Umi Elly : Pertimbangan Tanggung Jawab Organisasi, Mundur dari Caleg

Bimantika.net _Istri Walikota Bima Hj. Elly Alwaini dikabarkan Tidak Jadi Ikut Caleg DPRD Kota Bima Periode 2024 – 2029 yang rencana awalnya menggunakan Partai Gerindra di Dapil ll Kota Bima yang meliputi Kecamatan RasanaE Barat dan Mpunda Kota Bima

Umi Elly sapaan akrab istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE ini tidak jadi tampil di Pemilihan Legislatif (Pileg) Kota Bima semata-mata dengan berbagai pertimbangan dan rasa tanggung jawab pada sejumlah organisasi yang dipimpinnya saat ini yang secara otomatis menjadi Istri Kepala Daerah.

Pada Media Online Bimantika Selasa 29 November 2022, Umi Elly dengan tegas katakan bahwa dirinya mempertimbangkan sudab secara matang untuk tidak tampil di Pileg 2024.

“Masih banyak tugas organisasi yang harus dituntaskan sebagai bentuk pertanggung jawaban saya selaku istri Kepala Daerah yang tentunya secara otomatis melekat sejumlah jabatan dalam organisasi tersebut” ujar Umi Elly.

Sebagai istri Kepala Daerah, tentu secara otomatis Umi Elly menjabat sebagai Ketua PKK Kota Bima, Ketua Lasqi Kota Bima, Ketua Dekranasda Kota Bima, Bunda PAUD dan organisasi Majelis Taklim Uswatun Hasanah.

Atas banyaknya kegiatan keorganisasian yang di emban sebagai Istri Kepala Daerah tersebut, Umi Elly lebih mengedepankan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap organisasi yang dipimpinnya.

“Atas pertimbangan itu pula Maka dari itu saya ambil keputusan tidak jadi ikut Caleg DRPD Kota Bima, Keputusan yang saya ambil ini juga didukung oleh Aji Lutfi selaku suam” demikian ujar Umi Elly.

Umi Elly tidak ingin lari dari tanggung jawab yang diemban oleh negara kepada dirinya yang telah di dilakoninya secara aktif selama kepemimpinan suaminya Walikota Bima HM Lutfi.

“Sekali lagi saya nyatakan secara resmi tidak jadi ikut caleg di partai Gerindra” demikian tegas Umi Elly.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang di konfirmasi media online Bimantika Selasa 29 November 2022 membenarkan mundurnya Istrinya dari bursa Calon Anggota Legislatif.

“Masih banyak tugas organisasi yang dipimpin yang harus dituntaskan tanggung jawab hingga masa jabatan selesai” Ungkap Walikota HML. (***)

Sedang Pakai Sabu, Tiga Orang Ditangkap Resnarkoba Polres Dompu

Bimantika.net _Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu kembali berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu diwilayahnya.

Dari penangkapan tersebut berhasil diamankan sebanyak tiga orang terduga pelaku dan sejumlah barang bukti diantaranya sabu dan peralatan yang diduga untuk konsumsi sabu.

Kapolres Dompu melalui Kasi Humas Ipda Achmad Marzuki, mengatakan bahwa penangkapan tersebut di lakukan pada Senin (28/11/2022) sekitar pukul 10.45 wita, bertempat di sebuah rumah yang berada di Dusun Transat, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB.

“Dari penangkapan tersebut berhasil diamankan tiga orang terduga laki laki yaitu, Km alis Leksi, (38 ) ,pekerjaan petani, Alamat Empang Desa Bantulante, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa Besar. Sa (37),petani, warga Dusun Transat, Desa Doromelo, Kacamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu dan Jh alias Johan,(24 ) warga Desa Soriutu, Kacamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, “ucapnya.

Menurutnya dari tangan para terduga ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sabu dengan berat Kotor :6,42 Gram dan Berat Bersih :4,51 Gr am

Selain itu , barang bukti lainnya yaitu, 2 (Dua) buah bundel plastik klip transparan.
-2 (Dua) buah bong.,3 (Tiga) buah Korek api.1 (Satu) buah sumbu yang sudah di modif., 1 (Satu) buah gunting.-1 (Satu) buah kotak rokok Surya.-1 (Satu) buah Dompet warna hitam.-1 (satu) buah ATM BRI warna Hijau.-1 (Satu) buah hp merk Redmi warna Hitam.-1 (Satu) buah Hp Nokia Senter warna Biru.-uang tunai sebesar Rp: 100.000.

