Miskal : Warga Kota Bima Ingin Walikota Baru, Paslon Nomor 2 Idola Rakyat Arus Bawah dan Para Tokoh

jpn

Bimantika.net -Fenomena menarik warga masyarakat Kota Bima di Pilkada Kota Bima ingin Walikota dan Wakil Walikota yang “Baru”.

Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH menjadi idola bagi warga masyarakat Kota Bima dari berbagai cluster serta kencangnya dukungan para tokoh Agama, Mantan-mantan Sekda, mantan birokrasi, elite-elite politik dan lainnya.

Miskal, SH Ketua Tim Hukum Paslon AMANAH Nomor 2 pada media online Bimantika Kamis 3 Oktober 2024 menyampaikan bahwa Paslon Nomor 2 dengan Visi dan Misi nya yang jadikan Kora Bima Baru menjadikan rakyat Kota Bima sangat antusias memenagkan Aji Rum-Umi Innah.

Kota Bima BARU (Bersih, Aman, Religius, Unggul) menurut Miskal menjadi magnet tersendiri di masyarakat arus bawah lebih lebih lagi para elite tokoh Agama, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum perempuan dan para elite eks birokrasi.

“Bukti dan fakta rill lapangan setiap blusukan Paslon Nomor 2 terlihat dengan jelas antusiasme dan dukungan dari masyarakat arus bawah dan para tokoh dan elite parpol dan eks birokrasi serta mantan-mantan Sekda” ujar Miskal.

Ia menyampaikan bahwa Aji Rum dan Umi Innah Paslon yang bisa diterima baik oleh warga karena perpaduan Birokrat dan Politisi, Laki dan Perempuan.

“Jangan lupa bahwa kecendrungan para ibu-ibu juga pada paslon nomor 2 karena Umi Innah satu-satunya perwakilan perempuan di Pilkada Kota Bima” ujar Miskal.

Lebih Lanjut Miskal Mengemukakan bahwa Paslon Nomor Urut 2 Rum-Innah yang didukung oleh Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura, PDIP dan Perindo akan terus mendapat dukungan sebagian besar masyarakat kota bima karena pasangan ini sangat ideal untuk menata dan membangun Kota Bima Baru.

Menurutnya bakal calon Wakil Walikota Bima, Hj. Mutmainnah adalah politisi perempuan yang menjadi aset Kota Bima ke depannya.

“jangan salah bro, Umi Mutmainnah Politisi perempuan muda anak seorang Kiyai di Bima adalah sosok perempuan sukses menjadi Anggota DPRD Kota Bima Dua Periode sekaligus sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bima” ujarnya.

Kesuksesan Mutmainnah dalam memanajemen partai, di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 Nasdem mengalami peningkatan dalam meraih kursi parlemen di Kota Bima.

“Ini adalah catatan sejarah bahwa politisi perempuan muda sanggup mengantarkan partainya menjadi partai papan menengah di kota Bima” urainya.

Miskal sebut bahwa Pileg 2019 Nasdem Kota Bima meraih 2 kursi DPRD sedangkan Pileg 2024 meraih 3 kursi DPRD Kota Bima.

“Ini tentu menjadikan alat ukur dari sekian banyak parameter kesuksesan dalam memanajemen organisasi partai politik” demikian tegasnya.

Dengan antusias warga masyarakat Kota Bima yang inginkan Kota Bima Baru yang lebih maju, Miskal pun menyebut pasangan Rum-Innah berpeluang menangkan Pilkada Kota Bima dengan gaya komunikasi yang disenangi oleh warga masyarakat Kota Bima. (***)

Paslon Nomor 2 Ibarat Perang Siap Tempur, Punya Tim Medis Gratis

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH ibarat perang sudah siapkan segala bentuk yang dibutuhkan.

Paslon AMANAH dalam kontestasi Pilkada Kota Bima sudah siap dengan segala kebutuhan mendasar untuk membantu warga masyarakat Kota Bima.

Tim medis AMANAH dari pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bima, Aji Rum – Innah saat ini melakukan riil action lapangan.

Beberapa tempat Tim Medis AMANAH melakukan kegiatan sosial dengan memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga.

