Bendum PB HMI Sesalkan Sikap Kapolres Bima Menahan Para Demonstran

Bimantika.net _Penahanan 10 Aktivis Pergerakan di Kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat akibat Pemblokiran jalan beberapa waktu lalu di sesalkan oleh sejumlah pihak.

Bendahara umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Abdul Robbi Syahrir menyayangkan sikap represif jajaran Polres Bima yang membubarkan aksi Demo di cabang Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Kamis, (12/5/2022) lalu dengan menangkap para Demonstran.

Robi sapaan akrab Bendum PB HMI menuturkan bahwa pembubaran paksa hingga penangkapan 10 demonstran mahasiswa yang dilakukan kepolisian akan mengganggu stabilitas Wilayah.

“Pembubaran dan penangkaoan terhadap sejumlah Mahasiswa akan berdampak buruk pada situasi Keamanan dan Ketertiban” ujar Robi.

Menurut Robi bahwa Mahasiswa hanya menyuarakan nilai kebenaran dan semangat perjuangan.

“Setiap gerakan yang dibangun oleh adek-adek dan kawan-kawan mahasiswa adalah tentunya sebuah gerakan moral anak bangsa yang memiliki ending nilai perjuangan” katanya pada pembukaan LK 2 HMI Cabang Bima di Gedung Seni Budaya Kota Bima, Senin (16/5/2022) malam kemarin.
.

Robi berharap adanya kearifan dari jajaran Polres Bima menyikapi gerakan moral Mahasiswa Bima
Karna menurutnya sebagaian besar 10 mahasiswa ditangkap itu merupakan kader HMI.

“Ini akan menjadi atensi khusus kami di PB HMI dalam mengadvokasi kasus kawan-kawan para Demonstran, ingat sekali lagi hal ini menjadi atensi khusus kami,” demikian ungkapnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *