Banjir Genangi Kampung Ranggo,Warga Panik

Bimantika.net Banjir Melanda Warga Kota Bima hari ini Senin 6 Desember 2021, beberapa wilayah Kota Bima diterjang banjir yang secara tiba-tiba.

Liputan langsung media online Bimantika bahwa khusus di RW 01 Ranggo Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima warga RT 01 dan RT 02 sangat panik dengan tiba-tibanya ada banjir menerjang pemukiman mereka.

Sekretaris RT 01 Ranggo Yaumul Ma’ruf, A. Md menyebutkan bahwa tiba-tiba saja RT 01 dan 02 Ranggo di terjang banjir yang sangat besar.

Banjir yang menggenangi kampung Ranggo praktis semua warga yang berdomisili di Ranggo panik dengan keadaan itu, karna tidak terlalu besar hujannya.

Salah seorang Warga yang dimasuki banjir seisi rumahnya, Jamila pada media ini menyebutkan bahwa saat ini seluruh tetangganya terpaksa mengungsi di Kampus Muhammdiyah.

“Kami sedang Mengungsi di Kampus STIH Muhammadiyah” ungkap Jamila. (***)

Kombes Artanto : “Pasukan Saya Adalah Insan Pers”

Bimantika.net Kabid Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Artanto dan jajarannya terus menjalin kemitraan dengan Insan Pers di Kabupaten dan Kota Bima.

Kebersamaan dan kemitraan itu, kembali dirajut Polda NTB, melalui ngopi bareng Minggu malam (5/12) malam di salah satu caffe di Kota Bima dengan Puluhan media lokal dan regional yang beroperasi di Kota dan Kabupaten Bima.

Ngopi bareng sambil bicara kerja jurnalis dan kemitraan dengan Polri, dihadiri langsung Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto. Hadir pula Dir Intelkam Kombes Pol Sutrisno, Kabid Propam Polda NTB Kombes Pol Awan Hariono, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko serta sejumlah PJU Polres Bima Kota dan Polres Bima.

sembari ngopi bareng, Kabid Humas menyebutkan, sinergitas dalam hal produk pemberitaan yang dihasilkan insan media, menjadi poin penting yang diharapkan dalam kebersamaan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto Usai Konfrensi Pers dengan Puluhan Media Lokal dan Regional yang beroperasi di Kota dan Kabupaten Bima

Artanto menggarisbawahi, baik buruknya suatu daerah tergantung sungguh pada pemberitaan yang dihasilkan oleh para jurnalis di daerah itu sendiri.

Sama halnya, baik dan buruknya kondisi dan peradaban Bima dalam segala sisinya, tergantung sungguh pula pada publikasi dan siar yang ditampilkan media dan jurnalis di Bima.

Pejabat dengan pangkat tiga melati di pundaknya ini, berharap pada insan pers yang ada di Bima, bisa bekerja secaca maksimal dalam membangun informasi yang sejuk untuk kemajuan Daerah Bima

“Ini penting agar Bima bisa lebih maju. Siapapun bisa datang ke Bima dengan nyaman. Jika disuguhkan Bima dengan pemberitaan yang cenderung negatif atau menampilkan instabilitas, maka orang luar enggan ke Bima,”kata Kombes Pol Artanto.

Polri kata Artanto, tidak saja menjadikan wartawan dan insan media sebagai mitra dan sahabat. Lebih dari itu keberadaan media dan insan pers, telah bermetafora sebagai jendela informasi bagi setiap kerja dan kinerja Polri.

Pada momentum itu, Kombes Artanto berharap pada jajaran Kapolres Bima Kota dan Polres Bima, agar senantiasa menjalin kerjasama dan kemitraan dengan insan pers dengan harmonis

“Jadikan para insan pers sebagai medium dalam menyampaikan apapun kegiatan Polres. Jangan ada jarak dengan insan pers,”harap Artanto.

Pada Kesempatan itu Pula Kombes Polisi Artanto menyampaikan bahwa dirinya dalam menjalankan tugas sebagai Kabid Humas Polda NTB menjadikan Pers sebagai “Pasukannya”.