Setidaknya sudah dua tempat Tim Medis Amanah lakukan kegiatan sosial pemeriksaan kesehatan secara gratis yakni di Kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba dan Lingkungan Ni’u Kelurahan Dara Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Tim Medis AMANAH menyediakan layanan konsultasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, serta terapi dan obat-obatan gratis kepada pasien yang telah terdeteksi menderita stroke.

Aji Rum, calon Walikota Bima, pada media Online Bimantika Rabu 3 Oktober 2024 mengungkapkan bahwa kegiatan Tim Medis merupakan wujud kepedulian dan komitmen mereka dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Kedepan Aji Rum memiliki impian memberikan layanan kesehatan gratis keliling seluruh Kelurahan.

“Kami ingin memastikan warga yang membutuhkan perawatan medis, khususnya pasien stroke, mendapatkan perhatian yang layak. Kesehatan adalah hak setiap warga, dan kami berupaya untuk mencapainya,” kata Aji Rum.

Sementara Umi Innah, calon Wakil Walikota, menambahkan bahwa program serupa akan terus dilakukan di berbagai kelurahan lainnya.

“Kesadaran akan kesehatan harus ditanamkan dalam masyarakat. Kami akan terus berupaya untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik dan terjangkau, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” ungkap Innah.

Warga setempat mengapresiasi kegiatan di dua tempat tersebut sebagai bukti bentuk perhatian Aji Rum dan Umi Innah dalam hal layanan kesehatan.

“kami merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan dan pengobatan gratis. Semoga ini bisa terus berlanjut, sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.” ujarnya.

Tim medis AMANAH berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi solusi sementara bagi warga yang sakit, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan rutin.

Dengan dukungan masyarakat, mereka yakin dapat mewujudkan visi dan misi untuk kesehatan yang lebih baik di Kota Bima. (***)

Dikes Kabupaten Bima Gelar Pelatihan Ketrampilan Dasar Posyandu

jpn

Bimantika.net -Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Dasar Posyandu bagi Tenaga Kesehatan (Petugas Promkes) Puskesmas se-Kabupaten Bima.

Kabid Kesmas melalu Ketua tim kerja Promosi Kesehatan Agus Herijaya, SKM menyampaikan bahwa Kegiatan akan berlangsung selama lima hari, dari Selasa hingga Sabtu tanggal 1-5 Oktober 2024, bertempat di Hotel Puri Indah Mataram.

Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Supratman, S.Sos., yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Fahrurahman, SE, M.Si.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya petugas promosi kesehatan (Promkes) dalam mengelola dan mengembangkan Posyandu di wilayah kerja masing-masing.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan Posyandu, termasuk:
Manajemen Posyandu, teknik komunikasi efektif dengan masyarakat, Pencatatan dan pelaporan kegiatan Posyandu, Pemantauan tumbuh kembang balita
Penyuluhan kesehatan dan gizi.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas Promkes dari Puskesmas se-Kabupaten Bima, yang diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mengoptimalkan pelayanan Posyandu di wilayahnya masing-masing.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui Posyandu. Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk kemajuan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bima,” ujar Supratman dalam sambutannya. (***)

Wakil Ketua PAN Dukung Paslon Nomor 2 Rum-Innah, Fenomena Keretakan Internal PAN

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Rum-Innah) atau disingkat AMANAH mendapatkan dukungan dari Partai Diluar Partai Pengusung dan Pendukung.

Paslon AMANAH diusung oleh Koalisi Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura, PDIP dan Perindo. Namun ada fenomena menarik yakni kader PAN yang mengusung Man-Feri justru sebagian nya mendukung dan menenangkan AMANAH.

Ketua BKSD Dan Wakil Ketua II PAN Kota Bima menyatakan mendukung Paslon Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima H. Mohammad Rum dan Hj. Mutmainnah Nomor Urut 2.

Pernyataan dan dukungan kader sekaligus pengurus teras PAN itu, disampaikan secara langsung oleh Tamrin pada Calon Walikota Bima, H. Mohammad Rum, di kediamannya Rabu, 2 Oktober 2024.

Tamrin menyampaikan, sikap politik yang ia ambil saat ini karna melihat pasangan Amanah terbaik dari pasangan yang lain.

Selain itu, kata dia, Aji Rum figur terbaik yang dimiliki Kota Bima, yang mampu komunikasi dengan pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk membangun Kota Bima ke depannya.

“Calon Walikota itu semua baik. Tapi saya ingin cari yang lebih baik, Saya tidak mau cari yang lokal sebab mereka tidak mampu melobi dan menata kota ini dengan baik,” ujarnya

Menurutnya Tamrin, pasangan Amanah adalah tokoh yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kota Bima dan mudah diajak bicara untuk membahas kebutuhan masyarakat Kota Bima.

“Kenapa saya memilih Aji Rum dan Umi Innah sekarang ini? Karena imamnya kuat dan Aji Rum nyaman di ajak bicara. Dibawah kepimpinan Aji Rum dan Umi Innah 5 tahun kedepan, Kota Bima menjadi Kota yang sangat Kompetitif, berdaya saing dengan Kota-kota besar lainnya secara Regional hingga Nasional,” Ungkap Tamrin.

Sementara itu, Calon Walikota Bima H. Mohammad Rum, menyampaikan ucapan terimakasih sudah bergabung nya Ketua BKSD dan wakil Ketua II PAN Kota Bima itu mendukung pasangan amanah di Pilkada Kota Bima Tahun 2024.

“Saya sampaikan terimakasih atas partisipasi dari Abang Tamrin, semoga dengan adanya dukungan ini bisa menambah kekuatan kita dalam rangka bersama membangun Kota Bima yang lebih baik lagi kedepannya. Dengan catatan apabila Pasangan Amanah, diberikan mandat oleh Masyarakat, insya allah kita bangun sama-sama Kota Bima menuju “Kota Bima Baru” untuk kesetaraan masyarakat,” terangnya. (***)

Warga Dodu Pilih Nomor 2 Amanah, Abaikan Paslon Lain Yang Beri Janji

jpn

Bimantika.net -Ribuan Warga Kelurahan Dodu Kecamatan Raba Kota Bima menyambut kedatangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H.Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH di acara silaturahmi dan pengukuhan tim pemenangan Amanah tingkat Kelurahan Dodu Selasa malam, 1 Oktober 2024.

Warga masyarakat Dodu menyambut penuh semangat kekeluargaan atas kehadiran Aji Rum dan Umi Innah.

Menuju lokasi pengukuhan tim di Dodu 1, Pasangan Amanah diiringi dengan obor dan ribuan warga, sebagai bukti semangat warga Dodu mendukung Paslon Nomor 2.

Tim pemenangan Amanah keluhan Dodu menyampaikan bahwa warga kelurahan dodu sudah paham dan tau rekam jejak paslon lain,

pada pilkada kali ini, warga Dodu tidak mendukung Paslon yang banyak janji.

“Aji Rum dan Umi Innah sudah menjadi pilihan dan dukungan kami kelurahan Dodu, keduanya kami percaya bisa membangun dan menata Kota Bima ini menuju Kota Bima Baru” ujarnya.

Ia menambahkan bayangkan saja 10 bulan beliau menjabat sebagai Pj Walikota Bima, H. Rum mampu memberikan pengabdian terbaiknya.

Ia menjelaskan, dimata tokoh – tokoh masyarakat, keduanya sangat paham apa yang diinginkan masyarkat saat ini. Karna kata dia, pasangan Amanah, tidak banyak janji – janji.

“Pasangan Amanah kami pastikan menang di kelurahan Dodu, pasangan Aji Rum dan Umi Innah terbaik dimata warga Dodu dan tidak banyak janji-janji seperti paslon lain,” terangnya. (***//)

Tiswan : “PKH Daerah Tidak Ada Dalam Aturan, Berikan Pencerahan Pada Rakyat”

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau biasa disingkat AMANAH secara tegas Tidak akan membodohi masyarakat Kota Bima dengan Program PKH dari Pemerintah Pusat.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor 2, Tiswan Suryaningrat, SH menyampaikan Program Keluarga Harapan (PKH), sebuah program bantuan tunai bersyarat dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi warga keluarga miskin dan sangat miskin.

PKH kembali menjadi sorotan, Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan sangat miskin ini kerap disalahgunakan dalam konteks politik oleh oknum-oknum tertentu, terutama menjelang pemilu.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Calon Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT, dalam orasi politiknya dan sambutan di acara pelantikan tim pemenangan di Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda Kota Bima Senin malam (30/9/2024)

Tiswan bicara tegas soal PKH yang dalam beberapa waktu ini menjadi perbincangan warga masyarakat Kota Bima.

Menurutnya bahwa Undang-undang yang menjadi dasar hukum Program Keluarga Harapan (PKH) adalah Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Selain itu menurut Tiswan bahwa ada beberapa peraturan lain yang mengatur PKH, yaitu:

Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tentang Program Keluarga Harapan (PKH)

Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 38/HUK/2011 Tentang Tim Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH adalah program bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin dan sangat miskin.

Keluarga penerima PKH dipilih berdasarkan data dari Basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.

Lanjut Tiswan PKH harus berdasarkan data DTKS tidak asal ambil krn data dtks sudah diverval oleh muskel ( musyawarah antara RT RW dan tokoh masyarakat.

“Pada prinsipnya PKH daerah tidak diperbolehkan karena tidak ada payung hukumnya” ujarnya.

Lagi-lagi Tiswan menerangkan dalam PKH yang menerima ada katagori masuk dalam desil 1 ,2,3,4.

Indonesia hanya mengunakan 1 dan 2 sangat miskin dan miskin untuk desi 3 dan 4 jika terjadi krisis dan epidemi seperti covid 19 hampir miskin dan sangat miskin.

Jadi wewenang pemerintah daerah hanya sebatas mengusulkan lingkup terkecil desa atau lurah.

“Berikan masyarakat edukasi yang benar tentang PKH” ujar Tiswan. (***)

Dae Pawan Maju Ketua Umum Koni Kota Bima, Komitmen Majukan Dunia Olahraga

jpn

Bimantika.net -Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Muskorlub) digelar dalam waktu dekat.

Salah satu Calon Ketua Umum Koni Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S. Adm pagi ini Selasa 1 Oktober 2024 menyerahkan berkas kelengkapan sarat calon.

Dae Pawan sapaan akrab Alfian Indra Wirawan, S. Adm Serahkan Berkas Kelengkapan Calon Ketua Umum Koni Kota Bima Periode 2024-2028 di Sekretariat Koni Kota Bima.

Berkas kelengkapan sarat diantar langsung oleh Dae Pawan dan diterima oleh TPP yang berjumlah 9 orang.

Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang terbentuk kemarin 29 September 2024 langsung bekerja cepat dan profesional.

30 September 2024 TPP menggelar konfrensi pers di Sekretariat KONI Kota Bima terkait dengan pembukaan pendaftaran calon Ketua Umum KONI Kota Bima periode 2024-2028.

Tim TPP ini dibentuk oleh pengurus KONI melalui Rapat Koordinasi dan Konsultasi (RKK) dan menyepakati 9 orang anggota Tim.

9 orang TPP itu antara lain ; Tiswan Suryaningrat, Sofyan, Addin Fikry Imansyah, Rafiudin, Edi Ikhwansyah, Ilyas, H. Gunawan, Siswadi dan H. Syahrul Ahmad.

Dae Pawan yang dikonfirmasi Media Online Bimantika Selasa 1 Oktober 2024 menyatakan kesiapannya maju menjadi Ketua Umum Koni Kota Bima.

“Saya bertekad dan komitmen memajukan dunia olahraga Kota Bima” ujar Dae Pawan. (***)

AMANAH Tidak Akan Bodohi Rakyat dengan PKH Program Pusat

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau biasa disingkat AMANAH secara tegas Tidak akan membodohi masyarakat Kota Bima dengan Program PKH dari Pemerintah Pusat.

Program Keluarga Harapan (PKH), sebuah program bantuan tunai bersyarat dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi warga keluarga miskin.

PKH kembali menjadi sorotan, Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin ini, kerap disalahgunakan dalam konteks politik oleh oknum-oknum tertentu, terutama menjelang pemilu.

Hal ini disampaikan oleh Calon Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT, dalam orasi politiknya dan sambutan di acara pelantikan tim pemenangan di Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda Kota Bima Senin malam (30/9/2024).

Dihadapan warga Panggi, HM Rum mengingatkan bahwa PKH adalah program nasional yang dibiayai oleh APBN, dengan tujuan meningkatkan kesehatan keluarga, pendidikan anak, serta kesejahteraan ekonomi masyarakat miskin.

Namun, ia mengkritik keras praktik-praktik yang menjadikan PKH sebagai alat politik praktis menjelang Pilkada Kota Bima 27 November 2024.

“PKH jangan dijadikan alat intimidasi dan pembodohan masyarakat, dan kami tidak ingin membodohi masyarakat” tegasnya.

Ia juga menyoroti laporan dari pendamping PKH yang terlibat dalam politik praktis, di mana modusnya adalah meminta KTP warga untuk dibuatkan kartu PKH, tanpa prosedur yang jelas.

HM Rum menekankan pentingnya pendataan yang transparan dan sesuai prosedur, mulai dari tingkat RT/RW hingga Kelurahan.

HM Rum berharap agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) turun tangan untuk menindak tegas jika ada indikasi penyalahgunaan PKH dalam kampanye politik.

Ia mengingatkan agar pemilu di Kota Bima berjalan damai dan bebas dari praktik-praktik provokatif yang merugikan masyarakat.

“Kasihan masyarakat jika terus dibodohi. Kota Bima harus menjadi contoh pemilu yang damai dan bermartabat,” tutupnya. (***)

Dahlan dan Seluruh Tim Nitu Bersatu Menangkan Nomor 2 Aji Rum-Umi Innah

jpn

Bimantika.net – Senin 30 September 2024 Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2 Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) melantik Tim Pemenangan Tim Kelurahan Nitu Kecamatan Raba Kota Bima.

Di momentum pengukuhan tim pemenangan di Kelurahan Nitu Aji Rum-Umi Inah berkomitmen menyediakan bibit dan benih pertanian secara gratis.
 

Terutama kelurahan-kelurahan yang memang banyak bermatapencaharian sebagai petani, seperti di kelurahan Nitu, bibit jagung, kacang tanah dan lainnya perlu dibantu untuk membantu petani.

“InsyaAllah kalau warga Nitu dukung nomor 2, pastinya kami sediakan bibit pertanian gratis bagi petani, tidak saja di Nitu tetapi seluruh Kota Bima,” pungkas Aji Rum disambut yel-yel menang dari ratusan warga hadir.

Ini penting, karena dengan pemberian bantuan bibit bagi petani nantinya dapat meningkatkan produktivitas dan hasil tanam. Bantuan bibit juga dapat membantu petani mengurangi biaya produksi, terutama untuk biaya beli bibit.

“Kami pasangan nomor 02 ingin petani lebih sejahtera,” ungkap Aji Rum. Tambahnya, bantuan bibit pertanian akan diberikan disesuaikan dengan kebutuhan, seperti bibit jagung, padi, kacang tanah dan lainnya.

Aji Rum sampaikan saat menjadi Pj Wali Kota dirinya juga memberikan perhatian khusus pada petani, seperti disaat harga komoditi jagung anjlok.

Bersama Forkompinda dirinya langsung turun ke gudang-gudang pembelian komoditi jagung serta bersurat langsung ke Pemerintah Pusat untuk mengintervensi harga jagung yang layak. Dari hasil kerja itu hasil panen petani jagung dapat dibeli dengan harga yang bagus.

Itu adalah sebagian kerjanya untuk mendukung kesejahteraan petani, termasuk juga sudah membentuk asosiasi petani jagung, nantinya asosiasi bersama pemerintah akan mengawal setiap kebijakan yang pro petani, termasuk juga kaitan dengan persoalan harga.

Kemudian juga jelas Aji Rum saat menjabat Pj Wali Kota Bima, dirinya sudah bersurat dan melobi langsung ke Kementerian Kominfo untuk masalah blank spot atau areal yang tidak memiliki akses ke layanan komunikasi dan informasi, seperti sinyal Handphone.

Di Kota Bima ada tiga wilayah, yaitu Nitu, Oi Foo dan Ndano Nae, oleh Kementerian Kominfo RI akan memasang masing-masing satu tower lagi di masing-masing wilayah tersebut, sehingga masyarakat bisa merasakan akses komunikasi lebih baik lagi.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Aji Rum-Umi Inah Kelurahan Nitu, Dahlan dalam pidato politiknya menegaskan, warga Kelurahan Nitu sudah siap memenangkan paslon AMANAH, nomor urut 02 pada tanggal 27 nopember 2024 besok.

Karena warga Kelurahan Nitu merasa Aji Rum-Umi Inah adalah calon pemimpin yang ideal untuk memimpin Kota Bima kedepannya, terbukti baru 10 bulan menjabat saja sudah banyak sudah dilakukan dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Bima.

Seperti masalah air bersih sudah puluhan tahun tak tertangani, kini sudah bisa dirasakan oleh masyarakat, termasuk tahun ini juga akan dilakukan pemboran air di 15 titik di Kota Bima.

 
“10 bulan saja sudah banyak program pembangunan dirasakan masyarakat banyak,” pungkasnya disambut menang oleh ratusan warga hadir.

Ia Berkomitmen dengan seluruh tim yang dilantik untuk memenangkan Aji Rum dan Umi Innah di Kelurahan Nitu.

Untuk informasi, Dahlan merupakan Calon Anggota DPRD dari Partai Nasdem pada pileg 2024 kemarin, Dahlan bahkan mampu meraup setengah suara di Kelurahan Nitu. (***)

HAKIM, KEADILAN DAN KESEJAHTERAAN

jpn

Oleh : Dr. Imran *)

Bimantika.net -Indonesia sebagai negara hukum telah memberikan amanat kepada Mahkamah Agung sebagai lembaga yudisial untuk menyelenggarakan kekuasaan kehakiman di Indonesia.

Hal ini tertuang dalam konstitusi RI pada pasal 24 UUD NRI 1945 secara tegas menyatakan bahwa “Kekuasaan Kehakiman adalah kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan”.

Dengan demikian tugas dan kewenangan Hakim sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman sangatlah jelas untuk menegakkan hukum dan keadilan.

Mahkamah Agung sebagai lembaga kekuasaan tertinggi beserta 4 lingkungan peradilan dibawahnya yakni Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Militer Hakim dituntut dapat menjalankan tugasnya dalam menerima, memeriksa dan mengadili perkara dengan seadil-adilnya.

Tuntutan negara dan masyarakat itu sejatinya sangat wajar, namun seharusnya berbanding lurus dengan pemenuhan hak-hak dan atau kesejahteraan hakim di Republik Indonesia.

Dalam sejarah bangsa ini tidak begitu banyak perhatian negara pada kesejahteraan hakim. Telah kita ketahui bersama bahwa hakim-hakim Indonesia banyak ditempatkan di pelosok-pelosok daerah terpencil, dengan fasilitas yang sangat minim, jauh dari keluarga, tidak ada rumh dinas, sehingga harus mengontrak, ataupun jika ada rumah dinas namun sudah tidak layak huni, sementara gaji dan tunjangan kurang mencukupi.

Banyaknya juga hakim yang harus bertugas di daerah sulit yang berada di wilayah perbatasan dan rawan konflik, namun demi tugas tetap dilakukan.

Belum lagi disaat menjalankan tugas dan harus menjatuhkan putusan rumit seringkali menghadapi ancaman yang membahayakan keselamatan diri dan keluarganya.

Dari banyaknya persoalan hakim tersebut, kehadiran negara sebagai pelindung aparatnya tidak kunjung hadir untuk membantu mengatasi persoalan ini.

Bukankah selama ini hakim telah berjuang untuk mewujudkan keadilan pada masyarakat? Sudah 12 tahun ini, hakim sudah menunggu-nunggu kapan ada angin segar untuk dinaikan gaji dan tunjangannya agar layak dan memadai, namun harapan itu tak kunjung ada.

Adalah sangat wajar bila insan hakim saat ini melakukan aksi dengan sejumlah tuntutan dalam rangka meminta dan menyadarkan masyarakat dan negara agar memperhatikan kesejahteraan hakim seluruh Indonesia.

Sebenarnya pimpinan Mahkamah Agung RI melalui Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) telah dengan serius membahas persoalan ini, namun kembali lagi pada pemerintah sebagai pembuat dan pengatur keuangan negara yang memiliki otoritas untuk itu, namun sampai saat ini belum ada hasil yang nyata.

Oleh karena itu, inilah saatnya negara memperhatikan kesejahteraan hakim Indonesia melalui momen aksi solidaritas hakim-hakim Indonesia di seluruh tanah air Indonesia.

Semoga pemimpin negara, Presiden Republik Indonesia mendengar, memperhatikan dan segera mewujudkan menaikan kesejahteraan hakim Indonesia.

*) Penulis : Ketua Pengadilan Agama Sumbawa Besar dan Dosen Luar Biasa pada fakultas hukum dan Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Mataram.