Rencana Allah Jauh Lebih Indah Dari Rencana Manusia

jpn

Bimantika.net -Terkadang, ekspektasi dalam menjalani kehidupan tidak sesuai dengan kenyataan. Hal tersebut membuat kita merasa kecewa.

Kekecewaan yang berlarut-larut dapat mendorong kita ke dalam keputusasaan atau kehilangan semangat.

Namun harus di ingat, kendati apa yang manusia rencanakan tidak selamanya berjalan lancar, yakinlah Tuhan akan memberikan semuanya pada waktu yang tepat.

Itu semua karena segala rencana yang Tuhan miliki pasti akan lebih baik dari segala rencana yang manusia susun.

Jika ada beberapa rencana yang tidak sesuai harapan kita itu hal yang wajar dalam hidup. Ada banyak hal yang berada di luar kendali kita, tak terduga, dan mungkin harus membuat semua rencana dari awal lagi.

Rencana Tuhan terkadang sulit untuk diselami karena kedangkalan akal pikir kita. Kita juga tak tahu kapan rencana Tuhan atas sesuatu akan terjadi kepada kita.

Bersabar dalam menjalani hidup akan membawamu dalam kesuksesan dan kebahagiaan.

“Kita harus ingat rencana Tuhan bagi kita bukanlah rencana kita. Rencana Tuhan bagi kita jauh lebih besar dan lebih baik daripada rencana apa pun yang dapat kita bayangkan.”

Dalam sebuah kata dan kalimat bijak menyebutkan bahwa “Tuhan memiliki rencana yang jauh di atas dan melampaui apa pun yang pernah kita pikirkan atau bayangkan”.

Segala ketentuan yang terjadi di dunia ini merupakan rencana Allah SWT.

Tidak ada yang bisa mengubahnya, kecuali hanya Allah SWT.

Allah SWT berfirman: “Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi, yang menciptakan (semua mahluk) dan menyempurnakannya, yang memberi takdir kemudian mengarahkan(nya)” (QS. Al-A’la 1-3).

Takdir Allah sudah ditetapkan jauh sebelum manusia ada. Mulai dari jodoh, rezeki, pekerjaan, dan maut, semua telah diatur dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, umat Muslim harus meyakini bahwa rencana Allah yang terbaik.

Ketetapan Allah tidak akan membawa manusia pada kesesatan. Justru sebaliknya, akan membawa manusia pada kehidupan yang aman dan tentram.

Sehingga, tidak perlu ada keraguan dalam hati mengenai rencana Allah yang akan datang.

Manusia hanya bisa berencana, namun Allah lah yang menetapkan. Allah tahu mana yang terbaik untuk hamba-Nya, sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Baqarah ayat 216:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Takdir dan rencana Allah meliputi dua hal yakni qada dan qadar. Mengutip buku Beriman kepada Qada dan Qadar karya Abdul Hadi Awang (2008), qada adalah kehendak Allah yang ditetapkan pada zaman azali dan menempati apa yang diadakan. Sedangkan qadar adalah sesuatu yang ditentukan oleh qada berupa sifat, keadaan, kedudukan, masa, dan sebab.

Konklusinya qada adalah ketetapan atau takdir yang telah dituliskan sebelum manusia diciptakan, sementara qadar adalah realisasi dari ketetapan tersebut. Keduanya harus diimani oleh umat Islam sebagai bentuk kecintaan kepada Allah SWT. (***//Berbagai sumber)

Ketua Umum Jambi Jakarta : KPK “Sita Dokumen” Usut Proyek Fiktif di Pemkot Bima

jpn

Bimantika.net -Beberapa terakhir ini tepatnya di tanggal 30-31 Agustus 2023, Kota Bima dihebohkan oleh adanya penggeledahan Kantor Pemerintah Kota Bima dan sejunlah tempat lainnya di Kota Bima oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Dalam proses penggeledahan tersebut, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) ikut memberikan dukungan agar senantiasa seluruh ASN Kota Bima membantu pihak KPK dalam segala hal, termasuk memberikan atau menyerahkan seluruh berkas atau dokumen yang diperlukan oleh KPK dalam rangka penyidikan dan penyelidikan kasus korupsi yang terjadi 10 tahun terakhir ini.

Ketua Umum Jaringan Mahasiswa Bima (JAMBI-JAKARTA), Firdaus memberikan press release secara resmi pada media online Bimantika Jum’at 1 September 2023.

Kepada Bimantika, Firdaus menyebutkan apapun bentuk dan langkah penindakan terhadap pemberantasan korupsi dengan tata cara dan regulasi yang profesional harus di dukung sepenuhnya oleh seluruh elemen masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Ada informasi yang beredar dari gedung MERAH PUTIH.

Bahwa dokumen yang yang disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah dokumen periodisasi mulai dari 2014 sampai sekarang.

“Nah, kemudian ditemukan ada dokumen pada JANUARI tahun 2017 lalu yang menyatakan terdapat Dana Siap Pakai (DSP) senilai 23 Milyar untuk penanganan BENCANA di BPBD Kota Bima” ujarnya.

Lanjut Firdaus bahwa Selanjutnya anggaran senilai 23 Milyar tersebut di pakai untuk melakukan pekerjaan fisik/pemborongan tanpa dokumen pendukung atau tanpa melalui tahapan tender.

“Informasi yang terhimpun proyek saat itu melalui penunjukan langsung” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan Dimana yang ditunjuk sebagai pihak pemborong oleh pemerintah saat itu tepatnya Tahun 2017 adalah pengusaha bernama NM dan K (Marina Connectioan)

Firdaus berkesimpulan bahwa Dari hasil temuan diatas maka pertanyaannya adalah Apakah penujukan langsung proyek senilai 23 Milyar dibenarkan oleh aturan?

Pertanyaan selanjutkan Yang ada dalam benak Firdaus akan menjadi tersangka dalam kasus ini adalah Walikota sebelumnya atau Walikota Sekarang.

“Itulah yang menjadi pertanyaan mendasar atas berbagai dugaan atas isi dokumen dalam penyitaan KPK disejumlah kantor dan tempat lainnya di Kota bima baru-baru ini” demikian ujarnya. (***)

Meneladani Kepemimpinan Umar Bin Khattab

jpn

Bimantika.net -Kepemimpinan adalah sebuah sifat dasar yang harusnya dimiliki setiap manusia yang di Ciptakan Oleh Allah SWT.

Setiap orang diciptakan sebagai pemimpin. Namun, untuk menumbuhkan sifat kepemimpinan yang kuat, tidak mudah.

Sebagai pemimpin mereka memiliki tanggung jawab besar sebagaimana Dalam Al-Qur’an Allah berfirman,

يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ

Artinya, “Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.” (QS Shad [38]: 26).

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, ayat ini menjadi dasar bahwa seorang pemimpin harus menjalankan amanah kepemimpinannya dengan penuh rasa tanggung jawab. Balasan untuk pemimpin yang zalim adalah siksa pedih yang sudah Allah siapkan di akhirat kelak.

Teladan Sayyidina Umar
Adalah Sayyidina Umar bin Khattab, khalifah kedua dalam Islam setelah Rasul wafat ini merupakan sosok pemimpin yang sangat adil.

Baginya menjadi seorang kepala negara bukan sebuah privilege yang membuatnya merasa lebih istimewa dibanding rakyat biasa, tapi ada amanah besar yang menjadi harus diembannya betul-betul.

Salah satu langkah yang Umar lakukan untuk menegakkan keadilan memastikan keadaan rakyatnya baik-baik saja di tengah paceklik yang melanda pada masa pemerintahannya adalah dengan berpatroli dari satu rumah penduduk ke rumah lainnya.

Hingga suatu malam, ia berkeliling untuk melakukan pemantauan. Saat itu dia pergi seorang diri.

Zaid bin Aslam yang melihat Sang Khalifah lantas meminta izin untuk mendampinginya. “Izinkan aku untuk mendampingimu, wahai Amirul Mu’minin,” pinta Zaid. “Ya, silakan,” jawab Umar.

Mereka berdua berkeliling kota Madinah dan sekitarnya. Hingga sampai di luar Madinah, tampak dari kejauhan sebuah cahaya.