Kronologis penangkapan berawal dari anggota Opsnal Sat Resnarkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa di TKP sering digunakan untuk transaksi narkotika, kemudian informasi tersebut di tindaklanjuti dan sekitar pukul 10.45 wita anggota opsnal melakukan penangkapan dan mengamankan 3 (tiga) orang laki-laki yang sedang melakukan transaksi narkotika di dalam rumah tersebut.

Selanjutkan para terduga langsung dibawa menuju Polres Dompu guna untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dilakukan cek urine, tutup Marzuki.(***)

Upacara HUT PGRI, Sekda Uraian Platform Merdeka Belajar

Bimantika.net _Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke -77 dan Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Bima yang berlangsung Senin (28/11) selain dilakukan upacara pengibaran bendera, juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh para pengurus PGRI Kabupaten Bima di lobi kantor Bupati Bima.

Pada upacara yang diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), para pejabat eselon II, eselon III, eselon IV, pejabat fungsional dan staf perangkat daerah, para kepala sekolah, guru dan siswa dari Kecamatan Palibelo, Belo, Woha, Bolo dan Monta tersebut, Sekda Drs.H. M.Taufik. HAK, M.Si yang bertindak selaku pembina upacara membacakan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

Sekda yang membacakan amanat Menteri Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan, “tiga tahun yang lalu, kita melepas jangkar dan membentangkan layar kapal besar bernama Merdeka Belajar. Ribuan pulau dari Sabang hingga Merauke sudah kita lewati, laut dengan ombak tinggi dan angin kencang sudah kita hadapi.

“Platform Merdeka Mengajar yang diluncurkan pada awal tahun ini, sepenuhnya dirancang untuk memenuhi kebutuhan guru akan ruang untuk belajar, berkarya, dan berkolaborasi”.
Ujar Sekda dihadapan Wakil Bupati H.Dahlan M. Noer, unsur Forkopimda, para pejabat Struktural, Fungsional dan staf serta para Koordinator wilayah pendidikan, Kepala Sekolah dan jajaran guru yang mengikuti upacara.

Dalam Platform Merdeka Mengajar, guru bisa mengakses modul pembelajaran dengan gratis, mengunggah dan membagikan konten-konten praktik baik pembelajaran, dan terkoneksi dengan rekan sesama guru dari daerah lain. Ujarnya merilis pernyataan Mendikbud

Dikatakan Sekda, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyamakan arah perjalanan kita menuju satu tujuan bersama, yakni pendidikan Indonesia yang maju, berkualitas, dan memerdekakan.

“Terus bentangkan layar kapal besar ini tanpa kenal lelah, dengan serempak dan serentak kita hadirkan inovasi dan transformasi, mewujudkan Merdeka Belajar di seluruh penjuru Nusantara”. Imbuhnya. (***)

Bantu Pengecoran Masjid, Aipda Erdan Buktikan Bahwa Polri Siap Layani Masyarakat

Bimantika.net _Menjadi sosialita di tengah-tengah kesibukan bukanlah hal mudah di zaman seperti sekarang ini, apalagi berstatus abdi negara di Institusi Kepolisian.

Di samping harus menjalankan tugas pokok memastikan stabilitas Sitkamtibmas, ia juga harus berbagi waktu untuk kantor dan sanak keluarga di rumah.

Meski dihadapkan dengan rutinitas tersebut, pantang bagi sosok Erdan untuk mengabaikan moment-moment penting untuk melayani warga Desa Binaan terlebih lagi berkaitan dengan kegiatan keagamaan.

Terbukti, anggota berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua atau disingkat Aipda ini pada Minggu (27/11/2022) sekira pukul 09.00 Wita tampak mengambil bagian saat kegiatan pengecoran bantalan lantai II, Masjid Al Ihsan, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Kata Erdan, berpartisipasi dalam kegiatan sosial (sosialita) merupakan bagian dari tugas Bhabinkamtibmas Desa dan harus siap apabila warga membutuhkan uluran dan bantuan.

“Bantuan itu bisa berupa, materi, dukungan moril, bisa juga tenaga dan pikiran,” ungkap salah satu personil Polsek Manggelewa ini.

Terkait pembangunan masjid, lanjut Erdan, saat ini tengah memasuki tahap persiapan pengecoran lantai II, antara lain pengikatan kawat dan lain-lain.

Sementara di tempat terpisah, Kapolsek Manggelewa, Iptu Ramli, SH., menanggapi giat yang dilakukan oleh salah satu anggotanya menyebutkan, bahwa partisipasi seorang anggota khususnya Bhabinkamtibmas tak lain demi terciptanya hubungan yang baik antara Polri dengan Masyarakat.

“Tugas Bhabin tak hanya pengamanan, ia harus bisa membaur dan turut serta apapun kegiatan sosial di Masyarakat, itu tugas utamanya,” kata Kapolsek.

Senada dengan itu, Kapolres AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., juga seringkali menekankan sekaligus menghimbau khususnya Bhabinkamtibmas harus mampu beradaptasi dengan kondisi sosial, sebab itu ruang yang tepat bagi terciptanya kedekatan emosional dengan warga.

“Dengan hadirnya Bhabinkamtibmas yang ikut serta dalam kegiatan sosial semisal pembangunan masjid, pastinya bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tengah beraktifitas,” tutur Kapolres.(***)

Polres Dompu Gencar Imbau Langsung Pelajar Terkait Bahaya Narkotika dan Kenakalan Remaja

Bimantika.net _Polres Dompu tak henti-hentinya (Gencar) memupuk kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika, kenakalan remaja serta gangguan keamanan dan ketertiban lainnya.

Sasaran utamanya yakni generasi muda, kalangan siswa dan siswi sekolah dasar dan menengah. Sebab, akhir-akhir ini marak terjadi pelanggaran justru dilakukan oleh para pelajar dan anak-anak muda.

Untuk itu, melalui Ps. Kanit Bintibsos, Aiptu Ismi Andri Nurwati S.H., turun untuk kesekian kali memberikan pembinaan langsung yang kali ini dilaksanakan di SMPN 1 Woja, Senin (28/11/2022) sekira pukul 08.30 Wita.

Kata Ismi, prioritas utama seorang pelajar di samping belajar, ia juga perlu ditanamkan karakter yang baik dan moralitas yang tinggi.

“Siswa yang berkarakter dan punya moralitas yang baik, dapat menjadi benteng masuknya pengaruh buruk dari pergaulannya,” tutur Ismi.

Terhadap para pelajar, ia sangat mewanti-wanti akan bahaya dan dampak serta aturan hukum jika mengkonsumsi nakotika dan zat adiktif lainnya.

Maka dari itu, ia juga menghimbau kepada siswa siswi SMPN 1 Woja agar belajar dengan baik dan selalu mematuhi aturan dan tata tertib yang ada di sekolah.

“Agar siswa siswi menghindari perbuatan perbuatan yang merugikan diri sendiri seperti terlibat dalam narkoba atau kenakalan remaja dan lainnya,” tegas Ismi.

Sebelum kegiatan berakhir yakni sekira pukul 09.30 Wita, Ismi mengajak para siswa, tentunya untuk selalu menghormati dan menghargai guru yang mengajar di sekolah.

“kepada siswa siswi kita perlu ingatlah untuk selalu disiplin demi menjaga nama baik baik diri, keluarga terutama bagai sekolahnya,” pungkasnya. (***)

Walikota HML : “Apresiasi Peran HMS DPR RI Soal Lahan Kampus IAIN”

Bimantika.net _Perjuangan panjang dan tentunya melelahkan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam pendirian Kampus IAIN Bima, kini sudah hampir menuju titik Final.

Walikota HML yan di wawancara media Online Bimantika Senin 28 November 2022 menyebutkan bahwa cita-cita besar Pemerintah Kota Bima adalah mendirikan Kampus Negeri sebagai pusat peradaban di Pulau Sumbawa Propinsi Nusa Tenggara Barat.

“Hadirnya Kampus IAIN Bima yang notabene sebagai kampus Negeri di Pulau Sumbawa ini tentu menambah cikal bakal bangkitnya peradaban yang Islami di Ujung Timur Propinsi Nusa Tenggara Barat” Ujar Walikota HML pada Media Online Bimantika.

Masih menurut Walikota HML yang juga Mantan Anggota DPR RI Dua Periode ini bahwa Bicara soal kampus, sudah pasti berkaitan dengan dunia perkuliahan dan semua aktivitas-aktivitas yang terjadi di kampus.

