Cegah Penjarahan Pupuk, Polisi Kawal Pendistribusian dari Distributor ke Pengecer

Bimantika.net _Polsek Woha Kepolisian Resor Bima Kabupaten Polda NTB melakukan pengawalan penyaluran pupuk bersubsidi  dari Distributor hingga ke beberapa pengecer di wilayah Kecamatan Woha Kabupaten Bima Selasa 10/01/23 Sekira Pukul 14.40.Wita Siang.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Hariyanto SH, S.I.K melalui Kasi humas Iptu Adib Widayaka menuturkan, Pihaknya akan melakukan pengawalan pendistribusian pupuk bersubsidi guna mencegah terjadinya gangguan atau penjarahan.

“Kami akan  pastikan penyaluran pupuk bersubsidi dapat  berjalan aman tanpa ada hambatan hingga ke sampai ke pengecer” Ucap  Kapolres

Ia mengatakan bahwa musim tanam pada musim hujan ini sudah mulai dan para petani sangat membutuhkan pupuk bersubsidi untuk tanaman padinya.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan pengamanan dengan harapan distribusi pupuk tersebut bisa sampai ke tangan petani.

“Untuk itu kepolisian resor Bima dan Polsek jajaran mengerahkan sejumlah personel  untuk memantau, mengawal, dan menjaga distribusi pupuk tersebut. Dengan demikian, distribusi pupuk mulai dari gudang distributor hingga petani di wilayah Bima tetap mendapatkan pengawalan dari anggota” Imbuhnya.

Pengamanan distribusi pupuk bersubsidi akan tetap berlanjut hingga seluruh stok pupuk terdistribusi sesuai dengan jadwal dan rencana.

“Pengamanan terus dilakukan, tidak hanya saat ini,” katanya.

“Adapun nama UD Pengecer yang mendapat Pupuk untuk disalurkan ke petani di wilayah Kecamatan Woha yakni UD Abdi Tani Desa Naru, dan UD Icsan Desa Tenga masing-masing mendapatkan 10 Ton Pupuk” Pungkas Kapolres (***)

8 Remaja Terjaring Patroli Cipkon Tim Gabungan Polres Dompu

Bimantika.net _Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Gabungan yang melibatkan seluruh unsur Satuan Fungsi lingkup Polres Dompu bersama Pemkab Dompu dalam hal ini Satpol PP, kembali digelar di Jam Rawan Malam, Selasa (12/1/2023) sekira pukul 22.30 Wita.

Pada pelaksanaan operasi razia kali ini setidaknya 8 orang, mencakup 5 orang laki-laki dan 3 orang perempuan yang rata-rata masih berstatus pelajar terjaring di beberapa titik rawan di Wilayah Hukum Polres Dompu.

Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., melalui Kabag Ops AKP Syamsurrizal, S.Sos, usai memimpin Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) itu menyebutkan, bahwa operasi ini akan terus digelar untuk menekan kemungkinan terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Usai Apel Gelar Pasukan di Mako Polres, Tin bergerak menyisir titik-titik rawan antara lain, di sekitar Taman depan Puskesmas Dompu Barat,” ungkap Syamsurrizal.

Lanjutnya, ia mengungkapkan beberapa remaja yang nongkrong di komplek taman, saat itu juga dibubarkan untuk pulang kembali ke rumahnya.

Sementara itu, sekira Pukul 23.00 wita bertempat di depan Gereja Katolik Santa Maria Santa Yosep anggota gabungan Patroli Cipta Kondisi mengamankan 4 orang anak muda yang masih berstatus pelajar.

“Anak-anak tersebut berkumpul hingga larut malam, lantas dibawa ke Mako Polres Dompu untuk dilakukan pembinaan,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, Pukul 23.30 wita bertempat di Kelurahan Kandai I anggota gabungan Patroli Cipta Kondisi mengamankan 4 orang anak muda pelajar yang juga tengah berkumpul larut malam.

“Anak-anak ini juga diangkut ke Mapolres, juga untuk dilakukan pembinaan,” imbuh Syamsurrizal.

Rizal menambahkan, dari 8 orang, terdiri dari 5 orang laki-laki dan 3 orang perempuan dengan identitas masing-masing AU perempuan, (19) dan FR (20) merupakan Putra putri asal Kandai Satu, SJ, perempuan (21), WU, perempuan (16) perempuan, ML (18) ketiganya putra putri asal Kelurahan Potu.

Selanjutnya, ada juga MR (17) dan CE (20 asal Kelurahan Karijawa dan terakhir, Ar (18) asal Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, saat patroli digelar sehari sebelumnya, setidaknya 22 remaja terdiri dari 1 perempuan dan 2 orang remaja dinyatakan positif narkoba.

Terakhir, Rizal menegaskan, bahwa tindakan yang dilakukan oleh Kepolisian dalam menjaring anak-anak muda ini tujuannya tak lain untuk deteksi dini dan deteksi aksi kemungkinan terjadinya tindak kejahatan yang melibatkan anak-anak muda usia pelajar.

“Ini merupakan upaya preventif melalui pendekatan persuasif dan humanis, demi terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkas Rizal. (***)

Polres Dompu Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Tujuan Bima

Bimantika.net _Semakin ditindak, semakin jadi! Akan tetapi, tanpa basa-basi, apalagi kompromi, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu mengungkap upaya penyelundupan Minuman Keras (Miras), Selasa (10/1/2023) dini hari sekira pukul 04.30 Wita.

Kali ini, setidaknya 572 botol miras jenis arak oplosan tujuan Kabupaten, ditemukan di dalam Truk yang disebut-sebut milik RA (21) asal Dusun Due, Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., melalui Kasatreskoba, Iptu Abdul Malik, SH., saat dimintai keterangan menyebutkan, bahwa truk tersebut dicegat saat melintas di Jalan sekitar Lingkungan Karijawa, Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu.

“Minuman haram tersebut diduga milik RA, asal Sape, Kabupaten Bima,” sebut Kasat Abdul Malik.

Kata Kasat, pihaknya mendapat informasi yang mensinyalir adanya upaya penyelundupan Minuman Keras ke Bima, melalui Kabupaten Dompu. Atas informasi tersebut Kasat langsung perintahkan KBO Narkoba IPTU Rahmadun Siswadi, SH untuk melakukan penyelidikan bersama anggota Opsnal.

“Sehingga, sekira setengah jam dari pukul 01.00 wita, benar saja, truck yang curigai muncul dan saat itu juga langsung dicegat dan digeledah,” jelas Kasat menegaskan.

Dari hasil penggeledahan, lanjut Kasat, Tim Opsnal berhasil membongkar truk dan mengungkap Barang Bukti miras tersimpan rapi di dalam 11 (sebelas) Kardus Besar.

“Masing-masing kardus berisi 52 botol, total keseluruhannya sebanyak 520 Botol ukuran 600 ml, Miras Jenis arak,” beber Kasat.

Atas kejadian tersebut, truk bersama barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Dompu untuk penyelidikan sekaligus sebagai laporan awal dan perkembangan akan dilaporkan lebih lanjut.

Lebih lanjut, tutup Kasat, terhadap terduga, bakal diganjar dengan Peraturan Daerah Dompu, Nomor : 10 Tahun 2016 perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2006, tentang larangan Memproduksi, mengedarkan, Menjual dan Meminum minuman beralkohol di Kabupaten Dompu. (***)

Kebakaran Menimpa Satu Unit Rumah di Desa Matua, Personil Polsek Woja Diturunkan

Bimantika.net _Kebakaran menimpa 1 (satu) unit rumah diketahui milik Ibu Paruh Baya bernama Hj. Naimah (65) terletak di Buncu Utara, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Selasa (10/1/2023) dini hari sekira pukul 02.00 Wita.

Mendengar laporan terkait kejadian, personil Polsek Woja diperintahkan untuk memobilisasi warga termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meminimalisir kerugian yang diderita korban yang ditaksir mencapai Rp. 80.000.000,-.

Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.Sos., ketika dikonfirmasi menyebutkan, awalnya terdengar suara ledakan oleh warga pada selasa dini hari tadi disertai letusan-letusan kecil di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Mendengar ledakan tersebut, warga sontak keluar rumah kemudian mendatangi sumber suara,” ujar Kapolsek.

