TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Ule

Bimantika.net Dalam rangka menciptakan lingkungan bersih, asri dan sehat, Kodim 1608/Bima beserta Polsek Asakota, DLH Kota Bima dan Masyarakat Kelurahan Ule Asakota, melakukan kegiatan Pembersihan Pantai Ule dan gotong royong sepanjang jalan menuju Kelurahan Kolo dan sekitarnya, Senin, (25/10/2021). Pagi ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapten Inf. Seninot Sribakti (Danramil 1608-01/Rasanae), Kapolsek Asakota, Lurah Ule Nahyar Mungkar, S.Pd.

Kegiatan tersebut nampak dengan kekuatan Personel sebagai berikut : TNI 30 orang Polri 5 Orang Masyarakat Kelurahan Ule 50 orang dan DLH Kota Bima 6 orang.

Kegiatan Pagi ini merupakan Program Dari TNI guna Membantu Pemerintah Daerah dalam rangka pembinaan, penataan lingkungan hidup melalui kegiatan penghijauan, pembersihan lingkungan hidup.

Dengan Tema “Bersinergi dalam menjaga dan Melestarikan Lingkungan Hidup”

Kapten Inf. Seninot Sribakti memimpin langsung kegiatan tersebut serta memberikan arahan kepada anggotanya sebelum melaksanakan tugas tersebut.

Adapun yang sasaran pembersihan pada kegiatan gotong royong itu yakni membersihkan segala jenis sampah yang terdapat di dalam gorong-gorong seputaran kegiatan laksanakan gotong royong bersihkan lingkungan sepanjang Jalan Menuju Kelurahan Kolo dan gorong-gorong diseputaran, ikut dalam sasaran pembersihan tersebut.

Danramil Kota, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk sinergitas antara TNI/Polri dan Pemerintah Daerah lebih khususnya Kelurahan Ule Asakota serta masyarakat setempat dalam menciptakan kebersihan lingkungan.

“Dengan kerja bakti ini diharapkan warga sekitar dapat tercegah dari berbagai ancaman wabah penyakit. Terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini” ungkapnya.

Danramil Ungkapkan juga bahwa Kebersihan lingkungan sangat perlu dijaga. Jika lingkungan bersih, maka warga masyarakat akan sehat.

Pada kesempatan itu, Kapolsek Bunguran Timur juga berharap kepada masyarakat hendaknya melakukan kerja bakti secara rutin agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

Ia juga turut menghimbau serta mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat mengganggu kelancaran aliran air di dalam gorong-gorong tersebut.

“Selain itu, dengan kegiatan ini juga akan mencegah terjadinya banjir, karena dengan tidak adanya sampah yang menumpuk di sepanjang jalan dan aliran gorong-gorong ini lancar serta tidak terhambat.”tutur Sri Bakti Danramil 1608-01/RasanaE. (***)

Wajah Kota Bima dari Era Nur Latif, HMQ Hingga HML

Foto : Kantor Walikota Bima

Bimantika.net Pada tahun 2002 Kabupaten Bima di mekarkan sesuai amanat Undang-undang Nomor 13 tahun 2002 melalui pembentukan wilayah Kota Bima.

Hingga sekarang daerah yang terhampar di ujung timur pulau sumbawa ini terbagi dalam dua wilayah administrasi dan politik yaitu Pemerintah kota Bima dan Kabupaten Bima.

Kota Bima saat ini telah memliki 5 kecamatan dan 41 kelurahan dengan luas wilayah 437.465 Ha dan jumlah penduduk Pada tahun 2021 jumlah penduduk kota Bima sebanyak 155.140 jiwa, dengan kepadatan 694 jiwa/km²

Sebagai sebuah daerah yang baru terbentuk, Kota Bima memiliki karakteristik perkembangan wilayah yaitu: pembangunan infrastruktur yang cepat, perkembangan sosial budaya yang dinamis, dan pertumbuhan jumlah penduduk yang tinggi.

Sudah hampir 20 tahun tahun ini Kota Bima dipimpin oleh seorang Wali kota Putra Asli Kota Bima yakni Almarhum Drs. H. M. Nur A. Latif, HM. Qurais H. Abidin dan H. Muhammad Lutfi, SE (HML) hingga Tahun 2024 nanti.

Tiga Figur Terbaik Kota Bima ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan dalam seni memimpin Kota Bima sehingga dalam tulisan ini tidak menjadi perioritas menyampaikan kelebihan dan kekuragan ke tiga Pemimpin ini dimasa kepemimpinan masing-masing.

Yang pasti ketiga nya memimpin dengan dengan peradaban Budaya Dou Mbojo yang sudah mengakar sejak jaman kerajaan hingga sekarang masih dapat terlihat dalam kehidupan masyarakat Kota Bima dalam kesehariannya.

Baik sosial, Budaya dan Seni tradisional yang melekat pada kegiatan Upacara Adat, Prosesi Pernikahan, Khataman Qur’an, Khitanan dan lain-lain serta

Di tahun pertama terbentuknya Kota Bima, kala itu HM Nur A. Latif dengan gaya dan pola kepemimpinannya meletakkan dasar dan pondasi awal pembangunan kota bima baik fisik maupun non fisik. Dan Di Era Pertama Terbentuknya Kota Bima pula lah, Almarhum Nur Latif menorehkan Pondasi Awal Pembangunan Kota Bima dengan Membangun Kantor Walikota Bima, 6 Unit SDN Setara Internasional dan sejumlah pembangunan monumental lainnya.

Dilanjutkan oleh HM. Qurais dengan gaya khasnya dan tentunya punya Torehan dan karya Monumental nya seperti Pembangunan Masjid Terapung Kota Bima, Taman Amahami, Taman Serasuba dan lainnya.

Diera H. Muhammad Lutfi, SE (HML) sejak dilantik menjdi Walikota Bima 2018 lalu pun memperlihatkan high class nya dalam membangun dan menata Pembangunan Kota Bima.

Cita-cita luhur almarhum Nur Latif sepertinya terwujud ditangan dingin HML saat ini, walau baru berjalan tiga tahun lebih sedikit namun karya nyata itu nampak adanya dan tentunya sangat monumental.

Seperti Terbangunnya Tiga Puskesmas Megah plus fasilitas kesehatan yang memadai seperti Puskesmas Paruga, Puskesmas Mpunda dan Puskesmas Kumbe (2021).

Totehan Lainnya HML adalah Terbangunnya Taman Kodo yang Indah, Tertatanya Kawasan Panta Lawata dengan rapi, dibangunnya Pantai Kolo yang eksotik, terciptanya Perusahaan Umum Daerah (Perumda), terbantunya penciptaan Lapangan Kerja melalui pemberdayaan kelompok Masyarakat, terbangunnya Rumah Layak Huni NSD Kedo, Terbangunnya Hunian Tetap Kadole, Terciptanya Kota Bima yang Kondusif karena sinergitas dengan TNI-Polri.

Terbentuknya Command Centre sebagai Pusat Pengendali Digitalisasi Era Millenial menuju Smart City dan mulai tertatanya sejumlah Drainase Kota yang kerap terjadi banjir saat musim hujan tiba.

Masuk wilayah kota malam hari ibarat sedang ada di sebuah kota maju lainnya tertata dengan lampu-lampu hias kota seperti di Jembatan Padolo, Jembatan Penaraga dan Jembatan Kodo.

Walikota HML sadar betul bahwa membangun generasi muda handal disiapkannya fasilitas seperti Lapangan Bola bagi kelurahan yang belum memiliki lapangan Bola sepeti di Kelurahan Mande dan Kelurahan Oi Mbo.

Penataan Kota yang baik oleh HML tentu adalah berkat dirinya memiliki pengalaman panjang sebagai Anggota DPR RI dua periode sehingga memiliki akses luas tingkat Nasional.

Cita-cita luhur Nur Latif membangun Sebuah Kampus Negeri, insya Allah sedang jalan dengan sebuah ikhtiar nyata akan adanya Kampus IAIN Bima yang prosesnya hampir mendekati final.

Ikhtiar dan Upaya Keras HML dalam menata kampung halamannya tidaklah sia-sia sehingga banyak apresiasi dari tokoh agama akan niat tulusnya menganggarkan anggaran khusus untuk Masjid Raya Al Muwahiddin Bima dan seluruh Masjid dan Musholla se Kota Bima sejak 2019, 2020, 2021 hingga masa akhir periodenya 2024, ada dalam ikhtiarnya anggarkan pembangunan Masjid dan Musholla.