“Sepertinya di sana ada musafir (orang yang sedang melakukan perjalanan),” kata Zaid.
Penasaran, keduanya pun mendekati sumber cahaya itu.

Ternyata itu adalah nyala api milik wanita janda tua dengan tiga anak kecil yang semuanya sedang menangis.

Wanita itu sedang memasak sesuatu di panci sambil menyumpahi Umar dalam doanya. “Wahai Tuhanku, berilah balasan terhadap Umar. Ia telah berbuat dzalim. Enak saja, kami rakyatnya kelaparan sementara dia hidup serba berkecukupan,” kata si wanita.

Mendengar ucapan wanita itu, Umar pun menghampirinya dan mengucapkan salam. “Bolehkah kami masuk?” kata Umar dengan lembut. “Silakan,” jawab si wanita. Dia tidak tahu bahwa lelaki yang menghampirinya adalah Sang Khalifah.

Umar menanyakan tentang kondisinya dan keadaan anak-anaknya.

“Kami datang dari jauh. Aku dan anak-anakku kelaparan. Aku tidak punya apa-apa dan tidak bisa berbuat apa-apa,” terang wanita itu dengan nada sendu.

“Lalu, apa yang kau masak di panci ini?”

“Itu hanya air mendidih. Agar anak-anak mengira aku sedang memasak makanan. Dengan begitu mereka akan terhibur.”

Mendengar semua itu, Umar sangat malu, sedih, dan tentu merasa sangat berdosa. Ia pun berpamit untuk pergi dan menuju ke sebuah toko untuk membeli banyak sembako (riwayat lain menyebut ia menuju baitul mal). Ia meminggulnya menuju kediaman wanita tadi.

“Wahai Amirul Mu’minin, turunkan bawaanmu, biar aku saja yang memikulnya,” pinta Zaid.

“Jangan, biar aku saja yang membawanya. Anggap saja aku sedang memikul dosa-dosaku, juga semoga menjadi penghalang dikabulkannya doa wanita itu tadi,” tegas Umar. Sambil memikul sekarung sembako yang begitu berat menuju rumah wanita janda itu, ia terus menangis karena sangat merasa berdosa.

Sesampainya di rumah wanita, Umar memberikan semua sembako itu. “Semoga Allah memberimu balasan terbaik,” kata si wanita.

Tidak hanya sampai di situ. Umar pun ikut memasakkan untuk mereka. Setelah makanan siap, Umar mempersilakan mereka untuk menikmatinya. “Silakan, sekarang kalian semua bisa makan,” kata Umar, senyumnya melebar melihat wajah-wajah mereka yang tidak lagi murung.

“Ibu, mulai sekarang tidak perlu lagi mendoakan keburukan untuk Umar, ya. Mungkin dia belum mendengar kabar ada kalian kelaparan di sini,” kata Umar dengan lembut. (***//Berbagai sumber)

Bencana Terbesar Dalam Kehidupan, Matinya Hati Orang Yang Hidup

jpn

Bimantika.net -Bencana terbesar dalam hidup ini bukan kematian. Musibah atau bencana terbesar dalam kehidupan ini adalah matinya hati. Hati kita mati sementara jasad kita masih hidup.”

Hati yang mati dapat didefinisikan sebagai hati yang tidak memiliki kehidupan di dalamnya. Hati yang mati tidak akan mengenal Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW, sehingga hati yang mati tidak akan menyembah Allah dan menjalankan perintah-Nya. Ia hanya akan menuruti hawa nafsu dan hanya mengejar dunia. Bahkan ia tidak akan peduli pada amalan baik apa yang sudah ia kerjakan seakan ia bakal hidup di dunia untuk selamanya. Ia tidak akan dapat menerima nasehat baik dan tidak dapat menerima kebenaran yang jelas sudah pasti adanya. Karena Allah telah menutup mata hatinya dan menutup pintu hidayah untuknya.

Dalam Alquran telah disebutkan bagaimana orang-orang tertentu (para ulama) itu merasa takut kepada Allah SWT.