Lokasi rumah yang cukup jauh dari pemukiman warga ditambah minimnya ketersediaan air, lanjut Kapolsek, menyebabkan warga terlambat memberikan pertolongan sehingga api melahap seluruh bagian rumah panggung seluas 4 x 6 tersebut.

“Untungnya tak ada korban jiwa, namun kerugian yang diderita korban mencapai puluhan juta rupiah,” jelas Kapolsek.

Kini, kondisi rumah ludes rata dengan tanah, sementara personil saat yang sama meningkatkan penggalangan terhadap korban bencana, toga, tomas dan toda.

“Dihimbau kepada warga, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca ekstrim disertai angin kencang yang timbul akhir-akhir ini,” tutup Kapolsek menyarankan.(***)

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Depan Kantor Camat Woja

Bimantika.net _Tim Khusus (Timsus) Macan Polsek Woja terpaksa diturunkan untuk menjemput TF (19) di rumahnya, di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Selasa (10/1/2023) sekira pukul 15.30 Wita.

Remaja tersebut diamankan lantaran diduga nekad melakukan penganiayaan dengan cara memukul Kepala Korban AN (16) pelajar asal Dusun Campa, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Terkait kejadian, Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.I.P., menuturkan bahwa korban dipukul dari belakang menggunakan Botol Kaca Minuman Ringan jenis You-C 1000, di bagian kepala, siang sekira pukul 13.30 Wita.

“Kejadiannya tepat di Depan Kantor Camat Woja, Kelurahan Monta Baru, mengakibatkan korban menderita luka robek di kepala bagian atas,” ungkap Kapolsek menjelaskan.

Mengenai kronologis, lanjut Kapolsek, dari hasil interogasi, awalnya korban hendak pulang ke rumah boncengan motor bersama temannya.

Namun saat itu terdengar suara panggilan dari terduga pelaku. Korban pun berbalik menuju sumber suara.

“Setelah motor berhenti, pelaku mengajak korban baku kelahi, tapi tidak direspon oleh korban lalu membalikkan motornya,” lanjut Kapolsek.

Saat motornya berbalik, tiba-tiba terduga pelaku muncul dari belakang menghantam kepala korban dengan botol minuman You-C 1000, hingga memuncratkan darah.

“Korban saat itu juga dievakuasi ke Puskemas Dompu Barat untuk mendapatkan perawatan medis,” terang Kapolsek.

Mendapat laporan terkait kejadian, Kapolsek langsung menginstruksikan Timsus Macan untuk melakukan pemeriksaan TKP sekaligus menangkap terduga pelaku di rumahnya.

“Saat ini terduga ditahan di Mako Polsek Woja untuk diproses lebih lanjut,” pungkas Kapolsek. (***)

Hindari Penyalahgunaan Senjata, Kapolres Bima Lakukan Pengecekan

Bimantika.net _Guna Mencegah terjadinya penyalahgunaan barang inventaris milik dinas, Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar pemeriksaan dan pengecekan Senpi (Senjata Api) secara berkala yang dipinjam pakaikan kepada personel Polres dan jajaran. Selasa, 10/01/23 didepan ruangan Provost Polres Bima.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Hariyanto, SH,S.I.K, didampingi oleh Pejabat utama Lingkup Polres Bima.

Adapun sasaran pemeriksaan yaitu kelengkapan administrasi Senpi dinas, pemeriksaan kondisi kebersihan fisik senpi,

Kapolres Bima AKBP Hariyanto melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan beberapa hal penting dalam momentum itu.

Pemeriksaan senpi bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan barang inventaris milik dinas sekaligus bertujuan untuk mengecek kedisiplinan anggota terhadap penggunaan Senpi sehingga sewaktu digunakan dapat berfungsi dengan baik

“Selain itu bertujuan menginventarisir senpi dinas sehingga antara administrasi dan bukti fisik sinkron” tegas Kapolres.

Dengan pemeriksaan ini dapat juga mencegah penyalahgunaan senjata api dan amunisi oleh anggota Polri, khususnya anggota Polres Bima serta Polsek jajaran.

Selain mengecek kebersihan dan kondisi senpi, Kapolres juga lakukan pengecekan kelengkapan administrasi seperti masa berlakunya Surat Ijin Pemegang Senpi milik personel

Kapolres menekankan agar merawat barang dinas dengan baik, dimana terdapat hak dan kewajiban yang harus terpenuhi baik, administrasi maupun operasionalnya.

“Sehingga tidak sampai menghambat tugas-tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman serta pelayanan kepada masyarakat,” Kata Pria Lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2004 itu.(***)

Petani Dena Madapangga Gelar Sholat Minta Hujan

Bimantika.net _Petani Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Kekurangan pasokan air untuk pertanian.

Mengingat kondisi minim air hujan yang menyiram bagian dasar kebutuhan pokok para petani jagung dan padi ditengah proses maka sejumlah petani dan tokoh Agama menggelar Sholat Minta Hujan.

Curah hujan yang minim awal tahun 2023 yang dialami beberapa daerah di Kabupaten Bima , tidak ketinggalan desa dena kecamatan madapangga kebupaten bima minim air hujan tersebut.

Pemerintah Desa Dena yang di pimpin oleh Kepala Desa Dena Abdul Haris HMS berdasarkan hasil musyawarah melakukan pelaksanaan Sholat Istisqa di wilayah So Ntundu tepatnya di lapangan Futsal kolam renang Farzadid berlangsung pada pagi hari selasa (10/01/2023).

Pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut pemerintah Desa Dena Tersebut turut dihadiri oleh. Camat Madapangga, Tokoh Agana Ustad H. Adnan sebagai penceramah, Ustad Yusuf sebagai imam dalam sholat Istisqa dan para petani.

Kades Dena Abdul Haris pada media ini mengatakan selain dalam rangka melaksanakan sholat istisqa ini untuk meminta keberkahan hujan kepada Allah SWT.

“Kami secara pribadi dan selaku pemerintah desa menganjurkan kepada seluruh lapisan warga masyarakat untuk senantiasa perbanyak dzikir dan berdoa memohon apabila ada dalam masing masing diri kita salah dan dosa yang dilakukan maka melalui sholat istisqa dan doa dipanjatkan ini semoga Allah SWT menurunkan hujan yang menyiram bumi serta memberikan rahmat kepada seluruh umat” ujar Kades Dena.

Senada disampaikan Firmansyah, S.Pdi Sekretaris Desa Dena mengatakan, hingga mau masuk pertengahan bulan januari ini beberapa daerah lebih khusus desa dena kecamatan madapangga kabupaten bima membutuhkan siraman air hujan.

Menurutnya tidak hanya di desa dena yang mengalami kekurangan air hujan wilayah desa kecamatan lain pun di kabupaten bima juga mengalami hal serupa. Bahkan tidak sedikit daerah di luar daerah yang sangat menanti turunnya. (***//Yadin)

Gelar Razia Cipkon, Polres Dompu Jaring 22 Remaja, 1 Diantaranya Perempuan

Bimantika.net _Sebagai bentuk pembuktian janji akan menekan angka kejahatan termasuk aksi premanisme se minimal mungkin di Tahun 2023 ini, Kapolres AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., mengeluarkan perintah Optimalisasi Patroli sekaligus Operasi Razia terutama di titik rawan di Wilayah Hukum Polres Dompu.

Terbukti, sekali jalan tak kurang dari 22 remaja di bawah umur terjaring dalam Razia Gabungan dalam rangka Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) dipimpin Kabag Ops Polres Dompu AKP Syamsurrijal S.Sos, Senin (9/1/2023) sekira pukul 22.00 Wita.

Ironisnya, saat operasi yang melibatkan 1 Peleton Brimob Ki 2 Yon C Dompu itu, setelah diinterogasi tim mendapati 2 dari 22 remaja tersebut ternyata positif mengkonsumsi Narkoba.

Tak hanya itu, operasi patroli yang juga melibatkan satfung Intelkam, Reskrim, Satsamapta dan Satnarkoba serta SatpolPP ini menemukan seorang remaja perempuan bersama di tengah-tengah mereka.

Terkait hal ini, Kapolres Iwan Hidayat mengaku ‘Geram’ sekaligus prihatin mengetahui bahwa di antara 22 remaja tersebut ada seorang gadis bahkan ada juga yang mengkonsumsi narkoba.

“Marah tentunya, tapi apa boleh buat, kita aparat hanya bisa melakukan penindakan, sementara upaya pencegahan tak cukup hanya dibebankan pada kepolisian,” tutur Kapolres saat dimintai keterangan.

Dijelaskannya, laporan kenakalan serta aksi kejahatan yang melibatkan remaja, tak sedikit anak di bawah umur, akhir-akhir ini cukup banyak, namun tanpa sokongan semua pihak, Kepolisian tak bisa mengambil sikap di luar aturan.

“Kepolisian hanya bisa menindak dengan cara persuasif, pendekatan humanis, melakukan pembinaan, menahan seperlunya untuk mendapatkan efek jera, hanya itu, karena kebanyakan dari mereka masih di bawah umur,” ujar Kapolres.

Segala bentuk kejahatan, lanjut Kapolres, yang melibatkan anak-remaja seperti aksi panah liar, konsumsi narkoba, tawuran, konsumsi minuman keras, jika tak ditangani serius, akan berdampak pada kejahatan yang lebih luas dan membias lebih besar.

“Salah satu penyebabnya, adanya pembiaran, kurangnya kehadiran dan perhatian para orang tua terhadap anak-anak mereka,” jelas Kapolres prihatin.

Bahkan ketika mendapati anak-remaja yang kondisi keluarganya yang tidak utuh, masih ada kerabat, tetangga bahkan tokoh agama, tokoh masyarakat yang harus ambil tindakan.

“Mengenai latar belakang keluarga, broken home misalnya, bukankah masih ada kerabat dekatnya, para tetua, pemerintah setempat, seharusnya dapat hadir mengurus anak-anak ini,” papar Kapolres menyampaikan saran.

Sebagai penutup, Kapolres juga mengusulkan, agar pemerintah setempat dapat mengeluarkan aturan terkait adanya pembatasan Jam Malam, untuk mencegah aktivitas anak-anak muda di luar kontrol.

Razia yang berlangsung di sepanjang Titik Rawan, mulai dari Pusat Kota Dompu hingga di Wilayah Hukum Polsek Woja ini berakhir pukul 23.00 Wita.

Terhadap 22 remaja yang terjaring rajia kini masih dalam penanganan Satreskrim Unit PPA bekerja sama dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) untuk menjalani pembinaan dan pemeriksaan lebih lanjut. (***)

Danrem : RSAD Kota Bima Terbangun, Berkat Kolaborasi Walikota HML, Bupati IDP dan Dandim Bima

Bimantika.net _Warga Masyarakat Kota Bima patut merasa bangga dan bersyukur atas dibangunnya Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) yang dibangun di wilayah Kota Bima.

Pembangunan RSAD Kota Bima tersebut dari Kementerian Pertahanan (Kemhan)Republik Indonesia.

RSAD Kota Bima dibangun di Kelurahan Rabangodu Kecamatan Raba Kota Bima, ditandai dengan proses peletakan batu pertama pada hari ini Selasa (10/1/2023).

Untuk diketahui Publik bahwa RSAD dibangun di atas lahan 4254 meter persegi, dari bangunan utama dan bangunan pendukung lainnya.

Pihak Kementerian Pertahanan Republik Indonesia mengungkapkan bahwa pembangunan RSAD Kota Bima merupakan 1 dari 26 paket RSAD yang akan dibangun di seluruh Indonesia, di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

“Ada Banyak kabupaten lain di Indonesia yang ingin wilayahnya dibangun RSAD, Beruntunglah Pemerintahan Kota Bima dipercaya untuk membangun,” ungkap pihak Kementrian Pertahanan RI.

Kemenhan menargetkan pembangunan RSAD Kota Bima tuntas di Bulan Juni 2023 mendatang dan serentak akan diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.

Dalam Site Plan nya, RSAD akan memiliki fasilitas rawat inap VIP, inap kelas 1 yang bisa dikonversi jadi kelas IV.

Dan secara keseluruhan RSAD Kota Bima dalam Site Plan tersebut berdaya tampung 44 tempat tidur

Danrem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo mengungkapkan bahwa pembangunan RSAD Kota Bima berkat kerjasama kolaborasi Wali Kota Bima bersama Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri dan dandim yang sangat baik.

“Ini adalah berkat Kerjasama pemerintah Kota Bima dan Pemerintah Kabupaten Bima Dandim Bima yang sangat harmonis” ungkap Danrem.

Menurut Danrem bahwa RSAD Kota Bima yang dibangun saat ini, memiliki tipe tingkat IV dan dibangun untuk melayani masyarakat yang ada di wilayah Bima, Dompu dan Sumbawa.

“Pembangunan RSAD Kota Bima ini untuk layani warga Pulau Sumbawa dan Mari kita syukuri apa yang kita lakukan bersama dan akan berdiri yang bermanfaat bagi semuanya dimasa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Walikota Bima, H Muhammad Lutfi, SE (HML) nampak dari raut wajahnya yang penuh dengan kebahagiaan atas pembangunan RSAD Kota Bima oleh Kementrian Pertahanan Republik Indonesia.

Walikota HML menyampaikan berita Gembira pada warga Kota Bima serta mengungkapkan rasa bangganya atas pembangunan RSAD Kota Bima di Wilayah Kota Bima yang di pimpinnya sejak 2018 lalu.

“Ini Merupakan suatu kepercayaan untuk diletakkan di Kota Bima, maka patutlah kita semua warga Kota Bima merasa bersyukur atas berkah yang menghampiri Kota Bima” ujarnya.

Walikota HML mereview kembali tentang niatnya yang sangat besar ingin membangun membangun rumah sakit di Kota Bima yang representatif.

“Saat itu Saya bilang ada tanah disiapkan oleh Pemkot Bima padahal tanahnya belum diberikan. Prinsipnya jadi pemimpin harus berani mengambil sikap untuk kepentingan warganya,” ujar Mantan Anggota DPR RI Dua Periode ini.

Walikota HML yang juga mantan Aktivis 98 ini mengaku bahwa sikap nya dalam melindungi dan melayani Warga selalu diutamakan dalam kepemimpinannya.

“Untuk urusan kemaslahatan warga masyarakat lebih-lebih untuk kepentingan bangsa dan negara dan itu yang diutamakan dalam setiap jiwa pemimpin” ungkap Walikota HML.

Walikota HML berharap semoga keberadaan RSAD Kota Bima bisa bermanfaat secara luas dan menyeluruh untuk warga Pulau Sumbawa dan tentunya membawa mensejahterakan masyarakat luas.

Walikota HML juga berharap RSAD Kota Bima yang dibangun hari ini akan bisa menjadi rujukan bagi rumah sakit yang ada di daerah lainnya khususnya di pulau Sumbawa (****)

Kapolres Bima Beri Arahan & Pembekalan Kepada Bintara Remaja Polri

Bimantika.net _Kepala Kepolisian Resor Bima Polda NTB AKBP Hariyanto. SH, SIK,. didampingi PJU Polres Bima memberikan arahan dan pembekalan kepada Bintara Remaja Polri, kegiatan ini berlangsung dilapangan Mapolres Bima Selasa (10/01/23).

AKBP Hariyanto. SH, S.I.K., melalui Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka mengatakan, tujuan dari pembekalan ini yaitu agar para Bintara Remaja dapat memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kepolisian, patuh terhadap peraturan di Kepolisian dan kebijakan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB).

Lanjutnya, Kata Kapolres agar para bintara remaja Polri lebih berhati-hati dalam penggunaan media sosial (medsos).

Selain itu, pria Lulusan Akpol tahun 2004 ini juga memberikan motivasi agar lebih bersemangat dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Ditekankannya , dengan ilmu yang didapat ini dapat diterapkan saat bertugas nantinya dan menghindari masalah-masalah yang dapat merugikan diri sendiri, institusi serta orang lain, ujarnya

“Jadilah Insan Bhayangkara sejati dengan berpedoman pada Tribrata dan Catur Prasetya Polri dan yang dirindukan masyarakat” Ujar Kapolres

Kasi Humas menambahkan, Kapolres juga mengharapkan supaya Bintara Remaja dapat memahami dan memaknai diri sebagai anggota Polri yang diberikan hak oleh negara untuk melaksanakan tugas di Kepolisian.

“Dengan umur yang muda dan semangat yang muda pula, mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” Imbuhnya. (***)