Kuasai Narkoba Jenis Shabu 7,9 gram, Pria Asal Woja Ditangkap Polisi

jpn

Bimantika.net -Pria berinisial ARIANSYAH (28) warga Dusun Amamaka, Desa Bakajaya, Kecamatan Woja dibekuk tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dompu pada Sabtu (19/8/2023) malam, sekira pukul 22.30 Wita.

AR di tangkap polisi bertempat di salah satu Rumah warga di Dusun Soritatanga, Desa, Soritatanga, Kecamatan Pekat bersama barang bukti (BB) sabu-sabu kurang lebih 7.9 gram.

Kasat Narkoba Polres Dompu, Iptu Abdul Malik, SH dalam keterangannya memaparkan, pengungkapan tersebut berawal dari petugas mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di lokasi tempat penangkapan AR kerap kali dijadikan transaksi barang haram tersebut.

Mendapat informasi tersebut, salah seorang tim Opsnal melaporkan kepada Kasat Narkoba, tanpa menunggu lama, Kasat Narkoba pun meneruskan informasi itu ke KBO Narkoba, Iptu Rahmadun Siswadi, SH untuk segera menindaklanjuti.

“Sekira pukul 22.30 Wita anggota Opsnal melakukan pengintaian di sekitar TKP serta terlihat seseorang yang dicurigai yang sudah kami kantongi identitasnya,” papar Kasat Narkoba.

Tanpa menunggu lama, lanjut kasat Narkoba, tim Opsnal Satres Narkoba langsung melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap terduga pelaku serta berhasil mengamankan terduga tersebut.

“Sebelum melakukan penggeledahan, tim memanggil saksi umum untuk menyaksikan proses penggeledahan serta berhasil mengamankan sejumlah BB,” ungkapnya.

Adapun BB yang berhasil diamankan, satu buah plastik klip transparan yang didalamnya terdapat 20 poket plastik klip transparan yang didalamnya terdapat kristal bening yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu.

Kemudian, Lima poket plastik klip transparan yang didalamnya terdapat kristal bening yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu, satu buah tabung kaca, satu buah tas kecil warna hijau, satu buah Tas besar warna hitam, satu buah Bong.

Satu buah tabung kaca, tiga buah Sekop, tiga buah Bundel plastik Klip Transaparan, dua buah Gunting warna hitam, empat buah korek api, satu buah Hp Merk OPPO warna hitam, Uang Sebesar Rp 526 ribu rupiah.

“Setelah mengamankan semua BB, Tim langsung mengamankan terduga pelaku ke Mako Polres Dompu untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkas Kasat. (***)

Allah Mencintai HambaNYA Dengan Ujian dan Cobaan

jpn

Bimantika.net -Hal yang patut dipahami setiap orang yang beriman adalah adanya cobaan dari Allah SWT.

Cobaan dan Ujian Allah SWT kadang dapat meninggikan derajat seorang muslim di sisi Allah dan tanda bahwa Allah semakin cinta kepada hamba-Nya.

Dan semakin tinggi kualitas imannya, semakin berat pula ujiannya.

Namun ujian terberat ini akan dibalas dengan pahala yang besar pula. Sehingga kewajiban kita adalah bersabar.

Sabar ini merupakan tanda keimanan dan kesempurnaan tauhidnya.

Setiap manusia pasti pernah mendapatkan cobaan hidup. Ada yang sukses melalui cobaan itu, ada pula yang justru makin menjauh dari Allah SWT.

Sesungguhnya cobaan adalah cara Allah untuk mengetahui maqam (tingkat) keimanan manusia. Dan dengan cobaan itu, menjadikan manusia siap memasuki surga sebagaimana yang disampaikan Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 214 yang artinya ;

Yang artinya: “Apakah kamu mengira kamu akan masuk surga? Padahal belum datang padamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa kesulitan dan kesempitan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: ‘bilakah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”

Allah SWT Mencintai Hamba-Nya dengan segala Bentuk Ujian yang dilewati dan dijalani oleh Hamba-Nya

إذا أحَبَّ اللهُ قومًا ابْتلاهُمْ

“Jika Allah mencintai suatu kaum maka mereka akan diuji” (HR. Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Ausath, 3/302. Dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 285).

Dan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

أشد الناس بلاء الأنبياء, ثم الصالحون, ثم الأمثل فالأمثل

“Manusia yang paling berat cobaannya adalah para Nabi, kemudian orang-orang shalih, kemudian yang semisal mereka dan yang semisalnya” (HR. Ahmad, 3/78, dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 995).

Oleh karena itu Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Manusia yang paling berat cobaannya adalah para Nabi, kemudian orang-orang shalih, kemudian yang semisal mereka dan yang semisalnya.”

Dalam riwayat lain,

الصالحون, ثم الأمثل فالأمثل يبتلى المرء على قدر دينِهم

“…kemudian orang-orang shalih, kemudian yang semisal mereka dan yang semisalnya, mereka diuji sesuai dengan kualitas agama mereka.”

Jika ia orang yang sangat tegar dalam beragama, semakin berat ujiannya. Oleh karena itu Allah memberikan ujian kepada para Nabi dengan ujian yang berat-berat.

Di antara mereka ada yang dibunuh, ada yang disakiti masyarakatnya, ada yang sakit dengan penyakit yang parah dan lama seperti Nabi Ayyub, dan Nabi kita shallallahu’alai wa sallam sering disakiti di Makkah dan di Madinah, namun beliau tetap sabar menghadapi hal itu. Intinya, gangguan semacam ini terjadi terhadap orang yang beriman dan bertaqwa sesuai dengan kadar iman dan taqwanya. (***//Berbagai Sumber)

Lomba Kampung Bebas Narkoba, Satuan Narkoba Polres Dompu Lanjutkan Pembinaan

jpn

Bimantika.net -Satuan Narkoba Polres Dompu kembali melakukan pembinaan dan imbauan kepada masyarakat dalam rangka menyukseskan program Kampung bebas Narkoba hari ini,minggu 20 Agustus 2023, pukul 09.30 wita.

Kali ini personil satuan Narkoba Bripka menyasar M. Fajrin Hidayatullah melakukan sosialisasi, himbauan serta upaya cegah bahaya peredaran narkotika di masyarakat.

Sosialisasi dilakukan di beberapa tempat di lingkungan Bali timur, kelurahan Bali satu Dompu.

Pada saat itu anggota narkoba memberikan pencerahan kepada kumpulan warga yang sedang duduk di beberapa tempat.

Hal yang disampaikan berupa akibat dari penyalahgunaan narkoba serta sangsi hukum bagi para pelaku.

Selanjutnya anggota memberikan imbauan agar menjauhi narkoba dan memilih komunitas pergaulan yang lebih positif.

Atas hal itu masyarakat pun menyambut positif dan berterima kasih kepada satuan Narkoba Polres Dompu yang terus bekerja membantu dan memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam hal memerangi penyalahgunaan narkoba. (***)

Walikota HML : “Merdeka Itu Tidak Menciderai Siapapun Untuk Menggapai Kesuksesan”

jpn

Bimantika.net -Mengisi Kemerdekaan adalah tugas dan tanggung jawab bersama dari generasi ke generasi yang berkelanjutan demi utuhnya persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.

“Tidak heran kalau orang Bima bisa berinteraksi dimanapun berada, entah di Sumatera, di tanah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan lain-lainnya. Karena orang Bima punya akar sejarah yang panjang,” ujar Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML)

Hal itu disampaikan Wali Kota Bima saat menghadiri acara Warna-warni Kemerdekaan di Kota Bima dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Ke 78 Republik Indonesia yang di ikuti oleh sejumlah paguyuban yang ada di Kota Bima, Sabtu 19 Agustus 2023.

Wali Kota Bima hadir didampingi Staf Ahli Wali Kota, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah di Destinasi Pantai Lawata Kota Bima.

Walikota HML menyampaikan bahwa kita bisa melihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bima.

“Kita telah menggunakan budaya yang mengalami akulturasi” ujarnya.

Hal itu bisa dilihat dengan baju pengantin keluarga dari Sulawesi Selatan yakni “Baju Bodo”.

Menurut HM Lutfi, hal itu menandakan bahwa begitu besar akulturasi yang ada di Kota Bima.

Artinya, dari masa kesultanan sampai hari ini orang Bima sangat menghargai adanya keberagaman, baik suku dan agama tidak mengalami satu perbedaan. Ini merupakan satu kekayaan yang luar biasa. Ini harus dijaga dan dirawat sebagai warisan orang Bima.

