala BNPT yang pada awalnya Pondok kami ini di cap Teroris dan seiring berjalannya waktu Ponpes kami mulai menyatu dengan Pemerintah dan sepenuhnya 100% NKRI.

“Banyak kader kami Yang pergi keluar Daerah dan sukses melanjutkan Dakwah dan Mudah Mudahan Pondok kami sering dikunjungi Dan Kami Siap Membantu Tugas Tugas Kepolisan Demi Terciptanya situasi Kamtibmas Yang Kondusif Di Kabupaten Bima” Papar nya.

Senada Dengan itu Humas Ponpes Al-Madinah Ustad Jubir Menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolres Bima dan rombongan dan ucapan terima kasih atas kunjungannya di Ponpes Al Madinah.

Dijelaskannya, Bahwa di Bima terkenal dengan Islamnya dan pelaksanaan Syariat Islam itu adalah yang utama dan Peristiwa lampung adalah pemuda Bima termasuk para Mujahid Poso juga ada Pemuda Islam Bima Pungkas Ustad Jabir.

Ditambahkannya,Bahwa dulu antara Aparat dengan Para Ulama jarang berkomunikasi dan sekarang banyak sekali perubahan dimana Aparat berjalan beriringan dengan para Ulama sehingga Harkamtibmas dapat di antisipasi dan Mudah Mudahan kerjasama Dan Silaturahmi ini Tetap Terjalin

Jabir Juga Menyampaikan di Bima ini banyak Konfliknya dan saat ini marak penyebaran Narkoba dan meminta Kepada Pihak Kepolisan Resor Bima agar diberantas sampai tuntas Karena Bahaya’ Laten Narkoba Bisa Merusak Akhlak Para Pemuda Kita.

“Dalam Waktu Dekat Ponpes Al Madinah Diminta tempat oleh MUI Pusat yang akan mengadakan acara pada tanggal 18 September 2021 acara Perdamaian Poso Dengan Mengusung Tema Bedah Buku” Terang Jabir.

Kapolsek Bolo AKP Hanafi Juga Menyampaikan Terimakasih Kepada Kapolres Dan Pimpinan Ponpes Al- Madinah,Terkait masalah kenakalan Remaja Serta siapapun yang berbuat melanggar Hukum Apa pun Motif Dan alasannya akan kami Tindak Dan Diproses Secara Hukum yang Berlaku.

Hanafi Juga Menyatakan Kesiapan nya Mengamankan Rencana Kunjungan Ketua MUI pusat Dirinya akan Berkerja Sama Dengan Polsek Bolo Pungkas Mantan Kasubag Humas polres Bima itu.

Seluruh rangkaian kegiatan Silaturahmi berjalan aman,lancar dan berakhir Sekira pukul.15.00 wita.(***)

Komitmen Walikota HML Tingkatkan Kualitas ASN Pemkot Bima

Oleh Ihya Ghazali Kabag Organisasi Pemkot Bima

Bimantika.net Profesionalisme ASN memiliki banyak indikator
hasil evaluasi PMPRB Kota Bima tahun 2019 yang mana salah satu dari 8 area Reformasi Birokrasi menyangkut profesionalisme ASN Kota Bima yang sangat rendah (hasil Survei dan rekomendasi BKN)

Tentunya harus disikapi secara arif untuk ditindaklanjuti, untuk dipahami bahwa PMPRB Kota Bima sejak beberapa tahun sebelumnya belum pernah dilaporkan ke , baru pada tahun 2020 kita melaporkan ke kemenpan RB RI dan mendapatkan hasil penilaian CC, dari sisi pencapaian nilai CC merupakan hasil sangat relistis dan cukup baik jika dilihat dari kondisi riil yang terjadi, yang mana untuk mendapatkan hasil baik tentunya butuh waktu dan proses yang panjang.

Bahkan beberapa daerah tidak jarang ketika baru melaporkan PMPRB tidak mendapatkan penilaian kalaupun ada rata – rata star dari nila D ( urutan penilaian D,C,CC,B,BB,A,AA).
Hasil survei BKN sebenarnya bukan data baru tapi kondisi yang terjadi selama kota bima terbentuk, hanya saja memang karena kita baru melaporkan PMPRB maka BKN baru bisa menyampaikan rekomendasinya melalui hasil evaluasi PMPRB tahun 2020 yang kesannya seakan – akan capaian profesionalisme yang sangat rendah terjadi tahun 2019.

Untuk mencapai profesionalisme ASN tentunya banyak indikator yang harus dipenuhi diantaranya dimensi kualifikasi pendidikan mulai dari jenjang pendidikan tinggi S3 sampai jenjang terendah, semakin tinggi jenjang pendidikan maka semakin tinggi bobot ASN itu sendiri demikian juga sebaliknya semakin rendah kualifikasi pendidikan maka nilai atau bobot ASN juga rendah, bobot ini tentunya menjadi representasi dari keseluruhan ASN Kota Bima ( kondisi saat ini masih banyak ASN Kota Bima yang jenjang pendidikan SMA kebawah )

Lalu dari sisi kompetensi ASN Kota Bima juga diukur terkait Diklat – diklat yang pernah diikuti oleh ASN , untuk ASN yang menduduki jabatan pimpinan Tinggi jika belum mengikuti Diklat PIM II tentu bobot nilainya nol, demikian juga dengan jabatan administrator dan pengawas.

Jika belum mengikuti diklat PIM III atau sekarang dikenal dengan Diklat PKA dan jabatan pelaksana belum diklat PIM IV bobot nilainya juga rendah ( saat ini masih banyak pejabat – pejabat dari jenjang tersebut belum mengikuti Diklat dimaksud, hal ini tentunya sangat dipahami mengingat keterbatasan anggaran, kondisi ini hampir dialami oleh seluruh pemda lebih – lebih daerah yang minim APBD nya seperti Kota Bima ( gebrakan Walikota Bima saat ini, beberapa waktu yang lalu mengirim 15 peserta Diklat PKA.

ini bagian dari komitmen beliau dalam meningkatkan profesionalisme ASN Kota Bima.

Selain diklat – diklat tersebut daerah juga dituntut untuk menyertakan ASN nya pada Diklat Fungsional,Diklat Teknis, seminar ,workshop/magang atau kursus dan sejenisnya kondisi ini masih belum mampu kita penuhi secara utuh( kembali dibenturkan pada masalah anggaran)
Indikator lain yakni ASN dituntut untuk memiliki integritas,disiplin,netral berkinerja tinggi dan pemenuhan kesejahteraan ASN itu sendiri, indikator – indikator ini sedang berproses,

dimana untuk mencapai indikator dimaksud yakni disiplin,integritas,berkinerja tinggi maupun pemenuhan kesejahteraan pegawai, kota Bima telah menerapkan Tambahan Penghasilan Pegawai ( TPP ) yang diatur melalui Peraturan Walikota Bima,yang tentunya memuat unsur – unsur atau indikator dimaksud.

Penerapan TPP ini merupakan sebuah upaya yang sangat luar biasa dan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mendorong terwujudnya ASN yang profesional , meski diakui karena baru tahap pertama masih banyak yang harus dibenahi, tetapi penerapan TPP dirasa sangat adil karena menyentuh seluruh ASN Kota Bima, dibanding pada tahun – tahun sebelumnya hanya dirasa sebagian kecil ASN dan dari perangkat Daerah tertentu.

Pada Evaluasi PMPRB tahun 2020 Yang dilaksanakan senin 6 September 2021, pihak Pemerintah kota Bima telah menyampaikan komitemennya untuk menindaklanjuti 8 area perubahan Reformasi birokrasi dan salah satunya adalah tindaklanjut rekomendasi peningkatan profesinalisme ASN Kota Bima,

bahkan kota Bima mendapatkan apresiasi dari tim Evaluator karena mampu melahirkan peraturan Kepala Daerah trekait Reward and Punishment, ini sangat penting karena menjadi salah satu motivator dalam mendoromg lahirnya ASN yang kreatif, inovatif yang pada akhirnya memiliki integritas,displin dan kinerja tinggi.


Terkait dengan pemberitaan kahaba news sebelumnya, sebenarnya bukan terendah se indonesia, tetapi pemenuhan indikator profesionalisme yang sangat rendah, kondisi ini sudah disikapi dengan beberapa langkah nyata dari Pemkot Bima dan semoga hasil Evaluasi tahun ini PMPRB kota bima bisa meraih hasil maksimal.(***)

Azhari : Penggunaan Dana Covid-19 Atas MoU Dengan Kejaksaan, Tidak Ada Celah Untuk Korupsi

Foto : Drs. H. Azhari, M. Si Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima

Bimantika.net Adanya desas desus dan issue issue yang menyesatkan warga masyarakat Kota Bima terkait dugaan adanya korupsi di Dinas Kesehatan Kota Bima di bantah oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Drs H. Azhari M. Si memberikan keterangan terkait urusan penggunaan dana Covid-19 di Dinas yang ia Pimpin.