Bukan memuji, karena yang berhak dipuja puji adalah Allah SWT, hanya saja mengapresiasi bahwa dengan dinobatkannya atau diterbitkannya sertifikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) oleh lembaga negara BPK adalah sebuah gambaran bersihnya HML dalam pengelolaan keuangan negara sesuai peruntukkannya.

Didapatkannya Piagam dari Kementrian Hukum dan HAM dalam urusan penggusuran suoer damai menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan HML adalah gaya Humanis tanpa kekerasan dalam mengeksekusi segala sesuatu yang terkait hajat hidup orang banyak.

Mungkinkah Ada Kelemahan HML? Jelas dan nyata bahwa HML sebagai manusia yang Dhoif tentu punya sisi kelemahan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Walau demikian, kerap para kritikus lakukan pemantauan bahkan pelaporan oleh sejumlah kaum peduli kota bima, namun sampai sekarang hanya sekedar issu bahwa HML salah gunakan kewenangan, sehingga kecendrungan HOAX pun tak terelakkan di ruang-ruang Publik.

Laporan beberapa pihak ke Aparat Penegak Hukum (APH) bahwa HML lakukan korupsi hanya sebuah halusinasi yang tak berujung pada adanya data dan fakta yang faktual sehingga kerap terjadi Bullyan yang tak henti-hentinya.

Langkah HML menata Kota Bima sepertinya enggan menangapi Bullyan, umpatan, cacian dan makian yang dialamatkan kepada dirinya bahkan pada istrinya Hj. Elly Alwaini yang setia mendampinginya dalam berbakti untuk Kota Bima.

Selamat berkarya Nyata HML ? Rakyat makin cinta akan torehan dan karya nyatamu dalam menata dan membangun Bima yang lebih maju dan Bermartabat. (***)

Umi Elly Bagi-bagi Benang Untuk Pengrajin

Bimantika.net Minggu 24 Oktober 2021 ketua DEKRANASDA Kota Bima Hj. Elly Alwaini membagikan benang di kelurahan Rite kecamatan Raba Kota Bima.

“Alhamdulillah kita bagi-bagi Benang untuk para pengrajin hari ini ada 9 kelompok penerima manfaat” ujar Umi Elly.

Umi Elly sadari bahwa Kerajinan sebagai suatu perwujudan perpaduan ketrampilan untuk menciptakan suatu karya dan nilai keindahan perlu di berdayakan apalagi di era Pandemi Covid-19 ini.

Karena menurutnya itu Merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suatu kebudayaan. Kerajinan tersebut tumbuh melalui proses waktu berabad-abad sehingga perlu ada pelestarian yang berkesinambungan.

Kerajinan tenun kain di Bima pada umumnya adalah warisan yang turun temurun hingga sampai saat ini.

Tujuan Dekranasda Kota Bima membantu para penenun adalah Menanamkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kerajinan
Melestarikan kehidupan lama dan membina pengguna, penemu dan tehnologi dalam rangka mengembangkan identitas budaya yang kita miliki.

Disisi lainnya Memberdayakan para pengusaha kecil, perajin, dan seniman dengan semangat kewirausahaan ditengah pandemi Covid-19.

Ada beberapa Fungsi Dekranasda Kota Bima diantaranya adalah Pembinaan seni kerajinan sebagai warisan budaya bangsa dengan nilai cita rasa dan perwujudan keanekaragaman etnik yang ada di Tanah Air.

serta memberikan kesempatan bagi pengusaha rumahan untuk berusaha dan sumber pendapatan bagi masyarakat.

Pembinaan dan pengembangan anggotanya dalam usaha mewujudkan tujuan organisasi.

Peningkatan kontribusi industri kerajinan dalam pembangunan nasional dan daerah serta peningkatan ekspor non migas, khususnya ekspor produk kerajinan.

Penyaluran aspirasi anggota dan sebagai sarana komunikasi timbal balik antar anggota dengan pemerintah, dan lembaga tinggi Negara lainnya.

