Kisah Inspiratif, Henny Menjadi Kepala Sekolah di Ujung Timur Kota Bima NTB

jpn

Bimantika.net -Henny Kurniati, S. Pd mengawali karinya menjadi seorang guru Taman Kanak- kanak (TK).

Pada Media Online Henny menceritakan perjalanan dan pengalamanya sebagai seorang Guru.

“pertama saya mengabdi di sekolah swasta yang didirikan oleh yayasan Ta’awun pada Tahun 2003 yang bernama TKIT Insan Kamil dan awal didirikannya sekolah TK Insan Kamil kala itu” ungkap Henny Mengawali kisahnya.

Setelah 20 tahun mengabdi akhirnya pada tahun 2014 mendapatkan kepercayaan untuk menjadi ASN lulus dengan kategori dua (K2) dan mendapatkan SK pertama mengajar di TK Negeri Pembina 01 Raba Kota Bima. pada saat saya mengajar di TK Negeri Pembina 01 Kota Bima.

*Saya di perintah oleh kepala sekolah saya ibu Siti Megewat, S.Pd untuk mencoba mengikuti program Guru penggerak angkatan ke 3 pada tahun 2021″ ujarnya

Saran dari Kepala Sekolahnya tersebut ia jalani dengan melewati proses yang panjang.

“Alhamdulillah saya dinyatakan Lulus sebagai Calon Guru Penggerak angkatan ke 3. Pada saat saya mengikuti semua pendidikannya selama 9 bulan secara daring dan luring” ungkapnya.

Dan ia cerita juga bahwa proses itu di dampingi oleh pengajar Praktik dan fasilitator profesional dengan kegiatan aksi –aksi nyata di sekolah,

Berbagai praktik baik yang berdampak dan pada akhirnya melakukan panen hasil karya sebagai bentuk laporan perjalanan selama mengikuti program guru penggerak.

Selama dirinya mengikuti prosesnya, ia merasakan banyak perubahan pada diri pribadinya, teman sejawat dan lingkungan sekolah.

pengalaman demi pengalaman yang ia dapatkan membuatnya banyak melakukan banyak hal yaitu tentang perubahan-perubahan positif untuk terus Tergerak, Bergerak, dan Menggerakkan potensi-potensi yang ada untuk sebuah perubahan yang merdeka.

Dengan kurikulum Merdeka yang asik dan menyenangkan, belajar berpusat pada Murid Sesuai dengan harapan bapak Pendidikan kita yaitu bapak K.H. Dewantara (KHD)

Program Guru Penggerak, salah satu program yang di canangkan oleh menteri Pendidikan, Bapak Nadiem Anwar Makarim,B.A.,M.B.A yang bertujuan pada individu guru itu sediri yang menghasilkan pemimpin pembelajaran yang menerapkan konsep merdeka belajar dan menggerakkan ekosistem pendidikan untuk memfokuskan pada pembelajaran murid.

Berbeda halnya dengan program sekolah penggerak yang bertujuan pada organisasi sekolah.

Namun kedua program ini tentunya memiliki tujuan yang sama yaitu membawa perubahan yang lebih baik kedepannya dan merdeka.

Salah satu manfaat mengikuti program Guru Penggerak menurut Henny adalah mendapatkan sertifikat 310 jam pelajaran (JP) dan piagam Guru Penggerak.

“Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT Berkat sertifikat Guru Penggerak saya bisa menjadi seorang Pemimpin Pembelajaran” ujar Henny.

Kini Henny sebagai Pelaksana Tugas (PLT) / Kepala Sekolah di TK Negeri 28 Kodo Kota Bima terhitung pada tanggal 1 Agustus 2022 SK Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora Kota Bina) olah Bapak Drs. H. Supratman M. Pd.

dan kemudian terhitung 1 Maret 2023 mendapatkan SK PLT Lagi dari Wali Kota Bima Bapak H. Muhammad Lutfi SE sampai sekarang.

Henny berharap teman- teman guru yang belum tergerak untuk mengikuti program guru penggerak ini agar segera mendaftarkan diri dan berpartisipasi aktif dalam mensukseskan program pemerintah dan merubah hidup secara individu yang lebih cemerlang.

Menjadi kepala sekolah adalah sebuah anugerah Allah SWT yang tidak pernah terlintas dan terpikirkan olehnya.

Program Guru Penggerak Betul- betul telah merubah mindset dan takdir hidup dirinya menjadi lebih baik.

“?enjadi hebat dan kuat haruslah dari diri sendiri dan agar menjadi pemimpin perubahan tentunya program Guru Penggerak jawabannya” ungkapnya

Menjadi kepala sekolah di wilayah Timur Kota Bima Tidaklah mudah.

TK Negeri 28 Kodo yang satu atap dengan SDN 47 Kodo Kota Bima jauh dari pemukiman warga.

Sekolah yang berlokasi di jalan Lintas Bima sape yang tentunya banyak kendaraan yang lalu lalang.

Sarana dan prasarana yang tidak cukup memadai menjadi alasan warga untuk menyekolahkan anaknya di sekolah lain.

Namun dengan adanya program kegiatan pembelajaran di sekolah yang asik dan meyenangkan memanfaatkan aset alam yang ada sepert : kegiatan Jelajah alam, mengenal budaya Asimbojo atau kegitan-kegitan di luar kelas lainnya, yang tentunya berbasis kurikulum Merdeka.

wali murid melihat perubahan sehingga menyekolahkan anak-anaknya di TK Negeri 28 Kodo Kota Bima.

Berikut Profil dan biografi Henny Kurniati, S.Pd

  1. Alumni SDN 06 Kota Bima
  2. Alumni SMPN 02 Kota Bima
  3. Alumni SMAN 02 Kota Bima
  4. Alumni Akademi Manajemen Kota Bima
  5. Alumni STIT SUNAN GIRI PROGRAM PAI kota Bima
  6. Masih mahasiswa STAIM MUHAMMADIYAH Program PIAUD
  7. Guru Honerer di TKIT INSAN KAMIL 2003 – 2014
  8. Diangkat ASN TK NEGERI PEMBINA 01 2014 – JULI 2022
    9.Diangkat menjadi PLT Agustus 2022 – sampai sekarang.

Demikian Kisah Inspiratif Henny semoga Bisa Bermanfaat. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *