Bima Bimantika,-
Pemerintahan Kabupaten Bima dibawah kendali Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP, red) dinilai oleh beberapa Dosen muda di Bima tidak memiliki arah dan haluan serta konsespsi pembangunan yang jelas selama dilantik menjadi bupati bima hingga saat ini mau berakhir masa jabatannya.
Salah seorang dosen Muda STISIP Mbojo Bima, Tasrif, S. Sos, M. Ikom, pada Bimantika.net menyebutkan bahwa IDP sebenarnya tidak punya konsespsi pembangunan yang mengarah pada meningkatkan kesejahteraan rakyat terbukti masih banyaknya keluh kesah rakyat petani petani garam dan sejumlah masyarakat. “Di bidang pertanian saja terjadi kegaduhan yang berkepanjangan mulai dari urusan bibit bawang merah hingga urusan pengadaan bibit jagung dan lainnya yang tidak memenuhi standar” Demikian ungkap Tasrif.
Dosen Muda asal Kecamatan Langgudu ini pun menyampaikan contoh kongkrit lainyya menurunnya akreditasi Rumah sakit umum daerah dari type x ke type d semata-mata tidak efektif dan efisiensinya pelayanan publik sehingga dibidang kesehatan terjadi sebuah degradasi nilai salam hal pelayanan publik.
Dibidang Infrastruktur lainnya, tidak sedikit prosesi pembangunan yang tidak memenuhi sarat tehnis seperti pembangunan jembagan milyaran wilayah monta yang baru dibangun tidak bisa dimanfaatkan karna konstruksi bangunan yang rapuh. “Ini semua adalah perlu pembenahan supaya bima kedepan jauh lebih baik lagi” demikian ungkapnya.(//arif)
Mantan Sekda Kritisi Kinerja Pemkab Bima
Bimantika,-News
Mantan Sekda Kabupaten Bima Ir. H. Muchlis, HMA mengkritisi pemerintahan Kabupaten Bima melalui Media Sosial berupa Facebook. Kritika mantan sekda yang dikenal jujur dan berwibawa ini terkait dengan urusan akreditasi Rumah Sakit Umum Bima Dari C ke D. Munculnya Komentar Mantan sekda setelah akun Facebook Zulkifli Zul menulis Akreditasi Rumah RSUD Bima turun ke tipe D ?.
Banyak netizen yang memberi like dan komentar pada kolom komentar. Salah satunyanya adalah Mantan Sekda Bima dengan sebuah kalimat yang menukik. Kalimat Sekda sungguh sangat menukik dan mendalam sehingga Pemerintah Kabupaten Bima semestinya harus menindaklanjuti kritikan dari mantan orang Penting di Jajaran Pemerintahan Kabupaten Bima tersebut.
“Subhanallah, kok bisa mundur ya, Bupati/Wabup dan sekda Harus bertanggung jawab kenapa rumah sakit bima turun akreditasinya. Sebagai orang Bima kita malu” Demikian kalimat menukik yang diungkapkan oleh Ir. H. Muchlis HMA. (//arif)