“Kita harus bangga menjadi orang Indonesia yang ada miniatur di Kota Bima. Dimana hidup berbagai suku bangsa, ada keluarga kita dari Minangkabau, Bali, Lombok, Jawa, NTT, Sulawesi, semuanya hidup berdampingan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Walikota HM Lutfi menambahkan, apalagi kita negara kepulauan, bukan kontinental. Ini harus ada nilai-nilai saling menghargai.

“Makanya arti kemerdekaan itu harus diresapi dalam-dalam oleh kita semua” Jelasnya.

Kemerdekaan itu sesungguhnya adalah melekat didalam tindakan kita untuk menghargai kebebasan seseorang yang tidak mencederai orang lain.

“Kalau kemerdekaan itu telah mencederai orang lain, maka kemerdekaan itu telah disalah artikan. Karena kemerdekaan itu hakikatnya hidup berdampingan,” imbuhnya.

“Dalam Islam ada namanya piagam madinah, dimanapun ada agama lain sama menafsirkan kemerdekaan itu seperti memberikan ruang kepada siapapun untuk berekspresi tanpa mencederai orang lain,” tutupnya. (***)

IDP Buka MTQ di Parado, Umi Elly Walikota HML & Dae Ferra Ikut Hadir

jpn

Bimantika.net -Pemukulan Gong sebanyak 3 kali, menandai dibukanya secara resmi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an ( MTQ ) Ke – 14, Tingkat Kecamatan Parado, tahun 2023, oleh Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.,M.IP. (IDP) Jum’at ( 18/8 ).

Acara yang digelar di lapangan Desa Lere, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima ini, diawali dengan penyerahan bantuan paket Al-Qur’an oleh Bupati Bima kepada Camat Parado, Hamzah,S.Sos.

Pada pembukaan MTQ Tersebut, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.,M.IP, Walikota Bima, H.M.Lutfi, SE (HML), Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil 1, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima, Hj. Eliya, H.M Lutfi Staf Ahli Bupati, Ketua Majelis Adat Syara Dana Mbojo, Hj. Ferra Amalia, SE, MM (Dae Ferra) para Kepala OPD, Kabag Lingkup Setda, serta Unsur Muspika Kecamatan Parado.

Pada malam pembukaan MTQ tersebut, Bupati Bima mengungkapkan rasa bangga atas pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Parado tahun ini. Selain tampilan visual arena yang luar biasa megah, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam persiapan pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan ini.

Secara khusus Bupati mengungkapkan, Desa Lere sebagai salah satu pintu gerbang wilayah selatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dompu, masyarakatnya dapat menata desa dengan baik. Pada saat yang sama para kepala desa di Kecamatan ini juga diminta agar dapat terus berkoordinasi dengan berangkat daerah terkait menyangkut kebutuhan dan aspirasi warga baik sektor pertanian, kelautan, infrastruktur maupun sektor strategis lainnya”. Imbuh Bupati.

Ketua Panitia, yang juga Kepala Desa Lere, Dahlan, S.H memaparkan, MTQ Kecamatan Parado tahun 2023 akan berlangsung selama 8 hari dari tanggal 18 sampai dengan 26 Agustus 2023.

Event bernuansa keagamaan ini diikuti 100 peserta, yang dibagi dalam 6 mata lomba, yaitu Tilawatil Qur’an sebanyak 60 orang, MHQ 15 orang, Pensyarahan 5 orang, Kaligrafi 10 orang, Cerdas cermat 5 Group, dan Kasidah Rebana 5 Group.

Selain diramaikan banyak pengunjung, persembahan Hymne MTQ yang di bawakan oleh puluhan anak sekolah gabungan dari seluruh desa se- Kecamatan Parado, memberikan semarak pembukaan perhelatan religious tahunan tersebut. (***)

Keutamaan Mendoakan Sesama Muslim Tanpa Sepengetahuannya

jpn

Foto Tangkapan Layar Geogle

Bimantika.net -Salah satu sunnah yang mungkin sangat jarang kita lakukan adalah mendoakan sesama muslim seperti teman, sahabat, guru dan lain-lain tanpa sepengetahuan dia.

Kita doakan dia dengan ikhlas dan tulus agar dia mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat.

Tidak mudah melakukan sunnah ini, karena butuh keimanan yang tinggi serta hati yang tulus dan ikhlas.

Hal ini karena sifat dasar manusia yang hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri saja.

Setelah semua kebutuhan manusia terpenuhi, barulah dia memperhatikan orang lain.

Oleh karena itu, para ulama menjelaskan bahwa sunnah ini adalah tanda jujurnya keimanan seseorang.

Mendoakan sesama muslim secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang yang didoakan memiliki sejumlah keutamaan. Salah satunya mendapatkan doa dari malaikat.
Keutamaan ini dijelaskan dalam Kitab Shahih Bukhari dan Muslim sebagaimana dinukil Imam an-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar.

Dari Abu Darda RA, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda,

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ

Artinya: “Tidaklah seorang hamba muslim yang mendoakan saudara (seiman)-nya dengan sembunyi-sembunyi kecuali malaikat akan katakan bagimu seperti apa yang diucapkan.”

Dalam riwayat lain dalam Shahih Muslim disebutkan, doa yang dipanjatkan secara diam-diam adalah doa yang mustajab. Abu Darda RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ

Artinya: “Doa seorang muslim yang diperuntukkan kepada saudara (seiman)-nya dengan tidak memperlihatkannya adalah mustajabah, di atas kepadanya ada malaikat yang bertugas setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudara (seiman)-nya, maka malaikat tersebut mengatakan, ‘Semoga dikabulkan dan bagimu seperti apa yang diucapkan.'”

Allah SWT juga telah berfirman dalam surah Muhammad ayat 19,

فَاعْلَمْ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۚ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوٰىكُمْ ࣖ

Artinya: “Ketahuilah (Nabi Muhammad) bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah serta mohonlah ampunan atas dosamu dan (dosa) orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Allah mengetahui tempat kegiatan dan tempat istirahatmu.”

Berikut bacaan doa untuk orang lain sebagaimana disebutkan dalam surah Nuh ayat 28,

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَّلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۗ

Rabbigfir lī wa liwālidayya wa liman dakhala baitiya muminaw wa lil-muminīna wal-mu`mināt

Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan.” (***//Berbagai Sumber)

Kisah Inspiratif, Henny Menjadi Kepala Sekolah di Ujung Timur Kota Bima NTB

jpn

Bimantika.net -Henny Kurniati, S. Pd mengawali karinya menjadi seorang guru Taman Kanak- kanak (TK).

Pada Media Online Henny menceritakan perjalanan dan pengalamanya sebagai seorang Guru.

“pertama saya mengabdi di sekolah swasta yang didirikan oleh yayasan Ta’awun pada Tahun 2003 yang bernama TKIT Insan Kamil dan awal didirikannya sekolah TK Insan Kamil kala itu” ungkap Henny Mengawali kisahnya.

Setelah 20 tahun mengabdi akhirnya pada tahun 2014 mendapatkan kepercayaan untuk menjadi ASN lulus dengan kategori dua (K2) dan mendapatkan SK pertama mengajar di TK Negeri Pembina 01 Raba Kota Bima. pada saat saya mengajar di TK Negeri Pembina 01 Kota Bima.

*Saya di perintah oleh kepala sekolah saya ibu Siti Megewat, S.Pd untuk mencoba mengikuti program Guru penggerak angkatan ke 3 pada tahun 2021″ ujarnya

Saran dari Kepala Sekolahnya tersebut ia jalani dengan melewati proses yang panjang.

“Alhamdulillah saya dinyatakan Lulus sebagai Calon Guru Penggerak angkatan ke 3. Pada saat saya mengikuti semua pendidikannya selama 9 bulan secara daring dan luring” ungkapnya.

Dan ia cerita juga bahwa proses itu di dampingi oleh pengajar Praktik dan fasilitator profesional dengan kegiatan aksi –aksi nyata di sekolah,

Berbagai praktik baik yang berdampak dan pada akhirnya melakukan panen hasil karya sebagai bentuk laporan perjalanan selama mengikuti program guru penggerak.

Selama dirinya mengikuti prosesnya, ia merasakan banyak perubahan pada diri pribadinya, teman sejawat dan lingkungan sekolah.

pengalaman demi pengalaman yang ia dapatkan membuatnya banyak melakukan banyak hal yaitu tentang perubahan-perubahan positif untuk terus Tergerak, Bergerak, dan Menggerakkan potensi-potensi yang ada untuk sebuah perubahan yang merdeka.

Dengan kurikulum Merdeka yang asik dan menyenangkan, belajar berpusat pada Murid Sesuai dengan harapan bapak Pendidikan kita yaitu bapak K.H. Dewantara (KHD)

Program Guru Penggerak, salah satu program yang di canangkan oleh menteri Pendidikan, Bapak Nadiem Anwar Makarim,B.A.,M.B.A yang bertujuan pada individu guru itu sediri yang menghasilkan pemimpin pembelajaran yang menerapkan konsep merdeka belajar dan menggerakkan ekosistem pendidikan untuk memfokuskan pada pembelajaran murid.

Berbeda halnya dengan program sekolah penggerak yang bertujuan pada organisasi sekolah.

Namun kedua program ini tentunya memiliki tujuan yang sama yaitu membawa perubahan yang lebih baik kedepannya dan merdeka.

Salah satu manfaat mengikuti program Guru Penggerak menurut Henny adalah mendapatkan sertifikat 310 jam pelajaran (JP) dan piagam Guru Penggerak.

“Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT Berkat sertifikat Guru Penggerak saya bisa menjadi seorang Pemimpin Pembelajaran” ujar Henny.

Kini Henny sebagai Pelaksana Tugas (PLT) / Kepala Sekolah di TK Negeri 28 Kodo Kota Bima terhitung pada tanggal 1 Agustus 2022 SK Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora Kota Bina) olah Bapak Drs. H. Supratman M. Pd.

dan kemudian terhitung 1 Maret 2023 mendapatkan SK PLT Lagi dari Wali Kota Bima Bapak H. Muhammad Lutfi SE sampai sekarang.

Henny berharap teman- teman guru yang belum tergerak untuk mengikuti program guru penggerak ini agar segera mendaftarkan diri dan berpartisipasi aktif dalam mensukseskan program pemerintah dan merubah hidup secara individu yang lebih cemerlang.

Menjadi kepala sekolah adalah sebuah anugerah Allah SWT yang tidak pernah terlintas dan terpikirkan olehnya.

Program Guru Penggerak Betul- betul telah merubah mindset dan takdir hidup dirinya menjadi lebih baik.

“?enjadi hebat dan kuat haruslah dari diri sendiri dan agar menjadi pemimpin perubahan tentunya program Guru Penggerak jawabannya” ungkapnya

Menjadi kepala sekolah di wilayah Timur Kota Bima Tidaklah mudah.

TK Negeri 28 Kodo yang satu atap dengan SDN 47 Kodo Kota Bima jauh dari pemukiman warga.

Sekolah yang berlokasi di jalan Lintas Bima sape yang tentunya banyak kendaraan yang lalu lalang.

Sarana dan prasarana yang tidak cukup memadai menjadi alasan warga untuk menyekolahkan anaknya di sekolah lain.

Namun dengan adanya program kegiatan pembelajaran di sekolah yang asik dan meyenangkan memanfaatkan aset alam yang ada sepert : kegiatan Jelajah alam, mengenal budaya Asimbojo atau kegitan-kegitan di luar kelas lainnya, yang tentunya berbasis kurikulum Merdeka.

wali murid melihat perubahan sehingga menyekolahkan anak-anaknya di TK Negeri 28 Kodo Kota Bima.

Berikut Profil dan biografi Henny Kurniati, S.Pd

  1. Alumni SDN 06 Kota Bima
  2. Alumni SMPN 02 Kota Bima
  3. Alumni SMAN 02 Kota Bima
  4. Alumni Akademi Manajemen Kota Bima
  5. Alumni STIT SUNAN GIRI PROGRAM PAI kota Bima
  6. Masih mahasiswa STAIM MUHAMMADIYAH Program PIAUD
  7. Guru Honerer di TKIT INSAN KAMIL 2003 – 2014
  8. Diangkat ASN TK NEGERI PEMBINA 01 2014 – JULI 2022
    9.Diangkat menjadi PLT Agustus 2022 – sampai sekarang.

Demikian Kisah Inspiratif Henny semoga Bisa Bermanfaat. (***)

Dandim Bima Lepas 30 Ribu Benih Lele Bantuan Pemkot,  Walikota HML Support Ekonomi Kerakyatan

jpn

Bimantika.net -Hari ini Jum’at 18 Agustus 2023, pemerintah Kota Bima menyerahkan bantuan untuk warga di Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Bantuan itu berupa 30 ribu benih lele untuk di lepas di tambak warga yang berjejer di sepanjangan Kanal (anak sungai, red) yang sebelumnya menjadi tempat buang sampah.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Andi Lulianto menghadiri langsung pelepasan puluhan ribu lele tersebut.

Hadir juga Wali Kota Bima Wali Kota Bima HM Lutfi, SE (HML) Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K, Kepala Kesbangpol Kota Bima Muhammad Hasyim dan segenap pejabat lingkup Pemkot Bima.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Andi Lulianto memberikan mengapresiasi atas kegiatan positif yang dilakukan oleh warga Penatoi.

Dandim mengajak seluruh warga Penatoi dapat bersama dan bersinergi membangun Bima yang lebih maju dengan terus berkarya meningkatkan pendapatan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Dandim juga mengajak warga agar senantiasa memiliki jiwa nasionalisme dan kesadaran cinta tanah air dan cinta merah putih.

“Semoga warga Penatoi terus bersinergi dengan pemerintah dalam membantu dan mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan” ajak Dandim.

Hal yang sama di sampaikan oleh Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K.

Kepada seluruh warga Penatoi, Kapolres berpesan dengan kegiatan yang positif ditengah-tengah masyarakat tentu dapat meminimalisasi dan menghilangkan tindak penyakit masyarakat, seperti tawuran antar kelompok pemuda.

“Terus jaga silaturahim dan kuatkan sinergitas dalam menciptakan kondusifitas kamtibmas” ujar Kapolres.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pada media Bimantika menyampaikan bahwa dirinya tidak akan pernah lelah untuk mengabdi pada masyarakat Kota Bima.

“Jangan pernah lelah untuk sebuah kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat secara utuh dan menyeluruh” demikian Ujar Walikota HML. (***)

Konsep Bersihkan Hati dan Pikiran Dalam Islam

jpn

Bimantika.net -Dalam menjalani keseharian hidup dan kehidupan, siapapun akanmendapatkan hal yang mengusik hati dan pikirannya.

Dan dalam Islam, hal tersebut dapat memengaruhi kadar keimanan seseorang.

untuk membersihkan hati dan pikiran berdasarkan ajaran agama Islam salah satunya adalah Berzikir.

Sebagaimana Allah SWT berfirman: “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram”. (Qs Ar-Ra’du 28).

Dalam kehidupan sehari hari ada beragam ujian dari Allah yang tentunya dimaksudkan untuk menguji keimanan kita dan menjadi jalan masuk jenis surga yang disediakan untuk orang beriman.

Terkadang kita menjadi tidak ikhlas dan menyalahkan keadaan yang dialami serta menjadi berkurang kadar keimanan yang kita miliki baik itu dalam hal beribadah kepada Allah maupun dalam berbuat baik kepada sesama.

Allah Ta’ala berfirman tentang mencari ketenangan dalam islam: “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (Qs. Al-Baqarah 153).

Hal lainnya yang membuat hati tenang dalam mengarungi hidup dan kehidupan adalah Sedekah.

“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim)

Allah Menegaskan dalam FirmanNYA : “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)

“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR. Bukhari Muslim). (***//Berbagai Sumber)

Hakikat Kemerdekaan Dalam Pandangan Islam

jpn

Bimantika.net -Seorang manusia, menurut pandangan syariah, barulah akan disebut merdeka bilamana ia sadar bahwa dirinya selaku hamba Allah SWT.

Dan ia divonis tidak merdeka atau belum merdeka bilamana ia masih menghambakan dirinya kepada selain Allah SWT.

Kemerdekaan seseorang atau suatu bangsa sangat ditentukan pada seberapa besar upaya individu atau bangsa tersebut menjadikan kalimat tauhid Laa ilaaha illallah sebagai motivator dan inspirator utama pembebasan diri atau bangsa dari dominasi apapun atau siapapun selain Allah.

Dan pada dasarnya inilah yang telah di da’wahkan oleh Rasulullah saw dan segenap nabi dan rasul lainnya sejak dahulu kala, sebagaimana firman Allah SWT yang artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut (sembahan selain Allah) itu” (QS An-Nahl :36).

Suatu masyarakat atau negara bahkan individu tidak akan merdeka jika mereka tunduk kepada godaan syetan, nafsu dan cinta dunia.

Nafsu akan membawa manusia kepada dosa-dosa dan kedzaliman.

Bila ke kedzaliman terus berlangsung Allah akan mencabut keberkahan. Bila keberkahan tidak ada, maka penderitaan akan terus menimpa penghuni sebuah negeri.

Nafsu akan menyeret manusia kepada kerakusan dan kesombongan. Kerakusan dan kesombongan melahirkan kekejaman terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Tidak sedikit pelecehan dan pembantaian terhadap nilai-nilai kemanusiaan terjadi hanya karena kerakusan terhadap harta dan kekuasaan.

Nafsu membuat manusia akan memiliki sifat-sifat seperti binatang.

Dalam perspektif Islam, kemerdekaan sejatinya adalah bebas untuk bertindak. Hal ini dapat dipahami karena manusia adalah makhluk yang diberikan otonomi dan kepercayaan sebagai khalīfah fil ardh, pemimpin di muka bumi.

Namun, bukan berarti bebas sebebas-bebasnya (liberal), tetapi kebebasan atau kemerdekaan itu dibatasi dengan hukum-hukum dalam syariat Islam.

Batasan tersebut bisa ditemukan dalam al-Quran sebagai sumber utama hukum Islam dan terdapat pula dalam hadits yang menjadi sumber hukum Islam kedua.

Sehingga kemerdekaan itu mempunyai batasan dan menjadi petunjuk kepada manusia dalam menjalani kehidupan di dunia sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat kelak.

Secara etimologi merdeka berarti bebas. Kemerdekaan artinya kebebasan.

Sedangkan secara terminologi, Merdeka artinya adalah bebas dari segala penjajah dan penjajahan atau penghambaan.

Kemerdekaan adalah suatu keadaan di mana seseorang atau negara bisa berdiri sendiri, bebas dan tidak terjajah.

Terdapat ayat-ayat al-Qur’an yang berbicara tentang kemerdekaan.

Pertama, makna kemerdekaan dapat diambil dari kisah Nabi Ibrahim ketika ia membebaskan dirinya dari orientasi asasi yang keliru dalam kehidupan manusia. Dalam Q.S al-An’am Ayat 76-79 dikisahkan perjalanan spiritual Nabi Ibrahim dalam mencari Tuhan.

Pencarian spiritual tersebut merupakan upaya Ibrahim dalam membebaskan hidupnya dari orientasi hidup yang diyakininya keliru, namun hidup subur dalam masyarakatnya.

Seperti diketahui bersama bahwasannya masyarakat Ibrahim saat itu menyembah berhala. Bagi Ibrahim, penyembahan terhadap berhala merupakan kesalahan besar.

Sebab manusia telah melakukan penghambaan yang justru menjatuhkan harkat dan martabat dirinya sebagai manusia.

Kedua, makna kemerdekaan juga dapat dipetik dari kisah Nabi Musa ketika membebaskan bangsanya dari penindasan Firaun.

Kekejaman rezim Firaun terhadap bangsa Israel dikisahkan dalam berbagai ayat Alquran. Rezim Firaun merupakan representasi komunitas yang menyombongkan diri dan sok berkuasa di muka bumi (mustakbirun fi al-ardh).

Ketiga, kisah sukses Nabi Muhammad dalam mengemban misi profetiknya di muka bumi (QS Al-Maa’idah:3) menjadi sumber ilham yang tak pernah habis bagi bangsa Indonesia untuk memaknai kemerdekaan secara lebih holistik dan integral.

Ketika diutus 14 abad silam, Nabi Muhammad menghadapi sebuah masyarakat yang mengalami tiga penjajahan sekaligus: disorientasi hidup, penindasan ekonomi, dan kezaliman sosial.

Manusia menurut Islam adalah makhluk yang merdeka/bebas sejak ia ada. Ini di satu sisi. Pada sisi lain ia adalah hamba-Nya, karena dia diciptakan dan Dialah Penciptanya.

Manusia adalah makhluk merdeka ketika ia berhadapan dengan sesamanya dan adalah hamba ketika berada di hadapan Tuhan, Penciptanya. Dalam bahasa agama manusia disebut Abd Allah.

Jadi, manusia tidak bisa dan tidak boleh menjadi budak bagi manusia yang lain. Perbudakan manusia atas manusia sama artinya dengan melanggar hak Tuhan.

Manusia yang memperbudak manusia lain sama dengan memposisikan dirinya sebagai Tuhan Yang Maha Esa. (**//Berbagai sumber)