Sekda Mukhtar Beri Saksi di PN Tipikor Mataram : Sewa Rumah Dinas Sejak Era HMQ Hingga HML Tidak Ada Masalah

jpn

Bimantika.net -Hari ini Senin 29 Januari 2024 berlangaung sidang lanjutan Mantan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Sidang hari ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK hadirkan beberapa saksi diantaranya Sekretaris Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, dan Yahya, SKM Kabid di Dinas Kesehatan Kota Bima.

Sekda Kota Bima Drs, H. Muhtar Landa, MH Jadi Saksi atas Kasus Mantan Walikota HML di Pengadilan Tipikor Mataram NTB membeberkan sejumlah data dan fakta dalam persidangan.

Wartawan Media Bimantika meliput langsung persidangan di lantai satu Gedung Pengadilan Tipikor Jalan Langko Mataram NTB.

Sepanjang kesaksiannya, Sekda Mukhtar Landa membeberkan fakta-fakta terkait dengan persoalan yang terjadi seputar Pemerintah Kota Bima selama mantan Walikota HML menjabat sebagai Walikota Bima periode 2018-2023.

Sejumlah pertanyaan dari kuasa hukum HML dijawab secara sempurna oleh Sekda dan sejumlah pertanyaaan dari majelis hakim Tipikor pun dijawab secara tuntas oleh Sekda Mukhtar Landa.

Salah satu persoalan yang ditanyakan oleh Majelis Hakim Tipikor Mataram adalah terkait dengan persolan terbitnya izin operasional PT. Tukad Mas yang beroperasi di Kota Bima.

Dalam uraiannya di depan hakim tipikor mataram, Sekda Mukhtar Landa menyampaikan bahwa dirinya kaget melihat izin operasional PT. Tukad Mas.

“Saya mengetahui adanya izin operasional Tukad Mas awal tahun 2023, padahal tidak ada rekomendasi dari pemerintah kota Bima” kata Mukhtar Landa dalam persidangan.

Masih menurut Mukhtar Landa Atas adanya izin operasional PT. Tukad Mas dirinya melaporkan langsung pada mantan Walikota Bima HML.

“Setelah saya lapor ke beliau, (Mantan walikota HML,red) beliau sarankan ke saya untuk segera laporkan ke polisi, akhirnya saya melaporkan langsung PT. Tukad Mas yang memalsukan rekomendasi dari pemkot bima” ujar Mukhtar Landa di Depan Hakim Tipikor.

Hakim Tipikor Mataram pun menanyakan sewa rumah pribadi Mantan Walikota HML 250 juta per tahun.

Dengan tegas Sekda Mukhtar Landa menyebut dalam persidangan bahwa persoalan sewa rumah bukan saja dilakukan saat pemerintahan mantan Walikota HML, melainkan terjadi pada masa kepemimpinan sebelumnya yakni sejak mantan Walikota almarhum HM Nur Latif, HM Qurais (HMQ) hingga HM Lutfi (HML)

“Sepanjang saya jadi sekda sewa rumah tidak pernah bermasalah oleh auditor BPK, bukan saja saat walikota HM Lutfi, tapi walikota sebelumnya almarhum Nur Latif dan HM Qurais pun dilakukan hal yang sama dan sepanjang itu pula tidak ada persoalan bahkan hasil audit BPK soal keuangan Wajar tanpa Pengecualian” kata Mukhtar Landa di hadapan majelis hakim Tipikor Mataram NTB.

Dari kesaksian yang dibeberkan oleh Sekda Mukhtar Landa tersebut, pihak terdakwa mantan Walikota Bima HM Lutfi tidak keberatan sama sekali.

Sementara itu, saksi lainnya Yahya, SKM Kabid Dinas Kesehatan Kota Bima sebelum masuk ruangan persidangan pada media online Bimantika menyebutkan bahwa dirinya salah satu saksi dalam kasus yang menimpa mantan Walikota Bima HM Lutfi.

“Saya ke kediaman HM Lutfi tidak pernah tanpa sepengetahuan Kepala Dinas, dan selalu diperintah oleh Kepala Dinas, dan sesampainya di kediaman saya hanya bicara soal visi misi membangun dunia kesehatan saja tidak pernah bicara selain itu” kata Yahya pada media online Bimantika sebelum memasuki ruangan sidang. (***)

HM Rum Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2024 Bersama Mendagri RI

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kota Bima dibawah kendali Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT (HMR) menggelar Vicon (Video Conference) bersama menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.

Rapat Koordinasi yang diikuti secara daring oleh Pj Walikota Bima tersebut bertujuan untuk merumuskan strategi pengendalian inflasi pada tahun 2024.

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah tersebut turut diikuti oleh Penjabat Wali Kota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT langsung dari Kantor Dinas PUPR Ptopinsi NTB di Mataram karena Pj Walikota Bima saat ini pun menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Propinsi NTB secara definitif.

Sedangkan di Kota Bima sendiri dihadiri Asisten III Setda Kota Bima, Drs. Muhammad Saleh, di Ruang Rapat Wali Kota Bima bersama stakeholder lainnya, Senin 29 Januari 2024.

Dalam kesempatan tersebut, M. Saleh menegaskan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak terkait untuk menghadapi tantangan pengendalian inflasi.

Dia menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pemahaman mendalam terhadap dinamika ekonomi lokal akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi permasalahan inflasi.

Vicon yang berlangsung bersama Kemendagri RI tersebut, merupakan diskusi yang mencakup berbagai aspek terkait inflasi, termasuk harga-harga komoditas pokok, ketersediaan pasokan.

Serta kebijakan harga dari pemerintah, antara lain dipaparkan bahwa untuk minggu ke-4 di bulan Januari 2024 terdapat 80 Kota yang mengalami inflasi, dan di ketahui minyak goreng mengalami inflasi pada tiap tahunnya di bulan Januari.

Serta terdapat beberapa wilayah yang mengalami kenaikan dan penurunan IPH, yaitu 10 Kabupaten/Kota yg mengalami penurunan IPH tertinggi, dan 10 Kabupaten/Kota dengan kenaikan IPH tertinggi di luar pulau Jawa dan Sumatera

Dalam vicon Rapat Koordinasi tersebut, dipaparkan juga bahwa bawang putih mengalami kenaikan harga yang cukup tajam di setiap daerah di wilayah Kota maupun Kabupaten, harga meningkat signifikan dan jauh di atas median tahun 2023, dan ini yang perlu di cari sebab dan solusinya.

Tak hanya itu, kenaikan bawang putih sudah tersebar di seluruh Indonesia, dan untuk bawang merah jika di pantau berdasarkan kenaikan harga di bulan Januari , terlihat kenaikan harga bawang merah 14,7 % di bandingan dengan Desember 2023.

Sementara di minggu ke-4 Januari ini mencapai 37.000. Kemudian Kenaikan harga daging ayam ras yg tertinggi, sebagian besar terjadi di pulau Sumatera dan Kalimantan.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya kebijakan harga yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat. Dalam konteks ini, pemerintah daerah akan bekerja sama dengan pelaku usaha untuk mengontrol harga dan mencegah adanya praktik penimbunan barang yang dapat menyebabkan lonjakan harga secara tiba-tiba.

Di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan dalam negeri, rapat koordinasi seperti ini menjadi wadah yang sangat penting bagi pemerintah daerah untuk merumuskan strategi yang tepat guna menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk melanjutkan langkah-langkah konkret dalam mengendalikan inflasi, serta untuk terus memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks.

Pj Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT (HMR) yang diwawancara langsung media online Bimantika usai lakukan rapat koordinasi berkomitmen untuk menekan laju inflasi di daerah Kota Bima.

Pj Walikota HMR pun akan terus melakukan upaya dan langkah sebagaimana arahan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sehingga ada sinergitas daerah dan pusat dalam menangani laju inflasi daerah.

Menteri Tito menyampaikan beberapa arahannya, diantaranya:

Melakukan komunikasi publik yang tidak membuat masyarakat panik dan mengupayakan masyarakat tetap tenang;

Mengaktifkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID pada tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota agar bersinergi dan konsisten dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya;

Mengaktifkan Satgas Pangan di daerah yang memiliki tugas melaporkan harga dan ketersediaan komoditas untuk dilaporkan kepada kepala daerah, selanjutnya secara berjenjang dilaporkan kepada Kemendagri dan mengecek langsung ke lapangan terkait harga dan ketersediaan komoditas termasuk masalah yang terjadi (suplai/distribusi);

BBM subsidi tepat sasaran ke masyarakat tidak mampu, untuk masyarakat miskin karena 80% dari Rp.502 triliun subsidi BBM tidak tepat sasaran, sehingga perlu pengawasan oleh Pemda dan bantuan pengawasan dari penegak hukum;

Laksanakan gerakan penghematan energi seperti mematikan lampu yang tidak perlu di siang hari;

Gerakan tanam pangan cepat panen, yakni gerakan menanam tanaman seperti cabai bawang dan lain-lain sebagai upaya mencukupi ketersediaan pangan rumah tangga, gerakan ini perlu diinisiasi dari seluruh komponen masyarakat seperti PKK, Babinsa, Babinkamtibmas;

Laksanakan Kerja sama Antar Daerah (KAD) yang meliputi seluruh komoditas pangan strategis, setiap item komoditas dikaji oleh setiap daerah, di mana daerah yang kekurangan komoditas mengambil dari daerah yang surplus;

Intensifkan jaringan pengaman sosial seperti anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), anggaran Bansos, anggaran Desa, realokasi Dana Alokasi Umum (DAU) Bansos Pusat;

BPS dan BI beserta Provinsi mengumumkan angka inflasi hingga tingkat Kabupaten/Kota;

Jadikan isu pengendalian inflasi sebagai isu prioritas, sehingga seluruh stakeholder harus bersinergi seperti saat penanganan pandemi Covid-19. (***)

Polsek Woha Patroli Dialogis OMB Malam Hari, Edukasi Warga Jaga Kamtibmas

jpn

Bimantika net -Guna memastikan wilayah aman jelang pesta demokrasi 2024, personil Polsek Woha Polres Bima Polda NTB laksanakan patroli dialogis pada malam hari.

Kegiatan yang dikendalikan oleh Kapolseknya AKP Sudirman SH itu, menyasar sejumlah Desa dan tempat yang dianggap rawan terjadinya berbagai gangguan Kamtibmas Minggu malam (28/01/24) sekira pukul 22.45.Wita.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK., melalui kasi humas iptu adib Widayaka mengatakan patroli dialogis pada malam hari ini rutin dilakukan dengan menyasar beberapa tempat yang rawan Serta mengajak seluruh element masyarakat Agar selalu menjaga situasi kamtibmas tetap terjaga terlebih menjelang pemilu mendatang

“Patroli dialogis OMB ini kami lakukan secara mobile dan menyasar ke tempat-tempat yang rawan terjadinya tindak kriminalitas,” kata Kapolres mengutip Adib

Ia menambahkan pada patroli tersebut pihaknya sekaligus memberikan imbauan kepada warga masyarakat agar ikut serta menyukseskan penyelenggaraan pemilu mendatang dengan tetap menjaga silaturahmi antara sesama sehingga Kondusifitas wilayah kabupaten Bima tetap terjaga dan pemilu dapat berjalan dengan lancar dan damai.

“Patroli Dialogis ini penting kami lakukan, karena untuk mewujudkan wilayah yang aman dan nyaman untuk warga masyarakat,” ujarnya.

Selain itu patroli dialogis ini merupakan langkah kepolisian resor Bima untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya sinergitas dalam menjaga dan mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.

Lebih lanjut dirinya berharap dengan adanya patroli Dialogis ini tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Woha dapat di antisipasi dan masyarakat merasa terayomi. (***)

HM Rum Antarkan Kota Bima ke Kancah Internasional

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT menghadiri acara Launching Peluncuran Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Tahun 2024.

Acara yang berlangsung sungguh sangat meriah dan sukses terlaksana berlangsung di Gedung Sasana Budaya, Jakarta, pada Sabtu (27/1/2024)

Launching Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Tahun 2024 tersebut dihadiri oleh perwakilan 110 Kabupaten dan Kota se Indonesia.

Rimpu Mantika sebelumnya di prakarsai oleh mantan Walikota Bima Periode 2018-2023 H. Muhammad Lutfi, SE (HML) sehingga Pj Walikota Bima HM Rum melanjutkan karya nyata yang monumental dari mantan Walikota HM Lutfi.

Kehadiran Pj Walikota Bima HM Rum didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima ungkapkan banyak hal untuk mengantarkan Kota Bima ke kancah Nasional bahkan Internasional.

HM Rum sampaian pada acara peluncuran Karisma Event Nusantara, pesona Rimpu Mantika Kota Bima Lolos masuk kalender event nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Tahun 2024.

Disusul Alunan Budaya Desa Kabupaten Lombok Timur dan festival perang topat dari Kabupaten Lombok Barat.

“Alhamdulillah, di Provinsi NTB hanya 2 Kabupaten dan 1 Kota yang lolos seleksi dari Kemenparekraf RI, salah satunya Pesona Rimpu Mantika Kota Bima masuk kalender event nasional tahun 2024,” ujar HM Rum.

H. Rum mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada kementerian Pariwisata yang telah memilih Rimpu Mantika menjadi bagian dari salah satu Karisma Event Nusantara (KEN).

“Semoga setelah ini sambungnya, Rimpu tidak saja dikenal oleh masyarakat Bima saja, melainkan harus dikenal oleh seluruh mata Internasional” harap HM Rum.

HM Rum juga sampaikan ucapan Selamat kepada Kadis Pariwisata Kota Bima dan seluruh stakeholder yang terlibat sehingga Rimpu Mantika menjadi Icon Kota Bima di Kancah Nasional maupun Internasional.

Aby Rum Sapaan akrab Pj Walikota Bima ini berharap agar kemasan festival tahun ini dapat disajikan lebih atraktif, meriah dan menampilkan simbol-simbol budaya dengan kemasan yang lebih menarik dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan bahwa KEN 2024 telah melalui proses kurasi yang sangat ketat selama 3 bulan.

Dan memiliki filosofi dan harapan yang kuat bagi kemajuan nasional dan mendapat respon yang sangat positif dari berbagai negara di dunia.

Betapa tidak dalam beberapa tahun terakhir, KEN selalu memberikan kontribusi nyata bagi bangkitnya budaya Indonesia dan memberikan keuntungan bagi bangkitnya ekonomi nasional.

Menteri Sandi sebut bahwa Tahun 2024 melalui KEN ditargetkan 4,4 juta lapangan kerja baru, penguatan promosi melalui media sosial serta memperkuat jejaring dan ekosistem event.

“Ada 110 event yang lolos tahun 2024 dengan Tema “Budaya Indonesia Panggung Dunia”. Salah satunya adalah Festival Rimpu Mantika dari Kota Bima”. Ujar Mentri Sandiaga Uno. (***)

Satgas Preemtif Polres Dompu Imbau Warga Bada, Kandai Satu hingga Simpasai Jaga Kamtibmas

jpn

Bimantika.net -Kasatgas Preemtif Polres Dompu, Iptu Makrus, S.Sos., bersama anggota subsatgas Binmas menyisir Kelurahan Bada dan Kandai Satu Kecamatan Dompu, hingga ke Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, guna melaksanakan kegiatan himbauan tentang Kamtibmas dan arahan terkait pemilu.

Saat jumpa warga, pesan-pesan dan himbauan di disampaikan langsung pada warga yang berkunjung berkaitan dengan tahapan pemilu legislatif, Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 kiranya agar warga dapat memelihara keamanan dan ketertiban guna mencegah terjadi kerawanan kamtibmas.

Kepada warga diinformasikan agar dalam tahapan pemilu tahun 2024 tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum seperti tidak terjadi keributan antar pendukung, terjadinya pemanahan, penjambretan, melanggar lalu lintas pada saat kampanye serta kejadian lainnya.

Misalnya saja pada Sabtu (27/1/2024) malam sekira pukul 20.00 Wita. Tim juga mengingatkan agar apabila melihat terjadinya tindak pidana maupun pelanggaran lainnya agar segera menginformasikan kepada pihak berwajib.

Sehingga hasil yang dicapai dengan dilaksanakannya operasi terpusat Mantap Brata dengan melaksanakan kegiatan patroli, pengamanan dan himbauan-himbauan pada tahapan pemilu Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 situasi kamtibmas Daerah Kabupaten Dompu aman dan kondusif.

Masyarakat juga diingatkan agar memberikan informasi kepada pihak berwajib apabila ada permasalahan yang terjadi hingga terjalinnya hubungan yang baik antara Polri dengan pihak masyarakat setempat.

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri dalam hal kinerja Kepolisian terutama dalam mengamankan tahapan Pemilu tahun 2024 berjalan dengan aman dan kondusif.

Kegiatan berakhir pukul 22.00 Wita berjalan dengan aman dan terkendali. (***)

Blusukan di Desa Mbawi, Kapolsek Dompu Disambut Penuh Familiar Oleh Warga

jpn

Bimantika.net -Pada hari Sabtu (27/1/2024) sekira pukul 10.30 Wita, Kapolsek Dompu Ipda Arif Syarifuddin, SH berkesempatan tandang ke Desa Mbawi dan mendapat sambutan hangat serta antusias dari warga setempat.

Selain membangun tali silaturahmi dengan lurah sekaligus warga setempat, Kapolsek juga meluapkan sejumlah himbauan terkait Kamtibmas, membahas issue sosial, hingga lingkungan alam sekitar.

Di hadapan warga, Kapolsek menitipkan pesan untuk disampaikan pada sanak keluarga agar menjaga dan memelihara alam sekitar, terlebih saat ini masuk musim penghujan.

Tak hanya menyangkut alam, lingkungan sosial juga ia ingatkan terkait adanya Praktek Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), khususnya pada warga yang hendak mencari pekerjaan di luar negeri sebagai Tenaga Kerja.

Kaitan hal itu, ia menghimbau agar memperhatikan jasa perusahaan yang melayani pengiriman di luar negeri. Sebab menurutnya, jika perusahaan tersebut tidak mengantongi izin dan legalitas resmi, maka dikhawatirkan warta tersebut menjadi tenaga kerja illegal (Human Trafficking).

Di kesempatan yang sama pula, Kapolsek mengajak warga untuk sama-sama menjaga Kamtibmas. Ia meminta, apabila ada persoalan yang timbul di tengah masyarakat, sedianya dapat segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Segera laporkan jika menemui persoalan hukum di tengah masyarakat dan jangan sedikit-sedikit blokir jalan,” warningnya.

Atas kunjungan yang sifatnya mendadak tersebut, Kapolsek berharap terciptanya hubungan yang harmonis antara Kepolisian dengan warga Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu ini.

“Dengan kehadiran polisi di tengah tengah masyarakat akan memberikan rasa aman dan nyaman,” pungkasnya.

Kegiatan Kapolsek Dompu, menyambangi sekaligus bersilaturahmi dengan warga Desa Mbawi, berakhir sekira pukul 11.30 Wita dalam keadaan aman dan kondusif. (***)

Polairud Polres Dompu Patroli di Teluk Saleh, Pastikan Kondisi Kondusif

jpn

Bimantika.net -Satuan Polairud bersama Angkatan Laut (POSAL Calabai) menggelar Patroli Gabungan menggelar kegiatan Polmas Perairan, menyisir sejumlah titik di Wilayah Perairan Teluk Saleh terutama jalur yang dilintasi Kapal-kapal Angkutan Pelayaran Regional, Sabtu (27/1/2023) sekira pukul 10.00 Wita.

Patroli ini dilakukan secara eksklusif mengingat kondisi cuaca memasuki musim penghujan rentan timbulnya badai serta gelombang pasang di tengah perairan laut Teluk Saleh, antara lain di Dusun Tente, Desa Calabai Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu dan sekitarnya.

Untuk itu, dengan mengerahkan personil lengkap menyasar warga serta awak kapal baik yang bersandar maupun yang tengah berlayar jadi sasaran ‘ceramah’ dari para petugas.

