Bimantika.net _Kinerja Bareskrim Polri menangkap para influencer trading diapresiasi Oleh Kordinator Wilaya DEMA PKTIN Se-Indonesia Wilayah Maluku-Papua, Ismail Saleh.
Seperti diketahui, Bareskrim Polri menangkap beberapa influencer yang memiliki peran sebagai afiliator binary option trading.
Para tersangka ditahan karena diduga menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah kepada para investornya.
Polisi telah menangkap Doni Salmanan, Indra Kenz, dan beberapa influencer trading lainnya.
Menurut Ismail, bisnis trading yang ditawarkan melalui skema binary option harus diberantas sampai ke akar-akarnya.
“Termasuk menangkap para afiliator yang terlibat,” kata Ismail
Menurut dia, skema binary option illegal dan merugikan masyarakat baik kalangan bawah maupun menengah atas.
Ismail mendukung kepolisian yang telah mengusut dan memperjelas siapa saja para pemain trader yang telah membohongi dan membodohi masyarakat Indonesia.
Karena para korban ini mengalami kerugian hingga milyaran rupiah,” terangnya.
Para pelaku penipuan ini, kata dia, memberi iming-iming imbalan lebih kepada para investor dan pelaku trader.
Lebih jauh, Ismail juga meminta kepada Bareskrim Polri untuk melanjutkan penyelidikannya dan mengusut lebih banyak para pemain trading lainnya.
Ismail menyebut hal ini penting dilakukan untuk menghindari potensi kerugian investor yang lebih besar di kemudian hari.
“Saya minta Bareskrim Polri untuk terus selidiki para pemain trading ilegal lainnya yang mendadak memiliki harta berlebih. Saya yakin, Polri sudah memegang nama-namanya. Jadi, saya minta supaya Polri jangan takut, meskipun mereka (para trader illegal) punya backing, tetapi karena mereka jelas-jelas salah maka segera tangkap saja para trader ilegal ini. Karena mereka sudah jelas-jelas merugikan masyarakat,” tegas Korwil Maluku-Papua, Ismail Saleh. (***)

