RSUD Kota Bima Lakukan Perpindahan ke Gedung Baru, Walikota Bima Aji Man : Ini Upaya Memperkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

jpn

Bimantika.net -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima akan melakukan perpindahan operasional dari gedung lama yang berlokasi di Jalan Datuk Dibanta, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, menuju gedung baru. Proses perpindahan tersebut akan dimulai pada Senin, 24 Agustus 2026.

Perpindahan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima dalam meningkatkan mutu pelayanan serta memberikan fasilitas kesehatan yang lebih baik dan nyaman bagi masyarakat.

Sehubungan dengan proses perpindahan tersebut, RSUD Kota Bima menyampaikan bahwa sejumlah layanan di gedung lama akan ditutup sementara.

Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) akan ditutup mulai Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 23.00 WITA. Sementara layanan Instalasi Rawat Jalan serta penerimaan pasien rujukan akan dihentikan mulai Senin, 24 Agustus 2026, selama proses perpindahan berlangsung.

Meski demikian, pelayanan terhadap pasien yang saat ini masih menjalani rawat inap tetap menjadi tanggung jawab RSUD Kota Bima hingga pasien dinyatakan diperbolehkan pulang oleh tim medis.

Bagi pasien yang akan melakukan kontrol pertama setelah menjalani rawat inap di RSUD Kota Bima, pelayanan selanjutnya akan dialihkan ke rumah sakit terdekat dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Pasien dapat membawa Surat Kontrol Dalam Perawatan (SKDP) atau surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas maupun dokter praktik mandiri, sesuai dengan ketentuan kepesertaan BPJS.

RSUD Kota Bima menyampaikan bahwa pembukaan kembali pelayanan diperkirakan berlangsung pada awal September 2026. Informasi mengenai pembukaan kembali layanan akan disampaikan lebih lanjut melalui saluran informasi resmi RSUD Kota Bima.

Perpindahan ke gedung baru ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menghadirkan fasilitas yang lebih representatif, nyaman, dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bima.

Untuk informasi lebih lanjut terkait proses perpindahan dan pelayanan RSUD Kota Bima, masyarakat dapat menghubungi Bagian Humas RSUD Kota Bima melalui nomor 0813-2734-5292.

Sebelumnya Wali Kota Bima H. A. Rahman meminta pembangunan gedung ruang rawat inap baru RSUD Kota Bima dipercepat tanpa mengabaikan kualitas konstruksi. Permintaan itu disampaikan saat meninjau langsung progres proyek bersama Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Bima, Dinas Kesehatan, dan manajemen RSUD Kota Bima.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan target penyelesaian. Wali Kota memeriksa sejumlah bagian bangunan, mulai dari struktur konstruksi hingga kesiapan fasilitas penunjang yang nantinya akan digunakan untuk pelayanan pasien.

Menurut Rahman, pembangunan gedung rawat inap bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya memperkuat kapasitas layanan kesehatan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas rumah sakit yang layak.

“Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai standar mutu dan selesai tepat waktu. Fasilitas ini harus benar-benar siap memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas kepada masyarakat,” kata Rahman saat peninjauan.

Ia mengingatkan kontraktor, konsultan pengawas, dan seluruh pihak yang terlibat agar tidak mengejar percepatan dengan mengorbankan kualitas pekerjaan. Pengawasan teknis, kata dia, harus dilakukan secara ketat agar hasil pembangunan memiliki daya tahan dan memenuhi standar pelayanan rumah sakit.

Wali Kota menilai keberadaan gedung rawat inap baru menjadi salah satu infrastruktur penting untuk meningkatkan mutu layanan RSUD Kota Bima. Penambahan kapasitas tempat tidur diharapkan mampu mengurangi kepadatan pelayanan sekaligus memberikan ruang perawatan yang lebih representatif bagi pasien. (****)

Polsek Tambora Serahkan Lima Pocket Narkoba Yang Diamankan Dari Pendaki Gunung Tambora ke Satresnarkoba Polres Bima

jpn

Bimantika.net -Kapolsek Tambora Polres Bima Kabupaten Polda NTB Iptu Suhadak menyerahkan barang bukti (BB) Narkotika jenis sabu ke penyidik Satresnarkoba Polres Bima.

BB lima klip yang diduga Narkotika jenis sabu dan alat hisap nya itu disita oleh Personel gabungan Polsek Tambora dan Tim gabungan dari pendaki gunung Tambora pada Sabtu 15 Agustus 2026 sekira pukul 15.30. Wita.

Barang haram tersebut ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Tambora, TNI,balai Taman Nasional dan Polhut pada saat melakukan patroli dan pemeriksan terhadap barang bawaan para pendaki di jalur pendakian Desa Oi Bura.

Saat petugas melakukan tindakan pemeriksaan terduga pemilik barang haram yang berinisial RH (L/19) Warga Desa Labuhan Kananga itu berhasil melarikan diri.

RH yang terpantau mencurigakan itu saat didekati oleh petugas gabungan terlihat membuang dompet kecil setelah dilakukan pemeriksaan ternyata berisi 5 Klip berisi kristal putih yang diduga narkoba jenis sabu.

Penyerahan BB itu dibentuk oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Dediansyah S.E.,M.H.,

“BB narkotika jenis sabu sebanyak 5 pocket sudah kami terima dan akan kami tindak lanjuti”. Tegasnya.

Senada dengan itu Kasat Resnarkoba AKP Dediansyah S.E.,M.H., kembali menegaskan pihaknya akan memburu terduga pelaku.

“Kasus ini akan kami usut tuntas”. Dediansyah menegaskan. (****)

Videotron Ucapan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ditayangkan di Bandara SMS Bima, Sejumlah Warga Apresiasi

jpn

Bimantika.net -Penayangan TVC ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 dari Kapolri dilakukan secara serentak di media sosial dan seluruh jajaran videotron milik Polri di seluruh Indonesia.

Di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten Polda NTB Videotron Kapolri jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo itu ditayangkan di Bandara SMS Bima Rabu 19 Agustus 2026 pukul 13.30.Wita.

Video spesial persembahan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada peringatan HUT ke-81 RI ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Di dalam Vidio tersebut Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan pesan persatuan dan komitmen dedikasi penuh insan Bhayangkara dalam menjaga kedaulatan di darat, laut, udara, hingga ruang digital.

Publikasi video TVC resmi Kapolri disebarluaskan secara masif melalui akun media sosial jajaran kepolisian dan jaringan videotron luar ruang guna memantik semangat nasionalisme masyarakat.

Pemutaran Videotron di area bandara SMS Bima ini untuk memudahkan masyarakat melihat di harapkan mampu di implementasikan dalam kehidupannya sehari-hari.

Senada dengan itu Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,M.H., penayangan Videotron tersebut merupakan langkah dan upaya Polri untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme.

Hadir dan tayangnya Videotron Kapolri jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo M. Si itu mendapatkan apresiasi positif dari berbagai kalangan masyarakat. (****)

Bupati Bima Ady Mahyudi : Kemerdekaan Harus Diisi dengan Prestasi dan Merah Putih Harus Terus Berkibar Sebagai Bentuk Cinta pada Bangsa dan Negara

jpn

Bimantika.net -Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada HUT ke-81 RI di Kabupaten Bima berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Bupati Bima Ady Mahyudi bertindak sebagai inspektur upacara pada upacara peringatan yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima, Godo, Kecamatan Woha, Senin (17/8).
Pukul 09.20 WITA, bunyi sirine menandai dimulainya prosesi peringatan detik-detik Proklamasi.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini merupakan hasil perjuangan panjang yang harus terus dijaga, dirawat, dan diisi dengan kerja nyata untuk kemajuan bangsa.
Dengan sikap penuh khidmat, Bupati Ady Mahyudi memimpin jalannya upacara sebagai simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Bima untuk terus menjaga semangat Merah Putih, persatuan, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Puncak prosesi ditandai dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bima. Tiga pelajar terbaik daerah menjalankan tugas tersebut dengan penuh disiplin dan kebanggaan.

Mereka adalah Haeratul Hisan dari SMAN 2 Wawo sebagai pembawa baki, M. Farel Ramadan dari SMAN 1 Woha sebagai pembentang bendera, serta Awalul Ibrar dari SMAN 1 Bolo sebagai pengerek bendera.

Pengibaran bendera berlangsung lancar dan penuh penghayatan, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dibawakan Paduan Suara Guru Kecamatan Belo bersama Korps Drumband Gita Bahana Aparatur. Kibaran Merah Putih di tengah upacara seakan menegaskan kembali pesan kemerdekaan: berbeda dalam latar belakang, tetapi tetap satu dalam Indonesia.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima, Diah Citra Pravitasari, S.IP. Momentum tersebut semakin memperkuat suasana sakral peringatan hari kemerdekaan sekaligus mengingatkan seluruh peserta upacara akan amanat para pendiri bangsa.

Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaedy, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD, jajaran TNI-Polri, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, pelajar, serta tokoh masyarakat.

Kapten Cba Iwan Susanto, S.H., yang sehari-hari menjabat Wadanramil 1608-07/Monta, bertindak sebagai perwira upacara. Sementara Kapten Inf. Ibrahim, Danramil 1608-04/Woha Kodim 1608/Bima, dipercaya sebagai komandan upacara.

Bagi Bupati Ady Mahyudi, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang untuk meneguhkan kembali kecintaan kepada tanah air sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bima meneruskan perjuangan para pahlawan melalui pengabdian, persatuan, dan kerja nyata.

Kemerdekaan harus diisi dengan prestasi, persatuan harus dijaga dengan kebersamaan, dan Merah Putih harus terus berkibar sebagai simbol kecintaan kepada bangsa dan negara.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Walikota Bima Aji Man : HUT Kemerdekaan Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Semangat Gotong Royong

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kota Bima menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Wali Kota Bima, Senin, 17 Agustus 2026.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bima, Wakil Wali Kota Bima, pimpinan perangkat daerah, aparatur sipil negara, serta para undangan lainnya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bima bersama seluruh elemen masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dalam menjalankan pembangunan daerah.

Dalam upacara tersebut, rangkaian prosesi peringatan kemerdekaan dilaksanakan secara tertib, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih hingga pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kehadiran jajaran Forkopimda dan unsur pemerintahan dalam upacara tersebut juga mencerminkan soliditas antarlembaga dalam menjaga persatuan serta mendukung pelaksanaan agenda pembangunan di Kota Bima.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bima tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan membawa tanggung jawab bersama untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan daerah.

Pemerintah Kota Bima mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai energi untuk memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun Kota Bima yang lebih maju dan sejahtera. (****)

Kapolres Bima Ajak Seluruh Elemen Masyarakat dan Pemangku Kebijakan Isi Kemerdekaan Dengan Ide-ide Cemerlang

Bimantika.net -Kapolres Bima Kabupaten Polda NTB AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., M.H., menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Halaman Kantor Bupati Bima Senin (17/8/2026).

Upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia 2026 tersebut berlangsung khidmat dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat TNI-Polri, serta peserta upacara dari berbagai unsur di Kabupaten Bima.

Bupati Bima Ady Mahyudi bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara itu, posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil Woha.Kapten inf. Ibrahim.

Pelaksanaan upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-81 tahun 2026 dengan tema “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur*

Kehadiran Kapolres Bima dalam upacara HUT ke-81 RI menjadi bagian dari keterlibatan unsur kepolisian dalam momentum kenegaraan di Kabupaten Bima.

Sebagai bagian dari Forkopimda, Polres Bima memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan agenda publik yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.

Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib. Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih juga menjadi bagian yang mendapat perhatian utama dalam peringatan tersebut.

Pembacaan Proklamasi menjadi salah satu bagian penting dalam upacara peringatan kemerdekaan karena mengingatkan kembali peserta dan masyarakat terhadap sejarah lahirnya Republik Indonesia.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi momentum untuk melihat kembali makna kemerdekaan dalam konteks kehidupan hari ini.

“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI karena itu dapat menjadi pengingat bahwa menjaga kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni tahunan”. Ujarnya.

Kegiatan dengan suasana khidmat itu berjalan dengan lancar dan aman pungkas Adib menutup rilisnya.(****)

Bupati Bima Ady Mahyudi : “Kibarkan Merah Putih dengan Penuh Kebanggaan”

jpn

Bimantika.net -Bupati Bima Ady Mahyudi meminta 53 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bima Tahun 2026 menjalankan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan kebanggaan.

Amanah mengibarkan Sang Merah Putih pada momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, menurutnya, merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bima Ady Mahyudi saat mengukuhkan 53 anggota Paskibraka Kabupaten Bima di Lobi Kantor Bupati Bima, Sabtu sore (15/8/2026).

Mereka terdiri atas 27 putra dan 26 putri yang akan bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada Senin (17/8/2026).

Para anggota Paskibraka tersebut sebelumnya telah melewati proses seleksi secara ketat serta menjalani pemusatan latihan fisik dan mental selama hampir satu bulan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk membentuk kedisiplinan, kekompakan, ketangguhan, sekaligus kesiapan mereka dalam mengemban tugas kenegaraan.

Pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, M.Sc., Kapolres Bima Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, S.IP., jajaran Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, serta para orang tua dan wali anggota Paskibraka.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pengucapan Ikrar Putra Putri Indonesia dan penciuman Sang Saka Merah Putih oleh pemimpin upacara sebagai simbol kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nuansa haru semakin terasa ketika para orang tua menyematkan kendit dan pin Garuda kepada putra-putri mereka.

Di hadapan para anggota Paskibraka, Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta tim pelatih dari unsur TNI, Polri, dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) yang telah mendampingi proses pembentukan mereka.

“Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Bima yang mendapat kehormatan dan kepercayaan besar untuk mengemban tugas sejarah ini. Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kesiapan mental, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air,” ujar Ady.

Ia menegaskan, setelah dikukuhkan, tanggung jawab para anggota Paskibraka semakin besar. Karena itu, mereka diminta tidak hanya berorientasi pada keberhasilan teknis pengibaran bendera, tetapi juga mampu menjaga kehormatan diri, keluarga, daerah, dan bangsa.

“Mulai saat ini tanggung jawab kalian semakin besar. Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Saya percaya kalian mampu melaksanakan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Berikan yang terbaik, jaga kehormatan dan jaga kekompakan,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa Sang Merah Putih bukan sekadar simbol negara. Di balik bendera yang dikibarkan terdapat sejarah panjang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Karena itu, ia berharap momentum tersebut menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter para pelajar untuk terus mencintai bangsa, menghargai perjuangan para pahlawan, serta menanamkan semangat persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kibarkan Merah Putih dengan penuh kebanggaan. Laksanakan tugas dengan hati, karena di tangan kalian kehormatan upacara dan semangat kemerdekaan akan disaksikan seluruh masyarakat Kabupaten Bima,” pesan Ady Mahyudi.

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Bima tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Dari 53 putra-putri daerah itu, tersimpan harapan agar semangat nasionalisme tidak berhenti di lapangan upacara, tetapi tumbuh menjadi karakter generasi muda Bima yang disiplin, berintegritas, dan siap melanjutkan estafet pembangunan bangsa.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Bupati Bima Ady Mahyudi Gerak Cepat, Kirim Tim Kemanusiaan ke Nagekeo NTT

jpn

Bimantika.net -Di tengah duka akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), kepedulian kemanusiaan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bima.

Bupati Bima Ady Mahyudi merespons cepat bencana tersebut dengan menginstruksikan Dinas Sosial Kabupaten Bima mengirimkan tim tanggap darurat ke wilayah terdampak di Kabupaten Nagekeo NTT.

Langkah tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi oleh wilayah administrasi. Bagi Ady Mahyudi, ketika masyarakat sedang menghadapi musibah, kehadiran pemerintah harus dirasakan secara nyata.

Bukan sekadar menyampaikan simpati, tetapi bergerak dan hadir membantu mereka yang membutuhkan.

Menindaklanjuti instruksi Bupati, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima Zunaidin, S.Sos., MM, mengerahkan 10 personel terlatih yang diberangkatkan pada Minggu (16/8/2026) menuju Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Tim dipimpin Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bima Edy Sahroni, A.KS, bersama sembilan personel Taruna Siaga Bencana (TAGANA).

“Tim ini akan melaksanakan tugas selama tujuh hari masa tanggap darurat, mulai 16 hingga 22 Agustus 2026,” kata Zunaidin.

Di lokasi bencana, tim Kabupaten Bima akan mengoperasikan Dapur Umum Lapangan (DUMLAP) untuk memastikan kebutuhan makanan para pengungsi dan korban gempa dapat terpenuhi.

Peralatan yang dibawa tidak sekadar simbolis, tetapi dirancang untuk mendukung pelayanan kemanusiaan secara langsung dengan kapasitas hingga 2.000 porsi makanan.

Selain mobil DUMLAP lengkap dengan peralatan memasak, tim juga membawa satu unit kendaraan rescue serta tenda pengungsian darurat. Seluruh perlengkapan tersebut menjadi bagian dari kesiapan Pemerintah Kabupaten Bima dalam memberikan bantuan di tengah situasi darurat.

Misi kemanusiaan ini juga akan diperkuat melalui sinergi dengan Dinas Sosial Provinsi NTB. Kolaborasi lintas daerah tersebut diharapkan mempercepat distribusi bantuan sekaligus memastikan pelayanan dasar bagi warga terdampak dapat berjalan secara optimal.

Dinas Sosial Provinsi NTB turut mengerahkan enam unit truk bantuan logistik yang membawa kebutuhan pangan dan sandang.

Bagi masyarakat Bima, langkah Ady Mahyudi ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang membangun daerah sendiri, tetapi juga tentang membangun rasa kemanusiaan.

Ketika saudara sebangsa tertimpa bencana, Bima memilih untuk hadir, membantu dan bergandengan tangan.

Di tengah berbagai tantangan pemerintahan, sikap cepat tanggap seperti ini menjadi pesan penting bahwa pemerintah harus dekat dengan rakyat dan peka terhadap penderitaan sesama.

Ady Mahyudi menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas daerah: ketika ada yang membutuhkan pertolongan, Bima datang membawa kepedulian.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan semangat Bima sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai maja labo dahu, solidaritas dan gotong royong.

Bantuan mungkin tidak langsung menghapus seluruh kesedihan para korban, tetapi kehadiran dan kepedulian selalu menjadi kekuatan untuk bangkit dari bencana.
Dari Bima untuk NTT. Dari hati untuk kemanusiaan.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Bupati Bima Ady Mahyudi Saksikan Langsung Aksi Sosial Partai Demokrat: Donor Darah dan Penghijauan Warnai Peringatan HUT Partai Demokrat di Langgudu

jpn

Bimantika.net -Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, DPC ( Dewan Pimpinan Cabang) Partai Demokrat Kabupaten Bima menggelar aksi sosial dan lingkungan melalui kegiatan donor darah serta penghijauan di kawasan Pantai Sambane dan Pantai Baba, Kecamatan Langgudu, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi, yang turut memberikan dukungan terhadap gerakan kemanusiaan dan kepedulian lingkungan yang digagas jajaran Partai Demokrat Kabupaten Bima.

Aksi donor darah diawali oleh Ketua DPC ( Deean Pimpinan Cabang )Partai Demokrat Kabupaten Bima, Hj. Misfalah, S. Pd sebagai pendonor pertama.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan oleh jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima bersama para relawan dan masyarakat yang secara sukarela ikut menyumbangkan darah.

Tidak berhenti pada aksi kemanusiaan, rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat juga diisi dengan gerakan penghijauan di sekitar kawasan Pantai Sambane dan Pantai Baba.

Penanaman pohon menjadi simbol komitmen untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mengajak masyarakat menjadikan lingkungan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Bagi Partai Demokrat Kabupaten Bima, peringatan HUT( Hari Ulang Tahun ) bukan sekadar seremoni atau perayaan ulang tahun organisasi.

Lebih dari itu, momentum 25 tahun menjadi kesempatan untuk menghadirkan politik yang dekat dengan rakyat, bermanfaat bagi sesama, dan peduli terhadap masa depan lingkungan.

Kehadiran Bupati Bima Ady Mahyudi bersama pengurus partai dan para relawan semakin memperkuat pesan bahwa membangun Bima tidak cukup hanya melalui program pemerintahan, tetapi juga membutuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kesadaran bersama untuk merawat alam.

Dari setetes darah untuk menyelamatkan kehidupan, hingga sebatang pohon untuk menjaga masa depan. Inilah semangat HUT ke-25 Partai Demokrat: hadir, peduli, dan bergerak bersama rakyat.
( RRS//RumaRenggeSape//007)

BUPATI ADY MAHYUDI IKUT ACARA HUT PARTAI DEMOKRAT: MENANAM POHON, MENANAM HARAPAN UNTUK BIMA

jpn

Bimantika.net Semangat memperingati Hari Ulang Tahun Partai Demokrat di Kabupaten Bima tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Bupati Bima, Ady Mahyudi, hadir bersama jajaran pengurus Partai Demokrat Kabupaten Bima dalam kegiatan penanaman pohon.

Aksi sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol bahwa membangun daerah bukan semata tentang menghadirkan infrastruktur, tetapi juga tentang menjaga alam agar tetap lestari bagi generasi yang akan datang.

Menanam satu pohon hari ini adalah menanam harapan untuk hari esok. Dari tangan para pemimpin, kader partai, dan masyarakat, tumbuh pesan bahwa politik juga dapat hadir dalam bentuk kepedulian, gotong royong, dan keberpihakan terhadap lingkungan.

Kehadiran Bupati Ady Mahyudi memberikan warna tersendiri dalam momentum tersebut yang berlokasi di pantai sambane,dan pantai Baba langgudu 14 agustus 2026.

Ia menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang dibuat di ruang pemerintahan, tetapi juga dari kesediaan untuk turun langsung, bergandengan tangan dan menjadi bagian dari kegiatan positif bersama masyarakat.

Demokrat untuk rakyat, Demokrat untuk lingkungan, dan Demokrat untuk masa depan Bima.

Sebab daerah yang maju bukan hanya daerah yang pembangunannya tumbuh tinggi, tetapi juga daerah yang mampu menjaga hijaunya bumi dan mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada anak cucu.
(RRS//RumaRenggeSape//007)