Kasat Polairud, Ipda Syarifuddin mengungkapkan bahwa sejumlah personil yang diterjunkan terdiri dari Kuat Personil sebanyak 3 pasukan lengkap menggunakan Satu unit Kapal, KP. XXI – 2005. Tipe C2, Satu unit KP XXI 2012 tipe C 3, masing-masing memegang 2 Pucuk Senpi Bahu.

Kemudian, lanjutnya, anggota memberikan himbauan kepada para nelayan hingga juragan kapal barang yg sedang berlabuh terkait pentingnya mematuhi aturan dan protokol keselamatan saat beraktivitas di laut.

“perlunya menggunakan peralatan keselamatan laut yang memadai seperti menggunakan jaket pelampung, serta mengikuti perkembangan cuaca,” arahnya.

Terhadap warga dan nelayan, juga diminta untuk tidak melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak ( Bom ikan ), atau potasium, dan zat kimia lain sejenisnya yang dapat merusak ekosistem dan biota bawah dasar laut, terutama terumbu karang, gunakan alat tangkap yang ramah lingkungan.

Bahkan, kaitan pemilu, juga diminta kepada masyarakat pendukung calon legislatif maupun calon presiden untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, tidak melakukan hal-hal yang menimbulkan terjadinya masalah diskriminatif dalam pandangan politik.

“Tidak terprovokasi, dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan terjadinya gangguan kamtibmas serta mengajak masyarakat nelayan dan masyarakat lain pada umumnya untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilu tahun 2023-2024 dengan damai,” imbuhnya.

Untuk diketahui, kondisi cuaca pada saat patroli, meskipun cerah namun terdapat tanda-tanda ancaman badai dan gelombang pasang mengingat kini memasuki musim penghujan ekstrem.

“Cuaca cerah dengan Gelombang : 0.1 s.d 1.25 m, Angin tenggara kec. rata-rata 30 Knot per jam,” tuturnya.

Untuk memaksimalkan peran anggota juga melakukan penggalangan terhadap pihak terkait terutama Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) serta petugas pelabuhan demi terciptanya situasi dan kondisi di perairan aman dan terkendali.(***)

HM Rum Perkokoh Pondasi Pembangunan Kota Bima Lanjutkan Karya Nyata HML

jpn

Bimantika.net -Keberadaan Masjid Raya Al-Muwahiddin Kota Bima adalah Simbol besar yang menjadi kebanggaan warga masyarakat Kota Bima.

Pulan tahun Masjid Kebanggaan Umat Islam Bima raya ini “terbengkalai” dan tak pernah tuntas pembangunannya.

Namun di era kepemimpinan Eks Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Sebagai Walikota Bima Periode 2018-2023 kini nampak sebuah karya nyata HML dalam menuntaskan simbol kebanggaan warga Kota dan Kabupaten Bima tersebut.

Penghujung masa bhakti nya HML Tahun 2023 Masjid Raya Al Muwahiddin Kota Bima terselesaikan dan terlihat dengan jelas ada jejak karya nyata yang membekas di hati dan sanubari warga masyarakat Kota Bima.

Kini Kota Bima dibawah kendali Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT sosok dan pribadi yang sangat Agamais, dengan pesan-pesan publik yang sungguh membuat “adem” warga masyarakat Kota Bima.

Saat di hubungi Media Online Bimantika Minggu (28/1/2024), HM Rum menyampaikan komitmen nya melanjutkan pembangunan Masjid Raya Al Muwahiddin Kota Bima dengan cara apapun.

“Insya Allah Masjid Raya Al Muwahiddin yang sudah nampak perubahannya di masa kepemimpinan Pak Aji Lutfi, nanti saya akan lanjutkan pondasi-pondasi perubahan untuk lebih baik lagi demi memakmurkan Masjid di Kota Bima” ungkap HM Rum.

HM Rum berkomitmen akan melakukan upaya finishing interior Masjid Agung yang kini eksteriornya nampak mewah dan megah.

Kedepannya menurut HM Rum apa yang sudah dilakukan dan yang sudah menjadi karya nyata Eks Walikota HM Lutfi akan dilanjutkannya dengan penyempurnaan demi sebuah kemajuan Kota Bima.

HM Rum mengakui akan karya nyata eks Walikota HML selama memimpin Kota Bima Periode 2018-2023.

“Apa yang menjadi karya nyata pemimpin selama ini sebelum saya yang sangat spektakuler tentu harus diakui eksistensinya sehingga mendorong kita berbakti untuk rakyat lebih giat lagi dan lebih maju lagi” ungkap HM Rum.

Bukan saja soal Masjid, namun soal lainnya menyangkut pembangunan infrastruktur dan suprastruktur, HM Rum memiliki Komitmen yang sangat kuat dalam memajukan Kota Bima.

Sektor Pariwisata, sektor pertanian, sektor kesehatan, sektor pendidikan dan seluruh sektor kehidupan warga masyarakat Kota Bima menjadi kan HM Rum berkomitmen secara konsisten dalam memajukan dan mensejahterakan warga masyarakat Kota Bima.

“Semua sektor kehidupan kita di dunia ini bermuara pada sektor hakiki yang tentunya berkaitan dengan Ketaqwaan kita pada Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW, itulah hakekat sesungguhnya kehidupan yang kita jalani diatas dunia yang sementara ini” demikian ujar HM Rum pada Media Online Bimantika. (***)

Pelaku Pencurian Asal Tolouwi Diamankan Polsek Monta Setelah Diburu Empat Hari

jpn

Bimantika.net -Personel Polsek Monta Polres Bima Polda NTB dikendalikan oleh Kapolseknya AKP Takim berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian.

Terduga pelaku yang berinisial AD (L/24) warga Desa Tolouwi Kecamatan Monta Kabupaten Bima ini diamankan karena diduga kuat melakukan pencurian Geomembran milik MT (L/46) Warga Desa Sie.

Kasus pencurian itu terjadi pada Minggu (21/1/24) Sekira Pukul 03.30. WITA dini hari di Desa Wilamaci Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Mengetahui adanya pencurian tersebut korban melaporkan ke Kantor Kepolisian Sektor Monta.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kapolsek Monta AKP Takim memerintahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan dan segera mengamankan terduga pelaku.

Setelah melakukan penyelidikan pada Selasa (23/1/24) sekira pukul 17. 00.Wita personel Polsek Monta berhasil menemukan barang bukti di Dusun Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Sehari setelah itu tepatnya kamis malam (24/01/24) sekira pukul 19.30 WITA personel Polsek Monta mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku sedang berada di kediaman di Desa Tolouwi.

Tanpa membuang waktu Aipda Suherman dan dua anggota lainnya bergerak menuju TKP dan melakukan tindakan hukum dengan menggerebek dan mengamankan terduga pelaku.

Saat diamankan terduga pelaku sempat melakukan perlawanan dengan memberontak dan memprovokasi warga sekitar namun dengan kesigapan petugas berhasil mengamankan terduga.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo SIK., MIK., melalui Kapolsek Monta AKP Takim membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan terduga pelaku pencurian.

“Ia benar Kami telah mengamankan saudara AD Warga Desa Tolouwi karena diduga kuat melakukan pencurian”. Ujarnya.

Saat ini terduga pelaku dengan sejumlah barang bukti diamankan di Mapolsek Monta untuk diproses hukum lebih lanjut. (***)

HM Rum Keluarkan Perwali Percepat Tangani Stunting di Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT bertekad untuk menekan angka Stunting di Kota Bima.

Sabtu 27 Januari 2024 saat di konfirmasi media Online Bimantika, HM Rum menyampaikan komitmennya dengan serius dalam menangani persoalan stunting di Kota Bima.

“Nanti kita buatkan tim terpadu yang secara konsisten menekan angka stunting di Kota Bima dengan pola mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali,red)” ujar HM Rum.

Menindaklanjuti tekad Pj Walikota Bima tersebut sebelumnya Bappeda Kota Bima sudah menginisiasi melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) terkait rencana aksi penanganan stunting tahun 2024 digelar di Ruang Rapat Bappeda Kota Bima (24/1/2024).

Agenda utama mencakup pembahasan penyusunan Peraturan Walikota (Perwali) untuk penanganan stunting dan penyusunan struktur Tim Percepatan Penanganan Stunting Tahun 2024.

Dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ketua TP-PKK Kota Bima, Hj. Dewi Wahyuni, SE, Inspektur Daerah Kota Bima, Kepala Dinas P2KB dan Kepala OPD terkait, Perwakilan Kantor Kemenag Bima dan beberapa perwakilan BUMN.

Kepala Bappeda Kota Bima, Drs. Adisan Sahidu menyampaikan komitmen kuat untuk mengatasi stunting melalui langkah-langkah konkret.

Perwali menjadi salah satu langkah strategis untuk memberikan landasan hukum yang kuat dalam pelaksanaan program penanganan stunting di Kota Bima dan rapat juga membahas penyusunan struktur tim percepatan penanganan stunting tahun 2024.

“Kita pastikan koordinasi yang efektif antara berbagai sektor dan pemangku kepentingan dalam implementasi program penanganan stunting” ujar Adisan.

Kepala Inspekyorat Kota Bima, Drs. M. Fakhrunraji, ME, menjelaskan bahwa berdasarkan rekomendasi LHP BPK RI Perwakilan NTB pad tahun 2023 lalu,

Menurutnya Penanganan Stunting hendaknya difokuskan kepada beberapa point penting antara lain penyusunan Perwali Percepatan Penanganan Stunting yang efektif, Penyusunan struktur TPPS 2024 yang berorientasi pada kinerja percepatan penanganan stunting sesuai dengan tupoksi dan kewenangan masing-masing OPD.

“Tim TPPS nantinya memiliki satu data induk tentang fluktuasi pergerakan angka stunting yang akan dijadikan rujukan tentang progres penanganan stunting Kota Bima” urainya.

Ia berharap pada tahun 2024 ini, tidak boleh ada data prevalensi stunting yang berbeda antara Dikes dan DP2KB.

“Semua harus diarahkan menjadi satu data yang dapat dipertanggungjawabkan bersama,” tegasnya.

Ketua TP-PKK Kota Bima Hj. Dewi Wahyuni, SE menyoroti bahwa penanganan stunting harus mengacu pada Pendekatan Spesifik dan pendekatan sensitif.

Pendekatan spesifik dalam penanganan stunting mencakup intervensi yang secara langsung ditujukan untuk mengatasi masalah gizi buruk yang menyebabkan stunting.

“Ini melibatkan strategi khusus seperti Pemberian Gizi Baik pada 1000 Hari Pertama dengan menitikberatkan fokus pada masa kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan anak, dengan memberikan nutrisi yang seimbang selama periode kritis ini’ ujarnya.

Menurutnya pelaksanaan kegiatan Suplementasi Gizi juga merupakan upaya strategis yang perlu mendapat perhatian khusus.

Pemberian suplemen gizi seperti zat besi, vitamin, dan mineral untuk memastikan kecukupan gizi pada anak-anak yang berisiko stunting.

Sentuhan spesifik lainnya menurut Hj. Dewi Wahyuni adalah promosi Pemberian ASI Eksklusif dimana dengan upaya Mendorong praktik pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi dapat memberikan nutrisi optimal.

Selanjutnya Pendekatan Sensitif dalam Penanganan Stunting yang melibatkan pemahaman mendalam terhadap konteks sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat yang mungkin mempengaruhi kejadian stunting.

Hal Ini melibatkan: Partisipasi Komunitas dalam perencanaan dan implementasi program, dengan memahami nilai-nilai lokal dan cara masyarakat mengelola makanan.

“Pemberdayaan Perempuan juga merupakan hal mutlak dalam menangani persoalan stunting, strategi ini dapat ditempuh dengan menggerakkan perempuan untuk memiliki peran yang lebih aktif dalam pengambilan keputusan terkait gizi dan kesehatan keluarga” kata Hj. Dewi.

Ia menyebut pentingnya Integrasi Program dimana dengan mengintegrasikan program gizi dengan program kesehatan, pendidikan, dan pembangunan ekonomi untuk mendukung pendekatan holistik dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting di Kota Bima..(//1149)