Politisi Nasdem Sebut Bupati Bima Gagal Bangun Dunia Pendidikan

Bima Bimantika.net-

Politisi muda Partai Nasdem Kabupaten Bima, Edy Muhlis, S. Sos pada Bimantika.net kamis (1/8/2019) dikediamannya bilangan BTN Panggi Kota Bima menyebutkan bahwa Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP, red) gagal membangun dunia pendidikan secara utuh dan menyeluruh.
Dirinya membeberkan kondisi riil salah satu sekolah yang ada di dusun kecamatan langgudu sangat memprihatinkan. “Atap sekolah masih mengunakan alang-alang lalu dindingnya pake bedeg (jarimpi, bahasa bima.red) lalu apa apakah itu sebuah keberhasilan” demikian ujar Edy Muhlis dengan nada penuh tanya.
Masih menurutnya, bahwa pemerintahan yang dikendalikan oleh Bupati IDP sangat monoton dan tidak memiliki improvisasi dan inovasi sehingga Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Bima yang saat ini sebesar 1.9 Triliun tidak mampu memberikan kesejahteraan khususunya dibidang pendidikan.
“Pembangunan manusia adalah pembangunan Sumber Daya Manusia, maka kalau SDM tidak dimaksimalkan maka terjadi langkah mundur” sebutnya.
Edy Muhlis mencontohkan semasa pemerintahan H. Zainul Arifin jadi Bupati Bima banyak generasi handal yang disekolahkan oleh Pemkab Bima khususnya kedokteran. “Dokter irma itu disekolahkan oleh Pemda pada saat itu sehingga assetnya kita makin mantap, lalu sekarang apa yang diperbuat oleh IDP” demikian ungkap Edy.
Dirinya pun menyebutkan bahwa Dinas Dikpora saat ini tidak memiliki kreatifitas sama sekali sehingga generasi generasi handal yang berprestasi tidak pernah disentuh sama sekali. “Jangankan menyekolahkan generasi prestasi hingga magister dan doktor, memberi apresiasi pada siswa berupa Beasiswa bagi yang berprestasi saja tidak pernah dilakukan” demikian ungkap. Edy Muhlis. (//arif//tim)

Komisi ll Beberkan Langkah Mundurnya Bupati IDP Bidang Kesehatan

Bima Bimantika.net
Dihapusnya item dana kesehatan untuk kaum miskin kabupaten bima oleh pmerintahan kabupaten Bima dinilai adalah langkah mundurnya Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dalam membangun dunia kesehatan secara hakiki, Demikian ujar Anggota Komisi ll DPRD Kabupaten Bima, Edy Muhlis, S. Sos saat di wawancarai di kediamannya BTN Panggi kota bima pada hari kamis (1/8/2019).
Politisi Partai Nasdem ini membeberkan bahwa sekitar tahun 2016, dana kesehatan untuk kaum miskin tersebut tidak ada dalam klausul APBD. “Padahal saat pemerintahan H. Syafru masih ada anggaran itu, tiba-tiba ditahun 2016 anggaran kesehatan untuk kaum miskin tisak muncul dalam klausul APBD, ini menandakan keberpihakan dinda sama sekali tidak ada sama kaum miskin” Demikian Ujar Edy Muhlis.
Mantan Ketua HMI Cabang Bima ini menilai bahwa dengan dihapusnya anggaran kesehatan untuk kaum miskin tersebut maka rakyat miskin yg menggunakan BPJS tidak bisa terbantu secara penuh.
“Ini adalah langkah mundur Bupati IDP dalam Bidang kesehatan untuk masyarakat miskin” ujarnya. (//arif//Tim)

Aktivis Lambu Desak Bupati Bima Perbaiki Jalan dan Infrasruktur

Bima Bimantika.net-

Salah seorang Aktivis Pergerakan Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Ansary Owen pada Bimantika.net saat dimintai pendapatnya terkait dengan banyaknya infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sape Lambu pada Kamis (01/08/2019) menyatakan bahwa dirinya sangat kecewa pada pemerintahan kabupaten Bima yang tidak mampu memperlihatkan kinerjanya untuk masyarakat Sape dan Lambu.
Menurut Owen, Kecamatan Lambu salah satu kecamatan Memberikan sumbangsih PAD cukup Tinggi, hasil sumber Daya manusia dan Sumber Daya Alam melimpah.
“Kini nasib masyarakat sangat memperihatinkan di sebabkan jalan rusak berpengaruh pada roda per ekonomian, di sisi lain,
Jalan raya sumi’Rato Lambu Rusak Parah, salah satu penyebab nya kecelakaan Lalu lintas sering terjadi” Demikian Ungkap Owen.

Jalan raya sumi’Rato Lambu


Oleh karena banyaknya karena jalan Rusak di wilayah Sape Lambu, Owen mendesak
Pemerintah Kabuoaten Bima agar senantiasa membangun secara adil dan merata.
“Bupati harus bersikap adil terhadap seluruh wilayah di kabupaten Bima,
Kami tau apa yg harus kami lakukan
Terima kasih atas perhatiannya” Demikian ungkap Owen. (Tim)

Kabupaten Bima Menuju Kemajuan dan Kemandirian

Bima Bimantika.net-

Ikhtiar giat Pemerintah Kabupaten Bima yang ditopang dengan kebersamaan dan kesadaran masyarakat untuk melangkah maju, nampak kian menunjukkan hasil yang membahagiakan serta pengakuan di mata nasional.
Melalui Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2019 tertanggal 31 Juli 2019 tentang Penetapan Kabupaten Daerah Tertinggal Yang Terentaskan Tahun 2019, Kabupaten Bima tercinta ditetapkan sebagai salah satu dari 62 Kabupaten se- Indonesia yang terentaskan dari ketertinggalan.
Penetapan Keputusan yang didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015 – 2019 yang menargetkan 80 Kabupaten entas dari ketertinggalan berselaras dengan hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Tim Koordinasi Evaluasi Pusat dan Tim Pelaksana Daerah.
Hal ini merupakan bukti bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kepemimpinan Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Drs. H. Dahlan M. Nor tidak pernah berhenti untuk bekerja, menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat serta yang lebih utama adalah memupuk kebersamaan dan kesadaran Dou Labo Dana untuk terus melangkah maju, tahap demi tahap sesuai dengan potensi dan kemampuan daerah, mengentaskan aspek – aspek ketertinggalan.
Terkait penetapan ini, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri menyampaikan penghargaan dan ungkapan terimakasih mendalam kepada segenap masyarakat Kabupaten Bima serta menitip harapan dan do’a kiranya keberhasilan ini terus merekatkan komitmen kebersamaan dan mewujudkan komitmen dimaksud ke dalam tindakan nyata untuk terus berikhtiar tiada lelah membangun, berkarya dan berpartisipasi aktif dalam setiap debut pembangunan secara berkelanjutan.
Demikian pula kepada segenap aparatur dan perangkat daerah, Bupati Bima menyampaikan ungkapan terimakasih atas dukungan dalam penyelenggaraan tugas melalui inovasi program dan regulasi yang representative sehingga ikhtiar mengentaskan Dou Labo Dana Mbojo Kabupaten Bima tercinta dari keteringgalan terus menunjukkan hasil yang membahagiakan. “Keberhasilan ini merupakan kristalisasi dari kerja keras dan do’a tulus kita semua; baik Eksekutif maupun Legislatif serta yang paling utama adalah komitment dan kesadaran moral Dou Labo Dana untuk keluar dari ketertinggalan. untuk itu, saya menyampaikan ucapan terimakasih mendalam. Upaya-upaya yang kita lakukan ini, tentu masih perlu ditingkatkan dan disempurnakan sehingga pada masa selanjutnya secara nyata memberi dampak kemajuan dan kederajadan bagi Dou Labo Dana. terima kasih atas peran semua pihak, baik perangkat daerah (Dinas Teknis) yang sudah bekerja maksimal, instansi/lembaga vertikal, dunia usaha, masyarakat dan lembaga masyarakat, rekan – rekan pers dan semua pihak ” ungkap Umi Dinda. (Zen Human Pemkab)