“Kampus tidak hanya tempat untuk mengembangkan keilmuan, tetapi juga membentuk kepribadian, kemandirian, keterampilan sosial, dan karakter” urai Walikota HML.

Menurutnya, Kampus sebagai lembaga pendidikan tinggi, selayaknya memiliki komitmen untuk melaksanakan dan mengawal pembentukan karakter bangsa.

“Pengembangan Ipteks dan budaya akademik menjadi titik temu antara upaya pembinaan karakter dengan peningkatan kualitas sebagai hasil dari proses pendidikan tinggi” ujar Walikota HML.

Upaya keras Walikota HML dalam mewujudkan cita-cita Pemerintah Kota Bima membangun Kampus IAIN tidaklah mudah, banyak jalan berliku yang ditemui dan dilalui.

Sehingga pada puncaknya Walikota HML merasa berterimakasih pada Anggota DPR RI Dapil Pulau Sumbawa dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) H. Muhammad Syafruddin, ST, MM (HMS) yang selama ini banyak membntu proses pembebasan Lahan di tingkat Kementrian.

Walikota HML menyebutkan peranan HMS selaku DPR RI sudah banyak membantu memperjuangkan tanah untuk IAIN Bima.

“Berkat dukungan keluarga kita H. Muhammad Syafrudin, ST, MM DPR RI fraksi PAN Dapil NTB 1, mudah-mudahan bulan depan semua sudah dilalukan pelepasan oleh kementrian LHK Republik Indonesia Karena mengurus surat ini hampir 10 bulan” demikian Ujar Walikota HML. (***)

Wakil Bupati Bima Tutup Lokakarya Guru Penggerak

Bimantika.net _Lokakarya 9 Program Guru Penggerak (PGP) Angkatan 4 Kabupaten Bima tahun 2022 yang diikuti 54 guru penggerak tingkat SD, SMP dan SMA Se-Kabupaten Bima ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Bima Drs. H.Dahlan M.Noer, M. Pd Minggu (27/11) di Aula SMAN 1 Bolo

Wabup Dahlan yang didampingi Kepala Dinas Dikbudpora kabupaten Bima Zunaidin HI, S.Sos, MM dan Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi NTB Drs. Suka M.Pd.

Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) H. Fathurahman, M.Pd dalam arahannya mengatakan, Guru Penggerak harus dapat memberikan edukasi yang baik kepada guru yang lain berkaitan dengan adanya keterbatasan sumberdaya yang dimiliki pemerintah, antara lain keterbatasan anggaran yang ada.

Namun demikian, saat ini perhatian pemerintah luar biasa karena sudah ada unit yang secara khusus menangani melalui Balai Guru Penggerak. Oleh karena itu, Guru penggerak harus menjadi penggerak perubahan terbesar di daerah

Wabup menambahkan, sejalan dengan semangat Mars Guru Penggerak, maka peserta lokakarya harus berperan sebagai agen perubahan yang bertujuan membantu agar pembelajaran berjalan dengan baik melalui kolaborasi.

“Tidak boleh ada yang egois dan individualisme dalam guru penggerak. Kuncinya ada pada disiplin terkait dengan perilaku dan sikap yang baik dari para guru itu sendiri”. Tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi NTB Drs. Suka M.Pd dalam pengantarnya menjelaskan, Lokakarya 9 merupakan penutup untuk penentuan kelulusan dan penutupan lokakarya diikuti secara serentak oleh 54 peserta dari Kabupaten Bima, 52 peserta KLU dan 59 orang peserta dari Kabupaten Lombok Timur.
“PGP Angkatan 4 ditujukan untuk membentuk pemimpin pembelajar setelah mengikuti 9 bulan pendidikan”. Jelasnya.

Lokakarya selanjutnya ditutup dengan pembacaan komitmen guru penggerak.(***)

Haflah Al-Qur’an Sukses di Gelar, Sekda ; “Kampus IAIN Tinggal Tunggu Izin Presiden”

Bimantika.net _Pemerintah Kota Bima sukses menggelar acara Haflah Al-Qur’an yang dilaksanakan selama tiga hari yang berakhir pada Sabtu 26 November 2022 didepan Halaman Kantor Walikota Bima

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, MH menghadiri acara Haflah Alqur’an tersebut sekaligus memberikan kata sambutan penutupan.

Selain Sekda, hadir sejumlah pejabat teras Pemkot Bima Staf Ahli, Asisten II, Kepala Perangkat Daerah, Kabag Prokopim Setda Kota Bima, Kabag Kesra Setda Kota Bima, Ketua MUI Kota Bima, Ketua Baznas Kota Bima, Camat dan Lurah, ASN Lingkup Pemerintah Kota Bima, Kepala Sekolah SD, dan SMP Kota Bima.

Hadir juga kalangan Polres Bima Kota yang di wakili oleh Kapolsek Raba, Kasdim 1608 Bima, Danramil Rasanae Barat, Ketua FUI Kota Bima, mantan Ketua DPRD Kota Bima Subhan H. M. Nur, SH, pimpinan pondok pesantren, alim ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kota Bima.

Sekda menyampaikan pesan moral kepada seluruh masyarakat Kota Bima.

Di Momentum itu, Sekda sampaikan informasi penting terkait dengan pendirian Kampus IAIN Bima.

Menurut Sekda bahwa soal Pendirian dan Pembangunan Kampus IAIN Bima tinggal menunggu ijin dari presiden.

“Insya Allah akan keluar tahun ini, sehingga tahun 2023 dipastikan seratus porsen sudah bisa menerima mahasiswa baru” ungkap Sekda

Sekda juga menyampaikan soal kekinian terkait dengan intensitas curah hujan sangat tinggi, luapan air sudah terjadi, tanah longsor kemarin terjadi di lampe dan menimpa rumah warga.

“Atas bencana yang dialami itu kita budayakan gotong royong, saling mengingatkan satu sama lain saling peduli satu sama lainnya” demikian himbau Sekda.

Dalam rangka antisipasi banjir di Kota Bima, Sekda sampaikan bahwa Normalisasi Sungai padolo tahun ini sudah mulai dilakukan tender dengan anggaran 189 Milyar,

Menurut Sekda bahwa program relokasi tidak berdiri sendiri, pemerintah pusat minta sungai-sungai harus bersih,

“Di tahun ini juga Pemerintah Kota Bima akan menyelesaikan pembongkaran rumah dibantaran sungai terutama sekarang di sungai padolo dan melayu” Bebernya.

Masih menurut Sekda bahwa Awalnya memang berat, tapi kita bisa melihat contoh di Kelurahan Rontu, rumah warga berdiri dan tertata disana, semua ramai di jalan inspeksi, harga tanah akan naik karena ada jalan didepan, para pedagang dapat mengais rejeki karena disana setiap hari ramai.

“Tidak ada yang buang sampah disungai karena saling menegur satu sama lain,” tutupnya.

Dalam kegiatan Haflah Al-Qur’an Tersebut bahwa Qori’ yang mengisi Haflah Alqur’an malam ketiga yakni Ahmad Khairi Novandra, S.H., Ustadz Sahrir H. Yunus, S.Pdi guru ngaji dari Qori’ Internasional Ustadz Syamsuri Firdaus, Qori Internasional Ustadz Budiman Hasan, S.Pd. (***)

Operasi Katarak Gratis di RSUD Kota Bima Sukses dan Menggembirakan

Bimantika.net _Operasi Katarak secara gratis oleh Dinas Kesehatan (Dikes) Propinsi NTB yang di gelar di RSUD Kota Bima berlangsung cukup sukses dan menggembirakan.

Kegiatan dengan tema sentral Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis 25-27 November 2022 adalah Kegiatan yang melibatkan Dikes Kota Bima dan Dikes Kabupaten Bima bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), Dikes Provinsi NTB serta Fred Hollows Foundation (FHF).

Bhakti Sosial operasi katarak gratis yang dipusatkan di RSUD Kota Bima, selama tiga hari tersebut sukses digelar.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Afifuddin, SE, M. Si yang diwawancara media online Bimantika menyebutkan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah guna membantu masyarakat Kota dan Kabupaten Bima dalam upaya pemberantasan kebutaan.

“Operasi katarak gratis ini melibatkan 9 orang dokter ahli mata dari Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) NTB” ujarnya.

Lanjutnya bahwa antar jemput pasien dari lokasi difasilitasi oleh Dikes. Oleh karena itu warga serba di gratiskan dalam kegiatan tersebut.

“Karena kegiatan ini sifatnya gratis dan difasilitasi transportasinya mendapat respon positif dan antusiasme dari masyarakat” ungkap Afifuddin.

Akibat antusias warga, Afifuddin menguraikan bahwa masih ada sekitar 40 orang dari Puskesmas Parado, Puskesmas Langgudu dan Puskesmas Langgudu Timur yang belum di operasi karena bahan habis pakai (BHP) tidak cukup.

“insya Allah akan ditindaklanjuti oleh Perdami dua minggu pasca operasi gratis ini akan digelar lagi di Rumah Sakit Muhammadiyah Kota Bima” ujarnya.

Data yang di himpun media online Bimantika dilapangan bahwa total warga yang mengikuti operasi katarak secara gratis sebanyak 325 orang.(***)

Rizki Amelia TKW Asal Kota Bima Dikabarkan Ditahan Polisi Malaysia, Keluarga Minta Perusahaan Bertanggung Jawab

Bimantika.net _Rizki Amalia merupakan Warga Lingkungan Benteng Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima.

Rizki Amelia menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Negara Malaysia dengan harapan merubah nasibnya, namun naas yang didapatinya.

Ia memilih menjadi TKW di Negeri Jiran Malaysia dan meninggalkan anak tercintanya yang baru berumur 1 Tahun 8 Bulan.

Namun pilihan menjadi TKW sepertinya kesalahan terbesar dan hasilnya mengecewakan. Baik buat diri sendiri maupun keluarga besarnya di Kota Bima. Masalahnya, bukan penghasilan besar yang didapat melainkan penderitaan. Deritanya, karena Rizki Amalia dikabarkan telah ditahan oleh pihak Polisi Malaysia.

Sebagaimana diberitakan banyak media lokal Bima bahwa Diduga kuat Janda kelahiran Bima Tahun 2001 itu ditahan karena dokumennya tidak lengkap alias ilegal.

Ibunda Rizki Amalia yakni Yati mengaku mendapat informasi penahanan Putri nya oleh polisi malaysia sekitar beberapa minggu lalu. Hal itu diperoleh dari temannya yang juga TKW di Malaysia.

“Anak saya sudah ditangkap dan di bui, dari sekian yang ditahan hanya anak saya yang berasal dari Bima. Sedangkan, yang lain dari Kalimantan,” akunya pada Wartawan.

Rizki Amalia berangkat ke Malaysia lewat Jubaedah Kongo, orang kepercayaan perusahaan PJTKI. Bahkan, Perempuan asal Kelurahan Sarae Kecamatan Rasana’e Barat itu menemani Rizki mulai di Bima hingga Pulau Jawa.

“Saya hanya kenal dengan Jubaedah Kongo, karena dia yang mendampingi anak saya mulai di Bima hingga ke tempat penampungan,” ujarnya.

Saat ini, keadaan ibunda tercinta nya Rizki sangat memprihatinkan,beban pikiran nya berat. Pasalnya, selain kabar soal penahanan juga tidak dapat melakukan komunikasi dengan Putri nya.

“Sebagai seorang Ibu, tentu saya merasa kepikiran. Apalagi, sekarang sudah tidak bisa lagi. Kemungkinan HP nya sudah disita oleh Polisi Malaysia,” ucapnya.

Upaya untuk mengembalikan putrinya ke Kota Bima sudah sering kali dilakukan. Salah satunya, dengan meminta tanggungjawab Jubaedah Kongo dan Perusahaan.

“Tapi tidak membuahkan hasil, justeru mereka bilang itu bukan tanggungjawab perusahaan. Sebab, putri saya sudah berada di Malaysia. Saya bingung mau minta bantuan ke siapa. Saya curhat ke Wartawan dengan harapan dapat membantu. Sehingga, kami bisa kembali berkumpul,” ujarnya.

Baginya, kepulangan Putrinya ke Indonesia merupakan harapan terbesar. Sebab yang menjadi beban pikiran nya saat ini bukan saja nasib dan keadaan Rizki Amalia, tapi juga anak yang ditinggalkan nya.

“Bagi saya, lebih baik dia (Rizki) menjual pisang goreng di Negeri sendiri daripada menderita di negeri orang. Karena itu saya memohon dan berDo’a, mudah-mudahan ada pihak yang terketuk hatinya untuk membantu anak saya,” harapnya. (***)