Sarana untuk menghimpun potensi dari para pemangku kepentingan, bagi pengembangan produk kerajinan sebagai bagian dari seni dan budaya (***)

Delegasi Polda dan Pemprov NTB Study Banding Ke Italy untuk Tekhnik Pengamanan Event Internasional

Bimantika.net MATARAM – Menghadapi berbagai jenis event internasional di Pertamina Mandalika International Street Circuit Lombok Tengah, NTB, delegasi yang merupakan Pejabat Utama (PJU) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) dan Pemprov NTB dikirim ke Italy untuk melakukan studi banding terkait tekhnik pengamanan saat event berlangsung, dipimpin ketua delegasi Irwasda Kombes Djoko Hari Utomo.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K M.Si mengatakan bahwa delegasi Polda NTB dan Pemprov diberangkatkan ke Italy untuk melakukan studi banding terkait tekhnik pengamanan event MotoGP dan event lainnya seperti World Superbike di Pertamina Mandalika International Street Circuit Lombok Tengah.

“Kamis 21 Oktober 2021 kemarin mereka sampai di Italy dan disambut langsung oleh Kepala Koordinator Wilayah Keamanan Remini, Italy,” jelas Kabid Humas Polda NTB di Kantornya, Jumat (22/10/2021).

Sebelumnya diketahui, perhelatan balap Asia Talent Cup (ATC) akan digelar pada 12-14 November mendatang, kemudian disusul 19-21 akan berlangsung World Super Bike (WSBK).
Sementara itu, untuk perhelatan MotoGP dijadwalkan akan dilaksanakan pada Maret 2022.

Artanto menyampaikan, Polda NTB akan maksimalkan kesiapan pengamanan untuk perhelatan balap di Sirkuit Mandalika saat ini.

Salah satu kesiapannya adalah study banding ke Italy khususnya langsung ke sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli.

Artanto yakin, Pengamanan event internasional yang akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika, akan berhasil bila dilaksanakan secara bersama-sama dan komprehensif.

“Hasil Study banding akan dijadikan panduan guna menyusun strategi Pengamanan di Pertamina Mandalika International Street Circuit Lombok Tengah,”pungkasnya.(***)

Walikota HML Ajak Warga Lestarikan Hutan dan Gunung

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) sadari betul ancaman kerusakan alam yang bakal dialami oleh generasi yang akan datang apabila saat ini tidak mampu ambil peranan penting untuk menyelamatkannya.

Bahkan Walikota HML melalui Saluran WhatsApp nya Minggu 24 Oktober menyebutkan bahwa kita harus lebih banyak belajar dari Alam semesta
karena alam bisa memberikan pembelajaran dan keindahan yang tak ternilai kan oleh apapun juga.

Dan dirinya berpesan secara moral untuk selalu menikmati keindahan Alam dengan cara melestarikannya.

“Jangan ada dalam pikiran dan mainstream kita hanya menikmati keindahan alam, kita harus menjaga dan merawatnya sehingga Alam tidak murka pada manusia” demikian ungkap Walikota dengan sedikit filosofis.

Walikota HML pun dalam mengajak lestarikan Alam dan Gunung pada hari Minggu 24 Oktober 2021 dalam acara silaturrahimnya dengan Seluruh Ketua RT, Tokoh Masyarakat, Agama dan Pemuda di Kelurahan Dodu RasanaE Timur kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga kelestarian Hutan dan Gunung.

Pada momentum itu, Walikota HML menyampaikan maksud pemerintah Kota Bima untuk tidak membuka Jalan Tani baru yang membelah gunung, namun lebih dioptimalkan pada peningkatan jalan yang telah ada.

Sebab bila dibuka jalan baru yang membelah gunung, dikhawatirkan akan membuka kesempatan baru semakin berkurangnya potensi hutan dan pohon pohon besar akibat adanya pemangkasan dengan alasan perladangan.

Sementara Dodu merupakan wilayah yang menjadi sentra tumbuhnya dan terpeliharanya mata air. Sehingga perlu dijaga dengan kebijakan tertentu mengingat sumber mata air kita dari 127 titik tinggal 20 titik saja.

“Tugas kita bersama menjaga kelestarian hutan ini. Apalagi penting bagi kita menjaga sumber-sumber mata air yang ada. Jagan lagi kita kehilangan, kita berupaya keras untuk tetap menjaganya”. Ungkapnya.

Walikota HML Menambahkan bahwa tujuan lestarikan Hutan dan Gunung Sehingga ada jaminan kedepan ketersediaan sumber air lestari dan terjaga, ditambah pula dengan kekhawatiran adanya bencana banjir. (***)

Walikota HML : “Tidak Ada Program Buka Jalan Baru Membelah Gunung, Berpotensi Rusak Lingkungan”

Bimantika.net Minggu, 24 Oktober 2021 Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) melakukan silaturahmi bersama warga Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima

Silaturahmi ini sekaligus menjadi pintu diskusi dan mendengar pendapat dan arahan Walikota Bima untuk kemaslahatan bersama.

Kunjungan Walikota HML kali ini dirangkai dengan pemberian beberapa bantuan yang bersumber dari Dana Kelurahan yang diserahkan secara langsung oleh Walikota bersama beberapa pejabat lainnya, Camat Rasanae Timur, Lurah Dodu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat beserta seluruh Ketua RW dan Ketua RT di wilayah Dodu, tokoh masyarakat, tokoh agama dan segenap warga.

Hadir dalam lawatan ini sejumlah jajaran pemerintah Kota Bima Dinas Lingkungan Hidup, Kabid BPBD, Camat dan Lurah Dodu. Sebagaimana biasa kunjungan Walikota HML sekaligus menjadi tempat menyampaikan aspirasi secara langsung bagi warga dan masyarakat kepada Walikota Bima.

Walikota HML berharap pada seluruh Ketua-ketua RT Se Kelurahan Dodu agar diberdayakan dan dimaksimalkannya aplikasi E-Lapor yang telah tersedia tiap RT pada Ketua RT masing-masing.

Dalam penyampaiannya Lurah Dodu Yahya, SE mengungkapkan terimakasih atas diserahkannya bantuan sebagai upaya pemberdayaan ditingkat lokal, serta atas kehadiran langsung Walikota Bima atas penyerahan tersebut.

Direncakan kedepan akan segera dibagikannya insentif bagi petugas Bhabinkamtibmas berserta kader Posyandu diwilayahnya.

“Terimakasih Bapak Walikota berserta jajaran, semoga ini makin menjadikan wilayah kami semakin produktif, baik wilayah maupun SDM nya”, ungkap Lurah.

Terimakasih pula Lurah sampaikan kepada masyarakat atas kerjasama dan kebersamaan selama ini dalam membangun wilayah Dodu sehingga tetap maju, aman damai tentram.

Dalam sambutannya Walikota Bima H.M. Lutfi, SE menyampaikan maksud pemerintah Kota Bima untuk tidak membuka Jalan Tani baru, namun lebih dioptimalkan pada peningkatan jalan yang telah ada. Sebab bila dibuka, dikhawatirkan akan membuka kesempatan baru semakin berkurangnya potensi hutan dan pohon pohon besar akibat adanya pemangkasan dengan alasan perladangan. Sementara Dodu merupakan wilayah yang menjadi sentra tumbuhnya dan terpeliharanya mata air. Sehingga perlu dijaga dengan kebijakan tertentu mengingat sumber mata air kita dari 127 titik tinggal 20 titik saja.

“Tugas kita bersama menjaga kelestarian hutan ini. Apalagi penting bagi kita menjaga sumber-sumber mata air yang ada. Jagan lagi kita kehilangan, kita berupaya keras untuk tetap menjaganya”. Ungkapnya.

“Sehingga ada jaminan kedepan ketersediaan sumber air lestari dan terjaga, ditambah pula dengan kekhawatiran adanya bencana banjir. Mesti tetap dikontrol dan terkontrol” tambahnya

Tahun 2022 tambah Walikota akan difokuskan pada pengembangan infrastruktur perkotaan termasuk sisi luar kota. Salah satunya dengan membangun bendungan kerjasama dengan beberapa pihak dari luar daerah termasuk bersumber ari pusat dan bantuan kerjasama luar negeri sehingga dengan adanya pasokan air dari bendungan panen bisa diupayakan 2-3 kali dalam setahun.

Direncanakan pula akan dibangun sistem terasering sehingga hutan dan gunung mampu menyerap mata air dengan baik.

“Tugas kita bersama untuk terus menjaga lingkungan dan kehidupan kita, saya mengajak semuanya saling bahu membahu dan mensukseskan program ini. Kita satukan visi, kita sukseskan semuanya.”, tutup Walikota HML. (***)

Walikota HML Beri Bantuan Wireless Seluruh RT Se Dodu

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Minggu pagi 24 Oktober 2021 melakukan kunjungan dengan warga yang ada di Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Kali ini Walikota HML dengan santainya bersama warga masyarakat Dodu bercengkrama dan tentunya bersilaturrahim dengan akrab bersama warga masyarakat yang dipimpinnya.

Disamping melakukan silaturrahim dengan warga masyarakatnya, Walikota HML tidak lupa menyampaikan pesan-pesan moral untuk warga setempat terutama menciptakan kondisi yang kondusif dalam kehidupan bermasyarakat

.

Tidak hanya sekedar memberi motivasi dengan kata dan kalimat, kehadiran Walikota HML pun memberikan bantuan pada seluruh RT yang ada di Kelurahan tersebut.

Walikota HML lakukan Penyerahan bantuan Wireless untum setiap RT yang langsung diserahkan oleh dirinya selaku Walikota Bima. Dan berharap dengan bantuan untuk seluruh RT se Kelurahan Dodu Kecamatan RasanaE Tinur tersebut dapat bermanfaat untuk kmaslahatan bersama.

“Semoga bantuan Wireless ini bermanfaat untuk setiap Kegiatan Masyarakat pada setiap RT yang ada di Kelurahan Dodu” demikian ungkap Walikota HMlL. (***)

Bupati IDP Dukung Penuh Ponpes Tahfiz Qur’an
.


Bimantika.net Dalam rangka menciptakan kader anak bangsa di bidang Oemghafal Al Qur’an maka Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) mensupport sepenuh nya.

“Kami akan siap menjadi Pembina dan mendukung keberadaan Pondok Pesantren Tahfidz Putri Baitul Ilmi” ungkap Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dalam sambutannya usai dikukuhkan sebagai pembina pada sebuah acara Pemilihan Duta Santri Rumah Tahfidz Quran (RTQ) Ilmi dan Pondok Pesantren Tahfidz Putri Baitul Ilmi Kota Bima (22/10) di Pondok Pesantren setempat.

Bupati yang didampingi Pengasuh Rumah Tahfidz Quran (RTQ) Ilmi Nely Ilmi Qoth’iyah, M.Psi dan Ketua TP. PKK Kota Bima Hj. Elya Alwaini. Kegiatan tersebut mengusung Tema “Santri Siaga Jiwa Raga” di Jalan Imam Bonjol Gang Temba Ndede Kelurahan Santi Kota Bima ini diikuti ratusan santriwati dan para orang tua/Wali santri.

Bupati dalam sambutannya mengungkapkan beragam tantangan yang dihadapi para orang tua dalam mendidik anak.

“Sebagai orang tua, kadang-kadang dalam mendidik anak, kita dihadapkan pada titik yang menguji kesabaran. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuksenantiasa menanamkan rasa hormat khususnya kepada para guru dan pendidik yang telah memberikan ilmu.

Bupati juga mengajak para orang tua dan santriwati untuk turut mendoakan para guru. “Selain rasa bangga dan ucapan terima kasih, kita harus turut mendoakan para pendidik, karena tanpa bantuan dari para pengajar di Ponpes, kita tidak akan mampu mengajarkan kepada anak seperti bakti mereka. Kata Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Tahfidz Putri di Kota Bima. Kita berharap kehadiran Ponpes Tahfidz tidak hanya di wilayah kota Bima tapi juga dapat dikembangkan di Kabupaten Bima menjadi tempat pendidikan formal baca tulis Al Quran yang baik bagi generasi muda”. Tutup Bupati.(***)

Bupati IDP : Pemkab Bima Bantu Korban Kebakaran Sape 20 Juta Per Rumah

Bimantika.net Masih dalam masa tanggap darurat bencana kebakaran yang terjadi di Desa Naru Barat Kecamatan Sape Jumat (22/10) Gubernur Provinsi NTB Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc yang didampingi Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) dan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M Noer, Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Teuku Mustafa Kemal, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Candra,S.I.K, M.H dan Kapolres Kabupaten Bima AKBP Heru Sasongko beserta para pejabat terkait lingkup pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten Bima bersama-sama turun ke lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan kepada para warga.

Tiba di lokasi yang berada di RT 11 dan RT. 12 desa setempat, Gubernur dan Bupati yang didampingi Camat Sape M. Akbar HMS, SP langsung melihat dari dekat kondisi warga terdampak dan dilanjutkan dengan tatap muka di lokasi bencana.

Gubernur dalam arahannya di hadapan warga mengatakan, saat musibah, langsung memerintahkan Dinas terkait untuk turun langsung ke lokasi.

Pemerintah provinsi bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Bima untuk segera melakukan pembangunan rumah. Kebutuhan warga saat ini adalah keinginan untuk segera membangun rumah.

Hal ini sudah disampaikan ke Kadis Perkim untuk segera mungkin melakukan pembangunan dengan dana Rp 1,55 milyar sudah masuk ke rekening 62 rumah dan masing-masing mendapatkan Rp 25 juta”. Jelas Gubernur.

Sebelumnya, Bupati Bima dalam arahannya kepada warga mengemukakan, kehadiran Gubernur beserta pejabat terkait, selain untuk melihat secara langsung lokasi dan korban kebakaran, juga ingin memastikan langkah dan bantuan apa saja yang akan diberikan oleh pemerintah untuk membantu keluarga yang terdampak di desa Naru Barat.
“Alhamdulillah, dukungan juga bukan hanya dari warga Bima dan Dompu tetapi hampir seluruh Indonesia dan pemerintah dalam hal ini sudah dibuka rekening donasi dan terkumpul Rp. 600an juta.

“Terima kasih atas waktu luang Bapak Gubernur untuk hadir dan memberikan semangat dan menguatkan masyarakat yang tertimpa musibah.

“Pemerintah daerah memberikan bantuan masing-masing 20 juta per rumah dan memastikan akan ada langkah untuk membahas kembali serta memastikan korban kebakaran mendapatkan tempat tinggal yang memadai, sehat dan memenuhi syarat sebagai pemukiman”. Imbuh Bupati. (***)

Kemenag Kota Bima Angkat Bicara Soal Kisruh Orang Tua Murid dan Kepsek MIS Al-Qolam Tambana

Foto : Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementrian Agama Kota Bima, Drs. H. Furqan Ar Roka

Bimantika.net adanya kisruh antara Orang tua murid dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Qolam Tambana Kota Bima Endah Sulistianingsih, S. Ag mendapat tanggapan dari Kementrian Agama Kota Bima.

Kisruh itu berawal dari adanya keluh kesah orang tua Murid Ibu Mufidah yang kesulitan meminta fotokopi izasah anaknya untuk keperluan pada sekolah setingkat diatasnya.

Mufidah menceritakan persoalannya bahwa Saat ini dirinya sangat membutuhkan fotocopy izasah anaknya namum kepala sekolahnya tidak mengizinkan untuk foto copy karena belum lunasi tunggakan sekolah.

“Saya punya anak sekolah di MIS Al-Qur’an Al-Kolam dulu sudah lulus selama 3 tahun dan lanjut di pondok imam syafi’i” ungkapnya.

Ia pun menceritakan bahwa Ada tunggakan di MIS Al-Qur’an Al-Qolam itu sekitar 700 ribuan.lebh kurang

“Kendala nya sekarang saya sudah bangkrut di tambah lagi anak saya sakit kritis saat ini baru pulang berobat, saya di Mataram selama 1 bulan dia masih kronis” ujarnya sedih.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementrian Agama Kota Bima, Drs. H. Furqan Ar Roka menyebutkan akan memfasilitasi persoalan itu untuk dicarikan solusi dan jalan keluar terbaiknya.

“Insya Allah kita akan mencoba memfasilitasi urusan ini terkait dengan orang tua murid dan Kepala Sekolah MIS Al Qolam Tambana” demikian ungkapnya saat dihubungi Media Online Bimantika Sabtu Malam 23 Oktober 2021.

H. Furqan melanjutkan bahwa sesungguhnya masalah ini perlu duduk bersama semua pihak dan akan di fasilitasi pihak kemenag Kota Bima untuk menemukan solusi dari apa yang menjadi kendalanya.

“Karna ibu Kepala MIS Al Qolam juga pernah menyampaikan ke kami bahwa yang bersangkutan itu baru tahun 2021 ini meminta izasah anaknya yang sudah 3 tahun tamat di Madrasah itu” ungkapnya.

Ia Menjelaskan juga bahwa MIS Al-Qolam itu adalah pengelolaannya bersifat swasta sehingga butuh kerjasama antara pihak orang tua murid dan pihak madrasah.

“Walau demikian tidak terlepas dari pantauan dan bimbingan dari pihak kami kementrian Agama Kota Bima” tegasnya sembari berjanji akan pertemukan kedua belah pihak untuk mencarikan jalan keluar terbaik. (***)