Babinsa Naru Tangkap Warga Kuasai Narkoba

Bimantika.net _Anggota TNI yang bertugas sebagai Babinsa Desa Naru Koramil 1608-03/Sape berhasil menangkap seorang warga Desa Naru yang diduga sebagai pengedar sabu di Desa setempat.

Babinsa Serka Khaerudin tersebut berhasil mengamankan 24 poket sabu berikut uang tunai sebanyak 12 Juta rupiab.

Penangkapan berlangsung Selasa malam (8/11/2022) sekitar Pukul 23.00 WITA di Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Pelaku yang kuasak barang haram tersebut inisial Ikw ditangkap oleh Babinsa saat melakukan patroli sehabis pulang dan menghadiri kegiatan Malam Penutupan MTQ Tingkat Desa Na,e yang merupakan salah satu Desa Binaannya.

Dandim 1608 Bima Letkol Inf M Zia Ulhaq, S. Sos kepada wartawan menjelaskan bahwa Babinsa Naru ini sebelumnya pernah mendapat penghargaan sebagai Babinsa Terbaik NTB pada Tahun 2020 Melalui HUT Ke 59 Korem 162/WB dan mendapatkan Umroh gratis.

“Yang bersangkutan merupakan Babinsa terbaik di NTB.Sehingga tak heran ketika di lapangan selalu berbuat untuk kepentingan rakyat,”ujarnya.

Katanya, saat diamankan Ikh mengaku sebagai Pemakai namun dia masih mengelak bahwa barang bukti yang diamankan tersebut bukan miliknya, akan tetapi milik kakak sepupu nya yang buruan kabur sebelum ditangkap oleh Babinsa.

“Selanjutnya Babinsa Naru langsung mengamankan saudara Ikhwan untuk diproses lebih lanjut sambil berkoordinasi dengan Danramil Sape, Polsek Sape dan Muspika Sape,”urainya.

Selanjutnya Rabu pagi Sekitar Pukul 10:10 Danramil Sape bersama Babinsa Naru dan Anggota Polsek Sape mengamankan dan menyerahkan nya di Press Release Sat Resnarkoba Polres Bima kota untuk diproses lebih lanjut.

Barang Bukti yang ikut diamankan 24 paket sabu beserta uang Rp.12 juta.
Pantauan awak media Sebelum digiring ke Polres Bima Kota terlebih Dahulu Pihak Koramil Sape mempertemukan nya dengan dandim 1608 Bima untuk dilakukan pengembangan informasi terkait masalah peredaran Narkoba di wilayah Hukum Sape.

“Kami berharap kepada masyarakat Sape dan Muspika terutama kepada Para Kepala Desa untuk sama-sama berantas Narkoba.

Mari kita lawan bersama sebab Narkoba dapat membunuh Generasi dan anak-anak kita.

Pada kesempatan ini Saya Bangga dengan Danramil Sape dan Babinsa Naru Serka Khaerudin yang telah berhasil Menangkap Pengedar Narkoba di Sape. Bersama TNI Lawan Narkoba,”harap Dandim diakhir komentarnya.

Hasil Penyelidikan Sat Resnarkoba dari 24 Poket Sabu tersebut memiliki Berat Kotor 9,08 Gram dan Berat Bersihnya 1’40 Gram.

Saat ini Ikhwan telah diamankan di Satun Resnarkoba Polres Bima Kota sambil menunggu Proses hukum lebih lanjut,”pungkasnya. (****)

Pemkab Bima Deklarasi Tiga Pilar STBM

Bimantika.net _Pemerintah Kabupaten Bima Selasa (8/11) menggelar Deklarasi tiga Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) yang dirangkaikan dengan Peringatan Kesehatan Nasional Ke-58 Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2022 di Gelanggang Olahraga (GOR) Panda-Palibelo.
3 Pilar STBM tersebut pertama adalah Buang air Besar sembarang (Stop BABS), kedua Cuci tangan Pakai Sabun (CTPS), ketiga pengelolaan air minum dan makanan di rumah tangga (PAMM-RT).