Bupati Menerima Kedatangan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB

Bima Bimantika.net

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE menerima kedatangan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB Ir. H. Azhar, MM bersama rombongan dalam rangka bersilaturahmi. Kedatangan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB tersebut diterima di pendopo Bupati Bima pada hari Rabu Sore ( 31/7).
Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB Ir. H. Azhar, MM menyampaikan bahwa maksud kedatangan kami ini selain bersilaturahmi dengan Bupati Bima juga dalam rangka membahas terkait dengan pembangunan insfrastruktur di Kabupaten Bima sekaligus pertemuan ini menindaklanjuti pertemuan yang dilakukan oleh Bupati Bima dengan Gubernur NTB di Kantor Gubernur Beberapa waktu yang lalu.
Selain itu dengan adanya pertamuan seperti ini, pada prinsipnya Gubernur NTB dan kami selaku kepala Dinas PUPR Provinsi NTB akan mendukung sepenuhnya terkait dengan infrastruktur yang ada di Kabupaten Bima terutama jalan milik pemerintah Provinsi yang ada di Kabupaten Bima, dimana infastruktur sarana dan prasarana jalan tersebut akan dikerjakan oleh pemerintah Provinsi pada tahun 2020 sehingga infastruktur sarana dan prasarana jalan akan dimanfaatkan oleh seluruh warga masyarkat kabupaten Bima dan ini merupakan komitmen Bapak Gubernur NTB terkait pengerjaan penyelesaian pembangunan sarana jalan secara bertahap.
Sementara itu Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE menyampaikan apresasi kami kepada bapak Gubernur NTB yang akan memperbaiki sarana dan prasarana jalan milik pemerintah Provinsi NTB yang ada di Kabupaten Bima, hal ini dikarenakan infastuktur saran dan prasarana jalan tersebut sangatlah dibutuhkan oleh warga masyarakat .
Dengan diperbaikinya infrastruktur pembangunan sarana dan prasarana jalan ini nantinya warga masyarakat dapat menikmati dan mengangkut hasil usaha dengan begitu cepat, karena infrasturktur jalan sangat diperlukan bagi warga masyarakat.
Bupati berharap semoga dengan adanya silaturahmi dan pertemuan seperti ini kedepannya infrastruktur sarana dan prasarana jalan dapat cepat direalisasikan mengingat masyarakat sekarang sangat mendampakan perbaikan sarana dan prasarana jalan milik pemerintah Provinsi NTB yang ada di Kabupaten Bima (humas Kabupaten bima)

32 Desa Ikuti Sosialisasi Program PAMSIMAS

Bima Bimantika.net-
Sebanyak 32 perwakilan dari Desa calon penerima (long list) bantuan Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Se-Kabupaten Bima mengikuti Sosialisasi Kabupaten Program Pamsimas III tahun 2020, Selasa (30/7) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.
Bupati Bima yang diwakili Sekretaris Daerah Drs. H.M. Taufik, HAK, M.Si dihadapan peserta yang merupakan para camat, kepala desa dan ketua BPD dari 11 Desa Se-Kabupaten Bima mengemukakan pentingnya kegiatan sosialisasi. ” kegiatan ini ditujukan untuk membangun kemitraan strategis antara para pihak yakni pusat, kabupaten dan desa serta dapat mendorong akses air bersih di Kabupaten Bima.
Kehadiran Pamsimas secara bertahap diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan air minum dan sanitasi secara berkelanjutan khususnya pada daerah yang rawan kekeringan. Di samping pada saat yang sama dapat memberikan manfaat dalam sisi kolaborasi pemerintah kabupaten dan desa serta meningkatkan partisipasi dan rasa kepemilikan masyarakat terhadap sarana dan prasarana yang akan dibangun bersama”. Jelas mantan Kepala Bappeda Kabupaten Bima ini.
Dikatakan H.M Taufik Program Pamsimas merupakan sharing dana antara pemerintah pusat dan dengan rasio APBN sebesar 70%, APBDes 10% dan partisipasi masyarakat 20% berupa in cash dan maupun sumberdaya lokal.
Pada sosialisasi tersebut Kepala Bidang Perencanaan Sosial dan Budaya Bappeda dan Litbang Kabupaten Bima Raani Wahyuni ST,. MT., M.Sc yang memandu kegiatan memaparkan ke depan keberadaan Pamsimas diharapkan dapat meningkatkan akses jumlah fasilitas air minum dan d sanitasi khususnya pada masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan.
Sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan yang sama di tingkat desa dan pendampingan penyusunan proposal serta pengecekan lapangan untuk memastikan sumber air bersih yang dapat dikembangkan dan dikelola di desa masing-masing”. Terang Raani.
Berapa narasumber yang menyajikan materi pada sosialisasi Pamsimas kali ini kata Raani yaitu Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Dikes, Dinas Perkim, DPMD dan fasilitator Kabupaten (Faskab) program Pamsimas III.
( Bappeda dan Litbang didukung oleh Tim Komunikasi Publik Diskominfostik)

H. SYAFRU KEMBALI BERTARUNG, KANTOR BUPATI KARYA FUNDAMENTALNYA

Bima Bimantika.net

Mantan Bupati Bima Drs. H. Syafruddin H.M. Nur, M. Pd, kabarnya akan kembali bertarung di Pilkada Kabupaten Bima. Kabar ini datang langsung dari keponakannya Direktur Utama PT. Bukit Berlian Sambava (BBS), Herman Effendy, S. Sos.
Pada bimantika.net Herman Effendy menyebutkan bahwa pamanya yg juga mantan Bupati Bima ini akan siap bertarung di kontestasi pilkada kabupaten bima 2020 mendatang. Menurut Herman yang kini sedang menempuh pendidikan (S2) Magister Ilmu Kebijakan Publik ini bahwa sosok H. Syafruddin sangat dinanti oleh masyarakat kabupaten Bima.
“Tidak bisa di pungkiri bahwa Kantor Bupati Bima salah satu buah dari karya nyata H.Syafru satu hal yg fundamental telah di lakukan oleh H.Syahfu pada saat menjadi Bupati Bima, sementara IDP tinggal masuk doang” demikian ujar Herman Effendy.
Lanjut Putra Asli kelahiran Desa Dena Kecamatan Madapangga ini bahwa H. Syafru sudah menorehkan pembangunan yg fundamental tinggal beliau sekarang menjadi salah satu “PR”nya adalah merealisasikan Jembatan Lewamori. “Inilah saatnya Beliau all out berbuat untuk rakyat” Demikian ujar Herman.(//arif)

Tokoh Muda Kae Bicara Soal Kegagalan IDP Dahlan

Bima Bimantika.net
Salah seorang tokoh Pemuda Wilayah Kae, Irwan, SH pada Bimantika.net rabu (31/7/2019) menyatakan bahwa Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri,SE (IDP.red) gagal membangun Bima secara utuh dan menyeluruh. Bahkan Kader Partai Demokrat Kabupaten Bima ini membuat postingan dalam akun facebook pribadinya.
Berikut Akun Facebook Pribadi Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima ini.
Terbentuknya kota Bima dan kabupaten Bima sudah berjalan puluhan tahun lamanya, mulai dari rezim nya pemerintahan H. Zainul Arifin, Ferry Zulkarnaen, H. Syafruddin. Dan Hj indah Damayanti purtri. Sampai dengan hari ini masih menyisakan sejumlah persolan pelayan publik yang tidak memadai, dan terkesan sulit yg di rasakan langsung oleh masyarakat kabupaten Bima sampai saat ini, semenjak pisahnya pemerintahan kota Bima Dan kabupaten Bima, dampak dan kesulitan betul betul berimbas pada kita masyarakat dan rakyat yang berada di wilayah kabupaten. Baik secara ekonomi sosial lebih lebih di sisi pelayanan pemerintah terhadap kepentingan dan kebutuhan hidup sehari hari,

Rentan waktu yang cukup lama ini, bukan lagi alasan buat pemerintah sekarang utk mencari cari alasan untuk tidak lagi menjawab atas kebutuhan masyarakat akan maksimal nya pelayanan pemerintah baik yg menyangkut fisik maupun non fisik.