Saat dihubungi Media Online Bimantika Senin 6 September 2021, Azhari memberikan klarifikasi bahwa dirinya hanya ingin meluruskan persoalannya bahwasanya penggunaan anggaran Covid-19 sudah sesuai dengan tata aturan keuangan dan peruntukannya.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan anggaran covid-19 2020 di Dikes Kota Bima sudah menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) dengan pihak Kejaksaan, sehingga pihak Kejaksaan pun tidak lepas kontrol selama penggunaan anggaran tersebut.

“Karena adanya MoU dengan Pihak Kejaksaan maka pihak Kejaksaan pun ikut mengawasi setiap detail penggunaan anggaran untuk penanganan covid-19 di Kota Bima” demikian tutur Azhari.

Lanjutnya, bahwa sebelum menandatangani Memorandum Of Understanding dengan pihak kejaksaan, pihak Jaksa pun meminta semua OPD pengguna anggaran Covid-19 untuk melakukan proses ekspose langsung dihadapan tim kejaksaan dipimpin langsung oleh Pak Kajari Bima.

“Ingat Dikes dalam hal Penanganan covid-19 tidak bekerja secara sendiri sendiri. Karena dalam penanganan Covid-19 Ada tim gugus tugasnya yang dikomandoi oleh Pak Walikota, Wakil Wali Kota, Sekda, pihak Kejari Bima, Polres Bima Kota, Kodim Bima, Pengadilan Negri Bima, dan BPBD Bima selaku sekretaris gugus tugas Covid-19” terang Azhari.

Ia pun selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima juga menerangkan seterang-terangnya bahwa Penggunaan dana covid-19 bukan saja di Dikes. Tetapi ada juga di BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perindag, Satpol PP, Kesbanglinmas, lima kecamatan, dan 41 kelurahan yang ada di Kota Bima dalam hal ini pengawasannya pun secara ekstra ketat oleh Kejaksaan.

Dalam Hal posisi keuangan Daerah, Azhari menguraikan sedetail mungkin bahwa realisasi penggunaan anggaran Covid-19 berada di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Karena dana nya tersedia di BPKAD, maka kami Dinas pun tidak serta merta menggunakannya, akan tetapi ada prosedural yang jelas dan terang benderang peruntukannya sehingga kami di Dinas harus mengajukan proposalnya terlebih dahulu” demikian tegas Azhari.

Lantas ia menegaskan bahwa Proposal yang diajukan nya tersebut wajib direkomendasikan oleh pihak Inspektorat, dan pihak inspektorat ini include dalamnya pihak Kepolisian dan kejaksaan sebagai tim gugus tugas Covid-19.

atas prosedural Inspektorat itulah sehingga dinas hanya membuat surat perintah pembayar (SPM) yang akan dikirim ke BPKAD.

“Atas kelengkapan surat dan administrasi itulah akan diverifikasi lebih lanjut, dan setelah lolos verifikasi barulah di diterbitkan surat perintah pencairan dana (SP2D) dan dikirimke BPD setelah itu anggaran baru di cairkan demikian ungkap Azhari memberikan alur proses penggunaan Dana Covid-19.

Lantas bagaimana dengan urusan Insentif para tenag kesehatan (Nakes) yang juga ikut di issukan dengan Tegas Azhari menyebutkan
pembayarannya tidak melalui Dinas Kesehatan Kota Bima melainkan pembayaran secara langsung ke rekening penerima insentif dalam hal ini para Nakes.

’’Pembayaran insentif itupun tidak sembarangan, by name by addres. Jadi masuk ke rekening masing-masing Nakes (tenaga kesehatan) sehingga penyimpangan pun tidak ada celah untuk kami lakukan penyalahgunaan anggaran Covid-19″ demikian ungkap Azhari.

Lebih jauh Azhari menyampaikan pula bahwa Untuk pengadaan alat kesehatan (Alkes) semua dilakukan secara transparan lewat LPSE dan Tender secara online.

Untuk urusan belanja modal di Dinas yang ia Pimpin, Azhari menguraikan juga hal tersebut karna realisasi anggarannya by name perusahan langsung dan seluruh proses tentu prosedural’ katanya.

“Semua barang terkait dengan Covid-19, proses penyerahan nya langsung ke Puskesmas dan rumah sakit dengan berita acara penyerahan serta disaksikan oleh Pak Kajari, lantas dimana dugaan korupsi itu terjadi” ungkapnya dengan nada heran. (***)