Tampak hadir di acara tersebut Gubernur NTB diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Pemprov NTB Dr. Nurhandiri Eka Dewi, S.AP, M.Ph didampingi Kepala Dinas Kesehatan Prov. NTB.

Deklarasi juga mengundang para kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua DWP Kabupaten Bima. Juga para Camat, Kepala UPTD Puskesmas dan Kepala Desa Se-Kabupaten Bima.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dalam arahannya mengungkapkan, deklarasi STBM tidak hanya sekedar upaya memenuhi ketentuan pencapaian pilar, namun yang terpenting adalah memastikan bahwa pemerintah Kabupaten Bima dan seluruh elemen dan berkoordinasi dengan baik serta memastikan secara berjenjang upaya menuntaskan masalah sanitasi. Jelas Bupati.

Terkait kegiatan deklarasi pilar STBM, Bupati kembali menegaskan bahwa apa yang sudah dideklarasikan harus terus digelorakan agar masyarakat sejak usia dini membiasakan diri mencuci tangan pada air mengalir dengan sabun untuk menghindari terjangkit penyakit dengan pola atau cara pencegahan yang baik”. Ucapnya.

Asisten Administrasi Umum Prov. NTB Dr. Nurhandiri Eka Dewi, S.AP, M.Ph dalam sambutannya mengungkapkan, sudah ada beberapa kota dan kabupaten yang mencapai 3 Pilar STBM yaitu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Dompu.

Sanitasi yang sehat adalah sesuatu yang mendasar karena kita tidak tahu kapan munculnya penyakit seperti diare yang menjadi salah satu penyebab utama kematian pada balita.

“Kabupaten Bima diharapkan bisa segera menyusul karena mengingat selisih poin yang tidak jauh berbeda dari daerah lain. Ungkapnya.(***)

Bocah 3 Tahun Terseret Arus di Saluran Irigasi Desa Matua, Polsek Woja Kawal Evakuasi

Bimantika.net _Seorang bocah diketahui bernama Muhammad Hidayat (3) putra semata wayang pasangan Yusran (36) dan Saleha (35) warga Dusun Selaparang, Desa Matua Kecamatan Woja, Dompu ditemukan sudah tak bernyawa diduga terseret arus air di saluran irigasi di area persawahan So Rasanggaro, desa setempat.

Mendapat informasi terkait kejadian, personil Polsek Woja turun ke lokasi, memeriksa sekaligus membantu evakuasi korban yang sebelum kejadian dikabarkan ditinggal sendirian di gubuk sawah.

Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.I.P saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat bocah malang itu, Selasa, (8/11/2022) sekira pukul 15.00 Wita.

“Dari keterangan orang tua korban, sekitar pukul 13.00 Wita, mereka berangkat ke sawah untuk menjaga padi, sampai akhirnya hujan turun saat mereka tiba dan mereka pun berteduh di gubuk di persawahan miliknya,” kata Kapolsek.

Saat hujan reda, lanjutnya, ayah korban kembali ke rumahnya, sementara sesaat sejenak, ibunya beranjak dari gubuk meninggalkan korban untuk mengusir hama burung di persawahan.

“Namun, di saat ia (Ibu, red) kembali, ia menyadari anaknya tak ada bahkan di sekitar gubuk, ia panik pulang memanggil suaminya lalu meminta bantuan warga dan aparat setempat untuk mencari korban,” lanjut Kapolsek.

Lebih lanjut, setelah berjam-jam dicari, akhirnya sekira pukul 17.00 Wita korban ditemukan tenggelam terseret arus di parit sejauh sekitar 20 meter dari gubuk asalnya.

“Kondisi arus di saluran sangat deras, sementara ketinggian air sekira 1.5 meter,” jelas Kapolsek.

Selanjutnya, tambah Kapolsek, di bawah pengawalan personil Polsek Woja, saat itu juga korban langsung dievakuasi ke rumah duka sekira pukul 17.10 Wita.

“Korban rencananya akan dimakamkan pagi, Rabu, 9 November 2022 di TPA Dusun Selaparan Desa Matua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu,” tutup Kapolsek.(***)

Bupati Cantik IDP Lantik Bunda PAUD Kecamatan dan Desa Se-Kabupaten

Bimantika.net _Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE Selasa (8/11) melakukan Pelantikan Bunda PAUD Kecamatan dan Desa sekaligus Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK se-Kabupaten Bima di aula kantor DP3AP2KB Kabupaten Bima

Sesuai Surat Keputusan Nomor 015/BP-BM/2022, sebanyak 3 Bunda PAUD Kecamatan dan 53 Bunda PAUD desa dikukuhkan Pada prosesi yang juga dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB Drs. Samaan, M.Si, Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Hj.Rostiati Dahlan S.Pd, Kepala Dinas Dikbudpora kabupaten Bima Zunaidin HI S.Sos, MM dan Plt. Kepala DP3AP2KB Nurdin S.Sos.

Pengukuhan dilakukan secara simbolis kepada tiga orang Bunda PAUD Kecamatan Madapangga, Tambora dan Langgudu serta dua orang Bunda PAUD desa Oi Panihi Tambora dan Bunda PAUD Desa Naru Barat Sape yang ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan pemasangan selempang Bunda PAUD.

Di hadapan para camat, kepala desa, Bunda PAUD Kabupaten Bima pengurus Bunda PAUD kecamatan dan desa, Bupati Bima dalam sambutannya mengharapkan agar Bunda PAUD dapat mendorong pendidikan anak usia dini dipastikan berjalan dengan baik dan mampu mencetak generasi emas untuk kemajuan Indonesia khususnya Kabupaten Bima.

Terkait peran istri Camat dan istri kepala desa sebagai Bunda PAUD Bupati mengungkapkan, Ibu sebagai madrasah pertama memiliki peran penting di era kemajuan teknologi ini di mana Kita bisa belajar dan mendapatkan ilmu pengetahuan melalui internet dan teknologi informasi lainnya untuk menambah wawasan dan khasanah kemampuan sebagai bunda PAUD.

Pada bagian akhir arahannya Bupati IDP menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh ketua dan jajaran tim penggerak PKK Kabupaten Bima pada berbagai kegiatan yang dilaksanakan baik di dalam daerah maupun di luar daerah.

Dukungan Tim Penggerak PKK ini pula telah mengantar Kabupaten Bima berhasil meraih sejumlah penghargaan dalam sejumlah perlombaan yang dilaksanakan di tingkat provinsi. Keberhasilan ini tentu saja dapat diraih karena kekompakan dan kemauan keras dari jajaran pengurus untuk belajar dan meraih prestasi terbaik “. Tandasnya. (***)

Jelang WSBK, Polres Dompu Ikuti Vaksinasi Booster di Puskesmas Dompu Kota

Polres Dompu, NTB – Sebagai bentuk dukungan jelang perhelatan World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika Street Circuit, jajaran Polres Dompu melaksanakan Vaksinasi Booster, Selasa, (8/11/2022) sekira pukul 09.30 Wita.

Vaksinasi ini dilaksanakan di Ruang Khusus Puskesmas Dompu Kota, dengan jumlah vaksin sebanyak 14 dosis disuntikkan ke 14 peserta.

Turun memantau vaksinasi, Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., didampingi Kabag Ops Polres Dompu AKP Syamsurijal, S.Sos., Kasat Intel Polres Dompu IPTU Abdul Haris, serta Kapolsek Dompu IPDA Arif Syarifuddin, S.H,.

Sementara dari pihak Dikes Dompu, hadir Kabid P2PL, Hj. Maria Ulfa, S.St.,M.Kes., Kepala UPTD PKM Dompu Kota H. Syarif Efendi, S.Kep.,M.MKes., Tim Vaksinator dari Nakes PKM Dompu Kota sebanyak 1 tim.

Dalam pelaksanaanya, serangkaian kegiatan yang dijalani peserta yakni melakukan verifikasi pendaftaran dengan KTP, Screening, kemudian vaksin diberikan.

Sebelum itu, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di meja empat. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Kegiatan vaksinasi booster ini berlangsung hingga siang sekira pukul 12.00 wita dan akan dilanjutkan di hari berikutnya. (***)

Moeldoko : Pemda Harus Jaga Ketahanan Pangan, Walikota Bima Siap Bersinergi

Bimantika.net _Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko meminta pemerintah daerah bisa menjaga ketahanan pangan di wilayahnya. Moeldoko menyampaikan ini saat menerima kedatangan Wali Kota Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Lutfi, di gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (8/11).

“Di Bima Unggul dengan tanaman Jagungnya. Ini harus lebih ditingkatkan produktivitasnya demi menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional,” tegas Moeldoko.

Menurut Moeldoko, ketahanan pangan merupakan kunci untuk menghadapi potensi krisis global. Untuk itu, pemerintah terus mendorong ketahanan pangan melalui berbagai bauran strategi dan kebijakan.

Ia menyebut, dari sisi pembiayaan pemerintah telah menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat diakses oleh pelaku sektor pertanian dengan bunga hanya 3 persen hingga akhir 2022. Selain itu, plafon KUR juga ditingkatkan hingga Rp 373,17 triliun.

“Pemerintah daerah bisa menggunakannya baik untuk pengadaan alsintan atau korporatisasi di sektor pertanian,” jelasnya.

Masih kata Moeldoko, pemerintah juga melakukan diversifikasi pangan lokal dengan meningkatkan produksi jagung, sorgum, sagu, dan singkong melalui perluasan lahan dan pembukaan area baru.

“Sekarang apapun dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan agar terjadi pemerataan kesejahteraan masyarakat,” ujar Moeldoko.

Sementara itu, Wali Kota Bima Muhammad Lutfi mengatakan, peningkatan produksi pertanian di kota Bima sejauh ini masih terkendala oleh masalah pengairan. Lebih lanjut Ia menjelaskan, bahwa lahan-lahan pertanian komoditas jagung masih mengandalkan air hujan.

“Kami butuh bendungan atau DAM yang bisa menjadi irigasi teknis untuk peningkatan produksi pertanian terutama jagung,” terang Lutfi.

Lutfi menyampaikan, bahwa saat ini pemerintah kota Bima sedang merencanakan pembangunan dua bendungan atau DAM.

Selain sebagai irigasi teknis, pembangunan bendungan juga bisa mengantisipasi terjadi banjir saat musim hujan, seperti yang terjadi pada 2016 silam.

Di mana tingginya intensitas hujan menyebabkan air sungai meluap dan membanjiri seluruh kawasan kota Bima hingga menyebabkan kerugian sebesar Rp 2 triliun.

“Selain untuk antisipasi banjir, keberadaan bendungan ini juga sangat penting sebagai sumber air baku. Untuk itu kami butuh dukungan dari Kantor Staf Presiden,” pungkas Lutfi.

Caption : Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko menerima kedatangan Wali Kota Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Lutfi, di gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (8/11). (***)

Tunjang KTT G20, Dandim Bima dan Kapolres Tinjau Pelabuhan Bima

Bimantika.net _Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq ,S.Sos bersama Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K, Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S. Adm dan Forkopimda Meninjau Pelabuhan Laut yang berada di wilayah Kelurahan Tanjung pada Selasa 08 November 2022.

Kegiatan ini dalam rangka persiapan pengamanan imbangan pelaksanaan G-20 Mengingat Wilayah Bima merupakan bagian dari wilayah teritorial yang berada di bawah naungan Kodam IX/Udayana yang berada dalam satu Wilayah dengan Bali.

Peninjauan Pelabuhan laut ini bertujuan membangun kewaspadaan di di wilayah Teritorial Bima Sekaligus mengecek secara langsung Situasi di pelabuhan saat ini sebagai langkah antisipasi dalam rangka membantu mem-backup pengamanan KTT G-20,” Ungkap Dandim.

Dandim 1608/Bima Putra Asli Bima ini menjelaskan, metode pengamanan yang dilakukan di Bima berbeda dengan Bali. Aparat keamanan di wilayah Bima akan melakukan pengecekan di pelabuhan penyeberangan Bima – Bali,

“Sebagai daerah penyangga, kondusivitas Bima tentu sangat berpengaruh. Maka, kita akan mengedepankan pengamanan wilayah untuk mengantisipasi terjadinya gejolak yang bisa mengganggu pelaksanaan kegiatan KTT G-20,” urai Dandim.

“Sisi pengamanan Pelabuhan harus disiapkan Begitu juga bandara, untuk mengantisipasi adanya kemungkinan yang akan timbul ,tambah Dandim

Seluruh kegiatan pengamanan imbangan KTT G-20 ini akan dilakukan dengan memaksimalkan personil yang ada di wilayah Bima.

KTT G20 adalah forum internasional yang beranggotakan 19 negara dan satu kawasan ekonomi, Uni Eropa. Forum ini fokus pada koordinasi kebijakan di bidang ekonomi dunia dan isu-isu penting terkait. Di antaranya perubahan iklim, energi global, dampak demografis hingga masalah populasi.

“Ini menjadi kebanggan kita, bangsa Indonesia. Kita harus sukseskan dan sikapi secara menyeluruh agar pelaksanaannya aman dan lancar. Maka dari itu, saya mengajak Forkopimda, Babinsa, Babinkamtibmas, ormas, dan seluruh unsur lainnya, mari bersama-sama kita bangun kewaspadaan dan jaga stabilitas di wilayah Kota maupun Kabupaten Bima,” pungkas Dandim (/***/HR)

Penghina Presiden, MM Diantar Ke RSJ Mataram Bersama Tim Puma Polres Dompu

Bimantika.net _Sebagai bentuk keseriusan penanganan kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden RI, TNI dan Polri diduga dilakukan oleh MM (20), Polres Dompu turut mendampingi terduga untuk melakukan pemeriksaan medis di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma, Mataram, NTB, Senin (7/11/2022) sekira pukul 17.30 Wita.

Sebab, pemuda asal Desa Serakapi Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu itu belakangan diindikasikan tengah mengalami Gangguan Kejiwaan (ODGJ).

Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., melalui Kasat Reskrim, AKP Adhar, S.Sos., dalam keterangannya menyebutkan, bahwa hal itu dilakukan sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan, maka kelengkapannya perlu dilakukan pemeriksaan mental terhadap yang bersangkutan.

“Pemeriksaan rencananya akan dilakukan di RSJ Mutiara Sukma, Mataram, didampingi oleh Anggota Tim Puma Polres, Bripda Khaerul Imam Ma’arif bersama tenaga medis dari Puskesmas Dompu Barat,” ungkap Adhar.

Adhar menjelaskan, bahwa terduga saat ini tengah menjalani pemeriksaan medis terkait penyelidikan atas kasus dugaan penghinaan terhadap simbol negara (presiden, red), serta institusi TNI dan Polri.

“Terduga diduga melakukan penghinaan terhadap presiden, TNI dan Polri melalui akun sosial media YouTube, beberapa waktu lalu,” kata Adhar.

Lanjutnya, akan tetapi, belakangan tindakan melawan hukum yang dilakukannya itu di saat terduga diindikasikan tengah mengalami gangguan mental dan kejiwaan.

“Untuk memastikan kondisi yang bersangkutan, Polres Dompu menginisiasi agar terduga menjalani pemeriksaan medis atau VISUM Et Refertum di mataram, diantar menggunakan mobil Ambulans PKM Dompu Barat,” tutupnya.(***)

Polres Dompu Hadiri Apel Siaga Bencana di Lapangan Beringin Pemda Dompu

Bimantika.net _Memasuki musim peralihan (pancaroba) ke musim penghujan, Pemda Dompu bersama Forkopimda tak terkecuali Polres Dompu berkumpul di Lapangan Beringin dalam rangka apel siaga penanggulangan bencana alam, Senin (7/11/2022) sekira pukul 08.00 Wita.

Apel Siaga yang berlangsung tertib dan lancar itu mengusung tema, “Wujudkan Dompu Tangguh Bencana” dipimpin langsung Bupati, H. Kader Jaelani.

Turut hadir saat apel, antara lain Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST.MT., Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.IK., Dandim 1614 Dompu LETKOL KAV. Taufik, S. Sos., Ketua DPRD Kab. Dompu Andi Bachtiar, A.Md. Par,.

Tampak pula, Sekda Dompu Gatot Gunawan PP, S.KM.MMKes., Asisten dan Kabag Lingkup Pemda Dompu, Para Pimpinan OPD, Camat Se-Kabupaten Dompu, serta Peserta Apel sebanyak 300 personil.

Selaku inspektur upacara, Bupati Dompu, H. Kader Jaelani dalam amanatnya meminta semua pihak terutama BPBD Dompu, segera lakukan pemetaan daerah rawan bencana hidrometeorologi berdasarkan kajian resiko bencana.

“Kemudian rencana evakuasi, rencana kontigensi dan mengoptimalkan anggaran belanja tidak terduga, serta menyiagakan sumber daya perangkat daerah, masyarakat dan dunia usaha guna antisipasi terjadinya bencana terutama kawasan rawan bencana,” pinta Bupati.

Sementara di tempat terpisah selaku Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., menyampaikan kesiapan menindaklanjuti arahan Bupati, dengan mengaktifkan seluruh unsur Kepolisian mulai dari tingkat Polres, Polsek bahkan Bhabinkamtibmas seluruh wilayah Kabupaten Dompu.

“Polres siap terlibat aktif mulai dari kesiapsiagaan, penanggulangan bahkan turut serta menyalurkan bantuan terhadap warga yang tertimpa bencana,” ujar Kapolres.

Di samping itu, Kapolres juga jauh-jauh hari telah menghimbau warga untuk selalu waspada akan timbulnya bencana serta meminta untuk segera berkoordinasi dengan Polres melalui Bhabinkamtibmas untuk ditindaklanjuti.

“Kepolisian siap jadi garda terdepan, wujudkan Dompu yang Tangguh Bencana,” tegas Kapolres.

Berikut intisari arahan Bupati Dompu saat Apel Siaga Penanggulangan Bencana, guna mewujudkan Dompu Tangguh Bencana.

“Apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam yang kita laksanakan pada pagi hari ini bertujuan agar ada sinergitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan resiko terjadinya bencana, meskipun demikian kita tentu berharap agar tidak ada bencana di daerah kita.

Saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana ini sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian atas bahaya bencana mengingat tingkat curah hujan yang sudah tinggi karena pada saat ini kita sudah mulai memasuki fase pengalihan musim dari musim kemarau ke musim hujan atau disebut musim pancaroba.

Pelaksanaan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana dapat menjadi sarana untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas semua elemen dalam menghadapi potensi bencana, saya yakin semua pihak tentunya telah memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing tinggal kita mempererat kerjasama dan komunikasi secara aktif agar implementasi di lapangan dapat berjalan dengan baik.

Saya meminta kepada semua pihak untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang mitigasi kebencanaan secara berkelanjutan sehingga masyarakat kita dapat terlibat secara aktif dalam proses antisipasi maupun penanggulangan saat terjadinya bencana

Pada kesempatan ini saya harapkan partisipasi aktif dari semua pihak mulai dari jajaran forkopimda, Ormas, relawan, wirausaha dan tenaga kesehatan agar terus meningkatkan jalinan komunikasi demi terciptanya pola koordinasi yang baik agar tercapai kesiapsiagaan dan manajemen bencana yang optimal.”

Pada kesempatan itu juga Bupati, menekankan beberapa poin penting antara lain.

a) segera lakukan pemetaan daerah rawan bencana hidrometeorologi berdasarkan kajian resiko bencana, rencana evakuasi, rencana kontigensi dan mengoptimalkan anggaran belanja tidak terduga, serta menyiagakan sumber daya perangkat daerah, masyarakat dan dunia usaha guna antisipasi terjadinya bencana terutama kawasan rawan bencana.

b) membentuk dan mengaktifkan posko kesiapsiagaan penanggulangan bencana dengan melibatkan TNI, POLRI, Basarnas, instansi pemerintah, relawan kebencanaan dan unsur masyarakat lainnya.

c) mensosialisasikan dan menyebarluaskan informasi bencana dengan menggunakan berbagai media berbasis pada data bencana yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah .

d) melakukan pengecekan berkala terhadap seluruh peralatan agar peralatan tersebut siap pakai pada saat penangan bencana

e) kepada camat, lurah dan Kades agar melakukan upaya pencegahan seperti gotong royong membersihkan saluran air sungai agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat mengakibatkan banjir, melakukan pengecekan semua kondisi tebingan khususnya yang berada di tengah permukiman, apabila ditemukan keretakan /rekahan atau pepohonan dan tiang dalam kondisi miring yang merupakan gejala awal terjadinya longsor agar segera dilakukan tindakan yang tepat.

f) kepada OPD lingkup pemerintah Kab. Dompu untuk melakukan sinergitas dan kerjasama yang baik sesuai dengan tugas pokok masing-masing dalam rangka kesiapsiagaan dan penanggulangan terjadinya bencana,

g) menyiapkan mental yang dan fisik yang prima dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi sekaligus menghindari Egi sektoral dalam penanggulangan bencana untuk mewujudkan Dompu yang tangguh bencana.

h) hal lain yang tak kalah penting selain bencana alam yakni bencana non alam seperti Covid-19 dan PMK juga diminta perhatian kita semua untuk tetap disiplin menjalankan protokol dan untuk PMK Vaksinasi bagi ternak di Kabupaten Dompu dapat dilakukan secara masih dan terkendali.

Tampak apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Lapangan Beringin Dompu, berakhir pukul 08.45 wita berjalan aman dan lancar. (***)

Tim Puma Polres Dompu Bekuk Pelaku Pemanah Misterius di Pasar Atas Dompu

Bimantika.net _Dalam waktu kurang dari 24 jam, Tim Puma Polres Dompu berhasil mengungkap kasus pemanahan misterius yang menimpa Imran, (29) seorang tukang parkir asal Kelurahan Bali 1 Kecamatan Dompu, Sabtu (5/11/2022) sekira pukul 22.00 Wita.

Setelah dilakukan penyelidikan hingga pencarian, tim akhirnya membekuk Dua oknum remaja masing-masing MW (15) dan MR (17) asal Desa Wawonduru diduga aktor utama, yang mana keduanya diketahui masih berstatus pelajar.

Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres, AKP Adhar, S.Sos., saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa penangkapan dua terduga berdasarkan laporan keluarga korban bernomor polisi: LP/445/XI/2022/NTB/Res Dompu.

Kasat menjelaskan, insiden itu bermula saat korban pulang membeli air minum di sebuah toko komplek Pasar Atas Dompu. Tiba-tiba dari arah barat menuju timur datang pelaku 2 (dua) orang berboncengan menggunakan Sepeda Motor Yamaha Mio.

“Salah satu terduga melesatkan panah ke arah korban kemudian langsung melarikan diri,” kata Kasat.

Akibatnya, atas kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk tepat di bagian perut sehingga harus dilarikan ke RSUD Dompu oleh teman-temannya untuk mendapatkan perawatan medis.

Lebih lanjut, jelas Adhar, mendapati laporan korban, Tim Puma kemudian bergerak menyisir beberapa titik rawan untuk mencari target (pelaku, red) yang sebelumnya telah dikantongi identitasnya.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan pencarian, pada hari Minggu, 6 November 2022 kemarin, tim puma mendapati keduanya sedang berada di rumah, kemudian tangkap saat itu juga,” jelasnya.

Pada saat penggeledahan, dari tangan kedua terduga Tim Puma menemukan sebuah busur lengkap dengan 3 bilah panah, dan satu buah piring cakram.

“Benda-berbahaya itu kemudian disita dan diamankan sebagai barang bukti,” terangnya.

Tak berpikir panjang, sambung Kasat, Tim Puma lantas menyeret keduanya ke Mako Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut.

“Sementara anggota lainnya mengambil alih TKP dan melakukan penggalangan terhadap warga untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas pasca ditangkapnya kedua terduga,” tutup Adhar. (***)