Salah satu contoh lemahnya pemerintah saat ini, belum mampu nya memindahkan seluruh kantor kantor dinas yg ada, seperti BPMDes dinas Pertanian, Bappeda. dll. Sehingga berimbas dan berpengaruh terhadap maksimalnya pelayanan oleh dinas dinas yg sudah duluan di pindahkan, karena bagaimanapun, antara dinas yg satu dan yg lain ada keterkaitan.

Di sisi lain yg membuat Ambu rasulnya pelayanan pemerintah daerah sekarang yg ada di desa dadibou, kecamatan woha, adalah tidak adanya pembangunan infrastruktur yang memadai, baik penataan jalan dan areal utk pembangunan tempat penjualan bahan makanan yg akan melayani pegawai yg ada dan bekerja, dan megahnya kantor pemerintah yg ada tdk di dukung oleh lingkungan desa desa yg ada di sekitar kantor pemerintah kabupaten Bima, masih kumuh dan tidak tertata.

Alih alih kita sekarang, sebentar LG akan masuk pada tahun pemilihan bupati dan wakil Bupati, sementara persoalan demi persoalan yg masih menyisakan penderitaan utk kita semua, sangat tdk relevan, jikalah kt masuk utk membahas persoalan pilihan untuk saat ini,sekarang yg di butuhkan utk mengawal jalannya program yang dilakukan oleh pemerintah, belum saatnya BG kita utk saling Berkampanye, melanjutkan atau ganti bupati dan wakil Bupati.

Tugas kita sebagai masyarakat saat ini, menurut saya pribadi, mari kita kawal pemerintah yg berkuasa sekarang, supaya bisa memaksimalkan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat kabupaten Bima saat ini. Baik yg berupa visi misi maupun kontrak politik sesaat pada masa jalan blusukan dari lorong lorong pada masa kampanye. Yg sampai saat ini masih di tagih oleh masyarakat di berbagai wilayah dan pelosok desa.

Belum LG pada setiap kegiatan hari besar negara, seakan akan ibu kota kecamatan woha sudah menjadi langganan kemacetan lalulintas, di setiap tahun. Hal inilah yang mesti menjadi rujukan kita bersama utk mengharuskan keterlibatan kita masyarakat, utk mengingat kan pemerintah yg berkuasa saat ini, lebih lebih kepada dinas terkait yg berwenang sebagai perencana dan penataan pembangunan daerah dalam hal ini, BAPPEDA, PERKIM dan PU. di tangan dan kepala merekalah yg menentukan maju dan mundur nya pembangunan daerah dan masyarakat kabupaten Bima, di bawah perintah kepala daerah dan wakilnya. BUPATI dan WAKIL BUPATI.

Merujuk dari persoalan daerah kita saat ini, kabupaten Bima, masih banyak yg harus di benahi dan lakukan oleh kepala daerah dan pembantu Nya, Tampa kita sadari kita selama kurun waktu pemisahan kota Bima dan kabupaten Bima, masyarakat kabupaten Bima yg sangat merasakan dampak dari lamanya proses perpindahan tsb. Masyarakat kabupaten Bima yg di rugikan secara ekonomi. (Tim)

Viks, PDIP dan PKB koalisi Bentuk Fraksi DPRD Kabupaten Bima


Bima Bimantika,-
Anggota DPRD Kabupaten Bima terpilih dari PDI Perjuangan Kabupaten Bima Firdaus, SH pada Bimantika.net saat di wawancarai di salah satu kafe nongkrongan kopi di bilangan kota bima pada hari rabu (31/7/2019) menyebutkan bahwa dirinya intens melakukan komunikasi politik dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Alhamdulillah pagi tadi sudah ada pertemuan dengan Ketua DPC PKB kabupaten Bima H. Mustahid membicarakan secara final tentang kesepakan berkoalisi membangun fraksi” demikian ungkap Firdaus.
Lanjutnya bahwa pertemuan itu semata mata menyatukan visi misi kedepan sehingga pkb dan pdip selaras dan seirama dalam perjuangan menuju satu fraksi.
“Kita sudah mencapai titik final berkoalisi karna pkb dan pdip secara nasional berkoalisi sehingga kita yang sama sama dua kursi parlemen menemukan titik kesepakatan membentuk satu fraksi”.
Ditanya soal nama fraksi, Firdaus katakan jelas ada kata kata kebangkitan dan perjuangan. “Soal nama fraksi jelas ada kebangkitan dan Perjuangan” Demikian ujarnya. (//arif)

Mengenal Sosok Raihan Anwar, SE, M.Si Sang Politisi Tangguh

Bima Bimantika.net-

Sosok Raihan Anwar (RA,red) identik dengan intelectual organic yang memelopori lahirnya Reformasi di Indonesia. Ia telah mengawalinya ketika ikut andil dalam diskusi dan debat format Perjuangan aktivis reformasi diawal tahun 1993-1994 bersama – sama aktivis malang Almarhum Munir dkk, Ia salah satu tokoh aktivis yang lantang memperjuangkan perubahan ketika ia menjadi ketua SMPT dan Sempat aktif di PDI sebelum reformasi.

Di awal pendirian PAN RA telah berjuang dalam wadah rumah perubahan PAN dalam mengawal Reformasi di Indonesia, Ia tampil dengan gagasan cemerlang ketika menjadi tokoh penting dalam Barisan muda PAN . Dengan pengalaman sebagai aktivis politik progresif di PAN ia coba tampil dalam momentum politik menjadi calon anggota DPRD tapi keberuntungan belum berpihak kepadanya, padahal ketokohan dan gagasan politik yang ia tawarkan sangat progresif untuk sebuah perubahan NTB saat itu.

Mental petarung tangguh tidak pernah kalah dengan keadaan sambil ia melanjutkan kuliah program Doktor ilmu manajemen di universitas negeri jakarta kemudian Ia melangkah lebih jauh melalui Partai Nasdem, disinilah RA menemukan ekosistem politik baru yang mengantarkan Ia sebagai Anggota DPRD Provinsi dua periode berturut- turut. Ia memiliki visi besar dalam membangun Partai Nasdem untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat sehingga buah dari perjuangan itu memberikan hasil maksimal dengan memperoleh 5 kursi di DPRD kabupaten bima untuk ukuran sebuah partai baru.

Saya paham betul sosok RA karena kita hidup bersama- sama, Ia sosok intelektual, memiliki kompetisi dalam kepemimpinan dan ia memiliki modal sosial dan networking yang luas. IA selalu menyatakan spritual politik itu lebih penting dari pada matematika politik. Ia ingin bertarung demgan spiritual politik untuk membangun bima yang rapuh akan nilai- nilai Islam.

SA sosok yang ramah dan sangat dekat dengan Grass Root politik ( akar rumput) ia akrab dengan semua simpul – simpul diakar rumput, petani, Nelayan, tokoh masyarakat, aktivis, akademisi, Ia politisi pelayan masyarakat yang tidak banyak basa – basi dengan ketidakberesan.

RA memiliki Ultimate Goal dalam membangun Bima ke depan dengan visi besar untuk perubahan, RA dengan background Ekonomi dan Doktor Manajemen Bisnis, mampu melakukan transformasi dan perubahan Ekonomi Bima menjadi lebih maju, Maka Ia sosok yang layak untuk memimpin Bima kedepan. (Tim Bimantika.net)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom