Haflah Al-Qur’an Sukses di Gelar, Sekda ; “Kampus IAIN Tinggal Tunggu Izin Presiden”

Bimantika.net _Pemerintah Kota Bima sukses menggelar acara Haflah Al-Qur’an yang dilaksanakan selama tiga hari yang berakhir pada Sabtu 26 November 2022 didepan Halaman Kantor Walikota Bima

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, MH menghadiri acara Haflah Alqur’an tersebut sekaligus memberikan kata sambutan penutupan.

Selain Sekda, hadir sejumlah pejabat teras Pemkot Bima Staf Ahli, Asisten II, Kepala Perangkat Daerah, Kabag Prokopim Setda Kota Bima, Kabag Kesra Setda Kota Bima, Ketua MUI Kota Bima, Ketua Baznas Kota Bima, Camat dan Lurah, ASN Lingkup Pemerintah Kota Bima, Kepala Sekolah SD, dan SMP Kota Bima.

Hadir juga kalangan Polres Bima Kota yang di wakili oleh Kapolsek Raba, Kasdim 1608 Bima, Danramil Rasanae Barat, Ketua FUI Kota Bima, mantan Ketua DPRD Kota Bima Subhan H. M. Nur, SH, pimpinan pondok pesantren, alim ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kota Bima.

Sekda menyampaikan pesan moral kepada seluruh masyarakat Kota Bima.

Di Momentum itu, Sekda sampaikan informasi penting terkait dengan pendirian Kampus IAIN Bima.

Menurut Sekda bahwa soal Pendirian dan Pembangunan Kampus IAIN Bima tinggal menunggu ijin dari presiden.

“Insya Allah akan keluar tahun ini, sehingga tahun 2023 dipastikan seratus porsen sudah bisa menerima mahasiswa baru” ungkap Sekda

Sekda juga menyampaikan soal kekinian terkait dengan intensitas curah hujan sangat tinggi, luapan air sudah terjadi, tanah longsor kemarin terjadi di lampe dan menimpa rumah warga.

“Atas bencana yang dialami itu kita budayakan gotong royong, saling mengingatkan satu sama lain saling peduli satu sama lainnya” demikian himbau Sekda.

Dalam rangka antisipasi banjir di Kota Bima, Sekda sampaikan bahwa Normalisasi Sungai padolo tahun ini sudah mulai dilakukan tender dengan anggaran 189 Milyar,

Menurut Sekda bahwa program relokasi tidak berdiri sendiri, pemerintah pusat minta sungai-sungai harus bersih,

“Di tahun ini juga Pemerintah Kota Bima akan menyelesaikan pembongkaran rumah dibantaran sungai terutama sekarang di sungai padolo dan melayu” Bebernya.

Masih menurut Sekda bahwa Awalnya memang berat, tapi kita bisa melihat contoh di Kelurahan Rontu, rumah warga berdiri dan tertata disana, semua ramai di jalan inspeksi, harga tanah akan naik karena ada jalan didepan, para pedagang dapat mengais rejeki karena disana setiap hari ramai.

“Tidak ada yang buang sampah disungai karena saling menegur satu sama lain,” tutupnya.

Dalam kegiatan Haflah Al-Qur’an Tersebut bahwa Qori’ yang mengisi Haflah Alqur’an malam ketiga yakni Ahmad Khairi Novandra, S.H., Ustadz Sahrir H. Yunus, S.Pdi guru ngaji dari Qori’ Internasional Ustadz Syamsuri Firdaus, Qori Internasional Ustadz Budiman Hasan, S.Pd. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *