Dikes Kabupaten Bima Gelar Orientasi dan Pengobatan HIV Aids dan PIMS

Bimantika.net Dinas Kesehatan Kabupaten Bima menggelar kegiatan Orientasi tes dan pengobatan HIV Aids dan PIMS di Hotel Mutmainnah Kota Bima.

Kegiatan akan berlangsung mulai hari ini 9 September hingga 11 September dengan menghadirkan nara sumber yang ahli di bidangnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Afifuddin, SE, MM saat membuka kegiatan secara resmi berharap pada seluruh peserta pelatihan untuk bersungguh dalam mengikuti pelatihan tersebut.

“Perlunya bersungguh-sungguh Karena ini akan menambah wawasan dan pengetahuan dan setelah selesai kegiatan ini agar bisa menangani pasien HIV dgn baik serta menghilangkan stigma tidak baik di tengah-tengah masyarakat” demikian ungkap Afifuddin.

Pantauan langsung media Bimantika di arena kegiatan menunjukkan bahwa Tim fasilitator propinsi NTB sebanyak 6 orang ,yg terdiri dari Dokter, Perawat, bidan, Farmasi, Laboratorium dan RR(recording dan reporting).

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Propinsi NTB, Badarudin, S. Kep, Ners, MM menyampaikan materi dalam kegiatan itu sangat lengkap dan komprehensif.

Berikut penyampaian materi oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Propinsi NTB Badarudin, S. Kep, Ners, MM bahwa Program pengendalian HIV/AIDS bertujuan utama untuk menghentikan epidemi AIDS di Indonesia pada tahun 2030, dengan tujuan khusus (`three zeros’) untuk (a) menurunkan hingga meniadakan infeksi HIV baru; (b) menurunkan hingga meniadakan kematian yang disebabkan oleh keadaan yang berkaitan dengan AIDS; dan (c) meniadakan diskriminasi terhadap ODHA.

Untuk mencapai tujuan diterapkan target 90-90-90 yaitu menemukan 90% dari perkiraan Odha yang ada melalui tes HIV, mengobati 90% Odha yang ditemukan dan memastikan 90% dari Odha yang diobati mengalami supresi virus (tidak terdeteksi dengan pemeriksaan `viral load’)

pada tahun 2027 dan target pada tahun 2030 yaitu 95 — 95 — 95 untuk menyatakan akhir AIDS. Penemuan kasus di proSampai dengan bulan Desember tahun 2020, ODHA yang mengetahui status dan masih hidup mencapai 58%, ODHA yang masih dalam pengobatan ARV sebesar 26% dan ODHA yang on ARV, virusnya tersupresi baru mencapai 5%. Oleh karena itu diperlukan langkah percepatan perluasan layanan dan bagaimana membangun jejaring untuk tes dan pengobatan pada tempat yang sama termasuk membangun jejaring untuk menunjang pemeriksaan Viral load pada ODHA.

Di Provinsi NTB Kasus kumulatif HIV sampai dengan tahun 2020 sebanyak 1075 dan Komulatif AIDS sampai dengan Tahun 2020 sebanyak 1167 orang. ODHA yang telah mengetahui statusnya sebesar 2.178 orang dari target estimasi ODHA di NTB sebesar 5.972.

ODHA yang pernah memulai ART 1447 sedangkan yang masih on ART hanya 905 dari 1088 ODHA yang pernah memulai ART dan yang loss to follow up 183. ODHA yang on ARV virusnya tersupresi ada 7 orang dari 7 sampel yang di kirim untuk pemeriksaan Viral Load.

Hal ini dikarenakan jumlah akses layanan pengobatan yang sangat terbatas secara jumlah serta dengan klinik pengobatan yang tidak tersebar di semua kabupaten yang menimbulkan kesulitan dalam mengakses klinik pengobatan.

Terdapat kesenjangan antara ODHA yang ditemukan dengan yang mendapatkan ARV serta masih rendah ODHA yang masih minum ARV tapi setiap tahun belum mengetahui virusnya tersupresi. Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan akses layanan ARV untuk menekan kesenjangan ODHA yang ditemukan,

ODHA yang mengetahui status namun belum akses ARV serta evaluasi untuk pengobatan ODHA.
Menemukan ODHA sedini mungkin dan kemudian memberikan akses kepada pengobatan ODHA yang telah ditemukan,

diharapkan dapat menurunkan angka infeksi baru HIV, menekan angka kematian yang disebabkan oleh AIDS karena keterlambatan temuan dan pengobatan ODHA tanpa adanya stigma dan diskriminasi.

Mendekatkan layanan tes dan pengobatan kepada masyarakat menjadi tujuan pemerintah untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian termasuk untuk HIV AIDS dan PIMS. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memberikan dana dekonsentrasi kepada Provinsi untuk mempercepat proses pendekatan akses layanan kepada masyarakat.

Sehubungan hal tersebut kita akan melakukan orientasi Layanan Tes dan Pengobatan HIV AIDS dan PIMS di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Layanan diharapkan dapat memberikan layanan tes dan pengobatan HIV AIDS dan P1MS kepada masyarakat yang memiliki risiko terinfeksi.

Tujuan kegiatan Memberikan Orientasi kepada Layanan yang ada di Provinsi NTB, Menguatkan Sistim layanan Kesehatan dengan adanya petugas yang sudah dilatih dan Meningkatkan kapasitas SDM di Prov.NTB

Diharapkan
Tersedia tim HIV AIDS dan PIMS yang memiliki kompetensi dalam memberikan peIayanan tes dan pengobatan HIV dan PIMS pada Masyarakat, tersedianya Layanan Tes dan Pengobatan HIV AIDS dan PIMS sehingga pasien yang di temukan bisa langsung mendapatkan pengobatan.

PESERTA
Peserta Orientasi test dan treat layanan HIV AIDS dan PIMS: bekerja di Layanan HIV AIDS dan PIMS minimal 2 tahun, Bersedia Tidak di pindah tugaskan minimal 3 tahun setelah mengikuti orientasi Tes dan Pengobatan HIV AIDS dan PIMS, peserta memiliki profesi sebagai dokter, perawat,bidan, petugas farmasi, Petugas laboratorium dan petugas RR di tempat layanan HIV AIDS dan PIMS. (***)

Umi Elly Dikukuhkan Jadi Bunda Paud Kota Bima Oleh Hj. Niken

Bimantika.net Hj. Elly Alwaini HM Lutfi secara resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kota Bima oleh Bunda PAUD Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah,

Kegiatan pengukuhan tersebut bertempat di Pendopo Tengah Gubernur NTB pada Kamis 9 September 2021.

Pengukuhan Bunda PAUD ini diikuti oleh seluruh 10 Bunda PAUD Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bunda PAUD adalah predikat yang diberikan kepada istri kepala pemerintah dan kepala daerah (Presiden, Gubernur, Bupati/Walikota, Camat, Kepala Desa/Lurah) atau disandang langsung oleh kepala pemerintahan dan kepala daerah perempuan yang merupakan penggerak utama dalam pembinaan layanan pendidikan bagi anak usia dini. (***)

Kapolres Bima Kabupaten Pantau Gerai Vaksin Merdeka Goes To School

Bimantika.net Kabupaten Bima_Totalitas Penuh Kepolisian Resor Bima Kabupaten dalam Mendukung Percepatan Vaksin Virus Covid-19 di wilayah Hukum Polres Bima Kabupaten Terlihat jelas, itu semua Dilakukan Guna Menekan Laju penyebaran Virus Covid-19 Di Kabupaten Bima.

Kali ini Polres Bima Kabupaten Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bima,RSUD,dan Puskesmas Monta dipimpin Langsung oleh Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K.,

“Menggelar Gerai Vaksin Presisi Merdeka Goes To Scoll di SMAN 1 Monta Setelah Kemarin Menggelar Kegiatan Yang Sama Di SMAN 1 Woha Rabu 08/09/21.Sekira Pukul 11.30 Wita,” demikian ungkap Kasi Humas Polres Bima IPTU Adib Widayaka Lewat laporan Tertulis Resminya.

Hadir Dalam Kegiatan Tersebut,Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K.,Kabag Ops Polres Bima Kabupaten AKP Herman, S.H., Kasat Intelkam Polres Bima Kabupaten AKP Ahmad Majmuk, S.Pd.,Kasi Humas Polres Bima Kabupaten IPTU Adib Widayaka.,dr. H. Ganis Kristanto Prihadi., Camat Monta Drs. Nurdin.,Kapolsek Monta IPTU Takim,Kepala SMAN 1 Monta Drs. M. Fadil.

Vaksinasi yang Digelar diruang Belajar SMAN 1 Monta Ini Disambut Antusias Oleh kepala Sekolah, para Guru Dan Siswa Siswi Yang Akan Di Vaksin, Sebanyak 85 siswa Dan siswi Yang Akan Vaksin Sebelumya Diskrining Terlebih Dahulu Sebelum divaksin.

“Semuanya Lolos Setelah Tahapan Skrining, Ke 85 Siswa Siswi ini Baru Dilakukan Vaksin,” Terang Adib.

Terpisah Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko S.I.K., Menghimbau Kepada Seluruh Siswa Siswi SMAN 1 Monta Dan Para Guru Untuk Selalu Mematuhi Protokol Kesehatan Demi Menekan Laju penyebaran Virus Covid-19.

“Karena Dengan Begitu Insa Allah Kita Semua Akan Terhindar Dari Jangkitan Virus Yang mematikan Ini ujar Kapolres Yang Mengikuti Langsung Sampai Selesai kegiatan Tersebut” ungkap Kapolres.

Seluruh Kegiatan Berjalan Lancar Dan Berahir Sekira Pukul 15.30. Wita.(***)

Depresi, Pria Paruh Baya Nekat Gantung Diri

Bimantika.net Kabupaten Bima_Banyaknya cobaan dalam menjalani kehidupan, seakan menjadi masalah yang tidak ada solusinya bagi pria paruh baya ini, Dan Mengambil Keputusan Yang Hampir Saja Merenggut nyawa nya Sendiri untuk Gantung diri di perkebunan Milik Warga Setempat Rabu (8/9/2021), Sekira Pukul.21.45. Wita.

Kasi Humas Polres Bima IPTU Adib Widayaka menjelaskan bahwa, korban merupakan salah satu warga Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima NTB. Yakni Usman (57 Tahun) mencoba lakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri.

Lebih lanjut dijelaskannya juga bahwa, Korban dalam upayanya untuk mengakhiri hidup, Usman sempat gantung diri, namun tuhan masih berkehendak lain saat ia nyaris menghembuskan nafas terakhir nya

“tiba-tiba ranting pohon tempat ia mengikat tali langsung patah karena tidak mampu menahan berat badan Usman.” Ungkap Kasi humas Polres Bima Kabupaten.

Saat ditemukan oleh warga, Rabu (08/09/2021), pukul (20.45) wita. korban dalam keadaan tergeletak tepat di bawah pohon tempat ia gantung diri, sedang mengalami kejang-kejang dengan seutas tali masih terikat di lehernya.

Mendapat informasi adanya peristiwa tersebut, anggota Polsek Monta dengan cepat datangi TKP, dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas Monta agar cepat mendapatkan pertolongan medis.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak medis di Puskesmas Monta, ditemukan luka bekas jeratan tali pada bagian lehernya, sekitar pukul (21.45) wita, korban tertolong dan siuman.(***)

Walikota HML Silaturrahim Dengan Pemuda Oi Mbo, Lapangan Sepakbola Segera Dibangun

Bimantika.net Malam ini Rabu 8 September 2021, Ratusan Pemuda Kelurahan Oi Mbo Kecamatan RasanaE Timur Kota Bima mendatangi kediaman Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam rangka menjalin tali keakraban atau Silaturrahim.

Liputan langsung Media Online Bimantika di kediaman Walikota HML, bahwa kedatangan ratusan pemuda kelurahan Oi Mbo itu semata-mata ingin menambah keakraban antara pemuda dan pemerintah.

“Kami datang untuk lebih akrab dengan pak walikota sekaligus mengharapkan agar di Kelurahan Oi Mbo bisa di bangun lapangan sepak bola” ungkap salah seorang pemuda.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam arahannya pada generasi muda menyebutkan bahwa dirinya selaku Walikota akan tetap memperhatikan dan merealisasikan apa yang menjadi kehendak dari pemuda Oi Mbo dalam hal pembangunan Lapangan sepak bola tersebut.

Untuk menindaklanjuti permintaan ratusan pemuda tersebut, Walikota HML pun berjanji akan langsung turun lokasi yang insya Allah pada hari Minggu.

Menurut Walikota HML bahwa drinya sudah sejak tahun lalu memikirkan utusan sarana lapangan bola di kelurahan Oi Mbo sehingga proses pembebasan lahanpun sedang berproses saat ini.

“Insya Allah hari minggu kita akan kembali tinjau lokasi walaupun sebelumnya kita sudah turun langsung melihat lokasi lapangan bola tersebut” demikian ungkap Walikota HML.

Atas komitmen Walikota HML dalam hal pembangunan Lapangan Bola tersebut, serentak Ratusan pemuda Oi Mbo memberikan aplous pada Walikota HML sembari meneriakkan Lanjutkan HML Dua Periode. (***)

Walikota HML Apresiasi Gerakan Pemuda Pane Bangun Usaha Mandiri

Bimantika.net Kota Bima_Karang Taruna adalah wadah dan Wahna pengembangan generasi muda nonpartisan.

Karang Taruna tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa atau Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak di bidang kesejahteraan sosial kemasyarakatan.

Nampak Pergerakan kelompok pemuda kelurahan Pane elaborasi antara Karang Taruna Gemini dan Tim Siaga Bencana Kelurahan (TSBK) dalam menekuni bidang budi daya jamur tiram sebagai salah satu upaya dari sekian ikhtiar dalam pengembangan ekonomi masyarakat.

Upaya dan ikhtiar kaum generasi muda dalam bentuk elaborasi itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memberikan apresisi yang mendalam.

Hal itu disampaikan langsung oleh Walikota HML saat mengunjungi Kumbung Jamur Tiram di RT 08 RW 03 kelurahan Pane Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima pada hari Rabu 9 September 2021.

Walikota HML yang didampingi Kabag Humas, Camat Rasanae Barat, Lurah Pane, Anggota DPRD Kota Bima Fraksi Gerindra Sudirman DJ, SH, menyarankan agar usaha budi daya jamur tiram bisa lebih dikembangkan sehingga hasil produksinyapun bertambah.

“Pasar jamur tiram di kota Bima ini stabil, untuk itu saya sarankan untuk membuat kumbung yang lebih besar, ajukan surat permohonan ke dinas terkait”, ungkap Wali Kota.

Sementara Ketua Kelompok Budi Daya Jamur Tiram, Mahrum, menceritakan, kegiatan ini berawal dari program pemberdayaan yang difasilitasi oleh LP2DER Bima atas dukungan Islamic Rellief Worldwide tahun 2019.

Atas kunjungan Walikota HML Mahrum yang juga sebagai Pimpinan Redaksi Media Online Obor Bima menyampaikan ucapan terimakasih pada Walikota HML.

“Alhamdulillah semoga kehadiran Bapak Wali Kota Bima menambah motivasi kami dalam menekuni usaha-usaha yang bersifat pemberdayaan” Demikian ungkapnya.(***)

Polres Bima Kabupaten Amankan Puluhan Botol Miras di 3 Lokasi Berbeda

Bimantika.net Kabuapten Bima_ Satresnarkoba Polres Bima Kabupaten dibawah pimpinan Kanit 1 Aiptu Sudirman melaksanakan penindakan terhadap pemilik minuman beralkhol ilegal alias tanpa izin di tiga tempat berbeda (6/9/21)

Dari hasil razia minuman keras tersebut Sat Res Narkoba Polres Bima Kabupaten mengamankan puluhan Liter Miras Ilegal jenis Bir Bintang dan jenis arak.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K menuturkan bahwa kegiatan razia merupakan upaya Polres Bima dalam memberantas peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten.

Pada operasi miras di lokasi pertama Yakni dikediaman sdri Elis Desa Talabiu Kecamatan Woha, Kabupaten Bima diamankan 10 Dus minuman Keras /Beralkohol jenis Bir bintang (120 botol)

Selanjutnya di lokasi yang kedua berada di kediaman Sdri Ma’ani Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, diamankan 1 botol minuman keras/beralkohol jenis Bir Bintang dan 1 Botol Minuman keras Jenis Arak

Kemudian dilokasi ketiga bertempat di Hotel Kalaki Beach sdri Eva Ds. Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, diamankan 1 dus minuman beralkohol jenis Bir bintang (12 botol).

Sementara, Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K mengungkapkan apresiasinya kepada Satnarkoba Polres Bima.

“Saya harap operasi ini dapat rutin dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menjaga kondusifitas wilayah kabupaten Bima agar tetap aman dan kondusif,”

Miras merupakan induk dari segala jenis tindak kejahatan yang terjadi dalam dimensi kehidupan masyarakat

“maka dari itu kami Polres Bima khususnya Sat Res Narkoba akan terus memberantas peredaran miras dengan mengumpulkan segala informasi baik dari masyarakat maupun dari anggota kami tentang tempat-tempat yang memproduksi miras ilegal”. Tutur Kasat Res Narkoba AKP Wahyudin.(***)

Polres Bima Kota Gelar Vaksinasi Merdeka, Kini Sasarannya Wilayah Utara Kota Bima

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH saat menyerahkan Bantuan Beras 50 Kg untuk para Santri

Hari ini, Rabu 8 September 2021 adalah Hari ke 3 Pelaksanaan Vaksinasi merdeka yang digelar di Pondok Pesantren Imam Syafi’i lingkungan Lewi Jambu Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima.

Lurah Ule Kecamatan Asakota Kota Bima, Nahyar Munkar, S. PdI saat di konfirmasi media online Bimantika (8/9/2021) menyebutkan bahwa hari ini dirinya bersama Jajaran Kepolisian Resort Kota Bima bersama-sama menyaksikan kegiatan Vaksinasi Merdeka yang ada di Salah satu pondok pesantren di wilayah kerjanya.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH bersama Lirah Ule Nahyar Munkar, S. PdI dan Lurah Melayu Haris Zulkarnaen, S. Sos

“Alhamdulillah tadi Bersama Bapak Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH, Lurah Melayu Haris Zulkarnaen, S. Sos menyaksikan Momen Vaksinasi Merdeka Di Pondok pesantren Imam Safi’i Lingkungan Lewi Jambu Kelurahan Ule di rangkaian pemberian bantuan Beras 50 kilogram kepada santri Imam Safi’i” ungkap Lurah Ule.

Nahyar menambahkan bahwa atas atensi dan bantuan Kapolres Bima Kota tersebut dirinya selaku lurah berterima kasih yang amat sangat dalam pada pihak Polres Bima kota dalam bentuk sinergitas nya di masa pandemi Covid-19 ini.

“Saya selaku Lurah Ule merasa bangga dan berterimakasih atas sinergitas pihak Polres Bima kota sehingga hari ini di wilayah tempat saya mengabdi ada kegiatan Vaksinasi Merdeka dan bantuan untuk santri yang diserahkan langsung oleh Bapak Kapolres” demikian ungkap Nahyar.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH menyebutkan bahwa menang hari ini sasaran Vaksinasi Merdeka digelar di Wilayah Kecamatan Asakota setelah kemarin dilakukan di Pondok Pesantren Al Husainy Kecamatan RasanaE Barat dan Masjid Baitul Hamid Kecamatan Rabat.

“Alhamdulillah hari ini hari ketiga Vaksinasi Merdeka kegiatannya dipusatkan di wilayah Utara Kota Bima yang di pusatkan di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Kelurahan Ule Kecamatan Asakota” demikian Ungkap Kapolres Bima Kota.

Lebih Lanjut Kapolres Bima Kota Memberikan bahwa
Vaksinasi Presisi Merdeka adalah sinergitas Kodim 1608/Bima, Polres Bima Kota dan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima.

Sementara Data Resmi dari Humas Polres Bima Kota yang hasil penelusuran Media Online Bimantika bahwa Vaksinasi yang dipusatkan di Pondok pesantren Imam Syafi’i Kelurahan Ule Dengan Total Vaksinasi 439 Orang, dengan Rincian Sebagi Berikut Wilayah Kota Bima : 232 orang Dengan Rincian: Polsek Asakota: 16 Orang, Polsek Rasanae Barat: 116 Orang, Polsek Rasanae Timur: 44 Orang, Poliklinik Polres Bima Kota: 56 Orang.

Sementara Wilayah Kabupaten Bima : 207 Orang Dengan Rincian: Polsek Wawo: 72 Orang, Polsek Sape: 80 Orang, Polsek Lambu: 30 Orang, Polsek Wera: 25 Orang

Vaksinsi Merdeka Menggunakan Vaksin Sinovac Milik Polri sebanyak 232 Dosis, Milik Dinkes Kabupaten Bima sebanyak 207 Dosis. (***)

Kapolres Bima Kota Terus Kawal Vaksinasi Serentak

Bimantika.net Vaksinasi Presisi Kemerdekaan yang menjadi program Pemerintah Pusat dalam rangka memotong mata rantai penyebaran Covid-19 terus digalakkan.

Pada Hari senin kemarin (6/9/2021) pihak Polres Bika Kota menggelar Vaksinasi serentak di Pondok Pesantren Al Husainy Kota Bima, Salah satu Pondok Pesantren ternama di Wilayah Kota Bima dengan melibatkan warga pondok pesantren dan warga sekitar ponpes untuk melakukan Vaksinasi, dilanjutkan dengan hari ini Selasa 7 September 2021 di Masjid Baitul Hamid Kota Bima.

Metodologi Pendekatan persuasif yang dilakukan oleh jajaran Polres Bima Kota dalam menggalakkan Vaksinasi serentak ini sangat efektif dan efisien sehingga memungkinkan bisa mencapai target.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH benar-benar memanfaatkan tali silaturrahim sebagai bentuk dan pola kepemimpinannya dalam menciptakan kondisi yang kondusif di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Alumni Akpol Angkatan 2002 ini sebelum menjadi Kapolres Bima Kota Telah banyak mengabdikan dirinya di beberapa Tempat seperti di Polda Sumatra Selatan, Poltabes Palembang,

Karir Kepolisian nya pun terbilang sukses setelah ikut PTIK tahun 2007 silam. Sehingga pasca PTIK di tahun 2009 meniti karir kepolisian nya di Polda Kalimantan Selatan hingga menjadi Kasat Lantas Polres Kota Baru sekitar tahun 2010, dan Kasat Lantas Polres Banjar di tahun 2012.

Usai Sespim tahun 2019 AKBP Henry Novika Chandra mengabdikan dirinya di Polda NTB dan pernah menjabat sebagai Kasat PJR Ditlantas Polda NTB.

Di tahun 2021, AKPB Henry Novika Chandra di beri tugas sebagai Kapolres Bima Kota.

Nampak AKBP Henry Novika Chandra Adalah Sosok Polisi yang kecenderungan pererat tali silaturrahim yang sangat tinggi. Bahkan sampai saat ini masih tetap lakukan silaturrahim dengan berbagai para tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda dan lainnya di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Terkait dengan urusan Vaksinasi serentak, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra dengan segala kekuatannya melakukan upaya dan ikhtiar sehingga target Vaksinasi pun terwujud dalam beberapa bulan kedepan.

“Hari ini adalah hari kedua Vaksinasi serentak yang kita galakkan dan untuk Polres Bima Kota kita lakukan strategi Vaksinasi per Polsek untuk rutinitas dan leading sektornya langsung Babinsa, Bhabinkamtibmas Dinas kesehatan” demikian Ungkap Kapolres.

Sementara di Tingkap Polres, dirinya menyebutkan bahwa akan melakukan sinergitas seperti PLN, Mahasiswa dan lainnya.

“Dalam hal ini Polres Bima kota lakukan dengan sistim jemput bola sehingga proses vaksinasinya memenuhi target dan rakyat bisa pulih kembali dalam aktivitasnya” demikian Ungkap Kapolres.

Diakhir wawancaranya, Kapolres Bima Kota berkomitmen selama dirinya menjadi Kapolres Bima Kota, Akan menjadikan Kota Bima terpelihara kemanan dan ketertiban masyarakat serta terpenuhi target Vaksinasi serentak.

“Semoga terpelihara kamtibmasnya dan target vaksinasi terpenuhi sehingga rakyat kota bima bisa pulih dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19 dan semoga dengan Vaksinasi ini bisa kembali normal kan keadaan dan kegiatan warga masyarakat kota Bima” demikian ungkap Kapolres. (***)

Perkuat Sinergi, Rakor Lingkup Bidang Kerja Asisten II Pemkab Bima Digelar

Bimantika.net Sejumlah Perangkat Daerah dan Bagian Sekretariat daerah Kabupaten Bima dibawah lingkup tugas Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan menggelar Rapat Koordinasi Senin (6/9) di ruang rapat Sekretaris Daerah.

Menurut Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima Suryadin, S.S, M.Si Rapat tersebut ditujukan untuk meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah dan Bagian yang berada dibawa koordinasi Asisten II.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bima, Ir. Indra Jaya dan diikuti 17 Unit kerja, baik Dinas, Badan dan Bagian Setda.

Pertemuan diawali dengan laporan rencana Program dan kegiatan serta progres setiap pelaksanaan program yang sedang berjalan maupun rencana program dan kendala yang dihadapi masing-masing OPD. Rapat koordinasi juga secara khusus membahas rencana strategis tiap unit kerja .

Ir. Indra Jaya dalam arahannya memaparkan, pembahasan Renstra perangkat daerah ini penting meningkatkan sinergisitas dan koordinasi lintas perangkat daerah dan memastikan dokumen yang disusun selaras dengan arah kebijakan Bupati terpilih.

Oleh karena itu lanjut Indra Jaya kepala OPD harus memahami dengan baik indikator kinerja daerah sebagai alat ukuran capaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah dan indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang ditetapkan menjadi Indikator Kinerja Kunci (IKK) pada akhir periode masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati”. Jelasnya.(***)