“Pasukan Saya bukan Brimob, Bukan Reskrim Bukan Intel tapi Pasukan Saya adalah Pers” ungkap Artanto. (***)

Kabid Humas Polda NTB : “Atas Atensi Kapolda, Kami Usut Tuntas Kasus Penembakan Desa Bolo”

Bimantika.net Minggu malam 5 Desember 2021 Kabid Humas Poda NTB gelar Jumpa Pers dengan sejumlah wartawan di Kota dan Kabuoaten Bima yang bertempat di IIllo Cake salah satu resto di Kota Bima.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Polisi Artanto dalam konfrensi persnya tegas katakan akan menelusuri insiden yang terjadi di Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Hadir dalam Konfrensi Pers Kabid Propam Polda NTB Kombes Polisi Awan, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K., Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH dan sejumlah Aparat Polisi yang bertugas di bagian Intel.

Artanto yang sangat familiar dengan media itu menjelaskan pula bahwa Kepolisian selalu maksimalkan pelayanan yang baik dalam hal pengayoman pada warga masyarakat.

Terkait kasus penembakan” warga Desa Bolo yang saat lakukan blokade jalan dirinya akan mengusut tuntas siapapun pelakunya.

“Siapapun pelaku penembakan saat blokade jalan akan diusut tuntas sesuai perintah Pak Kapolda” ungkap Kombes Pol Artanto.

Kalaupun oknum Polisi yang melakukan penembakan tentu tetap diusut dan diberi sanksi.

“Sebab Satu oknum yang berbuat tidak baik akan merusak korps secara kelembagaan maka akan ditindak” ungkap nya.

Kombes Polisi Artanto pun dalam memberikan keterangan persnya menyebutkan bahwa dirinya selama menjadi Kabid Humas Polda NTB pasukan utamanya Adalah Pers.

“Pasukan utama saya dalam menjalankan aktivitas adalah tekan-rekan media” ungkapnya.

Lebih Lanjut Kabid Humas Polda NTB menyebutkan bahwa dirinya hadir di Bima atas perintah langsung dari Kapolda NTB untuk tangani khusus insiden Desa Bolo.

“Atensi Pak Kapolda Kita langsung di tugaskan langsung khusus oleh Kapolda dengan Kabid Propam Polda NTB” tegasnya.

Ia pun menyebutkan bahwa insiden itu harus ditemukan Benang merah tentang pupuk itu apakah sesungguhnya yang terjadi.

“Kita serius investigasi, siapa oknum yang terlibat pasti kita berikan sangsi” tegas Kabid Humas Polda NTB.

Pada Momentum Diskusi itu, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandara pun menyatakan terimakasih pada pihak media yang selam ini bermitra dengan baik dengan Polres Bima Kota.

“Terimakasih pada media sebagai mitra kerja selama ini, kami merasa terbantu karna lewat media kegiatan polres bima kota tersampaikan ke masyarakat” ungkap Kapolres.

Dirinyapun memberikan masukan positif pada sejumlah awak media agar senantiasa memberikan informasi akurat dengan narasumber yang kompeten.

“Disamping Media berikan informasi publik bisa memberikan narasi yang menyejukkan dengan narasumber yang berkompeten” ujarnya.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K., arahan Kapolda bersinergi saling bantu baik dari kota

“Sinergi Rayonisasi atas perintah pak Kapolda sedang kami jalani antara Polres Bima Kota, Kabupaten dan Dompu” ungkapnya

Selaku Kapolres Kabupaten Bima dirinya meminta maaf atas insiden yang terjdi di Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

“Kqmi mohon maaf dan Kami sesalkan insiden itu semoga tidak terulang lagi, dan kami lakukan evaluasi semaksimal mungkin” tegasnya. (***)

Heris Ompu Kapa’a Tawarkan Solusi Hindari Blokade Jalan

Bimantika.net Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ll Partai Golkar Kabupaten Bima Abd. Heris, SH punya Pandangan terkait dengan maraknya Aksi Blokade Jalan 15;Tahun terkahir di Kabupaten Bima.

Bagaimana cara supaya jalan raya tidak diblokade?

Sudah menjadi kebiasaan dan pilihan jalan pintas oleh warga memblokir jalan di Kabupaten Bima dan kebiasaan itu sudah berlangsung lima belas Tahun.

“Yang rugi itu masyarakat sendiri, citra daerah, aparat penegak hukum” ungkap Heris Ompu Kapa’a Nama Krennya.

Menurut Heris bahwa Pemblokiran jalan raya jelas menghambat semua aktivitas warga. Yang terjadi adalah kerugian bersama, tidak membawa manfaat dan keuntungan apapun.

Pemblokiran jalan biasanya terjadi karena ada peristiwa yang terjadi pada Desa tersebut dan karena adanya peristiwa itu menuntut tindakan penegakan hukum yang segera.

Artinya, memblokade jalan raya adalah bentuk pressure kepada penegak hukum. Ndak ada soal dengan mempressure penegak hukum, tapi yang utama dihitung adalah apakah manfaatnya lebih besar dari mudharatnya? Atau sebaliknya….

Menyikapi hal itu dan supaya tidak terus bias dan berkembang, maka Kepala Daerah dan atau Wakil Kepala daerah perlu mengambil langkah kongkrit.

Apa itu?

Harus undang semua Kepala Desa bersama tokoh Ulama, pemuda yang dipercaya di Desa itu, Kapolres, Kodim, untuk membuat kesepakatan tertulis bahwa persoalan apapun yang berpotensi mengganggu KANTIBMAS harus menjadi tugas Kepala Desa untuk langsung menyampaikan kepada Kapolres dan Dandim, bisa melalui Danramil maupun polsek dan segala hal yang mengganggu keamanan disampaikan juga langsung kepada Kepala Daerah maupun melalui camat.

Cara itu adalah upaya meredam dan meyakinkan warga bahwa permasalahan yang terjadi bisa diselesaikan dengan pendekatan tanpa mengganggu Kamtibmas.

Dengan demikian dibutuhkan surat keputusan bersama yang melibatkan Kepala Daerah, Kapolres, Dandim, serta Kepala Desa dan tokoh masy masing-masing Desa.

Potensi pelanggaran maupun kejahatan bisa dibongkar dengan cepat karena aparat penegak hukum sudah dibekali dengan teknologi yang memungkinan mereka bekerja cepat dan segera.

Bagaimana kalau aparat sendiri yang menjadi pemicu? Pimpinan mereka harus memberikan hukuman yang lebih berat dan hukuman itu harus diketahui publik.

Bagaimana mungkin kita bisa memajukan daerah kalau kesadaran kita ndak ada? Bagaimana mungkin menuntut pemerintah bekerja untuk kepentingan publik kalau publik sendiri bagian yang merusak tuntutannya sendiri untuk maju.

Ayo sadar semua biar Bima bisa makin maju dan makin berkembang ke arah yang semakin baik. Tidak usah bicara tinggi-tinggi para Profesor, Doktor, toh masalah di depan mata saja ndak ngerti kalian pecahkan. (***)

Walikota HML : “Aplikasi SIDaK, Permudah Pelayanan Publik Kota Bima”

Bimantika.net Selama Era Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) nampak perubahan menuju ake arah yang lebih baik terlihat.

Salah satunya adalah adanya terobosan Command Center yang menjadi Pusat Data Terkait segala urusan Pemerintahan Kota Bima.

Walikota HML pun selaku Kepala Daerah memiliki Visi dan Misi yang amat besar dalam perjuangkan segala kemajuan warga masyarakatnya.

Sabtu 4 Desember 2021, Walikota HML menghadiri peluncuran (lounching) aplikasi SIDaK (system integrasi data keuangan) di command center Kota Bima.

Dalam momentum itu, Walikota HML didampingi oleh beberapa pejabat teras Pemkot Bima diantaranya Kepala BPKAD Drs. M. Saleh, Kabid Akuntansi Hj. Suhadah, SE, MM

Pada kesempatan itu Walikota HML menyampaikan beberapa hal penting dan mengapresiasi yang tinggi kepada Jajaran BKPAD lebih lebih Diskominfo.

“Saya sampaikan apresiasi yang tinggi pada jajaran BKPAD dan jajaran Kominfo Kota Bima Karena telah menunjukkan keseriusan dan dedikasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan peluncuran (lounching) aplikasi SIDaK (system integrasi data keuangan) di command centre.Yang nantinya akan mempermudah kinerja Pemerintah Kota Bima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kota Bima” demikian Ungkap Walikota HML.

Walikota HML mensupport sepenuhnya atas implementasi dan keberlanjutan aksi perubahan saudari Hj. Suhadah, SE, MM, peserta pendidikan administrator angkatan ke 7 pusat pendidikan sumber daya manusia mendagri regional makassar tahun 2021.

Menurut Walikota HML bahwa sesungguhnya aplikasi system integrasi data keuangan (SIDaK) akan digunakan oleh Pemerintah Kota Bima secara berkelanjutan, dalam mengolah data untuk penyusunan laporan keuangan pemerintah Kota Bima.

“Kita berharap dengan peluncuran aplikasi SIDaK ini, dapat membantu pemerintahan Kota Bima dalam meningkatkan sinergitas,”ujarnya.

Sementara itu, Hj. Suhadah sebagai reformer aplikasi SIDaK menjelaskan, aplikasi sistem integrasi data keuangan (SIDaK) sebagai sebuah terobosan dalam mempercepat pengolahan data untuk kebutuhan penyusunan laporan keuangan Pemerintah Daerah.

“Dengan melakukan integrasi data keuangan dari aplikasi keuangan yang sudah ada untuk menghasilkan pengolahan data laporan keuangan pemerintah daerah, sehingga laporan keuangan pemerintah daerah dapat tersaji dengan cepat atau tepat waktu,” katanya.

Umi suhada berharap, inovasi-inovasi baru yang digagas oleh para peserta PKA (Pelatihan Kepemimpinanan Administrator) dapat menjadi terobosan dan warna baru, bagi pencapaian kinerja organisasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (***)

Kapolres Bima Kota Ikut Bantu Korban Terluka Saat Aksi Blokir Jalan

Bimantika.net aksi ribuan warga masyarakat Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima hari ini Sabtu 4 Desember 2021 berakhir dengan duka yang amat mendalam.

Hasil investigasi Media Online Bimantika bahwa pemicu gerakan massa besar hari ini adalah setelah kemarin mereka lakukan blokir jalan terkit kelangkaan pupuk.

Saat blokir jalan itu ada pihak Distributor yang menjanjikan bahwa pada hari ini Sabtu (4/12) akan di distribusikan pupuk sebanyak 7 Ton.

Namun Janji hanyalah janji pihak distributornya pun tidak menepati janjinya alias janji tinggal janji bohong jalan terus.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH dan keluarga korban Terluka saat Aksi Blokir Jalan di Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima

“Andaikan saja pupuk yang dijanjikan oleh pihak distributor 7 ton saat aksi pertama, mungkin tidak akan terjadi aksi hari ini yang lebih besar dan menelan korban” ungkap warga.

Kali ini aksi menelan korban karena ada yang terluka hingga di bawa ke RSUD Bima.

Atas terlukanya salah seorang warga yang dirujuk di RSUD Kota Bima itulah sehingga Kapolres Bima Kota pun ikut membantu korban yang sedang dirawat.

Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., menyebutkan bahwa dirinya ada panggilan kemanusiaan untuk membantu korban.

“Kebetulan yang terluka saat aksi di bawa ke RSUD Bima yang berlokasi di Kota sehingga saya ikut membantu saja, dan alhamdulillah dalam kondisi membaik” ujar Kapolres Bima Kota Yang sangat akrab dengan insan Pers ini. (***)

Rizal Pattikawat : “Atas Penembakan Warga, Saya Minta Copot Kapolres Bima”

Bimantika.net Insiden Penembakan Warga oleh Oknum Aparat Polres Bima saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabuoaten Bima.

Hasil investigasi Media Online Bimantika bahwa pemicu gerakan massa besar hari ini adalah setelah kemarin mereka lakukan blokir jalan terkit kelangkaan pupuk.

Saat blokir jalan itu ada pihak Distributor yang menjanjikan bahwa pada hari ini Sabtu (4/12) akan di distribusikan pupuk sebanyak 7 Ton.

Namun Janji hanyalah janji pihak distributornya pun tidak menepati janjinya alias janji tinggal janji bohong jalan terus.

“Andaikan saja pupuk yang dijanjikan oleh pihak distributor 7 ton saat aksi pertama, mungkin tidak akan terjadi aksi hari ini yang lebih besar dan menelan korban” ungkap warga.

Kali ini aksi menelan korban karena ada yang kena peluru saat pengamanan oleh Polres Bima Kabupaten.

Aktivis Bima Rizal Pattikawat mengutuk keras tindakan brutal oknum aparat Polres Bima yang menurutnya sudah diluar Standar Operasional Prosedural (SOP) Pengamanan.

Menurutnya ini menunjukkan lemahnya penegakan supremasi hukum di wilayah kabupaten Bima (NTB).

“Polisi itu pengayom, Polisi itu pelindung dari pada masyarakat, jangan sok jadi Kapolres” Ungkapnya.

Rizal berharap adanya pengusutan tuntas pihak Polda NTB terkait adanya insiden penembakan oknum Polres Bima saat melakukan pengamanan terhadap aksi warga Desa Bolo yang menuntut pihak Distributor Pupuk yang janji bohong.

Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K yang dihubungi Via Telepon Selulernya Sabtu Malam 4 Desember 2021 menyebutkan bahwa dirinya sebagai Kapolres Memohon maaf atas insiden di Desa Bolo Kecamatan Madapangga.

Sembari memohon maaf atas insiden itu, Kapolres juga menyebutkan bahwa seluruh biaya rumah sakit atas tertembaknya salah seorang pemblokir jalan akan ditanggung oleh pihak Aparat Kepolisian.

Ditanya soal Personil yang melepas tembakan sehingga mengenai warga dirinya tidak bisa memberikan jawaban karena itu sudah menjadi kewenangan Polda NTB.

“Soal personil yang ada dilapangan itu adalah urusannya Paminal Polda NTB” ungkap Kapolres.(***)

Insiden Desa Bolo Warga Tuntut Kapolres Bima Dicopot, Kapolres : “Soal Personil Yang Tembak Warga, Kewenangan Paminal Polda”

Bimantika.net aksi ribuan warga masyarakat Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima hari ini Sabtu 4 Desember 2021 berakhir dengan duka yang amat mendalam.

Hasil investigasi Media Online Bimantika bahwa pemicu gerakan massa besar hari ini adalah setelah kemarin mereka lakukan blokir jalan terkit kelangkaan pupuk.

Saat blokir jalan itu ada pihak Distributor yang menjanjikan bahwa pada hari ini Sabtu (4/12) akan di distribusikan pupuk sebanyak 7 Ton.

Namun Janji hanyalah janji pihak distributornya pun tidak menepati janjinya alias janji tinggal janji bohong jalan terus.

“Andaikan saja pupuk yang dijanjikan oleh pihak distributor 7 ton saat aksi pertama, mungkin tidak akan terjadi aksi hari ini yang lebih besar dan menelan korban” ungkap warga.

Kali ini aksi menelan korban karena ada yang kena peluru saat pengamanan oleh Polres Bima Kabupaten.

Banyak pihak menilai bahwa tertembaknya seorang warga dalam pengamaman itu adalah bentuk kelalaian Aparat Kepolisian dalam menangani dan mengatasi aksi massa.

Atas aksi yang dinilai diluar Standar Operasional Prosedur personil Polres Bima Kabupaten saat pengamanan aksi demonstrasi di Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, menuai protes dari berbagi pihak.

Protes itu dialamatkan pada Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K segera di copot jabatannya dari Jabatan sebagai Kapolres Bima.

Aksi Besar Masyarakat Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima hari ini Sabtu 4 Desember 2021 menjadi sebuah kisah tragis seorang warga kena peluru dari senjata oknum Aparat Kepolisian Polres Bima.

Lebih lanjut Media Bimantika menelusuri tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam hal ini Polres Bima melalui Kabag Ops Polres Bima, AKP Herman, SH.

melalui Saluran WhatsApp Bimantika pada Kabag Ops Polres Bima berikut pertanyaan awalnya Assalamu’alaikum Pak Kabag Ops Polres Bima, mhn maaf apakah personil Polres Bima yang dalam penanganan Aksi mengeluarkan tembakan dan mengenai Seorang Warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima tidak di Proses sesuai Prosedural Kepolisian ? Mohon Tanggapan Pak Kabag Ops Polres Bima Dari Muhammad Arifudin, S. Sos Pimpinan Redaksi Media Online Bimantika.

Atas pertanyaan itu, Kabag Ops Polres Bika AKP Herman, SH dengan singkat menyatakan akan menindaklanjuti sesuai prosedur.

“Tetap di tangani sesuai prosedur” demikian jawaban singkat dari Kabag Ops Polres Bima.

Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K yang dihubungi Via Telepon Selulernya Sabtu Malam 4 Desember 2021 menyebutkan bahwa dirinya sebagai Kapolres Memohon maaf atas insiden di Desa Bolo Kecamatan Madapangga.

Sembari memohon maaf atas insiden itu, Kapolres juga menyebutkan bahwa seluruh biaya rumah sakit atas tertembaknya salah seorang pemblokir jalan akan ditanggung oleh pihak Aparat Kepolisian.

Ditanya soal Personil yang melepas tembakan sehingga mengenai warga dirinya tidak bisa memberikan jawaban karena itu sudah menjadi kewenangan Polda NTB.

“Soal personil yang ada dilapangan itu adalah urusannya Paminal Polda NTB” ungkap Kapolres.

Warga Terdampak Banjir Kempo Dapat Bantuan Polres Dompu

Bimantika.net Musibah adanya bencana alam banjir di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu memantik rasa kepedulian dan kinerja dari beberapa pihak. Seperti halnya yang dilakukan oleh Polres Dompu, melalui Sat Samapta Polres Dompu.

Bentuk kepedulian itu, dengan melaksanakan bantuan bersih-bersih pasca banjir serta pendistribusian air bersih dan pasokan makanan kepada warga yang mengalami musibah banjir oleh Sat Samapta, Sabtu (04/12/2021). pukul 08.00 wita.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasat Samapta Iptu Balok Suswantoro menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pihak Kepolisian khususnya Polres Dompu.

Kepada masyarakat yang mengalami musibah pasca banjir, kebutuhan air bersih dan pasokan makanan sangat penting untuk kebutuhan warga masyarakat yang mengalami bencana alam banjir.

“Ya, terutama pasca musibah kejadian itu, dapat membuat warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih dan kebutuhan pokok sehari-hari lainnya”, terang Balok.

Menyikapi ini, Kepala Desa Soro, sangat mengapresiasi atas sinergitas yang terjalin baik antara pihak Kepolisian dan Instansi terkait.

“Luar biasa kepedulian Aparat Kepolisian khususnya Polres Dompu yang begitu sangat bersinergi, dalam memperhatikan warga kami yang sedang dalam kesulitan saat ini,” katanya.

Menurutnya, ini akan sangat bermanfaat bagi warganya, yang sedang mengalami ujian dalam menghadapi dampak bencana banjir.

“Perhatian ini juga bentuk keseriusan Pihak Kepolisian , hingga jauh-jauh sampai di Desa Soro, mewakili Masyarakat Desa Soro, kami berterima kasih atas kepedulian yang telah diberikan”.(***)

Polisi Tangkap Dua Pria Curi Tiga Ekor Sapi

Bimantika.net Jum’at siang sekitar pukul 12.00 Wita 3 Desember 2021 terjadi pencurian ternak sapi yang berlokasi di Dusun Lapangan Desa Marada Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu.

Dari informasi yang diperoleh sebanyak 3 ekor sapi milik Dahyar (48) karyawan PT. STM warga Dusun Tengah, Desa Marada Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu dicuri dua orang menggunakan mobil bak terbuka.

Sekitar pukul 10.00 Wita, pelaku pencurian M (38) warga Dusun Woro Desa Adu Kecamatan Hu’u yang sehari – hari berprofesi sebagai supir dihubungi melalui hand phone oleh rekannya NSN (55) beralamat di Dusun Sawe Desa Sawe Kecamatan Hu’u agar menuju Desa Marada yang menjadi lokasi kejadian untuk mengangkut sapi milik korban.

Sesampainya di lokasi, kedua pelaku yang menggunakan mobil Pick Up warna putih dengan Nomor Polisi DK 8672 WD sebagai sarana melancarkan tindak kriminalnya mengangkut 3 ekor sapi, terdiri dari 1 ekor induk dan 2 anakan milik korban.

Diketahui dari keterangan M sapi – sapi tersebut akan dibawa ke rumah NSN di Desa Sawe, namun naas bagi pelaku saat akan keluar dari lokasi dipergoki oleh korban dan melihat tanda cap “DY” pada sapi – sapi yang diangkut oleh pelaku.

Mengetahui hal tersebut korban bersama warga sekitar menggiring pelaku ke Polsek Hu’u.

Dikonfirmasi oleh Kapolsek Hu’u Ipda Agustamin S.H., melalui Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akhmad Marzuki, kasus pencurian ternak tersebut kini telah ditangani lebih lanjut oleh unit reskrim Polsek Hu’u

“Saat ini kedua pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Hu’u dan tengah dilakukan pendalaman dan pengembangan oleh penyidik” tegasnya. (***)