Setiap kali mendengar adzan mereka berwudhu, hatinya bergetar dan tidak jarang wajah mereka pucat. Karena mereka sadar, setelah berwudhu akan menghadap Allah SWT (shalat).

Ini semua karena hati mereka para ulama itu hidup, hatinya selalu tertambat kepada Allah.

Sebaliknya. orang-orang yang tidak memiliki rasa takut dan justru tertawa dengan perbuatan dosanya, maka dipastikan shalatnya tidak akan pernah khusyuk.

Tersebutkan dalam sebuah hadits:

مَنْ يَأْتِيَ الْخَطِيئَةَ وَهُوَ يَضْحَكُ دَخَلَ النَّارَ وَهُوَ يَبْكِي

“Barangsiapa yang berbuat dosa dalam keadaan tertawa, maka dia akan masuk neraka dalam keadaan menangis.”

Ketika kita bicara soal kematian, ulama besar Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi mengatakan, sesungguhnya mati itu bukan musibah atau bencana, mati itu sunnatullah atau sesuatu yang pasti terjadi. “Bencana terbesar dalam hidup ini bukan kematian. Musibah atau bencana terbesar dalam kehidupan ini adalah matinya hati. Hati kita mati sementara jasad kita masih hidup.”. Matinya hati karena kita tak ;punya rasa takut sedikitpun kepada Allah SWT.

Manusia di ciptakan oleh Alah dibekali dengan hati (Qalbun) yang akan membawa manusia ke mana tujuan hidup manusia tersebut.

Cara kerja Hati adalah memberikan perintah kepada otak yang akan mengomandokannya ke seluruh bagian tubuh apa yang harus dikerjakannya.

Kepada orang kafir diberikan hati yang mati sebagaimana Allah SWT menerangkannya dalam Al-Qur’an

“Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman (Al-Baqarah:6)”.

Kalaupun hati yang mati itu dapat hidup kembali itu sangat bergantung kepada Takdir dan Hidayah Allah SWT karena hanya Allah maha menguasai segala sesuatunya dan maha mengetahui metode untuk menghidupkan hati manusia, lanjutnya.

Sementara itu hati orang-orang munafik yakni orang yang imannya setengah hati adalah hati yang tidak sehat atau hati yang sakit “dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta (Al-Baqarah:10).

Dengan bertambahnya penyakit yang ada dalam hati mereka itu mereka bisa mengatakan sesuatu yang mereka tidak lakukan (dusta). Bila kita kembali melihat ayat sebelumnya “di antara manusia ada yang mengatakan:

“Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian,” Padahal mereka itu Sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, Padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar” (Al-Baqarah:8-9), mereka memerintahkan suatu amal kepada orang lain tetapi mereka sendiri tidak mengerjakannya, mereka itulah orang-orang munafik, mereka itulah yang memiliki hati yang sakit.

Sementara itu orang-orang yang Salih, orang-orang yang benar adalah orang-orang yang memiliki hati yang sehat dan orang yang memiliki hati yang sehat itu sangat sedikit.

Umar bin Khatab pernah menghampiri seorang Arab yang sedang berada di dalam Masjid ia mendengar orang Arab itu sedang i’tikaf sambil berdo’a

“Allahumaj’alni minal qaliilun-Allahumaj’alni minal qaliilun-Allahumaj’alni minal qaliilun (ya Allah jadikanlah aku golongan orang yang sedikit- ya Allah jadikanlah aku golongan orang yang sedikit- ya Allah jadikanlah aku golongan orang yang sedikit), umar bertanya kepada orang Arab tersebut “mengapa engkau meminta Allah menjadikanmu golongan orang yang sedikit?”

Orang Arab itu menjawab karena golongan orang yang sedikit itu adalah orang yang pandai bersyukur dan orang yang bersyukur itu adalah orang yang Ikhlash, mereka itulah orang-orang yang hatinya sehat, hatinya hidup hati yang Salim (Qalbin Salim) merekalah orang-orang yang beruntung hidupnya di Dunia dan di Akhirat nanti. (***)

Pemkab Bima dan Tim KPK Bahas Capaian Pemberantasan Korupsi

jpn

Bimantika.net -Rapat Pemantauan dan Evaluasi Capaian Program Koordinasi Pemberantasan Korupsi di kabupaten Bima dengan Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE.,M.IP Selasa (29/8/2023) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima membahas capaian pada 8 area intervensi pemberantasan korupsi.

Pada rapat yang juga mengundang Pejabat terkait Kejaksaan Negeri Bima, Kepala BPN, Kepala OPD dan Kabag Setda tersebut, Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah Drs.H.M. Taufik HAK,.M.Si dan Inspektur H.Abdul Wahab Usman, SH., M.Si menyampaikan arti penting pertemuan tersebut.

Kegiatan koordinasi, supervisi dan pencegahan yang diselenggarakan oleh tim KPK RI sejalan dengan upaya menjabarkan terwujudnya visi dan misi pemerintahan yang amanah.

Misi ini dijabarkan dalam tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.

Bagi pemerintah daerah, koordinasi dan supervisi ini secara nyata telah mendorong percepatan upaya-upaya OPD pemangku MCP melakukan pembenahan dan mencari inovasi pelayanan.

Juga pada saat yang sama menyusun regulasi dan terus-menerus melakukan pembenahan area pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat pengguna layanan.

“Sehingga dapat berkelanjutan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang amanah dan transparan di Kabupaten Bima” Terang Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih atas fasilitasi dan pendampingan
yang dilaksanakan oleh Tim KPK dan Pemkab Bima berkomitmen untuk terus mengoptimalkan capaian beberapa area yang masih belum mencapai target.

Kepala Satuan Tugas Koordinasi Supervisi Wilayah V KPK Nurul Ichsan Alhuda yang hadir bersama Korwas APD BPKP NTB Darhilman, PIC Koordinasi Supervisi (Korsup) NTB dan Papua Pegunungan, Ardiansyah Putra, PIC Korsup Bali dan Papua Tengah, Handayani dan PIC Kursup Papua Barat, Abdul Jalil menjelaskan urgensi kehadirannya di Kabupaten Bima

Kehadiran Tim di Kabupaten Bima
adalah untuk pemantauan dan evaluasi internal atas progres capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) pada 5 area yang mencakup Perencanaan dan Penganggaran APBD, Perizinan, Manajemen ASN, Tatakelola Dana Desa.

Juga melakukan supervisi progres tematik penertiban aset, Perkembangan serah terima Aset P3D, optimalisasi pajak daerah, pengawasan APIP, serta laporan hasil pemantauan dan evaluasi internal atas MCP.

Ada dua alat (tools) yang digunakan KPK yaitu MCP dan Survei Penilaian Integritas (SPI) serta mendorong secara rutin pembinaan dalam peningkatan capaian SPI.

Selain itu, kita perlu membangun sistem dan prosedur serta memenuhi rencana aksi SPI agar integritas pribadi tetap terjaga dan ditingkatkan sehingga tidak terjadi penyimpangan. Kami berharap, tata kelola pemerintah di Kabupaten berjalan dengan baik dan tidak ada kasus”. Tandas Nurul. (“**)

Diterpa Issue Ditangkap KPK, Walikota HML Menghadap Kemenkominfo : Mengabdi Tak Kenal Lelah Demi Rakyat Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Issue penangkapan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyeruak seantero Kota Bima.

Issue itu diperkuat oleh adanya penggeledahan kantor Walikota Bima selasa pagi tadi sekitar pukul 10.00 Wita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor Walikota Bima.

Walau diterpa oleh issue yang begitu dahsyat, para pendukung, pencinta dan loyalis Walikota HML dalam media sosial tetap memberikan dukungan dan doa untuk pemimpin yang mereka cintai tersebut.

Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dikonfirmasi oleh Media Bimantika selasa siang 29 Agustus 2023 memberikan beberapa komentar terkait adanya issue penangkapan dirinya oleh KPK.

Soal penggeledahan Kantor Walikota Bima, Pada prinsipnya Walikota Bima Sebagai warga negara yang taat terhadap hukum, dirinya minta kepada pemerintah kota bima untuk kooperatif juga membantu KPK sebagai penegak hukum di Republik yang menjunjung tinggi hukum sebagai panglima.

“Sebagai warga negara yang taat terhadap hukum saya minta kepda pemerintah kota bima untuk kooperatif juga membantu KPK sebagai penegak hukum di Republik yang menjunjung tinggi hukum sebagai panglima” ujar Walikota HML.

Ditengah terpaan yang dahsyat itu, Walikota HML tetap bekerja sepenuh hatinya untuk kemajuan dan kesetaraan Kota Bima yang di pimpinnya sejak tahun 2028 lalu.

Pada media Bimantika Walikota HML menyampaikan pada seluruh lapisan masyarakat Kota Bima untuk tetap menjaga kondusifitas daerah dalam kondisi apapun.

Begitu tulus dan ikhlas nya Walikota Bima membangun Kota Bima Kota kelahirannya, dirinya tidak terpengaruh diterpa oleh issue apapun.

Walikota HML tetap menjalankan agendanya hari ini untuk menemui Kementrian Kominfo Republik Indonesia di Jakarta.

“Saya jam 3 sore menghadap menteri Kominfo bersama Kadis Kominfo Kota Bima untuk memperjuangkan Black spot (Area yang tidak masuk sinyal,red) di kota Bima untuk kelurahan Lelamase, Ndano Nae, Kebanta Nungga” ujar Walikota HML melalui saluran WhatsAppnya.

Tujuan dari pertemuan dengan Kementrian Kominfo menurut Mantan Anggota DPR RI Dua Periode Fraksi Partai Golkar ini adalah dalam rangka memajukan Kota Bima menuju kesetaraan.

“Tujuan kita tidak lain dan tidak bukan semata-mata
Biar semua wilayah kota Bima menjadi are yang dapat melayani kota Bima dalam hal smart city di era digitalisasi” ungkap Walikota HML.

Mengakhiri wawancaranya, Walikota HML mengungkapkan bahwa dirinya tetap fokus Mengabdi dan tidak pernah mengenal lelah demi masyarakat kota bima.

“Walau dalam kondisi apapun saya tetap Mengabdi tidak pernah mengenal lelah demi masyarakat kota bima” tutur Walikota HML mengakhiri wawancaranya.

Kehadiran Walikota Bima di dampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Bima Drs. H. Mahfud dan diterima langsung oleh Mentri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Budi Arie Setiadi

Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Budi Arie Setiadi menerima dengan hangat kehadiran Walikota Bima sebagai sahabat lamanya.

“Alhamdulillah kami dan Pak Wali langsung yang menyerahkan proposalnya dan langsung di terima dan ditanggapi positif oleh Pak Mentri yang juga sahabat baik Pak Walikota Bima” ujar Kepala Dinas Kominfo Kota Bima. (***)

KPK Geledah Kantor Pemkot, Walikota HML : Minta Pemkot Kooperatif

jpn

Bimantika.net -Selasa 29 Agustus 2023 pagi ini petugas berseragam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Wali Kota Bima.

Keberadaan KPK di kantor Walikota Bima dikawal sejumlah anggota berseragam Brimob bersenjata lengkap.

Hampir di sudut ruangan Pemkot Bima dijaga ketat oleh aparat Brimob dan melarang siapapun untuk mengambil gambar dan vidio.

Atas penggeledahan di kantor Pemerintah Kota Bima tersebut, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memberikan himbauan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bima.

Walikota HML berharap Sebagai warga negara yang taat terhadap hukum dirinya minta kepda pemerintah kota bima untuk kooperatif juga membantu KPK sebagai penegak hukum di republik yang menjunjung tinggi hukum sebagai panglima.

“Sebagai warga negara yang taat terhadap hukum saya minta kepda pemerintah kota bima untuk kooperatif juga membantu KPK sebagai penegak hukum di republik yang menjunjung tinggi hukum sebagai panglima” ujar Walikota HML. (***)

Pemuda Dena Siap Menangkan Dae Yandi 2 Periode Menuju Legislatif

jpn

Bimantika.net -Pemilihan Umun (Pemilu) dan Pemilihan legislatif (Pileg) pada Pebruari 2024 kembali memberikan peluang besar terhadap calon legislatif petahana Muhammad Putera Ferryandi, S.IP, M. IP yang kembali ikut untuk calon DPRD Kabupaten Bima melalui Partai Golkar yang mengantarkannya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bima 2019 lalu di Dapil Bolo Madapangga Kabupaten Bima.

Petahana yang disapa Dae Yandi ini memiliki perangkat relawan yang begitu loyal dan massif melakukan pendekatan kepada masyarakat arus bawah.

Tokoh Pemuda Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Deni Juliadin menyebutkan bahwa dirinya dan seluruh anggota timnya yang tergabung dalam Gerbong Pemuda Desa Dena siap berjuang untuk Dae Yandi.

Ia dan gerbong Pemuda tanpa henti lakukan pendekatan pada seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, Gerbong Pemuda Dena Madapangga pun ini menjadi bersatu memenangkan Dae Yandi untuk DPRD Kabupaten Bima daerah Dapil II Kecamatan Bolo dan Madapangga.

“Insya Allah kita terus berikhtiar untuk memenangkan Dae Yandi, bahkan sampai pada kontestasi Pilkada Kabupaten Bima dan Dae Yandi ini pun saya yakin masih sangat dicintai oleh masyarakat di kabupaten bima khususnya Madapangga” Ujar Deni Juliadin bersama teman teman yang disambut Hidup Dae Yandi lanjutkan oleh puluhan Pemuda Desa Dena pada saat pemasangan baliho Dae Yandi beberapa waktu lalu.

Para Pemuda Desa Dena Kecamatan Madapangga yang tergabung dalam gerbong Dae Yandi ini bahwa mereka senang dengan cara Ketua Gerbong Pemuda Desa Dena tersebut yang dengan sabar dan penuh kesantunan menggerakkan hati kami untuk ikut memenangkan lagi Dae Yandi.

“Cara Ketua. Gerbong Tim persis sama dengan cara Dae Yandi penuh kesantunan dan kata-kata lembut sehingga kamipun siap berjuang memenangkan Dae Yandi di Desa Dena Ini” Ungkap salah satu pemuda yang hadir saat itu.

Deni Juliadin berterimakasih pada seluruh lapisan pemuda yang siap memenangkan Dae Yandi di Desa Dena Madapangga.

“Insya Allah bersama Pemuda kita siap menangkannya bahkan sampai pada kontestasi pilkada 2024 mendatang,” tegasnya. (Yad/***)

Walikota HML : Proses Panjang Kota Bima Menuju Kemajuan dan Kesetaraan

jpn

Bimantika.net -Kota Bima dibawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) kini menapaki jenjang kemajuan dan kesetaraan.

Proses panjang membangun Kota Bima sebagai Smart City merupakan cita-cita luhur Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Salah satu layanan prima itu adalah terbangunnya Command Center berbasis digitalisasi.

“Kita sudah melewati langkah dan tahapan yang begitu jauh soal kemajuan, Semoga lompatan ini tetap dipertahankan sehingga Kota Bima menjadi Kota yang sejajar dengan kota lainnya dalam memberikan pelayanan prima secara utuh dan menyeluruh” ungkap Walikota HML.

Ungkapan ini disampaikan oleh Walikota HML pada acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XVI Tingkat Kota Bima, bertempat di Halaman Terminal Kumbe Kelurahan Kumbe. Sabtu, 26 Agustus 2023.

Walikota HML mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kota Bima, karena program yang telah dicanangkan selama 5 tahun berjalan tanpa kendala apapun.

“Ini berkat keberhasilan program yang telah dilaksanakan hingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Bima,” ucapnya.

Lebih lanjut Walikota HML sampaikan informasi bahwa dirinya dianugerahkan sebagai tokoh Indonesia oleh Grup Tempo.

Ia mengaku bahwa penghargaan ini menunjukkan bahwa begitu banyak yang telah dicapai serta membuktikan bahwa daerah ini sejajar dengan kota-kota lain.

Meskipun dengan keterbatasan, tapi pembangunan yang ada selalu tepat sasaran.

“4 tahun berturut-turut Kota Bima meraih penghargaan dari Bappenas yang selama ini mungkin hanya mimpi, tapi mimpi itu menjadi kenyataan yang kita nikmati,” tuturnya.

Wali Kota Bima didampingi Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Eliya Sekretaris Daerah Kota Bima, seluruh Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat dan Lurah. Selain itu, turut hadir Ketua MUI Kota Bima, tokoh agama serta tokoh masyarakat di Kecamatan Rasanae Timur. (***)

Tempo Group Undang Walikota HML, Untuk Anugerah Tokoh Nasional

jpn

Bimantika.net -Majalah terkemuka di Indonesia, Mengundang seluruh tokoh nasional untuk mendapatkan anugerah.

Salah satu tokoh penting yang diundang adalah Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Undangan dengan Nomor
: 299/SRT/IKL-WD/IMD/VIII/2023, Perihal
: Undangan Acara Apresiasi Tokoh Indonesia

Undangan tersebut dari Grup TEMPO Media yang terdiri atas Tempo.co, Majalah Tempo, Koran Tempo Digital, TV Tempo, Tempo Institute, dan Tempo Data Science..

Isi surat tersebut mengundang H. Muhammad Lutfi, SE selaku Wali Kota Bima dalam acara Apresiasi Tokoh Indonesia yang berlangsung pada:
Hari Selasa, 29 Agustus 2023 di Hotel The Westin, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.00 WIB.

Acara ini merupakan wujud penghargaan Tempo terhadap tokoh-tokoh yang berkontribusi pada
pembangunan di daerah masing-masing dan di tingkat nasional.

Mereka mengukir prestasi sesuai bidangnya
dan membuktikan karya nyata untuk masyarakat, untuk Indonesia.

Dalam isi surat yang di tandatangan oleh Grup Tempo itu berharap agar Walikota Bima berkenan meluangkan waktu untuk hadir dalam acara tersebut.

Untuk konfirmasi kehadiran (maksimal H-5 Acara) dapat menghubungi salah satu representative Grup Tempo

Undangan secara resmi itu di tanda tangani oleh PT Info Media Digital,
A.A. Gde Bgs Wahyu Dhyatmika.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) resmi terpilih sebagai nominator Apresiasi Tokoh Indonesia yang memiliki kontribusi dan karya karya yang monumental untuk kemaslahatan umat bangsa dan negara.

Majalah Tempo dalam hal ini Tempo Group sebelumnya telah ‘menguliti” karya nyata yang dipersembahkan oleh Walikota HML untuk kemajuan warga masyarakat Kota Bima secara utuh dan menyeluruh.

Ada kemajuan yang dangat signifikan untuk masyarakat Kota Bima selama kepemimpinan Walikota HML.

Kemajuan dan perubahan itu berupa pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik dalam hal pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Satu dari Ribuan karya nyata Walikota HMl adalah suksesnya membangun sebuah peradaban Teknologi Informatika yang dikemas dalam Command Center Kota Bima.

Command Center adalah Big Data Kota Bima yang menyajikan pelayanan pada masyarakat Kota Bima yang cepat dan efisien.

Setelah terbangun Command Center lantas di fasilitasi dengan perangkat Smart phone untuk seluruh RT se Kota Bima untuk melaporkan seluruh kejadian di lingkungan masing-masing yang tertampung dalam Sistem informasi satu Pintu melalui Command Center.

Segala keluhan atau permasalahan RT-RT se Kota Bima langsung di distribusikan oleh sistim ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sehingga sangat efektif dan efisien.

Terobosan Walikota HML dalam peradaban Teknologi Informatika menjadikan Walikota HML sebagai tokoh dan figur skala Nasional yang memiliki kreativitas dan inovasi untuk sebuah kemajuan di era Digitalisasi saat ini.

Walikota HML saat di konfirmasi Media Online Bimantika Sabtu 26 !Agustus 2023 menyampaikan bahwa dirinya akan mengikuti kegiatan tersebut di Jakarta.

“Saya sedang di Jakarta sekarang dalam rangka memenuhi undangan dari Tempo Group yang akan menggelar acara Anugrah Tokoh Nasional di salah satu hotel di Jakarta’ kata Walikota HML melalui saluran WhatsApp nya. (***)